cover
Contact Name
Nikmarijal
Contact Email
nikmarijal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
tarbawiojs2@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 24074462     EISSN : 26145812     DOI : -
This journal aim is to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of Islamic religious education. Its scope in Islamic education, Spiritual education, morals education, values education, and character education; the place and function of education institutions in the formation and establishment of religious identity; Islamic religious education in various belief groups, public life, and multicultural settings; Education practices at all levels of privately or publicly owned educational institutions; modern and traditional models, trends, and methods toward Islamic religious education; Islamic religious education in communities and environments outside of school; Spiritual, cultural, and social issues in education related to Islam; the effect of school identity; acceptance toward a school; school leadership, culture, and climate; or school family units on educational institutions that conduct Islamic religious education; teacher and administrator identity; and educational programs.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 129 Documents
IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN NILAI-NILAI KARAKTER PESERTA DIDIK Soleha Soleha; Rubiati Rubiati
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2022): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v9i2.3098

Abstract

Gerakan literasi, merupakan salah satu program dalam memajukan mutu sekolah. Khususnya dalam membentuk nilai-nilai karakter peserta didik. Untuk mengetahui pengembangan nilai-nilai karakter peserta didik melalui gerakan litersi sekolah, maka diperlukan sebuat penelitian. Oleh sebab itu, artikel ini merupakan hasil penelitian tentang implementasi pengembangan Gerakan Literasi Sekolah dalam membentuk nilai-nilai karakter peserta didik yang dilakukan di SMA Negeri 3 Pangkalpinang. Temuan dalam penelitian ini yaitu gerakan literasi yang dikembangkan di SMA Negeri 3 Pangkalpinang mencakup literasi dasar antara lain: literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi budaya dan literasi kewargaan. Pelaksanaan gerakan literasi di SMA Negeri 3 Pangkalpinang dilakukan sesuai dengan Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Menengah Atas yang sudah memenuhi a. Tahap Pembiasaan (jenis Kegiatan tahapan pembiasaan, Indikator ketersiapan Gerakan literasi tahap pembiasaan), b. Tahap Pengembangan, c. Tahap Pembelajaran. Sedangkan nilai-nilai karakter yang dikembangkan dalam gerakan literasi sekolah antara lain: nilai nasionalis, nilai relegius, nilai nasionalis, nilai gotong royong dan nilai integritasyang terinternalisasi dalam proses pembelajaran.
MELACAK DAMPAK METODE PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MADRASAH ALIYAH DI MA 2 LAMONGAN PS, Alaika M. Bagus Kurnia; Kurniawan, Moch Rizqi Bagus; Khuluq, M Khusnul
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2022): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v9i2.3104

Abstract

seorang guru dalam proses mengajar diharuskan dapat membuat suatu pembelajaran yang aktif, efesien serta kopratif, sehingga peroses awal tadi sudah belajar dengan tiga kreteria tadi, akan berpotensi mencapai tujuan yang di harapkan. Agar tercapai suatu tujuan yang di harapkan, sepatutnya seorang guru juga harus menuntut dirinya untuk dapat menguasai materi dengan baik, menguasi dalam penggunaan model maupun metode pembelajaran dengan bercirikan adanya suatu permasalahan empirik/nyata. Permasalahan yang akan dikaji dalam artikil ini adalah apakah penggunaan metode problem besed larning mampu meningkatkan kemampuan siswa untuk berfikir kritis dan analitis terhadap maslah yang hendsk di kaji, sedangkan tujuan penulis ini adalah: untuk memahami dan mengetahui urgensi metode problem based larning yang nantinya di harapkan mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam menghadapi masalah yang datang.
DINAMIKA KELEMBAGAAN PENDIDIKAN ISLAM (Perbandingan Pesantren, Madrasah dan Sekolah Islam Terpadu) Husni Mubarak Tambak
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2022): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v9i2.3109

