cover
Contact Name
Budi Hermawan
Contact Email
-
Phone
+62081703408296
Journal Mail Official
info@kdi.or.id
Editorial Address
Jl. Flamboyan 2 Blok B3 No. 26 Griya Sangiang Mas - Tangerang 15132
Location
Kab. tangerang,
Banten
INDONESIA
bit-Tech
ISSN : 2622271X     EISSN : 26222728     DOI : https://doi.org/10.32877/bt
Core Subject : Science,
The bit-Tech journal was developed with the aim of accommodating the scientific work of Lecturers and Students, both the results of scientific papers and research in the form of literature study results. It is hoped that this journal will increase the knowledge and exchange of scientific information, especially scientific papers and research that will be useful as a reference for the progress of the State together.
Articles 370 Documents
Rancang Bangun Sistem Pengendalian Temperature Vessel Dengan PID Controller Menggunakan Metode Tuning Direct Synthesis dan Monitoring pada Labview Berbasis Arduino Supriyadi, Mohammad Rafy Kharisma Putra; Yuliatin, Umi; Triyanto, Roni Heru
bit-Tech Vol. 7 No. 2 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i2.1823

Abstract

Pengendalian suhu merupakan aspek yang sangat penting dalam berbagai proses industry terutama di industri minyak dan gas. Selain ini visualisasi monitoring berikut pengendaliannya menjadi hal yang penting seiring berkembangnya teknologi dan kemudahan di bidang IoT. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pengendalian suhu pada sebuah vessel dengan menggunakan kontroler PID. Metode tuning yang dipilih adalah Direct Synthesis, karena kemampuannya dalam memberikan respons yang cepat dan stabil. Sistem ini diimplementasikan menggunakan platform LabVIEW untuk keperluan monitoring dan kontrol, serta Arduino sebagai perangkat keras utama yang mengelola aktuator dan sensor membentuk sistem monitoring dan pengendalian berbasis teknologi IoT. Sistem yang dirancang terdiri dari beberapa komponen utama: sensor suhu, Arduino, pengendali PID, dan perangkat lunak LabVIEW. Sensor suhu bertugas mengukur suhu aktual dari vessel dan mengirimkan data tersebut ke Arduino. Arduino kemudian memproses data ini dan untuk mengatur aktuator berdasarkan algoritma PID yang telah dituning menggunakan metode Direct Synthesis. LabVIEW digunakan sebagai antarmuka pengguna yang memungkinkan monitoring secara real-time dan penyesuaian parameter kontrol jika diperlukan. Hasil pengujian PID Controller yang menggunakan metode Direct Synthesis optimal pada parameter Kp = 1,6989, Ki = 0,8537, dan Kd = 0,6846. Parameter ini  menunjukkan respons yang cukup akurat dengan kinerja yang baik  baik dengan gangguan dan tanpa gangguan dari percobaan yang telah dilakukan.
Design Thinking dalam Meningkatkan User Experience pada Website Edukasi Gizi Anak Farhan, Faris Ahmad Farhan; Muhammad Arifin
bit-Tech Vol. 7 No. 2 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i2.1824

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir masalah stunting di Indonesia mencapai 21,6%, menunjukkan bahwa kurangnya kesadaran orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak. Penilitian ini akan berfokus pada pengembangan UI/UX website Nutrikids menggunakan metode Design Thinking. Metode Design Thinking diterapkan melalui lima tahapan yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pada tahap empathize dilakukan observasi, wawancara, dan survei kepada ibu-ibu muda untuk memahami kebutuhan pengguna.  Tahap define dilakukan identifikasi masalah dan kebutuhan pengguna dari tahap emphatize. Setelah mengetahui masalah dan kebutuhan pengguna. Selanjutnya memasuki tahap ideate, ditahap ini mulai melakukan pembuatan kerangka dasar UI/UX dengan membuat user flow dan wireframe untung menggembangkan prototype. Selanjutnya melakukan pengembangan prototype yang mencakup fitur-fitur yang akan memudahkan orang tua dalam menncari asupan gizi anak. Prototype yang sudah dibuat selanjutnya ditest menggunakan usability testing yang melibatkan para orang tua dan ibu-ibu muda. Hasil test menunjukan kepuasan yang cukup tinggi dengan rata-rata 77.6% terhadap lima aspek yang telah diuji. Saran yang diberikan para orang tua dan ibu-ibu muda kedmudian digunakan untuk menyempurnakan desain sebelum diterapkan secara penuh.  Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman orang tua tentang pentingnya gizi seimbang melalui pendekatan teknologi yang dirancang dengan fokus pada desain UI/UX. Dengan desain yang intuitif dan ramah pengguna, aplikasi ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan serta kemudahan akses informasi kepada pengguna. Pada akhirnya, platform ini diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan dalam menurunkan angka stunting di Indonesia dengan membantu orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak, sehingga mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Perbandingan Algoritma C4.5 dan Naïve Bayes dalam Prediksi Loyalitas Pelanggan Kurniawan Maranto, Ardiane Rossi; Liliy Damayanti; Irvan Rahul Ramadika
bit-Tech Vol. 7 No. 2 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i2.1825

