cover
Contact Name
Lativa Qurrotaini
Contact Email
qurrota29@umj.ac.id
Phone
+6285646497123
Journal Mail Official
holostika@umj.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Ilmu Pendidikann UMJ Jl. KH Ahmad Dahlan Cirendeu Ciputat
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD
ISSN : 25796151     EISSN : 26148242     DOI : https://doi.org/10.24853
Core Subject : Education,
Holistika: Jurnal Ilmiah PGSD Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta adalah jurnal nasional berbasis penelitian ilmiah, secara rutin diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta sejak 2017 (versi cetak), dan mulai dionlinekan pada tahun 2018.
Articles 165 Documents
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MELALUI ALAT PERAGA MAKET GERHANA DAN VIDEO PEMBELAJARAN Rahmawati, Myrna; Khaerunnisa, Khaerunnisa
Jurnal Holistika Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi karena pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam khususnya materi gerhana matahari dan gerhana bulan masih menggunakan cara metode ceramah, sehingga penulis tergerak untuk meneliti bagaimana cara mengetahui hasil belajar IPA tanpa mendengarkan saja dengan menggunakan media alat peraga maket gerhana dan video pembelajaran. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meniliti perbandingan hasil belajar IPA melalui alat peraga maket gerhana dan video pembelajaran pada materi gerhana matahari dan gerhana bulan. Metode yang digunakan yaitu menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara hasil belajar melalui alat peraga maket gerhana dengan hasil belajar melalui video pembelajaran. Hal ini dapat dibuktikan dari perbandingan antara Thitung (2,80) lebih besar dari T tabel (2,00) pada  = 0,05, Artinya hasil belajar melalui video pembelajaran lebih baik daripada hasil belajar melalui alat peraga maket gerhana. Hal ini dapat dibuktikan dengan rata-rata nilai hasil belajar melalui video pembelajaran sebesar 51,67 lebih besar dari rata-rata nilai hasil belajar melalui alat peraga sebesar 50,33. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat kepada pihakpihak terkait seperti kepala sekolah, guru, siswa dan penilliti selanjutnya.
MENINGKATKAN KETRAMPILAN MENYIMAK CERITA MELALUI MEDIA WAYANG KERTAS di SDN MARGAHAYU XIV KOTA BEKASI Qurrotaini, Lativa; Fachrunisah, Aulia
Jurnal Holistika Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to improve the skills of listening to children's stories through media puppet paper students of grade V SDN Margahayu XIV Bekasi. The population in this study were students of grade V SDN Margahayu XIV which amounted to 35 students. This research is a Classroom Action Research with Kemmis and Taggart model and consists of planning, action, observation and reflection phase. Data collection in this study using observation and test. The research instrument used in the form of observation sheet and test question. The data analysis techniques used are techniques of analysis and quantitative data that is by searching for the average results of the skills to listen to the story of each child's cyclius. The results showed that there was an increase in the skill of listening to children's stories through wayang kerta mediaTujuan dari penelitian ini adalah meningkatan ketrampilan menyimak cerita anak melaui media wayang kertas siswa kelas V SDN Margahayu XIV Kota Bekasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa siswi kelas V SDN Margahayu XIV yang berjumlah 35 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan model Kemmis dan Taggart dan terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan tes. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi dan soal tes. Adapun teknik analisa data yang digunakan yaitu teknik analisis dan data kuantitatif yaitu dengan mencari rata-rata hasil ketrampilan menyimak cerita anak setiap siklius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan terhadap ketrampilan menyimak cerita anak melalui media wayang kerta.
HUBUNGAN PERSEPSI PENGGUNAAN MEDIA VISUAL GAMBAR (POSTER) DENGAN CARA BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS 3 PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI BEKASI Rikmasari, Rima; Wati, Desi Mardiana
Jurnal Holistika Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Bekasi. Dibuktikan saat anak memecahkan masalah, dan saat mengungkapkan ide-ide baru yang ada dipikirannya. Pada penelitian ini pendekatan penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian Korelasi Regresi. Penelitian ini dilakukan selama 2 minggu pada setiap pembelajaran Bahasa Indonesia. Setiap pertemuan memiliki tiga tahapan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengamatan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan sample jenuh, dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari, Angket untuk mengukur berpikir kreatif siswa, dan lembar observasi aktivitas guru untuk melihat proses pembelajaran penggunaan media visual gambar (poster), serta dokumentasi berupa foto dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia. Untuk uji validitas dan reliabilitas angket mengenai media visual gambar dan berpikir kreatif  menggunakan software SPSS (Statistical Product and Service Solutions) versi 16.0 sedangkan untuk analisis hasil, observasi dan angket dihitung dengan menggunakan statistik sederhana berupa rumus menghitung nilai rata - rata dan persentase (%). Hasil penelitian menunjukkan besarnya hubungan variabel media visual gambar poster terhadap variabel berpikir kreatif, yang diketahui dari besarnya nilai koefisien determinasi R2 sebesar 0,003 artinya bahwa sebesar 0,3% variabel Y (berpikir kreatif) bisa dijelaskan oleh variabel X (media visual gambar poster) sedangkan sisanya sebesar 99,7% bisa dijelaskan oleh variabel lain.
