JURNAL REKAYASA
Jurnal Rekayasa is a open access journal focusing on the scientific work of lecturers/academics, practitioners and professionals to the study of civil engineering, architecture, quantity surveying, urban and regional planning issues. This journal discusses issues relating to sustainability in the economic, social, environmental, and institutional dimensions of urban development and planning in Indonesia and throughout the world.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA"
:
10 Documents
clear
KLASIFIKASI TANAH DI LIMA KECAMATAN KOTA PAYAKUMBUH DENGAN SISTEM AASHTO
Khatab, Umar;
Asnur, Hanifah;
Yunita, Rini
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.146
Tanah merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting untuk mendukung keberhasilan pembangunan fisik infrastruktur. Sebelum mendirikan konstruksi bangunan terlebih dahulu harus dilakukan penyelidikan tanah. Jenis tanah dengan segala sifat teknis tanah merupakan faktor penting yang harus dipertimbangkan dan mutlak dilakukan sebelum struktur itu mulai dikerjakan dalam perencanaan suatu pondasi, agar tidak terjadi kegagalan konstruksi pada suatu bangunan. Dalam perencanaan konstruksi bangunan berupa jalan, jembatan maupun gedung membutuhkan data dan referensi tanah yang akurat, oleh sebab itu perlu perencanaan struktur bawah dan dasar tanah yang baik khususnya jenis dan klasifikasi tanah. Kesalahan dalam mengenal jenis dan klasifikasi tanah pada lokasi yang akan dibangun akan mengakibatkan masalah yang fatal seperti, terjadinya kembang susut tanah (swelling-shrinking) pada tanah dasar, terjadinya kegagalan suatu pondasi bangunan, dan terjadinya penurunan tanah setelah pembangunan selesai. Penelitian ini dilakukan untuk mengelompokkan klasifikasi tanah di Lima Kecamatan di Kota Payakumbuh dengan system AASHTO. Dimana dalam sistem klasifikasi AASHTO, tanah dibagi kedalam tujuh kelompok utama diantaranya (A - 1, A - 2, A - 3) tanah pasir dan (A - 4, A - 5, A - 6, A - 7) sebagian besar tanah lanau dan lempung. Dari hasil penelitian diperoleh di Lima Kecamatan Kota Payakumbuh dapat digolongkan tanah berpasir.
ANALISIS KEPUASAN SERVICESCAPE PASAR TRADISIONAL
Tela, I Nengah;
Wongso , Jonny;
Ilona, Desi;
Zaitul
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.140
Servicescape pada fasilitas umum telah menjadi perhatian antara akademisi dan praktisi, baik pengelola fasilitas tersebut, maupun perencana seperti arsitektur. Servicescape bangunan, seperti pasar dapat mempengaruhi sikap, minat dan prilaku pembeli. Penelitian terdahulu telah menginvestigasi servicescape pada objek bangunan dan kawasan wisata. Namun, penelitian sebelumnya gagal memberikan perhatian servicescape pada pasar tradisional. Penelitian ini mendeskripsikan kepuasan pedangang terhadap servicescape pasar tradisional di Painan, Kabupaten Pesisir Selatan. Selain itu, penelitian ini juga mengjawab apakah kepuasan atas komponen servicescape berbeda antara sampel: jenis kelamin dan tingkat Pendidikan responden/pedagang. Enam puluh lima pedagang berpartisipasi dalam penelitian ini. Metode data deskriptif dan komparatif digunakan untuk mencapai tujuan tesebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa pedagang tidak puas dengan servicescape pasar tradisional Painan. Selanjutnya, hasil beda antara sampel laki-laki dan perempuan menunjukan tidak ada perbedaan kepuasan atas servicescape pasar tradisional. Namun, hasil beda untuk sampel tingkat Pendidikan mengindikasi kepuasan atas komponen servicescape pasar tradisional (kenyaman dan keamanan) berbeda antar sampel dengan tingkat Pendidikan yang berbeda. Penelitian bermanfaat bagi pihak yang berkepentingan pasar untuk merencanakan revitalisasi pasar menjadi pasar modern. Penelitian ini memberikan sumbangan pada literatur servicescape dengan objek yang unik yaitu pasar tradisional.
