cover
Contact Name
Rahmah Murtadha
Contact Email
rahmah.murtadha@student.upi.edu
Phone
+6285337011739
Journal Mail Official
nasrullahstis@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gajah Mada, Ling. Nusantara Gang Al-Amin 1 Monggonao Mpunda Kota Bima NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam
ISSN : 24426938     EISSN : 27216829     DOI : 10.61817
Al-Ittihad (p-ISSN 2442-6938) adalah Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam, terbit 2 kali setahun oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIS Al-Ittihad Bima sejak Tahun 2015. Redaksi menerima tulisan yang berkenaan dengan Pemikiran dan Hukum Islam serta redaksi berhak mengedit tulisan sepanjang tidak mereduksi substansi.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 94 Documents
Pemikiran Teologi Islam Hermawansyah
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 1 No 2 (2015): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v1i2.12

Abstract

Setelah Rasulullah saw. wafat, terjadi polemik besar antara para sahabat. Pada mulanya, persoalan yang mereka perdebatkan adalah: Siapa yang layak menggantikan Rasulullah Saw? Celakanya, pasca naiknya Abu Bakar menjadi khalifah, persoalan ini tidak berhenti. Hampir setiap perpindahan kekuasaan dari satu khalifah kepada khalifah yang lainnya selalu disertai konflik, bahkan pembunuhan. Di sinilah mereka mulai berpolemik mengenai dosa membunuh dan bagaimana status seseorang yang berdosa besar karena terlibat persengketaan tersebut. Pemikiran teologi rasionalistik tersebut semakin berkembang ketika Mu’tazilah mendapatkan ‘lawan’ yang sangat tangguh, yaitu Madzhab Asy’ariyah. Abu Hasan al Asy’ari yang semenjak kecil dibesarkan oleh ayah tirinya yang bernama al-Juba’i (seorang tokoh Mu’tazilah di zamannya), mulai berusaha ‘melawan’ teologi Mu’tazilah. Pada awalnya, ia juga adalah merupakan penganut setia Mu’tazilah, tetapi pada akhirnya ia meninggalkan keyakinan Mu’tazilah dan menyatakan kembali kepada sunnah.
Islam dan Negara (Kedudukan dan Hubungan Agama/Syari’ah dan Negara) Muhammad Mutawali
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 1 No 2 (2015): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v1i2.13

Abstract

Islam adalah sistem yang paripurna dan menyeluruh bagi seluruh kehidupan manusia dan diharuskan untuk memberlakukan sistem tersebut dalam suatu Negara. Islam juga telah membawa aturan paripurna, yang mampu menyelesaikan seluruh problem interaksi di dalam Negara dan masyarakat, baik dalam masalah pemerintahan, ekonomi, sosial, pendidikan maupun politik, baik yang menyangkut interaksi yang bersifat umum. Akan tetapi yang menjadi pertanyaan adalah bagimanakah kedudukan dan hubungan antar agama/syari’at dan Negara? Pertanyaan ini menjadi isu hangat yang meski telah diperdebatkan para pemikir Islam sejak hampir seabad lalu hingga dewasa ini, tetapi belum terpecahkan secara tuntas dan bahkan belakangan ini makin hangat didiskusikan tatkala antusisme melanda hampir seluruh dunia Islam.
Hukum Keluarga Islam Masa Pembangunan Andalusia Abu Bakar
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 3 No 1 (2017): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v3i1.14

Abstract

Dalam konteks sejarah Dinasti Bani Abbasiyah berkuasa secara penuh selama 100 tahun pertama. Selanjutnya Dinasti Bani Abasiyah pun melemah. Dalam kondisi seperti ini negara-negara propinsi berusaha untuk melepasakan diri dan berusaha mendirikan kekuatan-kekuatan baru menyaingi Abbasiyah, sehingga kota Baghdad tidak lagi menjadi satu-satunya kota internasional. Daulah-daulah kecilpun berlomba untuk maju, terutama dalam bidang peradaban dan ilmu pengetahuan. Kenyataan ketika di lacak dalam sejarah berkembangnya Mazhab Maliki di Andalusia tidak terlepas dari peran pemerintah dalam kekuasaan, sehingga secara sosiologis masyarakat di Andalusiapun bermazhab Maliki. Bahkan disebutkan dalam buku the history of arab disebutkan bahwasannya di Andalusia tidak dikenal kitab lain selain al-Muwatha’ karya Ibn Malik yang menjadi kitab rujukan Mazhab Maliki.
Peranan Bank Syariah dalam Mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Muhadjirin
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 3 No 1 (2017): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v3i1.15

