cover
Contact Name
Frenta Helena Simaibang
Contact Email
frentaelenasimaibang@gmail.com
Phone
+628119114381
Journal Mail Official
ojslppmumht@gmail.com
Editorial Address
Kampus A Universitas Mohammad Husni Thamrin Jl. Raya Pondok Gede No. 23 - 25 Kramat Jati
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 23019255     EISSN : 26561190     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan is one of the online-based scientific periodic published by the Institute for Research and Community Service at Universitas Mohammad Husni Thamrin. This journal accepts articles or scientific papers that focus on health issues. This journal will be publishes biannually, in March and September.
Articles 512 Documents
Analisa Klaim JKN Rawat Inap di RS Universitas Indonesia Tahun 2023 Hardiyanti, Widya; Bachtiar, Adang
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.2181

Abstract

Rumah Sakit Universitas Indonesia sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan cabang Depok sejak akhir tahun 2020. Selama bekerja sama dengan BPJS Kesehatan jumlah pasien yang dirawat semakin meningkat, terutama di tahun 2023 jumlah pasien rawat inap di akhir tahun meningkat 71% dibandingkan dengan di awal tahun 2023, dan nilai BOR (Bed Occupancy Ratio) mencapai 76,2%. Dengan meningkatnya jumlah pasien rawat inap JKN ini memerlukan adanya strategi untuk melakukan kendali mutu kendali biaya agar pelayanan yang diberikan bisa efektif dan efisien. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan analisa data primer dari data klaim JKN tahun 2023. Berdasarkan data klaim tahun 2023, total pasien rawat inap JKN di RS Universitas Indonesia mencapai 9.819 pasien dengan selisih antara tarif INA CBGs dengan tarif RS sebesar 23%. Kasus rawat inap terbanyak yaitu Penyakit Dalam, Anak, Bedah Mulut, Syaraf, dan Jantung. Dari kelima kasus terbanyak tersebut dianalisa berdasarkan komponen tarifnya, dan yang menduduki komposisi tarif terbanyak dari kelima kasus tersebut adalah kamar akomodasi disusul kemudian obat dan bmhp. Dengan tingginya tarif kamar dan penggunaan obat serta BMHP, maka strategi untuk mengefisienkan biaya adalah dengan memperpendek lama rawat (LOS) dan efisiensi penggunaan obat serta BMHP.
Analisis Kehandalan Pengendalian Kritikal Risiko Tabrakan pada Alat Berat di Perusahaan Pertambangan PT X Tahun 2019 – 2023 Hariyanto, Kusnu; Lestari, Fatma
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.2193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kehandalan pengendalian kritikal dalam mengurangi risiko tabrakan alat berat di PT X selama periode 2019-2023. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, menggunakan data sekunder dari laporan insiden selama periode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tingkat implementasi pengendalian kritikal relatif tinggi (73%), efektivitasnya dalam mencegah insiden masih rendah (26%). Temuan ini mengindikasikan perlunya perbaikan implementasi dan evaluasi rutin terhadap pengendalian kritikal untuk meningkatkan keselamatan operasional di tambang.
Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau Terhadap Produksi Asi Ibu Menyusui Bayi Usia 0-6 Bulan di Desa Pejamben Wilayah Kerja Puskesmas Carita Kabupaten Pandeglang Tahun 2024 Marbun, Henny Theresia; Anwar, Ade; Mardianti, Lina; Amelia, Rosni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.2225

Abstract

Latar belakang : Air Susu Ibu (ASI) merupakansumber nutrisi yang paling ideal dan makanan terbaikbagi bayi. ASI sebaiknya diberikan kepada bayisetidaknya hingga usia 6 bulan dan dapat diteruskanhingga usia 2 tahun. ASI mengandung zat pelindung, dan pemberian ASI eksklusif berarti hanyamemberikan ASI tanpa tambahan cairan lain sepertisusu, air, jus jeruk, dan sebagainya. Sari KacangHijau adalah minuman yang mengandunglaktagogum, yaitu zat yang dapat meningkatkan dan memperlancar produksi ASI. Tujuan : untuk mengetahui perbedaan produksi ASI pada ibu menyusui bayi 0-6 bulan sebelum dan sesudah meminum Sari Kacang Hijau di Desa Pejamben Wilayah kerja Puskesmas Carita KabupatenPandeglang Tahun 2024. Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatifdengan metode eksperimen semu (quasi-experimental) menggunakan desain one group pretest-posttest. Hasil : Berdasarkan uji Wilcoxon didapati p-velue = 0,002 < 0,05. Ini menunjukan Ha diterima, terdapatPengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau TerhadapProduksi ASI Ibu Menyusui Bayi Usia 0-6 Bulan Di Desa Pejamben Wilayah kerja Puskesmas Carita Kabupaten Pandeglang Tahun 2024. Kesimpulan: pemberian Sari Kacang Hijau sangat kuat pengaruhnya untuk memproduksi ASI pada ibumenyusui bayi 0-6 bulan. Saran: menjadi salah satu pertimbangan bagiresponden untuk menjadikan sari kacang hijausebagai pilihan untuk menambah produksi ASI pada ibu menyusui. Kata kunci: Sari Kacang Hijau, Produksi ASI.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Pratek Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Wanita Usia Subur (WUS) di Desa Nembol Wilayah Kerja Puskesmas Mandalawangi Tahun 2024 Zuniawati S, Lilis; Marbun, Henny Theresia; Anwar, Ade; Putri, Riska Mitalia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i2.2230

