cover
Contact Name
Mira Mirnawati
Contact Email
miramirnawati@ung.ac.id
Phone
+6281356708379
Journal Mail Official
redaksiideaspublishing@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Joesoef Dalie/Pangeran Hidayat/JDS (Jalan Dua Susun) Nomor 110 Kota Gorontalo 96128
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya
Published by Ideas Publishing
ISSN : 2442367X     EISSN : 2656940X     DOI : https://doi.org/10.32884
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ideas adalah sebuah jurnal online berbasis OJS yang memfasilitasi publikasi artikel ilmiah dari hasil penelitian. Hasil penelitian dapat berupa hasil penelitian mandiri atau kolaboratif. Peneliti dapat berasal dari berbagai kalangan seperti guru, dosen, mahasiswa, atau praktisi. Fokus kajian keilmuan Jurnal Ideas terbagi menjadi tiga ruang lingkup yang setiap ruang lingkupnya membatasi pada beberapa kajian saja. Berikut ini secara detail dijelaskan.
Articles 759 Documents
Pelestarian Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Berbasis Lembaga Sosial Agama Rudy Harold; Ridwan Ibrahim
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 4 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i4.296

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang peran Gereja Masehi Injili Bolaang Mongondow (GMIBM) dalam upaya melestarikan dan mencegah sumber daya alam Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) di wilayah Kecamatan Dumoga Barat Kabupaten Bolaang Mongondow. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis dan pendekatan desktiptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GMIBM berdasarkan ajaran agama, secara fungsional dapat mengajak umatnya untuk memelihara dan melestarikan TNBNW. Namun, secara struktural, GMIBM tidak dapat memengaruhi kebijakan pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada umatnya mengolah sebagian kecil TNBNW demi kesejahteraan umat GMIBM. Tingkat ketergantungan umat GMIBM terhadap TNBNW sangat tinggi. Selain karena lokasi pemukiman mereka berbatasan langsung dengan TNBNW, lahan pertanian dan perkebunan yang ada sekarang juga sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Dumoga Barat. Sehingganya, sebagian masyarakat telah memanfaatkan wilayah TNBNW sebagai lahan pertanian dan perkebunan untuk kelangsungan ekonomi keluarga.
Program Kegiatan Bermain Prososial untuk Mengurangi Perilaku Agresif pada Siswa Taman Kanak-Kanak Fahrun Nisa; Murtini Murtini
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 3 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i3.288

Abstract

Abstrak Program Kegiatan Bermain Prososial (KBP) di sekolah merupakan salah satu program manajemen perilaku berbasis kelas yang dapat digunakan sebagai salah satu referensi bagi guru untuk mengurangi perilaku agresif siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji coba terhadap modul program KBP bagi siswa di kelas taman kanak-kanak yang cenderung berperilaku agresif. Metode yang digunakan adalah metode quasi eksperimental dengan desain penelitian A-B-A. Pengukuran dilakukan dengan observasi, yakni dengan metode time sampling. Hasil analisis data menunjukkan bahwa program KBP dapat menurunkan perilaku agresif siswa di kelas taman kanak-kanak. Abstract The Prosocial Play Activity Program (KBP) in schools is a class-based behavior management program that can be used as a reference for teachers to reduce student aggressive behavior in schools. This study aims to test the KBP program module for students in Kindergarten classes who tend to behave aggressively. The method used is a quasi experimental method with research design A-B-A. Measurements were made by observation, namely the time sampling method. The results of data analysis indicate that the KBP program can show aggressive behavior of students in Kindergarten classes.
Dua Sisi Kepribadian Bertolak Belakang: Psikoanalisis Freudian dalam Novel Deviasi Karya Mira W Magdalena Baga
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i2.364

