cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 649 Documents
Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Paisen Gagal Ginjal Kronis Trisnaningtyas, Wenny; Indriyawati, Nina; Dwiningsih, Sri Utami; Elisa, Elisa; Ariyanti, Novita Ambar; Maksuk, Maksuk
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.950

Abstract

Pasien dengan gangguan ginjal kronik perlu mengubah gaya hidup mereka terutama     berfokus pada asupan cairan. Ketidakpatuhan terhadap pembatasan asupan cairan yang      disarankan menyebabkan memburuknya kondisi dengan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kepatuhan pembatasan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronis. Penelitian ini merupakan studi deskriptif korelasi dengan besar sampel sebanyak 65 orang yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Islam Kota Semarang. Partisipan mengisi kuesioner yang diadaptasi dari kuesioner ESRD-AQ  yang dianalisis dengan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian diperoleh bahwa responden yang tidak patuh dalam pembatasan asupan cairan sebanyak 63,1%. Pengetahuan (r=2,94, p-value=0,018) dan dukungan keluarga (r=3,15, p-value=0,01) berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan pembatasan asupan cairan. Sedangkan umur, jenis kelamin, pendidikan, lama menjalani hemodialisa tidak terdapat hubungan dengan kepatuhan pembatasan asupan cairan. Pengetahuan dan dukungan keluarga merpakan faktor yang mempengaruhi kepatuhan pembatasan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik, karena itu diperlukan  peningkatan pengetahuan keluarga untuk membantu pembatasan kelebihan cairan pada pasien gangguan ginjal kronik.
Perbandingan Karakteristik Caspian Sea Yoghurt Sari Buah Markisa Kuning (P. Edulis Sims F. Flavicarpa Deg) Dengan Kajian Konsentrasi Starter Dan Lama Waktu Fermentasi Devianti, Anggun Umarta Dewi
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yogurt merupakan salah satu makanan berbasis probiotik yang dibuat melalui proses fermentasi oleh bakteri asam laktat (BAL). Awalnya, yoghurt didefinisikan sebagai produk olahan susu fermentasi yang melibatkan peranan kultur bakteri dari jenis Steptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan starter dan lama fermentasi terhadap karakteristik sifat fisik, kimia, mikrobiologi dan organoleptik Caspian sea yogurt buah markisa kuning dan untuk mengetahui kombinasi perlakuan yang terbaik antara penambahan starter dan lama fermentasi untuk menghasilkan Caspian sea yoghurt buah markisa kuning dengan sifat fisiko kimia terbaik dan disukai konsumen. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor, yaitu konsentrasi stater (K) (3% ; 5% ; 7% ) dan lama fermentasi (F) (6 jam ; 8 jam ; 10 jam) yang masing-masing perlakuan diulang sebanyak dua kali. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan ragi starter dan waktu inkubasi berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar lemak dan total padatan. Kandungan lemak dalam Caspian sea yoghurt berbeda secara signifikan saat pemanasan dan waktu inkubasi ditambahkan, karena butiran susu telah diubah menjadi makanan bagi bakteri untuk menjadi produk yogurt. Kadar protein, kadar abu dan kadar karbohidrat hanya dipengaruhi secara nyata oleh perlakuan penambahan starter. Interaksi antara kedua faktor perlakuan hanya berbeda pada kadar air dan padatan total.
Studi Fenomenologi Persepsi Pasien dan Keluarga tentang Luka Kaki Diabetes Idramsyah, Idramsyah; Novira, Daisy
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.970

Abstract

The condition of diabetic foot ulcers has various accompanying problems such as wounds that don't heal, wound odor, and lots of wound exudate, even the threat of amputation and disability. Patient and family responses vary greatly to the diabetic foot ulcers they experience. This study aims to explore patient and family perceptions of diabetic foot ulcers. This research is a type of qualitative research using a phenomenological approach. In-depth interviews were conducted with 12 participants who were family and patients with chronic diabetic foot ulcers. Data that has been analyzed verbatim with the Colaizi stage. The results of this study formulated 4 themes, namely (1) the predispose of diabetic foot ulcers is simple but complex, (2) all people with DM are at risk of developing diabetic foot ulcers, (3) people with foot injuries diabetes threaten the threat of disability and amputation, (4) diabetic foot ulcers cause a lot of burden. People with diabetic foot ulcers have positive and negative perceptions of their wounds. The impact of the perceptions that are believed to the wound healing process needs to be further identified.
