cover
Contact Name
Moh Cholisatur Rizaq
Contact Email
deskovi@umaha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
deskovi@umaha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
DESKOVI : Art and Design Journal
ISSN : 26545381     EISSN : 2655464X     DOI : -
Core Subject : Art,
DESKOVI : Art and Design Journal is a journal published officially by Universitas Maarif Hasyim Latif. The topics in DESKOVI cover the results of study and creation that can broaden knowledge in the field of art and design in general with a focus on the topic of design processes, design methodology, design development, design history, design discourse, art criticism, art anthropology, art sociology, creative industry and conceptual culture, education and research in the fields of art, performance, product design, interior design and visual communication design.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Joged dhangdut Koplo : Sebagai Akar Penciptaan Karya Koreografi Awak Senggak Aditiar Anggit Wicaksono; Dwi Wahyu Diarto
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i1.10671

Abstract

Penelitian ini membahas proses penciptaan karya koreografi baru yang berpijak pada pengalaman empiris dhangdut koplo. Konser dhangdhut koplo menjadi sebuah wadah berekspresi yang direalisasikan secara alamiah oleh para audien dalam menikmati alunan musik untuk mencari/mendapatkan hiburan. Koregrafer mendapatkan pengalaman empiris dari seorang penggiat temon holic, menjelaskan bahwa penikmat dhangdhut koplo bukan dari kalangan terpandang malainkan dari kaum minoritas, kalangan menengah kebawah. Metode kekaryaan pada penelitian ini disarkan pada pendapat S.D Humardani yaitu konsep penggarapan tari tradisi baru berangkat dari keterbatasan akan unsur-unsur bentuk, volume, kecepatan, dan kualitas “gerak tari”. Proses penciptaan pada penelitian ini dimulai dengan tahap persiapan: orientasi, observasi, lalu tahap penggarapan: eksplorasi, dan evaluasi.
Keberadaan Industri Penyamakan Kulit Nabati Secara Tradisional di Kota Padang Panjang Putri Dahlia; Sartika Br Sembiring
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i1.10672

Abstract

Padang Panjang merupakan salah satu daerah yang terkenal dengan sentra kerajinan kulit di Sumatera Barat. Bahan baku kulit tersamak bisa didapat dari sentra penyamakan kulit yang berada di Padang Panjang. Selain kulit tersamak olahan dari Unit Pelayanan Terpadu Daerah Penyamakan Kulit yang diproduksi secara kimia dan modern, di Padang Panjang juga terdapat sentra industri penyamakan tradisional yang berada di Silaing Bawah. Penyamakan kulit nabati secara tradisional membutuhkan waktu yang cukup lama dan proses penyamakan harus berurutan sehingga menghasilkan kulit tersamak yang siap dipasarkan sebagai bahan baku dalam pembuatan produk kerajinan kriya kulit. Penulisan ini bertujuan untuk mendokumentasikan secara tertulis mengenai keberadaan industri penyamakan kulit nabati tradisional di Padang Panjang serta proses penyamakan kulit nabati tradisional yang saat ini sudah jarang diproduksi perajin karena kelangkaan pohon akasia sebagai bahan baku penyamakan kulit nabati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Terdapat Sembilan langkah yang dilakukan dalam proses penyamakan kulit nabati secara tradisional pada industri penyamakan kulit di Padang Panjang, yaitu proses penggaraman, perendaman, pengapuran, pembuangan bulu, pembuangan daging, pembuangan kapur, penyamakan menggunakan kulit pohon akasia, penjemuran, dan finishing.
Revitalisasi Motif Gerabah Penujak Melalui Kegiatan Lomba Mewarnai Gerabah Dengan Pendekatan Partisipatif Muhammad Arfa; Bayu Aji Pamungkas; Haryono Haryono
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i1.10883

