cover
Contact Name
Andi Syaputra
Contact Email
-
Phone
+6282332189018
Journal Mail Official
jmd@sttkd.ac.id
Editorial Address
Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Jl. Parangtritis No.KM.4,5, Druwo, Bangunharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55143
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen Dirgantara
ISSN : 22527451     EISSN : 26220946     DOI : -
Jurnal Manajemen Dirgantara is a scientific journal published by Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan. Jurnal Manajemen Dirgantara was first published in 2008 with registered number ISSN 2252-7451 (Print) and ISSN 2622-0946 (Online), is a peer-reviewed journal published two times a year (July and December). Jurnal Manajemen Dirgantara is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of management research on aviation.
Articles 295 Documents
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP MOTIVASI DAN KINERJA KARYAWAN INDUSTRI KAROSERI ARGASA MAGELANG, JAWA TENGAH Kifni Yudianto
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Manajemen Dirgantara, Desember 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.458 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul pengaruh kompensasi terhadap motivasi dan kinerja karyawan industri Karoseri Argasa Magelang, Jawa Tengah”. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk Mengetahui dan menganalisa sejauh mana pengaruh dari kompensasi (kompensasi financial dan kompensasi non finansial) baik secara sendiri-sendiri (parsial) maupun secara bersama-sama (simultan) terhadap motivasi karyawan industri Karoseri Argasa, mengetahui dan menganalisa sejauh mana pengaruh dari motivasi terhadap kinerja karyawan industri Karoseri Argasa, mengetahui dan menganalisa sejauh mana pengaruh dari kompensasi (kompensasi finansial dan kompensasi non finansial) baik secara sendiri-sendiri (parsial) maupun secara bersama-sama (simultan) terhadap kinerja karyawan industri Karoseri Argasa, dan mengetahui dan menganalisa pengaruhnya yang lebih besar antara pengaruh langsung (kompensasi terhadap kinerja) dan pengaruh tidak langsung (kompensasi terhadap kinerja melalui motivasi). Metode analisa dalam penelitian ini menggunakan regresi linier model Jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kompensasi finansial dan kompensasi non finansial mempunyai pengaruh secara simultan dan parsial terhadap motivasi karyawan Industri Karoseri Argasa Magelang, Jawa Tengah, variabel motivasi mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Industri Karoseri Argasa Magelang, Jawa Tengah, variabel kompensasi finansial dan kompensasi non finansial mempunyai pengaruh secara simultan dan parsial terhadap kinerja karyawan Industri Karoseri Argasa Magelang, Jawa Tengah, dan pengaruh langsung variabel kompensasi non finansial yang dominan dalam mempengaruhi kinerja karyawan perusahaan Industri Karoseri Argasa Magelang, Jawa Tengah.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI REAKSI INVESTOR DI SEKITAR PENGUMUMAN RIGHT ISSUE STUDI EMPIRIS DI BURSA EFEK JAKARTA Djoko Widagdo
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Manajemen Dirgantara, Desember 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.492 KB)