Modul Elektronik Pemasangan Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK/Implant) dengan Metode Pembalajaran Mandiri untuk Meningkatkan Keterampilan Belajar Mahasiswa H Anwar, St Hadijah; Ramadhani, Sri; Usman, Andi Nilawati; Riu, Deviana Soraya; Stang, Stang; Arsyad, Aryadi
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan, mengetahui kemampuan e-modul dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa DIII kebidanan dengan menggunakan metode belajar mandiri dalam lingkup laboratorium. Metode, Quasi Eksperimen dengan rancangan pre-test post-test non-equivalent control group. Populasi seluruh mahasiswa DIII kebidanan tingkat III. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik total sampling. Sampel 102 mahasiswa DIII kebidanan tingkat III, kelompok intervensi yang diberikan modul elektronik sebanyak 51 orang, kelompok kontrol yang diberikan modul cetak sebanyak 51 orang, pre-test dan post-test menggunakan daftar tilik. Post-test dilakukan sehari setelah pre-test. Analisis data menggunakan uji McNemar dan Chi-Square. Hasil, dengan menggunakan uji McNemar didapatkan, nilai p=0.000 pada pre-test dan post-test pada kelompok kontrol dan nilai p=0.000 pada pre-test dan post-test kelompok intervensi, yang artinya secara statistik pada kedua kelompok terdapat perbedaan peningkatan keterampilan yang bermakna setelah diberikan perlakuan. Kemudian dengan menggunakan uji Chi-Square pada post-test antar dua kelompok, didapatkan nilai p=0.014 < ?=0.05, yang artinya secara statistik ada perbedaan peningkatan keterampilan yang bermakna antara modul elektronik dan modul cetak dimana modul elektronik lebih mampu dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa, sedangkan berdasarkan persentase peningkatan keterampilan, kelompok modul elektronik 37,3% lebih tinggi dari pada kelompok modul cetak. Kesimpulan, terdapat peningkatan yang signifikan pada keterampilan mahasiswa DIII kebidanan yang di berikan modul elektronik sehingga disimpulkan bahwa e-modul alat kontrasepsi bawah kulit yang diberikan mampu untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa DIII kebidanan.
Pengaruh Media Video Animasi dan Media Video Teks tentang Body Image Dan Self-Esteem Terhadap Persepsi Remaja Terhadap Indeks Massa Tubuh Di Sma Negeri 1 Limboto Kabupaten Gorontalo Made, Sutinah; Kowara, Asriati Septiananda; Syam, Yuliana; Riu, Deviana S; Ahmad, Mardiana; Stang, Stang
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah masa yang sangat bergantung pada penampilan, yang menggiring opini remaja tentang harga diri (self esteem) dan citra tubuh (body image). Belum lagi pandangan mereka tentang menjadi kurus dan kecil itu dianggap cantik. Generasi 4.0 lebih dekat dan lebih menyukai media edukasi kesehatan yang bersifat teknologi canggih, ini dapat memudahkan tenaga kesehatan untuk mengedukasi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh video animasi dan video teks tentang body image dan self esteem terhadap persepsi remaja tentang IMT. Penelitian ini menggunakan desain Quasi-Experimental dengan desain pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 142 siswa yang diambil dari teknik total sampling, dan digunakan uji Wilcoxon dan mann whitney untuk menganalisis data. animasi body image dan self esteem mengubah persepsi remaja terhadap indeks massa tubuh dengan signifikansi p-value = 0,000 < 0,05. Oleh karena itu video animasi body image dan self esteem mengubah persepsi remaja putri tentang indeks massa tubuh di SMA Negeri 1 Limboto.
