cover
Contact Name
Nur Aliyyah Irsal
Contact Email
-
Phone
+6285758012912
Journal Mail Official
jp2ms@unib.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat FKIP Lt.2 Jl. Raya KandangLimun, Bengkulu 38171A
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 2581253X     DOI : 10.33369/jp2ms
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS) memuat hasil-hasil penelitian ilmiah terkait upaya peningkatan mutu pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar dan menengah
Articles 372 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR UNTUK MENINGKTAKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMP NEGERI 7 KOTA BENGKULU Agus Chandra, Andralin Aderevi; Rusdi, Rusdi; Susanta, Agus
JP2MS Vol 5 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.2.179-189

Abstract

ABSTRAK   Penelitian   ini   bertujuan   untuk   meningkatkan   aktivitas   dan   hasil   belajar matematika peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation pada materi bangun ruang sisi datar di SMP Negeri 7 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas peserta didik dan tes hasil belajar peserta didik dengan analisi deskriptif. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII E tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 31 orang. Peningkatan aktivitas peserta didik siklus I sampai siklus II secara berturut-turut: 29,5 (kriteria cukup);35 (kriteria cukup). Peningkatan hasil belajar dapat dilakukan dengan cara : memberikan soal latihan, meminta peserta didik bertanya tentang kesulitan yang mereka hadapi, dan memberikan perhatian khusus. Peningkatan tersebut dilihat dari nilai rata-rata latihan dan tes hasil belajar peserta didik siklus I sampai siklus II yaitu 60,06;dan 67,09 persentase ketuntasan belajar klasikal dari siklus I sampai siklus II yaitu 41,93%;  dan 70,09%. Peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar dapat dilakukan dengan cara : membuat lembar kerja peserta didik yang bersesuaian dengan langkah- langkah model pembelajaran Group Investigation, menggunakan alat-alat ataupun media-media bantu dalam pembelajaran, membentuk kelompok heterogen, melibatkan  peserta  didik  secara  aktif,  dan  memberi  hukuman.  Kata kunci: Aktivitas Belajar; Hasil Belajar; Group Investigation.
PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS VII SMP NEGERI 1 KOTA BENGKULU Andriani, Sisilia; Rusdi, Rusdi; Yensy B,, Nurul Astuty
JP2MS Vol 5 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.2.190-201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika dengan menerapkan pendekatan Realistics Mathematics Education. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VII.4 SMP Negeri 1 Kota Bengkulu semester genap tahun ajaran 2019/2020 dengan jumlah 36  peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas peserta didik dan tes hasil belajar dengan analisis deskriptif. Peningkatan rata-rata lembar observasi siklus I yaitu 20,125 (kriteria cukup) dan  siklus II 25,875 (kriteria baik). Aktivitas ini ditingkatkan dengan cara memberikan LKPD yang berisikan masalah kontekstual, membentuk diskusi kelompok yang heterogen berdasarkan kemampuan akademis dan kedekatan antar peserta didik, peserta didik diminta agar ikut andil dan bekerja sama  dalam kegiatan kelompok dan menuliskan nama-nama yang ribut saat diskusi kelompok, serta peserta didik disetiap kelompok menyampaikan pertanyaan atau tanggapan kepada penyaji saat diskusi kelas berlangsung. Peningkatan hasil belajar peserta didik dilihat dari nilai rata-rata tes hasil belajar siklus I dan siklus II yaitu 62,80; 73,75 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal siklus I dan siklus II yaitu 52,77%; 69,44%. Hasil belajar peserta didik ditingkatkan dengan cara mengingatkan pada materi sebelumnya, mengkaitkan manfaat belajar materi melalui masalah kontekstual, memberikan soal latihan, memberikan bimbingan kepada peserta didik yang mengalami kesulitan.Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Pendekatan Realistic Mathematics Education
Perbandingan Hasil BelajarMatematika antara Pendekatan Realistic Mathematics Education dan Pembelajaran Ekspositori di Kelas VIII SMP Negeri 10 Kota Bengkulu Sari, Dhela Madhan; Hanifah, Hanifah; Muchlis, Effie Efrida; Siagian, Teddy Alfra
