cover
Contact Name
Selvi Qomariah
Contact Email
selviadp09@gmail.com
Phone
+6282231230066
Journal Mail Official
lppmnhm@yahoo.com
Editorial Address
Jl. RE. Martadinata No. 45 Bangkalan Madura
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan
ISSN : 19793340     EISSN : 26857987     DOI : https://doi.org/10.36089/job
Core Subject : Health, Science,
JURNAL ILMIAH OBSGIN is a national midwifery journal which publishes scientific works for midwives, academic people and practitioners. Welcomes and invites original research article in midwifery, including : Birth | Pregnancy | Newborn | Adolescence | Family Planning | Climacterium | Midwifery Community | Education in midwifery | complementary therapy in midwifery
Articles 942 Documents
Dampak Pernikahan Dini pada Perkembangan Sosial Perempuan dalam Keluarga di Desa Dasok Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan Aidillah, Nurvy Alief; Oktaviana, Lianita Primi
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 2 (2023): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interaksi sosial berhubungan erat dengan proses sosialisasi, karena sosialisasi tidak akan terjadi tanpa adanya interaksi sosial. Dari aspek psikologi terutama dalam hal perkembangan social, pernikahan dini membawa dampak yang kurang baik bagi keharmonisan keluarga. Hal ini dikarenakan salah satu tugas perkembangan selama masa remaja adalah menyelesaikan krisis identitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perkembangan sosial dalam keluarga pada pernikahan dini di Desa Dasok Kecamatan Pademawu. Metode penelitian descriptive kualitatif dengan pendekatan phenomenology. Metode pengambilan sampel dengan snowball sampling sejumlah 8 informan keluarga dengan kriteria istri yang melakukan pernikahan dini. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode instrument yang digunakan adalah pedoman wawancara mendalam. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata usia istri menikah antara usia 14-15 tahun adapun informasi yang diperoleh dari istri memiliki hubungan pola perkawinan yang head- complet dimana istri dilihat sebagai pelengkap, dan equal patner tidak ada posisi yang lebih tinggi atau rendah di antara suami-istri, dan memiliki hubungan suami-istri yang harmonis. Tenaga Kesehatan memberikan masukkantentang umur ideal seorang wanita menikah yang baik.​
Pengaruh Breast Care Terhadap Peningkatan Produksi ASI Pada Ibu Post Partum ROHANI SIREGAR
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i3.1452

Abstract

Breast milk is . complete nutrients needed by a baby and also easily digested by a small and sensitive baby's stomach. Breast milk alone is sufficient to meet the nutritional needs of infants from the age of 0-6 months and can be continued until the child is 2 years old. The purpose of this study was to determine the effect of breastcare on increasing milk production in postpartum mothers. The research design is pre-experimental. The design used is the one group pretest posttest design. The data analysis used is the Wilcoxon test. The results showed that there was an effect of breastcare on increasing breast milk production as indicated by a p value of 0.0001 <α 0.05. Suggestions from the study are that postpartum mothers can do breastcare 2 times a day in the morning and evening, because it can help increase milk production and can fulfill the baby's nutrition, so that exclusive breastfeeding is achieved for 6 months without providing additional food in any form except for drugs as indicated. Breastcare education needs to be improved to support the first 1000 days of a child's life
Pengembangan Formula Triple- C sebagai Anti Hipertensi berbasis Sumber Daya Lokal di Wilayah Kerja Puskesmas Kokop Kabupaten Bangkalan Fatmawati, Elis; Diana, Alis Nur; Widyawaty, Eka Deviany
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i3.1463

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dan paling banyak disandang masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efek pemberian Formulasi Triple-C terhadap fungsi kardiovaskuler Penderita Hipertensi Esensial. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimental pre and post test design untuk menilai pengaruh pemberian Formulasi Triple-C pada fungsi kardiovaskular subjek dengan hipertensi esensial dengan kategori hipertensi ringan. Sampel dalam penelitian ini adalah Penderita Hipertensi Esensial di Wilayah Kerja Puskesmas Kokop sebanyak 30 orang. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah seledri, pegagan dan temulawak. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Paired t test. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa penurunan tekanan darah sistolik sebesar 36 mmHg. Penurunan tekanan darah sistolik sebesar 10 mmHg. Hasil analisis data diperoleh p value < 0,05 (p value = 0,001) sehingga penurunan tekanan sistolik maupun diastolik bermakna secara statistik.Tekanan arteri rata-rata (MAP) pada hari ke 7 dan hari ke 14 berkurang secara signifikan (p value = 0,004). Penurunan terbanyak pada hari ke 14 sebesar 16,23%. Denyut jantung (HR) mengalami penurunan secara bermakna sehingga Rate Pressure Product (RPP) juga menurun bermakna secara statistik. Penurunan RPP juga menurun bermakna secara statistik. Penurunan RPP paling banyak pada hari ke 14 yaitu sebesar 27,23%. Terjadi penurunan PP paling tinggi pada hari ke 14 sebesar 33,9%. Dari hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa Pemberian Triple-C (celery, centella, dan curcuma) dapat meningkatkan fungsi kardiovaskular berdasarkan parameter RPP, MAP, HR dan PP pada pasien dengan hipertensi esensial.
Remaja FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN OBESITAS PADA REMAJA PUTRI DI PESANTREN BAITUL ARQAM KECAMATAN SUKA MAKMUR KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2023 Eristono Eristono; Siti Hajar; Rahmi Pratiwi
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i3.1464

