cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudisyach@gmail.com
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Kol H Burlian KM 7,5 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal 'Aisyiyah Medika
ISSN : 26142791     EISSN : 26223872     DOI : -
Core Subject :
Journal ‘Aisyiyah Medika is a journal published by LPPM STIKES Aisyiyah Palembang with the first edition February 2018, with ISSN Print 2614-2791 and ISSN Online 2622-3872, where the Journal is published twice a year, every February and August. Journal papers submitted for publication can be in the form of: research, case reviews, and literature reviews in the health sector. The manuscript is an original scientific work in the last two years and has never been published before. Articles written in the Journal ‘Aisyisyah Medika cover the field of publication of this journal Multi Health Science in the fields of Medicine, Midwifery, Nursing and Pharmacy and Public Health.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
ANALISIS KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELITUS Riska Febriani; Melly Fitri
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v4i0.972

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah meningkatnya tekanan darah sistolik lebih besar dari 140 mmHg dan diastolik lebih besar dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu 5 menit dalam keadaan cukup istirahat. Hipertensi yang tidak segera ditangani berdampak pada munculnya penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, gagal ginjal, dan penyakit pembuluh darah sebagai penyertanya hipertensi biasanya dapat ditemukan pada beberapa penyakit seperti diabetes melitus dan asam urat. Tujuan: Diketahuinya kejadian hipertensi pada lansia dengan diabetes melitus di desa Tanjung Dayang Kabupaten Ogan Ilir. Metode: Penelitian destriptif dengan sampel berjumlah 36 orang yang diambil secara Accidental Sampling. Waktu penelitian pada bulan Mei-Juni 2018, Pemeriksaan menggunakan metode auskultasi.  Analisa data yang digunakan adalah univariat. Hasil: Didapat 34% diabetes melitus 67% yang mengalami hipertensi, berdasarkan usia diperoleh data Middle Age yang mengalami hipertensi sebanyak 60% sampel, Elderly yang mengalami hipertensi sebanyak 80% sedangkan kelompok usia Old sebanyak 0%. Lansia diabetes melitus yang mengalami hipertensi berdasarkan jenis kelamin, laki-laki 2 orang 13,3%, sedangkan perempuan 87%. Saran: Lansia diharapkan untuk rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah khususnya dalam menjaga kestabilan kadar glukosa dalam darah, karena membutuhkan kondisi tubuh dan pola makan yang sehat di pelayanan kesehatan masing-masing. Kata kunci : Hipertensi, Lansia, Diabetes Melitus
ANALISIS KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELITUS Febriani, Riska; Fitri, Melly
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v4i0.971

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah meningkatnya tekanan darah sistolik lebih besar dari 140 mmHg dan diastolik lebih besar dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu 5 menit dalam keadaan cukup istirahat. Hipertensi yang tidak segera ditangani berdampak pada munculnya penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, gagal ginjal, dan penyakit pembuluh darah sebagai penyertanya hipertensi biasanya dapat ditemukan pada beberapa penyakit seperti diabetes melitus dan asam urat. Tujuan: Diketahuinya kejadian hipertensi pada lansia dengan diabetes melitus di desa Tanjung Dayang Kabupaten Ogan Ilir. Metode: Penelitian destriptif dengan sampel berjumlah 36 orang yang diambil secara Accidental Sampling. Waktu penelitian pada bulan Mei-Juni 2018, Pemeriksaan menggunakan metode auskultasi.  Analisa data yang digunakan adalah univariat. Hasil: Didapat 34% diabetes melitus 67% yang mengalami hipertensi, berdasarkan usia diperoleh data Middle Age yang mengalami hipertensi sebanyak 60% sampel, Elderly yang mengalami hipertensi sebanyak 80% sedangkan kelompok usia Old sebanyak 0%. Lansia diabetes melitus yang mengalami hipertensi berdasarkan jenis kelamin, laki-laki 2 orang 13,3%, sedangkan perempuan 87%. Saran: Lansia diharapkan untuk rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah khususnya dalam menjaga kestabilan kadar glukosa dalam darah, karena membutuhkan kondisi tubuh dan pola makan yang sehat di pelayanan kesehatan masing-masing. Kata kunci : Hipertensi, Lansia, Diabetes Melitus
ANALIS KEBERADAAN BORAKS PADA REBUSAN DAUN SINGKONG DIRUMAH MAKAN PADANG Agung, Musni; Hasibuan, Tri Oktaviana
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v4i0.973