Abstract

Abstrak Teori Psikoanalisis Freud bukan saja digunakan untuk terapi pada manusia, akan tetapi sering juga digunakan untuk menelaah karya sastra yang memuat masalah-masalah psikologis tokoh yang ada di dalam karya sastra. Sigmund Freud dikenal dengan teorinya mengenai lapisan kesadaran, dan ia sendiri mengujicobakan teorinya mengenai lapisan kesadaran ini ke dalam karya sastra. Tujuan penulisan ini adalah untuk menelaah tokoh yang mengalami penyimpangan secara kejiwaan dalam novel karya Mira W. yang berjudul Deviasi dengan menggunakan teori dan pendekatan psikoanalisis Freud dalam karya sastra. Hasil analisis memperlihatkan bahwa tokoh utama dalam novel ini mengalami masalah kejiwaan berat sehingga menderita Dissociative Identity Disorder(DID) atau Multiple Personality Disorder, yakni suatu kelainan kejiwaan yang mengakibatkan seseorang memiliki kepribadian ganda. Kelainan kejiwaan ini tidak muncul begitu saja, akan tetapi ada sebuah penyebab yang berasal dari masa kanak-kanak dan butuh rentangan waktu yang panjang untuk memperlihatkan bahwa seseorang telah menyimpang secara kejiwaan, atau tidak norma Abstract Freud’s Psychoanalytic Theory is not only used for therapy in humans, but often also used to examine literary works that contain psychological problems of characters inside literary works. Sigmund Freud was known for his theory of the layer of consciousness, and he tested his theory into literary work. The purpose of this paper is to examine the characters who experience psychiatric disorder in Mira W's novel entitled Deviasi using Freud's psychoanalytic theory and approach in literary works. The results of the analysis show that the main character in this novel suffered severe psychiatric problems and he had suffered of Dissociative Identity Disorder (DID) or Multiple Personality Disorder, a psychiatric disorder that results in a person having multiple personalities. This psychiatric disorder does not appear just in sudden, but there is a cause that originates from childhood and requires a long stretch of time to show that someone has psychological disorder or abnormally deviated.
Efektivitas UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) Terhadap Sadar Halal Para Pelaku UMKM di Kota Gorontalo Yudin Yunus
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 1 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i1.326

Abstract

Kesadaran para pelaku UMKM di Kota Gorontalo masih sangat kurang mengenai jaminan halal suatu produk terutama mengenai sertifikasi halal. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan menganalisis efektifitas tentang jaminan produk halal terhadap sadar halal para pelaku usaha mikro kecil dan menengah di Kota Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris, penelitian terhadap identifikasi hukum (tidak tertulis) dan penelitian terhadap efektifitas hukum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurangnya kesadaran masyarakat Kota Gorontalo yang belum mengerti tentang sertifikasi halal. Hal ini juga tidak didukung dengan pengawasan pemerintah yang efektif dari proses sosialisasi pemberian sanksi sampai dengan sekarang, sehingga membuat pelaku usaha khususnya yang ada di Kota Gorontalo meremehkan hal itu.
Emansipasi Perempuan dalam Novel Hanum Karya Mustofa W. Hasyim (Kajian Feminisme) Hajrin Paneo; Salam Salam; Sitti Rachmi Masie
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 4 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i4.297

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) peran tokoh perempuan dalam novel Hanum karya Mustofa W. Hasyim; (2) bentuk manifestasi gender pada posisi kaum perempuan dalam novel Hanum karya Mustofa W. Hasyim; (3) bentuk perlawanan kaum perempuan untuk menghentikan ketidakadilan gender dalam novel Hanum karya Mustofa W. Hasyim. Teori yang digunakan sebagai pendukung dalam penelitian adalah teori feminisme Betty Friedan dan menggunakan metode deskriptif analisis untuk mendeskripsikan emansipasi perempuan dalam novel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik membaca dan teknik mencatat. Setelah itu, data dianalisis dengan mengidentifikasi, mengkaji, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian dan pembahasan dalam novel Hanum karya Mustofa W. Hasyim terdapat emansipasi perempuan, yaitu mengungkapkanperantokoh perempuan, bentuk manifestasi gender pada posisi kaum perempuan yang dilakukan dengan cara melawan hegemoni dan melawan paradigma developmentalism. Selanjutnya, terdapat juga bentuk perlawanan kaum perempuan untuk menghentikan ketidakadilan gender, yaitu dimulai dari upaya jangka pendek dan upaya jangka panjang.
Flipped Classroom: Metode Pembelajaran Tatap Muka Terbatas pada Masa Pandemi Covid-19 Ucup Supriatna
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i3.408

