cover
Contact Name
atnesia ajeng
Contact Email
atnesia.ajeng@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
atnesia.ajeng@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal JKFT
ISSN : 25020552     EISSN : 25802917     DOI : -
Core Subject : Health,
Naskah yang diterima dalam Jurnal kami harus ditulis dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia. Artikel yang diterbitkan di Jurnal JKFT adalah artikel berdasarkan hasil penelitian (prioritas), dan artikel ulasan ilmiah tentang jurnal JKFT sebagai wadah untuk dosen dalam publikasi dalam mengembangkan keilmuan dan kepakaran dibidang kesehatan, keperawatan dan kebidanan. Dalam menerima artikel yang akan ditinjau oleh editor dan pengulas internal, eksternal. Setiap artikel yang dimasukkan dalam jurnal JKFT akan dikirim ke bagian editor melalui proses Tinjauan Awal. Setelah itu, artikel-artikel tersebut akan dikirim ke peer reviewer untuk mendapatkan Proses Tinjauan Rekan Dua Kali Lipat.
Arjuna Subject : -
Articles 171 Documents
OPTIMALISASI PERAN IBU DALAM MENDUKUNG BUAH HATI DALAM MEMPEROLEH PENGALAMAN YANG MENYENANGKAN SELAMA PROSES TUMBUH KEMBANG DI POSYANDU RW 01 Ai Fadillah
Jurnal JKFT Vol 8, No 1 (2023): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v8i1.7937

Abstract

ABSTRACTEarly Childhood (AUD) is a unique individual. Children have extraordinary abilities and talents which, when given the right stimulation, will make the child an extraordinary person as well. Early childhood is an individual figure who is undergoing a process of rapid growth and development which is fundamental for the next life. The process of growth and development at this time is at its peak. Children aged 0-6 years or commonly called the golden age, this period is a sensitive period for children to receive various efforts to develop their full potential. Good attention and support from parents and a conducive environment will optimize the growth and development of children. Development is a process of change that takes place in every stage of the child's age. Early childhood development is the progress experienced by children as a whole starting from physical, social and emotional abilities. The important role of parents in providing a pleasant experience for children with a strong bond between mother and child so that children are more confident, not afraid of new things, on the contrary this can foster children's trust in the world and both parents. 
Fenomena Kesehatan Perempuan Nelayan Di Kuwu Pabean Udik Kecamatan Indramayu Jawa Barat Tatiana Siregar
Jurnal JKFT Vol 8, No 1 (2023): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v8i1.7708

Abstract

Wilayah Pabean Udik Kecamatan Indramayu merupakan wilayah kumuh dan miskin. Rata-rata pekerjaan laki-lakinya sebagai nelayan dengan jangka waktu yang lama, sehingga akan meninggalkan keluarganya.. Perempuan nelayan sebagai istri nelayan banyak  hidup sendiri dalam mengurus keluarganya, dengan kehidupan keterbatasan ekonomi. Lingkungan yang kumuh mengakibatkan kesehatan lingkungan terganggu juga kesehatan warga, walau belum ada data spesifik laporan kesehatan warga di daerah Pabean Udik, maka itu peneliti perlu melakukan riset untuk menelaah fenomena kesehatan warga pesisir pantai Pabean Udik, Peran perempuan dalam menerapkan Pola Hidup Bersih dan sehat sangat besar karena perempuanlah yang lebih banyak di rumah. Tujuan penelitian ingin mengetahui gambaran kesehatan Warga perempuan nelayan di Kuwu Pabean Udik Indramayu. Penelitian ini akan dilakukan secara kualitatif, besaran partisipan 10 partisipan sampai ditemukan data yang jenuh.Data  di olah secara Colaizzi. Ditemukan tiga tema utama yaitu: perempuan mandiri, perempuan tangguh, dan Mutu Pelayanan. Harapan Pemda dan Puskesmas lebih meningkatkan pelayanan kepada warga dengan menambah SDM tenaga Kesehatan agar pelayanan kepada warga terpenuhi semua.
STRATEGI MANAJEMEN KONFLIK PADA MAHASISWA KEPERAWATAN : STUDI LITERATUR Alpan Habibi
Jurnal JKFT Vol 8, No 1 (2023): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v8i1.9685