PENGARUH METODE BRAINSTRORMING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN BITUNG JAYA 1 CIKUPA Awiria, Awiria; Septiani, Vivi
Jurnal Holistika Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe problem in the thesis in this study is whether there are differences in the results of mathematics learning about fractions between students who were given the Brainstorming learning method with students who were given conventional methods. This study aims to find out whether there are differences between Mathematics learning outcomes about fractions that use the Brainstorming method with student learning outcomes that use conventional methods in fifth grade students at SDN Bitung Jaya 1 Cikupa District Tangerang Regency. This type of research is quantitative research. Nonequivalent Control Group Design. Experimental research is research by experimenting with experimental groups. To each experimental group are subjected to certain treatments with conditions that can be controlled. Data as a result of the effect of treatment on the experimental group were measured quantitatively and then compared. This Nonequivalent Research Control Group Design can control all external variables that influence the course of the experiment. Thus the truth of the quality of the research results is maximized. The sample used in this study uses saturated samples. In this study VB class is an experimental class and VA class is a control class. The results of this study obtained a 0.05 degree of error, obtained t count (t0) that is 5.97 and d.b that is 77. In the above calculation, t table (tt) d.b 77 is known to be 0.05 error level is 1.658. By knowing t table (tt) the hypothesis 1.658 <5.97 can be compared that t count (t0) is greater than t table (tt) then the null hypothesis (Ho) is rejected, and accepts the alternative hypothesis (H1). Based on the results of these studies it can be concluded that the use of brainstorming methods can affect the results of mathematics learning about fractions in class V students of SDN Bitung Jaya 1 Tangerang Regency T.A. 2014/2015. Keywords : Hasil Belajar Matematika, Metode Brainstorming ABSTRAKMasalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan hasil belajar matematika tentang fraksi antara siswa yang diberi metode pembelajaran Brainstorming dengan siswa yang diberi metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar Matematika tentang fraksi yang menggunakan metode Brainstorming dengan hasil belajar siswa yang menggunakan metode konvensional pada siswa kelas V di SDN Bitung Jaya 1 Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Nonequivalent Control Group Design. Penelitian eksperimental adalah penelitian dengan bereksperimen dengan kelompok eksperimen. Untuk setiap kelompok eksperimen dikenakan perlakuan tertentu dengan kondisi yang dapat dikontrol. Data sebagai hasil dari efek pengobatan pada kelompok eksperimen diukur secara kuantitatif dan kemudian dibandingkan. Desain Grup Kontrol Penelitian Nonequivalent ini dapat mengontrol semua variabel eksternal yang memengaruhi jalannya eksperimen. Dengan demikian kebenaran kualitas hasil penelitian dimaksimalkan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh. Dalam penelitian ini kelas VB adalah kelas eksperimen dan kelas VA adalah kelas kontrol. Hasil penelitian ini diperoleh tingkat kesalahan 0,05, diperoleh t hitung (t0) yaitu 5,97 dan d.b yaitu 77. Dalam perhitungan di atas, t tabel (tt) d.b 77 diketahui tingkat kesalahan 0,05 adalah 1,658. Dengan mengetahui t tabel (tt) maka hipotesis 1,658 <5,97 dapat dibandingkan bahwa t hitung (t0) lebih besar dari t tabel (tt) maka hipotesis nol (Ho) ditolak, dan menerima hipotesis alternatif (H1). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode brainstorming dapat mempengaruhi hasil belajar matematika tentang fraksi pada siswa kelas V SDN Bitung Jaya 1 Kabupaten T.A. 2014/2015. Kata Kunci: Hasil Belajar Matematika, Metode Brainstorming
PENGARUH LATAR BELAKANG PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SD Zulfitria, Zulfitria
Jurnal Holistika Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh latar belakang pendidikan orang tua terhadap prestasi belajar siswa . Penelelitian ini dilatarbelakangi oleh hipotesis penelitian yang adanya pengaruh latar belakang pendidikan orang tua terhadap prestasi belajar siswa.Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latar belakang pendidikan orang tua terhadap prestasi belajar siswa . Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2017. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelas IV yang berjumlah 48 siswa, teknik sampling menggunakan sampling jenuh.Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi dan teknik analisis data menggunakan teknik uji chi-square. Hasil penelitian ini dapat dikatakan signifikan, diketahui maka X²hitung > X²tabel (36,2 > 16,9) pada taraf signifikasi 5% . Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara latar belakang pendidikan orang tua dengan prestasi belajar siswa kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Perigi 03. Semakin tinggi pendidikan orang tua semakin tinggi juga prestasi belajarnya.