Abstract

Industri Internet Service Provider (ISP) saat ini menghadapi tantangan besar dalam menjaga loyalitas pelanggan di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Loyalitas pelanggan menjadi aspek penting karena tidak hanya menjamin pendapatan yang stabil, tetapi juga meningkatkan reputasi perusahaan di mata publik. Penelitian ini berupaya mengevaluasi dua algoritma pembelajaran mesin, yaitu Algoritma C4.5 dan Naïve Bayes, dalam memprediksi loyalitas pelanggan ISP, memberikan wawasan tentang algoritma yang paling efektif untuk analisis loyalitas pelanggan. Dengan menggunakan pendekatan CRISP-DM, data pelanggan yang mengajukan penghentian layanan hingga akhir tahun 2020 menjadi data yang akan dianalisis. Data tersebut mencakup berbagai atribut, seperti alasan penghentian, jenis produk, metode penghentian, dan informasi demografis. Proses validasi penelitian ini menggunakan teknik 10-fold cross-validation, dengan hasil menunjukkan bahwa algoritma C4.5 memiliki performa lebih baik unggul dibandingkan Naïve Bayes. Algoritma C4.5 mencatat akurasi sebesar 80,67% dan nilai AUC 0,830, sementara Naïve Bayes mencatat akurasi 76,23% dan AUC 0,824. Dengan keunggulan ini, Algoritma C4.5 terbukti lebih akurat dalam membedakan pelanggan loyal dan tidak loyal. Hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi strategis bagi ISP untuk meningkatkan pengelolaan pelanggan melalui analisis data yang optimal. Dengan algoritma yang tepat, perusahaan dapat mengembangkan strategi yang efektif untuk mempertahankan pelanggan setia, mengurangi tingkat kehilangan pelanggan, dan memperkuat daya saing mereka. Penelitian ini juga menekankan pentingnya adopsi teknologi prediktif untuk mendukung pengambilan keputusan strategis di industri ISP yang terus berubah.
Identifikasi Malaria Pada Citra Darah Dengan Convolutional Neural Network Purnomo, Juanda Gilang; Birowo, Sigit; Maulana, Muhammad Akbar
bit-Tech Vol. 7 No. 2 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i2.1828

Abstract

Malaria adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk betina Anopheles. Deteksi dini penyakit ini umumnya dilakukan menggunakan teknik mikroskopis pada sel darah merah. Penelitian ini bertujuan untuk mencari metode Convolutional Neural Network (CNN) berbasis arsitektur pretrained machine learning yang paling optimal untuk mendeteksi parasit malaria dalam citra darah mikroskopis. Kami membandingkan performa dua arsitektur CNN, yaitu EfficientNetV2S dan ConvNeXtBase, dengan menggunakan dataset yang terdiri dari 27.588 citra sel darah merah manusia, yang terbagi menjadi dua kategori: Parasitized dan Uninfected. Model dilatih dengan dua pengaturan learning rate: minimum (0,0001) dan maksimum (0,001). Evaluasi kinerja model dilakukan menggunakan confusion matrix untuk membandingkan performa dan stabilitas kedua metode dalam klasifikasi citra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EfficientNetV2S dengan learning rate minimum (0,0001) berhasil mencapai akurasi validasi tertinggi sebesar 96%, sedangkan ConvNeXtBase hanya mencapai akurasi maksimal sebesar 68%. Selain akurasi yang lebih tinggi, model EfficientNetV2S juga menunjukkan efisiensi komputasi yang lebih baik, sehingga menjadi pilihan yang lebih tepat untuk tugas deteksi malaria berbasis deep learning. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa model arsitektur EfficientNetV2S dengan learning rate minimum merupakan pendekatan yang efektif untuk mendeteksi dini infeksi malaria dalam citra sel darah merah. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi deep learning memiliki potensi besar dalam membantu deteksi dini penyakit malaria. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan performa model atau mengeksplorasi metode alternatif untuk deteksi malaria.
Klasifikasi Sentimen Komentar YouTube dengan NLP pada Debat Pilkada Banten 2024 Prastyo, Doni; Irawan, Dede; Mursyidin, Imam Halim
bit-Tech Vol. 7 No. 2 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i2.1833

