cover
Contact Name
Jurnal Jalabahasa
Contact Email
jalabahasa.bbjt@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
emmamaemunah69@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jalabahasa: Jurnal Ilmiah Kebahasaan
ISSN : 18584969     EISSN : 26156032     DOI : -
Core Subject : Education,
JALABAHASA adalah jurnal yang menjadi media publikasi hasil-hasil penelitian bidang bahasa, penerjemahan, dan pengajaran bahasa yang bukan penelitian tindakan kelas (non-PTK). JALABAHASA terbit dua kali dalam satu tahun, pada bulan Mei dan November. Seluruh artikel yang terbit telah melewati proses penelaahan oleh mitra bebestari.
Arjuna Subject : -
Articles 76 Documents
Rekayasa Bahasa dalam Penguatan Konservasi Lingkungan pada Masyarakat Pesisir: Kajian Ekolinguistik (Language Engineering in Strengthening Environmental Conservation in Coastal Communities) Syaifudin, Ahmad
JALABAHASA Vol 15, No 1 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i1.224

Abstract

Ekploitasi sepanjang pesisir menyebabkan kerusakan pantai yang membawa kerugian bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Kondisi seperti itu rekayasa bahasa sebagai bagian dari kekuatan budaya dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kerusakan lingkungan di wilayah pesisir. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakanlah desain research and development (R&D). Model rekayasa bahasa dirumuskan secara kolaboratif antara peneliti, pakar/ahli, masyarakat, pemerintah daerah, dan stakeholder melalui FGD (Focus Group Discussion). Temuan penelitian ini adalah (1) potensi bahasa masyarakat pesisir dimanifestasikan dalam bentuk bahasa sastra pesisiran dinyatakan dalam bentuk puisi dan prosa, (2) bentuk rekayasa bahasa masyarakat pesisir Jawa dalam penguatan konservasi lingkungan dapat dilakukan melalui dua bentuk, yakni modifikasi dan alih wahana, (3) signifikansi rekayasa bahasa masyarakat pesisir dalam penguatan konservasi lingkungan difungsikan sebagai medium utama untuk mendekatkan diri kepada pencipta (Tuhan).
Analisis Kontrastif Reduplikasi Bahasa Jawa dan Bahasa Banjar (The Contrastive Analysis of Javanese and Banjarness Language Reduplication) Rahardian, Ema
JALABAHASA Vol 13, No 2 (2017): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v13i2.102

Abstract

Tulisan ini hendak mendeskripsikan dan membandingkan kaidah reduplikasi antara bahasa Jawa dan bahasa Banjar menggunakan teori Distributed Reduplication. Data pada tulisan ini adalah kata ulang dwipurwa dan dwilingga berimbuhan dalam bahasa Jawa dan bahasa Banjar. Data dikumpulkan menggunakan metode simak dan catat. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan kaidah penambahan juncture pada reduplikasi dwilingga bersufi ks dalam bahasa Jawa dan bahasa Banjar yang mengakibatkan perbedaan arah penduplikasian. Perbedaan juga tampak pada kaidah penambahan juncture pada reduplikasi dwilingga bersimulfi ks dalam bahasa Jawa dan bahasa Banjar, tetapi penambahan itu tidak mengakibatkan perbedaan arah penduplikasian. Perbedaan juga tampak pada tahap reduplikasi kata bersimulfi ks dan dwipurwa dalam bahasa Jawa dan bahasa Banjar.This paper aims to discuss and compare reduplication rule between Javanesse and Banjarnese language. The data which is used in this paper are dwipurwa and dwilingga affi xation reduplication word on Javanesse and Banjarnese language. The results shows that the difference come out on the rule of juncture insertion of the dwilingga suffi xiton word reduplication. It causes the difference of the direction of reduplication. The difference also appears on the rule of juncture insertion of the dwilingga simulfi xition word reduplication but it does not cause the difference of the direction of reduplication. Meanwhile, the difference can be seen on the process of reduplication of the dwilingga simulfi xition word reduplication and dwipurwa reduplication on Javanese and Banjarnese language.
HALAMAN DEPAN (PREFACE) BBJT, Jalabahasa
JALABAHASA Vol 12, No 2 (2016): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v12i2.255

