cover
Contact Name
Misriyani
Contact Email
misriyani85@gmail.com
Phone
+6281334845085
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.39 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 2657179X     EISSN : 26567822     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan aims to provide both national and international forums to encourage interdisciplinary discussions and contribute to the advancement of medicine, benefiting readers and authors by accelerating the dissemination of research information and providing maximum access to scientific communication.
Articles 220 Documents
TEMUAN KOLELITIASIS PADA PENDERITA SIROSIS HEPATIS DI RSU ANUTAPURA PALU Luthfiyah Nahda Ahmad; Mukramin Amran; Andi Handriyati
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v4i3.106

Abstract

Sirosis hati merupakan keadaan patologis yang menggambarkan stadium akhir fibrosis hepatik yang berlangsung progresif. Batu empedu adalah temuan klinis yang umum pada populasi umum. Prevalensi batu empedu pada sirosis adalah dilaporkan sekitar 23% dengan kejadian tahunan 3,4%, sedangkan pada populasi umum ditemukan 10-30%. Batu empedu terjadi pada sepertiga pasien yang mengalami sirosis hati. Batu pigmen adalah jenis batu yang paling umum pada pasien ini, sedangkan batu kolesterol hanya mewakili sekitar 15% dari semua batu pada pasien sirosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui temuan kolelitiasis pada penderita sirosis hepatis di RSU Anutapura Palu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional, dengan menggunakan rekam medik pasien sebagai data penelitian. Pengambilan sampel dengan menggunakan Non- Probabilty Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Anutapura Palu pada bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2021. Penderita sirosis yang terdiagnosis kolelitisias yang memenuhi kriteria penelitian di RSU Anutapura Palu sebanyak 33 orang. Kolelitiasis ditemukan pada 22 dari 33 orang (66,7%). Penderita sirosis hepatis yang disertai kolelitiasis kebanyakan ditemukan pada perempuan (59,1%). Penderita Sirosis Hepatis di RSU Anutapura Palu Sebagian besar disertai kolelitiasis. Adanya kolelitiaisis kemungkinan berkaitan dengan kadar bilirubin serum yang tinggi.
HUBUNGAN TINGKAT ANXIETAS DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI YANG RAWAT JALAN DI RSU ANUTAPURA PALU TAHUN 2018 Karina Eka Pratiwi; Andi Soraya Tenri U; Magdalena
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v4i3.107

Abstract

Anxietas masih merupakan masalah di seluruh dunia. Hal ini di buktikan dengan tingginya angka prevelensi Anxietas di dunia terutama di Indonesia sendiri. Efek simpatik meningkatkan tekanan darah selain itu juga stress atau ketegangan Jiwa dapat merangsang kelenjar suprarenal melepaskan hormon adrenalin dan memacu jantung berdenyut lebih cepat serta lebih kuat, sehingga tekanan darah akan meningkat. Penderita Hipertensi di RSU Anutapura Palu yang rawat jalan tahun 2017 adalah 206 orang yang dirasa perlu untuk melakukan evaluasi terhadap hubungan tingkat kecemasan dengan derajat hipertensi sehingga dapat mengurangi angka penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat anxietas dengan derajat hipertensi pada penderita hipertensi yang rawat jalan di RSU Anutapura Palu tahun 2018. Penelitian ini bersifat analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Pengumpulan data hubungan tingkat anxietas dengan derajat hipertensi dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner dan menggunakan skoring HARS untuk tingkat anxietas. Dilakukan uji korelasi pada batas kemaknaan sig = 0,05 melalui program SPSS. Dari 65 sampel penderita hipertensi ditemukan korelasi yang bermakna (p=0,04) antara tingkat anxietas dengan derajat hipertensi dengan koefisien korelasi sebesar 0,260 (hubungan yang lemah). Semakin tinggi tingkat anxietas,semakin tinggi deajat hipertensi. Anxietas dapat memperberat derajat hipertensi pada penderita hipetensi
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMAN 6 PALU Alma Mutia Ningrum; Nur Meity; Maria Rosa Da Lima Rupa
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v4i3.108

