cover
Contact Name
Nur Aliyyah Irsal
Contact Email
-
Phone
+6285758012912
Journal Mail Official
jp2ms@unib.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat FKIP Lt.2 Jl. Raya KandangLimun, Bengkulu 38171A
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 2581253X     DOI : 10.33369/jp2ms
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS) memuat hasil-hasil penelitian ilmiah terkait upaya peningkatan mutu pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar dan menengah
Articles 372 Documents
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write pada Peserta Didik Kelas VIII 2 SMP Negeri 8 Kota Bengkulu Handholiza, Hudzaifa Fitri; Maizora, Syafdi; Agustinsa, Ringki; Susanto, Edi
JP2MS Vol 5 No 3 (2021): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.3.337-346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas dan tes hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas belajar peserta didik ditingkatkan dengan cara menunjuk secara acak peserta didik yang tidak membaca untuk membacakan masalah di kelas, membimbing dan melibatkan peserta didik secara aktif saat kegiatan mengamati, membuat pertanyaan, dan mengumpulkan data, Peserta didik diatur dalam kelompok belajar yang heterogen berdasarkan nilai tes, keaktifan dan kedekatan peserta didik, menghampiri dan membimbing peserta didik yang mengalami kesulitan saat menuliskan kesimpulan, memberikan nilai tambah bagi peserta didik yang aktif. Peningkatan aktivitas belajar dapat dilihat dari rata-rata skor pada lembar observasi aktivitas belajar peserta didik siklus I sampai siklus III secara berturut-turut: 20,25 (kriteria cukup aktif); 27,625 (kriteria cukup aktif); 33,5 (kriteria aktif). Hasil belajar peserta didik dapat ditingkatkan dengan cara memberikan suatu permasalahan yang akan memancing pengetahuan awal peserta didik. Peserta didik dibimbing untuk menemukan konsep dan penyelesaian soal. Peserta didik menuliskan kesimpulan dengan bahasanya sendiri. Memberikan latihan soal kepada peserta didik dan memberikan motivasi serta bimbingan lebih kepada peserta didik yang belum tuntas pada tiap siklus. Peningkatan hasil belajar peserta didik dapat dilihat dari nilai rata-rata Tes Hasil Belajar peserta didik siklus I sampai siklus III yaitu 63,74; 74,78; dan 81,33 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal dari siklus I sampai siklus III yaitu 40,74 %, 59,26 %, dan 77,78%.Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif, Think Talk Write, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Make A Match berbantuan Media Gambar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Lestari, Karlya Dwi Upika; Maizora, Syafdi; Susanta, Agus; Lestary, Ratnah
JP2MS Vol 6 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.1.119-127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada materi segiempat dan segitiga di SMPN 15 Kota Bengkulu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match berbantuan media gambar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMPN 15 Kota Bengkulu Semester Genap Tahun Ajaran 2018/2019 yang berjumlah 29 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus dari tanggal 15 Maret 2019 sampai dengan 07 Mei 2019. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match berbantuan media gambar dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dapat dilihat dari nilai rata-rata observasi siswa  berupa self checklist siklus I, II, dan III secara berturut-turut yaitu 37.25, 41.5,  46.5 dengan kriteria secara berturut-turut adalah baik, baik, sangat baik. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar siklus I, II, dan III secara berturut-turut 62.86 , 71,05 dan 80.20 dengan ketuntasan klasikal pada siklus I, II dan III secara berturut-turut adalah 31,03%, 58,62% dan 82,75%.Kata Kunci :  Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Pembelajaran Make A Match, Media Gambar.  
PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI KELAS VIII SMP NEGERI 7 KOTA BENGKULU Charolina, Helvita Frasselia; Susanta, Agus; Muchlis, Effie Efrida; Utari, Tria
JP2MS Vol 5 No 3 (2021): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.3.347-358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kemampuan berpikir kritis matematika antara model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pembelajaran saintifik. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian The Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi siswa dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Kota Bengkulu. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling dengan siswa kelas VIII H berjumlah 29 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII I yang terdiri dari 29 orang siswa sebagai kelas kontrol. Nilai rata-rata hasil posttest kelas eksperimen 70,7 dan rata-rata posttest kelas kontrol adalah 61,10. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji-t dengan taraf nyata (?) = 5% didapat angka sig.(2-tailed) = 0,002 <  0,05 dan  = 2,955 >   = 2,005 Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematika antara model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih tinggi dari kemampuan berpikir kritis matematika dengan pembelajaran saintifik di kelas VIII SMP Negeri 7 Kota Bengkulu.Kata kunci : Kemampuan berpikir kritis, model pembelajaran inkuiri terbimbing.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK DI SMP NEGERI 14 KOTA BENGKULU Wibowo, Agung; Hanifah, Hanifah; Muchlis, Effie Efrida; Siagian, Teddy Alfra
JP2MS Vol 5 No 3 (2021): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.3.359-370