Pemilihan Kontrasepsi Pasca Salin (KBPP) di RSUD Karawang Nuraeni, Nuraeni; Rahmadyanti, Rahmadyanti
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program KB sebagai salah satu program untuk pengendalian penduduk melalui pengaturan kelahiran. Keluarga Berencana Pasca Persalinan (postpartum) adalah pelayanan yang diberikan kepada pasien pasca persalinan sampai kurun waktu 42 hari KB pasca persalinan merupakan upaya pencegahan kehamilan dengan menggunakan alat dan obat kontrasepsi segera setelah melahirkan sampai dengan 42 hari/ 6 minggu setelah melahirkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahu faktor yang mempengaruhi pemilihan KBPP di RSUD Karawang Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin di RSUD Karawang. Sedangkan jumlah sampel 62 responden (menggunakan rumus slovin). Hasil penelitian diperoleh sebagian besar ibu memiliki usia >35 tahun sebanyak 38 (61,3%), pengetahuan baik 42 responden (67.7%), paritas ? 2 berjumlah 38 (61,3%), riwayat KB terdahulu jangka pendek 37 (59,7%), konseling pra persalinan 59 (95,1%) dan dukungan suami 60 (96,8%), Hasil uji statistic diperoleh nilai p value usia (p value = 0,000), pengetahuan (p value = 0,000), paritas (p value = 0,003), konseling pra persalinan (p value = 0,516) dan dukungan suami (p value = 0,138). Berdasarkan hasil uji statistic dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara faktor usia, pengetahuan, paritas dan riwayat KB terdahulu dengan pemilihan KBPP sedangkan konseling pra persalinan dan dukungan suami tidak ada hubungan dengan pemilihan KBPP. Diharapkan dengan hasil penelitian ini menjadi digali lebih dalam faktor lain yang mungkin berpengaruh pada pemilihan KBPP.
Efektifitas pemberian jus buah bit dan madu terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu menyusui di TPMB Hestina Rumanti Rumanti, Hestina; Rahmadiyanti, Rahmadiyanti
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang pemberian bit efektif meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil dengan anemia. Selain itu, kandungan Fe dan asam folat yang tinggi dalam buah bit berperan dalam pembentukan otak bayi. madu juga mengandung tembaga dan magnesium yang akan membantu meningkatkan hemoglobin, sehingga buah bit dan madu sama – sama memiliki khasiat meningkatkan kadar hemoglobin. Tujuan Penulisaan : untuk Efektifitas pemberian jus buah bit dan madu terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu menyusui di TPMB Hestina Rumanti Metode Penelitian : Metode dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan jenis penelitian Pretest Posttest With Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang mengalami anemia di TPMB Hestina Rumanti pada bulan Maret sampi Juli 2023. Data yang dikumpulkan merupakan data primer yang menggunakan observasi variabel dependennya adalah peningkatan kadar HB dan variabel independennya adalah jus buah bit dan madu. Pengolahan data uji statistic menggunakan uji paired simple t test dilakukan secara univariat dan bivariat dengan bantuan komputer program SPSS 25.0. Hasil Penelitian penilaian sebelum dan sesudah pemberian jus buah dan bit di dapatka nilai Sig 0,000, nilai sig < 0,05 yang dapat di simpulkan terdapat  efektifitas pemberian jus buah bit dan madu terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu menyusui di TPMB Hestina Rumanti. Sedangkan pada kelompok tanpa pemberian jus buah bit di dapatka nilai Sig 0,180, nilai sig > 0,05 yang dapat di simpulkan ttdak terdapat Efektifitas pemberian jus buah bit dan madu terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu menyusui di TPMB Hestina Rumanti Kesimpulan dan Saran : bidan dapat menjalin kerjasama dengan tim kesehatan lainnya, seperti memberikan edukasi untuk konsumsi buah bit dan madu dengan sesuai aturan agar mencegah terjadinya anemia pada ibu menysui.
Perbandingan Pemberian Tehnik Rebozo dan Pijat Oksitosin terhadap Lama Persalinan di Puskesmas Sukatani Kabupaten Bekasi Jawa Barat Rahayu, Rina Martiana; Rahmadyanti, Rahmadyanti
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Komplikasi dalam lamanya waktu persalinan dapat menyebabkan aliran darah ibu melalui plasenta berkurang sehingga berdampak pada terjadinya asfeksia pada bayi baru lahir. Salah satu cara untuk mempercepat kemajuan persalinan yaitu dengan memberikan tehnik rebozo dan pijat oksitosin. Hasil laporan data dari Puskesmas Sukatani Kabupaten Bekasi Jawa Barat pada tahun 2022 dari 264 ibu bersalin ditemukan 167 kasus dengan partus lama sehingga terkadang ada yang dilakukan rujukan, adapun pepberian tehnik rebozo dan pijat oksitosin belum dilakukan di tempat tersebut. Tujuan Penulisaan : Mengetahui perbandingan pemberian tehnik rebozo dan pijat oksitosin terhadap lama persalinan di Puskesmas Sukatani Kabupaten Bekasi Jawa Barat tahun 2023. Metode Penelitian : quasy experiment dengan rancangan posttest only with control group design. Sampel adalah ibu bersalin sebanyak 60 sampel dengan teknik total sampling. Intervensi selama 5-10 menit dan diulangi sebanyak 3 kali. Analisis bivariat menggunakan uji Mann Whiteney. Hasil Penelitian : Hasil penelitian univariat rata-rata lama persalinan dengan pemberian teknik rebozo pada kala I 185,50 menit dan kala II 30,93 menit. Rata-rata lama persalinan dengan pemberian pijat oksitosin pada kala I 231,07 menit dan kala II 44,90 menit. Hasil penelitian bivariat uji Mann Whiteney pada kala I sebesar 0,000 dan kala II sebesar 0,000. Kesimpulan dan Saran : Terdapat perbedaan pemberian tehnik rebozo dan pijat oksitosin terhadap lama persalinan kala I dan II. Bidan diharapkan untuk mempercepat proses persalinan alangkah baiknya jika pemberian teknik rebozo dan pijat oksitosin dilakukan secara bersamaan agar kemajuan persalinan akan berjalan lebih cepat.