Abstract

Desa penujak menjadi salah satu penghasil gerabah yang mampu menembus pasar ekspor  pada tahun 1980 an  hingga masa puncak pada tahun 1990 an. Akan tetapi tahun setelahnya produksi gerabah mengalami penurunan drastis, produk gerabah tidak lagi banyak pesanan dari pasar internasional. Tujuan penelitian ini untuk membantu menggiatkan kembali produksi gerabah dengan melibatkan generasi muda mulai dari taman kanak – kanak hingga Sekolah Menengah Pertama. Metode  kualitatif yang digunakan peneliti dengan pendekatan partisipatif . peneliti melakukan wawancara sebelum terlibat langsung dalam kegiatan pembuatan motif. Peneliti berpartisipasi mengarahkan peserta dalam kegiatan ini. Hasil penelitian menunjukkan antusias generasi muda khususnya tingkat Sekolah Dasar
Pelestarian Ragam Hias Aceh Berbasis Digitalisasi Visual (Studi Kasus: Masjid Teungku di Pucok Krueng) Muhammad Ghifari; Niko Andeska; Fauziana Izzati
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i2.11882

Abstract

Masjid  Teungku di Pucok Krueng dibangun oleh Syekh Abdus Salim pada tahun 1622 M. Dinding kayu masjid yang dipenuhi oleh berbagai ornamen khas Aceh yang diterapkan pada beberapa bagian di bangunannya seperti pada bagian dinding masjid, bagian atap masjid, dan lain lain di tambahkan pada bangunan masjid pada tahun 1990 atas inisiatif Muskala Kanwil Depdikbud Propinsi Daerah Istimewa Aceh ketika melakukan renovasi masjid, selain itu juga terdapat kaligrafi yang terdapat pada bagian pintu utama  masjid. Digitalisasi ornamen tradisional merupakan langkah untuk melestarikan keberadaan ornamen. Digitalisasi diperlukan untuk merekam bentuk dan fungsi materi visual, termasuk dekorasi digital. Penelitian ini berupa digitalisasi terhadap ornamen yang terdapat di masjid Teungku di Pucok Krueng, dimana hasil penelitian ini berupa foto dan modelling dua dimensi yang terdapat pada bangunan masjid tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 18 ornamen yang kemudian dilakukan modelling dua dimensi.
"Bajambau" Dance Video Creation Process Riyo Tulus Fernando
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i1.13108

Abstract

Bajambau merupakan proses penciptaan karya video tari yang berlandaskan tradisi makan bersama masyarakat Melayu di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau yang  melaksanakan Bajambau untuk menutup atau membuka berbagai kegiatan atau upacara-upacara tertentu. Misalnya pada setiap Raya Enam atau perayaan hari keenam setelah hari raya Idul Fitri, upacara pernikahan, prosesi membuka ladang pertanian dan sebagainya . Rumusan gagasan dalam karya yang diciptakan ini adalah untuk mengungkapkan kegelisahan,perenungan, permasalahan, etika, kebersamaan, tradisi yang harus dipertahankan yang mana di dalam nya terdapat nilai-nilai perbedaan, pengorbanan, kebersamaan dan rasa persatuan dalam entitas masyarakat Melayu di Kampar yang berbentuk karya video tari. Metode dalam penciptaan video karya tari ini adalah eksperimen, perenungan, dan pembentukan. Proses penciptaan karya tari Bajambau dimulai dengan konsep garap, proses garap dan isi garap. Bajambau mengungkapkan nilai-nilai perbedaan, pengorbanan, kebersamaan, dan rasa persatuan dalam entitas masyarakat Melayu yang di interpretasikan melalui video karya tari.
Implementasi Filter Instagram Berbasis Augmented Reality pada Akun @dkvuisi sebagai Sarana Marketing Tools dan Upaya Meningkatkan Brand Image Program studi DKV UISI Damara Alif Pradipta
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i1.13109

