cover
Contact Name
Lutfiah Ayundasari
Contact Email
lutfiah.ayundasari.fis@um.ac.id
Phone
+6285646664559
Journal Mail Official
jpsi.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145, East Java
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26221837     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia (JPSI) publish original research papers, conceptual articles, review articles and case studies. The whole spectrum of history learning and history education, which includes, but is not limited to education systems, institutions, theories, themes, curriculum, educational values, historical heritage, media and sources of historical learning, and other related topics.
Articles 153 Documents
PENGARUH MEDIA GOOGLE SLIDE DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH TERHADAP MOTIVASI DAN KEEFEKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMA ISLAM ATHIRAH 1 MAKASSAR Bahri Bahri; Najamuddin Najamuddin; Andi Ida Kesuma; Jumarni Jumarni
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v6i1p157-166

Abstract

This study is quasi-experimental research aimed to determining the effect of google slide presentation media in distance learning toward students’ motivation and learning activeness XI MIPA SMAS Islam Athirah 1 Makassar. A pretest-posttest non-equivalent control group design was employed in this study. The population in this study were all students of class XI MIPA SMAS Islam Athirah 1 Makassar in the academic year 2019/2020 which consisted of 4 classes totaling 108 students. The sampling technique used is class random sampling so that 2 classes were selected as sample research, experimental class and control class. The experimental class was class XI.1 MIPA, which was taught using the Google Slide presentation media while the control class was class XI.IV MIPA which was taught using conventional presentation media. The independent variable in this study is the Google Slides presentation media and the dependent variable is learning motivation and learning activeness. Motivation and learning activeness data obtained were then analyzed using descriptive and inferential statistics. Hypothesis testing was carried out using the Independent Sample T-Test analyzed. The test results show that there is a positive effect of google slide presentation media in distance learning toward motivation and learning activeness students’ class XI MIPA SMAS Islam Athirah 1 Makassar. The results showed that the scores on motivation and learning activeness increased but not significantly. The learning motivation score of the experimental class increased by 41,06 percent, in the control class it increased by 26,45 percent, while the experimental class students' learning activeness score increased by 45,51 percent and in the control class increased by 26,82 percent.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) bertujuan mengetahui pengaruh media presentasi google slide dalam pembelajaran sejarah terhadap motivasi dan keaktifan belajar peserta didik di SMA Islam Athirah 1 Makassar. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA SMA Islam Athirah 1 Makassar pada semister ganjil tahun ajaran 2022/2023. Pemilihan sampel penelitian dilakukan dengan teknik class random sampling sehingga terpilih 2 kelas sebagai sampel penelitian, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen adalah kelas XI MIPA I dengan menggunakan media presentasi Google Slide sedangkan kelas kontrolnya adalah kelas XI MIPA IV menggunakan media presentasi konvensional. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media presentasi Google Slide dan variabel terikatnya adalah motivasi dan keaktifan belajar. Data motivasi dan keaktifan belajar yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Pengujian hipótesis dilakukan dengan menggunakan análisis independent sample t-test atau uji-t. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif media presentasi Google Slide dalam pembelajaran terhadap motivasi dan aktivitas belajar peserta didik kelas XI MIPA SMA Islam Athirah 1 Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor motivasi dan keaktifan belajar mengalami kenaikan namun tidak begitu signifikan. Skor motivasi belajar peserta didik kelas eksperimen meningkat sebesar 41,06 persen, kelas kontrol meningkat sebesar 26,45 persen, sedangkan untuk skor keaktifan belajar peserta didik kelas eksperimen menigkat 45,51 persen dan pada kelas kontrol meningkat 26,82 persen.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI DAN KUIS SEJARAH (AKIRA) DENGAN MATERI KEDATANGAN BANGSA-BANGSA EROPA KE INDONESIA DI KELAS XI IPS 2 SMA NEGERI 1 LAWANG Nuzulul Hidayati Marsudi; R. Reza Hudiyanto; Wahyu Djoko Sulistyo
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v6i1p44-54

