cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 649 Documents
Intervensi Social Skills Training Pada Pasien Skizofrenia: Reviu Literatur Sriyk H, Sriyk H; Mustikasari, Mustikasari
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.1151

Abstract

Deficiencies in thinking, perception, unnatural or dull affect and social behavior, including decreased or inability to communicate as well as experiencing difficulty in carrying out activities experienced by schizophrenia sufferers, indicate that they need training in communication and social skills. This requires social skills training intervention in order to improve communication abilities and social skills. This article was written to determine social skills training interventions for schizophrenia patients through a literature study search, the writing method was carried out using a journal review approach from Pro Quest, Oxford, Sage Journal, Scopus, science Direct and PubMed with the keywords Social Skills Training AND Schizophrenia in each journal. The search was carried out from June 2023-August 2023 with the inclusion criteria being clinical trial articles, year of publication in the last 10 years, namely 2023 to 2023, English language, and quantitative methods. The results of this study stated that the initial search yielded 8,332 publications, which ultimately resulted in 9 studies reviewed, in the form of quantitative research, for interventions defined as SST need to include core behavioral techniques such as instruction in skills, live or recorded modeling or role-play exercises, and positive and corrective feedback. Studies should include samples with a diagnosis of schizophrenia. The studies reviewed show that Social skills training interventions can improve social skills or social adaptive functioning, increase adaptive behavior and improve negative symptoms in schizophrenia patients.
Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Sikap terhadap Pencegahan HIV/AIDS pada Remaja di Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Cimahi Febriyanto, Wahidin; Warnasouda, Sophan; Arismunandar, Pandith
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Cimahi melaporkan jumlah kumulatif kasus HIV positif sebanyak 479 pada tahun 2019, mengalami peningkatan yang signifikan mencapai 621 kasus pada tahun 2023. Berdasarkan usia dan jenis kelamin pada tahun 2005 – Januari 2023 terdapat 154 kasus yang terdiri dari 120 kasus pada laki-laki dan 34 kasus pada perempuan dengan rentang usia 15-19 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS pada siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Cimahi. Penelitian ini adalah observasional deskriptif, dengan desain cross sectional, menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel 96 responden di Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Cimahi. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukan gambaran tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS kategori baik yaitu 78 responden (81.3%), kategori cukup yaitu 3 responden (3.1%) dan kategori kurang yaitu 15 responden (15.6%). Sikap terhadap pencegahan HIV/AIDS masuk kategori sikap positif yaitu 82 responden (85.4%) sedangkan yang masuk kategori sikap negatif yaitu 14 responden (14.6%). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa gambaran tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS terbanyak pada kategori baik yaitu sebanyak 78 responden (81.3%). Sikap terhadap pencegahan HIV/AIDS terbanyak pada kategori sikap positif yaitu 82 responden (85.4%).
Evaluasi Pelaksanaan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja Puskesmas Kabupaten Oku Tahun 2023 Susanti, Feby; M.Zulkarnain; Sari, Novrika
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kesematan dan Kesehatan Kerja (K3) Puskesmas belum sepenuhnya dilaksanakan, seperti belum siapnya Pengenalan Potensi Bahaya, Penerapan Kewaspadaan Standar, Penerapan Prinsip Ergonomi, Pemeriksaan Kesehatan Berkala, Pemberian Imunisasi, Pembudayaan PHBS, Pengolahan Sarana dan Prasarana Dari Aspek K3, Pengolahan Peralatan Medis dari Aspek K3, Kesiapan Menghadapi Darurat atau Bencana Termasuk Kebakaran, Pengelolaan B3 dan Limbah B3, Pengelolaan Limbah Domestik. Artikel ini menggunakan metode pendekatan literature review dengan desain studi kualitatif. Artikel ini melalui database elektronik secara sistematis di Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci (program evaluation, accupational safety health and Public health center. berdasarkan hasil ekstraksi data dari search engine metode Google Scholar dan PubMed terdapat 15 jurnal dipilih berdasarkan kriteria ekstraksi inklusi. Evaluasi pelaksanaan program K3 di Puskesmas terdiri dari beberapa kegiatan seperti meliputi Komitmen dan Kebijakan Kepala Puskesmas, adanya SK Kepala Puskesmas, dokumen tertulis Rencana K3 dalam bentuk rencana kerja tahunan, adanya dukungan sumber daya, tingkat kepatuhan pelaksanaan K3, pembudayaan K3 melalui pemenfaatan SOP, pengelolaan limbah angka kecelakaan kerja, angka penyakit akibat kerja (PAK), pelayanan kesehatan kerja dan tanggap darurat. Evaluasi Pelaksanaan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Puskesmas Kabupaten OKU akan efektif jika pelaksanaanya jelas dan konsisten. Adanya Sumber Daya Manusia dalam pelaksanaan progam Keselamatan dan Kesehatan Kerja Puskesmas dan Sarana dan Prasarana yang memadai. Keberhasilan implementasi kebijakan tanpa adanya SDM dan Sarana dan Prasarana tidak akan berjalan. Maka dari itu perlu evaluasi agar progam K3 dapat ditingkatkan secara berkesinambung sesuai dengan risiko yang teridentifikasi, tetap lakukan pencatatan, pemantauan, evaluasi serta pelaporan.
Hubungan antara Kadar HBA1C dan Kadar Serum Kreatinin dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Darmayu Ponorogo Utama, Erizal Zaininda Denta; Binuko, Raafika Studiviani Dwi
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara kadar HbA1c dan kadar serum kreatinin dengan kejadian hipertensi pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Darmayu Ponorogo. Penelitian menggunakan desain korelasi dan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden . Data kadar HbA1c dan serum kreatinin diukur menggunakan metode laboratorium standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak lterdapat korelasi positif yang signifikan antara tingkat HbA1c dan kejadian hipertensi pada pasien Diabetes Melitus tipe 2. Namun, tidak terdapat korelasi signifikan antara kadar serum kreatinin dengan kejadian hipertensi pada populasi ini. Temuan ini dapat menjadi panduan dalam manajemen dan pencegahan komplikasi hipertensi pada pasien Diabetes Melitus tipe 2.
Analysis of Medication, Cost, and Clinical Outcome of Human and Analogue Insulins of Type 2 Diabetes Mellitus at MMC Hospital 2016-2017 Jayati, Turpuk Mannaria; Anggriani, Yusi; Laksmitawati, Dian Ratih; Waspadji, Sarwono
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 13 No 2 (2021): Juli-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v13i2.273