Abstract

This study is examined whether a right issues announcement in Indonesian money market giving an influence to stock price that calculated from abnormal return around announcement stock day. In addition to that, this study test on whether company size, offer price and price to book value influence investor reaction to the right issue announcement. The samples of this study are companies who done right issues in Jakarta Stock Exchange during 1992 to 1996, where event date is a reference. Event study used in this research. Using one sample t test, the result shows that stock price arise before right issue announcement and fall down after it, then start arise over again. Market or investor on the whole are react positively to right issue announcement. The regression outcome shows negative correlation between abnormal return and company size; means small company will have higher return compare to bigger one. There is also positive correlation between abnormal return and offerprice of new stock. So that offer price gives positive signaling effect to abnormal return stock at the right issue announcement. Lower offer price will cause bigger decreasing price and vice versa. This study also indicates positive correlation between abnormal return and size of growth. It means companies with low book to market (High PBV) are more profitable than companies with high book to market (Low PBV).
PERSEPSI PENUMPANG KERETA API TERHADAP TINGKAT PELAYANAN STASIUN TUGU YOGYAKARTA Wawan Riyanta
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Manajemen Dirgantara, Desember 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.093 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi penumpang angkutan kereta api dalam menilai kualitas pelayanan jasa yang diberikan oleh pengelola stasiun Tugu Daop 6 Yogyakarta dan merumuskan suatu rekomendasi perbaikan kualitas pelayanan kepada pengelola stasiun Tugu Daop 6 Yogyakarta untuk pelayanan yang diberikan kepada penumpangnya. Penelitian ini menggunakan teknik observasi berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 dan 33 tahun 2011, sedangkan pengukuran kepuasan pelanggan menggunakan metode pengukuran Importance-Performance Analysis (IPA) dan skala yang digunakan adalah Skala Likert. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dengan sistem random sampling. Pemeriksaan butir kuesioner dilakukan dengan cara uji validitasdan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) persepsi pengguna jasa Stasiun Tugu Yogyakarta berdasarkan nilai indeks kepuasan rerata terhadap 8 (delapan) faktor pelayanan sebesar 81% persen masuk kriteria Sangat Puas. Tidak ada faktor pelayanan yang menjadi prioritas utama dalam perbaikan. Faktor Kondisi dan kelengkapan fasilitas pendukung, Keamanan area stasiun, Sistem penerangan stasiun dan pelayanan fasilitas parkir kendaraan menjadi prioritas rendah untuk ditingkatkan kinerjanya oleh pengelola stasiun. (2) Persepsi penumpang kereta api berdasarkan nilai indeks kepuasan 85 persen masuk kriteria Sangat Puas. Tidak ada faktor pelayanan yang menjadi prioritas utama dalam perbaikan. Faktor Tingkat keamanan barang bagasi di kereta api, Fasilitas keselamatan di kereta api dan Tingkat kepastian mendapatkan tempat duduk di kereta api menjadi faktor menjadi prioritas rendah untuk ditingkatkan kinerjanya.
ANALISIS PENERAPAN LINGKUNGAN BELAJAR SUPORTIF DALAM ORGANISASI PEMBELAJAR STUDI PADA ADIYAKSA GLOVES Dhiani Dyahjatmayanti
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Manajemen Dirgantara, Desember 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.508 KB)

Abstract

Perubahan lingkungan bisnis menuntut perusahaan cepat beradaptasi. Untuk mempertahankan kelangsungan hidup, menjadi organisasi pembelajar (learning organization) dibutuhkan oleh perusahaan. Organisasi pembelajar dapat menjadi keunggulan kompetitif yang berkelanjutan bagi perusahaan. Hal ini tentu menjadi perhatian banyak perusahaan, tak terkecuali Adiyaksa Gloves. Adiyaksa Gloves dihadapkan pada tuntutan untuk menjadi organisasi pembelajar karena persaingan yang tinggi di industri sarung tangan. Berdasarkan temuan awal, terdapat indikasi bahwa perusahaan mempunyai permasalahan pada lingkungan belajar. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis lebih lanjut mengenai penerapan lingkungan belajar suportif dalam organisasi pembelajar untuk menjawab tantangan dan permasalahan yang dialami perusahaan saat ini.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan lingkungan belajar suportif dalam organisasi pembelajar di Adiyaksa Gloves di tengah persaingan yang ketat dengan perusahaan sejenis menurut tiga pilar organisasi pembelajar [1]. Selain itu, diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi perbaikan penerapan organisasi pembelajar. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, peneliti menemukan bahwa Adiyaksa Gloves belum menerapkan lingkungan yang mendukung untuk menjadi organisasi pembelajar. Hal ini dikarenakan ada beberapa komponen organisasi pembelajar yang belum dijalankan dengan baik, yaitu perusahaan belum memberikan keterbukaan pada ide-ide baru, gaya kepemimpinan senior masih bersifat top-down dan komunikasi vertikal masih belum berjalan baik.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN INSENTIF TERHADAP PERILAKU WORD OF MOUTH (WOM) KONSUMEN GARUDA INDONESIA JURUSAN JOGJA-JAKARTA You She Melly Anne Dharasta
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Manajemen Dirgantara, Desember 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.172 KB) | DOI: 10.56521/manajemen-dirgantara.v8i2.110