Abstract

Some of the potential and problems found at SMAN 1 Lawang include the existing facilities at school and also the ability of students and teachers who are able to use available technology. The problem arises where the media that has been used so far is felt by teachers at the school to be less effective in conveying material during short lesson hours. Therefore, this research will develop media, namely animation media and historical quizzes (AKIRA). This research uses Sugiyono's development method. Based on the results of product trials, it can be concluded that AKIRA media is effective and able to attract students' interest in understanding the material compared to using media in the form of textbooks.Beberapa potensi dan masalah yang ditemukan di SMAN 1 Lawang diantaranya adalah fasilitas yang ada disekolah dan juga kemampuan peserta didik dan guru yang mampu menggunakan teknologi yang tersedia. Masalah muncul dimana media yang selama ini digunakan dirasa guru di sekolah tersebut kurang efektif dalam menyampaikan materi pada jam pelajaran yang singkat. Oleh karenanya pada penelitian ini akan mengembangkan media yaitu media animasi dan kuis sejarah (AKIRA). Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Sugiyono. Berdasarkan hasil ujicoba produk dapat disimpulkan bahwa media AKIRA efektif dan mampu menarik minat peserta didik dalam memahami materi dibandingkan menggunakan media berbentuk buku teks.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN READING REPORT DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS 2 MA NURUL ISLAM MOJOKERTO Lucky Al Hafzy
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v6i1p104-116

Abstract

This research aims to produce a learning model developed based on needs analysis, as well as to determine the level of validity and effectiveness of the learning model with the Japanese occupation in  learning history  in class  XI  IPS MA Nurul Islam Mojokerto. The subjects in this research and development are content experts, model experts and students of class XI IPS 2 Nurul Islam Mojokerto. This research and development method uses the media development model used is the ADDIE model, consisting of five stages which include analysis, design, development, implementation and evaluation. Based on the data analysis, the results of material validation get a percentage of 72.5 percent, while the results of learning model validation get a percentage of 100 percent.  The results of the effectiveness of the product on learning outcomes in small groups got an N-Gain value of 0.85, while large groups got an N-Gain value of 0.72. The results of the effectiveness of the product on critical thinking skills in the small group got an N-Gain value of 0.86 while the large group got an N-Gain value of 0.80. Based on the N-Gain value, it can be concluded that the Reading Report-based learning model is valid and very effective for use in history learning.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan analisis kebutuhan, serta untuk mengetahui tingkat kevalidan dan keefektifan model pembelajaran dengan konten masa pendudukan jepang di Indonesia pada pembelajaran sejarah di kelas XI. IPS MA Nurul Islam Mojokerto. Subjek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah ahli materi, ahli media dan siswa kelas XI IPS 2 MA Nurul Islam. Metode penelitian dan pengembangan ini menggunakan Model pengembangan media yang digunakan adalah model ADDIE, terdiri dari lima tahapan yang meliputi analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation) dan evaluasi (evaluation). Berdasarkan hasil analisis data, hasil validasi materi mendapatkan persentase sebesar 72,5 persen, sedangkan hasil validasi model pembelajaran mendapatkan persentase sebesar 100 persen. Hasil keefektifan produk terhadap hasil belajar pada kelompok kecil mendapat nilai N-Gain sebesar 0,85, sedangkan kelompok besar mendapat nilai N-Gain sebesar 0,72. Hasil keefektifan produk terhadap kemampuan berpikir kritis pada kelompok kecil mendapat nilai N-Gain 0,86 sedangkan kelompok besar mendapat nilai N-Gain sebesar 0,80. Berdasarkan nilai N-Gain tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis Reading Report valid dan sangat efektif untuk digunakan dalam pembelajaran sejarah.
PENGEMBANGAN VLOG SITUS TEGALSARI (V-SITRI) BERBASIS LEAFLET QR-CODE PADA MATERI PENINGGALAN SEJARAH MASA ISLAM DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X IPS SMAN 1 BUNGKAL KABUPATEN PONOROGO Nabilla Julyanayu Mayastika; Najib Jauhari
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v6i1p167-178