Abstract

Penelitian ini adalah bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan hal-hal yang berkaitan Pesantren, Madrasah dan Sekolah Islam Terpadu. Makalah ini adalah hasil dari kajian literatur (pustaka) tentang Pesantren, Madrasah dan Sekolah Islam Terpadu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: Berdasarkan kurikulumnya pesantren dapat dipolakan menjadi enam pola, yaitu: 1. Pesantren Klasik, (100% mengadopsi pelajaran kitab klasik dan tidak ada pelajaran umum seperti pesantren musthofawiyah ) Dan lulusan nya memiliki tujuan untuk tafaqquh fiddin yaitu untuk mencetak para ulama (ahli agama) 2. Pesantren Semi Klasik. (90% mengadopsi kitab-kitab klasik dan 10% pelajaran umum) 3. Pesantren Modern. (50% mengadopsi kitab klasik dan 50% pelajaran umum) dan kelemahan pola pesantren ini yaitu yaitu kompetensi lulusannya separuh-separuh seperti yang penulis alami contohnya Pesantren Ahmadul Jariah 4. Pesantren Takhassus. ( pesantren peternakan atau pertanian) 5. Madrasah Berbasis Pesantren. 6. Sekolah Umum Berbasis Pesantren. Contohnya Pesantren Darul Mursyid Dan lulusan pesatren ini bukan untuk tafaqquh fiddin yaitu untuk mencetak para ulama (ahli agama) akan tetapi mencetak saintis-saintis. Sedangkan Madrasah, Melalui SKB tiga Menteri, yaitu menteri Agama, Menteri P&K dan menteri dalam negeri. Menurut undang-undang nomor 6 tahun 1975 yang menggariskan agar madrasah pada semua jenjang pendidikannya sama posisinya dengan sekolah umum, maka haruslah 70 % pelajaran umum dan 30 % pelajaran agama. Madrasah disebut sekolah umum berciri khas islam. Sedangkan Sekolah Islam Terpadu merupakan model lembaga pendidikan yang berusaha menggabungkan antara ilmu umum dan agama dalam satu paket kurikulum yang integratif. Dengan pendekatan ini, semua mata pelajaran dan kegiatan Tidak ada dikotomi, tidak ada keterpisahan, tidak ada “sekularisasi
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA PESERTA DIDIK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS X DI SMALB NEGERI PANGKALPINANG Karyono Karyono; Muhammad Insan Januari; Juwariah Juwariah
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2022): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v9i2.3242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran PAI pada peserta didik tunagrahita ringan kelas X di SMALB Negeri Pangkalpinang, apa saja problematika dalam pembelajarannya, serta solusi untuk mengatasi problematika pembelajaran PAI pada peserta didik tunagrahita ringan kelas X di SMALB Negeri Pangkalpinang. jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. adapun teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran PAI di SMALB Negeri pangkalpinang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. pelaksanaan pembelajaran tersebut dengan menggunakan perangkat pembelajaran yaitu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Adapun problematika pembelajaran PAI pada peserta didik tunagrahita ringan kelas X di SMALB Negeri Pangkalpinang didapati problematika dari segi problem peserta didik, problem pendidik, serta problem sarana dan prasarana. Sedangkan solusi dalam mengatasi problematika pembelajaran PAI pada peserta didik tunagrahita ringan kelas X di SMALB Negeri Pangkalpinang didapati problematika dari segi problem peserta didik, problem pendidik, serta problem sarana dan prasarana.
Pola POLA ALAM SEBAGAI STRATEGI PEMBINAAN KEAGAMAAN MUALLAF MENTAWAI alrasi, fitri
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2022): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v9i2.2804

