cover
Contact Name
Terttiaavini
Contact Email
avini.saputra@uigm.ac.id
Phone
+6285377238800
Journal Mail Official
lppm@uigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend Sudirman No 629 KM 4 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mandiri
ISSN : 25984241     EISSN : 2598425X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Abdimas Mandiri merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat atau kajian dalam penuntasan masalah sosial di Masyarakat,mencakup bidang Informatika, Ekonomi, Teknik, Humaniora, Bahasa, Seni dan Desain grafis. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu bulan November dan Mei.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2" : 18 Documents clear
Pemahaman Dampak Positif dan Negatif Perkembangan Komputer Di Bidang Kesehatan Asrin, Fauzan; Anra, Hengky; Irwansyah, M Azhar; S, Anggi Srimurdianti; Pratama, Enda Esyudha
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i2.4310

Abstract

Teknologi komputer sangat memudahkan kegiatan sehari-hari, termasuk di dalamnya sektor kesehatan. Namun pemanfaatan komputer dapat dilihat dari dua sudut pandang, baik sisi positif dan sisi negatif. Aspek positif pada bidang kesehatan tentunya memberikan dampak yang baik bagi terselenggaranya pelayanan kesehatan, karena servis kesehatan bentuk upaya yang diselengarakan secara mandiri dalam rangka memonitoring dan meningkatkan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta bentuk pemulihan kesehatan individu, keluarga, maupun masyarakat umum. Ketergantungan pada teknologi dapat menyebabkan gangguan layanan jika terjadi kegagalan sistem. Kurangnya interoperabilitas antara sistem teknologi informasi kesehatan juga menghambat pertukaran informasi yang efektif. Di sisi lain, penggunaan komputer dalam diagnosa dan pengobatan juga memerlukan pelatihan dan adaptasi yang signifikan bagi tenaga medis. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan berupa pemahaman kepada masyarakat bagaimana dampak positif dan negatif perkembangan komputer untuk kesehatan terutama pada perangkat kecamatan sungai kakap kabupaten Kubu Raya. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa meskipun perkembangan teknologi komputer membawa banyak manfaat dalam meningkatkan layanan kesehatan, perlu adanya perhatian khusus terhadap manajemen risiko dan upaya untuk meningkatkan keamanan data serta pelatihan bagi staf maupun pegawai. Pengembangan kebijakan dan regulasi yang tepat juga diperlukan untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan risiko yang terkait dengan penggunaan teknologi komputer di bidang kesehatan. Pada pengabdian yang dilakukan para penulis dan partisipan yang hadir sepakat untuk bersama-sama untuk merumuskan solusi dan rekomendasi dalam berbijaksana menggunakan komputer untuk kesehatan bersama. Oleh karena itu pemahaman yang di dapat oleh para partisipan adalah teknologi komputer bukanlah sebuah ancaman melainkan sebuah alat untuk menunjang tugas-tugas yang secara logis tidak dapat dikerjakan manusia.
Sharing Session: Pemanfaatan Mendeley Dan Turnitin Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Karya Ilmiah Mahasiswa STIKOM Uyelindo Tjiptabudi, Fransiskus Mario Hartono
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i2.4318

Abstract

Karya tulis ilmiah merupakan salah satu komponen penting dalam pendidikan tinggi yang bertujuan untuk memecahkan sebuah permasalahan dengan berlandaskan pada teori-teori tertentu, menerapkan metode ilmiah yang sesuai, didukung oleh data dan fakta, menghasilkan solusi terhadap permasalahan yang terjadi, serta ditulis secara runtut dan sistematis. Masalah yang lazim terjadi dalam praktik penulisan karya ilmiah khususnya yang dialami oleh para mahasiswa STIKOM Uyelindo adalah tentang orisinalitas ide, kesulitan dalam mengelola sumber referensi, praktik sitasi yang belum sesuai ketentuan hingga tingginya tingkat plagiarisme. Untuk memecahkan masalah tersebut sekaligus untuk memperoleh manfaat dari penerapan aplikasi Mendeley dan Turnitin maka perlu dilakukan kegiatan pengabdian dalam format sharing session yang terdiri atas beberapa sesi yakni pemaparan materi, praktikum, tanya jawab dan latihan. Sebelum dilaksanakan sharing session, perlu dilakukan langkah identifikasi dan persiapan, serta pengorganisasian. Sharing session dilaksanakan bersamaan dengan proses monitoring dan evaluasi. Adapun tujuan yang hendak dicapai melalui kegiatan pengabdian ini yakni adanya peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah melalui pengelolaan referensi yang baik, melakukan sitasi dengan benar serta menghindari plagiasi dengan memanfaatkan aplikasi Mendeley dan Turnitin. Hasilnya adalah sharing session dapat terlaksana dengan baik, ditunjukkan oleh respon yang tinggi dan partisipasi aktif mahasiswa saat mengikuti kegiatan, sehingga 35 orang mahasiswa (56%) berhasil menyusun rancangan proposal penelitian yang berkualitas.
Peningkatan Kesadaran Keuangan Digital Melalui Literasi Berbasis Web untuk Mengatasi Resiko Pinjaman Online : Pengabdian Masyarakat Prodi Akuntansi di Madrasah Aliyah Darul Ittihad, Madura Primasari, Niken Savitri; Rizki Amalia Elfita; Luluk Khoiriyah
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i2.4350

