cover
Contact Name
Farid Helmi Setyawan
Contact Email
faridhelmi@stkipmodernngawi.ac.id
Phone
+6282244602919
Journal Mail Official
jpm@stkipmodernngawi.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. Soekarno No. 4 Kabupaten Ngawi, Jawa Timur 63214
Location
Kab. ngawi,
Jawa timur
INDONESIA
JPM (Jurnal Pendidikan Modern)
ISSN : 24601225     EISSN : 2580099X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JPM (Jurnal Pendidikan Modern) is a journal published by the Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Modern Ngawi, Indonesia. JPM (Jurnal Pendidikan Modern) encompasses research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in education. The journal publishes a broad range of papers from all branches of education and individual or group learning relating to education.
Articles 187 Documents
Pengaruh Constructive Play Terhadap Kemampuan Pengenalan Geometri Pada Anak Taman Kanak-Kanak Kelompok B Dita Primashanti Koesmadi
Jurnal Pendidikan Modern Vol 3 No 3 (2018): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v3i3.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh constructive playterhadap kemampuan pengenalan geometri anak Taman Kanak-kanakkelompok B. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental design. Populasidalam penelitian ini semua kelompok B TK Dharma Wanita di DesaPurwosari Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Sampeldalam penelitian ini adalah kelompok B TK Dharma Wanita 1 Purwosaridan kelompok B TK Dharma Wanita 2 Purwosari. Teknik pengambilansample penelitian menggunakan sampling jenuh. Pengumpulan data denganmenggunakan observasi. Analisis data dengan menggunakan uji pairedsample t-test dan uji independent sample t-test dengan bantuan SPSS 16 forwindows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruhkegiatan constructive play terhadap kemampuan pengenalan geometri padaanak TK kelompok B, yaitu dengan diperoleh nilai t hitung uji paired t-testkelompok kontrol sebesar -3,398 ≤ t tabel sebesar 1,761, pada kelompokeksperimen diperoleh t hitung sebesar -17,207 ≤ t tabel sebesar 1,740, danpada uji independent t-test diperoleh nilai t hitung sebesar -18,529 ≤ t tabelsebesar 1,697.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Problem Based Learning dengan Metode Mind Mapping dalam Mata Pelajaran IPS untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V SD Fajar Budiyono
Jurnal Pendidikan Modern Vol 3 No 3 (2018): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v3i3.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kevalidan, kepraktisan, dankeefektifan hasil pengembangan perangkat pembelajaran problem based learning denganmetode mind mapping dalam mata pelajaran IPS serta untuk mengetahui hasilkemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen danpengembangan dengan model 4D dari Thiagarajan, Semmel, dan Semmel. Akan tetapi,dalam tahapan penelitian pengembangan ini telah dilakukan penyederhanaan menjaditiga tahap, yaitu define, design, dan develop. Penelitian ini dilaksanakan di SDNPangarangan Sumenep dan SDK Sang Timur Sumenep dengan menggunakan desain ujicoba Nonequivalent Control Group Design). Data dikumpulkan melalui lembar validasiperangkat, lembar pengamatan, angket respon siswa, lembar tes tulis yang mengacu padaindikator berpikir kreatif. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif dankualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) hasil produk perangkat pembelajaran yangdikembangkan dalam penelitian ini berupa RPP, LKS dan Tes Kemampuan BerpikirKreatif dikategorikan valid (2) kepraktisan produk perangkat pembelajaran telah tercapaimelalui analisis keterlaksanaan RPP berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan olehdua pengamat terhadap keterlaksanaan RPP dari pembelajaran dengan perolehan skorrata-rata adalah 3.95 (3) Produk perangkat pembelajaran telah memenuhi kriteriakeefektifan ditinjau dari aktivitas dan respon siswa. Frekuensi aktivitas siswadikatagorikan baik dengan ketercapaian 80.42% dan 85% serta hasil analisis responsiswa terhadap pembelajaran menunjukkan 100% dari kategori respon favorable dan92% dari kategori respon unfavorable. (4) berdasarkan hasil uji coba produk diperolehsignifikansi 0.000 lebih kecil daripada alpha 0.05, maka hipotesis ”terdapat perbedaankemampuan berpikir kreatif”.
Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Melalui Supervisi Kelas Hasyim
Jurnal Pendidikan Modern Vol 3 No 3 (2018): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v3i3.35