Abstract

Konflik merupakan suatu keadaan yang dapat menimpah kepada siapa saja, dan bisa terjadi dimana saja, seperti terjadi pada area pendidikan keperawatan. Konflik yang terjadi biasanya dialami oleh mahasiswa keperawatan dengan sesama mahasiswa atau dengan lainnya. Pemilihan strategi manajemen konflik pada masalah yang terjadi antara mahasiswa keperawatan harus didasarkan atas penyebab, jenis konflik, dan dampak konflik yang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi strategi manajemen konflik yang paling tepat terhadap masalah yang terjadi pada mahasiswa keperawatan. Metode penelitian ini yakni dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian ini diketahui bahwa gaya manajemen konflik yang paling banyak digunakan yakni gaya kombinasi, sementara gaya manajemen konflik yang paling sedikit digunakan yakni gaya dominan. Gaya manajemen konflik juga dipengaruhi kecerdasan emosional, semakin rendah kecerdasan emosional, mahasiswa keperawatan cendrung menggunakan strategi menghindar. Dan semakin tinggi kecerdasan emosional, mahasiswa cendrung menggunakan strategi pengelolaan konflik dengan kompromi. Sedangkan Mediasi digunakan apabila konflik yang terjadi cenderung terbuka, maka dibutuhkan pihak ketiga untuk menyelesaikannya. Kesimpulannya bahwa strategi pengelolaan konflik pada mahasiswa keperawatan dapat digunakan sesuai dengan penyebab, jenis, dan dampak konflik yang terjadi pada mahasiswa kepewatan itu sendiri. Diharapkan agar dapat memilih dan menerapkan strategi pengelolaan konflik tersebut secara tepat ketika dihadapkan pada situasi terjadinya konflik di area pendidikan pada mahasiswa keperawatan. Kata kunci: Strategi, Manajemen Konflik, Mahasiswa Keperawatan
HUBUNGAN HIPERTENSI DENGAN GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI KLINIK RAWAT INAP MARDI WALUYO KOTAGAJAH Nadya Lestari; Aulia Rahman
Jurnal JKFT Vol 8, No 1 (2023): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v8i1.9112

Abstract

The prevalence of hypertension in the Lampung area which includes cases and consuming hypertension drugs is around 8.7% (Riskesdas, 2018). in the Mardi Waluyo Inpatient Clinic, Kotagajah, hypertension cases until March 2021 reached 366 patients came to the first ranked  of the 10 largest non-infectious diseases. One of the complications of hypertension in the central nervous system other than stroke can also cause a decrease of the cognitive function. The purpose of this study was to determine the relationship between hypertension and cognitive function disorders in the elderly at Clinic of Mardi Waluyo, Kotagajah.This type of research is a quantitative research, using a cross sectional design. The population used in this study were all the elderly who suffer of the hypertension at the Mardi Waluyo Inpatient Clinic Kotagajah.This researh are used total sampling.The sample in this research are 37 peoples. Data collection using the chi square.The results showed that 17 respondents (45.9%)suffer the first grade of hipertension. Based on cognitive function, there were 21 respondents (56.8%)sustain the cognitive fungtion disorders. There is a relationship between hypertension and  cognitive function disorders on the elderly at the Mardi Waluyo Inpatient Clinic, Kotagajah (p value 0.041). It is recommended for the health workers are expected to be able to provide more information about hypertension and cognitive function disorders to the public.
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERILAKU BULLYING dewi puspitasari; Titin Martini; Titis Wahyuni
Jurnal JKFT Vol 8, No 1 (2023): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v8i1.8453

Abstract

Pola asuh orang tua adalah suatu proses interaksi antara orang tua dengan anak yang meliputi pemenuhan kebutuhan fisik, kebutuhan psikologis, kegiatan seperti menidik, memberikan kasih sayang, mengasuh, memilihara, melindungi dan bagaimana cara mengarahkan tingkah laku anak selama masa perkembangan anak. Perilaku bullying adalah perilaku seseorang yang lebih kuat menyakiti secara fisik maupun secara verbal terhadap orang yang lemah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku bullying pada anak remaja. Metode yang digunakan literature review, dengan menggunakan beberapa database yaitu google scholar menggunakan keyword “Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perilaku Bulyying” Batasan jurnal yang digunakan 5 tahun terakhir dengan total jurnal yang digunakan yaitu 10 jurnal. Hasil penelitian berdasarkan literature yang digunakan, Di dapatkan bahwa Hubungan pola Asuh orang tua terhadap bullying, dan sebagai tenaga kesehatan diharapkan dapat menjadi edukator kepada orangtua tentang dampak bagi kesehatan jiwa dengan kejadian perilaku bullying pada anak remaja.
THE RELATIONSHIP BREAKFAST HABITS AND NUTRITIONAL STATUS WITH STUDENTS OF SD NEGERI 28 SUNGAI LANGKA GEDONG TATAAN DISTRICT PESAWARAN REGENCY Eka Yuliani; Karyawanto Karyawanto; Dwi Yulia Maritasari
Jurnal JKFT Vol 8, No 1 (2023): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v8i1.8253

