cover
Contact Name
Islamiani Safitri
Contact Email
eduscience@ulb.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
eduscience@ulb.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu Jalan SM. Raja No. 135 Aek Tapa, Rantauprapat Kode Pos 21415
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Eduscience (JES)
ISSN : 2303355x     EISSN : 26852217     DOI : 10.36987/jes
Core Subject : Education,
Jurnal Eduscience is a peer-reviewed journal that is published by LPPM of Labuhanbatu University. This journal publishes biannually in June and December. This Journal publishes current original research on education studies using an interdisciplinary perspective, especially within Mathematic Education, Biology Education, Civic Education, Science Education, Physics Education, and all about teaching and learning research. Reviewers will review any submitted paper. The review process employs a double-blind review, which means that both the reviewer and author identities are concealed from the reviewers, and vice versa
Articles 505 Documents
ANALISIS TENTANG PENGUTIPAN SKRIPSI MAHASISWA SEBAGAI ANTISIPASI PLAGIARISME DI STKIP NIAS SELATAN Agustinus Duha; Bimerdin Daely
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.038 KB) | DOI: 10.36987/jes.v6i2.1443

Abstract

Seorang mahasiswa yang akan menyelesaikan tugas akademiknya, akan dihadapkan pada tugas akhir yang harus diselesaikannya yaitu menulis karya ilmiah (skripsi). Sehubungan dengan kegiatan menulis di atas maka mahasiswa dituntut untuk dapat menuangkan ide-idenya secara logis dan rasional. Dalam merangkai ide yang ilmiah maka harus mampu menggunakan bahasa sebagai medianya untuk mengaktualisasikan gagasannya tersebut. Ketika seorang mahasiswa tidak memiliki kemampuan pada aspek di atas maka akan muncul ide untuk mencari referen dari mana saja yang penting ada sehingga tidak terhindarkan dari tindakan menyimpang dalam mengutip pendapat orang lain dan menjadikanya sebagai pendapatnya atau melakukan tindakan plagiarisme. Setelah dilakukan analisis, permasalahan yang terdapat pada skripsi yang dijadikan sampel penelitian kurang lebih sama. Yang membedakannya adalah persentasenya. Misalnya skripsi a.n. Derisman Bawamenewi dengan Similarity Found: 33%, skripsi Eldison dengan Similarity Found: 25%, skripsi Ernimawati Gulo dengan Similarity Found: 21%, skripsi Etika Halawa Similarity Found: 54%, skripsi Gakhimi Wau Similarity Found: 27%, skripsi Intan H. Laia Similarity Found: 23%, skripsi Nur Kaidah Dachi Similarity Found: 30%, skripsi Reminis Cere Hia Similarity Found: 43%, skripsi Salua B. Gowasa Similarity Found: 20%, skripsi Report Suci Hati Buulolo Similarity Found: 21%, Sinjo Bu’ulolo Bab I-III Similarity Found: 60% dan Bab 4-5 Similarity Found: 11%, Wenihati Gaurifa Similarity Found Bab I: 7%, Bab II: 80%, Bab III: 14%, Bab IV: 7%, Bab V: 4%, Yustina Novewati Bu’ulolo Bab I-III Similarity Found: 56% dan Bab 4-5 Similarity Found: 14%. Hendaknya mahasiswa secara aktif dan mandiri dalam mengembangkan wawasan, ide yang logis, dan pengetahuan serta berkontribusi positif melalui sumbangsih pemikiran dalam dunia pendidikan, sehingga tidak tergantung pada skripsi yang sudah dibuat sebelumnya; Hendaknya dalam penulisan skripsi mahasiswa memahami bagaimana merujuk dan mengutip sesuai dengan Panduan Penulisan Skripsi (PPS) yang dimiliki oleh STKIP Nias Selatan; Penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar atau pedoman penelitian yang hasilnya dapat disempurnakan maupun dikembangkan sesuai dengan dinamisasi perubahan paradigma pendidikan di Indonesia.
PEMBELAJARAN ANALOGI UNTUK MEMBENTUK SIKAP DAN MORAL SISWA PADA KONSEP LOGIKA MATEMATIKA Rizki Putri Yolanda Ritonga; Lily Rohanita Hasibuan
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.154 KB) | DOI: 10.36987/jes.v6i2.1533

