cover
Contact Name
Moh Cholisatur Rizaq
Contact Email
deskovi@umaha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
deskovi@umaha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
DESKOVI : Art and Design Journal
ISSN : 26545381     EISSN : 2655464X     DOI : -
Core Subject : Art,
DESKOVI : Art and Design Journal is a journal published officially by Universitas Maarif Hasyim Latif. The topics in DESKOVI cover the results of study and creation that can broaden knowledge in the field of art and design in general with a focus on the topic of design processes, design methodology, design development, design history, design discourse, art criticism, art anthropology, art sociology, creative industry and conceptual culture, education and research in the fields of art, performance, product design, interior design and visual communication design.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
Analisis Gaya Visual Karakter “Webtoon Sri Asih VS Movie Sri Asih” Nuril Kusuma Wardani; Aditya Rahman Yani; Aninditya Daniar
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i2.15188

Abstract

Komik merupakan salah satu bentuk hiburan yang awalnya berupa buku dan bisa dibeli secara langsung kini mulai mengikuti perkembangan zaman dengan membuat platform online untuk menjangkau audiens yang lebih luas yakni platform bernama webtoon. penelitian ini berfokus pada visual komik nusantara webtoon sri asih yang menggunakan gaya ilustrasi korea vs movie sri asih karya ra kosasih yang mengangkat tema superhero. karakter sri asih pada webtoon digarap oleh tim bumilangit dengan cerita komiknya ditulis oleh archie the redcat sebagai penulis cerita dan devita krisanti sebagai ilustrator webtoon tersebut meneruskan warisan dari ra kosasih, merupakan bapak komik indonesia. sedangkan sri asih movie merupakan adaptasi dari seri buku komik klasik indonesia, sri asih karya r. a. kosasih tahun 2022 yang disutradarai oleh upi. metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. analisis secara visual dengan menggunakan semiotika barthes. tahapan penelitian ini dilakukan mulai dari mencari rumusan masalah, pemilihan sampel visual sri asih, pengumpulan data, analisa data dan penarikan kesimpulan yang diambil berdasarkan keseluruhan analisa hasil penelitian. dari hasil penelitian, kita bisa melihat bahwa karakter “sri asih” ini berhasil merepresentasikan karakter pahlawan super wanita yang menginspirasi dan memberikan kontribusi positif dalam mendorong kesetaraan gender dan mewujudkan representasi perempuan yang kuat.
Eksperimentasi Teater: Retrospeksi Dramaturgi Zona X Nyanyian Negeri Sunyi Susandro Susandro; Afrizal Harun
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i2.15336

Abstract

Artikel ini membaca surut ke belakang proses kreatif garapan teater berjudul “Zona X: Nyanyian Negeri Sunyi” yang ditulis/disutradarai oleh Afrizal H, dipertunjukkan di Laga-laga Taman Budaya Sumatera Barat pada tanggal 28 Mei 2008. Pembacaan model demikian sesungguhnya lazim dilakukan terutama oleh akademisi seni teater yang menghasilkan berbagai karangan ilmiah. Selain itu, pembacaan model ini terbilang sama pentingnya dengan membaca pertunjukan teater yang baru saja dipentaskan, sebab bukan aktualisasi informasi yang ditekankan, melainkan menjadikannya sebagai bahan kajian ilmiah yang mungkin saja dilakukan secara berulang. Pendekatan penelitian ini ialah kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Analisis sepenuhnya menyoroti video pertunjukan dan juga mengandalkan ingatan penulis yang dulunya juga terlibat sebagai pemain/aktor dalam produksi tersebut. Proses analisis berpijak pada gagasan eksperimentasi dalam ranah teater, di mana istilah tersebut menawarkan keluasan imajinasi serta eksplorasi pada seniman atas bentuk karya yang akan digarap atau dengan kata lain tidak adanya konvensi atau pakem yang mengikat, tetapi tidak pula dimaksud agar seniman dapat berproses secara serampangan. Hasilnya ialah proses yang dilalui menunjukkan kejelasan tahapan, di antaranya: peleburan gagasan antara sutradara dengan para aktor, mempersiapkan tubuh aktor, peleburan tubuh dengan gagasan, peleburan tubuh dengan gagasan serta properti, peleburan tubuh dengan musik dan sound effect, terakhir peleburan tubuh dengan jiwa tubuh itu sendiri guna mencapai kenikmatan bermain saat pementasan.
Bentuk dan Fungsi Mimbar Masjid Tuha Trienggadeng Di Desa Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya Anni Kholillah; Miftahun Naufa; Nisa Putri Rachmadani
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i2.15338