Abstract

Learning history plays an important role in building student identity and character. In its implementation, learning history often experiences several problems, one of which is the lack of developing materials about local history and the lack of proper use of learning media. This causes history lessons to be less varied and seem boring, thus affecting student learning outcomes. This problem also occurs at SMAN 1 Bungkal, Ponorogo Regency. Therefore, efforts are needed to make learning history more varied and interesting which will be discussed in this article. The purpose of this study was to produce learning media products for Tegalsari Site Vlogs (V-Sitri) on historical heritage buildings from the Islamic period at the Tegalsari Site for class X IPS SMAN 1 Bungkal and to test the validity, feasibility, and effectiveness of Tegalsari Site Vlog learning media. (V-Sitri) so that it influences the learning outcomes of class X IPS students at SMAN 1 Bungkal. Then, in this study, the researchers used research and development (R&D) methods based on the 10 stages of the research and development model by Sugiyono (2013). The results of this study indicate that the Tegalsari Site Vlog product (V-Sitri) has proven to be very valid, very feasible, and very effective for use as a learning medium and can improve student learning outcomes for class X IPS SMAN 1 Bungkal. This is because V-Sitri learning media based on QR-Code leaflets is IT-based media with local historical content and lots of illustrations, including videos and supporting pictures.Pembelajaran sejarah memegang peranan penting dalam membangun jati diri dan karakter siswa. Dalam implementasinya, pembelajaran sejarah sering kali mengalami beberapa permasalahan, salah satunya adalah kurangnya pengembangan materi tentang sejarah lokal dan kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang tepat. Hal ini menyebabkan pembelajaran sejarah menjadi kurang variatif dan tampak membosankan, sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Permasalahan demikian juga terjadi di SMAN 1 Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya untuk membuat pembelajaran sejarah menjadi lebih variatif dan menarik yang akan dibahas dalam artikel ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk media pembelajaran Vlog Situs Tegalsari (V-Sitri) pada materi bangunan-bangunan peninggalan sejarah masa Islam di Situs Tegalsari untuk kelas X IPS SMAN 1 Bungkal serta menguji validitas, kelayakan, dan efektivitas media pembelajaran Vlog Situs Tegalsari (V-Sitri) sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas X IPS SMAN 1 Bungkal. Kemudian, dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau Research & Development (R&D) dengan berpedoman pada 10 tahapan model penelitian dan pengembangan milik Sugiyono (2013). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya produk Vlog Situs Tegalsari (V-Sitri) terbukti sangat valid, sangat layak, dan sangat efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IPS SMAN 1 Bungkal. Hal ini karena media pembelajaran V-Sitri berbasis leaflet QR-Code adalah media berbasis IT dengan muatan sejarah lokal dan banyak disertai ilustrasi, termasuk video maupun gambar-gambar yang mendukung.
PENGEMBANGAN SUPLEMEN E-BOOK TENTANG PERANG RAKYAT BIMA TERHADAP KOLONIALISME UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PEMAHAMAN PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS XI IPS DI SMA 1 WOHA KABUPATEN BIMA Muhammad Furqan; Ari Sapto
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v6i1p55-67

