cover
Contact Name
Natalia Rosalina Rawa
Contact Email
nataliarosalinarawa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.jipcb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 23555106     EISSN : 26206641     DOI : https://doi.org/10.38048/jipcb
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti merupakan salah satu jurnal yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Ruang lingkup dan fokus publikasi pada bidang pendidikan, pembelajaran, media pembelajaran, TIK dalam pendidikan dan pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan dasar, pendidikan anak usia dini, pendidikan luar biasa.
Arjuna Subject : -
Articles 362 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI Henny Puspitasari; Nurbani; Erni Fatmawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.2925

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu kurangnya minat siswa dalam proses pembelajaran karena media pembelajaran yang digunakan masih berupa buku cetak dan  peran guru sangat mendominasi dalam proses pembelajaran pada matapelajaran Geografi. Oleh karena itu perlu adanya media pembelajaran berbasis multimedia interaktif agar siswa aktif belajar dan menciptakan kemandirian belajar siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata pelajaran Geografi, 2) untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada interaktif pada mata pelajaran Geografi, 3) untuk mengetahui  siswa setelah menggunakan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada interaktif pada mata pelajaran Geografi. Metode penelitian yang digunakan dalam yaitu Research and Development (R&D). Metode ini bertujuan mengembangkan produk dan dilakukan penelitian agar layak digunakan oleh siswa. Model pengembangan yang digunakan yaitu Borg and Gall. Alat pengumpul data berupa angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data display dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu rata-rata skor penilaian ahli materi adalah 110 sehingga dikategorikan layak. Sedangkan rata-rata skor penilaian ahli media adalah 97 sehingga dikategorikan layak.  Hasil penilaian respon siswa memiliki skor rata-rata 4 dengan kategori baik.
ANALISIS GAYA BELAJAR ANAK DESA SELAT DALAM LES BAHASA INGGRIS DI TENGAH KENTALNYA BUDAYA LOKAL I Komang Angga Sila Dharma; I Wayan Numertayasa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.2935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya belajar anak Desa Selat dalam belajar bahasa Inggris konteks budaya lokal Bali. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Penelitian ini dilakukan Desa Selat, Kabupaten Bangli dengan jumlah 35 anak. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan menggunakan teknik dari Miles dan Huberman yakni mengumpulkan suatu data, reduksi suatu data, menyajikan suatu data dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu gaya belajar anak Desa Selat di dominasi oleh gaya belajar kinerstetik sebesar 43% dan aural sebesar 32% belajar dimana ini disebabkan karena di Desa Selat mengadakan kegiatan les eksternal dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali seperti menari, megambel dan menyurat aksara Bali.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR BERDASARKAN POTENSI DAERAH Ummu Aiman; I Wayan Lasmawan; I Nengah Suastika
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) meningkatkan kreativitas siswa pada materi kegiatan ekonomi berdasarkan potensi daerah siswa sekolah dasar. Jenis penelitian pra eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest design yang terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Dimana variabel bebas model pembelajaran project based learning sedangkan variabel terikat kreativitas siswa. Populasi dalam penelitian keseluruh siswa kelas V SD Gmit No 7 Oebufu dan sampelnya kelas V berjumlah 27 orang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Kemudian dianalisis menggunakan SPSS Versi 23,0 For windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas siswa menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) lebih baik dari pada yang diterapkan model pembelajaran konvesional. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t didapatkan nilai Sig (2- tailed) 0,000 kurang dari 0,05. Maka disimpulkan bahwa H0 ditolak maka maka H1 diterima karena Sig (2-tailed) kurang dari 0,005. Maka disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PjBL dapat meningkatkan kreativitas siswa pada materi kegiatan ekonomi berdasarkan potensi daerah.
PENGARUH MODEL ADVANCE ORGANIZER BERPENDEKATAN WHOLE LANGUAGE BERBANTUAN MEDIA CERITA BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA DI SD Muhamad Rusadi Letasado; Ida Bagus Putrayasa; I Nyoman Sudiana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.3078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model advance organizer berpendekatan whole language berbantuan media cerita bergambar terhadap kualitas hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas III SD Negeri Oehendak kota kupang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi (quasi experiment) dengan menggunakan rancangan penelitian post-test only control group design. Data hasil belajar Bahasa Indonesia diperoleh melalui tes hasil belajar. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 48 siswa. 25 siswa ditetapkan sebagai sampel, yang ditarik dengan teknik random sampling, pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes objektif. Data yang diperoleh di analisis menggunakan teknik analisis statistic deskriptif dan ANAVA satu jalur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh penerapan model advance organizer berpendekatan whole language berbantuan media cerita bergambar terhadap kualitas hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa SD.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBANTUAN FLIPBOOK DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING SISWA SMP PADA PEMBELAJARAN IPA Hanik Qurratul Ainy; Supeno; Nur Ahmad
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.3090