Abstract

Proses pembelajaran online selama penutupan sekolah akibat dampak COVID-19 tidak dapat dilaksanakan secara optimal karena berbagai keterbatasan sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan pembelajaran tatap muka terbatas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh metode flipped classroom pada pembelajaran tatap muka terbatas terhadap hasil belajar mahasiswa di STAI Al-Haudl Ketapang. Metode yang digunakan adalah quasi eksperiment dan analisis data dengan uji Independent Sample t Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh metode flipped classroom terhadap hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran tatap muka terbatas sehingga pemilihan metode yang sesuai pada pembelajaran tatap muka terbatas dapat mengoptimalkan hasil belajar siswa. Penelitian lanjutan tentang metode pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran tatap muka terbatas agar terus dilakukan untuk mencari formulasi yang tepat pada pembelajaran tatap muka terbatas sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan keterbatasan jumlah waktu tatap muka antara guru dan mahasiswa. The online learning process during school closures due to the impact of COVID-19 cannot be carried out optimally due to various limitations, so that the government issues a limited face-to-face learning policy. This study aims to determine the effect of the flipped classroom method on limited face-to-face learning on student learning outcomes at STAI Al-Haudl Ketapang. The method used is quasi-experimental and data analysis with Independent Sample t-Test. The results showed an effect of the flipped classroom method on student learning outcomes in limited face-to-face learning so that the selection of appropriate methods in limited face-to-face learning could optimize student learning outcomes. Further research on learning methods suitable for face-to-face learning is limited so that it continues to be carried out to find the proper formulation is limited face-to-face learning so that can be achieved learning objectives with the limited amount of face-to-face time between teachers and students.
Implementasi Assessment Sikap Berpikir Kritis Berbasis Education for Sustainable Development (ESD) di Sekolah Dasar Suci Nurlailah; Ghullam Hamdu
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i3.390

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi masih kurang pahamnya guru di sekolah dasar mengenai penilaian sikap berbasis Education for Sustainable Development (ESD) dengan kompetensi berpikir kritis. Dalam pembelajaran penilaian sikap sangat penting untuk membentuk sikap peserta didik yang baik untuk membentuk sikap berpikir kritis secara berkelanjutan. Tujuan dari adanya penelitian ini untuk mengetahui penerapan penilaian sikap yang digunakan oleh guru sekolah dasar terutama di kelas tinggi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas di Sekolah Dasar. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penggunaan instrumen assessment sikap masih minim digunakan. 2) belum terdapat instrumen assessment sikap berupa rubrik terutama menyangkut dengan ESD. 3) Instrumen assessment sikap yang perlu dikembangkan yaitu terkait dengan sikap berpikir kritis dengan basis ESD. The background of this research is that teachers in elementary schools still understand the Education for Sustainable Development (ESD) based assessment with critical thinking competence. In learning attitudes, it is very important to form good student attitudes to form critical thinking attitudes on an ongoing basis. The purpose of this study was to determine the attitude assessment used by elementary school teachers, especially in high grades. The subjects of this study were classroom teachers in elementary schools. The analysis technique used is descriptive qualitative analysis. The results of the study show that 1) The use of attitude assessment instruments is still minimally used. 2) there is no attitude assessment instrument in the form of a rubric, especially regarding ESD. 3) Attitude assessment instruments that need to be developed related to critical thinking attitudes based on ESD.
Peran Komunikasi dalam Implementasi Kebijakan Perluasan Akses Pendidikan secara Merata (Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo) Yacob Noho Nani
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i3.463

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peran komunikasi dalam implementasi kebijakan peningkatan perluasan askses pendidikan secara merata terutama dalam pencapaian sasaran-sasaran kebijakan secara efektif. Implementasi kebijakan memerlukan metode-metode yang dijalankan dalam komunikasi yang efektif dalam perilaku birokrasi. Lokus penelitian dilaksanakan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo. Pendekatan penelitian dilakukan melalui metode kualitatif deskriptif dengan informan penelitian adalah seluruh pegawai yang terlibat dalam implementasi kebijakan pada lokus penelitian. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer berupa dokumen, foto, gambar, dan data primer berupa hasil wawancara serta hasil-hasil temuan penelitian dan lain sebagainya. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa implementasi kebijakan memerlukan mekanisme dan pendekatan-pendekatan sebagai metode dalam pencapaian keberhasilan atau efektifitas kebijakan. Metode-metode atau pendekatan-pendekatan tersebut hanya dapat dijalankan secara efektif melalui komunikasi yang baik antara bidang kerja, antara atasan dan bawahan, antara birokrasi dan masyarakat penerima layanan pendidikan, dan komunikasi antara birokrasi dan kemitraan masyarakat. This study was conducted to describe the role of communication in the implementation of policies to increase the expansion of access to education evenly, especially in achieving policy goals effectively. Policy implementation requires methods that are carried out in effective communication in bureaucratic behavior. The research locus was carried out at the Gorontalo District Education Office, Gorontalo Province. The research approach was carried out through descriptive qualitative methods with research informants being all employees involved in implementing policies at the research locus. The types and sources of data used are primary data in the form of documents, photos, pictures, and primary data in the form of interviews and research findings and so on. From the results of the study, it is concluded that policy implementation requires mechanisms and approaches as methods in achieving policy success or effectiveness. These methods or approaches can only be carried out effectively through good communication between the fields of work, between superiors and subordinates, between the bureaucracy and the community receiving education services, and communication between the bureaucracy and community partnerships.
Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Upacara Adat Kebo-keboan (Studi Kasus Upacara Adat Kebo-keboan Alasmalang) Yuli Kartika Efendi; Umi Farida
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i3.421