Abstract

Human insulin and analog insulin are available at RS.MMC. The use of analog insulin was more prevalent among doctors between 2016 and 2017. The data collection was conducted retrospectively, taking samples of 132 outpatients type 2 DM using insulin, of which 74 were evaluated for their clinical outcome. The study's goal is to provide information for developing insulin usage guidelines. The medication profile data were collected from the medicine administration at the Hospital Pharmacy Installation. The clinical outcome data, such as fasting plasma glucose (FPG), two-hour postprandial plasma glucose (2HPP), and Hemoglobin A1c (HbA1c), were garnered from the patients’ medical records. The cost data were collected from the outpatients’ payment receipts provided by the Hospital’s Financial Department. Kolmogorov Smirnov normality test was applied in this research. Statistical trials of differences in clinical outcomes and costs using the Kruskal-Wallis test, showed there was a significant difference between human insulin and insulin analogues in terms of clinical outcomes of GDP, GDPP, HbA1c, and cost after follow-up testing with Mann Whitney, showed average cost of using human insulin for 30 days was Rp1,597,066, and analogue was Rp2,497,535 shows that human insulin and analogues differ significantly in terms of cost (p = 0.015).
Neuroprotector Effects of Moringa Leaf (Moringa Oleifera Lamk) Ethanol Extract on Type Two Diabetes Rats Induced by Streptozotocin-Nicotinamid Widodo, Gunawan Pamudji; Hastuti, Nita; Herowati, Rina
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 14 No 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v14i2.719