Abstract

Penelitian ini menganalisis sentimen publik terhadap 1.729 komentar YouTube pada debat Pilkada Banten 2024 menggunakan teknik Natural Language Processing (NLP). Sentimen diklasifikasikan ke dalam tiga kategori: positif, negatif, dan netral, untuk memahami persepsi masyarakat terhadap kandidat dan isu politik. Hasil analisis menunjukkan bahwa 49% komentar bersentimen positif, sebagian besar mendukung kandidat Airin yang dinilai berpengalaman, memiliki integritas, dan rekam jejak yang baik. Komentar seperti “Airin pasti menang” dan “Airin pemimpin terbaik” mendominasi diskusi. Sebaliknya, 35% komentar bersentimen negatif lebih banyak mengkritik kandidat lain, terutama terkait isu sensitif seperti dugaan korupsi. Adapun 16% komentar bersentimen netral memberikan observasi objektif, mengajukan pertanyaan, atau membahas aspek teknis debat.Model klasifikasi sentimen menggunakan algoritma Support Vector Machines (SVM) dan Naïve Bayes. SVM menunjukkan performa lebih baik dalam mengklasifikasi sentimen positif dan negatif, tetapi kedua model memiliki kelemahan dalam menangani komentar netral. Tantangan utama yang dihadapi adalah ambiguitas bahasa, ironi, dan sarkasme yang sering muncul dalam diskusi online. Untuk mengatasi hal ini, penelitian merekomendasikan penggunaan model pembelajaran mendalam seperti BERT atau transformer lainnya. Model ini diharapkan dapat memahami konteks bahasa yang lebih kompleks, meningkatkan akurasi klasifikasi terutama pada komentar netral. Visualisasi data, termasuk word cloud dan grafik distribusi sentimen, memberikan wawasan tambahan tentang tema utama yang dibahas, seperti integritas kandidat dan isu politik lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami opini publik terhadap kandidat dalam Pilkada.
Perancangan Sistem Informasi Registrasi Surat Masuk dan Surat Keluar Berbasis Client-Server Ihsan, Moh. Al; Buditjahjanto, I Gusti Putu Asto
bit-Tech Vol. 7 No. 2 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i2.1840

Abstract

Perkembangan teknologi informasi, terutama di negara-negara berkembang, telah mempermudah akses terhadap informasi yang dibutuhkan. Fenomena ini tercermin dari peningkatan dan pertumbuhan permintaan data dan informasi oleh masyarakat, perusahaan, serta lembaga pemerintah memerlukan sistem informasi yang telah terkomputerisasi dengan baik untuk menjalankan roda pemerintahannya. Dibutuhkan sistem informasi yang mampu mengelola serta menyampaikan informasi terkait dengan data surat masuk dan surat keluar dengan baik. Saat ini di beberapa kantor instansi swasta maupun pemerintah, pencatatan surat yang masuk dan keluar masih menggunakan metode manual, yaitu dengan mencatatnya menggunakan buku besar atau agenda. Pendekatan manual ini membuat proses pencarian data surat kurang optimal, khususnya ketika dibutuhkan kembali di waktu yang akan datang dan untuk keperluan pengarsipan dokumen surat. Dengan berdasarkan informasi tersebut, peneliti menggunakan metode pengembangan waterfall dengan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC)  telah menciptakan sebuah sistem informasi dengan judul Perancangan Sistem Informasi Registrasi Surat Masuk dan Surat Keluar Berbasis Client-Server. Sistem ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Embarcadero RAD Studio, yang dimana bahasa pemograman teresebut menghasilkan sebuah rancangan sistem atau aplikasi yang bisa berjalan di operating sistem windows dengan database MySQL yang dimana database tersebut bisa di akses dengan sangat cepat pada jaringan client server. Harapannya, sistem ini akan mempermudah petugas tata usaha dalam memproses dan menyimpan data surat masuk dan surat keluar sehingga dalam pengarsipan surat dapat mencari arsip dokumen surat dengan mudah dan cepat.
Smart Sprout: Irigasi Cerdas Berbasis AIoT untuk Pertanian Modern dan Ramah Lingkungan Ariawan, Angga
bit-Tech Vol. 7 No. 2 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i2.1841