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagian besar perilaku siswa masih belum mencerminkan sikap dan moral yang baik. Sikap dan moral di SMA Negeri 2 Bilah Hulu hanya disampaikan oleh guru mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan agama, sedangkan untuk mata pelajaran yang lainnya guru lebih berfokus pada penyampaian materi dibandingkan penanaman nilai sikap dan moral kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk sikap dan moral siswa setelah diberikan pembelajaran analogi pada konsep logika matematika di Kelas XI SMA Negeri 2 Bilah Hulu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 2 Bilah Hulu pada semester genap Tahun Pembelajaran 2018/2019. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi sikap dan moral siswa. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskiptif. Hasil analisis deskriptif menunjukkan persentase rata-rata sikap dan moral siswa pada pertemuan I  sebesar 41,55%, pada pertemuan II sebesar 60,44%, pada pertemuan III sebesar 77,99%, dan pada pertemuan IV sebesar 85,75%. Persentase sikap dan moral siswa tersebut menunjukkan adanya peningkatan pada tiap pertemuan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran analogi dapat membentuk sikap dan moral siswa.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM KEGIATAN SEMINAR PROPOSAL PENELITIAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA STKIP NIAS SELATAN TAHUN AKADEMIK 2018/2019 Merri Christina Zalukhu; Ujianhati Zega
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.131 KB) | DOI: 10.36987/jes.v6i2.1446

Abstract

Kesalahan-kesalahan berbahasa masih ditemukan khususnya pada forum seminar proposal penelitian mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Nias Selatan. Dalam kegiatan seminar proposal penelitian mahasiswa sering menggunakan tuturan yang berulang-ulang bahkan kadang menggunakan tuturan yang sehrusnya tidak perlu diucapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa lisan dalam bentuk kesalahan penghilangan (omission), kesalahan penambahan (addition), kesalahan formasi (misformation), dan kesalahan susun (misordering) dalam kegiatan seminar proposal penelitian mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tahun akademik 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang diuji pada seminar proposal penelitian pada program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Nias Selatan Tahun Akademik 2018/2019. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi yang diawali dengan metode rekam dan dilanjutkan dengan transkripsi data. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Target akhir tingkat kesiapan teknologi adalah 2. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh penutur adalah kesalahan penambahan kata atau frase (52). Sedangkan kesalahan yang paling sedikit terjadi adalah kesalahan penghilangan kata atau frase (24). Selain itu, ditemukan bahwa hampir pada setiap tuturan yang diucapkan oleh mahasiswa peserta seminar terdapat minimal satu jenis kesalahan. Tuturan yang di dalamnya terdapat keempat jenis kesalahan berjumlah 10 kalimat. Hal ini mengindikasikan bahwa mahasiswa yang diuji pada seminar proposal penelitian masih belum mampu berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Mahasiswa masih sering menambahkan kata/frase/klausa yang seyogianya tidak perlu ditambahkan sehingga makna kalimat bagi penutur dan atau pendengar tidak jelas (samar). Hal ini berdampak pada makna wacana secara keseluruhan. Peneliti menyarankan: (1) tenaga pendidik secara khusus pada program studi Bahasa dan Sastra Indonesia harus memberikan perhatian khusus pada penanaman cara berbahasa Indonesia yang baik dan benar pada setiap proses pembelajaran; (2) mahasiswa khususnya pada program studi Bahasa dan Sastra Indonesia harus selalu belajar dan berlatih menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar terutama pada situasi formal.
DAMPAK PROFESIONAL GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI EKSTRINSIK SISWA DI SMA KEMALA BHAYANGKARI 2 RANTAUPRAPAT Rezkidana Siregar; Rohana Rohana; Mila Nirmala Sari Hasibuan
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.351 KB) | DOI: 10.36987/jes.v5i1.1584