Abstract

Daun kelor (Moringa Oleifera Lamk) telah banyak digunakan sebagai terapi alternatif untuk diabetes melitus, didukung oleh bukti ilmiah. Namun, efek daun kelor pada neuropati diabetes belum diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu terjadinya neuropati diabetik dan aktivitas neuroprotektif ekstrak daun kelor terhadap induksi streptozotocin-nicotinamide (STZ-NA). STZ-NA diinduksi intra peritoneal selama tiga hari untuk mendapatkan kondisi hiperglikemik pada tikus, sedangkan pengurangan jumlah makanan pada hewan uji dilakukan untuk mendapatkan kekurangan nutrisi yang akan mempercepat terjadinya neuropati diabetes. Injeksi intra peritoneal 65 mg/kg bb STZ dan 150 mg/kg bb NA dilakukan dan diamati sampai terjadi neuropati diabetik. Ekstrak etanol daun kelor diberikan secara oral setelah hewan uji mengalami neuropati diabetik pada hari ke-28 dengan dosis 50.100 dan 150 mg/kg bb. Glibenclamide, Vitamin B6, Glibenclamide + vitamin B6 digunakan sebagai kontrol obat. Akibatnya, kekurangan nutrisi dapat mempercepat terjadinya neuropati diabetik. Ekstrak etanol daun kelor dosis 100, 150 mg/kg bb memberikan aktivitas yang lebih baik dari glibenclamide, tetapi tidak lebih baik dari glibenclamide + vitamin B6. Neuropati diabetik pada tikus malnutrisi terjadi pada hari ke 28 setelah induksi STZ-NA. Dosis paling ampuh dari ekstrak etanol daun kelor yang akan dikembangkan sebagai neuroprotektor adalah dosis 150 mg / kg bb.
UPRIGHT POSITION TERHADAP INTENSITAS NYERI DAN KALA I FASE AKTIF PADA PRIMIGRAVIDA Fitriyanti, Fitriyanti
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i1.727

Abstract

UPRIGHT POSITION TERHADAP INTENSITAS NYERI DAN KALA I FASE AKTIF PADA PRIMIGRAVIDA
Pengaruh Pelatihan Kader terhadap Pengetahuan dan Sikap tentang Pemberian MP-ASI Khair Anwar, Khalidatul; Nurmiaty, Nurmiaty; Arum, Dyah Noviawati Setya
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.751

Abstract

Prevalensi stunting cukup tinggi di Indonesia sehingga membutuhkan peran seluruh lintas sektor. Salah satu penyebab terjadinya stunting adalah pemberian MP-ASI yang kurang optimal dan tidak benar akibat kurangnya informasi dan pengetahuan terkait hal tersebut. Kader posyandu yang merupakan ujung tombak keesehatan di masyarakat memiliki peran yang sangat strategis sebagai educator bagi ibu. Para kader perlu diberdayakan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang pemberian MP-ASI sebagai langkah mencegah dan mendeteksi stunting. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan kader tentang pemberian MP-ASI terhadap pengetahuan dan sikap dalam pemberian MP-ASI. Desain penelitian adalah quasi eksperimen dengan populasi penelitian ini adalah seluruh kader Posyandu di Kota Kendari. Sampel penelitian berjumlah 92 orang terdiri atas kelompok intervensi 46 orang dan Kontrol 46 orang. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Abeli, Puskesmas Mokoau, Puskesmas Nambo dan Puskesmas Poasia. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney dengan menggunakan software STATA. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan nilai pengetahuan dan sikap kelompok intervensi sebelum dan setelah diberikan pelatihan (p=0,000), ada perbedaan skor pengetahuan dan sikap antara kedua kelompok (p=0,000). Penelitian memperlihatkan terdapat pengaruh pelatihan kader tentang pemberian MP-ASI terhadap pengetahuan dan sikap kader terhadap pemberian MP-ASI.
Uji Coba Terbatas Nuget Ikan Teri Stolephorus Sp terhadap Bone Density Mineral, Vitamin D 25-OH Total, dan Kadar Kalsium Darah pada Lanjut Usia Kusumawati, Evi; Candriasih, Putu
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i1.768