Abstract

Tujuan penelitian tindakan ini untuk mengetahui kompetensi guru PendidikanKewarganegaraan (PKn) di SMP Negeri 4 Tapung melalui supervisi kelas. TempatPenelitian di SMP Negeri 4 Tapung Jl. Sekolah No. 01 Pantai Cermin, KabupatenKampar.Dimulai bulan September sampai dengan Nopember 2017.Subjek Penelitianini adalah Guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) kelas VIII.2 SMP Negeri 4Tapung. Analisis data dilakukan secara deskriptif komparatif yang bertujuan untukmembandingkan kondisi sebelum dan sesudah diadakan tindakan perbaikanpembelajaran.Tahapan dalam tindakan menganalisis data meliputi reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Sesuai dengan rancangan penelitian makaprosedur penelitian ini melalui 2 siklus, sebagaimana dijelaskan berikut ini :1. TahapPerencanaan (Planning),2. Tahap Pelakasanaan (Acting),3. Tahap Pengamatan(Observing),4. Tahap Refleksi (reflecting).Hasil penelitian menunjukkan bahwaterdapat supervise kelas pada guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan(PKn) diperoleh pada Pra siklus mendapat nilai rata-rata 30 (prosentase 50%) kriteriaCukup,siklus I mendapat nilai rata-rata 55 (prosentase75%) criteria baik,siklus IImeningkat menjadi 75 (prosentase 95%) kriteria sangat baik,siklus II sudah mencapaiindikator yang diharapkan.Dalam hasil penelitian yang telah dilakukan inidisimpulkan bahwa kompetensi guru dalam proses belajar mengajar dengan nilairata-rata pra siklus yaitu sebesar 30 (prosentase 50%) kriteria Cukup dan untuksiklus I sebesar 55 (prosentase 75%) criteria baik. Dan siklus II sebesar 75(prosentase 95%) kriteria sangat baik.Dengan demikian Supervisi kelas dapatmeningkatkan kompetensi guru dalam proses belajar mengajar.
Peningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Puzzles Picture Game Jul Trisadnaweka
Jurnal Pendidikan Modern Vol 3 No 3 (2018): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v3i3.36

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA MelaluiPermainan Puzzles Pictured Game.Subyek dalam penelitian ini adalah siswa KelasVII H SMP Negeri 4 Ngawi Kecamatan Ngawi dengan jumlah siswa 28 orangterdiri dari 16 orang siswa laki-laki dan 12 orang siswa perempuan. Data yangdiperoleh dianalisis dan dideskripsikan sesuai permasalahan yang ada dalam bentuklaporan hasil penelitian. Rancangan pembelajaran interaktif dan pemberian tugaskerja kelompok dilakukan validasi oleh guru.Prosedur penelitian ini dilakukanmelalui empat langkah dalam setiap siklus penelitian, yaitu perencanaan (planing),tindakan (action), pengamatan (observation) dan refleksi (reflection) serta indikatorkerja.Siklus kedua dilakukan mengacu pada siklus sebelumnya denganmenyempurnakan segala kekurangan yang ada pada siklus pertama tersebut.HasilPenelitian pra siklus skor tercapai 67%.nilai terendah 48,nilai tertinggi 76,rentangpersen 6% tuntas 3,tidak tuntas 25.Siklus I skor tercapai 73%.nilai terendah 55,nilaitertinggi 81,rentang persen 9% tuntas 12,tidak tuntas 16.siklus II skor tercapai82%.nilai terendah 62,nilai tertinggi 96,rentang persen 18% tuntas 22,tidak tuntas 6siswa.Kesimpulan hasil penelitian yang telah dilaksanakan pada Kelas VII HSemester II SMP Negeri 4 Ngawi Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi adalahPembelajaran melalui Permainan Puzzles Pictured Game dapat meningkatkan hasilbelajar siswa.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS Penyelesaian Masalah Lingkungan Sekitar Melalui Scientific Approach Siswa Kelas V SDN Lanjuk I Manding Sumenep Sama'
Jurnal Pendidikan Modern Vol 3 No 3 (2018): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v3i3.37