Abstract

Permasalahan pinjaman online ilegal yang ada di Indonesia terus meningkat, dengan rendahnya kesadaran masyarakat tentang cara menghindari dan melaporkan praktik-praktik pinjaman online tersebut. Literatur media menunjukkan bahwa hanya 25% masyarakat yang sadar akan mekanisme pelaporan dan 45,8% tidak tahu cara menghindari pinjaman online ilegal. Meskipun OJK telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan literasi keuangan, dampaknya masih sangat terbatas, dengan tingkat literasi keuangan nasional hanya sebesar 49,68%. Proyek pengabdian masyarakat ini dipilih untuk mengatasi masalah tersebut dengan meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan siswa Madrasah Aliyah Darul Ittihad, Desa Campor Geger, Madura, para Ustad dan Ustadzah serta Para Pengurus Koppontren Darul Ittihad. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan tentang pengelolaan keuangan digital dan pemahaman risiko pinjaman online, serta kampanye edukasi melalui lokakarya, seminar, dan juga melalui media sosial. Hasil pengabdian ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang literasi keuangan digital dan penurunan jumlah individu yang tertarik pada pinjaman online ilegal. Secara rata-rata, terdapat peningkatan signifikan sebesar 73% dalam pemahaman dan kesadaran peserta terkait literasi keuangan digital dan risiko pinjaman online setelah mengikuti kegiatan ini. Pentingnya hasil pengabdian ini terletak pada peningkatan literasi keuangan yang signifikan, yang diharapkan dapat mengurangi risiko masyarakat terjebak dalam skema pinjaman online ilegal dan meningkatkan kesejahteraan finansial mereka secara keseluruhan.
Pemenuhan Permintaan Pasar Regional Melalui Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Produksi Koyah dengan Teknologi Rotary Roaster UMK Wijayakusuma Blitar Nilawati; Herijanto, Pudji; Utamaningsih, Arni; Prayitno; Syamsiana, Ika Noer; Maskur
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i2.4372

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi agar dapat memenuhi permintaan pasar, khususnya untuk produk Koyah. Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Wijayakusuma memiliki peluang besar untuk mengembangkan usahanya. Namun, saat ini proses produksinya masih dilakukan secara manual, terutama dalam menyangrai adonan Koyah, yang memerlukan waktu yang cukup lama. Sementara itu, pasar penjualan Koyah masih terbuka lebar dan menjanjikan. Oleh karena itu, akan dilakukan pendampingan dalam manajemen produksi dan kualitas. Dampaknya adalah peningkatan keterampilan mitra dalam produksi, peningkatan kualitas produk, dan peningkatan jumlah produksi. Pendampingan dalam manajemen produksi dan kualitas dilakukan untuk meningkatkan keterampilan mitra, kualitas produk, dan jumlah produksi. Solusi yang diterapkan adalah teknologi tepat guna melalui mesin Rotary Roaster. Metode pelaksanaan meliputi pemberian alat, pelatihan penggunaan, dan pendampingan manajemen kualitas. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner setelah dua bulan program berjalan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mitra terbantu dan proses produksi menjadi lebih efisien. Mitra juga mengungkapkan kebutuhan tambahan berupa mesin cetak adonan untuk memenuhi peningkatan permintaan. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk dengan mesin Rotary Roaster yang mampu menyangrai hingga 10 kg kacang hijau dalam satu jam, serta menjaga manajemen kualitas produk. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi tetapi juga memberikan peluang pengembangan usaha yang lebih besar.
Revitalisasi Semangat Literasi Taman Baca Melalui Pemanfaatan Infografis Dengan Metode Humanitas Untuk Masa Depan Cerdas Anak-anak Di Desa Mengger Safitri, Helen Safitri; Fitriyanah, Nur; Nurhayati; Nurillah, Siti Maryam; Sonia; Kristiyanto, Arip
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i2.4375