Abstract

The state of nutritional status and grade point average is a description of what elementary school children consume in the long term, which can be in the form of undernutrition or overnutrition. Nutrients such as protein carbohydrates, as well as other nutrients, especially iron, play a role in the body's metabolism in thinking processes or reasoning processes as well as concentration power and are very closely related to learning efficiency. With a good nutritional state is expected to have an impact on good learning achievement. The purpose of this study was to determine the relationship between nutritional status and breakfast habits with learning achievement in grades IV and V SD Negeri 28 Sungai Langka, Gedong Tataan District, Pesawaran Regency. The type of research used in this research is quantitative. The design in this study uses an analytical survey, using a cross sectional approach. The population in this study were 51 students in class IV and V of SD Negeri 28 Sungai Langka, Gedong Tataan District, Pesawaran Regency. The sample technique in this study uses Total Sampling. The results of the study determined that there was a relationship between nutritional status and learning achievement with a p-value of 0.028 and there was a relationship between breakfast habits and learning achievement in SD Negeri 28 Sungai Langka students, Gedong Tataan District, Pesawaran Regency in 2019 with a p-value of 0.036 and OR: 4.071. It is hoped that it will educate students about the importance of choosing healthy and nutritious food and provide input to parents of students to provide healthy and nutritious food.Keywords: Nutrition Status, Breakfast & Learning Achievement
Penerapan Discharge Planning Terhadap Pengetahuan Pasien Hipertensi Dengan Dan Tanpa Keluarga Imas Imas Yoyoh; Zuhrotunida Zuhrotunida
Jurnal JKFT Vol 8, No 1 (2023): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v8i1.9454

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab utama kematian. Peningkatan prevalensi tertinggi salah satunya di Provinsi Banten. Upaya penanganan hipertensi sudah dijalankan dengan peningkatan pengetahuan pasien melalui discharge planning, namun hasilnya belum optimal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas discharge planing terhadap pengetahuan pasien dengan dan tanpa keluarga yang dirawat di RSUD Kota Tangerang. Jenis penelitian kuantitatif korelasional pendekatan cross sectional. Populasi seluruh pasien hipertensi yang di rawat di RSU Kota Tangerang dengan sampel sebanyak 100 orang, menggunakan teknik Nonprobability Sampling dengan Consecutive sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data mengunakan uji statistik pair t-test. Hasil didapatkan nilai p-value 0.07 pada pasien hipertensi yang didampingi keluarga dan nilai p value 0.659 pada pasien tanpa keluarga dengan batas kemaknaan P value <0,05, artinya terdapat perbedaan efektivitas discharge planning pada pasien hipertensi dengan dan tanpa keluarga. Efektivitas dischargeplanning pada pasien hipertensi yang didampingi keluarga lebih efektif dari pada pasien hipertensi tanpa keluarga. Perlu dilakukan penelitian selanjutnya untuk menggali factor lain yang dapat mempengaruhi efektiitas pelaksanaan discharge planning.
Komunikasi dan Kolaborasi Perawat Untuk Menghasilkan Continuity of Care Pada Pasien Rawat Jalan: Systematic Review Hulu, Soni Roy Kurniawan; Waluyo, Agung; Handiyani, Hanny
Jurnal JKFT Vol 8, No 2 (2023): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v8i2.9736