Abstract

Instagram merupakan salah satu media sosial daring yang kerap dimaanfaatkan untuk digunakan sebagai sarana untuk mempromosikan dan meningkatkan brand image suatu produk. Salah satu fitur Instagram yang kerap digunakan untuk hal tersebut adalah filter berbasis augmented reality (AR Filter). Akun Instagram @dkvuisi merupakan akun milik Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Internasional Semen Indonesia. Akun @dkvuisi merupakan jembatan komunikasi antara prodi dengan mahasiswa DKV UISI, kurangnya media interaksi terhadap akun @dkvuisi dan marketing tools merupakan permasalahan yang saat ini dihadapi prodi DKV UISI. Penelitian ini bertujuan untuk  merancang sebuah media yang dapat menjadi media interaktif dan dapat juga dijadikan sebagai marketing tools prodi DKV UISI. Adapun metode yang di terapkan dalam penelitian ini adalah metode desain double diamond dengan tahap discover, define, design, deliver. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah filter Instagram berbasis augmented reality dengan objek 3D berupa karakter naga yang memiliki terinspirasi dari konsep kreatif “irama ceria bersama sahabat”.
Manajemen Produksi Opera Bunga Eja oleh Sanggar Seni Ataraxia Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan Ryaasanti Fany Faisal; Sugeng Nugroho
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i1.13110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses produksi sebuah pertunjukan opera yang berjudul Bunga Eja oleh Sanggar Seni Ataraxia Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan, penerapan fungsi manajemen yang terdapat pada aspek artistik dan nonartistik. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptf kualitatif mengambil subjek Opera Bunga Eja pada Sanggar Seni Ataraxia. Pengumpulan data menggunaan teknik observasi, wawancara, dan studi dokementasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan produksi karya Opera Bunga Eja ditengah pandemi Covid 19 tentu tidaklah mudah, membutuhkan cara agar pengelolaan pertunjukan dapat berjalan dengan lancar, maka dari itu menerapkan fungsi akan manajemen sebaik mungkin untuk menghasilkan karya yang berkualitas, efektif dan efisien.
Literasi Numerasi Anak Usia Dini dalam Pembelajaran Ragam Hias Papua Menggunakan Limbah Anorganik dan Teknik Khombow Retnoning Adji Widi Astuti; Bayu Aji Suseno; Putri Prabu Utami; Apedius Kegiye
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i1.13111

Abstract

Literasi numerasi merupakan kemampuan untuk mengaplikasikan konsep dan keterampilan matematika untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai ragam konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mendasar numerasi anak usia dini melalui pembelajaran seni rupa dalam penerapan ragam hias tradisional Papua dengan motif Tifa Sentani menggunakan limbah anorganik (kaleng bekas) dan teknik lukis khombow. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis dan mengetahui kemampuan numerasi dalam pembelajaran ragam hias geometris yang diukur mencakup kecakapan logis-sistematis, kemampuan bernalar menggunakan konsep dan pengetahuan matematika yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah dan mengolah informasi kuantitatif dan spasial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya belajar visual menggunakan konsep dan pengetahuan numerasi (matematika) menjadi media alternatif untuk mengembangkan pembelajaran berbasis konteks kearifan lokal. Pembelajaran numerasi pada anak usia dini dalam menggambar ragam hias tradisional dapat mengintegrasikan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sehingga anak dapat memiliki kemandirian dalam memecahkan permasalahan untuk mengambil keputusan dan menyesuaikan diri secara konstruktif di lingkungan sosial.
Estetika Dalam Lokalitas Desain Papan Nama Griya Sekar Wangi Jalan Wonosari Yogyakarta Meutia Braniwati
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i2.14239