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika peserta didik menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) lebih baik dari hasil belajar matematika peserta didik menggunakan pendekatan saintifik di Kelas VII SMP Negeri 14 Kota Bengkulu tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment Research (Penelitian Eksperimen Semu) dengan desain penelitian nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kota Bengkulu tahun pelajaran 2018/2019. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh kelas VII 5 sebagai kelas pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) yang berjumlah 26 peserta didik dan kelas VII 6 sebagai kelas pendekatan Saintifik yang berjumlah 26 peserta didik. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar tes hasil belajar yang berbentuk soal uraian. Rata-rata hasil belajar matematika peserta didik dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) adalah 53,5 sedangkan rata-rata hasil belajar peserta didik dengan pendekatan Saintifik sebesar 44,54. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar matematika peserta didik menggunakan pendekatan Realistic Mathematics educatio (RME)lebih dari hasil belajar matematika peserta didik menggunakan pendekatan Saintifik di kelas VII SMP Negeri 14 Kota Bengkulu, dengan thitunng = 2,689441 > ttabel = 2,008559.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) DENGAN PEMBELAJARAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 11 KOTA BENGKULU Hidayati, Latifa Nurliyan; Muchlis, Effie Efrida; Rusdi, Rusdi; Siagian, Teddy Alfra
JP2MS Vol 5 No 3 (2021): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.3.371-381

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rata-rata hasil belajar peserta didik dengan model pembelajaran Tim Assisted Individualization lebih dari rata-rata hasil belajar matematika peserta didik dengan pembelajaran saintifik kelas VIII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperiment (Eksperimen Semu) dengan desain penelitian Nonequivalent Posttest-only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 11 Kota Bengkulu tahun pelajaran 2018/2019. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII E sebagai kelas ekperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar (posttest) berupa soal uraian atau essai. Dalam penelitian ini digunakan uji-t dengan data berdistribusi normal dan homogen. Dari penelitian ini diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 70,39 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 61,23. Hal ini menunjukkan uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh thitung=2,5299 dan ttabel = 2,000 dengan  = 0,05. Karena thitung > ttabel maka disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik dengan model pembelajaran Tim Assisted Individualization lebih dari rata-rata hasil belajar matematika peserta didik dengan pembelajaran saintifikKata Kunci: Eksperimen, Hasil belajar, Tim Assisted Individualization (TAI), Saintifik. ABSTRACTThis study aims to determine whether the mathematics learning result of students using cooperative learning model type TAI (Tim Assisted Individualization) more than the result of mathematics learning students who use Saintific in class VIII at SMP 11 Kota Bengkulu. The type of this study was Quasy Experiment with Nonequivalent Posttest-only Control Group Design . The population in this study was the students of class VIII SMPN 11 Bengkulu City academic year 2018/2019. The sample of this study were Class VIII E as experiment class and Class VIII D as control class. The data collection technique  in this research was instrument test result of learning (posttest) in the form of essay matter. For analyzing data the researcher used t-test with normal and homogenous distribution data. The mean value of the experiment class was 70,39 and the control class average was 61,23. This research was done by hypothesis test using t-test obtained        tcount= 2,54 and      ttable  = 2,00 with ? = 0,05. Finally the conclusion of this research were the average students mathematics learning results using cooperative learning model type TAI (Tim Assisted Individualization) more than the result of mathematics learning students who use Saintific in class VIII at SMP 11 Kota Bengkulu.Keywords: Experiments, Learning Outcomes, Tim Assisted Individualization (TAI), Scientific.
Pengembangan LKPD Menggunakan Pendekatan PMRI Berbasis Pendidikan Karakter Pada Materi Segitiga dan Segiempat di SMP Negeri 15 Kota Bengkulu Alamsyah, Novryan; Hanifah, Hanifah; Muchlis, Effie Efrida
JP2MS Vol 5 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.2.158-169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja peserta didik matematika dengan pendekatan PMRI pada materi segitiga dan segiempat yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan prosedur pengembangan 4-D yang dibatasi sampai tahap ketiga yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (develop) terdiri dari uji validitas, uji kepraktisan dan uji efektifitas LKPD.  Kepraktisan LKPD diujikan kepada 29 peserta didik kelas VII.E. Efektifitas LKPD diuji pada peserta didik kelas VII.C berjumlah 30 peserta didik. Instrumen penelitian ini adalah lembar validitas, lembar kepraktisan dan lembar efektifitas LKPD. Hasil penelitian menunjukkan LKPD menggunakan pendekatan PMRI berbasis pendidikan karakter pada materi segitiga dan segiempat di kelas VII SMP Negeri 15 Kota Bengkulu termasuk dalam kategori: (a) sangat valid dengan skor rata-rata 4,36, (b) sangat praktis dengan skor rata-rata 4,47, dan (c) sangat efektif dengan skor rata-rata 4,57.Kata Kunci : Penelitian Pengembangan, LKPD, PMRI ,Pendidikan Karakter
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik dengan Menerapkan Model Pembelajaran Cycle Learning 5E Kelas VIII Di SMP Negeri 02 Kota Bengkulu Putri, Geza Dwi; Muchlis, Effie Efrida; Yensy, Nurul Astuty; Agustinsa, Ringki
JP2MS Vol 5 No 3 (2021): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.3.437-444