Abstract

Kemampuan problem solving dalam pembelajaran IPA masih berada di tingkat yang rendah. Rendahnya kemampuan problem solving diantaranya kurang terbiasa menyelesaikan masalah konstektual, kurangnya minat peserta didik dalam membaca bahan pelajaran, dan penggunaan bahan ajar dengan media pembelajaran yang monoton. Alternatif solusi sesuai dengan permasalahan tersebut ialah mengembangkan bahan ajar berupa e-modul berbantuan flipbook digital untuk meningkatkan kemampuan problem solving dengan memuat aspek problem solving lebih tinggi. Penelitian ini memiliki tujuan ialah mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan e-modul dalam pembelajaran IPA. Model pengembangan yang diterapkan yakni model ADDIE. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, tes, dan angket. Instrumen pengumpulan data melingkupi lembar validasi, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar tes, dan lembar angket respon peserta didik. Perolehan nilai validasi e-modul ialah 90,3% menunjukkan kriteria valid dan nilai validasi modul ajar sebesar 89,58% menunjukkan kriteria valid. Hasil keterlaksanaan pembelajaran menggunakan e-modul ialah termasuk kriteria sangat praktis yakni 91,2%. E-modul berbantuan flipbook digital termasuk kategori efektif dengan skor N-gain yakni 0,69 dan angket respon peserta didik sebesar 92,27% menunjukkan kriteria sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan e-modul berbantuan flipbook digital dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan problem solving siswa SMP pada pembelajaran IPA.
PROBLEMATIKA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH MENURUT PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Welly Lucardo; Leni Parlina; Mualim; Hendrizal
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.3119

Abstract

Kurikulum merdeka hadir dalam rangka menyempurnakan kurikulum sebelumnya dan sebagai upaya pemerintah untuk memperbaiki serta meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, pada penerapanya kurikulum merdeka terdapat sejumlah problematika yang dihadapi guru dan peserta didik. Perlu dicarikan solusi untuk mengatasi sejumlah hambatan, kesulitan dan permasalahan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Studi Kepustakaan (literature review) digunakan sebagai metode dalam penelitian ini. Pengumpulan data penelitian dengan melakukan review terhadap artikel penelitian yang relevan. Hasil studi diperoleh bahwa problematika implementasi kurikulum merdeka ditemukan pada guru dan peserta didik. Diantara problematika yang terjadi adalah sebagian besar guru masih kesulitan dalam mengembangkan model atau metode pembelajaran, pemanfatan teknologi pembelajaran yang belum maksimal, dan belum terciptanya pembelajaran berdiferensiasi yang sesuai dengan azas keadilan dalam pandangan Islam. Solusi atas permasalahan tersebut adalah diperlukan dukungan dari pihak sekolah dan juga stakeholder dengan bekerja sama melakukan perbaikan dan peningkatan kompetensi guru dalam implementasi kurikulum merdeka yang sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan Islam.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPA Suhayati; Syachruroji; Lukman Nulhakim
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.3157