Abstract

Penelitian ini di latarbelakngi oleh keterampilan dan kompetensi yang harusdikuasai oleh siswa masih sebatas pada keterampilan berpikir tingkat rendahdan hal itu membuat siswa belum mampu menyelesaikan permasalahan dilingkungan sekitarnya.Sehingga siswa tidak mampu mengembangkanpotensinya. Model, metode dan media pembelajaran yang digunakan gurumasih menggunakan pembelajaran yang terpusat pada guru, yaitu ceramahdan hanya fokus di dalam kelas. Konsep tersebut akan berdampak kepadahasil belajar siswa. Hal itu di buktikan dari observasi awal yang di lakukanoleh peneliti dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 62 yang ditentukan oleh sekolah.dari jumlah seluruh siswa kelas V sebanyak 15 siswa,yang mencapai KKM hanya 5 siswa dengan presentase 33%, sedangkan 10siswa dengan persentase 67% belum mecapai KKM. Tujuan penelitian iniadalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS Siswa Kelas VSDN Lanjuk I. yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah seluruhsiswa kelas V SDN Lanjuk I semester II tahun pelajaran 2017-2018 yangberjumlah 15 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampaibulan Maret Tahun 2018. Instrumen pengumpulan data adalah lembaraktivitas siswa serta hasil tes belajar siswa. Penelitian ini menyajikan hasilobservasi aktivitas dan hasil tes belajar yang diperoleh dari nilai observasiaktivitas siswa dan tes hasil belajar setiap siklus. aktivitas siswa diperolehskor 27 dengan persentase 56,71%.Siklus I aktivtas siswa rata-rata mencapai60,41%. Hasil belajar mencapai 60% dengan jumlah siswa yang tuntassebanyak 9 orang. Pada siklus II aktivtas siswa rata-rata mencapai 74,26%.Sedangkan hasil belajar mencapai 75 dengan jumlah siswa yang tuntassebanyak 13 orang. Dengan demikian Pendekatan Saintifik dapatmeningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS materi Penyelesaian masalahlingkungan sekitar Siswa kelas V SDN Lanjuk I Manding Sumenep.
Peningkatan Kegiatan Pembelajaran Guru Bahasa Inggris Melalui Supervisi Kelas di SMP Binaan Kabupaten Kampar Syafruddin
Jurnal Pendidikan Modern Vol 3 No 3 (2018): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v3i3.38

Abstract

Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan untukmeningkatkan kegiatan pembelajaranguru-guru Bahasa Inggris melalui supervisi kelas. Tempat Penelitian tindakan iniadalah SMP Negeri 3 Tapung Hilir Jl. Dt Penghulu Besar No 125 Kota GaroKecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar dan SMP Negeri Satu Atap KotoPerambahan Jl.Pekanbaru Bangkinang KM 36 Desa Koto Perambahan KecamatanKampar Provinsi Riau,kedua sekolah tersebut merupakan SMP binaan saya sebagaipengawas sekolah di Kabupaten Kampar.Waktu Penelitian dimulai bulan Septembersampai dengan Nopember 2017.Subjek Penelitian adalah guru-guru Bahasa Inggrisdi SMP Negeri 3 Tapung Hilir dan SMP Negeri Satu Atap Koto Perambahan. Datadari observasi dan catatan lapangan dianalisis secara deskriptif komparatif denganmenggunakan teknik persentase yaitu mengemukakan fakta-fakta dan temuantemuanyang terjadi selama penelitian berlangsung dan membandingkan tingkatkemampuan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran antar siklus maupundengan asumsi keberhasilan.Kegiatan pembelajaran guru-guru mata pelajaran BahasaInggris dinyatakan berhasil apabila indicator kinerja mendapat skor 49 s.d 72 danprosentase 77% s.d 100% dengan kategori amat baik.Prosedur penelitian berdasarkanpada prinsip Kemmis dan Taggart (1988) yang mencakup kegiatan sebagai berikut :(1) perencanaan (planning) ,(2) pelaksanaan tindakan (action), 3) observasi(observation) , (4) refleksi (reflection) atau evaluasi.Keempat kegiatan ini dilakukanberulang-ulang dalam siklus. Hasil Penelitian guru-guru Bahasa Inggris di SMPbinaan peneliti pada pra siklus mendapat skor/prosentase 21/49%, 21/49%, 22/50%,22/50% dari 4 guru dalam kegiatan belajar mengajar mendapat kriteria cukup.Padasiklus I mendapat skor/prosentase 44/72%, 45/73%, 44/72%, 43/71% dari 4 gurudalam kegiatan belajar mengajar mendapat kriteria baik. Pada siklus II mendapatskor/prosentase 66/94%,67/95%, 67/95%, 66/94% dari 4 guru tersebut mendapatkriteria amat baik. Dengan simpulan bahwa supervise kelas dapat meningkatkankegiatan pembelajaran guru-guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 3 Tapung Hilir danSMP Negeri Satu Atap Koto Perambahan.
Implementasi Startegi Penanaman Pendidikan Nilai untuk Membentuk Karakter Disiplin Siswa SDN Batu Belah Timur I Kecamatan Dasuk Syaiful Bahri
Jurnal Pendidikan Modern Vol 3 No 3 (2018): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v3i3.39

