cover
Contact Name
Nikmarijal
Contact Email
nikmarijal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
tarbawiojs2@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 24074462     EISSN : 26145812     DOI : -
This journal aim is to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of Islamic religious education. Its scope in Islamic education, Spiritual education, morals education, values education, and character education; the place and function of education institutions in the formation and establishment of religious identity; Islamic religious education in various belief groups, public life, and multicultural settings; Education practices at all levels of privately or publicly owned educational institutions; modern and traditional models, trends, and methods toward Islamic religious education; Islamic religious education in communities and environments outside of school; Spiritual, cultural, and social issues in education related to Islam; the effect of school identity; acceptance toward a school; school leadership, culture, and climate; or school family units on educational institutions that conduct Islamic religious education; teacher and administrator identity; and educational programs.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 129 Documents
Implikasi Pendidikan Islam di Indonesia pada Zaman Orde Lama, Baru, dan Reformasi Yazida Ichsan
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2021): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v8i2.1753

Abstract

Pendidikan pada zaman orde lama, dengan sistem pendidikan islam datang mendapati transisi zaman dan pergantian kekuasaan di Indonesia. Perkembangan pendidikan Islam pada masa orde baru mengalami perkembangan bertahap yang cukup berarti. Kebijakan pemerintah pada masa reformasi kemudian melanjutkan kebijakan yang ada sebelum orde reformasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah pendidikan islam di Indonesia serta keadaan pendidikan Islam zaman orde lama, orde baru, dan reformasi. Pada artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk kepustakaan yang menggunakan sumber data, buku, jurnal, dan sumber lainnya. Teknik pengumpulan data dengan mencari referensi terkait, naik secara manual maupun digital. Pemerintah sangat terkait bahwa pendidikan dapat menjadikan kedudukan dan peranan yang strategis. Pendidikan islam saat itu diperhatikan oleh pemerintah sehingga dapat berkembang dengan hal tersebut dapat dirasakan hingga zaman sekarang. Peran pendidikan Islam sangat penting dalam pengetahuan ajaran-ajaran Islam, terpenting berhubungan dengan nilai, moral, dan sosial budaya keagamaan. Pendidikan Islam dengan lembaga-lembaganya, tidak bisa dilepaskan dari sistem pendidikan nasional.
The Efektivitas Pendidikan Agama Islam pada Anak Usia Dini ALIF FAJRI ARRIZKI
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2021): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v8i2.1793

Abstract

Manusia adalah makhluk hidup yang selalu memerlukan pendidikan agar hidupnya dapat berjalan lurus terutama pendidikan agama sebagai pedoman hidup. Pendidikan agama ini harus dilaksanakan sejak manusia masih berusia dini, dalam artian masih anak-anak, karena pemberian pendidikan agama pada masa anak-anak merupakan dasar yang sangat berarti bagi pembentukan dan pembinaan agama manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu dapat mengetahui seberapa efektifnya pendidikan agama islam diberikan pada anak sejak usia dini. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif menggunakan metode studi literature atau penelitian kepustakaan yang akan dianalisis dan disimpulkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi literature, yang diperoleh berdasarkan penggalian, penemuan, pembacaan dan penjelasan makna dari dari berbagai buku-buku referensi, jurnal ilmiah, majalah dan sumber pustaka lainnya yang berkaitan dengan pendidikan islam pada anak usia dini. Dari hasil studi literatur dapat kita simpulkan bahwa pembelajaran agama islam yang diberikan kepada anak usia dini berjalan efektif dan terlihat signifikan dengan adanya peningkatan dari hasil belajar dan proses hasil wawancara dengan pihak orangtua. Oleh karena itu pembelajaran Agama Islam dapat diberikan dari anak usia dini secara teratur dan berkesinambungan untuk melihat perkembangan fungsi otak mereka, otak pada anak usia dini berkembang dengan pesat sehingga proses penyerapan ilmu pendidikan lebih mudah.
IMPLIKASI PENDIDIKAN AGAMA DALAM KELUARGA LIVING QUR’AN SURAT LUQMAN AYAT 13-19 Suriadi adi Samsuri
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2021): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v8i2.1796