Abstract

Konsumsi jasa terutama angkutan udara sebagai salah satu dari sistem transportasi yang ada mempunyai peranan yang penting dan sudah banyak digunakan oleh masyarakat. Hal ini dapat terjadi dikarenakan kebutuhan masyarakat akan transportasi untuk jarak jauh sudah cukup tinggi, sehingga banyak konsumen yang mencari alternatif untuk menggunakan transportasi udara untuk meningkatkan efisien waktu dalam berpergian antar wilayah, yang dikarenakan menggunakan jalur darat memerlukan waktu yang lebih lama dari pada jalur udara. Selain itu harga dari jasa transportasi udara sekarang ini sudah terjangkau oleh masyarakat Indonesia, tidak seperti beberapa tahun silam, yang memerlukan biaya cukup mahal dari pada jalur darat. Beberapa tahun terakhir ini munculah maskapai-maskapai penerbangan di Indonesia. Maskapai penerbangan di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat. Dilihat dari jumlah maskapai penerbangan saat ini membuat persaingan antar maskapai menjadi semakin ketat, baik dalam meningkatkan jumlah pelanggan maupun mempertahankan pelanggan yang telah ada. Penelitian ini dilakukan pada konsumen Garuda Indonesia jurusan Jogja-Jakarta. Data yang digunakan adalah data primer yaitu data yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti dari sumber pertama, dengan teknik angket (kuesioner). Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas layanan dan insentif terhadap perilaku word of mouth konsumen Garuda Indonesia Jurusan Jogja-Jakarta secara simultan. (2)Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas layanan dan insentif terhadap perilaku word of mouth konsumen Garuda Indonesia Jurusan Jogja-Jakarta secara parsial. Penelitian ini menggunakan tehnik pengambilan sampling purposive sampling, dan metode pengolahan data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil dari penelitian ini memperoleh dukungan: 1) Ada pengaruh secarasimultan kualitas layanan dan insentif terhadap perilaku word of mouth konsumen Garuda Indonesia Jurusan JogjaJakarta, 2) Ada pengaruh secara parsial kualitas layanan dan insentif terhadap perilaku word of mouth konsumen Garuda Indonesia Jurusan Jogja-Jakarta. Metode pengolahan data dan analisis data menggunakan analisis deskriptif, meliputi usia, jenis kelamin, pekerjaan. Sedangkan analisis kuantitatif meliputi analisis regresi berganda,uji F, koefisien determinasi, dan uji T.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN PESAWAT UDARA KOMERSIL DI INDONESIA PADA TAHUN 2002 SAMPAI DENGAN TAHUN 2012 Rahimudin
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Manajemen Dirgantara, Desember 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.991 KB)

Abstract

Penyebab, kecelakaan pesawat terbang tidak terlepas dari faktor SDM, faktor mesin, alam, sarana dan prasarana, performance alat bantu navigasi dan ketaatan pada persyaratan kelaikan teknis. Meski demikian, kemungkinan peristiwa kecelakaan itu masih bisa diantisipasi, setidaknya diminimalisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kecelakaan, jumlah kecelakaan dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2012 dan faktor yang paling banyak terjadi dan paling sedikit terjadi dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2012 Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari web Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tentang kecelakaan pesawat komersil yang pernah terjadi di Indonesia dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2012. Sebagai alat pembantu menganalisis data digunakan rumus jumlah/total dan modus. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Jumlah kasus kecelakaan pesawat sipil di Indonesia yang terjadi dari tahun2002 sampai dengan tahun 2012 adalah sebanyak 25 kasus. Terjadinya kecelakaan pesawat udara sipil disebabkan oleh faktor human error, cuaca, maintenance dan faktor lingkungan. Faktor penyebab yang paling banyak menyebabkan kecelakaan pesawat udara sipil di Indonesia adalah faktor human error terdapat 9 kasus dan faktor paling sedikit yang menyebabkan kecelakaan adalah faktor lingkungan 4 kasus dan faktor cuaca 4 kasus.
PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KAPTEN PENERBANG (PILOT) DALAM KECELAKAAN PESAWAT TERBANG :Studi Kasus : Peristiwa Kecelakaan Pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-400 Suprapti
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Manajemen Dirgantara, Desember 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.368 KB)