Abstract

HIV merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi Human immunodeficiecy Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, menyebabkan penderita mengalami penurunan ketahanan tubuh sehingga mudah untuk terinfeksi berbagai macam penyakit. Secara global menjadi penyebab kematian nomor dua pada remaja muda usia 10-19 tahun yang rentan terhadap ancaman risiko kesehatan seperti HIV/AIDS akibat perilaku yang mengarah pada hal-hal yang negatif (perilaku seksual bebas, pengguanaan obat terlarang melalui jarum suntik). Adanya penyuluhan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap positif untuk menghindari perilaku yang dapat meningkatkan angka kejadian HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS di SMAN 6 Palu. Desain penelitian ini adalah analitik eksperimental menggunakan rancangan ( pre experimental pretest–postest one groups) dengan teknik simple random sampling terhadap 95 siswa SMAN 6 Palu. Pengukuran tingkat pengetahuan dan sikap menggunakan instrumen kuesioner. Analisa data menggunakan SPSS 26 dengan uji Wilcoxon dan uji McNemar. Hasil penelitian saat pretest pada tingkat pengetahuan mengenai HIV/AIDS kategori baik terdapat 10 responden (10,5%), kategori cukup 46 responden (48,4%), kategori kurang 39 responden (41,1%) dan setelah dilakukan penyuluhan, pada postest terjadi peningkatan pengetahuan pada kategori baik sebanyak 78 responden (82,1%), kategori cukup 12 responden (12,6%), dan kategori kurang terdapat 5 responden (5,3%). Hasil pretest pada sikap mengenai HIV/AIDS, sikap positif sebanyak 24 responden (25,2%), sikap negatif sebanyak 71 responden (74,7%), setelah dilakukan penyuluhan, pada postest terjadi peubahan sikap positif sebanyak 67 responden (70,5%), sikap negatif sebanyak 28 responden (29,5%). Analisa uji Wilcoxon pada tingkat pengetahuan mengenai HIV/AIDS didapatkan signifikan p= (<α 0,05) dan pada perubahan sikap dengan uji McNemar didapatkan signifikan p = (<α 0,05). Penyuluhan tentang HIV/AIDS pada remaja di SMAN 6 Palu meningkatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS terutama pada remaja yang mempunyai tingkat pengetahuan cukup atau kurang sebelum penyuluhan dan merubah sikap remaja tentang HIV/AIDS terutama dari sikap negatif menjadi positif.
KAJIAN PEGETAHUAN IBU TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI POSKESDES PANTAMA KAJANG BULUKUMBA Mudyawati Kamaruddin; Sitti Usmia; Jusriani; Ardi Pranata
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v4i3.109

Abstract

Imunisai adalah salah satu cara untuk memberikan kekebalan pada bayi dan anak terhadap berbagai penyakit, sehingga dengan imunisasi diharapkan bayi dan anak tetap tumbuh dalam keadaan sehat. Peranan imunisasi sangat penting bagi perkembangan bayi dan balita, untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi dan balita, mencegah bayi terjangkit dari penyakit yang berbahaya, meningkatkan presentase hidup, dan menyelamatkan generasi selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian pegetahuan ibu terhadap pemberian imunisasi dasar lengkap di Poskesdes Pantama Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba. Populasi penelitian ini adalah 27 ibu yang memiliki bayi dengan usia 0–11 bulan yang datang ke Poskesdes Pantama Kajang Bulukumba yang dijadikan sebagai sampel penelitian ini dengan menggunakan teknik total randon sampling. Hasil penelitian menunjukkan 12 ibu (44,44%) mempunyai pengetahuan cukup dan yang terendah adalah 7 ibu (25,93%) yang berpengetahuan baik terhadap pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi di Poskesdes Pantama Kajang Kabupaten Bulukumba. Berdasarkan data dari penelitian disimpulkan sebagian besar ibu memiliki pengetahuan yang cukup tentang imunisasi dasar lengkap. Hal ini disebabkan karena faktor umur, pendidikan dan pekerjaan ibu yang menunjang tingkat pengetahuannya tentang imunisasi dasar lengkap.
EVALUASI PASIEN PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMONJI PALU YANG DI RUJUK BALIK PADA TAHUN 2021 Nurhaliza Anggraini Neu; Ruslan Ramlan Ramli; Masita Muchtar
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v4i3.110