Abstract

Kabupaten Pidie Jaya adalah salah satu kabupaten yang terdapat di Provinsi Aceh, yang terbentuk pada tahun 2007 dengan beribukotakan Meureudu. Pidie Jaya termasuk salah satu kabupaten berusia muda yang terus melakukan pengembangan. Pengembangan kabupaten ini salah satunya terdapat pada aspek kebudayaan, di mana pemerintah setempat masih terus berusaha untuk menginvetarisir koleksi kebudayaannya. Mimbar dikenal sebagai fasilitas penunjang bagi Masjid atau tempat beribadah. Mimbar milik daerah Pidie Jaya nyatanya memberikan kekhasan tersendiri. Dalam penelusurannya, Pidie Jaya telah tercatat memiliki 7 mimbar yang dijadikan cagar budaya. Pada penelitian ini, objek penelitian yang dikaji adalah mimbar Masjid Trienggadeng. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk mimbar Masjid Tuha Trienggadeng serta mengemukakan fungsi mimbar Masjid Tuha Trienggadeng berdasarkan teori fungsi karya seni. Dalam mengetahui bentuk dan fungsi objek penelitian, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisa interaktif. Jenis data yang dipilih berupa data primer dan data sekunder dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk yang dimiliki oleh mimbar Masjid Tuha Trienggadeng terdiri dari 3 bagian, yaitu bagian dudukan, bagian dinding dan bagian atas. Tipologi mimbar yang ada pada Kabupaten Pidie Jaya terdapat pada bagian atas mimbar, yaitu terdapat mahkota yang menyerupai kubah berbentuk Bungong Awang. Secara fungsi, mimbar memiliki makna sangat istimewa bagi masyarakat setempat karena alasan keagamaan dan penghormatan terhadap ulama-ulama dalam menyampaikan pesan.Kata kunci:  Masjid Tuha Trienggadeng, Mimbar, Bentuk, Fungsi
Analisa Pengembangan Karakter Musa Dalam Film Battle of Surabaya Bayu Setiawan; Pungky Febi Arifianto; Fransisca Sherly Taju
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i2.15839

Abstract

Battle of Surabaya menyajikan tema perjuangan rakyat Surabaya dalam peristiwa peperangan 10 November 1945 antara Indonesia melawan Inggris dan sekutu. Film ini menceritakan tentang Musa yang dipercayakan tugas untuk mengirim surat dari pejuang Surabaya. Peneliti melakukan penelitian berbasis studi kasus untuk mendalaminya pengembangan karakter Musa. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara dalam tokoh fiksi yang dihadirkan dalam film bertemakan sejarah yang sebenarnya. Karakter Musa, seorang anak laki-laki berusia 10-12 tahun, sesuai dengan latar waktu cerita yang berlangsung selama perang kemerdekaan di Surabaya. Perjalanan karakter Musa mencerminkan konflik yang kompleks yang membentuk dirinya menjadi sosok yang kuat dan penuh keberanian. Dibalik kompleks konflik yang dihadapi untuk menyelesaikan misinya, musa malah kehilangan segalanya. Kontras inilah yang menggambarkan perkembangan karakter Musa menjadi individu yang tangguh dan pemberani saat cerita mencapai puncaknya. Karakter Musa dalam film ini menciptakan kepribadian yang manusiawi dan mampu merangkai cerita dengan baik, meskipun masih menyisakan potensi pengembangan lebih lanjut untuk mendalami sisi-sisi kepribadiannya yang belum terungkap secara mendalam
Pengembangan Media Pembelajaran Musik Keroncong Berbasis Android Untuk Siswa SMK Kelas XI Achmad Oktabrian Mahandra; I Nengah Mariasa
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i2.16272