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya pelanggaran nilai dikalanganremaja dan anak usia sekolah. Siswa SD dijaman sekarang sudah banyaksekali yang tidak memperdulikan nilai-nilai yang berlaku di lingkungansekolah maupun masyarakat, akibatnya banyak siswa SD yang melanggarperaturan kedisiplinan sekolah. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan implementasi dan hasil penerapan strategi penanamanpendidikan nilai untuk meningkatkan karakter disiplin siswa SD NegeriBatu Belah Timur I Kecamatan Dasuk. Hasil penelitian ini menunjukkanada dua strategi pengintegrasian yang dilakukan Negeri Batu BelahTimur I dalam penerapan pendidikan nilai, yaitu strategi pengintegrasiandalam kegiatan sehari-hari (keteladanan, kegiatan spontan, teguran,pengkondisian lingkungan, dan kegiatan rutin) dan strategipengintegrasian dalam kegiatan yang diprogramkan, seperti taat padaajaran agama diintegrasikan pada peringatan hari-hari besar keagamaan.Dengan dua strategi tersebut setidaknya mengurangi jumlah siswa yangmelanggar peraturan kedisiplinan di lingkungan sekolah. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa tingkat keberhasilan pendidikan nilai di SDN BatuBelah Timur I masih 60%, hal ini ditunjukkan dengan masih banyaknyasiswa yang setiap harinya melanggar peraturan kedisiplian sekolah.
Program Pendidikan untuk Mengembangkan Kecerdasan Jamak Anak di TK PGRI I Jogorogo Arwendis Wijayanti
Jurnal Pendidikan Modern Vol 3 No 1 (2017): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v3i1.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program pendidikan di TK PGRI I Jogorogoyang berupa mengembangkan kecerdasan jamak anak. Model penelitian kualitatiffenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, pengamatan danstudi dokumentasi oleh Moleong (2004). Wawancara dilakukan dengan teknik ‘fokusgroup interview” dengan para guru dan kepala sekolah. Pengamatan dilakukan denganmengamati proses pembelajaran dan evaluasi dalam kelas. Sedangkan pengkajian kontendilakukan dengan menganalisis pengembangan kecerdasan jamak dalam kurikulum.untuk memperoleh data yang pasti (valid) pengumpulan data dilakukan dengan tekniktriangulasi yaitu dengan menggunakan berbagai sumber dan teknik pengumpulan data.Studi dokumentasi dilakukan untuk mempelajari dan mengumpulkan data daridokumentasi yang berhubungan dengan sub-fokus penelitian yaitu kurikulum, bahanbelajar dan sumber belajar lainnya. Kurikulum 2013 untuk Taman kanak-kanakdanRaudhatul Afthal merupakan sumber utama analisis konten. Sumber lain adalah bahanajar yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran sehari-hari. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa program pendidikan untuk mengembangkan kecerdasan jamaksudah diaplikasikan dalam pembelajaran sehari-hari serta telah melengkapi danmendukung potensi yang sudah tersedia termasuk mengadakan pelatihan, melengkapifasilitas pembelajaran dan menata sentra belajar yang sekarang sedang berjalan.Disarankan agar Para guru dan tenaga kependidikan lainnya di TK harus terusmengimplementasikan pengembangan kecerdasan jamak yang sudah dimulai sambil terusbelajar memperbaiki dari tanpa harus menunggu instruksi dari pemerintah khususnya darikementrian pendidikan dan kebudayaan dalam direktur jenderal Pendidikan Anak UsiaDini dan Pendidikan Masyarakat.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas IV SDN Wakah Arum Dwi Rahmawati; Djoko Hari Supriyanto
Jurnal Pendidikan Modern Vol 3 No 1 (2017): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v3i1.41