PEMETAAN SEBARAN KEJADIAN GEMPA BUMI DI PROVINSI PAPUA
Andika, Yusverison;
Trianggoro Saputro, Imam
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.147
Provinsi Papua merupakan salah satu provinsi di Indonesia timur. Kawasan bagian timur dari Indonesia memang dikenal memiliki tingkat kerawanan gempa yang tinggi. Gempa dengan intensitas rendah sampai tinggi sering terjadi sehingga berpotensi menimbulkan korban jiwa dan juga kerusakan infrastruktur. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya mitigasi untuk mengatasi hal tersebut. Salah satu upaya mitigasi yang dapat dilakukan yaitu membuat suatu pemetaan terhadap sebaran gempa bumi berdasarkan data kejadian di masa lalu. Dengan adanya peta ini bisa menggambarkan konsentrasi aktifitas gempa bumi yang terjadi di Provinsi Papua. Diharapkan peta ini dapat digunakan sebagai upaya mitigasi dalam rangka pengurangan resiko bencana gempa bumi di wilayah Provinsi Papua. Data kejadian gempa bumi yang digunakan untuk peneltian ini yaitu data gempa yang bersumber dari USGS di wilayah Papua Barat pada periode 1964-2021. Analisis terhadap gempa dilakukan dengan cari declustering yaitu memisahkan antara gempa utama (mainshock) dan gempa susulan (aftershock) yang terjadi. Pemetaan sebaran lokasi gempa dilakukan menggunakan dua klasifikasi yaitu berdasarkan besarnya magnitudo gempa dan kedalaman terhadap pusat gempa bumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada kurun waktu 1964-2021 di Provinsi Papua jumlah kejadian gempa bumi adalah berjumlah 6713 kejadian. Jumlah gempa utama (main shock) yang diperoleh dari hasil analisis declustering adalah 3904 kejadian atau sebesar 58.16% dari jumlah total kejadian gempa yang terjadi di Provinsi Papua pada periode waktu 1964-2021. Gempa bumi yang terjadi di wilayah Provinsi Papua didominasi oleh gempa dangkal sehingga sangat berpotensi merusak.
ZONASI JALUR LINGKAR UTARA KOTA SOLOK
Aditia, Ezra;
Eriawan, Tomi;
Haryani
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.171
Pembangunan jalan lingkar utara merupakan salah satu alternatif untuk pemecahan masalah kepadatan arus lalu lintas dan kemacetan yang terjadi di pusat Kota Solok, mendukung kegiatan perekonomian masyarakat serta mempercepat pertumbuhan kawasan utara Kota Solok sehingga pertumbuhan tidak hanya terjadi di pusat kota yang berada di kawasan selatan Kota Solok. Pembangunan fisik jalan lingkar utara dimulai tahun 2008 sampai sekarang dengan panjang jalan yang direncanakan adalah + 8,4 KM melalui 5 (lima) kelurahan yaitu Kelurahan Tanah Garam, Kelurahan VI Suku, Kelurahan Kampung Jawa, Kelurahan Nan Balimo dan Kelurahan Laing. Maksud dari kajian adalah penataan kawasan bedasarkan pemetaan potensi dan masalah kawasan. Tujuannya adalah mewujudkan Penataan Kawasan dan Pemanfaatan Ruang di Sepanjang Jalan Lingkar Utara (Dua Jalur) sesuai potensi dan masalah kawasan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deduksi, induksi dan Kombinasi. Dalam alur pekerjaan diawali dengan melist kebutuhan data yang akan diperlukan. Pengumpulan data dilakukan secara obervasi (pengamatan langsung) dicatat dalam peta-peta sederhana disertai dengan sketsa, photo, dan catatan-catatan ringkas lainnya yang diangap perlu. Lebih akurat data, maka dilengkapi dengan melalukan pengambilan titik dengan alat bantu GPS dan Drone. Data sekunder dilakukan dengan mengunjungi instansi terkait yang ada di Kota Solok. Tahapan kompilasi data merupakan pengelompokan data-data yang didapat dilapangan untuk lebih memudahkan dalam penelitian. Setelah kompilasi data, maka dilakukan analisis untuk mempertajam penelitian. Analisis yang dilakukan yaitu analisis tabulasi data dengan melihat isu dan permasalahan kawasan dari 7 elemen kota. Setelah analisis dilakukan maka keluar konsep pengembangan kawasan jalur lingkar Solok.