Abstract

Osteoporosis merupakan penyakit penurunan kepadatan tulang dan terjadi seiring bertambahnya usia dan terutama pada Lanjut usia. Osteoporosis identik terhadap Bone Mineral Density rendah yang berhubungan dengan Bone Turn Over, di mana parameter biokimianya adalah osteocalcin (OC) pada serum darah. Parameter lainnya adalah Vitamin D, dan kalsium dalam darah. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan pre-post test control group design dilakukan pada 15 lansia Sentra Atensi Meohai Kendari yang dibagi dalam 3 kelompok. Kelompok perlakuan diberikan produk nuget ikan teri Stolephorus sp 100g/hari (perlakuan 1) dan 200g/hari (perlakuan 2) selama 14 hari. Kadar bone mineral density (N-MID Osteocalcin), kadar vitamin D 25-OH total dan kadar kalsium darah dianalisis dengan one way anova/Kruskal Wallis test. Kecenderungan peningkatan kadar N-MID Osteocalcin, kadar vitamin D-25 OH total dan kadar kalsium darah setelah diberikan perlakuan nugget ikan teri (Steloporus sp), di mana kelompok P2 memiliki kecenderungan peningkatan lebih tinggi dibandingkan kelompok P0 dan P1 walaupun secara statistik tidak ada perbedaan kadar N-MID Osteocalcin, kadar vitamin D 25-OH total dan kadar kalsium darah setelah perlakuan pada ketiga kelompok penelitian. Perlu penelitian lanjutan dengan kelompok perlakuan yang lebih besar dan kontrol terhadap pembias penelitian.
Efektivitas Konseling Gizi Menggunakan Media Lembar Balik Terhadap Kemampuan Remaja Putri Mengestimasi Porsi Makanan di SMAN 6 Kendari Nurlaela, Euis
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i1.770

Abstract

Hasil Riskesdas Propinsi Sulawesi Tenggara tahun 2018 untuk Kota Kendari remaja usia 13-15 sebesar 21,94% dengan status gizi pendek dan sangat pendek, bila masalah ini berlanjut hingga dewasa, akan timbul masalah kesehatan pada janin yang dikandungnya sehingga rantai intergenerasi masalah gizi tidak akan terhenti. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya prevalensi stunting di Indonesia. Asupan gizi yang optimal baik kuantitas maupun kualitas, sangat penting untuk pertumbuhan serta perkembangan yang optimal. Untuk itu, pola makan remaja perlu ditingkatkan ke arah konsumsi gizi seimbang. Konsumsi gizi seimbang ditentukan pula oleh besar porsi makan, kesalahan estimasi besar porsi akan mempengaruhi kualitas estimasi dan berdampak pada tidak akuratnya jumlah konsumsi zat gizi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu perbaikan gizi remaja melalui intervensi gizi spesifik salah satunya melalui konseling gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling gizi menggunakan media lembar balik terhadap kemampuan Remaja putri mengestimasi porsi makanan di SMAN 6 kendari. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan rancangan kuasi eksperimen dengan model pre test post test control group desain yaitu Pemberian Konseling gizi dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol menggunakan alat peraga berupa leaflet dan kelompok kasus menggunakan alat peraga flipchart/lembar balik. Berdasarkan hasil uji independent T test menunjukan bahwa nilai p = 0,000 dimana nilai p<0,05 sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan efektifitas antara media leaflet dengan media flipchart/lembar balik dalam meningkatkan kemampuan remaja putri mengestimasi porsi makanan.