Abstract

The lack of history teachers explaining the local history of Bima and the absence of teaching materials, be it modules, textbooks or supplements to teach local history to social studies students at SMAN 1 Woha, causes students to have a poor understanding of the local history of the region. Therefore, in this study a supplementary book on the local history of Bima was made in the form of an E-book. Supplementary books are books that are helpful or in addition to the main textbooks and are used by students and educators. The supplement in question is to provide information about certain subjects in the curriculum broadly and/or more deeply. This book is not structured entirely on the basis of the curriculum both in terms of objectives, subject matter, and method of presentation. This study aims to create and develop an E-book with material on the resistance of the Bima people to Dutch colonialism in order to increase motivation and historical understanding. Based on the results of data collection and the results of data analysis it was concluded that the E-book shows valid results with a breakdown of 87% for material validation, 74% for supplement validation. The percentage value of product effectiveness is 86.82% for motivation and 88.19% for understanding and the practicality value for E-book is 86.82%. As for the criticisms and suggestions regarding the product, most of them think that the design, image quality and graphics must be improve.Kurangnya guru sejarah menjelaskan tentang sejarah lokal Bima dan tidak adanya bahan ajar baik itu modul, buku teks atau suplemen untuk mengajarkan sejarah lokal kepada peserta didik kelas IPS SMAN 1 Woha menyebabkan peserta didik memiliki pemahaman yang kurang tentang sejarah lokal daerahnya. Oleh karena itu, pada penelitian ini dibuatlah sebuah buku suplemen tentang sejarah lokal Bima berupa e-book. Buku suplemen adalah buku yang sifatnya membantu atau tambahan bagi buku teks utama serta digunakan oleh peserta didik dan pendidik. Suplemen yang dimaksud adalah memberikan informasi tentang pokok bahasan tertentu yang ada pada kurikulum secara luas dan atau lebih dalam. Buku ini tidak disusun sepenuhnya berdasarkan kurikulum baik dari tujuan, materi pokok, dan metode penyajiannya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan mengembangkan e-book dengan materi perlawanan rakyat Bima terhadap kolonialisme Belanda untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman sejarah. Berdasarkan hasil dari pengumpulan data dan hasil analisis data disimpulkan bahwa e-book menunjukkan hasil yang valid dengan rincian nilai 87% untuk validasi materi, 74% untuk validasi suplemen. Adapun nilai persentase dari efektivitas produk adalah 86.82% untuk motivasi dan 88.19% untuk pemahaman serta nilai kepraktisan E-book adalah 86.82%. Adapun kritik dan saran mengenai produk kebanyakan menilai bahwa desain, kualitas gambar dan grafis harus ditingkatkan.
PENGEMBANGAN BUKU DIGITAL SEJARAH LOKAL: RAPAT DAMAI TUMBANG ANOI 1894 UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SEJARAH MAHASISWA PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS PGRI PALANGKA RAYA Yudi Susanto; Endang Sri Andayani
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v6i1p117-131

Abstract

This research and development aim to produce local history teaching materials in the form of digital book that is valid, effective and feasible to be used. The content developed in this digital book is a study of local historical events during the colonial era in Central Kalimantan entitled the Tumbang Anoi Peace Meeting 1894. This digital book was designed to increase students' historical awareness. The research and development method used in this study refers to the 4-D development model, which consists of 4 main stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. The trial implementation used a quasi-experimental method involving the experimental and control groups, accompanied by pretest and posttest activities. The results of this digital book development research are as follows: (1) the percentage score of the validation results of material experts is 95 percent declared very valid and validation by media experts with a percentage of 99 percent is declared very valid; (2) the results of the feasibility assessment carried out by lecturers and students in the limited test and field test get the title of very decent; (3) the results of field trials in the experimental group after using digital books were 87.93 percent or an increase of 15.82 percent compared to before using digital books as a result of development. Based on these results, the digital book Peace Tumbang Anoi Meeting 1894 can be categorized as teaching material that is valid, effective, and appropriate to use.Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar sejarah lokal berupa buku digital yang valid, efektif, dan layak untuk digunakan. Materi yang dikembangkan dalam buku digital ini adalah kajian peristiwa sejarah lokal pada masa kolonial di Kalimantan Tengah dengan judul Rapat Damai Tumbang Anoi 1894. Buku digital ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran sejarah mahasiswa. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan 4-D yang terdiri dari 4 tahapan utama yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Pelaksanaan uji coba menggunakan metode kuasi eksperimen yang melibatkan kelompok eksperimen dan kontrol, disertai dengan kegiatan pretest dan posttest. Hasil penelitian pengembangan buku digital ini adalah sebagai berikut: (1) persentase skor hasil validasi ahli materi sebesar 95 persen dinyatakan sangat valid dan validasi oleh ahli media dengan persentase sebesar 99 persen dinyatakan sangat valid; (2) hasil penilaian kelayakan yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa pada uji coba terbatas dan uji lapangan mendapatkan predikat sangat layak; (3) hasil uji coba lapangan pada kelompok eksperimen setelah menggunakan buku digital sebesar 87,93 persen atau meningkat 15,82 persen dibandingkan sebelum menggunakan buku digital hasil pengembangan. Berdasarkan hasil tersebut, buku digital Rapat Damai Tumbang Anoi 1894 dapat dikategorikan sebagai bahan ajar yang valid, efektif, dan layak untuk digunakan.
PENGAJARAN BAHASA SUNDA DI PRIANGAN AWAL ABAD KE-20 Soni Sadono; Brilindra Pandanwangi; Hening Laksani
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v6i1p1-18