Kualitas Bakteri Udara Pada Ruangan Unit Gawat Darurat Dan Laboratorium Di Puskesmas Waenahe Air Bacteria Quality in Emergency Unit and Laboratory Rooms at Waena Health Cente Asrianto, Asrianto; Manalu, Revalina; Sahli, Indra Taufik; Sitompul, Loly Sabrina; Kurniawan, Fajar Bakti; Hartati, Risda; Wardani, Afika Herma
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Bakteri udara merupakan bakteri yang tersebar dan terbawa oleh udara, yang keberadaanya membuat udara menjadi tidak sehat bagi manusia dan mahkluk hidup lainnya. Penyebaran bakteri ini instasi kesehatan dapat menyebabkan infeksi nosokomial.  UGD dan Laboratorium merupakan bagain dari ruangan di Puskesmas Waena yang rentan tercemar banyak sekali mikroorganisme, yang dapat berasal dari  sampel maupun kunjungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kualitas bakteri udara pada ruangan UGD dan Laboratorium Puskesmas Waena tahun 2023. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini didapat dari 5 titik yang berada pada ruangan UGD maupun Laboratorium. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik (Uji T). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah yang paling tertinggi di UGD adalah pada hari ke-4 dengan jumlah kuman 1.771 CFU/m3, dan terendah pada hari hari ke-1 sebesar 417 CFU/m3. Untuk Laboratorium jumlah yang paling tertinggi adalah pada hari ke-6 sebesar 1.536 CFU/m3, dan terendah pada hari hari ke-3 sebesar 443 CFU/m3.Uji normalitas dan homogenitas memenuhi syarat, sehingga dapat dilakukan uji T. Penelitian ini menunjukkan pada UGD maupun laboratorium hanya hari ke-1 dan hari ke-3 yang memenuhi syarat kualitas bakteri udara menurut PERMENKES nomor 1077 tahun 2011 selama seminggu hari kerja. UGD dan laboratorium tidak memiliki perbedaan siginifikan terkait kualitas bakteri udara.
Pelaksanaan Asuhan Keperawatan di Ruang  Isolasi COVID-19:  Kajian Mixed Methode Muhsinah, Sitti; Rini, Dewi Sartiya; Tahir, Rusna
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.1001

Abstract

Perawat adalah garda terdepan dalam penanganan COVID-19. Melaksanakan asuhan keperawatan kepada pasien COVID-19 di ruang isolasi merupakan suatu tantangan bagi perawat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien COVID-19 di ruang isolasi RSUD Kota Kendari. Studi ini menggunakan pendekatan mixed methode, desain concurrent triangulation dengan jumlah 17 partisipan yang bertugas di ruang Isolasi COVID-19. Pelaksanaan pengkajian memiliki skor terendah yaitu 57,5 dengan indeks 67.6 %, penegakan diagnosa keperawatan memiliki skor 74 dengan indeks 87,1 %, rencana keperawatan memiliki skor 75 dengan indeks 88,2 %, skor implementasi 72,5 dengan indeks 85,3 %, dan evaluasi keperawatan dengan skor 75 dan indeks 88,2 %. Terdapat perbedaan signifikan antara skor pelaksanaan pengkajian dengan umur (p= 0,034) dan jabatan perawat (p=0,009). Dalam penelitian ini diperoleh 9 tema yaitu pengkajian keperawatan tidak maksimal, pengkajian fokus pada keluhan, diagnosa keperawatan sama dengan yang direkam medis, diagnosa utama, intervensi kolaborasi, intervensi berkesinambungan, implementasi kurang kooperatif, implementasi kurang maksimal dan evaluasi keperawatan berkesinambungan.