Abstract

Pendidik yang profesional harus memiliki empat kompetensi seperti kompetensi pribadi, kompetensi sosial, kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional mengajar. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki guru yaitu dalam memberikan motivasi ekstrinsik pada siswa. Motivasi diperlukan dalam proses pembelajaran supaya memberikan semangat kepada siswa dalam belajar dan menciptakan suasana yang kondusif di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profesional guru memberikan dampak dalam meningkatkan motivasi ekstrinsik siswa dan untuk mengetahui bagaimana guru yang profesional memberikan motivasi ekstrinsik kepada siswa. Metode penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai bulan Juni 2017 di SMA Kemala Bhayangkari 2 Rantauprapat. Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dnegan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu 4 guru yang sudah sertifikasi dan 4 guru yang tidak sertifikasi. Objek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 4 dan IPS 5 SMA Kemala Bhayangkari 2 Rantauprapat. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara serta penyebaran angket (kuesioner). Teknik analisis data menggunakan interpretasi data yaitu  Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang sudah sertifikasi yang seharusnya sudah memilki kemampuan guru yang profesional belum semuanya memiliki kemampuan secara profesional salah satunya dalam memberikan motivasi kepada siswa. Guru yang tidak sertifikasi salah satunya sudah memiliki kemampuan dalam memberikan motivasi kepada siswa. Guru yang sudah sertifikasi seharusnya sudah profesional salah satunya kemampuan dalam memberikan motivasi kepada siswa, tetapi belum dilaksanakan oleh semua guru yang sertifikasi. Guru yang tidak sertifikasi terdapat 75% sudah mampu dalam memberikan motivasi ektrinsik kepada siswa.
PENGARUH SUHU TERHADAP DERAJAT PENETASAN TELUR IKAN MASKOKI Carassius auratus (Linnaeus, 1758) Helentina Mariance Manullang
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.706 KB) | DOI: 10.36987/jes.v6i2.1415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap derajat penetasan telur ikan maskoki Carassius auratus (Linnaeus, 1758), dan untuk mengetahui suhu terbaik yang menghasilkan derajat penetasan tertinggi ikan maskoki. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Basah Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap dengan 4 taraf perlakuan dan 3 ulanagan. Berdasarkan hasil analisis variansi diperoleh bahwa perlakuan suhu memberikan pengaruh sangat nyata terhadap derajat penetasan telur ikan maskoki. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan suhu berpengaruh sangat nyata (Highly Significant),  terhadap derajat penetasan ikan mas koki.  Berdasarkan Uji Least Significant Difference (LSD), perlakuan terbaik adalah suhu 30 o C dengan derajat penetasan sebesar 93,67%.
FAKTOR KONDISI DAN POLA PERTUMBUHAN UDANG KELONG (Penaeus indicus) PADA PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE BELAWAN, SUMATERA UTARA Rivo Hasper Dimenta; Rusdi Machrizal
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.983 KB) | DOI: 10.36987/jes.v4i2.1447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kondisi (K) dan Pola Pertumbuhan udang kelong (P. indicus) telah dilakukan di sekitar perairan muara yang memiliki ekosistem mangrove Belawan selama 3 bulan, sejak bulan Juni - Agustus 2016. Metode penelitian yang digunakan yang dalam menentukan 4 titik stasiun sampling adalah purposive random sampling dengan 2 kategori zona yaitu zona alami dan zona pemanfaatan. Pengambilan sampel udang kelong (P. indicus) dilakukan dengan menggunakan jaring ambai berbentuk kerucut yang terbuat dari bahan nilon. Pada tiap stasiun ditentukan 3 unit jaring tangkap sebagai ulangan (total jaring 12 unit/bulan). Analisa data pola pertumbuhan udang menggunakan rumus persamaan hubungan panjang dan bobot Effendie (2002) dan analisa faktor kondisi relatif (K) menggunakan rumus Rypel dan Ritcher (2008). Hasil penelitian diperoleh bahwa Pola pertumbuhan udang (P. indicus) di perairan mangrove Belawan seluruhnya kategori allometrik negatif (b < 3) dimana nilai b tertinggi pada stasiun I sebesar 2.82, dan terendah berada pada stasiun III sebesar 1.26. Hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh letak lokasi stasiun I yang hampir mendekati daratan, sehingga diduga kondisi substrat sesuai bagi kebutuhan perkembangan udang kelong. Nilai faktor kondisi (K) P. Indicus  tertinggi berada pada stasiun II sebesar 1,71 dan nilai yang terendah pada stasiun III sebesar 1,20. Sehingga dapat disimpulkan udang kelong (P. Indicus) pada seluruh stasiun tergolong dalam kondisi pipih atau tidak gemuk.
ANALISIS TERHADAP MAHASISWA PRODI PPKN STKIP LABUHANBATU DALAM STUDI KASUS KUNJUNGAN PERPUSTAKAAN DAN APLIKASINYA PADA PENERAPAN KARAKARTER GEMAR MEMBACA Rohana Rohana; Mila Nirmala Sari Hasibuan; Elysa Rohayani; Siti Zahara Saragih
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.855 KB) | DOI: 10.36987/jes.v6i2.1588