Abstract

Teaching Sundanese in the Priangan area began to develop since the 19th century and reached its peak during the early 20th century. The rapid development of teaching Sundanese is inseparable from two main factors, namely the rapid growth of schools built by the Dutch since the 19th century. where Sundanese is the language of instruction there or at least becomes one of the languages taught. The second factor is the rapid publication of prints in Sundanese, both in the form of books and newspapers. Similarly, the first factor that the roots of this publication comes from the 19th century. The purpose of this research is to find out how the teaching of Sundanese took place rapidly in Priangan during the early 20th century. The data sources in this research are Sundanese language textbook during 20th century, Sundanese school textbook, books catalogs published in the Dutch East Indies, and literature about the history of Java. The development of teaching Sundanese at the beginning of the 20th century developed very rapidly. First, Sundanese has become the language of instruction in lower education, such as schools established by the Dutch, especially at Handap Schools or commonly known as Sundanese schools. At the advanced level, Sundanese has been present as one of the subjects at MULO. Likewise, at the school, OSVIA civil service candidates also apply Sundanese as one of their subjects. In the realm of printed culture, reading books and newspapers dominate the teaching of Sundanese. In terms of publishing books, Balai Poestaka played a very big role and had a dominant role in popularizing the use of Sundanese. These books include Gandasari, Roesdi djeung Misnem, Panjoengsi Basa, etc. Meanwhile, in the case of newspapers, the organs belonging to the Pasoendan Association such as Sipatahoenan played an important role in popularizing the use of Basa Sunda. Pengajaran bahasa Sunda di kawasan Priangan mulai berkembang sejak abad ke-19 dan mencapai puncaknya selama kurun waktu awal abad- 20. Perkembangan pesat dari pengajaran bahasa Sunda ini tak lepas dua faktor utama yakni pesatnya pertumbuhan sekolah-sekolah yang dibangun Belanda sejak abad ke-19. Bahasa Sunda menjadi bahasa pengantar atau setidaknya menjadi salah satu bahasa yang diajarkan. Faktor kedua ialah pesatnya penerbitan cetak dalam bahasa Sunda baik berbentuk buku maupun surat kabar. Sama halnya dengan faktor yang pertama, akar dari penerbitan ini berasal dari abad ke-19. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pangajaran bahasa Sunda berlangsung secara pesat di Priangan selama kurun waktu awal abad ke-20. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah buku-buku pelajaran bahasa Sunda yang terbit pada awal abad ke-20, buku-buku pengajaran sekolah yang menggunakan Bahasa Sunda, buku katalog tentang buku-buku yang terbit di Hindia Belanda, dan literatur terkait dengan sejarah Jawa. Perkembangan pengajaran bahasa Sunda di awal abad ke-20 sangat berkembangan sangat pesat. Pertama, bahasa Sunda telah menjadi bahasa pengantar di pendidikan rendah seperti sekolah-sekolah yang didirikan Belanda terutama di Sekolah Handap atau biasa dikenal sebagai sekolah Sunda. Di jenjang lanjutan bahasa Sunda telah hadir sebagai salah satu mata pelajaran di MULO. Begitu juga di sekolah calon pamong praja OSVIA ikut menerapkan bahasa Sunda sebagai salah satu mata pelajaran mereka. Di ranah kebudayaan cetak buku-buku bacaan dan surat kabar mendominasi pengajaran bahasa sunda. Dalam hal penerbitan buku-buku Balai Poestaka sangat berperan besar dan memiliki peranan dominan dalam mempopuler penggunaan bahasa Sunda. Buku-buku itu seperti buku Gandasari, Roesdi djeung Misnem, Panjoengsi Basa, dan lain-lain. Sementara dalam hal surat kabar organ-organ milik Paguyuban Pasoendan seperti Sipatahoenan berperan penting dalam mempopulerkan penggunaan bahasa Sunda.  
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS MOBILE LEARNING MENGGUNAKAN ARTICULATE STORYLINE 3 KELAS X SMKN 1 KOTA SERANG Dina Kamila; Yuni Maryuni
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v6i1p179-191