Abstract

Payudara adalah sel-sel yang tumbuh dan berkembang tanpa terkendali sehingga dapat menyebar diantara jaringan atau organ terdekat payudara atau kebagian tubuh lainnya. Penyakit kanker payudara dapat menyebabkan kematian, yang ditandai dengan benjolan atau penebalan pada payudara. Kanker payudara terjadi ketika sel-sel tumbuh secara abnormal di kelenjar susu pada payudara wanita usia subur. Mengetahui faktor yang mempengaruhi praktek pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada wanita usia subur (WUS) di desa Nembol, wilayah kerja Puskesmas Mandalawangi Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Adapun variabel usia WUS, pendidikan WUS, dukungan keluarga dan tingkat pengetahuan WUS Berdasarkan uji Chi-Square test didapatkan hasil statistic pada variabel berdasarkan usia , terdapat 85,4% dengan kelompok usia resiko kecil (<35 tahun) dan 14,6% dengan usia resiko besar (35-49 tahun), berdasarkan tingkat pendidikan umumnya pada kategori pendidikan dasar (SD,SMP) 36,5%, pendidikan menengah (SMA) 36,5% dan tingkat pemdidikan pada jenjang perguruan tinggi sebesar 1%, berdasarkan dukungan keluarga, terdapat 97,4% tidak mendapatkan dukungan keluarga dan sisanya 2,6% mendapatkan dukungan keluarga, berdasarkan tingkat pengetahuan terhadap praktek pemeriksaan SADARI diperoleh data sekitar 69,3% tingkat pengetahuan kurang, 72,4% pengetahuan cukup, 8,3% pengetahuan baik. Didapatkan tidak ada hubungan yang signifikan antara usia dan pendidikan WUS dengan praktek pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) P value (>0,05), pengetahuan dan dukungan keluarga terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan , dukungan keluarga dengan praktek pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). P value (<0,05). Introduction: Breasts are cells that grow and develop uncontrollably so that they can spread between tissues or organs closest to the breast or to other parts of the body. Breast cancer can cause death, which is characterized by a lump or thickening in the breast. Breast cancer occurs when cells grow abnormally in the mammary glands in the breasts of women of childbearing age.Objective: To determine the factors that influence the practice of breast self-examination (SADARI) in women of childbearing age (WUS) in Nembol village, Mandalawangi Health Center working area in 2024. Method: This research uses quantitative analytical methods, with a cross sectional approach. The variables are WUS age, WUS education, WUS knowledge and family support. Results: Based on the Chi-Square test, statistical results were obtained on variables based on age, there were 85.4% with a low risk age group (<35 years) and 14.6% with a high risk age (35-49 years), based on general education level in the basic education category (SD, SMP) 36.5%, secondary education (SMA) 36.5% and education level at the tertiary level of 1%, based on family support, there were 97.4% who did not get family support and the remaining 2.6% received family support, based on the level of knowledge of SADARI examination practices, data was obtained about 69.3% of knowledge was lacking, 72.4% had sufficient knowledge, 8.3% had good knowledge. Conclusion: There was no significant relationship between the age and education of WUS with the practice of breast self-examination (SADARI) P value (>0.05), knowledge and family support there was a significant relationship between knowledge, family support with the practice of breast self-examination (SADARI). P value (<0.05).
Hubungan Pekerjaan, Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet FE di Puskesmas Cipari Beda Ama, Petrus Geroda; Fajarwati, Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.2235