Abstract

Nilai-nilai Pancasila mulai menghilang dari kepribadian masyarakat Indonesia. Perlu adanya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat yang diwujudkan melalui kebudayaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam upacara adat Kebo-keboan di desa Alasmalang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif agar peneliti mengetahui secara langsung aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam upacara adat Kebo-keboan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan upacara adat Kebo-keboan relevan dengan nilai-nilai Pancasila. Aktualisasi lima sila dari Pancasila tercermin dalam setiap prosesi upacara adat Kebo-keboan yakni nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, dan gotong royong, nilai musyawarah mufakat dan solidaritas, serta cinta tanah air. The value of Pancasila slowly has disappeared from the personality of Indonesia people. The value of Pancasila needs to be applicated in the daily life which embodied in culture. This research aims to know the actualization of value of Pancasila with in Kebo-keboan ritual in Alasmalang village. This research using descriptive qualitative method to know actualization value of Pancasila directly in ritual Kebo-keboan. Data collect taken by observation, interview, and documentation. The result of this research showing that Kebo-keboan ritual has relevance with value of Pancasila. Actualization of fives principle of Pancasila reflected in every step Kebo-keboan ritual procession especially value of God, humanity, unity and cooperation, deliberation and consensus, solidarity, and nationalism.
Pengembangan Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini melalui Model Pendidikan Lingkungan Unesco I Komang Wisnu Budi Wijaya; Putu Ayu Septiari Dewi
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i3.449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengembangan kecerdasan naturalis anak usia dini melalui model pendidikan lingkungan UNESCO. Penelitian ini tergolong dalam penelitian studi literatur. Sumber data penelitian berasal dari buku, jurnal, makalah, dan karya ilmiah lainnya yang berkaitan dengan kecerdasan naturalis dan model pendidikan lingkungan UNESCO. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menyatakan bahwa model pendidikan lingkungan UNESCO dapat digunakan untuk mengembangkan kecerdasan naturalis anak usia dini, yaitu melalui kegiatan membaca, menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar, mengelola lingkungan dan budaya peduli lingkungan. Dalam pengembangan kecerdasan naturalis, peran guru dan orang tua adalah sebagai pengawas, motivator, dan fasilitator. This study aims to describe strategies for developing naturalist intelligence for early childhood through the UNESCO Environmental Education Model. This research belongs to the literature research. Sources of research data are from books, journals, papers and other scientific works related to naturalist intelligence and the UNESCO Environmental Education Model. The collected data was analyzed using content analysis techniques. The results of the study state that the UNESCO Environmental Education Model can be used to develop naturalist intelligence for early childhood, namely through reading activities, using the environment as a learning resource, managing the environment and a culture of environmental care. In developing naturalist intelligence, the roles of teachers and parents are as supervisors, motivators and facilitators.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 4 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 11 No 3 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 11 No 2 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 11 No 1 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 10 No 4 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 10 No 3 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 10 No 2 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 10 No 1 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 9 No 4 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 9 No 3 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 9 No 2 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 9 No 1 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 8 No 3 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 8 No 1 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 7 No 4 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 7 No 1 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) Vol 6 No 4 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November) Vol 6 No 3 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 6 No 2 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 6 No 1 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 5 No 4 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya(November) Vol 5 No 3 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 5 No 2 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 5 No 1 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 4 No 4 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 4 No 3 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 4 No 2 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei) Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) Vol 3 No 4 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November) Vol 3 No 3 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Agustus) Vol 3 No 2 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei) Vol 3 No 1 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) More Issue