Abstract

The purpose of this development research is to describe procedure for developing learning media based on mobile learning in the study of national movement material for class X Vocational High School 1 Serang City, the second is to describe the results of the feasibility test for mobile learning-based learning media in the study of national movement material for class X Vocational High School 1 Serang City. The research method used is Research and Development (R&D) with reference to the (Walter & Gall D. Meredith, 1983) development model which simplifies the seven stages as follows: 1) Research and information collection, 2) Planning, 3) Develop preliminary form of product, 4 ) Preliminary field testing, 5) Main product revision, 6) Main field testing, 7) Operational product revision. The results of the feasibility of mobile learning-based learning media can be seen in the results of validation by a team of material experts, media and training as well as students' answers on limited product tests. This research shows that the mobile learning-based learning media can be used as an additional learning resource for students in history learning media with national movement material for class X Vocational High School 1 Serang.Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran berbasis mobile learning pada kajian materi pergerakan nasional kelas X SMKN 1 Kota Serang, kedua mendeskripsikan hasil uji kelayakan Pembelajaran berbasis media mobile dalam ilmu pembahasan pergerakan nasional kelas X SMKN 1 Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan mengacu kepada model pengembangan (Walter & Gall D. Meredith, 1983) dimana didalamnya disederhanakan tujuh tahapan sebagai berikut: 1) Research and information collection, 2) Planning, 3) Develop preliminary form of product, 4) Preliminary field testing, 5) Main product revision, 6) Main field testing, 7) Operational product revision. Adapun hasil kelayakan media pembelajaran berbasis mobile learning dapat dilihat pada hasil validasi oleh tim ahli materi, media dan pelatihan serta jawaban peserta didik pada tes produk terbatas. Hasil penelitian media pembelajaran berbasis mobile learning dapat dijadikan sebagai sumber belajar tambahan bagi peserta didik pada media pembelajaran sejarah dengan materi pergerakan nasional kelas X SMKN 1 Kota Serang.
PENERAPAN STRATEGI DAN MODEL PEMBELAJARAN GURU SEJARAH UNTUK MEMOTIVASI BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH SISWA SMA NEGERI DI KOTA MOJOKERTO PADA MASA PANDEMI COVID-19 Putra Pradana Rydho Anugrah; Blasius Suprapta
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v6i1p68-79

Abstract

The Covid-19 pandemic has had a major impact, including in the field of education in Mojokerto. This research aims to explore the learning strategies and models used by history teachers during the pandemic to motivate students’ learning in public schools in the city of Mojokerto. This study uses a qualitative approach. Data were collected from multiple strategies, such as observation, interviews, documents, and picture taking. Based on the presentation of the research data, it was concluded that the learning strategies and models applied by history teachers at State Senior High Schools in Mojokerto City were varied. The strategies applied are cooperative strategies, inquiry, e-learning, PBL, and literacy studies. While the models applied are group learning models, project learning models, discovery learning models, PBL models, literacy studies, case studies, video reviews, and presentations. Teachers innovate in implementing strategies and models that are applied to motivate their students' learning. The use of the application is very necessary to support the implementation of both the strategy and the learning model applied by the teacher.Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar, termasuk dalam bidang Pendidikan di Mojokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi dan model pembelajaran yang digunakan guru sejarah di masa pandemi untuk memotivasi belajar siswa di sekolah negeri di Kota Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan beberapa strategi, seperti observasi, wawancara, dokumen, dan pengambilan gambar. Berdasarkan pemaparan data penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi dan model pembelajaran yang diterapkan oleh guru sejarah SMA Negeri di Kota Mojokerto bervariasi. Strategi yang diterapkan adalah strategi kooperatif, inkuiri, e-learning, PBL, dan studi literasi. Sedangkan model yang diterapkan adalah model pembelajaran kelompok, model pembelajaran proyek, model pembelajaran penemuan, model PBL, studi literasi, studi kasus, ulasan video, dan presentasi. Guru berinovasi dalam menerapkan strategi dan model yang diterapkan untuk memotivasi belajar siswanya. Penggunaan aplikasi sangat diperlukan untuk menunjang pelaksanaan baik strategi maupun model pembelajaran yang diterapkan oleh guru.
PENERAPAN KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN CIRC DAN PJBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI PESERTA DIDIK X-E 11 SMA NEGERI 1 TAMAN, SIDOARJO DALAM MATA PELAJARAN SEJARAH Gary Alvin Sadewa; Corry Liana; Derry Anggraeni Purwatiningsih
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v6i1p132-151