Abstract

SAPAAN DALAM RUBRIK “LAPOR GAN!” DI HARIAN TRIBUN JATENG (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) (THE PRONOUNS IN LAPOR GAN! RUBRIC IN TRIBUN JATENG DAILY NEWSPAPER (SOCIOLINGUISTIC STUDY)) Utami, Rini Esti
JALABAHASA Vol 12, No 1 (2016): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v12i1.109

Abstract

Bahasa adalah sarana untuk melakukan kontak sosial dengan orang lain. Pilihan kata yang baik dan tepat akan memperlancar terjadinya komunikasi. Begitu pula dengan penggunaan sapaan dalam berkomunikasi. Sapaan yang digunakan penyapa merupakan gambaran hubungan dengan pesapanya. Sapaan yang digunakan oleh masyarakat kepada pemimpinnya akan mencerminkan hubungan antara masyarakat dan pimpinannya atau sebaliknya. Penelitian ini mengkaji sapaan dalam rubrik ?Lapor Gan!? di Harian Tribun Jateng. Penelitian ini bertujuan mendeskripsi sapaan yang digunakan oleh masyarakat dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, serta tujuan penggunaan sapaan tersebut. Dalam penelitian ini digunakan teori sosiolinguistik dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sapaan yang digunakan oleh masyarakat untuk menyapa gubernurnya adalah sapaan nama diri, nama kekerabatan, nama jabatan, sapaan lainnya, dan gabungan dari sapaan tersebut. Sapaan yang digunakan oleh masyarakat untuk menyapa diri sendiri, yaitu kata ganti orang pertama tunggal dan jamak. Sapaan yang digunakan oleh Gubernur Jawa Tengah kepada masyarakat adalah sapaan kata ganti orang kedua tunggal dan sapaan kata ganti orang pertama jamak. Sapaan yang digunakan oleh gubernur untuk menyapa diri sendiri adalah kata ganti orang pertama tunggal dan sapaan kata ganti orang pertama jamak. Adapun tujuan penggunaan sapaan tersebut adalah untuk kepraktisan, mengormati mitra tutur, menciptakan keakraban, dan menarik perhatian mitra tutur.   Language is a media to get contact with other people. The good and appropriate choice of words would make the communication runs well. The use of pronouns also plays an important role in communication. It pictures the relationship between the speaker and the hearer. The pronouns used by the people to their leader re? ect their relationship and vice versa. The research studies the pronouns in Lapor Gan! rubric in Tribun Jateng daily newspaper. It aims to describe the pronouns used by the people and the Governor of Central Java Province, Ganjar Pranowo, as well as its purposes. The research uses sociolinguistic theory and descriptive-qualitative approach. The pronouns used by the people to address the governor are self pronoun, kinship, occupation, other pronouns, and mix between the pronouns. The pronouns used by the people to address themselves are the ? rst person singular and ? rst person plural. The pronouns used by the Governor of Central Java Province to his people are second person singular and ? rst person plural. The pronouns used by the Governor to address himself are ? rst person singular and ? rst person plural. The purposes of the pronouns are to create practicality, to honor, to create the familiarity, and to draw attention.   
PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM TUTURAN MASYARAKAT SAMIN (VIOLATION OF COOPERATION PRINCIPLES IN THE SPEECH OF SAMIN) Fatmawati, Aristia
JALABAHASA Vol 13, No 1 (2017): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v13i1.50

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik dan pelanggaran prinsip kerja sama dalam tuturan masyarakat Samin yang terkenal dengan bahasanya yang unik, yaitu bahasa yang polos, lugu, dan apa adanya. Metode analisis data berupa analisis kualitatif dengan teori wacana pragmatik. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara langsung. Berdasarkan data yang diperoleh, ternyata banyak sekali pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat samin saat mereka bertutur, hal ini tidak akan menjadi hambatan, apabila mereka berbicara dengan lingkup sesama orang samin, tetapi sebaliknya justru akan menjadi masalah apabila digunakan ketika berbicara dengan orang lain diluar kelompok mereka. Pelanggaran prinsip kerja sama yaitu meliputi empat maksim, yaitu maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim pelaksanaan.AbstractThe purpose of this study was to determine the characteristics and violation of the principle of cooperation in a famous Samin speech community with a unique language, a language that is plain, simple, and straightforward. Data analysis methods such as qualitative analysis of discourse theory of pragmatics. The data collection is done by direct observation and interviews. Based on the data obtained, it was a lot of offenses committed by public samin when they speak, this would not be an obstacle, if they talk to the scope fellow samin, but instead it will be a problem if used when talking to others outside their group , Violation of the principle of cooperation that includes four maxims, that maxim of quantity, maxim of quality, maxim of relevance, and the maxim of implementation. Key word : Pragmatics, Violation of principle of cooperation, Samin speech
Wujud Satuan Lingual pada Papan Petunjuk Objek Wisata di Yogyakarta (Lingual Unit Form on Signboard of Tourism Object in Yogyakarta) Purnami, Wening Handri
JALABAHASA Vol 14, No 2 (2018): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v14i2.228