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang implikasi pendidikan agama dalam keluarga berdasarkan surat Luqman Ayat 13-19. Dari penelitian tersebut dapat diketahui bahwa pada surat luqman ayat 13-19 sesungguhnya dapat dijadikan sebagai acuan bagi orang tua terhadap materi pokok pendidikan agama Islam yang harus disampaikan kepada anak-anaknya. Karena di dalam surat luqman ayat 13-19 telah mencakup tiga aspek pendidikan agama Islam; yaitu 1) pendidikan aqidah yang mencakup tentang a) keimanan (pengesaan) kepada Allah swt, keyakinan tauhid yang sebersih-bersihnya yaitu larangan mempersekutukan Allah. b)Kesadaran akan kemakhlukan kita yang wajib mensyukuri segala karunia Tuhan, dan c) Kesadaran bahwa segala gerak-gerik yang nampak maupun yang tersembunyi tidak lepas dari pengetahuan dan pengawasan Tuhan. 2) Pendidikan Ibadah. Pada aspek ibadah ini, yang paling pokok adalah mengenai: a) perintah shalat, berupa perintah melaksanakan shalat fardu lima kali sehari, dan shalat nawafil lainnya. b) perintah amar ma’ruf. Dalam pelaksanaannya pada anak-anak adalah anak-anak dibiasakan dalam berhubungan dengan manusia dengan mengerjakan amal-amal shaleh dan menyuruh orang lain melakukan kebaikan. c) perintah mencegah yang munkar. Bagi anak prakteknya adalah ditanamkan kepada anak akan rasa benci dan tidak melakukan segala perbuatan yang munkar yaitu segala perbuatan yang bertentangan dengan agama. d) perintah melaksanakan kesabaran dalam menghadapi segala ujian, cobaan yang menimpanya. 3) Pendidikan Akhlak. Pada aspek pendidikan akhlak yang perlu ditanamkan kepada anak, meliputi: a) bertutur kata yang lemah lembut dengan siapapun, terutama dengan orang tua. b) larangan berlaku sombong atau takabur dengan siapapun juga baik dalam berbicara (tidak memalingkan muka) maupun berjalan. c) berlaku sederhana dalam hidup dan kehidupannya.
Karakteristik Dan Model Integrasi Ilmu Madrasah Ibtidaiyah Nila nadilla sari
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2021): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v8i2.1824

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang karakteristik dan model integrasi ilmu madrasah ibtidaiyah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakterstik dan model ilmu madrasah ibtidaiyah. Metode penelitian ini menggunakan literature research atau penelitian kepustakaan yang akan dianalisis dan disimpulkan. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan studi pustaka yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara menggunakan data-data yang berkaitan dengan karakterstik dan model integrasi ilmu madrasah ibtidaiyah denagn ilmu Islam dari buku-buku, jurnal, internet dan sumber lainnya yang relevan. Penelitian ini bersifat kualitatif yang lebih mengutamakan penggalian, penemuan, pembacaan, penjelasan dan penyampaian makna atau simbol data yang tersurat dan terserat dari data yang dikumpulkan. Hasil penelitian ini berupa :1) pengertian dari Madrasah Ibtidaiyah, 2) Karakteristik integrasi Ilmu madrasah Ibtidaiyah , 3) model integrasi ilmu madrasah ibtidaiyah dengan. Kesimpulan dari tulisan ini Polarisasi yang demikian tentu akan merugikan kehidupan manusia karena ilmu-ilmu yang dikembangkan berbagai model salah satu model purifikasi.Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah lembaga pendidikan alternatif mengembangkan keilmuan secara integratif, yang dapat memadukan antara ilmu-ilmu umum dan ilmu agama.
Filsafat Pendidikan Islam: Pendidikan Multikultural Lathifah Abdiyah
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2021): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v8i2.1827

