cover
Contact Name
Atik Maria
Contact Email
atikmaria41@yahoo.co.id
Phone
+6285640183897
Journal Mail Official
lp2makbidarrum@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Joko Tingkir Lor No. 5 Salatiga
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga
ISSN : 25283685     EISSN : 25983857     DOI : https://doi.org/10.36409/jika
Core Subject : Health,
The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga has a pISSN: 2528-3685 and eISSN: 25-98-3857. This journal as a facility of academic facilities in doing tri darma college in research field. The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga received various articles / texts in the form of relevant original research results, case reports, meta-analysis with the health sector. Script selection is published in The Journal Scientific Health of Ar Rum Salatiga using a peer-reviewed system, published twice a year in August and February.
Articles 331 Documents
ANALISIS IMPLEMENTASI PERMENKES NO. 21 TAHUN 2021 DAN UU NO. 4 TAHUN 2024 DALAM PENDAMPINGAN IBU NIFAS RISIKO TINGGI DI KOTA SALATIGA Diah Winatasari; Citra Elly Agustina; Retnaning Muji Lestari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v11i1.365

Abstract

Masa nifas merupakan periode kritis yang rentan terhadap terjadinya komplikasi, terutama pada ibu dengan riwayat kehamilan risiko tinggi. Pemerintah Indonesia telah menetapkan berbagai regulasi untuk menjamin pelayanan nifas yang komprehensif, namun implementasinya di tingkat pelayanan kesehatan perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi regulasi pemerintah terhadap keberhasilan pendampingan ibu nifas dengan riwayat kehamilan risiko tinggi di wilayah Dinas Kesehatan Kota Salatiga tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus mendalam. Informan terdiri atas satu bidan koordinator, 37 kader kesehatan, 37 ibu nifas dengan riwayat kehamilan risiko tinggi, 17 mahasiswa, dan 7 dosen pendamping. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Permenkes Nomor 21 Tahun 2021 dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 berjalan efektif melalui pemenuhan kunjungan nifas KF1–KF4 sebesar 100%, kolaborasi tenaga kesehatan dan kader, serta pendampingan berkelanjutan berbasis komunitas. Seluruh ibu nifas menunjukkan hasil klinis yang baik tanpa komplikasi medis maupun gangguan psikologis. Keberhasilan program didukung oleh sinergi tenaga kesehatan, kader, keluarga, dan kepatuhan ibu nifas terhadap asuhan yang diberikan. Implementasi regulasi yang optimal berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan ibu nifas risiko tinggi.
PERSEPSI PENGGUNA TIKTOK TERHADAP PERAN AKADEMISI DAN PRAKTISI DALAM MEMBUAT KONTEN EDUKASI KESEHATAN Edi Sutarmanto; Irfan Ahsani; Dwi Ulfa Safitri; Meira Dera Sinta
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v11i1.370

Abstract

Peningkatan penggunaan media sosial TikTok di Indonesia diiringi dengan tantangan maraknya disinformasi dan berita hoax kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengguna TikTok terhadap peran akademisi dan praktisi dalam pembuatan konten edukasi kesehatan yang kredibel. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode survei terhadap 241 responden pengguna aktif TikTok yang dipilih melalui purposive sampling. Selain penyebaran kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, penelitian ini juga mengimplementasikan pendekatan studi aksi melalui pembuatan akun percontohan TikTok (@healthy_is_easy). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengguna menganggap konten edukasi kesehatan di TikTok sangat penting (98,8%) dan memerlukan referensi yang terpercaya untuk meminimalisir hoax (98,3%). Sebanyak 89,2% responden memperhatikan kredibilitas pembuat konten, serta 88,4% menyetujui bahwa kreator konten kesehatan harus memiliki latar belakang keahlian dan profesi yang sesuai. Implementasi akun percontohan terbukti efektif meraih respon positif dengan total 74.582 tayangan dalam waktu kurang dari dua minggu. Dapat disimpulkan bahwa sinergi antara akademisi sebagai penyedia berbasis bukti (evidence-based) dan praktisi sebagai pengemas konten kreatif sangat dibutuhkan untuk meningkatkan literasi kesehatan publik serta menciptakan ekosistem informasi digital yang terpercaya.
PROFIL PENGETAHUAN DAN PERILAKU SESEORANG DALAM UPAYA PENCEGAHAN JERAWAT MENGGUNAKAN PRODUK CLEANSER Muhammad Nur Prasetyo; Estuningtyas Ayu Hapsari; Anggun Nur Wahidah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v11i1.373