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan karakter pada kalangan mahasiswaPPKn STKIP Labuhanbatu, pendidikan karakter mengajarkan kebiasaan cara berfikir dan berprilakusehingga mereka mampu berfikir sehingga mereka mampu hidup dan bekerjasama dengan keluarga,masyarakat dan Negara. Pendidikan karakter merupakan pendidikan yang sangat di perlukan dalamkehidupan, nilai – nilai karakter bukan hanya di jumpai di lingkungan pendidikan tapi juga di dapat dilingkungan sekitar, dalam hal ini perpustakaan menjadi salah satu wadah yang dapat mengukurtingkat karakter mahasiswa,adapun karakter yang di analisis di sini adalah gemar membaca, adapunobjek yang di analisis dalam penelitian ini adalah mahasiswa STKIP Labuhanbatu khususnya prodiPPKN,lokasi penelitian di perpustakaan yayasan universitas labuhanbatu,jenis penelitian kualitatif,teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara, teknik analisa data di lakukandengan langkah reduksi data adapun hasil dari penelitian ini adalah bahwa mahasiswa STKIPLabuhanbatu khususnya prodi PPKN memiliki tingkat karakter yang baik ini dapat di lihat dari hasilangket.
ANALISIS PERJANJIAN KESEPAKATAN MASYARAKAT MENGENAI PENCURIAN BUAH KELAPA SAWIT DITINJAU DARI PERATURAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 2 TAHUN 2012 (Studi Kasus di Desa Bandar Selamat Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labuhanbatu Utara) Denni Maruli Sitompul; Muhammad Khoirul Ritonga; Toni Toni
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.018 KB) | DOI: 10.36987/jes.v6i2.1417

Abstract

Penelitian Ini membahas tentang analisis penjanjian kesepakatan masyarakat mengenai pencurian buah kelapa sawit ditinjau dari peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2012 ( studi kasus di desa Bandar Selamat kecamatn Aek Kuo Kabupaten Labuhanbatu ), fokus penelitian melihat pada kedudukan perjanjian kesepakatan masyarakat tentang pencurian buah kelapa sawit, penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan studi kasus, data diperoleh melalui hasil angket , tes wawancara dan studi pustaka. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah perjanjian kesepakatan masyarakat mengenai pencurian buah kelapa sawit di Desa Bandar Selamat Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labuhanbatu tidak berkekuatan hukum dan sangat bertentangan dengan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2012 karena didalam peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2012 sudah diatur dalam BAB II pasal 3 mengenai tentang Denda dan didalam Perjanjian Kesepakatan masyarakat terdapat didalamnya mengenai tentang Denda yang melebihi Batas yang sudah di atur dalam Peraturan Mahkamah Agung Nomor Tahun 2012 yaitu 1.000.000,00 (satu juta rupiah) per janjang.
ANALYSIS OF THE PROBLEM OF SOLVING THE PROBLEM IN COMPLETING THE PROBLEM OF THE STORY BASED ON THE STEPS OF THE PATTERN IN COMPARATIVE MATERIAL Mindo Hotmaida Sinambela
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.695 KB) | DOI: 10.36987/jes.v7i1.1689