Abstract

Latar Belakang Prevalensi obesitas pada remaja usia 15-19 tahun di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan, prevalensi obesitas pada remaja usia 15-19 tahun pada tahun 2007 sebesar 18,8%, meningkat pada tahun 2013 sebesar 26,6% dan meningkat kembali pada tahun 2018 sebesar 31%. Dampak obesitas pada remaja adalah gangguan pada siklus menstruasi seperti siklus menstruasi terlambat, depresi, gangguan psikologis karena merasa malu dan tidak percaya diri dengan kondisi berat badannya yang berlebihan, selain itu juga obesitas pada remaja dapat menyebabkan risiko terjadinya penyakit jantung dan diabetes mellitus.Tujuan Penelitian: adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan obesitas pada remaja putri di Pesantren Baitul Arqam Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar tahun 2023. Metode penelitian: ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional dengan tehnik pengambilan sampel secara Total Sampling dengan jumlah sampel 33 orang. Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 05 - 16 Juni 2023 dengan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi square. Hasil penelitian: Menunjukkan bahwa dari 33 responden yang status gizi pada kategori normal sebanyak 24 responden (44,4%), sering konsumsi sebanyak 18 responden (54,5%), aktifitas sering sebanyak 20 responden (57,6%) dengan p value untuk pengetahuan 0,011, konsumsi fast food 0,011 dan aktivitas fisik 0,027. Kesimpulan dan Saran: ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, konsumsi fast food dan aktivita fisik dengan obesitas. Diharapkan kepada responden untuk dapat melakukan pencegahan terhadap obesitas dengan dan diharapkan remaja putri menjaga status gizi dengan baik dengan menghindari mengkonsumsi makanan fast food.
Hubungan Kadar Hematokrit Dengan Kejadian Preeklamsi di Wilayah Kerja Puskesmas Tanggul Kabupaten Jember Siti Muawanah; Yessy Nur Endah Sary; Mega Silvian Natalia
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i3.1465

Abstract

Preeklamsia merupakan tantangan besar karena penyebabnya tidak diketahui, dengan patofisiologinya kompleks dan tidak sepenuhnya dipahami. Abnormalitas nilai hematologi pada ibu hamil ataupun melahirkan yang secara umum adalah perubahan nilai hemoglobin dan hematokrit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar hematokrit dengan kejadian preeklamsi di wilayah kerja Puskesmas Tanggul Kabupaten Jember. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil yang terindikasi mengalami preeklamsi dengan melibatkan sebanyak 34 partisipan. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar pengumpulan data. Data dianalisis menggunakan Predictive Analytics SoftWare Versi 18 dengan uji chi Square pada tingkat kemaknaan α<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ibu preeklamsi sebagian besar memiliki kadar hematokrit yang tinggi (55,9%) dengan sebagian besar berada pada tingkat preeklamsi ringan (67,6%). Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kadar hematokrit dengan kejadian preeklamsi (p-value= 0,004 (α<0,05); X2=0,438). Serta diketahui pula bahwa pada ibu yang memiliki kadar hematokrit tinggi berisiko 15 kali untuk mengalami preeklamsi berat (OR=15,556). Peningkatan kadar hematokrit merupakan predictor terhadap kejadian preeklamsi. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil selama antenatal care menjadi asesmen awal dalam pengkajian kebidanan.
ANALISIS KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS POASIA Nasrawati Alwan; Wa Ode Salma; I Made Christian Binekada
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i3.1468