Abstract

Kulit merupakan organ yang berfungsi sebagai pelindung terhadap berbagai agen eskternal seperti panas, air radiasi elektromagnetik serta kimia. Area kulit yang cukup banyak  mengalami masalah adalah pada di area wajah, yakni munculnya jerawat yang disebabkan  peradangan pada folikel pilosebasea. Salah satu cara untuk mencegah timbulnya jerawat ini dengan memperhatikan kebersihan wajah. Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan mengenai sikap dan perilaku masyarakat dalam mencegah jerawat. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sampling secara purposive sampling. Responden dalam penelitian ini sebanyak 131, kritera inklusi yakni usia diatas 18 tahun dan bersedia mengisi data informed consent untuk lembar persetujuan serta mengisi kuisioner sampai selesai. Survei dilakukan menggunakan kuisioner dan hasil datanya ditampilkan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebesar 94,66% responden mengetahui tentang jerawat. Responden menunjukkan sikap mayoritas akan membersihakan wajah setelah melakukan berbagai kegiatan dengan sikap sangat setuju sebesar 52,67%  serta 25,19% responden membersihkan wajah dengan menggunakan sabun cuci muka. Kondisi wajah mengalami perbaikan setelah menggunakan pembersih wajah sebesar 50,38%. Profil pengetahuan dan perilaku responden untuk mencegah jerawat dengan menggunakan cleanser sudah baik, namun ada beberapa responden yang masih bisa memperbaiki cara membersihkan wajah agar mendapatkan hasil yang optimal.
PENGARUH SENAM HIPERTENSI TERHADAP TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI KELURAHAN BANYUANYAR KABUPATEN Rahayu Yuliana Watiningrum; Agoesta Pralita Sari; Putri Resmawati; Isnaini Novitasari; Citra Elly Agustina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v11i1.366

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Salah satu upaya pengendalian hipertensi secara nonfarmakologis adalah senam hipertensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh senam hipertensi terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Kelurahan Banyuanyar Kabupaten Sampang. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pre-test and post-test control group design. Sampel berjumlah 28 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing 14 responden menggunakan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi diberikan senam hipertensi sebanyak tiga kali dalam satu minggu. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p=0,018 (<0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan dengan nilai p=0,157 (>0,05). Senam hipertensi terbukti berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi sehingga dapat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis yang mudah, aman, dan efektif dalam membantu pengendalian tekanan darah.
ANALISIS SPASIAL-TEMPORAL PERSALINAN REMAJA, KEJADIAN BBLR, DAN MASALAH GIZI BALITA DI D.I. YOGYAKARTA (2019–2024) Nurul Ariningtyas; Aminatul Fatayati; Este Latifahanun; Safirina Aulia Rahmi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v11i1.363

Abstract

Masalah gizi balita berkaitan erat dengan kondisi kesehatan maternal pada periode kehamilan dan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tren antara persalinan usia dini dengan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) serta menelaah tren temporal beban gizi buruk (stunting, underweight, dan wasting) pada balita di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Studi ini menggunakan data sekunder berbasis wilayah kabupaten/kota di DIY periode 2019–2024 yang bersumber dari Buku Data Kesehatan Dinas Kesehatan DIY. Analisis data dilakukan secara deskriptif tren temporal. Hasil penelitian menunjukkan tren persalinan remaja cenderung melandai secara umum. Sebaliknya, persentase BBLR di DIY mengalami tren peningkatan persisten dengan puncaknya pada tahun 2023 (7,60%), yang selaras dengan terjadinya rebound prevalensi stunting dari 16,40% (2022) menjadi 18,00% (2023). Sleman dan Bantul memiliki jumlah persalinan remaja absolut tertinggi, namun Kota Yogyakarta mencatatkan persentase BBLR tertinggi (9,17% pada tahun 2024). Hal ini menegaskan bahwa BBLR di DIY bersifat multifaktorial, dipengaruhi oleh stressor urban di perkotaan, masalah Kekurangan Energi Kronis (KEK) di pedesaan, serta adanya bias rujukan rumah sakit. Rekomendasi penelitian ini adalah diperlukannya diferensiasi program intervensi berbasis karakteristik wilayah serta reorientasi program kesehatan dari hilir ke hulu siklus hidup. 
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN IBU HAMIL TERHADAP PELAYANAN KELAS IBU HAMIL DI UPTD. PUSKESMAS I JEMBRANA Ida Ayu Pradurbhawa Putra Dharani; Gusti Ayu Marhaeni; Ni Komang Yuni Rahyani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v11i1.329