Abstract

 Bahasa pada papan petunjuk di kawasan objek wisata di Yogyakarta dapat dibahas dari satuan lingualnya. Masalah yang diteliti ialah wujud satuan lingualnya. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan linguistik deskriptif (struktural) dengan jenis penelitian kualitatif. Berdasarkan satuan lingualnya ada petunjuk yang berupa kata, frasa, kalimat, dan wacana. Petunjuk yang berupa kata mengandung informasi yang lebih jelas. Satuan lingual kata itu sering dilengkapi dengan kata lain sebagai penjelas. Papan petunjuk yang berupa frasa ada yang berkonstruksi endosentris atributif. Papan petunjuk yang berupa kalimat pada umumnya merupakan kalimat perintah larangan. Papan petunjuk yang berupa wacana berisi ajakan, pengumuman, dan imbauan.The language on the signboard in the tourist area in Yogyakarta can be discussed from the lingual unit. The problem researched is the lingual unit form. This study uses a qualitative descriptive approach, with structural theory. Based on the lingual unit, there are instructions in the form of words, phrases, sentences, and discourses. The instructions in the form of words contain clearer information. The word lingual unit is often equipped with other words as explanatory. A signboard in the form of phrase has an attributive endocentric construction. The signboard in the form of sentences is generally a sentence of prohibited orders. A signboard in the form of discourse contains invitations, announcements, and appeals. 
Bencana Lumpur Lapindo: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough (Lapindo Mud Disaster: Critical Discourse Analysis of Norman Fairclough) Permita, Moulidvi Rizki
JALABAHASA Vol 15, No 2 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i2.396

Abstract

Penelitian ini menjelaskan hubungan antara PT Lapindo Brantas dan masyarakat terdampak lumpur di Sidoarjo yang dibentuk oleh VIVAnews.co.id. Teori yang digunakan adalah Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Berita dikaji melalui teks, discourse practice, dan sociocultural practice. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VIVAnews.co.id berusaha menampilkan PT. Lapindo Brantas sebagai pihak korban yang banyak disalahkan, sedangkan masyakarat terdampak lumpur Sidoarjo digambarkan sebagai pihak yang memiliki kuasa terhadap PT. Lapindo Brantas. Hal ini disebabkan media terkait merupakan anak perusahaan Bakrie Group, sama dengan PT Lapindo Brantas. VIVAnews.co.id merupakan ranah kekuasaan PT Lapindo Brantas dan sebagai juru bicara dalam isu yang berkembang di masyarakat. This study explains the relationship formed by VIVAnews.co.id between PT Lapindo Brantas and the community affected by mud in Sidoarjo. The theory used is Norman Fairclough Critical Discourse Analysis. News is reviewed through text, discourse practice, and sociocultural practice. From the results, it was found that VIVAnews.co.id tried to display PT Lapindo Brantas as the victim who was mostly blamed, while the people affected by the Sidoarjo mud were described as having the authority over PT Lapindo Brantas. This is due to the related media being a subsidiary of Bakrie Group, in line with PT Lapindo Brantas. VIVAnews.co.id is the domain of the power of PT Lapindo Brantas and as a spokesperson on issues developing in the community.
Fungsi Pilihan Kode Tutur dalam Wacana Keagamaan: Studi Kasus pada Ceramah K.H. Anwar Zahid, Ustaz Abdul Somad, dan Ki Joko Goro-Goro (The Function of Speech Code Choice in Religious Discussion: A Case Study on the Speeches of K.H. Anwar Zahid, Ustaz Abdul Somad, and Ki Joko Goro-Goro) Eliya, Ixsir
JALABAHASA Vol 14, No 1 (2018): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v14i1.145

