cover
Contact Name
Nurlina Ariani Hrp
Contact Email
nurlinaariani@yahoo.com
Phone
+6281362067516
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja No. 126A km.3,5 Aek Tapa Rantauprapat Kab. Labuhanbatu, Sumatera Utara
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS)
ISSN : 2460593X     EISSN : 26855585     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran dan Matematika Sigma (JPMS) diterbitkan oleh FKIP Universitas Labuhan Batu program studi pendidikan matematika yang berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, pengkaji, guru, dosen dan mahasiswa dalam disiplin ilmu pendidikan dan pembelajaran serta matematika umumnya. JPMS adalah publikasi interdisipliner tentang penelitian dan penulisan asli tentang pendidikan yang menerbitkan karya ilmiah ke khalayak nasional peneliti pendidikan, pembelajaran dan matematika.JPMS diterbitkan oleh FKIP Universitas Labuhan Batu program studi pendidikan matematika yang berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, pengkaji, guru, dosen dan mahasiswa dalam disiplin ilmu pendidikan dan pembelajaran serta matematika umumnya. JPMS adalah publikasi interdisipliner tentang penelitian dan penulisan asli tentang pendidikan yang menerbitkan karya ilmiah ke khalayak nasional peneliti pendidikan, pembelajaran dan matematika.
Articles 360 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Kemampuan Matematika Siswa MIS Nurul Hidayah Medan Rahim, Rani; Rizqi, Nur Rahmi; Maharani, Israq
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v10i1.5644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran make a match terhadap kemampuan matematika siswa kelas IV MIS Nurul Hidayah Medan. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen dengan jenis quasi eksperimental. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 50 siswa, yang terdiri dari 25 siswa kelas IV A (diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran make a match) dan 25 siswa kelas IV B (dengan menggunakan pembelajaran konvensional) yang ditentukan dengan teknik total sampling.Teknikpengumpulan data yang digunakan dalam penelitianiniadalah observasi, tes, dan dokumentasi.Hasil penelitian diperoleh bahwa thitung sebesar 3,027 danttabeldengan taraf signifikansi 5% adalah 2,069artinya terdapat pengaruh model pembelajaran make a matchterhadap kemampuan matematika siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Pembelajaran Matematika Materi Kesebangunan di SMP Negeri 3 Ulunoyo Laia, Valentinus Operianus; Harahap, Amin; Abduh, Jamaluddin
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v10i1.5774