Abstract

Aplikasi Android untuk pembelajaran musik keroncong di sekolah dapat mendorong kemandirian belajar dan minat siswa, serta dapat memudahkan pemahaman materi, dan praktik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Aplikasi Kromo sebagai media pembelajaran musik keroncong dengan menggunakan model Four-D Thiagarajan yang terdiri dari tahapan Define, Design, Development, dan Disseminate. Tahap pengembangan mencakup proses pembuatan Aplikasi Kromo, evaluasi kualitas produk oleh ahli musik keroncong dan ahli media, serta penilaian kualitas pengguna berdasarkan respon guru dan siswa dari uji coba. Hasil keseluruhan menunjukkan bahwa Aplikasi Kromo efektif dan praktis dengan tingkat keberhasilan sekitar 87% dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam memahami musik keroncong. Ini berarti Aplikasi Kromo yang dikembangkan telah berhasil menjadi sebuah produk yang berkualitas, efektif, dan praktis dalam mendukung pembelajaran musik keroncong sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Meningkatkan Brand Awarness Dengan Menerapkan Strategi Kolaborasi Dalam Studi Kasus Brand Lokal Dear Me Beauty Debio Pararta Wiguna; Aris Kurnia Wicaksono; Eka Wahyu Primadani
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i2.16285

Abstract

Brand lokal Indonesia di dunia produk kecantikan semakin memperluas pangsa pasarnya melalui berbagai ide kreatif dan ide yang baru. Tepat pada tanggal 27 Agustus 2022 produsen brand lokal bernama Dear Me Beauty melakukan kolaborasi kedua kalinya dengan brand ternama yaitu KFC (Kentucky Fried Chicken) tak hanya dengan KFC tetapi juga dengan brand – brand dan merk ternama yang sudah lebih dulu dikenal namanya di masyarakat yang mana mampu memikat konsumen dalam memilih dan berbelanja produk tersebut. Strategi menggunakan cara kolaborasi merupakan salah satu cara yang dinilai berpotensi memberikan profit yang lebih baik dari aktivitas penjualan produk atau layanan yang diberikan. . Metode riset yang digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan pendekatan kualitatif dan dianalisis secara deskriptif menggunakan metode Miles dan Huberman. Dalam dunia seni dan desain, peristiwa kolaborasi desain dan merk mampu memikat target konsumen yang luas, meningkatkan Brand Awarness terhadap produk dan merk itu sendiri, dan memiliki keunikan dan estetika sehingga menjadi ciri khas dalam merk tersebut. Kolaborasi desain menjadi salah satu cara dalam menciptakan seni dan desain agar menjadi penyegar dalam menarik minat daya beli terhadap target marketnya. Oleh sebab itu hal ini perlu dikaji lebih dalam, serta dapat digunakan dan diterapkan dalam strategi branding pemasaran untuk produk-produk lainnya yang memiliki kesempatan dalam berkolaborasi.
Meningkatkan Eksistensi Bangunan Cagar Budaya di Surabaya Utara Melalui Buku Ilustrasi Aris Kurnia Wicaksono; Sri Wulandari; Debio Pararta Wiguna; Eka Wahyu Primadani
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i2.16286

Abstract

Indonesia kaya akan warisan budaya dan objek wisata yang saat ini semakin banyak dicari oleh wisatawan baik wisatawan dalam negeri maupun wisatawan luar negeri. Salah satu di antaranya adalah asset berharga yaitu bangunan cagar budaya yang banyak mengandung pelajaraan bersejarah pada bangunan tersebut, dan perlu untuk dijaga kelastaiannya. Surabaya memiliki banyak bangunan cagar budaya, khususnya Surabaya Utara. Akan tetapi media yang menginformasikan dan mendokumentasikan bangunan-bangunan ini sangat minim. Penelitian ini merupakan penelitian yang berbasis perancangan yang bertujuan untuk merancang buku ilustrasi mengenai bangunan cagar budaya sebagai upaya untuk melestarikan sekaligus meningkatkan eksistensi aset budaya milik Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian ini berbentuk buku ilustrasi yang terdiri dari 48 halaman berisi tentang informasi-informasi bangunan cagar budaya yang ada di Surabaya Utara.
Analisis Semiotika Pada Karakter VIsual Masjid Tuha Gunong Kleng Aceh Barat Alfikhairina Jamil; Destri Wulanda; Karya Mansyah
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i2.16294