JP2MS Vol 5 No 3 (2021): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.3.452-461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika dengan pendekatan Realistic Mathematics Education lebih baik dari pembelajaran ekspositori di kelas VIII SMP Negeri 10 Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 10 Kota Bengkulu. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling, kelas yang terpilih sebagai sampel adalah kelas VIII A dan Kelas VIII B, dimana kelas  VIII A berjumlah 26 orang sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas VIII B berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen 2. Analisis data dilakukan dengan uji-t independen, pada uji-t independen untuk hasil belajar kedua kelas sampel dengan taraf signifikan (? =  0,05) didapat nilai  maka H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika pendekatan pembelajaran Realistic Mathematics Education lebih baik dari hasil belajar matematika pembelajaran ekspositori di kelas VIII SMP Negeri 10 Kota Bengkulu.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENDEKATAN KONTEKSTUAL DAN EKSPOSITORI DITINJAU DARI HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP N 18 KOTA BENGKULU Utami, Poppy Sasti; Muchlis, Effie Efrida; Rusdi, Rusdi
JP2MS Vol 5 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.2.202-212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah rata-rata hasil belajar peserta didik menggunakan pendekatan kontekstual lebih baik dari rata-rata hasil belajar peserta didik menggunakan pembelajaran ekspositori. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian equivalent pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP N 18 Kota Bengkulu. Teknik  pemilihan sampel dilakukan dengan Cluster Random Sampling sehingga terpilih peserta didik kelas VIII.2 berjumlah 25 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.1 sebagai kelas kontrol. Analisis data dilakukan dengan uji-t dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik menggunakan pendekatan kontekstual tidak lebih baik dari rata-rata hasil belajar peserta didik menggunakan pembelajaran ekspositori, dengan  = 0,05 diperoleh perhitungan thitung = 1,67686 dan ttabel = 2,010635. Rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen adalah 89,84 dan rata-rata hasil belajar peserta didik kelas kontrol adalah 85,04.
PENERAPAN MODEL INQUIRY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 14 KOTA BENGKULU Fashali, Agju Jihan Indri; Maizora, Syafdi; Muchlis, Effie Efrida; Stiadi, Elwan; Utari, Tria
JP2MS Vol 6 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.1.1-12

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas matematika peserta didik dengan menerapkan model Inquiry Learning di SMP Negeri 14 Kota Bengkulu pada pokok bahasan segiempat dan segitiga. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui lembar observasi aktivitas dan tes hasil belajar peserta didik. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII.1 SMP Negeri 14 Kota Bengkulu Semester Genap Tahun Ajaran 2019/2020 berjumlah 32 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Inquiry Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika peserta didik. Peningkatan hasil belajar matematika peserta didik dapat dilihat dari ketuntasan belajar klasikal siklus I dan siklus II secara berturut-turut adalah 9,4%; dan 43,75%. Peningkatan hasil belajar peserta didik dapat dilakukan dengan cara : menyampaikan tujuan pembelajaran, memberikan permasalahan yang berkaitan dengan konsep, memberikan soal latihan, dan memberikan bimbingan kepada peserta didik yang kesulitan dengan membahas soal latihan. Peningkatan aktivitas belajar peserta didik dapat dilihat dari nilai hasil observasi aktivitas belajar matematika peserta didik siklus I dan siklus II secara berturut-turut adalah 28,75 ( kriteria cukup) dan 37,1 ( kriteria aktif). Peningkatan aktivitas peserta didik dapat dilakukan dengan cara : memberikan LKPD yang sesuai dengan langkah-langkah Inquiry Learning, menggunakan alat peraga atau media pembelajaran, melibatkan peserta didik secara aktif dalam pembelajaran.