IMPLEMENTASI METODE PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) DALAM PENGENDALIAN PROYEK KONSTRUKS
Indra Khaidir;
Embun Sari Ayu;
Mutiara Dwi Putri Andriani
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.136
Beberapa permasalahan yang menyebabkan tidak efisiennya pelaksanaan proyek seperti cuaca, harga material yang tinggi, pemberian izin yang memakan waktu oleh pemerintah serta lingkungan sekitar merupakan kelemahan kontraktor yang disebabkan karena dalam merencanakan penjadwalan maupun evaluasi dalam menggunakan teknologi sebagai pengelolaan konstruksi di lapangan. Para kontraktor pun dituntut untuk mengubah metode dalam pelaksanaan konstruksi dikarenakan pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sehingga sumber daya manusia diharapkan dapat meningkat agar dalam suatu proyek konstruksi mendapatkan hasil yang efisien baik dari segi waktu, mutu maupun biaya. Proyek Pembangunan RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi, Gedung Rawat Inap sebagai studi kasus pada penelitian ini dengan menggunakan metode penjadwalan proyek yaitu PDM (Precedence Diagram Method) sebagai penjadwalan dan pengendalian mutu. Fokus persoalan pada metode ini ada pada pembiayaan dan waktu dalam penyelesaian proyek dengan menekankan hubungan antara pemakaian beberapa tenaga kerja agar waktu dan biaya yang digunakan lebih efisien karena penambahan tenaga kerja. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengambilan tenaga kerja dengan durasi waktu yang ditentukan menghasilkan waktu yang lebih efisien 160 hari dari durasi waktu awal yaitu 209 hari, begitu juga dengan pembiayaan yang lebih efisien dibandingkan dengan menambahkan jam kerja pada pekerja.
MANAJEMEN RANTAI PASOK AGROINDUSTRI RUMPUT LAUT
Hermalena, Leffy;
Melinda Noer;
Novizar Nazir;
Rika Ampuh Hadiguna
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.172
Rantai pasok agroindustri memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan rantai pasok lainnya. Pertanian rumput laut berkembang cepat terutama pada industri makanan yang menjadi pemimpin pasar produk rumput laut bernilai tinggi. Rantai pasok rumput laut menghadapi masalah yang kompleks, seperti ketidakstabilan ketersediaan rumput laut yang menyebabkan ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Kualitas yang buruk dapat berdampak negatif pada penurunan kepuasan pelanggan jangka panjang. Fluktuasi harga rumput laut juga sangat mempengaruhi profitabilitas yang mengakibatkan hilangnya keuntungan. Keberlanjutan rumput laut untuk kebutuhan masa depan menekankan pentingnya manajemen rantai pasok yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pengetahuan tentang manajemen rantai pasok mencakup konsep, metodologi dan objek penelitian. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah supply chain management belum menjangkau pengembangan kawasan sentra produksi produk turunan untuk memenuhi ketersediaan bahan baku secara keberlanjutan. Kesimpulannya supply chain management pada agroindustri rumput laut akan berpengaruh kepada pengembangan kawasan sentra produksi, peningkatan kemampuan sumber daya pelaku rantai pasok agroindustri rumput laut, dan ketersediaan bahan baku berupa produk turunan secara berkelanjutan. Kata kunci: agroindustri, rumput laut, supply chain management
ANALISA PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK CONSTRUCTION SERVICES WUR MD DI PETAPAHAN GS
Ekky Roshal;
Gusneli Yanti;
Muthia Anggraini
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.133
Kecelakaan kerja di Indonesia mengalami peningkatan, dari sebelumnya 114.000 kasus kecelakaan pada tahun 2019, menjadi 177.000 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2020. Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2012 Pasal 5 Ayat 2 yang menyatakan bahwa “Setiap perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 100 orang atau lebih dan atau mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi wajib menerapkan SMK3 di perusahaannya”. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisa penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek Consruction Services WUR MD di Petapahan GS. Metode yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancara dan verifikasi dokumen menggunakan checklist audit SMK3 tingkat awal yang terdiri dari 64 kriteria. Hasil penelitian penerapan SMK3 tingkat awal pada proyek Consruction Services WUR MD di Petapahan GS nilai persentasenya sesuai dengan rumus perhitungan (Sugiyono 2013) adalah sebesar 92.19 %. Kesimpulan didapat bahwa penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek proyek Consruction Services WUR MD di Petapahan GS tergolong dalam kategori nomor 3 yaitu tingkat pencapaian penerapan 85-100% termasuk tingkat penilaian penerapan memuaskan.
