cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 649 Documents
Senam Kaki Diabetes dalam Menurunkan Kontraktur Sendi Ankle Pasien Ulkus Diabetikum Istiroha, Istiroha; Sasongko, Hardian Adi; Suwanto, Suwanto; Zahroh, Roihatul; Gustomi, Mono Pratiko
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i1.855

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Komplikasi ulkus kaki dibetikum salah satunya adalah kontraktur sendi ankle yang mengakibatkan sulit untuk berjalan. Senam kaki diabetes dapat meningkatkan kekuatan otot. Tujuan riset ini adalah menjelaskan pengaruh senam kaki diabetes terhadap penurunan kontraktur sendi ankle pada pasien ulkus kaki diabetikum. Metode: Metode Quasy Eksperiment digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah pasien ulkus kaki diabetikum sebanyak 28 orang di Klinik Bedah Umum RSUD Bhakti Dharma Husada. Sampel pada penelitian ini adalah 28 pasien ulkus kaki diabetikum, dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kontrol serta yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik purposive sampling. Intervensi yang diberikan adalah senam kaki diabetes selama 6x dalam 2 minggu. Data penelitian diambil dengan lembar observasi dan goniometer. Hasil: Uji Wilcoxon sign rank menunjukkan nilai r=0,003 < 0,05, maknanya ada perbedaan penurunan kontraktur sendi ankle sebelum dan setelah diberikan intervensi senam kaki diabetes. Kesimpulan: Senam kaki diabetes berpengaruh dalam menurunkan kontraktur sendi ankle karena sirkulasi darah membaik dan otot-otot kecil lebih kuat dari sebelumnya. Hasil penelitian ini dapat dipakai sebagai sumber informasi sehingga perawat dapat melakukan penanganan pasien ulkus kaki diabetikum agar kejadian kontraktur sendi ankle dapat dicegah.
Podocalyxin Urine sebagai Biomarker Prediktor Nefropati Diabetik Orno, Theosobia Grace; Pelu, Jusni Ekasari
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.859

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyebab terbanyak dari diabetes, terdiri atas sekitar 85% kasus. Nefropati Diabetik (ND) merupakan salah satu komplikasi dari penyakit diabetes melitus yang dapat berakhir sebagai gagal ginjal. Podocalyxin (PDX) merupakan protein yang diekspresikan dalam podosit ginjal yang berperan dalam menjaga struktur glomeruli. Desain penelitian ini dilakukan dengan metode observasional analitik dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 25 subjek DMT2 dengan ND dan 25 subjek DMT2 tanpa ND yang diperoleh dengan teknik sampling probability purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di Poliklinik Endokrin, Laboratorium Patologi Klinik, Laboratorium Hasanuddin University Medical Research Center (HUM-RC) Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar. Subjek DMT2 dengan dan tanpa ND dikategorikan berdasarkan kadar Albumin/Creatinine Ratio (ACR) yang diukur menggunakan metode imunoturbidimetri dan kadar podocalyxin urine diukur menggunakan metode Enzyme-linked Immunosorbent Assay. Hasil penelitian menunjukkan Area Under Curve validitas PDX terukur pada 0,779 dengan derajat kepercayaan 0,685-0,913 (p<0,05). Nilai cut off point sebesar 0,175 ng/mL dengan sensitivitas sebesar 66,7%, spesifisitas sebesar 64,3%. Disimpulkan bahwa PDX dengan nilai kadar 0,175 ng/mL dapat digunakan sebagai biomarker prediktor ND.
Kepemilikan Buku Kesehatan Ibu dan Anak Berhubungan dengan Perilaku Orang Tua dalam Memberikan Stimulasi dan Tingkat Perkembangan Anak Wahyuni, Emmy Putri; Sutrisno, Sutrisno; Gandini, Andi Lis Arming; Kalsum, Umi; Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.877

Abstract

Melakukan stimulasi yang memadai artinya merangsang otak anak sehingga perkembangan gerak, bicara dan bahasa, sosialisasi dan kemandirian berlangsung secara optimal sesuai dengan umur anak. Kepemilikan Buku KIA berperan penting bagi orang tua maupun pengasuh terutama sebagai pedoman dalam memberikan stimulasi pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepemilikan buku KIA dengan perilaku orang tua dalam memberikan stimulasi dan tingkat perkembangan anak. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Juni tahun 2021 di wilayah kerja Puskesmas Bengkuring kecamatan Samarinda Utara kota Samarinda. Sampel yang digunakan sebanyak 68 ibu yang memiliki anak usia 0-18 bulan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi yang digunakan untuk mengetahui perilaku ibu dalam melakukan stimulasi. Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) digunakan untuk mengetahui tingkat perkembangan anak (0-18 bulan). Kemudian data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan p value (< 0,05) yang artinya secara statistik ada hubungan kepemilikan buku KIA dengan perilaku orang tua dalam memberikan stimulasi dan tingkat perkembangan anak. Sehingga diharapkan ke depannya agar tenaga kesehatan mampu meningkatkan perannya dalam memotivasi orang tua dalam memberikan stimulasi pada anak sesuai dengan buku KIA sebagai pedoman.
Laporan Kasus Tindakan Keperawatan Kompres Hangat sebagai Manajemen Nyeri pada Kolik Abdomen Sartiya Rini, Dewi; Subera, Irdayani
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.894