Abstract

Pertanian modern menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan pangan global sembari menjaga kelestarian lingkungan. Sistem irigasi tradisional sering kali tidak efisien, menyebabkan pemborosan air dan energi. Penelitian ini memperkenalkan SMART SPROUT, sebuah sistem irigasi cerdas berbasis Artificial Intelligence of Things (AIoT) yang dirancang untuk mendukung pertanian modern yang efisien dan ramah lingkungan. Sistem ini mengintegrasikan teknologi sensor IoT untuk memantau parameter lingkungan, seperti kelembapan tanah, suhu, dan curah hujan, serta algoritma kecerdasan buatan untuk mengoptimalkan jadwal irigasi secara real-time. Selain itu, SMART SPROUT memanfaatkan energi terbarukan sebagai sumber daya operasional, sehingga mendukung prinsip keberlanjutan. Hasil pengujian di lapangan menunjukkan bahwa sistem ini mampu mengurangi konsumsi air hingga 30% dibandingkan dengan metode irigasi konvensional, tanpa mengorbankan produktivitas tanaman. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi pertanian pintar yang mendukung efisiensi sumber daya sekaligus melestarikan lingkungan. Sistem ini memastikan bahwa tanaman menerima jumlah air yang optimal untuk pertumbuhannya, terutama di daerah dengan curah hujan yang tidak konsisten atau tidak mencukupi, sekaligus mengoptimalkan waktu dan upaya yang dihabiskan petani untuk irigasi. Ini menggunakan logika fuzzy, algoritma kecerdasan buatan, untuk menentukan kebutuhan air berbagai jenis tanaman berdasarkan data suhu dan kelembaban yang dikumpulkan dari sensor lingkungan. Data ini terintegrasi dengan teknologi IoT menggunakan ESP32 untuk memberikan pembaruan irigasi secara real-time. Dengan mengotomatiskan proses, sistem menghilangkan risiko jadwal irigasi yang terlupakan atau tidak konsisten, yang sering menyebabkan fai tanaman.
Implementasi Metode TOPSIS Pada Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Depot Air Minum Isi Ulang Sari, Dian Permata; Meri , Rozi; Buana, Wira; Sari, Mike Febri Mayang
bit-Tech Vol. 7 No. 2 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i2.1843

Abstract

Air adalah kebutuhan dasar bagi semua makhluk hidup, dan keberadaannya sangat penting untuk kelangsungan hidup. Seiring dengan meningkatnya permintaan akan air, ketersediaan air bersih tidak selalu sebanding, sehingga banyak masyarakat yang memilih air minum isi ulang yang praktis dan terjangkau. Masyarakat diharapkan bijak dalam memilih depot air minum yang higienis dan sehat sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Metode TOPSIS, yang merupakan bagian dari Sistem Pendukung Keputusan, dapat membantu dalam memilih depot air minum isi ulang yang sehat. TOPSIS adalah metode pengambilan keputusan multikriteria yang menggunakan prinsip bahwa alternatif yang dipilih harus memiliki jarak terdekat dengan solusi ideal positif dan jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Ada empat variabel yang digunakan untuk memilih depot air minum isi ulang yang sehat, yaitu kualitas air, sanitasi penjamah, peralatan, dan kelengkapan. Hasil analisis dengan metode TOPSIS memberikan rekomendasi depot air minum yang sehat. Berdasarkan perhitungan nilai preferensi, alternatif V1 memperoleh nilai tertinggi sebesar 0.87188, diikuti oleh alternatif V13 dengan nilai 0.84037, dan seterusnya. Dengan demikian, alternatif V1 direkomendasikan sebagai depot air minum isi ulang yang terbaik. Sistem pendukung keputusan dengan metode TOPSIS dapat dijadikan panduan dalam pemilihan depot air minum isi ulang.
Perancangan Aplikasi Sistem Informasi Wisata Menggunakan Metode Algoritma Best First Search Rizki, Sestri Novia; Yenni, Yusli; Jarti, Nanda
bit-Tech Vol. 7 No. 2 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i2.1845