ANALISIS PERHITUNGAN QUANTITY TAKE-OFF MENGGUNAKAN BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) PADA PROYEK JALAN TOL INDRALAYA-PRABUMULIH
Filza Wiranti;
Sartika Nisumanti;
Khodijah Al Qubro
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.134
Penerapan BIM pada proyek Pembangunan Jalan Tol merupakan upaya Kementrian PUPR dalam peningkatan daya produktifitas dan daya guna perencanaan dan pembangunan proyek konstruksi jalan bebas hambatan melalui implementasi Information and Comunication Technology (ICT). Melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memberikan tugas kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk menerapkan BIM pada Pembangunan Jalan Tol Indralaya – Prabumulih. Dengan BIM diharapkan akan meminimalisir kesalah dalam perhitungan QTO yang mengakibatkan kesalahan dalam penentuan biaya proyek. Metode BIM dilakukan dengan menggunakan software pendukung yaitu Autodesk Revit untuk melakukan pemodelan 3D dan 5D (QTO) yang nantinya hasil perhitungan volume metode BIM akan di bandingkan dengan perhitungan volume metode konvensional. Studi kasus dilakukan pada Box Culvert STA. 0+126 pada Pembangunan Jalan Tol Indralaya – Prabumulih. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan perbedaan volume secara keseluruhan sebesar 0,03% dimana perhitungan dengan Autodesk Revit lebih besar dibandingkan perhitungan konvensional. Persentase perbedaan pada pasangan batu kosong (Blinding Stone) sebesar 0,01%, beton struktur kelas E sebesar 0,01%, batang baja tulangan BJTD-40 sebesar 0,02%, struktur beton kelas C-2 dan urugan material berbutir (granular backfill) sebesar 0%. BIM dengan Autodesk Revit dapat melakukan perhitungan QTO secara otomatis yang sudah terintegrasi dengan desain 3Dnya, sehingga meningkatkan ketelitian dalam penentuan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
PENGARUH BATU BATA PRESS SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BETON
Mutiara Adhe Utami;
Sartika Nisumanti;
Ratih Baniva
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.137
Beton secara umum terbuat dari campuran semen, air dan agregat dimana bahan tersebut mudah untuk didapatkan. Namun, cepat atau lambat bahan – bahan tersebut akan semakin habis yang menyebabkan bahan tersebut semakin mahal dari tahun ke tahun. Seperti agregat yang hampir 75% menjadi bahan pengisi utama dalam beton. Dalam hal ini beton bisa diperoleh dengan mendaur ulang limbah konstruksi, sehingga dapat mengurangi penyimpanan dan pembuangan limbah konstruksi. Penelitian dilaksanakan memakai metode eksperimental agar diketahui pengaruh dari batu bata press pada campuran beton dan bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton terhadap batu bata press sebagai substitusi agregat kasar sebesar 5% dan 10%. Dari hasil yang didapat kuat tekan dari beton melalui penambahan batu bata press 5% dan 10% memiliki peningkatan yaitu pada umur 7 hari 11,53 Mpa dan 12,02 Mpa, pada umur 14 hari 13,55 Mpa dan 13,17 Mpa, serta pada umur 28 hari 14,51 Mpa dan 13,46 Mpa. Kesimpulan yang didapat yaitu pengaruh batu bata press jika penambahan persentase semakin tinggi maka nilai kuat tekan dari beton akan menurun. Hasil optimum ketika umur 28 hari 14,51 Mpa serta 13,46 Mpa tidak mencapai nilai kuat tekan 16 Mpa seperti yang direncanakan, tetapi beton tersebut dapat digunakan sebagai beton struktur ringan.
ANALISIS PRIORITAS PILIHAN MODA TRANSPORTASI BERBAGAI KRITERIA DENGAN METODE AHP MENGGUNAKAN APLIKASI EXPERT CHOICE (STUDI KASUS : RUTE PADANG - JAKARTA)
Isra, Fadhlurrahman;
Fidel Miro
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.153
Pilihan moda transportasi tidak terlepas dari berbagai pertimbangan (standar) terkait kelancaran Moda perjalanan dari asal ke tujuan (penelitian ini menggunakan perjalanan sebagai contoh) dari Padang ke Jakarta). Aspek transportasi yang dipertimbangkan (kriteria) meliputi tarif, waktu perjalanan, keamanan, kenyamanan, keamanan dan frekuensi. Selain pilihan transportasi Padang ke Jakarta menawarkan banyak pilihan yaitu pesawat terbang, bus AKAP, travel atau menggunakan kendaraan pribadi. Di antara berbagai jenis model alternatif tersebut, penelitian ini membahasnya kriteria/aspek dan moda transportasi mana yang diprioritaskan pakar transportasi dan responden terpilih berdasarkan Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan Aplikasi Expert Choice. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria (aspek) keselamatan merupakan prioritas utama yang dipilih responden dengan bobot sebesar 0,546. Sementara itu, bobot untuk prioritas alternatif moda yang didasarkan pada masing-masing kriteria/aspek yang sudah ditetapkan yaitu: (1) Tarif (bus AKAP; 0,666); (2) Waktu Perjalanan (pesawat terbang; 0,618); (3) Keselamatan (pesawat terbang; 0,465); (4) Kenyamanan (pesawat terbang; 0,493); (5) Keamanan (pesawat terbang; 0,408); dan (6) Frekuensi (pesawat terbang; 0,400).