Abstract

This study aims to find relevant educational patterns to build religious education for converts. The focus of this study is on four things: First, the religious knowledge and experience of the converts. Second, the challenges faced by converts to increase knowledge and religious experience of converts. Third, the development of religious education that can improve the religious quality of converts. Fourth, the pattern of religious education for converts. The research model used is participatory using Community Based Research (CBR) as an approach. The stages of this research include: 1) Laying the basic principles (research design), 2) Planning, 3) Data collection and analysis, and 4) Actions and findings. 5) evaluation of the results, processes and effects of the development of findings. Data collection techniques are 1) Observation, 2) Interview, 3) Questionnaire, 4) Focus Group Discussion (FGD), 5) Documentation. There are two data analysis used: First, qualitative data analysis of observation data, FGD and interviews. Second, analysis of quantitative data for the use of questionnaires on a percentage basis. This study found patterns of religious education for converts natural patterns. The results of the study above show that a participatory approach to religious education based on nature is the right solution for converts
PENGARUH KEBIASAAN BERMAIN GAME ONLINE TERHADAP MINAT BELAJAR MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTs AT-TAJRIBAH LABU KELAS VIII DAN IX TAHUN 2022 syarifah21 HR DG Tujuh
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2022): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v9i2.3326

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu masih ada sebagian dari peserta didik saat belajar di kelas yang ketahuan sedang bermain game online di Handphone, sedangkam peraturan di sekolah tidak memperboleh peserta didik membawa Handphone apalagi sampai bermain game online,. Peserta didik juga kurang bersemangat seperti tidak berminat untuk belajar dan kurang memperhatikan guru ketika menjelaskan pembelajaran yang sedang berlangsung. Tujuan peneliti memilih judul ini adalah untuk mengetahui pengaruh kebiasaan bermain game online terhadap minat belajar mata pelajaran akidah akhlak di MTs At-Tajribah Labu kelas VIII dan IX Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, yaitu penelitian untuk menguji suatu teori tertentu dengan meneliti keterkaitan antar variabel. Lokasi Penelitian ini dilakukan di sebuah lembaga pendidikan yaitu di MTs At-Tajribah Labu, yang beralamat di Jl. Sekolah Desa Labu, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka Provinsi Kep. Bangka Belitung. Standar Madrasah yaitu Swasta atau Yayasan. Teknik sampel penelitian ini adalah teknik sampel jenuh yang terdiri dari 40 peserta didik. Instrumen penelitian menggunakan angket dengan teknik analisis data menggunakan regrasi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kebiasaan bermain game online terhadap minat belajar di MTs At-Tajribah Labu. Hasil yang diperoleh dari analisis data nilai thitung sebesar 3,263, sedangkan ttabel sebesar 1,686. Jadi thitung (3,263) > ttabel (1,686), artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Pada persamaan regresi diperoleh nilai a sebesar 53,217 dan nilai b sebesar 0,369, dari hal ini koefisien regresi memiliki sifat positif. Pada uji koefisien determinasi yaitu untuk melihat seberapa besar pengaruh kebiasaaan bermain game online terhadap minat belajar mata pelajaran akidah akhlak, hasil yang diperoleh sebesar 21,9%. Sedangkan sisanya 78,1% merupakan sumbangsi dari variabel lain yang berhubungan dengan minat belajar siswa di sekolah.
MBKM DAN KREATIVITAS PENGAJAR DALAM PENGEMBANGAN MATERI AJAR DI PERGURUAN TINGGI ISLAM hasanah, ida faridatul; Hasanah, Uswatun; Syarif Zain, Zaki Faddad
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2023): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v10i1.3353

Abstract

The education transformation has been developed continuously through the advancement of technology which determines the industrial era of 5.0 occurred due to the impact of the 4.0 revolution. The government and universities have carried out various policies and studies to obtain relevant innovations in teaching, training, and education in universities in response to these challenges. One of the policies launched by the Indonesian Government was Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). The aim of the research is to examine the essence of the MBKM concept and the urgency of teachers’ creativity in Islamic Higher Education. This research is library research using content analysis techniques to analyze research data. The results of the study show that the development of learning materials in Islamic Higher Education affects the quality of learning, as the creativity of teachers is essential in developing teaching materials. Furthermore, this capability must continue to be optimized to make the MBKM program successful in Islamic Higher Education. Therefore, teachers should be able to optimize and develop learning materials, online information and resources, digital-based networks and communications, and collaborate with many different skill elements, regardless of distance and time.
TRADISI YASINAN DAN TAHLILAN DALAM MENINGKATKAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DI MASJID NUR AMANAH YOGYAKARTA Pratama, Rido Awal
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2023): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v10i1.3422