Abstract

Dalam lima belas tahun terakhir ini di Indonesia sering terjadi kecelakaan pesawat terbang sekalipun UU No I tahun 2009 tentang penerbangan telah mengatur mengenai standar keselamatan dan keamanan penerbangan untuk mencegah terjadinya kecelakaan pesawat. Kecelakaan pesawat terbang terjadi tidak terlepas dari faktor SDM, faktor mesin, alam, sarana dan prasarana, last permormance alat bantu navigasi dan ketaatan pada persyaratan kelaikan teknis. Penelitian ini memfokuskan pada peristiwa kecelakaan pesawat yang terjadi karena faktor SDM (human error/kesalahan manusia) Setidaknya terdapat tiga aspek hukum yang menjadi dasar pengaturan penyelesaian peristiwa kecelakaan pesawat terbang yaitu 1. Aspek hukum perdata berkaitan dengan tanggung jawab pengangkut terhadap penumpang, pengirim barang dan pihak ketiga korban kecelakaan pesawat. 2. Aspek hukum asuransi berkaitan dengan claim asuransi korban kecelakaan dan 3. Aspek hukum pidana berkaitan dengan pertanggungjawaban pidana pihak-pihak yang terbukti melakukan kesalahan/kelalaian dalam pengoperasian pesawat bisa ACT-nya, dan bisa pilotnya.Penelitian ini memfokuskan Aspek hukum pidana saja yaitu pertanggungjawaban pidana kapten penerbang (pilot) dalam kecelakaan pesawat terbang. Pertanggungjawaban pidana dalam hukum pidana dimaksudkan untuk menentukan apakah kapten penerbang dapat dipertanggung jawabkan atas pidana atau tidak terhadap tindak pidana yang dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian empiris menggunakan data primer yaitu peristiwa kecelakaan pesawat dan data sekunder yaitu peraturan perundang-undangan. Kemudian data diolah secara kualitatif untuk mengetahui apakah kapten penerbang dapat dipersalahkan atas sutu peristiwa kecelakaan pesawat terbang atau tidak.
ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN KOMITMEN UNTUK KUALITAS LAYANAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN DAN KETERLIBATAN KARYAWAN DI ANGKASA PURA I BANDARA INTERNASIONAL ADI SUTJIPTO Irwina Meilani
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Manajemen Dirgantara, Desember 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.708 KB)

Abstract

Penelitian ini memberikan kontribusi untuk literatur pemasaran jasa dengan memeriksa kinerja karyawan, dan dengan mengintegrasikan literatur tentang komitmen manajemen dalam keterlibatan karyawan. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh antara komitmen manajemen terhadap kualitas pelayanan dan kinerja karyawan,. pengaruh antara komitmen manajemen terhadap kualitas layanan dan keterlibatan karyawan, pengaruh antara keterlibatan karyawan dan kinerja karyawan dan menganalisis keterlibatan Karyawan memiliki peran mediasi antara komitmen manajemen terhadap kualitas pelayanan dan kinerja karyawan di Bandara Internasional Adi Sutjipto. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kausal, karena perlu melihat satu variabel atau lebih menyebabkan atau menjadi determinan terhadap variabel lain. Teknik yang digunakan untuk menarik sampel adalah purposive sampling merupakan metode memilih sampel yang mempunyai ciri-ciri tertentu yang berjumlah 100 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik struktural equation model (SEM) dengan menggunakan PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada pengaruh yang signifikan antara komitmen manajemen terhadap kualitas pelayanan dan kinerja karyawan, Ada pengaruh yang signifikan antara komitmen manajemen terhadap kualitas layanan dan keterlibatan karyawan, Ada pengaruh yang signifikan antara keterlibatan karyawan dan kinerja karyawan dan Keterlibatan Karyawan memiliki peran mediasi antara komitmen manajemen terhadap kualitas pelayanan dankinerja karyawan. Saran Dari hasil penelitian ditemukan fakta yang terjadi bahwa motivasi kerja dapat meningkatkan kinerja karyawan apabila karyawan memiliki tanggung jawab/responsibility dalam melakukan pekerjaan. Upayaupaya yang dapat dilakukan supaya dapat meningkatkan kinerja karyawan yaitu: meningkatkan kesadaran kepada karyawan bahwa karyawan memiliki peran yang sangat penting dalam memajukan perusahaan.
PENGARUH DISIPLIN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERUM LPPNPI (AIRNAV INDONESIA) DISTRIK YOGYAKARTA DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL ADISUTJIPTO Septiyani Putri Astutik
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Manajemen Dirgantara, Desember 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.499 KB)