PENERAPAN PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VII Ramadhanti, Riza; Rusdi, Rusdi; Hanifah, Hanifah; Siagian, Teddy Alfra; Lestary, Ratnah
JP2MS Vol 6 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.1.13-22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Jenis penilitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek pada penelitian yaitu peserta didik kelas VII.5 yang berjumlah 37 orang. Materi pelajaran yang digunakan pada penelitian ini adalah perbandingan dan atirmatika sosial. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas dan tes hasil belajar peserta didik. Indikator keberhasilan tindakan pada penelitian ini yaitu jika rata-rata aktivitas peserta didik berada pada kategori aktif dan rata-rata hasil belajar sudah mencapai kriteria ketuntasan minimal yaitu 75 dan ketuntasan belajar secara klasikal 85%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh rata-rata aktivitas peserta didik di siklus I adalah 32,75 (cukup aktif) dan meningkat pada siklus II menjadi 45 (aktif). Sedangkan untuk rata-rata hasil belajar peserta didik pada siklus I adalah 64,57 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 59,46% dan pada siklus II rata-rata hasil belajar peserta didik meningkat menjadi 72,05 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 70,27%. 
ANALISIS SOAL LATIHAN BUKU MATEMATIKA KURIKULUM 2013 KELAS VIII MATERI LINGKARAN BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM Lestari, Gustia Putri; Yensy, Nurul Astuty; Hanifah, Hanifah; Agustinsa, Ringki; Susanto, Edi
JP2MS Vol 6 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.1.23-31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tingkat kognitif soal latihan dan persentase pada masing-masing tingkat kognitif soal latihan buku matematika kurikulum 2013 edisi revisi 2017 berdasarkan Taksonomi Bloom yang telah direvisi. Jenis penelitian ini yakni studi literatur. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar klasifikasi tingkat kognitif soal latihan materi lingkaran. Sumber data pada penelitian ini yaitu buku matematika kurikulum 2013 edisi revisi 2017 SMP/MTs kelas VIII yang disusun oleh Abdur Rahman Asy’ari, dkk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan enam tingkat kognitif Taksonomi Bloom diperoleh bahwa pada buku matematika kurikulum 2013 edisi revisi 2017 kelas VIII semester II telah memuat enam kategori tingkat kognitif tersebut yang meliputi tingkat kognitif C1(mengingat/remember),C2 (memahami/understand), C3(mengaplikasikan/apply), C4 (menganalisis/analyze), C5 (mengevaluasi/evaluate), dan C6 (mencipta/create). Persentase kategori tingkat kognitif pada soal latihan materi lingkaran yakni C1 (remember) 2,30%, C2 (understanding) 12,64%, C3 (applying) 72,41%, C4 (analyze) 4,60%, C5 (evaluate) 4,60 %, dan C6 (create) 3,45%. Berdasarkan persentase soal tersebut menunjukkan bahwa proporsi soal-soal pada pokok bahasan lingkaran belum memenuhi kriteria perbandingan soal yang mendukung Kompetensi Dasar pembelajaran terutama dalam mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik.
DIAGNOSIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA POKOK BAHASAN LINGKARAN KELAS VIII SMP NEGERI 7 KOTA BENGKULU Muniroh, Fauziatul; Yensy, Nurul Astuty; Muchlis, Effie Efrida; Siagian, Teddy Alfra
JP2MS Vol 6 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.2.148-159

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk mengetahui kesalahan apa saja yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal matematika pokok bahasan lingkaran kelas VIII SMPN 7 Kota Bengkulu Tahun ajaran 2019/2020. Sebanyak 29 peserta didik kelas VIII C dipilih sebagai subjek penelitian ini. Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal tentang lingkaran yaitu: a) kesalahan menentukan unsur juring lingkaran dilakukan oleh 65,52% peserta didik, b) kesalahan menentukan tali busur lingkaran dilakukan oleh 20,69% peserta didik, c) kesalahan dalam menentukan konsep hubungan sudut pusat dan sudut keliling yang menghadap busur yang sama dilakukan oleh 17,24%  peserta didik, d) kesalahan dalam operasi bilangan bulat dilakukan oleh 31,03% peserta didik, e) kesalahan dalam menentukan rumus panjang lintasan pada roda yang berputar dilakukan oleh 31,03% peserta didik, f) kesalahan dalam menentukan rumus keliling atau luas lingkaran dilakukan oleh 24,14% peserta didik, g) kesalahan dalam menggunakan rumus untuk menentukan luas tembereng dilakukan oleh 37,93% peserta didik, dan h) kesalahan dalam menggunakan konsep untuk menghitung keliling daerah yang diarsir dilakukan oleh 13,79% peserta didik.