Abstract

Penurunan cakupan kunjungan kelas ibu hamil, tingkat kepuasan ibu hamil yang tinggi menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan telah memenuhi harapan peserta dalam hal materi, metode, fasilitas, dan sikap tenaga kesehatan. Kualitas pelayanan kelas ibu hamil harus ditingkatkan agar sesuai dengan harapan ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat kepuasan ibu hamil tentang pelayanan kelas ibu hamil yang telah diikuti di Puskesmas I Jembrana. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel melibatkan 36 orang ibu hamil dengan teknik purposive sampling. Peneliti melakukan pengumpulan data dengan meminta responden mengisi kuesioner berjumlah 25 pertanyaan. Analisis data dilakukan dengan metode Importance Performance Analysis (IPA). Hasilnya menunjukkan tingkat kesesuaian dimensi tangible 92,44% dibawah standar kepuasan keseluruhan sehingga diartikan belum memuaskan pasien. Tingkat kesesuaian dimensi reliability 98,14%, responsiveness 96,65%, assurance 99,05%, empathy 96,55% diatas standar kepuasan sehingga diartikan sudah memuaskan pasien. Prioritas utama yang perlu diperbaiki dalam pelayanan kelas ibu hamil untuk meningkatkan kepuasan pasien di Puskesmas I Jembrana adalah dimensi bukti fisik. Puskesmas I Jembrana diharapkan melakukan peningkatan kualitas pada dimensi bukti fisik (tangible) meliputi penyediaan sarana dan prasarana yang lebih nyaman, penyediaan media pembelajaran yang lebih lengkap dan menarik.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI BENSON TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI KLINIK PABUARAN KABUPATEN BOGOR Desy Qomarasari; Silfia Nuzulus Sa’idah; Lusy Pratiwi; Riska Riska
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v11i1.374

Abstract

Kecemasan merupakan masalah yang sering terjadi pada ibu hamil trimester ketiga dan akan meningkat saat persalinan semakin dekat. Kecemasan yang tidak terkontrol akan berdampak negatif pada kesejahteraan ibu dan janin. Salah satu terapi yang digunakan untuk mengurangi kecemasan pada ibu hamil adalah Teknik Relaksasi Benson merupakan kombinasi antara teknik respon relaksasi pernafasan dan sistem keyakinan individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Teknik Benson terhadap tingkat kecemasan pada Ibu Hamil Trimester III di Klinik Pabuaran Kabupaten Bogor. Metode penelitian dengan pendekatan pra eksperimental design dengan rancangan one group pretest - posttest design. Pemilihan sampel menggunakan teknik total sampling. Sampel dari penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yaitu sebanyak 20 orang. Analisa bivariat menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil pretest sebagian responden mengalami kecemasan sedang sebanyak 16 responden (80%) dengan nilai rata-rata 1,80. Hasil posttest sebagian besar responden mengalami kecemasan ringan sebanyak 18 responden dengan nilai rata-rata 1,10. Hasil Uji Wilcoxon Signed Rank Test bahwa relaksasi Benson berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Klinik Pabuaran Kabupaten Bogor dengan (p value = 0,000). Kesimpulannya ada pengaruh teknik relaksasi Benson terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI UPT PUSKESMAS PADEMAWU Isnaini Novitasari; Kristian Triatma Raharja; Zainab Zainab; Rahayu Yuliana Watiningrum; Meilinda Cornellya Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v11i1.367