Abstract

Transportasi udara adalah sistem penerbangan yang melibatkan banyak pihak. Segala aspek kehidupan dalam sumber daya manusia dituntut untuk bersaing menunjukan yang terbaik, karena yang terbaiklah yang akan dipilih. Disiplin merupakan fungsi MSDM yang terpenting karena semakin baik disiplin karyawan, maka akan semakin baik kinerja yang dicapainya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin terhadap kinerja karyawan PerumLPPNPI (Airnav Indonesia) Distrik Yogyakarta di Bandar Udara Internasional Adisutjipto. Data penelitian ini menggunakan data primer. Sumber data diperoleh dari kuesioner yang terdiri dari dua variabel yaitu disiplin dan kinerja karyawan. Responden dalam penelitian ini sebanyak 55 karyawan Perum LPPNPI (Airnav Indonesia) Distrik Yogyakarta di Bandar Udara Internasional Adisutjipto. Penelitian dianalisis dengan menggunakan Analisis Regresi Linear Sederhana dengan Program SPSS 15.0 for Windows.Hasil pengujian menunjukan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima bahwa terdapat pengaruh disiplin terhadap kinerja karyawan Perum LPPNPI (Airnav Indonesia) Distrik Yogyakarta di Bandara Udara Internasional Adisutjipto dengan nilai F hitung sebesar 335,943 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Besarnya nilai koefisien determinasi berganda (R2) adalah sebesar 0,864 yang berarti 86,4% variabel kinerja karyawan benar-benar dipengaruhi oleh variabel disiplin sedangkan sisanya yaitu 13,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Hasil ini juga menunjukan bahwa semakin tinggi disiplin karyawan maka kinerja karyawan semakin besar, begitu juga sebaliknya.
TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN ANGKUTAN UDARA TERHADAP PENGIRIMAN KARGO MELALUI UDARA Suprapti
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Manajemen Dirgantara, Desember 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.445 KB)

Abstract

Pada era modern yang serba cepat ini pengangkutan melalui udara menjadi bidang kegiatan yang sangat penting dan strategis apalagi secara geografi Indonesia merupakan negara besar dan luas dengan beribu ribu pulau yang membentang di seluruh nusantara dan antara pulau yang satu dengan pulau yang lain dihubungkan oleh perairan dan lautan. Maka ketika pengangkutan melalui darat dan laut tidak lagi bisa memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat yang serba ingin cepat dan tepat pengangkutan melalui udara menjadi alternatif utama bagi seseorang untuk memenuhi kebutuhannya akan transportasi udara yang singkat cepat dan nyaman.Pengangkutan udara atau angkutan udara istilah dalam UU RI No.1 tahun 2009 adalah setiap kegiatan dengan menggunakan pesawat udara untuk mengangkut penumpang, kargo dan atau pos untuk satu perjalanan atau lebih dari satu Bandar udara ke Bandar udara yang lain. Penelitian ini memfokuskan kepada pengangkutan dari kargo saja. Kargo adalah setiap barang yang diangkut oleh pesawat udara termasuk hewan dan tumbuhan dari tempat pemberangkatan ke tempat tujuan yang telah ditentukan dalam perjanjian Dalam melaksanakan kegiatan pengangkutan barang melalui udara sekalipun Perusahaan angkutan udara sebagaipihak yang wajib melakukan kegiatan pengangkutan telah sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan perjanjian pengangkutan yang dibuat oleh para pihak namun tidak menutup kemungkinan terjadi keadaan-keadaan yang bisa menimbulkan kerugian di pihak pengguna jasa angkutan udara dalam hal ini Pengirim dan atau penerima barang (konsumen). Jika terjadi hal yang demikian maka Perusahaan angkutan udara bertanggung jawab menggganti kerugian yang timbul kepada Pengirim barang. Tanggung jawab Perusahaan angkutan adalah kewajiban mengganti kerugian yang diderita oleh pengirim barang. Ganti rugi adalah uang yang dibayarkan atau sebagai pengganti atas suatu kerugian. Akan tetapi perusahaan angangkutanudara bisa menghindarkan diri dari tanggung jawab mengganti kerugian jika terjadi hal-hal di luar batas kekuasaan manusia seperti bencana alam. Penelitian ini merupakan penelitian hukum terapan, data yang dipakai adalah data primer yaitu peristiwa pengangkutan yang menimbulkan kerugian bagi pengirim kargo dan data skunder yaitu ketentuan undang undang, perjanjian pengangkutan , dokumen pengangkutan dan literatur hokum pengankutan.. Hasil yang terkumpul dari hasil penelitian ini dianalisa secara kualitatif yaitu penggunaan data-data yang diperoleh dalam penelitian tersebut digambarkan dan ditata secara sistematis dalam wujud uraian-uraian kalimat yang diambil maknanya sebagai pernyataan atas kesimpulan dari topik yang diteliti yaitu tanggung jawab perusahaan angkutan udara terhadap pengirim kargo melalui udara. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan tanggung jawab mengganti kerugian kepada pengirim kargo dan bagaimana proses penyelesaian ganti ruginya.

Page 7 of 30 | Total Record : 295