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini sangat berpengaruh positif terhadap sektor pariwisata, khususnya di Kota Solok. Pemanfaatan sistem informasi berbasis teknologi dapat mempermudah wisatawan dalam mencari informasi tentang jalur perjalanan, termasuk jarak dan rute yang akan ditempuh. Aplikasi yang dirancang dalam penelitian ini bertujuan untuk menyediakan informasi lengkap mengenai pariwisata di Kota Solok, termasuk rute, jarak tempuh, dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Dengan menggunakan algoritma ini, solusi optimal dapat ditemukan. Algoritma Best First Search memilih jalur terbaik menuju tujuan dengan cara mengevaluasi setiap node menggunakan fungsi evaluasi yang telah ditentukan sebelumnya. Pada penelitian ini terdapat 10 tempat rekreasi yang akan dikunjungi dengan ketentuan mencari jalur yang terpendek atau yang terkecil tanpa harus membuang waktu agar tidak menempuh jalan yang berulang. Terdapat 45 Kombinasi nilai yang akan dituju. Jarak dan rute masing masing bisa dilihat dari hasil penelitian. Hasil penelitian ini dapat mengemat waktu dan jarak saat melakukan pariwisata di kota Solok. Algoritma BFS dipilih karena kemampuannya dalam mengevaluasi node berdasarkan fungsi heuristik, yang memungkinkan pencarian jalur terbaik secara efisien. Sistem ini dirancang untuk memberikan informasi lengkap tentang lokasi wisata, fasilitas, dan estimasi waktu tempuh antar lokasi. Selain itu, aplikasi ini juga memberikan rekomendasi rute perjalanan yang optimal sesuai dengan preferensi pengguna. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan algoritma BFS dapat meningkatkan efisiensi pencarian rute wisata dan memberikan rekomendasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna, serta meningkatkan pengalaman wisatawan dalam merencanakan perjalanan.
Collaborative E-Learning Model Development for Increase Quality Learning in Vocational School Kurnaedi, Didi; Widyarto, Setyawan
bit-Tech Vol. 7 No. 2 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i2.1846

Abstract

The creation of a collaborative e-learning model is an urgent need, especially in Tangerang, to improve the quality of education in Vocational High Schools (SMK). Vocational learning requires integration between theory and practice, but traditional e-learning systems have not been able to meet this need. This study aims to develop a personal collaborative e-learning model that combines interactive support-based learning, context-based collaboration, and practice-oriented learning. The research methodology uses the ADDIE model  with a Research and Development  approach. The subjects of the study involved 22 teachers and 375 students from various vocational schools in Tangerang. Data collection was carried out through questionnaires, observations, interviews, and test results, with three trial classes for one semester. The results showed that the collaborative e-learning paradigm significantly increased student engagement, learning quality, and learning outcomes. As many as 82% of students felt their learning experience was more meaningful than the previous e-learning method, while 85% of students actively participated in discussion forums and collaboration. The test results showed an average increase in scores of 15%. Teachers also assessed that this strategy supports the development of students' practical skills and facilitates project-based learning. Satisfaction evaluations showed that 80% of students felt more satisfied with the learning experience using this collaborative model. The collaborative e-learning model developed is not only relevant for learning in SMK Tangerang, but also has the potential to improve the standard of vocational education in Indonesia. Training and infrastructure support are needed to ensure the sustainability of the implementation of this model.