Abstract

Di wilayah Kota Yogyakarta khususnya di jalan Wonosari masih dijumpai pola desain hasil buatan warga/ masyarakat lokal. Pola desain tersebut mengacu pada lokalitas budaya Jawa. Lokalitas dalam desain di wilayah Kota Yogyakarta masih sering dijumpai salah satunya keberadaan desain papan nama usaha di area pinggir jalan. Pola desain papan nama menghadirkan aspek lokalitas yang mengacu pada keberadaan simbol dan tanda serta identitas. Ketiga hal tersebut menjadi bagian penting untuk menunjukkan sejumlah informasi. Pembuatan desain papan nama oleh masyarakat lokal yang menggunakan aspek lokalitas dan percaya akan tradisi budaya tradisional masih tetap ada dan terus berkembang dengan bentuk yang bervariasi namun makna yang dimaksud tetap sama. Berawal dari hal tersebut muncul sebuah ide bahwasanya terdapat sebuah dimensi dalam hal pola desain yang disebut sebagai estetika. Dimensi estetika adalah estetika yang berkaitan dengan nilai tradisi. Setiap tanda menuntut untuk dipahami dan dapat menarik perhatian serta mendapat perhatian dari masyarakat dan pengguna jalan. Estetika dalam lokalitas desain berhubungan dengan kode etnik/ tradisi, nilai simbolik, dan penghayatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan dilakukan dengan tahapan studi lapangan di antaranya observasi, studi pustaka dan analisa teori pada estetika dan desain. Tanpa adanya tanda dan simbol maka khalayak akan merasakan kesulitan menemukan sebuah informasi. Oleh karenanya terdapat kebutuhan khusus mengenai informasi yang ada pada desain lokalitas papan nama di mana di dalamnya menayangkan informasi pesan, bentuk, serta penyajian yang beragam berkaitan dengan standarisasi desain dan aspek budaya Jawa sebagai warisan. Hasil temuan didapatkan keseluruhan tanda visual dan verbal berkaitan dengan estetika di jalanan yang bertujuan sebagai petanda informasi. Estetika dalam lokalitas desain papan nama di Kota Yogyakarta khususnya jalan Wonosari perlu ditinjau lebih dalam untuk diperoleh pengetahuan yang luas terkait fungsi tanda, pola desain, estetika dalam lokalitas, dan konstruksi desain. Diharapkan penelitian ini dapat berkontribusi untuk masyarakat luas untuk mengenal lokalitas di masyarakat khususnya pada desain papan nama Griya Sekar Wangi.
Tinjauan Teoretis Mengenai Citra Sebagai Komoditas Identitas : Studi Kasus Fenomena Gerakan Hijrah Kontemporer Mochamad Ficky Aulia
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i2.14278

Abstract

Identitas merupakan serangkaian konsepsi yang selalu hadir sebagai akar bagi seluruh kehidupan umat manusia, baik di skala personal maupun sosial. Perkembangan zaman dan globalisasi telah membawa perubahan yang signifikan dalam cara individu mengidentifikasi diri mereka secara sosial dan kultural. Religi memiliki peran penting dalam membentuk identitas kultural suatu masyarakat, termasuk yang terjadi dalam fenomena gerakan ‘Hijrah’, sebagai salah satu dari sekian banyak peristiwa ‘kebermenjadian’ yang dapat dikaji secara berlapis sebagai aspek yang mencerminkan nilai-nilai yang diwariskan secara turun-temurun dalam suatu kelompok sosial. Dalam sudut pandang Desain Komunikasi Visual, realitas ini dapat dibaca melalui irisan keilmuannya, yaitu yang menyoali identitas dalam fokus branding, di mana muatannya dapat terkoneksi pada porsi community branding yang bersinggungan pada konteks brand loyalty. Keterhubungannya ialah melalui upaya pengidentitasan yang berbuah citra dan reputasi, bagaimana bagian spiritual manusia terhubung dengan aneka atribut kosmetik kelompoknya agar dapat mencapai pengakuan sosial. Hal tersebut bekerja secara estafet dan dapat bermuara pada suatu pola komoditas, di mana identitas diekspos sebagai media eksistensi & komunikasi suatu kelompok. Melalui pendekatan observasi non-partisipatif, dengan melakukan kajian teoretis terhadap fenomena Gerakan Hijrah yang melibatkan eksplorasi konsep identitas, agama dan kultur dalam kerangka sosial yang juga bersinggungan dengan sekelumit keilmuan DKV. Tulisan ini berupa argumen kritis yang dibangun atas teori-teori terkait, sedikitnya bertujuan untuk dapat memberikan kontribusi bagi khazanah keilmuan desain dari sisi yang lain.