Abstract

Salah satu hal yang mempengaruhi tingkat kepatuhan untuk melakukan perawatan tekanan darah tinggif yaitu Self Efficacy. Keberhasilan penanganan hipertensi tidak hanya bergantung pada tindakan medis yang efektif tetapi juga kepatuhan lansia terhadap pengobatan dan serta melakukan diet dengan mengurangi makanan mengandung garam diimbangi dengan olah raga teratur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan kepatuhan minum obat pada lansia penderita hipertensi di Puskesmas Pademawu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien lansia penderita hipertensi di Klaster 3 Puskesmas Pademawu yang berusia ≥ 60 sebanyak 539 pasien. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dimana jumlah sampel 30 lansia penderita hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara self efficacy dengan kepatuhan minum obat pada lansia penderita hipertensi di upt puskesmas pademawu dalam Self efficacy dengan kategori baik (96,7%) dan kurang (3,3%). Kepatuhan minum obat dengan kategori baik (86,7%) dan kurang (13,3%). Berdasarkan hasil analisis data menggunakan rank spearman didapatkan rho=0,69 dan p-value 0,000 Jika taraf kesalahan yang ditetapkan sebesar 5% maka (0,000<0,05), dengan demikian terdapat hubungan antara self efficacy dengan kepatuhan minum obat pada lansia penderita hipertensi di UPT Puskesmas Pademawu.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN KB IUD PASCA BERSALIN Amanda Octavian Puspita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v11i1.303

Abstract

Cakupan peserta KB aktif di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020 sebesar 72,9%, menurun dibandingkan tahun 2019 (73,5%). Sementara itu, cakupan KB pasca persalinan meningkat dari 26,8% pada tahun 2019 menjadi 28,6% pada tahun 2020. Di Kabupaten Banyumas, cakupan KB pasca persalinan mencapai 31,4%. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan kontrasepsi IUD pasca persalinan di RSU Wiradadi Husada Banyumas. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 138 ibu nifas diperoleh melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (41,3%), pendidikan menengah (41,3%), sikap positif terhadap IUD pasca persalinan (54,3%), dan dukungan suami (50%). Sebanyak 57,2% responden memilih IUD pasca persalinan. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap, dan dukungan suami dengan pemilihan IUD pasca persalinan (p<0,05), sedangkan tingkat pendidikan tidak berhubungan (p>0,05). Penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam meningkatkan edukasi dan dukungan keluarga untuk meningkatkan pemilihan IUD pasca persalinan.
OPTIMALISASI PENCEGAHAN ANEMIA REMAJA MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KONSUMSI TABLET FE SELAMA MENSTRUASI Yuwanti Yuwanti; Yulia Ayuningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v11i1.356

Abstract

Anemia defisiensi besi merupakan masalah kesehatan global yang signifikan, khususnya pada remaja putri yang mengalami menstruasi. Kehilangan darah saat menstruasi meningkatkan risiko defisiensi besi, sehingga konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) atau tablet Fe menjadi intervensi penting yang perlu didukung oleh pengetahuan dan sikap yang baik dari remaja. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang konsumsi tablet Fe terhadap pengetahuan dan sikap mahasiswi S1 Kebidanan Universitas An Nuur dalam pencegahan anemia selama menstruasi. Metode : Metode penelitian ini menggunakan Quasy eksperimen dengan one grup prestest posttest design. Dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 30 responden. Analisa bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian: Terdapat peningkatan bermakna pengetahuan responden dari rerata 55,3 (SD 12,4) menjadi 82,7 (SD 9,8) setelah intervensi (p=0,000). Proporsi responden dengan pengetahuan baik meningkat dari 10,0% menjadi 66,7%. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan tentang konsumsi tablet Fe secara efektif meningkatkan pengetahuan remaja dalam pencegahan anemia saat menstruasi. Program pendidikan kesehatan secara berkelanjutan sangat direkomendasikan sebagai strategi pencegahan anemia remaja di tingkat perguruan tinggi maupun sekolah.