Abstract

Berdasarkan survei Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2022 Indonesia skor kemampuan rata-rata siswa Indonesia pada kemampuan membaca menurun dibandingkan tahun 2018, memperoleh skor 359 dari skor rata-rata dunia 469. Kemampuan membaca merupakan kemampuan dalam memahami dan menyerap makna berbagai informasi. Namun, banyak orang yang belum mengetahui manfaat membaca dan cenderung mengabaikannya. Perkembangan teknologi, alih-alih menjadi penunjang belajar, justru menjadi penghalang karena banyak anak yang terjebak dalam konsumsi hiburan (game, dll. Desa Mengger sudah memiliki taman baca namun keberadaanya belum dimaksimalkan. Hasil diskusi dengan mitra terdapat permasalahan yang dialami diantaranya: 1) rendahnya minat baca anak usia (5-12) tahun warga Mengger, 2) tempat baca yang kurang nyaman dan koleksi buku sedikit, 3) kurangnya tenaga pengelola yang kreatif dan inovatif. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, implementasi infografis, pendekatan humanitas, dan evaluasi. Hasil program menunjukkan peningkatan minat baca anak-anak dan kualitas pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Mengger Membaca. Penggunaan infografis yang menarik berhasil menarik perhatian anak-anak dan memberikan informasi yang jelas bagi pengelola TBM. Berdasarkan evaluasi menunjukkan peningkatan jumlah anak-anak yang mengunjungi taman bacaan dan belajar bersama. Kemampuan dan pemahaman pengelola TBM Mengger membaca mengenai infografis meningkat 30 %. Pada minat belajar anak anak kampung mengger terjadi peningkatan 38 anak, Kegiatan pertama jumlah peserta sebanyak 13 anak hingga kegiatan ke 5 naik menjadi 51 anak.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN NELAYAN MELALUI LITERASI KEUANGAN Indriasih, Dewi; Rahmatika, Dien Noviany; Suwandi; Fajri, Aminul; Fanani, Baihaqi; Waskita, Jaka; Sumarno
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i2.4376

Abstract

Kepala Desa memiliki wewenang untuk meningkatkan perekonomian desa agar mencapai kemakmuran maksimal. Namun, banyak masyarakat desa terutama perempuan belum mandiri secara ekonomi. Mayoritas para perempuan tidak bekerja dan hanya mengandalkan pendapat suami yang bekerja sebagai nelayan. Sedangkan terkadang pendapat para nelayan tidaklah dapat dipastikan. Menilik dari kondisi ekonomi negeri yang semakin sulit terlihat dari semakin naiknya harga bahan-bahan pokok. Hal tersebut sering menjadi permasalah keluarga nelayan yang menyebabkan para perempuan nelayan terjerat pinjaman illegal. Selain itu terdapat bukti bahwa tingkat literasi keuangan profesi petani/nelayan memiliki tingkat terendah yaitu 20,75% yang sebelumnya ditahun 2016 sebesar 0%. Ibu rumah tangga sebesar 30,06%, di tahun 2016 sebesar 15,30%. Berdasarkan wilayah, Indeks literasi dan inklusi keuangan pedesaan sebesar 48,43 persen dan 82,69 persen yang lebih rendah dari wilayah perkotaan. OJK daerah mencatat, bahwa dari jumlah penduduk Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning), hanya sekitar 0,1%, dari empat juta jiwa yang memiliki literasi keuangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian keuangan perempuan nelayan melalui literasi keuangan dan pelatihan produksi pangan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode ceramah, diskusi, dan praktik. Kegiatan pengabdian ini dapat dilaksanakan sesuai harapan atas bantuan semua pihak yang terlibat. Masyarakat selaku peserta sangat antusias untuk mengikuti kegiatan pengabdian ini. Tingkat pengetahuan peserta mengenai literasi keuangan meningkat sebesar 200% dan sebesar 197% untuk peningkatan pengetahuan mengenai pencatatan keuangan.
Penerapan Service Excellence dalam Pelayanan pada LPD Desa Adat Kukuh Murti, Ni Putu Mita Ari; Primadona, Ida Ayu Lidya; Anggraini, Ni Putu Nita; Kepramareni, Putu; Rustiarini, Ni Wayan
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i2.4386