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia persisten. Ini mungkin karena gangguan sekresi insulin, resistensi terhadap tindakan perifer insulin, atau keduanya. Program Rujuk Balik merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi beban anggaran negara di bidang kesehatan. Dengan PRB, biaya klaim penyakit di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) sebagai mitra BPJS dapat dikurangi, namun pasien tetap mendapat pengobatan atau keperawatan dalam jangka panjang yang dilaksanakan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), dengan biaya pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau. Untuk mengetahui perkembangan dari penanganan rujuk balik pasien diabetes melitus. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan Cross-Sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu Consecutive Sampling. Untuk mengetahui kadar glukosa darah pasien DM tipe 2 sebelum dan sesudah berobat di puskesmas kamonji palu, data disajikan dengan program SPSS. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kamonji kota Palu pada bulan September sampai Desember 2021. Pasien DM tipe 2 yang memenuhi kriteria sampel sebanyak 83 orang. Pengumpulan data ini dilakukan dengan cara wawancara langsung, dan pengisian kuesioner pada pasien yang didiagnosis DM tipe 2. Hasil penelitian menunjukkan dari 83 pasien DM tipe 2 sebelum berobat didapatkan sebanyak 74 (89.2%) pasien yang kadar glukosa darahnya dalam kategori buruk dan 9 (10.8%) pasien dengan kategori kadar glukosa sedang. Sedangkan 83 pasien DM tipe 2 sesudah berobat didapatkan sebanyak 49 (59.0%) pasien yang kadar glukosa darahnya dalam kategori buruk dan 34 (41.0%) pasien dengan kategori kadar glukosa sedang.
PROFIL IBU DENGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH YANG DIRAWAT DI RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2017 Fariani Gimaruddin; Djemi; Muh. Haris
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v4i3.111

Abstract

Angka kejadian bayi berat lahir rendah merupakan yang tertinggi di Kota Palu. BBLR menyebabkan mortalitas dan mordibitas bayi baru lahir. Kelahiran BBLR cenderung akan mengalami gangguan komplikasi kesehatan neonatal hingga kematian. Dengan mengetahui profil ibu dengan BBLR, hal-hal tersebut dapat dihindari dan angka dapat diturunkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil ibu dengan BBLR di RSUD Undata Palu tahun 2017. Penelitian ini dilakukan terhadap 65 responden yaitu ibu dengan bayi berat lahir rendah yang dirawat di RSUD Undata Palu Tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Analisis data menggunakan perangkat lunak SPSS 21. Profil ibu dengan BBLR berdasarkan paritas pada multipara (55%) dan primipara (45%). Profil ibu dengan BBLR berdasarkan pada pendidikan rendah (45%), pendidikan menengah (40%) dan pendidikan tinggi (15%). Profil ibu dengan BBLR berdasarkan tingkat kesejahteraan rendah (72%) dan tingkat kesejahteraan tinggi (28%). Profil ibu dengan BBLR berdasarkan gaya hidup tidak beresiko (100%) dan beresiko (0%). Profil ibu dengan BBLR tanpa riwayat penyakit (65%) dan dengan riwayat penyakit (35%). Ibu dengan BBLR yang dirawat di RSUD Undata Palu sebagian besar adalah ibu tanpa adanya riwayat penyakit dan gaya hidup yang tidak beresiko, tetapi memiliki paritas multipara serta memiliki status pendidikan rendah dan status ekonomi yang rendah.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN, PENDIDIKAN DAN SOSIO- EKONOMI BUMIL KEK DI PUSKESMAS TALISE, PUSKESMAS SINGGANI DAN PUSKESMAS KAWATUNA 2021 Lutfiah Sahabuddin; Moh. Rizal Mustapa
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v5i1.112