Abstract

Indonesia is a nation consisting of various cultures, tribes, groups, religions, ethnicities, races, social classes, and so on. Even though it is built on diversity, every nation has a background in improving multicultural education. This background is at least a reason and gives a new color to how multicultural education is developed and implemented. Multicultural education recognizes the ethnic and cultural diversity of the people of a nation. Multicultural education is a form of effort in a harmonious relationship, namely educational activities with the aim of growing and developing the wisdom of understanding, attitudes, awareness, and behavior of students towards cultural, community, and religious diversity. The method in this study uses library research methods (library). This paper aims to explain the nature of multicultural education, how the principles, objectives, functions, and perspectives of multicultural education are related, how multicultural education is in the philosophy of Islamic education, and how multicultural education is in Indonesia. Indonesia adalah bangsa yang terdiri dari aneka budaya, suku, golongan, agama, etnis, ras, kelas sosial, dan sebagainya. Meski terbangun atas bermacam keragaman, setiap bangsa memiliki latar belakang dalam meningkatkan pendidikan multikultural. Latar belakang ini setidaknya menjadi alasan serta memberi warna baru bagaimana pendidikan multikultural dikembangkan serta diterapkan. Pendidikan multikultural mengakui adanya keberagaman etnik dan budaya masyarakat suatu bangsa. Pendidikan multikultural merupakan suatu bentuk upaya dalam mewujudkan hubungan yang harmonis, yaitu kegiatan edukasi dengan maksud menumbuh kembangkan kearifan pemahaman, sikap, kesadaran, dan perilaku peserta didik terhadap keaneka ragaman budaya, masyarakat, dan agama. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode library research (pustaka). Makalah ini bertujuan untuk memaparkan terkait bagaimana hakikat pendidikan multikultural, bagaimana prinsip, tujuan, fungsi, dan perspektif pendidikan multikultural, bagaimana pendidikan multikultural dalam filsafat pendidikan Islam, dan bagaimana pendidikan multikultural di Indonesia.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING SEBAGAI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PERSPEKTIF PSIKOLOGI PENDIDIKAN ISLAM) Hastik Oktavikanur Rahmawati
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2021): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v8i2.1920

Abstract

Kualitas mendasar dari kerangka instruksi pembelajaran daring adalah: interaksi tindakan terpadu dan program pendidikan yang terkoordinasi dalam pelaksanaannya, dengan teknik pertunjukan yang menarik, imajinatif, dan inventif dengan peningkatan. Metode yang digunakan peneliti adalah literature review (review jurnal). Hambatan, aturan, dan asumsi dalam memahami penggunaan kerangka kerja web Ini adalah topik yang menarik selama pandemi Coronavirus. Memang, bahkan dalam setiap kondisi dibatasi karena pandemi Coronavirus namun bagaimanapun juga dapat melakukan pembelajaran internet. Seluruh sekolah hari serta menargetkan membina sifat pengajaran Perhatian utama adalah bahwa Pembelajaran daring menunjuk sebagai salah satu upaya untuk membangun kepercayaan diri dan etika siswa dan menanamkan kualitas positif. Pembelajaran daring Ini adalah indikasi pembelajaran tanpa batas. Ini sangat berkaitan dengan Instruksi Islam bergantung pada Al-Qur'an dan Hadits terutama psikologi pendidikan islam. Kata kunci: Pembelajaran Daring, Psikologi Pendidikan Islam
HIBRIDISASI PENDIDIKAN ISLAM DAN NEUROSAINS: IMPLEMENTASI PARADIGMA INTEGRASI KEILMUAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM Ridho Safrial
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2021): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v8i2.1925