Abstract

Latar belakang: Boraks merupakan garam natrium Na2B4O710H2O yang banyak di gunakan di berbagai industri non pangan. Penggunaan boraks dalam makanan mempunyai sifat dapat menimbulkan efek kenyal, memperpanjang masa simpan suatu bahan makanan serta mempertahankan sifat khas makanan Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui gambaran keberadaan boraks pada rebusan daun singkong. Manfaat dari penelitian ini untuk memberikan wawasan dan ilmu pengetahuan mengenai bahan kimia yang terdapat pada makanan dan minuman khususnya bahan pengawet berupa boraks. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Metode: Penelitiannya telah dilaksanakan pada bulan Mei 2018. Pengambilan sampel penelitian ini telah dilaksanakan di rumah makan padang di Kota Palembang. Sedangkan Analisanya telah dilaksanakan di  Laboratorium STIKES Abdi Nusa merupakan Metode Uji Kualitatif Test KIT. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 15 sampel rebusan daun singkong. Hasil: Hasil penelitian terhadap sampel rebusan daun singkong di rumah makan padang menunjukkan bahwa dari 15 sampel yang diteliti diperoleh 2 sampel positif mengandung boraks (13,3%) dimana dapat dilihat dari tekstur rebusan daun singkong yang lembut dan berwarna hijau segar. Saran: diharapkan konsumen agar lebih baik mengkonsumsi makanan olahan sendiri. Namun bila tidak memungkinkan, belilah makanan yang dijual di pasar maupun pusat jajanan secara  teliti. Kata kunci      : Boraks, Rebusan Daun Singkong
STATUS GIZI SISWA SMP BERDASARKAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN KEBIASAAN MAKAN JAJANAN Hasibuan, Tri Oktaviana
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.978

Abstract

Latar belakang: Makanan jajanan (street food) sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Konsumsi makanan jajanan di masyarakat diperkirakan terus meningkat mengingat makin terbatasnya waktu anggota keluarga untuk mengolah makanan sendiri. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui Keunggulan makanan jajanan adalah murah dan mudah didapat, serta cita rasanya yang enak dan cocok dengan selera kebanyakan masyarakat.Penelitian ini Untuk mengetahui gambaran perilaku kebiasaan jajan anak serta hubungannya dengan status gizi di SMP Negeri X. Metode: Penelitian ini dilakukan pada bulan maret dan di smp negeri 27 palembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskritif analitik melalui pendekatan Cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik systematic random sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder dengan mengukur BB dan umur anak, kuesioner, dan registrasi data murid. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 167 orang dan sampel berjumlah 62 orang. Analisa data menggunakan analisa univariat yaitu untuk memperoleh gambaran distribusi frekuensi semua variable, dan juga. Jenis Analisa yang digunakan adalah Analisa Bivariat. Hasil: Ada hubungan antara pengetahuan dengan status gizi anak, tidak ada hubungan antara sikap dengan status gizi anak, tidak ada hubungan antara tindakan degan status gizi anak. Ada hubungan antara Pengetahuan dengan status gizi di dapatkan p value=00,08 lebih kecil dari α= 0,05. Saran: Perlunya pengadaan kantin sekolah agar lebih dapat memeperhatikan konsumsi jajan anak. Diharapkan bagi orang tua murid agar  membekali anak makanan dari rumah untuk dibawa sekolah. Kata Kunci : Makanan, Jajanan dan Status Gizi 
ANALISIS JAMUR KONTAMINAN PADA ROTI TAWAR YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL Sulastina, Nur Afni
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.976