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) adalah keadaan dimana wanita mengalami kekurangan gizi yang berlangsung lama atau menahun. KEK ditandai dengan hasil pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) kurang dari 23,5 cm. Tiga faktor utama indeks kualitas hidup yaitu pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Faktor-faktor tersebut erat kaitannya dengan status gizi masyarakat yang dapat digambarkan terutama pada status gizi anak balita dan wanita hamil. Oleh karena itu tingkat pengetahuan, Pendidikan dan sosio-ekonomi dapat mempengaruhi terjadinya kejadian KEK. Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan, Pendidikan Dan SosioEkonomi Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik Di Puskesmas Talise, Puskesmas Singgani Dan Puskesmas Kawatuna Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kategorik dengan pendekatan cross sectional dengan kriteria ibu hamil Kekurangan Energi Kronik di wilayah kerja Puskesmas Talise, Puskesmas Singgani, Puskesmas Kawatuna Palu. Tingkat pengetahuan didapatkan tingkat pengetahuan cukup terbanyak sebanyak 5 subjek (50%), tingkat pengetahuan kurang sebanyak 3 subjek (30%), dan dengan hasil paling sedikit yaitu tingkat pengetahuan baik dengan 2 subjek (20%), tingkat pendidikan didapatkan subjek dengan pendidikan terakhir terbanyak adalah tingkat SMA dengan 3 subjek (30%), tingkat perguruan tinggi 2 subjek (20%), tingkat SMP 2 subjek (20%), tingkat SD 2 subjek (20%), dan tidak tamat SD 1 subjek (10%), tingkat sosio-ekonomi didapatkan subjek dengan pendapatan tinggi diatas Upah Minimum Kota 2020 sebanyak 4 subjek (40%), dan subjek dengan pendapatan rendah dibawah Upah Minimum Kota sebanyak 6 subjek (60%). Tingkat pengetahuan ibu hamil yang menderita Kekurangan Energi Kronik di Puskesmas Talise, Puskesmas Singgani, dan Puskesmas Kawatuna didapatkan cukup, tingkat pendidikan di dapatkan SMA dan tingkat sosioekonomi di dapatkan di bawah UMK.
IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO GIZI KURANG PADA ANAK BALITA Alkhair Alkhair; Dea Zara Avila; Nur Husnul Khatimah; Muammar Iksan; Darmin
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v5i1.113

Abstract

Gizi kurang merupakan salah satu penyebab utama kematian bagi anak-anak secara global, di Indonesia saat ini telah terjadi di Sebagian besar kabupaten dan kota. Asupan gizi yang kurang dapat berakibat pada daya tahan tubuh yang buruk sehingga rentan terhadap penyakit dan infeksi. Kabupaten Bima menjadi salah satu kabupaten dari 5 kabupaten di Provinsi NTB dengan angka prevalensi tertinggi kejadian gizi kurang pada anak balita hingga 3 tahun terakhir. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Bajo Kabupaten Bima. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan rancangan case control study, Populasi adalah semua anak balita di wilayah kerja Puskesmas Bajo sebanyak 83 orang. Sampel penelitian sebanyak 74 orang yang dibedakan atas kasus dan kontrol dengan perbandingan 1 : 1 pada kepercayaan 95 persen sehingga didapatkan masing-masing 37 anak balita, Analisis data mengacu pada prinsip uji Chi-Square. Faktor asupan energi, protein dan pola asuh berisiko tinggi dengan hubungan yang signifikan dengan kejadian gizi kurang dengan nilai OR > 1 dan nilai P ≥ nilai α (0.05). Disimpulkan bawa, faktor asupan energi, asupan protein dan pola asuh yang kurang baik pada anak balita secara langsung dapat menimbulkan atau menyebabkan serta memicu kejadian gizi kurang pada anak balita.
HUBUNGAN ANTARA LAMA HIPERTENSI DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA PASIEN LANSIA DI RSUD SANJIWANI GIANYAR I Gusti Lanang Rama Dwi Suputra; Dewa Gde Agung Budiyasa
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v5i1.114