Abstract

Rendahnya prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran matematika merupakanmasalah yang sering muncul dalam pembelajaran matematika.Hal inidikarenakan model pembelajaran yang sering digunakan masih cenderungmonoton dan belum sesuai dengan tujuan pembelajaran. Pembelajaran denganmodel koopertaif tipe TPS melalui tiga tahapan utama, yaitu tahap pertamathinking (berfikir), tahap kedua pairing (berpasangan), dan tahap ketiga shareing(berbagi). Model pembelajaran kooperatif tipe TPS menuntut siswa untuk lebihaktif dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan juga pasangannya selamaproses belajar mengajar berlangsung. Dengan model pembelajaran inidiharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan penyerapan siswa tentangkonsep matematika, sehingga materi yang disampaikan dapat dikuasai siswadengan baik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasibelajar matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipeTPS pada siswa kelas IV SDN Wakah 1 Kecamatan Ngrambe tahun pelajaran2017/2018.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatifdengan desain penelitian eksperimen tipe semu. Subyek dari penelitian iniadalah siswa kelas IV SDN Wakah 1 yang berjumlah 15 siswa, terdiri dari 8siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengancara menggunakan tes formatif. Tes formatif dilaksanakan pada akhirpembelajaran yang digunakan untuk mengetahui prestasi belajar matematikasiswa.Dalam menganalisis data, penelitian ini menggunakan analisis datastatistik dengan rumus uji t (uji t).Hasil dari penelitian menunjukan perbedaan yang signifikan dengan nilaithitung =2,2994 dan ttabel=1,7011 untuk db 28 dan taraf signifikansi 0,05.Nilai rata-rata siswa setelah diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipeTPS 81,33. Sedangkan nilai rata-rata siswa sebelum diajar dengan modelpembelajaran kooperatif tipe TPS 73.Dengan demikian, penggunaan modelpembelajaran kooperatif tipe TPS berpengaruh terhadap prestasi belajarmatematika siswa kelas IV SDN Wakah 1 Kecamatan Ngrambe tahun pelajaran2017/2018.
Analisis Keterampilan Proses Sains Mahasiswa pada Mata Kuliah Konsep Sains Degi Alrinda Agustina; Prima Rias Wana
Jurnal Pendidikan Modern Vol 3 No 1 (2017): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v3i1.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan proses sainsmahasiswa pada mata kuliah Konsep Sains. Penelitian ini adalah jenispenelitian kualitatif fenomenologi. Penelitian ini bermaksud untuk memahamifenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian. Subjek penelitianadalah Mahasiswa PGSD Semester III STKIP Modern Ngawi. Fenomena yangdimaksud adalah Keterampilan Proses Sains pada Mata Kuliah Konsep Sains.Keterampilan Proses Sains yang terdiri dari keterampilan mengamati,mengklasifikasikan, mengukur, memprediksi, menginterpretasikan, melakukaneksperimen dan mengkomunikasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwamahasiswa program studi PGSD semester III sangat mampu untukketerampilan mengamati, mampu untuk keterampilan mengklasifikasikan,mengukur, meprediksi, melakukan eksperimen dan mengkomunikasikan, sertacukup mampu untuk keterampilan menafsirkan.

Page 3 of 19 | Total Record : 187