Abstract

Latar belakang: Pangan merupakan kebutuhan dasar yang paling esensial bagi kelangsungan hidup manusia, salah satunya adalah roti tawar yang sering digunakan sebagai menu sarapan pagi sebagian masyarakat Indonesia. Roti tawar bisa dikonsumsi biasanya tidak dapat tahan lebih dari 7 hari, bahkan ada yang hanya 3 hari. Kontaminasi jamur pada makanan dapat menyebabkan kerusakan, terutama pada saat penyimpanan yang salah satunya Aspergillus sp merupakan spesies yang telah menyebar luas, karena spora jamur yang mudah disebarkan oleh angin, mudah tumbuh pada bahan-bahan pangan. Adanya mikroorganisme yang tumbuh di suatu bahan pangan sangat berpengaruh terhadap penurunan kualitas produknya. Tujuan: Diketahuinya keberadaan jamur Aspergillus sp pada roti tawar yang dijual di Pasar Tradisional. Metode: Penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dan sampel berjumlah 16 roti tawar di pasar tradisional dengan teknik samplingnya menggunakan purposive sampling. Waktu penelitian pada bulan Maret-Juni 2018, Metode pemeriksaan dengan cara isolasi jamur Aspergillus sp dengan media Sabaroud Dextrose Agar (+). Hasil: Dari 16 sampel yang diteliti, didapatkan 1 sampel (6,2%) roti tawar yang positif ditemukan jamur Aspergillus sp dan 15 sampel (93,8%) yang negatif. Saran: Diharapkan masyarakat akat sebagai konsumen sebelum membeli roti tawar agar lebih teliti serta memperhatikan kualitas dan kebersihan roti tawar yang akan dikonsumsi serta prosuden roti agar menambah waktu kadaluwarsa pada produk rotinya. Kata kunci : Aspergillus sp, Roti Tawar, Isolasi Jamur
ANALISIS TELUR CACING SOIL TRANSMITTED HELMINTHES PADA KUKU SISWA SEKOLAH DASAR Melly Fitri
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.977

Abstract

Latar belakang: Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 13 April – 19 Juni dan di analisa di Laboratorium Stikes Abdi Nusa Palembang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran telur cacing Soil Transmitted Helminthes pada kuku siswa Sekolah Dasar X. Tujuan: diketahuinya prevalensi kecacingan yang ada di Sekolah Dasar X. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode Deskriptif. Sampel dipilih dengan teknik random sampling, serta dilakukan teknik wawancara dan observasi. Populasi pada penelitian ini berjumlah 106 siswa dan diambil 51 siswa. Metode pemeriksaan yang digunakan adalah metode sediaan langsung. Waktu penelitian pada bulan Maret-Juni 2018. Hasil: hasil pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap 51 sampel didapat 3 siswa (6%) terinfeksi Ascaris lumbricoides, 1 siswa (2%) terinfeksi Trichuris trichiura. Pada usia 8 tahun positif sebanyak 1 siswa (5%), diusia 9 tahun positif 3 siswa (20%). Bedasarkan jenis kelamin ditemukan siswa yang berjenis kelamin laki-laki positif ditemukan sebanyak 4 siswa (13%), dan berdasarkan personal hygiene kurang baik ditemukan positif sebanyak 4 siswa (13%). Saran: Perlu dilakukan penyuluhan tentang kebersihan oleh guru-guru kepada siswa dan wali murid agar dapat menerapkan hidup bersih dan sehat.                                                                                                        Kata kunci : Soil Transmitted Helminthes, Kuku, Siswa Sekolah Dasar
DETERMINAN KECACATAN AKIBAT PENYAKIT KUSTA Marlina, Marlina; Wahyudi, Arie; Murni, Nani Sari
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 8, No 1: Februari 2023 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v8i1.983