Analisis Soal Latihan Buku Teks Matematika Kelas VIII Materi Koordinat Kartesius Berdasarkan Taksonomi Bloom Rani, Ariza Yulika; Maizora, Syafdi; Rusdi, Rusdi
JP2MS Vol 5 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.2.213-220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kognitif soal dan persentase soal yang terdapat dalam buku teks matematika Kelas VIII berdasarkan taksonomi Bloom yang telah direvisi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Deskriptif Kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah soal-soal pada buku teks matematika SMP/MTs Kelas VIII edisi revisi 2017 terbitan Kemendikbud. Metode Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa berdasarkan enam tingkatan proses kognitif pada taksonomi Bloom Revisi, soal latihan Matematika SMP kelas VIII semester 1 materi koordinat Kartesius pada soal esai menunjukkan tingkat kognitif C1 (mengingat) sebanyak 67,74% (21 butir soal), C2 (memahami) sebanyak 19,35% (6 butir soal), C3 (menerapkan) sebanyak 9,68 % (3 butir soal), C4 (menganalisis) sebanyak 3,23 % (1 butir soal) dan pada level C5 (mengevaluasi) dan C6 (mencipta) sebanyak 0% (0 butir soal). Dari 20 soal pilihan ganda diperoleh tingkat kognitif C1 (mengingat) sebanyak 100% (20 butir soal), C2 (memahami) sebanyak 0% (0 butir soal), C3 (menerapkan) sebanyak 0 % (0 butir soal), C4 (menganalisis) sebanyak 0 % (0 butir soal) dan pada level C5 (mengevaluasi) dan C6 (mencipta) sebanyak 0% (0 butir soal).Kata kunci : Analisis Soal, Taksonomi Bloom, Tingkat Kognitif
ANALISIS MATERI KEGIATAN MENGAMATI PADA BUKU TEKS MATEMATIKA SMP KELAS VII SEMESTER 2 BERDASARKAN PENDEKATAN SAINTIFIK Astria, Ririn; Rusdi, Rusdi; Irsal, Nur Aliyyah; Siagian, Teddy Alfra
JP2MS Vol 6 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.1.32-39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan materi kegiatan mengamati pada buku teks matematika SMP kelas VII semester 2 berdasarkan Pendekatan Saintifik. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman analisis materi kegiatan mengamati pada buku teks matematika SMP Kelas VII Semester 2 berdasarkan Pendekatan Saintifik. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku teks matematika yakni buku matematika kurikulum 2013 edisi revisi 2017 SMP/MTs Kelas VII yang di susun oleh Abdur Rahman As’ari, dkk. Penerbit  Pusat Kurikulum dan Perbukuan, balitbang, Kemendikbud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi kegiatan mengamati dalam buku teks matematika pada bab perbandingan terdapat beberapa subbab yang masih memerlukan peyempurnaan materi kegiatan mengamati yaitu subbab 5.1; subbab 5.2; subbab 5.3; subbab 5.4; dan subbab 5.5.  dalam bab garis dan sudut terdapat beberapa subbab yang masih memerlukan  penyempurnaan materi kegiatan mengamati pada subbab 7.3 dan 7.4 bagian pertama. Dan dalam bab segiempat dan segitiga terdapat subbab yang masih memerlukan penambahan materi untuk penyempurnaan materi kegiatan mengamati pada subbab 8.1 dan subbab 8.2.