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women is a person's poor nutritional status due to an imbalance between intake and energy expenditure. The World Health Organization (WHO) reports that the global prevalence of anemia in pregnancy and CED is 35-75%, significantly increasing in the third trimester compared to the first and second trimesters of pregnancy. The purpose of this study was to determine the risk factors for KEK occurrence in pregnant women in the working area of ​​the Poasia Public Health Center, Kendari City. This type of research was observational analytic using a Case Control design involving 128 pregnant women in the working area of ​​the Poasia Health Center who were selected by purposive sampling which were divided into 2 groups namely 64 pregnant women suffering from CED and 64 normal pregnant women as the control group. The results showed that all variables were risk factors for the occurrence of CED in pregnant women with an OR > 1. The conclusion of the study was that the variables of diet, income, knowledge and culture were risk factors for the occurrence of CED in pregnant women.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PIJAT BAYI TERHADAP PERILAKU IBU DALAM MEMIJATKAN BAYI SECARA MANDIRI DI DESA ARGOSARI KECAMATAN SENDURO Lisa Cristian Dewi Natalia; Muthmainah Zakiyyah; Nova Hikmawati
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baby massage is a traditional art that combines nurturing touches on babies carried out by parents, caregivers, or therapists through movements and massage techniques. In its development, baby massage has been associated with touch between parents and children, because it can create affection between parents and babies, reduce anxiety levels, and increase physical abilities and self-confidence. This study aims to determine the effect of health education about infant massage on the behavior of mothers in massaging babies independently in Argosari Village, Senduro. This research was a quantitative study with a pre-experimental research design. The research sample consisted of 24 infant mothers using a purposive sampling approach. The research was carried out by conducting a pretest, then the respondents were given health education, then an observation (posttest) was carried out using an observation sheet. Data analysis was carried out using the Wilcoxon test because the data distribution was not normal. The results of this study are that there is a significant influence between health education about baby massage on the mother's behavior in massaging the baby independently. The health center needs to include material about infant massage in health promotion which is carried out regularly in the village to increase public knowledge about infant massage.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Seks Bebas pada Remaja di SMK Negeri 9 Pangkep Tahun 2023 Sri Ayu Nata; Nurdalifah Nurdalifah; Nopiyanti Nopiyanti; Rusmawati Rusmawati
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i3.1478

Abstract

Free sex behavior is any behavior that is driven by the desire to have free sex either with the opposite sex or the same sex. This behavior ranges from feelings of attraction to dating, courtship and sexual relations. The research objective was to determine the relationship between knowledge and attitudes towards free sex behavior in adolescents at SMK Negeri 9 Pangkep in 2023. This type of research is quantitative research with analytical surveys and surveys (Cross Sectional). Cross sectional is a technique of collecting data, observing and sampling simultaneously to analyze the dynamics of correlated risk variables and their consequences, with a sample of 89 respondents at SMK Negeri 9 Pangkep in 2023. The relationship between variables was tested using the Chi-Square test with a significant value ( a = 0.05). The results showed that there was a significant relationship between knowledge ρ = 0.000 and attitude ρ = 0.000 towards free sex behavior in adolescents at SMK Negeri 9 Pangkep in 2023.
HUBUNGAN PENYAPIHAN DINI DAN STATUS PEKERJAAN IBU DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 2-3 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PENANGGALAN KOTA SUBULUSSALAM Ricca Nophia Amra; Rizka Sititah Rambe; Fitriani Bancin
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i3.1490

Abstract

Usia dini merupakan periode emas tumbuh kembang anak mengingat pada tahapan ini akan terjadi perkembangan yang sangat pesat pada anak. Perkembangan anak yang normal sangat tergantung pada lingkungan pengasuhan anak meliputi stimulasi dan interaksi ibu dan anak yang merupakan variabel utama yang mempengaruhi perkembangan anak. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan bahwa persentase anak yang mengalami gangguan perkembangan motorik kasar di Indonesia sebesar 12,4% dan perkembangan motorik halus sebesar 9,8%. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penyapihan dini dan status pekerjaan ibu dengan perkembangan motoik halus anak usia 2-3 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Penanggalan Kota Subulussalam. Jenis penelitian ini analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia 2-3 tahun yang ada di 5 desa di Wilayah Kerja Puskesmas Penanggalan dengan jumlah sampel 63 responden. Analisa data menggunakan uji Chi-Square dengan program statistik SPSS dengan kemaknaan 95% (p˂0,05). Hasil menunjukkan bahwa tidak ada hubungan penyapihan dini (p=0,662) dan ada hubungan status pekerjaan ibu (p=0,035) dengan perkembangan motorik halus anak usia 2-3 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Penanggalan Kota Subulussalam.
Kepuasan Akseptor KB Implan di Puskesmas Ma’rang Kabupaten Pangkep Frida Yuanita; Mar'atussaliha Mar'atussaliha; Putri Putri
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i3.1491

Abstract

Acceptor satisfaction is an expression of feelings that arise as a result of the performance of health services obtained after the acceptor compares the services received with what he expected, while patient dissatisfaction arises because of the discrepancy between the patient's expectations and the performance of the health services received when using health services. The purpose of this study was to determine the relationship between physical evidence, responsiveness and assurance with the satisfaction of implant acceptors at the Ma'rang Health Center. This research is a quantitative study with a cross-sectional design using sampling data, namely using total sampling with a total sample of 78 acceptors. Data analysis in this study used the Chi-Square Test. The results of this study indicate that there is a relationship between physical evidence and the satisfaction of implant acceptors at Ma'rang Health Center with a p-value of 0.040, there is a relationship between responsiveness and satisfaction of implant acceptors at Ma'rang Health Center with a p-value of 0.041, and there is a relationship between assurance and satisfaction of implant acceptors at the Ma'rang Health Center with a p-value of 0.047.