MOTIVASI MENJADI GURU SEKOLAH DASAR DAN HUBUNGANNYA DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PGSD Rosyid, Ainur
Jurnal Holistika Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRACTRecently, the number of student of Elementary Teacher Education is slightly increasing. Those facts left a question what motivates them to be a teacher.  In addition, being a teacher is not a most wanted profession in Indonesia. Those phenomena grounded this research. The research aimed to deeply explore what motivated the students to be teachers, to examine whether or not any differences of motives between male students and female students, and to examine whether or not the motives correlated to learning achievement. The research used quantitative approach, using questinnaire adapted from Factors Influencing Teaching Choice (FIT-Choice) Scale using Likert scale. Data was analysed using mean or percentage, independent sample t-test, and correlation analysis Pearson. The research results that the motives of students being a teacher (the most to the least) are  make social contribution, enhance social equity, shape the future of children, work with children, prior teaching and learning experience, intrinsic value, job security, perceived teaching abilities, time for family, and social influences. However, there are five dominant motives spread along the aspects: wanting to help children learn, influencing the next generation, raising the ambitions of underprivileged youth, make social contribution, and being interested in teaching. The independent sample t-test analysis resulted that there is no differences of motivation between male and female students, but one aspect, where the P value (0,02) is smaller than 0,05, “time for family.”  The Pearson Correlation results the motivation to be a teacher is poorly correlated to the student achievement, by 0,0004ABSTRAKAkhir-akhir ini, jumlah mahasiswa PGSD mulai meningkat. Hal ini menimbulkan pertanyaan apa yang menjadi alasan mereka ingin menjadi guru. Selain itu, menjadi guru bukanlah profesi yang paling diminati di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam mengenai motivasi mahasiswa PGSD memilih menjadi guru sekolah, dan apakah ada perbedaan motivasi secara demografik dan apakah berpengaruh terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan questionnaire yang diadaptasi dari Factors Influencing Teaching Choice (FIT-Choice) Scale. Data dianalisis dengan menggunakan rerata atau prosentase dan independent sample t-test. Penelitian menunjukkan bahwa motivasi menjadi guru mahasiswa PGSD secara berurutan adalah aspek berkontribusi pada masyarakat, meningkatkan ekuitas sosial, membentuk masa depan anak, bekerja dengan anak-anak, pengalaman belajar di masa lampau,nilai intrinsik, keterjaminan pekerjaan, merasa mempunyai kemampuan mengajar, waktu untuk keluarga, dan pengaruh lingkungan. Namun, ada 5 alasan paling dominan yaitu karena ingin membantu anak-anak belajar, ingin mempengaruhi generasi masa depan, ingin menumbuhkan cita-cita pada anak-anak yang kurang mampu, memberikan kontribusi sosial yang bermanfaat, dan tertarik menjadi guru. Analisis statistik uji t independen sampel menunjukkan tidak ada perbedaan motivasi menjadi guru secara gender, kecuali aspek “waktu untuk keluarga” dimana, P value (0,02) lebih kecil dari 0,05, sehingga ada perbedaan motivasi menjadi guru secara gender. Dari hasil analisis korelasi Pearson, motivasi menjadi guru diperoleh nilai signifikan 0,0004. Nilai tersebut berada dalam range kualifikasi 0,00-0,199 dengan kualifikasi sangat rendah. Dengan demikian disimpulkan bahwa hubungan antara motivasi menjadi guru dengan prestasi belajar adalah sangat rendah.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI KELAS IV SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH 12 PAMULANG, BANTEN Wicaksono, Dirgantara; Iswan, Iswan
Jurnal Holistika Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat perubahan hasil belajar pada peserta didik kelas IV di Sekolah Dasar Muhammadiyah 12 Pamulang, Banten, setelah mengikuti proses pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus melalui empat tahapan, yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing), serta refleksi (reflecting). Adapun waktu penelitian dilakukan dari bulan Juli 2018  sampai dengan September 2018, dengan subjek 37 peserta didik kelas IV Sekolah Dasar Muhammadiyah 12 Pamulang, Banten.  Pada saat penelitian ini dilakukan, peneliti mengambil tema tentang peduli terhadap makhluk hidup.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran tematik. Hasil belajar peserta didik pada siklus I rata-rata sebesar 7,01, siklus II sebesar 7,54, dan siklus III sebesar 7,80. Peningkatan hasil belajar ini diikuti pula dengan peningkatan jumlah peserta didik yang tuntas belajar. Selain itu penerapaan model ini juga terbukti dapat meningkatkan aktivitas peserta didik dalam pembelajaranyang ditunjukkan dari tingginya aktivitas peserta didik yang berkaitan dengan daya kritis, berani menyampaikan pertanyaan dan argumentasi serta memberikan solusi. 
MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DENGAN KREASI DAUR ULANG SAMPAH Santi, Apri Utami Parta; Anisah, Nur
Jurnal Holistika Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan kreativitas siswa dengan kreasi daur ulang sampah di SDS. Raudhatul Ulum. Penelitian ini di latar belakangi oleh kejadian dimana anak – anak pada zaman ini akan dengan mudah mendapatkan apapun yang mereka mau, serta ketakutan mereka dalam mengikuti pembelajaran akibatnya mereka akan cenderung malas untuk melakukan hal – hal yang menurut mereka rumit dan sulit untuk di dapatkan. Mereka juga akan menjadi siswa dan siswi yang pasif, hanya dapat menerima pelajaran tanpa mengerti apa yang diajarkan. Banyak hal – hal negatif yang dapat timbul dari kejadian ini. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kreativitas siswa yang dilakukan dengan kegiatan kreasi daur ulang sampah. Metode yang digunakan adalah Metode Penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. dengan menggunakan Praktik dan Rubrik Penilaian sebagai acuan penilaian yang diberikan untuk melihat apakah adanya peningkatan kreativitas dalam membuat kreasi daur ulang sampah. Peneliti berharap semoga penelitian yang dilakukan oleh peneliti dapat bermanfaat bagi orang banyak.
ANALISIS RESPON MAHASISWA DALAM PENERAPAN GROUP WORK RULES PADA METODE PRESENTASI DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Amalia, Arsyi Rizqia; Uswatun, Din Azwar
Jurnal Holistika Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan respon siswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar dalam penerapan Aturan Kerja Kelompok dalam metode presentasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian analisis deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 49 siswa dari Departemen Pendidikan Guru Sekolah Dasar semester 2 Tahun Akademik 2018/2019. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari hingga Juni 2019 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Instrumen penelitian yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner untuk respons siswa dalam menerapkan Aturan Kerja Kelompok tentang metode presentasi di Departemen Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Instrumen ini disusun berdasarkan indikator yang meliputi: 1) kemampuan untuk bekerja sama dalam suatu kelompok, 2) keaktifan, 3) kontribusi ide / pemikiran, 4) tanggapan terhadap teman-teman kelompok, dan 5) kemampuan untuk bertanya / menjawab. Hasil penelitian ini bahwa penerapan Aturan Kerja Kelompok pada metode presentasi di Departemen Pendidikan Guru Sekolah Dasar memiliki dampak positif pada respon siswa. Berdasarkan penilaian dosen, rata-rata klasik diperoleh, yaitu kemampuan untuk mengekspos materi adalah 78,32; kemampuan mengajukan pertanyaan adalah 76,43; dan kemampuan untuk menjawab pertanyaan adalah 80,08. Sedangkan penilaian siswa memperoleh hasil yang baik pada kemampuan untuk bekerja sama, keaktifan, kontribusi ide / pemikiran, tanggapan terhadap teman kelompok, dan kemampuan untuk bertanya / menjawab.
PENERAPAN MODEL VAK BERBASIS HOTS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 1 SD Sakti, Rochis Afiat Eka; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal Holistika Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 1 SD Negeri Salatiga 05 melalui model VAK visual, auditory, kinesthetic berbasis HOTS. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menggunakan dua siklus, pada setiap  siklusnya memiliki prosedur yaitu look, think, act. Teknik analisis data kualitatif berupa analisis data aktivitas siswa dan data kuantitatif berupa analisis data hasil belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model model VAK visual, auditory, kinesthetic berbasis HOTS dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tematik pada tema benda, hewan dan tanaman di sekitarku dengan muatan pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia dan matematika. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa pada ranah kognitif siklus I sebesar 78,57 % , dan siklus II sebesar 86,90%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penelitan ini dinyatakan berhasil.

Page 4 of 17 | Total Record : 165