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan tekanan darah sistolik ≥ 140 mm Hg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Kondisi ini sering dialami oleh kelompak usia lanjut. Hingga saat ini hipertensi masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Di tahun 2018 sebanyak 34,1% penduduk Indonesia menderita hipertensi. Berbagai komplikasi dapat terjadi, salah satunya adalah gangguan fungsi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama hipertensi dengan fungsi kognitif pada lansia. Penelitian ini mengunakan desain cross sectional dengan 84 responden yang dipilih secara consucutive sampling di Poli Penyakit dalam RSUD Sanjiwani Gianyar Bali periode bulan Maret- Mei tahun 2022. Instrumen penelitian ini menggunakan tes Mini Mental State Examination (MMSE) untuk menentukan fungsi kognitif dan kuesioner yang berisikan pertanyaan mengenai identitas diri dan riwayat hipertensi. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square untuk mengetahui adanya hubungan antara lama hipertensi dan penurunan fungsi kognitif. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden merupakan perempuan (60,7%), berusia 70-79 tahun (52,4%), berpendidikan tidak tamat atau SD (47,6%), memiliki hipertensi ≥ 5 tahun (65,5%) dan mengalami penurunan fungsi kognitif (58,3%). Hasil analisis uji chi-square menemukan adanya hubungan yang bermakna antara lama hipertensi dengan penurunan fungsi kognitif pada lansia (p value = 0,022).
KORELASI PEMANFAATAN APLIKASI WHATSAPP SEBAGAI MEDIA KIE TENTANG KB TERHADAP MINAT KB PADA PUS DI BULUKUMBA Arfiani; Fitriani; Siti Komariyah; Yunika Mutmainna; Jusni
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v5i1.115

Abstract

Survei pendahuluan Puskesmas Caile tahun 2020, terdapat 10.000 Pasangaan Usia Subur (PUS) di wilayah kerja Puskesmas Caile, 6.368 (63,7%) akseptor KB. Berdasarkan jumlah penerima aktif, data terendah dari 9 desa yaitu Desa Kalumeme dengan persentase (46,1%), sedangkan tertinggi adalah Desa Terang-Terang (90,1%). Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui frekuensi pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai media KIE tentang KB, minat KB dan korelasi pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai media KIE tentang KB terhadap minat KB. Jenis penelitian kuantitatif dengan purposive sampling dan pengumpulan data menggunakan koesioner (google form). Berdasarkan penelitian, dari 38 responden, 30 (78,94%) responden memanfaatkan aplikasi WhatsApp, sedangkan 8 (21%) responden tidak memanfaatkan aplikasi WhatsApp. 11 (28,94%) responden berminat, sedangkan 27 (71%) responden tidak berminat setelah mendapatkan KIE melalui WhatsApp. Setelah dilakukan uji korelasi antara pemanfaatan aplikasi WhatsApp dengan minat KB dilihat dari nilai (r=0,579), Angka tersebut menggambarkan bahwa 57,9% korelasi cukup, Sedangkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai media KIE terhadap minat KB dengan nilai (p=0,001). Dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin meningkat peminat KB pada PUS, jika semakin banyak PUS yang memanfaatkan aplikasi WhatsApp sebagai media KIE tentang KB.

Page 9 of 22 | Total Record : 220