Abstract

Latar Belakang; Kusta merupakan penyakit infeksi kronis yang telah lama berkembang di dunia. Kejadian kusta di dunia masih relatif cukup tinggi.  Keberhasilan dalam mendeteksi kasus baru dapat diukur dari tinggi rendahnya proporsi cacat tingkat II akibat kasus kusta.Tujuan: Penelitian ini bertujuan diketahuinya determinan kecacatan akibat penyakit kusta. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan rancangan cross sectional.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita kusta di Puskesmas Air Itam Kabupaten PALI  tahun 2015-2019 dengan MDT (Multi Drug Therapy) yang berasal dari program pemberantasan penyakit kusta dengan jumlah 35 orang.  Sampel penelitian adalah total populasi.  Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Air Itam Kabupaten PALI.  Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei s.d Juni 2021. Analisis data bivariat dengan uji Chi-square. Hasil: Ada hubungan antara jenis pekerjaan (nilai p 0,023), tingkat pendidikan (nilai p 0,000), kepatuhan berobat dan minum obat (nilai p 0,006), tipe kusta (nilai p 0,005), dan reaksi kusta (nilai p 0,005) dengan kecacatan akibat kusta. Saran: Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan perlunya peningkatan kerjasama lintas program dan lintas sektoral sehingga promosi kesehatan untuk pencegahan kecacatan akibat kusta dapat dilakukan serta upaya eradikasi kusta segera terwujud di wilayah kerja Puskesmas Air Itam Kabupaten PALI Keywords: Kecacatan, Penyakit Kusta
PENERAPAN MANAJEMEN NUTRISI PADA ASUHAN KEPERAWATAN DIABETES MELITUS TIPE II DENGAN MASALAH KEPERAWATAN DEFISIT NUTRISI Lukman, Lukman; Aguscik, Aguscik; Agustin, Venny Atmara
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 8, No 1: Februari 2023 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v8i1.984

Abstract

Latar belakang: Penyakit Diabetes Mellitus Tipe II merupakan penyakit yang membutuhkan manajemen nutrisi yang baik, ketidakpatuhan dalam diet dan pola makan akan mengakibatkan ketidakstabilan glukosa di dalam darah. Tujuan: Membandingkan kedua masalah asuhan keperawatan Diabetes Mellitus Tipe II kedua pasien dengan intervensi utama manajemen nutrisi dengan masalah keperawatan defisit nutrisi. Metode: Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan pasien Diabetes Mellitus Tipe II dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi. Subjek dalam studi kasus ini dua pasien dengan inisial Ny.Z yang berusia 39 tahun dan pasien kedua dengan inisial Ny.A yang berusia 67 tahun, Asuhan keperawatan dilakukan diruang penyakit dalam disalah satu rumah sakit Swasta kota Palembang. Sedangkan proses pengambilan asuhan keperawatan dari tanggal 09 s/d 14 Maret 2021. Analisa data yang digunakan dalam studi kasus ini adalah analisis deskriptif yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan data yang terkumpul untuk membuat suatu kesimpulan yang disajikan secara tekstular/narasi. Hasil: Berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan pada pasien 1 yang berumur 39 tahun dengan berat badan 47 kg dan IMT 18,3 dan pada pasien 2 yang berumur 67 tahun dengan berat badan 48 kg dan IMT 18,7 didapatkan data adanya masalah defisit nutrisi pada kedua pasien dengan diagnosa medis DM Tipe II. Setelah diberikannya implementasi berupa indetifikasi status nutrisi (IMT), tindakan oral hygiene, dan edukasi diet DM didapatkan bahwa maslah defisit nutrisi pada pasien teratasi ditandai dengan kenaikan BB dan IMT selema dilakukannya implementasi keperawatan. Saran: diharapakan ada jadwal terapi nutrisi terpadu yang terinteritas antara perawat, ahli gizi dan keluarga untuk mencegah tidak terjadi deficit nutrisi.Kata kunci: Manajemen Nutrisi, Diabetes Mellitus Tipe II, Defisit Nutrisi, Asuhan Keperawatan
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSI PADA IBU HAMIL Handayani, Sri; Solama, Wita; Hipson, Meita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 8, No 1: Februari 2023 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v8i1.985