Abstract

Gejala kolik abdomen membutuhkan perhatian yang serius dalam penangannya karena nyeri hebat yang dirasakan dapat menurunkan kualitas hidup pasien kolik abdomen. Salah satu tindakan non farmakologi yang dilakukan untuk menurunkan nyeri adalah kompres hangat. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat gambaran penerapan kompres hangat terhadap perubahan nyeri pada klien dengan gejala Kolik Abdomen di RSU Aliyah 1 Kota Kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan pada 1 subjek studi kasus selama 6 hari. Instrument yang digunakan untuk mengukur perubahan tingkat nyeri adalah numerical rating scale (NRS) Hasil penelitian menunjukkan nyeri mengalami penurunan setelah diberikan kompres hangat selama 6 hari ditandai dengan skala nyeri menurun dari skala 6 menjadi skala 4 pada hari ke enam intervensi. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian kompres hangat yang dikombinasikan dengan obat analgesic memberikan efek yang signifikan terhadap perubahan skala nyeri . Oleh karena itu, diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan kolik abdomen.
Fungsi Antioksidan dalam Menghambat Peroksidasi Lipid dan Meningkatkan Ketahanan Membran Eritrosit pada Penderita Diabetes Melitus Hasan, Fonnie Esther; Yunus, Reni
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.901

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang berakar pada defisiensi insulin, menyebabkan gangguan metabolik dan komplikasi mikro- dan makrovaskular. Hiperglikemia pada DM memicu stres oksidatif dengan peningkatan produksi radikal bebas, merusak vaskular melalui aktivasi jalur diasilgliserol/protein kinase C dan peningkatan aktivitas polyol pathway. Dampak stres oksidatif termanifestasi dalam perubahan komposisi lipid pada membran eritrosit, meningkatkan resistensi aliran mikrovaskular, dan menghasilkan malondialdehyde (MDA) sebagai biomarker stres oksidatif. Sistem proteksi terhadap radikal bebas melibatkan enzim dan antioksidan non-enzimatik, yang bekerja bersama untuk menetralkan efek merusak radikal bebas. Pemahaman mendalam tentang interaksi ini membuka peluang untuk pengembangan strategi pencegahan dan penanganan komplikasi DM secara lebih efektif melalui penelitian lanjutan.
Temuan dari Survei Sosial Ekonomi Indonesia dan Survei Status Gizi Indonesia pada Faktor yang Mempengaruhi Prevalensi Stunting Amirul, Dini; Elyasari, Elyasari; Arsulfa, Arsulfa
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.902

Abstract

Pemerintah Indonesia menargetkan untuk mengurangi angka kejadian stunting menjadi 14 persen ditahun 2024. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 diketahui bahwa prevalensi stunting masih berada pada angka 24,4 persen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang paling berpengaruh terhadap kejadian stunting di wilayah kabupaten/ kota di Indonesia. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari hasil olah Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) di 514 kab/kota pada tahun 2021 dan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2021. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan ordered probit model analysis dan hasilnya dibedakan menjadi tiga wilayah yang menggunakan set variabel yang sama namun cakupan wilayah yang berbeda. Dari hasil analisis ditemukan bahwa pendidikan perempuan, angka kesakitan, penolong persalinan, berat bayi ketika lahir, imunisasi lengkap, akses air minum layak dan pengeluaran pemerintah berpengaruh menurunkan angka kejadian stunting di wilayah Indonesia. Berat bayi ketika lahir memiliki pengaruh paling besar dalam menurunkan status stunting pada penelitian ini. Selain itu, ketiga kelompok wilayah dalam penelitian ini memiliki prediktor yang berbeda-beda dalam menentukan kejadian stunting di wilayah Indonesia.
Pengaruh Stimulasi Motorik Halus Terhadap Perkembangan Psikososial dan Motorik Halus pada Anak Usia 48-60 Bulan di Kota Kendari Arsulfa; Fitriyanti, Fitriyanti; Heyrani, Heyrani
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.903