Abstract

This research contains the process of implementing the yasinan and tahlilan traditions at the Nur Amanah Mosque in Yogyakarta and the values of Islamic education contained in these traditions. The problems raised in this study are related to a lack of understanding of the beliefs of certain groups so that the yasinan and tahlilan traditions are considered a form of heresy. The purpose of this paper is to explain the process of carrying out the yasinan and tahlilan traditions at the Nur Amanah Mosque in Yogyakarta and explain the values of Islamic education in the aspects of faith, morals, and worship contained therein. The method used in this study is qualitative with a phenomenological approach. The results of this study conclude that the process of implementing the yasinan and tahlilan traditions at the Nur Amanah Mosque in Yogyakarta does not contain errors. This is because the readings that are applied contain the chanting of the holy verses of the Qur'an, dhikr, prayers, and prayers. The values of Islamic education in this tradition, especially in the aspect of aqidah including the six pillars of faith, the moral aspect in the form of implementing good activities, and aspects of worship such as sending prayers and banquets are included in the alms category.
POLITIK PENDIDIKAN ISLAM INDONESIA MASA REFORMASI (1998-SEKARANG) Sari, Ana Kurnia; Sirozi, Muhammad
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2023): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v10i1.3449

Abstract

Artikel ini memuat deskripsi politik pendidikan islam masa reformasi sampai dengan saat ini dengaan menggunakan pendekatan kepustakaan atau libarary research jenis penelitiannya merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Dengan mengumpulkan literature data yang terkait kajian mengenai politik pendidikan dengan hasil analisa sebagai berikut: Masa Reformasi di Indonesia yang dimulai pada tahun 1998 membawa perubahan yang signifikan dalam kebijakan pendidikan Islam di negara tersebut. Sejak saat itu, pemerintah Indonesia mengambil langkah-langkah yang bertujuan untuk memperkuat pendidikan Islam, meningkatkan kualitas guru, meningkatkan kesempatan dan infrastruktur pendidikan, serta mengembangkan kurikulum pendidikan Islam inklusif. Kebijakan politik pendidikan Islam pada masa itu meliputi beberapa aspek penting. Pertama, jumlah lembaga pendidikan Islam seperti pesantren, pesantren, dan pesantren meningkat. Kedua, meningkaatkan guru muslim meningkat. Ketiga, perhatian lebih diberikan pada pengembangan lembaga dan infrastruktur pendidikan Islam. Keempat, tujuannya adalah mengembangkan kurikulum Islam yang inklusif. Pemerintah telah mengambil langkah konkrit untuk memperkuat pendidikan Islam, meningkatkan kualitas guru, memperbaiki sarana dan prasarana, serta mengembangkan kurikulum inklusif.
POLITIK PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA PADA MASA ORDE LAMA Luthfiyani, Anis; Sirozi, Muhammad
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2023): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v10i1.3450

Abstract

Pada Masa Orde Lama kebijakan Pemerintah tidak terlepas dari kebijakannya dalam bidang pendidikan termasuk pendidikan Islam. Tujuan pendidikan indonesia setelah masa penjajahan lebih menekankan pada pengembangan jiwa patriotisme warga negara dan menciptakan warga negara yang memiliki jiwa sosial, demokratis, cakap dan bertanggung jawab serta selalu siap dan bersedia menyumbangkan tenaga dan pikiran bagi bangsa indonesia. Metode yang digunakan pada tulisan ini adalah metode studi kepustakaan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis konten. Dari penelitian ini dapat diketahui beberapa kebijakan yang dilakukan pada masa orde lama yang merupakan implementasi dari pasal 31 UUD 1945 sebagai dasar Negara yang mempunyai implikasi dalam pendidikan Islam yaitu munculnya madrasah, madrasah wajib belajar (MWB), Sekolah guru agama Islam, perguruan tinggi agama Islam, dan Kurikulum PAI.

Page 10 of 13 | Total Record : 129