Abstract

ABSTRAKFungsi pilihan kode tutur dapat diartikan sebagai penggunaan pilihan kode dalam suatu tuturan. Adapun, tujuan penelitian ini ialah menganalisis fungsi pilihan kode tutur dalam ceramah K.H. Anwar Zahid, Ustaz Abdul Somad, dan Ki Joko Goro-Goro. Data dikumpulkan dengan metode simak. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode padan, metode kontekstual, serta dilakukan dengan teknik baca markah. Berdasarkan hasil analisis data, kode yang ditemukan dalam ceramah K.H. Anwar Zahid, Ustaz Abdul Somad, dan Ki Joko Goro-Goro adalah kode yang berasal dari kode Jawa, Indonesia, Sunda, Inggris, Arab, dan Melayu. Pilihan kode tutur yang ditemukan dalam ceramah berbentuk alih kode, campur kode, dan tunggal kode. Fungsi pilihan kode tutur yang dominan muncul adalah representasi nilai pendidikan, ajang eksistensi dan sarana komunikasi, serta sarana kontrol terhadap masyarakat.ABSTRACTThe speech code choice function can be interpreted as the use of choice of code in a speech. Meanwhile, the objective of this study is to analyze the speech code choice function in the speeches of K.H. Anwar Zahid, Ustaz Abdul Somad, and Ki Joko Goro-Goro. The data were collected by simak method. The data analysis was conducted by using matched method, contextual method, and also by mark reading technique. Based on the results of data analysis, the code found in the K.H. Anwar Zahid, Ustaz Abdul Somad,and Ki Joko Goro-Goro speeches are codes derived from Java, Indonesian, Sundanese, English, Arabic and Malay codes. The speech code choice found in the speech is the form of code switching, code mixing, and single code. The dominant of speech code choice function is the representation of educational values, the arena of existence and means of communication, and the means of control over society.
Kebutuhan Mahasiswa Asing KNB (Kemitraan Negara Berkembang) dalam Pembelajaran BIPA Di UPT Bahasa UNS Surakarta (The Needs of Foreign Students in BIPA Learning at UPT Bahasa UNS Surakarta) Widhayani, Arrie
JALABAHASA Vol 15, No 1 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i1.269

Abstract

This study aims to describe the needs of foreign students in BIPA learning at UPT Bahasa UNS Surakarta. The subjects of this study were foreign students of the KNB program (Developing Country Partnership). Data collection with questionnaires, interviews and documentation. The results of the study show that in general foreign students consider BIPA learning to be very helpful in academic fluency and communication. In addition, for foreign students BIPA learning also integrates Indonesian culture and language so that they consider the introduction of Indonesian culture to make it easier to learn Indonesian.
Karakteristik Verba dalam Buku Teks Bahasa Indonesia SMP Kelas VII Kurikulum 2013 Revisi 2016 (The Characteristics of Verbs in 7th Grade Junior High School Indonesian Language Textbook of 2013 Curriculum 2016 Revision) Arifiani, Evi; Wagiran, Wagiran; Haryadi, Haryadi
JALABAHASA Vol 13, No 2 (2017): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v13i2.83

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mendeskripsikan ketransitifan verba pada buku teks Bahasa Indonesia SMP kelas VII Kurikulum 2013 revisi 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik verba pada buku teks Bahasa Indonesia SMP kelas VII Kurikulum 2013 revisi 2016 dari segi ketransitifan verba mencakupi lima jenis ketransitifan, yaitu verba ekatransitif, verba dwitransitif, verba taktransitif,verba taktransitif berpelengkap wajib, dan verba taktransitif berpelengkap manasuka.The aim of this research is to study and describe the transitivity of verbs in 7th Grade Junior High School Indonesian language textbook of 2013 curriculum 2016 revision. Method of this research is descriptive-qualitative. Result of this study shows that there are fi ve types of transitivity of verbs found in the book. There are monotransitive, ditransitive, intransitive, obligatory complemented intransitive verbs, and arbitrary complemented intransitive verbs.