Abstract

Literacy skills is important in the 21st century, which includes reading and writing literacy, scientific literacy, numeracy literacy, financial literacy, cultural and civic literacy, and digital literacy. Low literacy skill is also of great concern, the Indonesian Government even launched the “Gerakan Literasi Nasional(GLN)” program in 2017. The low literacy skill is experienced by X-E 11 students at State Senior High Scool 1 of Taman, Sidoarjo in History subject, especially reading and writing literacy. With the importance of literacy skill and the low literacy skill of students in History subject, then of course a solution must be sought immediately, one of which is through the application of combination of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) and Project Based Learning (PjBL) learning models. The purpose of this research is to examine whether the application of combination of CIRC and PjBL learning models could improve the literacy skill of the students in History subject. The method used in this research is classroom action research, with the Kemmis and Taggart model. The data collection and analysis technique used are observation and qualitative. The results showed that in cycle I, there were still 18 out of 36 students (50 percent) who scored below the criteria (78), both for historical literacy worksheet with range of 75-76 and poster scores of 76-77. For that, learning must be repeated. In cycle II, all students were able to achieve criteria (100 percent), where students whose scores were below the criteria in cycle, I had received an increase in historical literacy worksheet scores with range of 79-81 and poster scores of 8o-82. Thus, the application of combination of CIRC and PjBL can improve the literacy skill of students.Kemampuan literasi menjadi hal penting di abad ke-21 ini, yang mencakup literasi baca dan tulis, literasi sains, literasi numerasi, literasi finansial, literasi budaya dan kewargaan, serta literasi digital. Rendahnya kemampuan literasi juga menjadi perhatian besar, bahkan Pemerintah Indonesia sampai meluncurkan program Gerakan Literasi Nasional (GLN) pada tahun 2017. Permasalahan kemampuan literasi yang rendah dialami oleh peserta didik kelas X-E 11 SMA Negeri 1 Taman, Sidoarjo pada mata pelajaran Sejarah, khususnya literasi baca dan tulis. Dengan pentingnya kemampuan literasi dan rendahnya kemampuan literasi peserta didik X-E 11 SMAN 1 Taman dalam mata pelajaran Sejarah, maka tentu harus segera dicari solusinya, salah satunya melalui penerapan kombinasi model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan Project Based Learning (PjBL). Sehingga tujuan penelitian ini adalah meneliti atau menguji apakah penerapan kombinasi model pembelajaran CIRC dan PjBL dapat meningkatkan kemampuan literasi peserta didik dalam mata pelajaran Sejarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan model PTK Kemmis dan Taggart yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.  Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan secara kualitatif untuk aktivitas guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, masih ada 18 dari 36 peserta didik (50 persen) yang mendapat nilai di bawah KKM (78), baik untuk LKPD literasi sejarah dengan rentang nilai 75-76 maupun nilai poster 76-77. Untuk itu, pembelajaran harus diulang. Dalam siklus II, seluruh peserta didik sudah mampu mencapai KKM (100 persen), dimana peserta didik yang nilainya di bawah KKM pada siklus I sudah mendapatkan kenaikan nilai LKPD literasi sejarah dengan rentang 79-81 dan nilai poster 8o-82. Dengan demikian, penerapan kombinasi CIRC dan PjBL dapat meningkatkan kemampuan literasi peserta didik.

Page 11 of 16 | Total Record : 153