Abstract

Bangunan memiliki sebuah karakteristik khusus yang dapat membedakannya dari objek-objek lainnya. Bangunan memiliki karakter visual, yaitu karakter yang dapat dilihat dan diamati langsung oleh mata secara umum. Masjid merupakan salah satu hasil karya arsitektur yang ada di kehidupan kita sehari-hari. Masjid hadir diantara masyarakat luas sebagai sebuah tempat yang tidak hanya berfungsi untuk tempat beribadah umat muslim, tapi masjid juga mampu menjadi sebuah pusat kegiatan masyarakat. Keberadaan masjid yang lekat dengan masyarakat setempat inilah yang melahirkan bentuk dan tampilan masjid yang beragam dari satu daerah ke daerah lainnya, hal tersebut tergantung dengan adat istiadat, kebudayaan, dan kebiasaan di lingkungan tempat masjid tersebut berdiri. Masjid Gunong Kleng merupakan salah satu yang dapat mewakili perkembangan arsitektur masjid tradisional dari masa ke masa. Meskipun sudah ditetapkan menjadi salah satu cagar budaya Provinsi Aceh oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Balai Pelestarian Cagar Budaya Aceh, kajian ataupun studi yang membahas mengenai Masjid Tuha Gunong Kleng ini masih masih sangat minim. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan juga menganalisis makna yang ada pada Masjid Tuha Gunong Kleng dengan pendekatan semiotika. Penelitian ini bertujuan untuk mendukung upaya pelestarian dan kajian lebih lanjut mengenai Masjid Tuha Gunong Kleng sebagai salah satu warisan arsitektur Islam di Aceh dan budaya Indonesia.
Kajian Visual Ornamen Pada Lamban Gedung Kepaksian Buay Pernong, Kerajaan Paksi Pak Sekala Brak Muchammad Rizky Kadafi; Annisa Rachimi Rizka
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i2.16333

Abstract

Lamban Gedung di Kerajaan Paksi Pak Sekala Brak Buay Pernong terdapat ornamen dan simbol yang memiliki pengetahuan terpendamdengan tanda dan makna yang menarik untuk diteliti. Terdapat ukiran dengan tumbuhan paku, hewan naga’Luday’, simbol empat pilar Saibatin, Simbol 3 payung raja, serta simbol sigokh atau siger. Tanda-tanda ini berfungsi sebagai representasi dari adat dan budaya serta kehidupan leluhur masyarakat adat Saibatin. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna dan bentuk tanda-tanda ini dari sudut pandang semiologi menurut Ferdinand de Saussure. Langkah yang digunakan dalam menganalisis tanda-tanda ini ialah dengan analisa proses tanda (semiosis) dan kemudian digabungkan dengan analisis pemaknaan denotasi, konotasi, dan aspek mitologisnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa tanda-tanda yang terdapat pada Lamban Gedung ini menyampaikan makna dan bentuk, menginterpretasikan pengetahuan-pengetahuan hasil dari leluhur terdahulunya menjadi sebuah pola berfikir, bersosial, berbudaya serta pola membangun huniannya.
Bentuk Melodi Sholawat Al-Jannatu Pada Barzanji Di Aceh Selatan Tria Ocktarizka; Benny Andiko
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i2.16368

Abstract

Penggunaan kesenian barzanji ini sering kita temui pada acara-acara sakral umat muslim. Di Kabupaten Aceh Selatan, pertunjukan barzanji masih sering kita temui di berbagai hajatan. Barzanji yang ditampilkan sebagai wujud rasa syukur atas apa yang telah Allah SWT berikan. Dalam struktur keseniannya, barzanji yang ada di Aceh Selatan memiliki tiga tahapan yaitu pembuka, inti, dan penutup. Pada pembukaan kesenian barzanji, pelaku barzanji melantunkan sholawat-sholawat yang ditujukan kepada Rasulullah yaitu Sholawat Al-jannatu dan Sholawat Adnani. Sebagai pembuka barzanji, sholawat Al-Jannatu menjadi kunci ketertarikan bagi pendengar saat menyaksikan pertunjukan barzanji tersebut. Perlu adanya upaya transkripsi syair dan bentuk melodi sholawat Al-Jannatu, sebagai upaya pelestarian kesenian tradisi tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan mendeskripsikan semua hasil lapangan sesuai dengan apa yang terjadi saat itu juga. Data yang digunakan peneliti untuk mentranskripsikan bentuk melodi  bersumber dari video dan audio rekaman pertunjukan barzanji yang umumnya dilakukan di Aceh Selatan. Berdasarkan hasil penelitian, sholawat Al-Jannatu berisi tentang permohonan terhadap limpahan atas keberkahan yang telah Allah berikan. Struktur bentuk melodi Sholawat Al-Jannatu pada Barzanji secara garis besar terdiri dari 14 kalimat. Melodi  yang digunakan dalam melantunkan sholawat Al-Jannatu tersebut terdiri dari beragam bentuk melodi.