Abstract

Tujuan penulisan best practice ini adalah sebagai salah satu upaya peningkatan keaktifan  siswa kelas VIII melalui model pembelajaranproject based learning pada materi Kesebangunan. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Ulunoyo Kabupaten Nias Selatan. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK)  yang dilakukan secara  kolaboratif.  PTK  Kolaboratif  dilakukan  dengan  bekerjasama  antara  peneliti dengan  Guru  yang  tujuannya  untuk  peningkatan keaktifan  siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Ulunoyo Kabupaten Nias Selatan. Subjek Penelitian ini adalah siswa VIII SMP Negeri 3 Ulunoyo Kabupaten Nias Selatan Kelas 8. Hasil yang diperoleh adalah: (1. Berdasarkan skor rata-rata aktivitas peserta didik dari 10 aspek pada lembar observasi peserta didik adalah 84%, Maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas peserta didik penerapan model pembelajaran berbasis proyek materi kesebangunan untuk pertemuan pertama siklus 2 tergolong kategori aktif atau kategori baik. (2. Berdasarkan tabel tes hasil belajar peserta didik ditemukan rata-rata nilai 83.03, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek kegiatan pertemuan pertama siklus 2 pada kategori Baik. Dari kedua kategori hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bawah model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) sangat baik untuk meningkatkan aktifitas, kreatifitas dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran matematika materi kesebangunan di SMP Negeri 3 Ulunoyo.
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Kontekstual Pada Materi SPLDV Berbantuan Geogebra Ayu Wulandari, Hilaria Yesieka; Siswono, Tatag Yuli Eko
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v10i1.5569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan SPLDV berbantuan Geogebra. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus dengan tujuan untuk mampu memahami secara intensif serta memahami hal yang berkaitan dengan kemampuan berpikir kreatif secara lebih mendalam. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari tiga orang siswa kelas VIII SMP dengan kemampuan awal SPLDV tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal tes kemampuan awal SPLDV, tes kemampuan berpikir kreatif dengan Geogebra, serta pedoman wawancara. Soal tes berpikir kreatif terdiri dari 4 poin soal untuk mengukur indikator fluency, flexibility, dan novelty yang diselesaikan dalam waktu 45 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi tergolong dalam kategori sangat kreatif (TKBK 4) karena mampu memenuhi indikator fluency, flexibility, dan novelty. Siswa dengan kategori tinggi cenderung mampu memberikan berbagai alternatif jawaban serta mampu menggunakan berbagai strategi baru yang logis dalam menyelesaikan masalah. Siswa dengan kemampuan sedang tergolong dalam kategori kreatif (TKBK 3) karena mampu memenuhi indikator fluency dan novelty. Siswa dengan kategori sedang mampu untuk memberikan berbagai alternatif jawaban walaupun belum seluruhnya tepat dan mampu menunjukkan alternatif lain yang sebelumnya belum pernah digunakan. Sementara, siswa dengan kemampuan rendah tergolong dalam kategori kurang kreatif (TKBK 1) karena hanya mampu memenuhi indikator fluency. Siswa dengan kategori rendah ini mampu menunjukkan berbagai alternatif jawaban dengan tepat walaupun belum mampu menunjukkan penggunaan strategi yang beragam dalam menyelesaikan masalah.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Self Confidence Siswa Kelas VII SMPN 1 Nan Sabaris Ningsih, Dwi; Fitri, Dewi Yuliana; Cesaria, Anna
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v9i2.4858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah berdasarkan self confidence siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa yaitu kemampuan pemecahan masalah. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII 1 SMPN 1 Nan Sabaris dengan jumlah 24 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes kemampuan pemecahan masalah, angkat self confidence dan wawancara. Dideskripsikan berdasarkan hasil tes kemampuan pemecahan masalah, angket self confidence dan wawancara. Kemampuan pemecahan masalah tinggi dengan self confidence tinggi 8,33%, kemampuan pemecahan masalah tinggi self confidence 20,8% dan kemmapuan pemecahan masalah tinggi self confidence rendah adalah 4,16%. Untuk kemampuan pemecahan masalah sedang dengan self confidence tinggi 4,16%, kemampuan pemecahan masalah sedang slef confidence sedang 20,8%,dan unruk kemampuan pemecahan masalah sedang self confidence rendah 0%. Kemampuan pemecahan masalah rendah dengan self confidence tinggi 8,33%, kemampuan pemecahan masalah rendah self confidence sedang 25%, dan untuk kemampuan pemecahan masalah rendah slef confidence rendah alahag 8,33%.
Peramalan Hasil Panen Kelapa Sawit di PTPN IV Unit Berangir dengan Metode Dekomposisi (Ilmu Matematika) Setiawan, Agun; Filia Sari, Rina; Aprilia, Rima
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v10i1.5557

Abstract

Kelapa sawit adalah salah satu barang pokok dari subsektor perkebunan yang telah menarik minat signifikan dari pemerintah, investor dan petani. Dalam proses meramalkan hasil produksi kelapa sawiperusahaan sering kali mengalami kendala dalam proses menghitung hasil produksi tahunannya diantaranya kondisi Sumber daya manusia yang kurang baik, kondisi cuaca yang buruk, serta waktu kerja yang terbatas sehingga hal tersebut mempengaruhi dalam proses memprediksi hasil produksi. Salah satu dari beberapa metode yang dapat digunakan untuk melakukan prediksi adalah metode yang ada dalam ilmu matematika yaitu metode dekomposisi (pemecahan). Tujuan penelitian yaitu meramalkan hasil panen kelapa sawit dengan metode dekomposisi agar hasil prediksi lebih efektif dan waktu lebih efisien. Metode Dekomposisi adalah membagi atau memecah data deret waktu menjadi banyak pola dan mengidentifikasi masing-masing secara independen. Elemen-elemen ini bersifat musiman, siklus, dan berbasis tren. Komponen lainnya, di sisi lain, adalah komponen kesalahan yang bergerak secara acak dan tanpa pola sistematis.Model dekomposisi yang paling baik adalah model dekomposisi Multiplikatif, Hasil keakuratan model terbaik menggunakan Mean Absolute percentage Error (MAPE) sebesar 7.6016 dengan hasil peramalan 119,038.29 ton untuk Model Multiplikatif dan nilai MAPE 7.7829 dengan hasil peramalan 119,596.37ton untuk model aditif, sehingga selisih jarak peramalan antara model Aditif dan Multiplikatif sekitar 1.1813 dalam nilai MAPE atau sekitar 558 ton hasil peramalan hasil panennya. hal ini menunjukkan bahwa model Multiplikatif ini lebih digunakan dari pada model Aditif dalam memprediksi hasil panen kelapa sawit di PTPN IV Unit Berangir pada tahun 2023.
Efektifitas Penggunaan Media Flash Card Berbasis Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Matematika Kelas lll Ananda, Dita; Sutriyani, Wulan
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v9i2.5021