Abstract

Latar belakang: Preeklamsi adalah kondisi dimana ibu hamil menderita tekanan darah tinggi yang di sertai dengan terdeteksinya protein urin. Menurut data global pada tahun 2018 jumlah kematian ibu yang disebabkan oleh preeklampsi mengalami peningkatan menjadi 11,06%. Berdasarkan data study pendahuluan Jumlah ibu hamil yang mengalami preeklamsi ada 86 (29,9%) ibu. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara usia, paritas, hipertensi, kehamilan ganda, pretein urine, usia kehamilan dengan kejadian preeklamsi pada Ibu hamil di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2021. Metode: survei analitik dengan menggunakan pendekatan retrospektif dengan Sample 288 responden yang diambil dengan tehnik random sampling, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder, teknik analisis data menggunakan data analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil: penelitian didapatkan ada hubungan antara Usia ibu dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil (p-0,002), tidak terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian preeklamsi (p-0,089), terdapat hubungan antara hipertensi dengan kejadian preeklamsi (p-0,000), tidak terdapat hubungan antara kehamilan ganda dengan kejadian preeklamsi (p-0,327), terdapat hubungan antara protein urine dengan kejadian preeklamsi (p-0,000), dan tidak terdapat hubungan antara usia kehamilan dengan kejadian preeklamsi (p-0,245). Saran: bagi instansi terkait untuk dapat meningkatkan upaya promotif dan preventif dengan memberikan sosialisasi mengenai faktor faktor yang dapat menjadi resiko kejadian preeklamsi sehingga kasus preeklamsi dapat dicegah secara dini. Kata Kunci : ibu hamil, kejadian preeklamsi
HUBUNGAN ANTENATAL CARE, JARAK KELAHIRAN DAN PREEKLAMPSIA DENGAN KEJADIAN BBLR Kurniasari, Winda; Amalia, Rizki; Handayani, Sri
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 8, No 1: Februari 2023 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v8i1.986

Abstract

Latar Belakang : Berat Badan Lahir Rendah adalah bayi dengan berat lahir < 2500 gram tanpa memandang masa gestasi. Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2018 menunjukkan Angka Kematian Neonatal  sebesar 15 per 1.000 Kelahiran Hidup, Angka Kematian Bayi sebesar 18 per 1.000 Kelahiran Hidup. Tujuan : untuk mengetahui hubungan antenatal care, jarak kelahiran, dan preeklampsia dengan kejadian BBLR di RSUD Ogan Ilir tahun 2020. Metode : Jenis Penelitian survey analitik dengan pendekatan “cross sectional”. Populasinya adalah semua bayi baru lahir di Instalasi Rawat Inap Kebidanan RSUD Ogan Ilir Kabupaten Ogan Ilir pada bulan Januari – Juli tahun 2021 berjumlah 81 dengan metode total sampling dan pengumpulan data menggunakan data sekunder. Analisis data penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-square. Hasil : Hasil penelitian diperoleh proporsi responden dengan BBLR ialah 31 (38,3%) responden dan ditemukan ada hubungan yang bermakna antara jarak kelahiran (Pvalue = 0,008) dan preeklampsia (Pvalue = 0,013) dengan BBLR dan tidak ada hubungan ANC (pvalue = 0,642) dengan kejadian BBLR di RSUD Ogan Ilir Tahun 2020.  Saran : Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai masukan untuk penyusunan program kesehatan reproduksi  serta menurunkan kejadian BBLR dan perbaikan untuk meningkatkan mutu pelayanan kebidanan dan perinatalogi. Kata kunci : ANC, Jarak Kelahiran, Preeklampsi, BBLR