Abstract

Latar belakang: Perkembangan anak yang optimal dipengaruhi oleh beberapa factor, salah satunya stimulasi.Stimulasi merupakan hal yang penting dalam tumbuh kembang anak. Anak yang mendapatkan stimulasi terarah, teratur, dan dilakukan sejak lebih dini akan lebih cepat berkembang dibandixngkan dengan anak yang kurang atau terlambat mendapatkan stimulasi. Kurangnya stimulasi dapat mengakibatkan keterlambatan perkembangan pada anak. teknik pengambilan sample pada penelitian ini secara Purposive Sampling. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh stimulasi motorik halus terhadap perkembangan psikososial dan motorik halus pada anak usia 48-60 bulan di Kota Kendari. Metode penelitian : rancangan intervensi dengan desaineksperimen kuasi, yaitu pre dan pos tes pada kelompok intervensi dan kontrol. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji man Witnay karena sebaran data tidak berdistribusi normal. Untuk uji wilcoxson digunakan untuk menguji ada tidaknya perbedaan nilai rata-rata sebelum dan sesudah intervensi, sedangkan uji Man –Witnay digunakan untuk menguji ada tidaknya perbedaan nilai rata-rata antara kelompok kontrol dan kelompok intervernsi. Kesimpulan : Tidak terdapat perbedaan skor nilai perkembangan motorik halus antara kelompok kontrol dan intervensi. Sehingga tidak terdapat pengaruh stimulasi terhadap perkembangan motorik halus anak
Pemetaan Distribusi Prevalensi dan Faktor Risiko Stunting dengan Sistem Informasi Geografis Kota Cirebon: Laporan Data Mohammad, Maula Ismail; Hermanda, Aura Moya; Karmanto, Bambang; Khasanah, Lina
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.925

Abstract

Kepatuhan Konsumsi Tablet Zat Besi (Fe) terhadap Hemoglobin Ibu Hamil Trimester III selama Tiga Bulan di Puskesmas Poasia dan Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari Andriani, Andriani; Manapa, Esther Sanda; Nontji, Werna; Syamsuddin, Saidah; Syafar, Muhammad; Arifuddin, Sharvianty
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Tablet zat besi (Fe) paling efektif untuk meningkatkan kadar hemoglobin dan dapat menurunkan prevalensi anemia sebesar 20-25% akibat kekurangan zat besi selama trimester III zat besi yang tidak mencukupi dapat ditularkan ke janin yang sedang berkembang. Ketidakpatuhan ibu hamil dalam mencukupi kebutuhan zat besi berpotensi terjadinya anemia, bayi lahir prematur dan kematian janin. Tantangan yang perlu dibenahi yaitu bagaimana menganjurkan ibu hamil untuk patuh konsumsi tablet besi (Fe) sesuai dengan anjuran bidan dan tenaga kesehatan lainnya. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui kepatuhan konsumsi tablet zat besi (Fe) terhadap hemoglobin ibu hamil trimester III selama tiga bulan di Puskesmas Poasia dan Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experiment dengan rancangan non randomized control group pretest-posttest metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling besar sampel dalam penelitian ini berjumlah 140 yang terdiri dari 70 intervensi dan 70 kontrol, data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney. Hasil: Penelitian menunjukkan terjadi peningkatan rerata skor hemoglobin pada kelompok intervensi yakni pretest 1,40 posttest 1,57. Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05) yang menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rerata skor hemoglobin. Nilai rerata skor pretest pada kelompok kontrol sebesar 1,07 dan posttest 1,67. Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05) yang menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rerata skor hemoglobin pada pretest dan posttest untuk kelompok kontrol. Hasil menunjukkan terjadi selisih rerata lebih tinggi kelompok intervensi dari pada kelompok kontrol. Kesimpulan:Terdapat perbedaan rerata skor peningkatan hemoglobin pada ibu hamil trimester III pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol.
Efektivitas Biskuit Beras Merah (Oryza nivara) dan Kedelai (Glycine max L) terhadap Kadar Hemoglobin Remaja Putri Anemia Dewiyana, Srigita; Hafsah, Amir Mahmud; Arsyad, Aryadi; Yulianty, Risfah; Ahmad, Mardiana; Usman, Andi Nilawati
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia terutama di negara berkembang. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap anemia karena dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Pemerintah melakukan upaya suplementasi tablet tambah darah selain itu pemanfaatan pangan lokal yang kaya akan zat besi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas biskuit beras merah dan kedelai terhadap kadar hemoglobin remaja putri anemia. Metode: Jenis penelitian quasi experiment (nonequivalent control group design). Penelitian ini dilakukan selama 30 hari dengan sampel sebanyak 36 sampel. Sampel dibagi menjadi 4 kelompok yaitu Kelompok Beras Merah (6 orang), Kedelai (6 orang), Beras Merah dan Kedelai (6 orang) dan Kontrol (18 orang). Instrumen yang digunakan Hematologi Analyzer. Analisis yang digunakan One Way Anova dan Post Hoc Test. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin kelompok Beras Merah, Kedelai, Beras Merah dan Kedelai, Kontrol sebelum intervensi adalah 11,40 g/dl, 10,85 g/dl, 10,68 g/dl, 11,34 g/dl dengan nilai p=0,037. Setelah dilakukan intervensi didapatkan rata-rata kadar hemoglobin  kelompok Beras Merah, Kedelai, Beras Merah dan Kedelai, Kontrol yaitu 11,90 g/dl, 12,51 g/dl, 11,95 g/dl, 11,72 g/dl dengan nilai p=0,001. Rata-rata selisih kadar hemoglobin adalah 0,5 g/dl, 1,66 g/dl, 1,27 g/dl, 0,38 g/dl dengan nilai p=0,001. Dapat disimpulkan, pemberian biskuit beras merah (Oryza Nivara) dan Kedelai (Glycine Max L) efektif meningkatkan kadar hemoglobin remaja putri.