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara menerapkan model pembelajaran cycle learning 5E dalam meningkatkan aktivitas belajar, hasil belajar matematika serta mengukur respons peserta didik kelas VIII SMP Negeri 02 Kota Bengkulu. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan 3 siklus dengan alur perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik Kelas VIII C SMP Negeri 02 Kota Bengkulu tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 34 orang. Pengumpulan data diambil berdasarkan lembar observasi aktivitas, lembar tes hasil belajar, lembar respons peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan aktivitas belajar, hasil belajar, dan respons peserta didik meningkat. Aktivitas peserta didik meningkatkan siklus I sampai siklus III dengan skor: 23,12; 28,37; 36,62.  Hasil belajar peserta didik ditingkatkan dengan cara: (1) tahap engagement, mengingat materi yang berhubungan dengan materi yang akan dipelajari; (2) tahap exploration,  mengonstruksikan konsep; (3) tahap explanation, aktif dalam menyampaikan pendapat dan bertanya pada sesi diskusi; (4) tahap elaboration menerapkan konsep bersama kelompok; (5) tahap evaluation mengerjakan soal secara individu. Ini terlihat dari hasil belajar peserta didik dari siklus I sampai siklus III meningkat dengan skor: 60,69; 73,49; 82,07 dengan ketuntasan klasikal: 29,9; 30,29; 30,50. Respons peserta didik dari siklus I sampai siklus III meningkat dengan skor:  29,9; 30,29; 30,5.Kata kunci : Cycle Learning 5E, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Respons Peserta Didik
Pengaruh Model Pembelajaran Examples Non Examples terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu Yulisa, Irma; Muchlis, Effie Efrida; Yensy, Nurul Astuty; Utari, Tria
JP2MS Vol 5 No 3 (2021): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.3.382-391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Examples Non Examples terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Posttest Only Control Group. Populasi pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan VII D sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar tes hasil belajar yang berbentuk essay. Hasil pengujian hipotesis menggunakan t?-test diperoleh t?hit = 2,764 > ttabel= 1,999 dan t?hit =2,764 > -ttabel = -1,999, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran Examples Non Examples terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu.Kata kunci : Model Pembelajaran Examples non Examples, Hasil Belajar.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal pada Materi Operasi Hitung Aljabar Kelas VII SMP Negeri 17 Kota Bengkulu Hapid, Cahayau Gafar; Muchlis, Effie Efrida; Maizora, Syafdi; Agustinsa, Ringki
JP2MS Vol 5 No 3 (2021): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.3.445-451

Abstract

Penelitian ini merupakan sebuah penelitian deskriptif untuk mengetahui kesalahan apa saja yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal operasi hitung aljabar kelas VII SMP Negeri 17 Kota Bengkulu. Sebanyak 25 siswa kelas VII F dipilih sebagai subjek penelitian ini. Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar tes. Analisis data dilakukan dengan pengujian validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa kesalahan yang dilakukan siswa sebanyak 92% siswa melakukan kesalahan operasi hitung penjumlahan bentuk aljabar dan 100% siswa melakukan kesalahan operasi hitung pengurangan bentuk aljabar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal operasi hitung aljabar yaitu: a) kesalahan menyalin data, b) kesalahan operasi suku tak sejenis, c) kesalahan operasi suku sejenis, d) kesalahan mengabaikan data penting yang diberikan, e) kesalahan perhitungan.Kata Kunci: Analisis, Deskriptif, Jenis Kesalahan, Operasi Hitung Aljabar
EFEKTIFITAS LKPD DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS Kristiani, Febri; Maizora, Syafdi; Susanta, Agus
JP2MS Vol 5 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.2.170-178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara efektifitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan model Discovery Learning berbasis indikator pemahaman konsep peserta didik kelas VIII pada materi teorema Pythagoras. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan prosedur 4-D yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop). Uji efektifitas LKPD dilakukan di kelas VIIIB SMP N 02 Kota Bengkulu dengan jumlah siswa 36 orang pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Instrumen penelitian ini adalah lembar efektifitas LKPD berupa aktivitas peserta didik, respon peserta didik dan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD sangat efektif karena LKPD memiliki langkah – langkah yang memuat indikator pemahaman konsep yaitu : a) menyatakan ulang konsep; b) mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya; c) memberi contoh dan bukan contoh dari suatu konsep; d) menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis; e) mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup dari suatu konsep; f) menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu; g) mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah. Indikator pemahaman konsep dapat memaksimalkan aktivitas peserta didik. Serta indikator pemahaman konsep memotivasi peserta didik dalam belajar. Hal ini dibuktikan dengan skor efektifitas 4,30 dalam kategori sangat efektif dengan rincian aktivitas peserta didik dalam kategori sangat baik dengan skor rata-rata 4,52, respon peserta didik dalam kategori sangat baik dengan skor rata-rata 4,39 hasil belajar peserta didik kelas VIII.B SMP Negeri 2 kota bengkulu sangat baik berdasarkan penilaian LKPD dan tes hasil belajar dengan skor rata-rata 4,05 dan telah mencapai persentase ketuntasan klasikal yaitu 88,88%. Kata kunci : Efektifitas, Discovery Learning, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Pemahaman Konsep, Penelitian Pengembangan.