Abstract

Pada penelitian ini memiliki tujuan dapat mengetahui efektifitas penggunaan media flash card berbasis audio visual terhadap hasil belajar matematika kelas lll di SD Negeri 2 Suksono. Penelitian menggunakan desain one test pretest dan posttest sebagai bagian dari metodologi pre eksperimen kuantitatif. Penelitian kelas III ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Sukosono. Pengujian prasyarat, pengujian hipotesis, dan pengujian instrumen data secara mendalam merupakan beberapa metode yang digunakan dalam analisis data. Pretest dan posttest adalah penggunaan instrumen sebagai pengumpulan data. Menurut hasil penelitian, terdapat variasi hasil belajar  sebelum dan sesudah penggunaan media audio visual flash card. Nilai rata-rata berubah dari 77,93 menjadi 91,21. Maka t-hitung>t-tabel atau 5,567>2,051 merupakan hasil nilai sig (2-tailed) (0,000) (0,05), nilai thitung = 5,567, dan nilai t tabel = 2,05. Bahwa penggunaan media flash card berbasis audio visual efektif meningkatkan hasil belajar matematika materi keliling dan luas bangun datar pada siswa kelas lll SD Negeri 2 Sukosono dan adanya peningkatan nilai sesudah penggunaan media flash card berbasis audio visual.
Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Berbasis Masalah pada Materi Statistika di SMAN 1 gunung Talang Kabupaten Solok Okta, Sandi Ramadani; Hamdunah, Hamdunah; Fitri, Dewi Yuliana
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v9i1.4252

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa di SMAN 1 Gunung Talang, belum sepenuhnya dapat belajar mandiri, aktif, progresif, kurangnya konsep pemecahan masalah matematika pada peserta didik, pendidik belum mengembangkan modul ajar sebagai bahan ajar. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul ajar kurikulum merdeka berbasis masalah pada materi statistika di SMAN 1 Gunung Talang yang valid dan praktis. Jenis Penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan R&D (Reseacrh and Development) dengan  model pengembangan Plomp dengan tahap pengembangannya adalah analisis silabus, analisis bahan ajar buku teks  wawancara guru dan peserta didik, pada tahap prototyping phase membuat rancangan sistematika dari struktur, pembuatan prototype, evaluasi diri, tinjauan ahli, melakukan uji satu-satu dan uji kelompok kecil.  Instrumen yang digunakan yaitu angket validitas, dan praktikalitas. Hasil validasi dari penelitian validator yaitu 82,08% dengan kriteria sangat valid. Hasil Praktikalitas Uji satu-satu dengan satu guru matematika diperoleh nilai 92,62% dengan kategori sangat praktis. Hasil Praktikalitas Uji satu-satu dengan tiga peserta didik diperoleh nilai 83,66% dengan kategori sangat praktis. Hasil Praktikalitas Kelompok kecil dengan enam peserta didik diperoleh nilai 89,10% dengan kategori sangat praktis. Bedasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul ajar kurikulum merdeka pada materi statistika di SMAN 1 Gunng Talang telah valid, dan praktis untuk digunakan oleh guru dan peserta didik.  
Pengaruh Penerapan Teori Belajar Vygotsky Terhadap Sikap Sosial Siswa Kelas II Pada Pembelajaran Matematika Sdnu Pemanahan Bantul Munawaroh, Isti; Syafriza, Azizatul Alif
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v10i1.5448