Abstract

Tulisan ini hendak mempersoalkan sekaligus memberi solusi terhadap permasalahan dualisme kebijakan lembaga pendidikan tinggi Islam. Upaya memadukan pendidikan agama dan pendidikan umum belum sampai pada kata memuaskan. Beberapa konsep sudah ditawarkan namun masih menyisakan persoalan berupa dualisme kebijakan lembaga pendidikan tinggi Islam. Oleh karena itu, kami menawarkan konsep tentang hibridisasi lembaga pendidikan tinggi. Usaha ini sangat mendesak untuk dilakukan karena ada kecenderungan lembaga pendidikan tinggi Islam dan lembaga pendidikan tinggi umum justru semakin berjalan sendiri-sendiri, sekalipun sudah ada tawaran konsep tentang Islamisasi ilmu, Islam sebagai ilmu, ataupun integrasi dan interkoneksi keilmuan. Kata kunci: hibridisasi, kebijakan pendidikan, lembaga pendidikan tinggi.
ANALISIS MODEL EVALUASI PENDIDIKAN KESESUAIAN (CONGRUENCE MODEL) PERSPEKTIF HADITS Septa miftakul janah
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2022): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v9i1.2180

Abstract

The position of hadith is as a second guideline after the Qur'an and the foundation in determining all Islamic educational policies. Each component of Islamic education must be accompanied by arguments or reinforcement from the source of Islamic guidelines so that it can be developed despite the changes of the times and this cannot be ignored. One of the components of education is evaluation. The success of the evaluation of the conformity model (congruence model) has been revealed by many studies, but there has been no research on the basis of the evaluation of this conformity model from an Islamic perspective. Based on the research of the hadith in this article, it is found that the hadith narrated by Bukhari about the call to da'wah to the people of the book is authentic in terms of chain and matan. In this article also found the meaning of the hadith narrated by Bukhari and its implications for the evaluation of education that can be used by educators in the assessment process in education.
TINJAUAN LITERATUR: ANALISIS DAMPAK KETAATAN MELAKSANAKAN SHALAT BAGI SEORANG MUSLIM: PERSPEKTIF PSIKOLOGI Tias, Bachrul
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2022): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v9i1.2208

Abstract

Pada artikel ini penulis bertujuan untuk mengetahui keterkaitan ibadah sholat dengan psikologi manusia, aspek psikologi yang dipengaruhi oleh solat, dan dampak solat bagi psikologi seorang muslim, pada paper ini digunakan metode literatur review, dengan cara mengkaji beberapa jurnal serta sumber dari Al-Qur’an dan Hadis, Shalat merupakan ibadah wajib bagi umat muslim dikerjakan lima waktu dalam sehari, Allah tidak akan memberikan perintah dan larangan pada umatnya tanpa adanya manfaat diadakannya Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa salat juga memiliki banyak manfaat salah satunya manfaat dalam aspek psikologi atau kesehatan mental. Aspek psikologis sendiri adalah perasaan yang timbul dari dalam hati atau jiwa kita. Dari aspek psikologi, manfaat yang diperoleh seperti, ketenangan jiwa, ketenangan emosional, dan manfaat bagi fisik manusia.
DESAIN E-MICROTEACHING SEBAGAI APLIKASI E-LEARNING PADA LEMBAGA PENDIDIKAN TINGGI KEGURUAN Febrino, Febrino
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2022): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v9i1.2211

Abstract

The development of e-Microteaching applications is motivated by the demands for innovation due to education disruption. Teacher Universities are required to use LMS-based e-learning in lectures to improve the quality of education. In the implementation of Microteaching lectures, it is necessary to pay attention to the e-learning facilities to ensure the quality of training for prospective teachers. Many research results show that Open Source LMS is effectively used in lectures, but there are still few lecturers who can develop it. Selection of Proprietary LMS can be a solution to be developed. For this reason, the purpose of this research is to obtain a valid e-Microteaching application design. This development research adapts the steps of the Plomp (2013) model. The stages of development are preliminary research, prototyping phase. In the preliminary research, a preliminary study is conducted by conducting a needs analysis, literature review and framework development. The prototyping phase consists of three stages, namely: designing the prototype, conducting formative evaluation and revising the prototype. Formative evaluation was conducted to determine the validity of the prototype of the e-Microteaching application model and the application manual. The results showed that the e-Learning application model based on the Proprietary Learning Management System in Microteaching lectures at PTKIN which was developed in the form of an e-Microteaching application and manual for its use, had met the criteria of a valid model. The validation results from the experts show that the e-Microteaching application and user manual are very valid from the aspect of content, construction and language.

Page 8 of 13 | Total Record : 129