Abstract

Salah satu masalah kesehatan masyarakat terbesar hamper di seluruh negara adalah Anemia, khususnya pada ibu hamil. Anemia pada kehamilan sering terjadi dan dapat mengakibatkan keadaan tidak normal pada ibu hamil. Penelitian yang dilakukan bertujuan dapat mengkaji hubungan antara status pekerjaan dengan pengetahuan anemia pada ibu hamil dan ketaatan dalam mengonsumsi tablet Fe di wilayah kerja Puskesmas Cipari tahun 2024, rancangan penelitian Cross Sectional, penelitian dilakukan mulai bulan Juli hingga Agustus 2023. Jumlah responden sebesar 88 ibu hamil. Analisis penelitian yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat serta uji statistic yang dipilih yaitu Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan berhubungan signifikan dengan ketaatan mengonsumsi tablet Fe pada ibu hamil dengan P-Value=0,001 (p<0,05) dan PR=3,889. Sementara itu, status pekerjaan tidak berhubungan dengan ketaatan mengonsumsi tablet Fe pada ibu hamil dengan P-Value=0,090 (p>0,05). Peneliti menyarankan agar dilakukan edukasi rutin seperti penyuluhan mengenai manfaat kesehatan bagi ibu dan bayi dan risiko kekurangan zat besi, serta dapat dilakukan melalui kelas ibu atau pendekatan personal.
Gambaran Hasil Pemeriksaan Penderita Demam Tifoid dengan Metode Widal di Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Sukabumi Zaranggi, Ahmad; Fauziah, Prima Nanda; Widhyasih, Retno Martini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i2.2240

Abstract

Typhoid fever is a systemic disease that becomes a world health problem. Typhoid fever occurs in both tropical and sub-tropical countries, especially in developing countries. To determine the exact diagnosis of this disease required examination Widal test. typhoid characterized by prolonged heat followedby bacteremia and bacterial invasion of Salmonella sp. The study aims to determine whether the diagnosis of Typhoid Fever Suspect isappropriate with the Widal Serology Test. The type of this research is descriptive research. Population of this research is outpatient in Sukabumi city health laboratory patients with typhoid fever in august 2020 – april 2021. The sample in this study were as many as 30 respondents. The results showed that the percentage of Widal Serology Test on positive Typhoid Fever was 18 people and 12 people with negative Widal Serology Test results. Positive results for Salmonella typhi O = 9 samples, Salmonella typhi H = 8 samples, Salmonella paratyphi AO as many as 9 samples, with positive results for Salmonella paratyphi BO as many as 11 samples, with positive results for Salmonella paratyphi CO as many as 13 samples, with positive results for Salmonella paratyphi AH as many as 7 samples, with a positive result of Salmonella paratyphi BH as many as 8 samples, with a positive result of Salmonella paratyphi CH as many as 7 samples. The conclusion of this study for the Widal Serology Test in positive Typhoid Fever was around 60%.The conclusion of the writing of this is more a hepatitis b patients (100%) men than women with age 30 - 65 years, decline and a rise in the number of platelets and SGPT and SGOT levels .
Efektivitas Nebulizer, Breathing Control, dan Batuk Efektif Untuk Sesak Napas dan Aktivitas Fungsional Hamidah, Nurma Auliya; Presditia, Ika Mega; Nugraha, Dimas Arya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i2.2246

Abstract

Tuberkulosis merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mikrobakterium tuberkulosis yang menyerang saluran pernapasan bagian bawah area bronkus hingga alveoli dengan penyebaran dalam bentuk percikan dahak ke udara melalui batuk. Indonesia menempati peringkat kedua dengan jumlah kasus 969 ribu dan kematian 93 ribu per tahun setara dengan 11 kematian per jam. Gejala yang di temukan yaitu batuk berdahak, sesak napas, penurunan ekspansi sangkar thorak dan penurunan aktivitas fungsional. Penelitian ini merupakan studi kasus pada pasien TB paru di RS Umum Daerah Madiun. Instrumen penelitian menggunakan skala borg untuk menentukan skala derajat sesak napas, Mmrc untuk menentukan fungsional pasien dan pemeriksaan ekspansi sangkar thorak menggunakan midline. Diberikan penanganan fisioterapi berupa Nebulizer dengan frekuensi 3x sehari serta breathing control dan batuk efektif diberikan 2x sehari dengan intensitas 8-10 menit dalam 4 hari, didapatkan terjadi penurunan sesak napas 2 poin, peningkatan ekspansi sangkar thorak sampai 2 tingkatan dan peningkatan fungsional menjadi sesak timbul ketika berjalan cepat. Dapat disimpulkan pemberian Nebulizer, Breathing control, dan batuk efektif untuk menurunkan derajat sesak dan meningkatkan aktivitas fungsioanl pada pasien TB paru.
Kombinasi SWD, ES, Dan Five Finger Spread Exercise Untuk Mengurangi Nyeri Serta Meningkatkan Kekuatan Otot Pasien Post CVA Infark Nugraha, Dimas Arya; Kumalasari, Dewi Nur; Hamidah, Nurma Auliya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i2.2247