Abstract

Keberhasilan proses belajar ditunjukkan adanya perubahan positif. Keterampilan dalam berkreasi, kecakapan dalam berbahasa serta dapat menemukan cara baru dalam belajar dapat dikatakan sebagai tanda bahwa proses belajar berhasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari teori belajar Vygotsky terhadap sikap sosial siswa kelas II di SDNU Pemanahan Bantul. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survei. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli hingga September 2023. Penelitian ini bertempat di SDNU Pemanahan Bantul. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II, dengan populasi seluruh siswa kelas II di SDNU Pemanahan Bantul. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pedoman wawancara. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner (angket). Skor penilaian angket dianalisis menggunakan konstrak untuk mengetahui validitasnya, sedangkan Alpha Cronbach untuk mengetahui reliabilitasnya. Hasil penelitian yang telah dilakukan, menyatakan bahwa teori belajar Vygotsky berpengaruh terhadap sikap sosial siswa. Pernyataan tersebut dapat dilihat dari nilai t hitung variabel sebesar 5,548 sedangkan nilai t tabel pada tingkat signifikan 5% (0,05) dan df21 (23-2) sebesar 1,721 yang berarti t hitung > t tabel (5,548 > 1,721). Nilai signifikansi yaitu sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05 maka dapat dikatakan bahwa Ho di tolak dan Hi diterima. Penelitian ini menunjukan bahwa sikap sosial telah dimiliki siswa melalui teori belajar Vygotsky yang diterapkan di SDNU Pemanahan. Berdasarkan hal tersebut, maka penerapan dari teori belajar Vygotsky memberikan pengaruh yang baik terhadap sikap siswa dalam berinteraksi sosial. Penerapan tersebut dapat dilakukan di berbagai tingkatan kelas, untuk membiasakan siswa bersosial antar teman.
Analisis Soal Penalaran Proposional Pada Buku Teks Matematika Siswa Kelas VII Berdasarkan Taksonomi Bloom Wahyuni, Indah; Nurisma, Anis; Mardiya, Raudatul
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v9i2.4419

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mendata soal-soal yang dikategorikan kedalam soal penalaran proposional serta mengklasifikasikan atau mengelompokkan tingkatan soal penalaran proposional yang terdapat pada buku teks matematika kelas VII berdasarkan taksonomi bloom. Dimana dalam propses pengerjaannya membutuhkan penalaran yang maksimal agar menemukan jawaban yang tepat. Tingkatan dalam soal penalaran proposional ini bisa di kategorikan berdasarkan taksonomi bloom, dimana terinci mulai dari C1”pengingatan”, C2 “pemahaman”, C3 “pengaplikasikan”, C4 “penganalisis”, C5 “pengevaluasi”, C6 “penciptaan”. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Data dari penelitian ini adalah dimana tercantumkan 50 soal penalaran proposional dengan ketentuan C1 terdapat 2 soal dengan persentase 4%, C2 terdapat 20 soal dengan persentase 40%, C3 terdapat 6 soal dengan persentase 12%, dan C4 terdapat 22 soal dengan persentase 44%. Untuk kategori tingkat kognitif C5 dan C6 tidak ditemukan pada buku teks matematika kelas VII kurikulum merdeka ini.
Kemampuan Literasi Numerasi Ditinjau Dari Efikasi Diri Siswa Kelas V SD Negeri 2 Tahunan Faiza, Khanifa Lailatul; Zumrotun, Erna; Sutriyani, Wulan
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v10i1.5350

Abstract

Keterampilan dasar berhitung menjadi sorotan utama dalam dunia pendidikan saat ini. Keahlian berhitung merupakan landasan penting bagi murid dalam menyelesaikan persoalan matematika, yang juga dievaluasi dalam Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Tujuan penelitian ini adalah menilai kemampuan berhitung dengan mempertimbangkan kepercayaan diri siswa kelas V di SD N 2 Tahunan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan menganalisis dokumen. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan tes esai sebagai instrumen penelitian. Partisipan penelitian terdiri dari 21 siswa kelas V, mewakili tiga tingkatan kepercayaan diri yang berbeda: rendah, sedang, dan tinggi, dengan 10 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat kepercayaan diri tinggi mencapai 78,57%, yang termasuk dalam kategori yang memadai. Saat menghadapi soal matematika aljabar dalam bentuk esai, rata-rata aktivitas siswa mendapatkan skor 74,11%, masuk dalam kategori cukup (65%-74%). Pengamatan terhadap aktivitas siswa dalam pertanyaan kedua menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan persentase 98,66%, masuk dalam kategori sangat baik (85-100%). Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan diri siswa, semakin baik pula kemampuan berhitung yang mereka miliki.