Abstract

Each student has different abilities in problem solving, especially in story problems. Haji (1994: 13) suggests that questions that can be used to determine students' abilities in the field of mathematics study can take the form of story problems. The purpose of this research is to describe the ability of students to solve mathematical problems in solving comparative story problems based on Polya's steps. This research is a descriptive study using a qualitative approach. Three (3) subjects were taken from students of class VIIA at SMP Negeri 1 Wamena consisting of one high ability student, one medium ability student, and one low ability student. Retrieval of data taken by the test and interview methods. The test used was in the form of a description test of three (3) questions. Based on the research results obtained: the ability to solve mathematical problems in High Ability Students (SKT) can do all the problem solving comparative story problems based on Polya steps, while the Medium Ability Students (SKS) there are two questions that have not fully taken Polya's steps specifically implementing the completion plan and check again. For Low Ability Students (SKR) almost all the questions given cannot be solved using Polya steps.Keywords: Problem solving, Polya steps, comparison problems.
ANALYSIS OF THE PROBLEM OF SOLVING THE PROBLEM IN COMPLETING THE PROBLEM OF THE STORY BASED ON THE STEPS OF THE PATTERN IN COMPARATIVE MATERIAL Sinambela, Mindo Hotmaida
JURNAL EDUSCIENCE (JES) Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.695 KB) | DOI: 10.36987/jes.v7i1.1689

Abstract

Each student has different abilities in problem solving, especially in story problems. Haji (1994: 13) suggests that questions that can be used to determine students' abilities in the field of mathematics study can take the form of story problems. The purpose of this research is to describe the ability of students to solve mathematical problems in solving comparative story problems based on Polya's steps. This research is a descriptive study using a qualitative approach. Three (3) subjects were taken from students of class VIIA at SMP Negeri 1 Wamena consisting of one high ability student, one medium ability student, and one low ability student. Retrieval of data taken by the test and interview methods. The test used was in the form of a description test of three (3) questions. Based on the research results obtained: the ability to solve mathematical problems in High Ability Students (SKT) can do all the problem solving comparative story problems based on Polya steps, while the Medium Ability Students (SKS) there are two questions that have not fully taken Polya's steps specifically implementing the completion plan and check again. For Low Ability Students (SKR) almost all the questions given cannot be solved using Polya steps.Keywords: Problem solving, Polya steps, comparison problems.

Page 7 of 51 | Total Record : 505


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Australia, Taiwan, and Indonesia) Vol 12, No 6 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Thailand, Malaysia and Indonesia) Vol 12, No 5 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Malaysia and Indonesia) Vol 12, No 4 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Malaysia, Thailand, and Indonesia) Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Malaysia and Indonesia) Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from United Kingdom, Nigeria, and Indonesia) Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Philippines, Thailand, and Indonesia) Vol 11, No 3 (2024): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Hungary, South Africa, Malaysia, and Ind Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Nigeria, Korea, and Indonesia) Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Nigeria, India, and Indonesia) Vol 10, No 3 (2023): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Nigeria and Indonesia) Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Turkey, Malaysia, Algeria, Indonesia) Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Algeria and Indonesia) Vol 9, No 3 (2022): Jurnal Eduscience (JES) Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Eduscience (JES) Vol 9, No 1 (2022): Jurnal Eduscience (JES) Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Eduscience (JES) Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Eduscience (JES) Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Eduscience (JES) Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Eduscience (JES) Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Eduscience (JES) Vol 6, No 1 (2019): Jurnal Eduscience (JES) Vol 6, No 1 (2019) Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Eduscience (JES) Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Eduscience (JES) Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Eduscience (JES) Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Eduscience (JES) Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Eduscience (JES) Vol 3, No 2 (2016): Jurnal Eduscience (JES) Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Eduscience (JES) Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Eduscience (JES) More Issue