Abstract

ABSTRAK Cerebrovascular Accident (CVA) didefinisikan sebagai gangguan fungsional otak yang terjadi secara mendadak dengan tanda dan gejala klinis baik fokal maupun global yang berlangsung lebih dari 24 jam atau dapat menimbulkan kematian disebabkan oleh gangguan peredaran darah otak. CVA merupakan penyebab kecacatan nomor satu di dunia dan penyebab kematian nomor tiga di dunia. Berdasarkan penyebabnya CVA dibagi menjadi dua yaitu, CVA infark atau nonhemorrhagic dan CVA hemorrhagic. Studi kasus yang dilakukan saat ini dilaksanakan di salah satu Rumah sakit swasta di Lamongan terhadap pasien Tn. J berusia 50 th dengan diagnosa hemiplegia dextra post CVA infark dengan intervensi menggunakan Short wave diathermy (SWD), electrical stimulation (ES) dan five finger spread exercise. Setelah dilakukan 4 kali terapi, didapatkan hasil penuruan nyeri yang dibuktikan dengan skala VAS dan peningkatan kekuatan otot pada regio shoulder dan elbow dengan MMT (Manual Muscle Testing). Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa Short wave diathermy (SWD), electrical stimulation (ES) dan five finger spread exercise dapat mengurangi nyeri dan meningkatkan kekuatan otot pada pasien hemiplegia dextra post CVA infark.
Development of Geographic Information System (GIS) Distribution of Triple Elimination Implementation in Pregnant Women at Kramatjati Health Center: Pengembangan Geographic Information System (GIS) Distribusi Pelaksanaan Triple Eliminasi Pada Ibu Hamil di Puskesmas Kramatjati Utami, Febi Puji; Ibrahim, Rohayati; Susilawati, Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v17i1.2264

Abstract

Background: The development of this GIS was carried out to reduce or overcome the weakness of this unattainability due to uncontrolled distribution of data on pregnant women/mapping of pregnant women who had undergone Triple Elimination examinations in the Kramatjati Community Health Center area, which has 7 sub-districts, 65 RWs and 653 RTs. With so many areas that the Kramatjati Community Health Center is responsible for, it cannot rely on manual data collection or bookkeeping alone. Objective: Designing the Development of GIS (Geographic Information System) Distribution for the Implementation of Triple Elimination of Pregnant Women at the Kramatjati Community Health Center. Research Method: This type of research uses quantitative research, using a Research and Development (R&D) research design. The research period is March 2024 at the Kramatjati Community Health Center. With a total population of 16 people. The sampling technique uses total sampling. The analysis used is univariate analysis using frequency distribution. Research Results: Based on the SUS (System Usability Scale), the SUS score was 77.3. Therefore, it can be concluded that the Acceptability Range results are declared Acceptable, Grade Scale: C, Adjective Rating is declared Excellent, and Percentiles are in the Good category. Conclusion: The results of system testing to determine the usefulness of GIS development in analyzing the distribution of Triple Elimination implementation for pregnant women at the Kramatjati Community Health Center using the (SUS) method resulted in an average score of 77.3 in the Good category. The results of the feasibility test from 16 respondents showed that 10 people (62.5%) stated that they were quite feasible. Suggestion: It is hoped that it can be developed in further research by designing and integrating it into advanced systems, or by adding variables or additional data analysis.
Hubungan Durasi Mengemudi Dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) Pada Pengemudi Bus Akap Di Terminal Kampung Rambutan Tahun 2023 Parnonto, Wiratama Ibnu; Djaali, Nur Asniati; Endarti, Ajeng Tias
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i2.2285

Abstract

Background: Low back pain disease varies greatly every year with a figure of 15-45%. According to the WHO, 33% of the population in developing countries experience persistent pain. Work as a bus driver is prone to low back pain, resulting from the factors of sitting for a long time in conditions of static vibration, vibration due to the road, ergonomic factors, and the type of seat on the vehicle will cause rapid fatigue and soreness in the waist/lower back area. Objective: to determine the relationship between driving duration and complaints of low back pain in AKAP Bus Drivers at Kampung Rambutan Terminal in 2023 Method: the study used an analytical survey with a cross sectional research design. This research was carried out at the Kampung Rambutan Terminal in July 2023. A sample of 198 respondents was taken using simple randong sampling. The implementation of this research was carried out by distributing questionnaires to respondents. Results: 76 respondents (38.4%) experienced complaints of low back pain and 122 respondents (61.6%) did not experience complaints of low back pain, 167 respondents (84.3%) and 31 respondents (15.7%) had normal driving duration. There is a relationship between driving duration and complaints of low back pain in AKAP Bus Drivers at the Kampung Rambutan Terminal in 2023 (p value =0.000). Recommendation: It is hoped that the government should be able to conduct regular evaluations of occupational health and safety, especially for bus drivers. Keywords: Lower Back Pain, Driving Duration