Abstract

Era ekonomi digital memberikan tantangan bagi lembaga keuangan untuk memberikan pelayanan prima kepada pelanggan. Service excellence merupakan suatu keharusan bagi organisasi jasa, terutama di era ekonomi digital.  Lembaga Perkreditan Desa (LPD) merupakan lembaga keuangan mikro di Provinsi Bali yang perlu menerapkan service excellence kepada nasabah. Meskipun demikian, salah satu permasalahan yang dihadapi adalah masih rendahnya kompetensi pegawai LPD sehingga belum mampu memberikan pelayanan prima kepada nasabah. Oleh karena itu, perlu dilakukan program capacity building berupa pelatihan praktik service excellence untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas pegawai LPD. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pegawai LPD, khususnya dalam pemberian layanan prima. Program pengabdian kepada masyarakat dilakukan di LPD Desa Adat Kukuh yang berlokasi di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Kegiatan diikuti oleh seluruh pegawai LPD Desa Adat Kukuh. Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan, yaitu observasi, penyuluhan, pelatihan, dan evaluasi. Hasil penilaian menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta pelatihan service excellence sebesar 7.67%. Hasil ini mengisyaratkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah berjalan secara efektif. Kegiatan pengabdian ini berkontribusi untuk meningkatkan kompetensi pegawai dan kinerja LPD dalam memberikan pelayanan di sektor keuangan. Hasil kegiatan mengimplikasikan bahwa pengelola LPD hendaknya senantiasa untuk melakukan pelatihan service excellence secara berkala dalam upaya untuk meningkatkan daya saing LPD dengan lembaga keuangan mikro lainnya.
Pemanfaatan Aplikasi INSIST (INtegrated SolutIon for STunting) untuk Mendukung Penanganan dan Prevalensi Stunting di Kota Tangerang Selatan Kusumasari, Tien Fabrianti; Lathifah, Syfa; Thohiroh, Elvira Lailatuth
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i2.4387

Abstract

Stunting merupakan permasalahan yang cukup serius di indonesia dengan persentase prevalensi yang masih jauh di atas target nasional. Tingginya angka stunting di berbagai kota di Indonesia, termasuk Kota Tangerang Selatan, menyoroti perlunya perhatian lebih terhadap masalah gizi pada anak usia dini. Salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memanfaatkan teknologi untuk memantau kesehatan dan nutrisi anak-anak. Melihat kondisi tersebut, penting untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang memperkenalkan aplikasi INSIST, yang terintegrasi dengan perangkat keras untuk memantau tinggi badan, berat badan, dan BMI (Body Mass Index). Program ini akan dilaksanakan di lima kecamatan di Kota Tangerang Selatan dengan harapan bahwa aplikasi INSIST dapat mendukung program pemerintah dalam mencegah dan mengurangi kasus stunting di Indonesia, serta mendukung tujuan SDG ketiga. Dengan melibatkan mitra industri, pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat, program ini akan menerapkan solusi yang relevan untuk menangani stunting, dengan pelaksanaan kegiatan selama tujuh bulan, dari Oktober 2023 hingga April 2024. Program pengabdian masyarakat ini berhasil menjangkau lima kecamatan di Kota Tangerang Selatan untuk menerapkan aplikasi mobile dan dashboard untuk pemantauan kondisi kesehatan dan prevalensi stunting di masyarakat. Hasil evaluasi yang dilakukan dengan pihak dinas kesehatan kota tangerang selatan juga menunjukan bahwa 80% responden sangat setuju bahwa program pengabdian ini telah memenuhi kebutuhan masyarakat dalam memantau kesehatan dan mencegah kondisi stunting. Pihak dinas kesehatan juga menyambut baik program pengabdian ini agar terus berlangsung dan menjangkau wilayah yang lebih luas lagi.

Page 2 of 2 | Total Record : 18