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah kemandirian belajar peserta didik kelas V mengalami peningkatan setelah penerapan model pembelajaran berbasis masalah, serta mendeskripsikan bagaimana model tersebut diterapkan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas V pada kelas IPA,  dan mengetahui perbedaan kemandirian peserta didik antara kelas eksperimen yang mengikuti pembelajaran menggunakan model problem based kearning dengan kelas kontrol tanpa dilakukan model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini memakai metode kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini kelas V SDN Margasari dengan sampel kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Selanjutnya dianalisis menggunakan uji N-Gain dan statisik inferensial. Hasil dinyatakan dengan uji N-Gain yang mempunyai  nilai rata-rata 0,3581, selain itu nilai rata-rata skala akhir sebesar 81,75 pada kelas eksperimen dan 72,17 pada kelas kontrol. Hasil penelitian diperoleh dari uji-t pada tafar ?=0,05 diperoleh nilai Sig. (2- tailed) sebesar 0,000<0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemandirian belajar peserta didik kelas V pembelajaran IPA dengan menggunakan model problem based learning.
PERSEPSI GURU TENTANG URGENSI PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN DAN IMPLIKASINYA PADA KUALITAS PEMBELAJARAN Fitra Jaya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.3245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami persepsi guru terkait urgensi penelitian di bidang pendidikan dan dampaknya pada kualitas pembelajaran. Penggunaan metode survey dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dipilih untuk menggali pemahaman guru terhadap urgensi penelitian dalam bidang pendidikan di provinsi Banten dan Lampung. Sebanyak 148 guru terpilih secara acak untuk mengisi kuesioner yang melibatkan enam poin pertanyaan. Data hasil survei dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam, dilakukan focus group discussion (FGD) dengan melibatkan enam pendidik berkualifikasi magister. Hasil survei mencerminkan bahwa mayoritas responden (72,2%) memahami konsep penelitian pendidikan, sementara 85% menunjukkan minat tinggi terhadap kegiatan penelitian. Walaupun demikian, tingkat keterlibatan dalam kegiatan penelitian menunjukkan variasi sebesar 56,7%. FGD mengidentifikasi beberapa tantangan dalam mengintegrasikan pengetahuan riset ilmiah, termasuk keterbatasan sumber daya dan resistensi terhadap inovasi. Evaluasi dengan berbagai mode dianggap penting untuk mengukur efektivitas integrasi hasil penelitian dalam praktik pembelajaran. Secara keseluruhan, pendekatan pembelajaran berbasis penelitian mendapatkan penerimaan positif di kalangan guru, namun tantangan praktis, seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi terhadap inovasi, perlu diatasi guna meningkatkan keterlibatan dan efektivitas integrasi pengetahuan riset ilmiah dalam praktik pengajaran
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSTION PADA MATA KULIAH BAHASA KAWI Ni Made Ari Dwijayanthi; Made Reland Udayana Tangkas
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.3292

Abstract

Penelitian ini dilakukan berangkat dari kesulitan mahasiswa dalam memahami perkuliahan Bahasa Kawi. Tujuan dari dilakukanya penelitian ini adalah untuk memudahkan mahasiswa dalam memahami materi Bahasa Kawi dengan menggunakan Metode CIRC. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau R&D (Research and Development) dengan menggunakan model yang dikembangkan yaitu model prosedural deskriptif yang menjelaskan langkah-langkah untuk menghasilkan suatu produk tertentu. Pengembangan yang akan dilakukan adalah model pembelajaran CIRC pada mata kuliah bahasa Kawi dengan menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Dessiminate).Produk hasil pengujian dilakukan dengan tes semester II A terdapat peningkatan sebesar 20% dan semester IV B sebesar 21%. Respon Mahasiswa terhadap Model Pembelajaran CIRC total 78,42% sangat setuju dengan Model Pembelajaran CIRC. Kesimpulannya dengan pengembangan model pembelajaran ini hasil belajar mahasiswa mengalami peningkatan.
PENERAPAN MEDIA POHON LITERASI DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SAINS SISWA SD Maria Regina Bhala; Ngurah Mahendra Dinatha; Prisko Yanuarius Djawaria Pare; Maria Yuliana Kua
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.3299

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah tidak adanya media pembelajaran literasi sains yang memicu semangat siswa SD untuk membaca pada mata pelajaran IPA, sehingga siswa mudah merasa bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media pembelajaran pohon literasi dalam meningkatkan minat baca sains siswa SD pada mata pelajaran IPA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur review atau kajian kepustakaan yang direview pada terbitan jurnal tiga tahun terakhir. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pohon literasi menjadi media pembelajaran IPA yang memperkaya pengalaman peserta didik secara objektif, meningkatkan aspek pengetahuan, serta dapat mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah, yang dapat merangsang minat siswa dalam meningkatkan literasi sains dalam pembelajaran IPA. Pembelajaran dengan menggunakan media pohon literasi dapat memfokuskan serta meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep IPA yang dapat menarik keantusiasan siswa terhadap pembelajaran IPA di kelas, sehingga dapat meningkatkan literasi sains bagi siswa.