Abstract

Continuity of Care sangat berkaitan dengan efek perawatan pasien, apabila semakin bertambahnya usia populasi dengan tantangan gaya hidup dan penyakit kronis yang signifikan. Hal ini menyebabkan jumlah kunjungan pasien rawat jalan akan semakin tinggi, dan memerlukan perawatan yang berkelanjutan. Perawat rawat jalan sangat berperan penting dalam menyediakan Continuity of Care bagi pasien. Tujuan systematic review ini untuk melakukan eksplorasi peran perawat dalam hal komunikasi dan kolaborasi dalam menghasilkan perawatan berkelanjutan/COC pada pasien di rawat jalan. Penelitian ini menggunakan metode systematic review, dan menggunakan database berbasis ilmiah antara lain: ProQuest, PubMed, ScienceDirect, Sage Journals, EBSCO Host dan Scopus. Hasil pencarian didapatkan 90 jurnal setelah dianalisis lebih lanjut dan 6 artikel yang akan dianalisa. Beberapa topik artikel yang akan dianalisa adalah penggunaan komunikasi dan kolaborasi oleh perawat untuk pasien rawat jalan dalam menghasilkan continuity of care. Hasil literatur ini didapatkan bahwa Continuity of Care bagi pasien rawat jalan dapat dihasilkan apabila perawat melakukan komunikasi dan kolaborasi yang baik antara perawat dan pasien, keluarga, pengasuh, dan profesi kesehatan lainnya. Komunikasi dan kolaborasi membuat semua anggota tim pelayanan kesehatan sebagai mitra dalam proses perawatan yang berfokus pada kebutuhan pasien dalam menghasilkan perawatan berkelanjutan.
EDUCATION AND SUPPORT INTERVENTION ON BREASTFEEDING TECHNIQUES IN POSTPARTUM MOTHERS: A CASE STUDY Nurliawati, Enok
Jurnal JKFT Vol 8, No 2 (2023): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v8i2.10649

Abstract

Background: Breastfeeding is inherent to a woman, just as pregnancy and childbirth. However, not all women succeed in breastfeeding their infants. One of the factors influencing successful breastfeeding is the correct breastfeeding technique. Method: This research employs a descriptive-analytical design with a case study approach to explore nursing care for postpartum mothers. The focus is on education and support interventions for breastfeeding techniques. The study involves one subject receiving combined care. Data collection is conducted through interviews, physical examinations, and observations, using a nursing care format for postpartum mothers. Results: Based on the assessment, the established nursing diagnoses include postpartum discomfort related to  perineal trauma, knowledge deficit: breastfeeding technique related to lack of information, maternal infection risk related to skin integrity damage, and infant infection risk related to tissue integrity damage (umbilical cord). Interventions primarily address knowledge deficit: breastfeeding technique related to lack of information. After 2 days of education and support interventions, the knowledge level regarding breastfeeding techniques has improved. Conclusion: Education and support interventions for breastfeeding techniques can be implemented for postpartum mothers diagnosed with ineffective breastfeeding or knowledge deficit in breastfeeding techniques. Keywords: Education, support, breastfeeding techniques, postpartum.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENGELUARAN KOLOSTRUM PADA IBU POST SECTIO CAESERIA DI RUMAH SAKIT “S” KABUPATEN TANGERANG Sukmawati, Hany; Nency, Olivia
Jurnal JKFT Vol 9, No 1 (2024): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v9i1.10715

Abstract

Latar Belakang : Penyebab kegagalan praktek ASI eksklusif salah satunya faktor dari ibu terutama ibu post sectio caeseria cenderung mengalami masalah dalam pengeluaran ASI akibat dari timbulnya nyeri post partum yang secara fisiologis dapat menghambat pengeluaran hormon oksitosin  yang berguna untuk kelancaran pengeluaran kolostrum. untuk membantu meningkatkan pengeluaran kolostrum pada ibu post sectio caeseria dapat dilakukan dengan pijat oksitosin. Tujuan Penulisaan : Untuk mengetahui Pengaruh Pijat Oksitoksin Terhadap Pengeluaran Kolostrum Pada Ibu Post Sectio Caeseria Di Rumah Sakit “S” Kabupaten  Tangerang. Metode Penelitian : jenis penelitian ini menggunakan design quasy eksperimen. Waktu penelitian dari November-desember 2023 dengan 30 sampel yang terdiri dari 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol  uji statistik menggunakan uji independent sampel t-test.  Hasil Penelitian : didapatkan Rata-rata waktu pengeluaran kolostrum pada kelompok intervensi 20,6800 Sedangkan pada kelompok kontrol dengan nilai rata-rata waktu 25,1940. Hasil uji statistik Independent Sample T-Test Sig. (2-tailed) yaitu 0,000 yang mana 0,000< 0,05. maka dapat disimpulkan bahwa ada “Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Pengeluaran Kolostrum Pada Ibu Post Sectio Caeseria Di Rumah Sakit “S” Kabupaten Tangerang”. Kesimpulan dan Saran : Diharapkan pihak terkait seperti tenaga medis agar dapat meningkatkan pemberian pijat oksitoin pada ibu yang belum mengeluarkan ASI kolosotrum Kata Kunci : Pijat Oksitosin, Kolostrum, Post Sectio Caeseria