Abstract

Perbankan syariah mempunyai peranan strategis dalam meningkatkan usaha UMKM terutama dalam masalah pendanaan dan supporting dalam kegiatan pendampingan teknis dan non teknis. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan salah satu komponen pelaku usaha yang mempunyai peran cukup besar dalam menciptakan lapangan pekerjaan di Indonesia. Oleh sebab itu keberadaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sangat dibutuhkan masyarakat khususnya masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah kebawah dan keterampilan yang terbatas sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan, dan mengembangkan potensi atau keterampilan yang mereka miliki. Tantangan utama lembaga keuangan syariah adalah menyelesaikan permasalahan fundamental yang terdiri dari kerangka sistem yang berbasis pada bunga, ketidakstabilan standar mata uang dan pola pikir permissive akibat lingkungan kehidupan kapitalistik.
Pengembangan Ekonomi Syariah dan Pengaruh Perbankan Islam terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Bima Jairin Abdullah
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 3 No 1 (2017): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v3i1.16

Abstract

Perubahan tataran hidup masyarakat di Bima dengan dipengaruhi oleh berbagai tataran media, membuat pergeseran terhadap tataran dan pola hidup Masyarakat Bima, mulai dari tatacara pengembangan Ekonomi maupun terhadap persaingan trust terhadap kinerja baik kinerja Bank Syariah maupun pada kinerja perbankan konfesional. Pada Era modern segala lini informasi didapati oleh masyarakat Bima. Artikel ini mengangkat pengembangan ekonomi syariah dan pengaruhnya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di Bima dewasa ini.
Peranan Kepolisian dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja dalam Perspektif Hukum Islam Armansyah
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 3 No 1 (2017): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v3i1.17

Abstract

Dewasa ini di Indonesia, masalah kenakalan remaja kerapkali terjadi diberbagai wilayah, sehingga membawa dampak negatif yang cukup meluas di lapisan masyarakat. Permasalahan yang terjadi seperti pernikahan usia remaja, sex pra nikah dan kehamilan tidak dinginkan, aborsi, penyalahgunaan narkoba, shabu, ekstasi dan obat penenang, serta masih banyak hal-hal lain yang berkaitan dengan kenakalan remaja saat ini. Munculnya kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya, baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh remaja tersebut, merupakan kelainan tingkah laku, perbuatan yang bersifat asosial bahkan anti sosial yang melanggar norma-norma sosial, agama serta ketentuan hukum yang berlaku dalam masyarakat. Polisi karena sebagai aparatus penegakkan diharuskan untuk terlibat mengambil peran demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Peran Bazda dalam Pendistribusian Zakat untuk Mewujudkan Kesejahteraan Umat di Kabupaten Bima Adi Sofyan
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 3 No 1 (2017): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v3i1.18

Abstract

Zakat merupakan kewajiban agama yang harus dikeluarkan bagi umat Muslim yang mampu sesuai dengan syariat agama Islam, sebagai ibadah amaliyah yang menjurus ke aspek sosial, untuk mengatur kehidupan manusia dalam hubungannya dengan Allah SWT. Karena zakat adalah suatu ibadah yang wajib dilaksanakan dengan memberikan sejumlah kadar tertentu dari hak milik sendiri kepada orang yang berhak menerimanya menurut yang ditentukan Syariat Islam. Namun zakat juga merupakan ibadah yang bercorak sosial dan ekonomis di mata masyarakat, bahkan sholat dan zakat sering dijumpai dalam Al-Qur’an sebagai lambang dari keseluruhan ajaran Islam. Karenanya, zakat menjadi penting karena di dalamnya terkandung ajaran pendistribusian kekayaan yang adil sebagai jaminan sosial di antara kaum Muslimin.
Hukum Adat Tanah Bima Dalam Perspektif Hukum Islam: Kajian Unsur-unsur Keadilan dan Kemanusiaan Siti Maryam R. Salahuddin
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 2 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v2i2.19

Abstract

Kesultanan Bima mewariskan banyak khazanah. Salah satunya adalah BO Sangaji Kai, buku tulisan tangan yang isi teksnya semacam bunga rampai yang terdiri atas kumpulan 229 judul. BO Sangaji Kai merupakan buku besar kesultanan yang merupakan buah pikiran, perasaan, dan berbagai segi kehidupan masyarakat pada saat itu termasuk berisikan Hukum Adat Tanah Bima atau yang disingkat HATB yang berlaku pada masa Kesultanan Bima pada abad ke 17 hingga berakhirnya masa kolonialisme di Nusantara. Tulisan berikut ini akan menghampiri BO Sangaji Kai yang merangkum banyak pemikiran HATB berdasarkan sudut perspektif hukum Islam, spektrum maqashid al-Syari’ah.
Agama dan Ilmu Alam: Studi Integrasi Islam dan Sains Nasrullah
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 2 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v2i2.20

Abstract

Dikotomi ilmu ke dalam ilmu agama dan non-agama, sebenarnya bukan hal baru. Islam telah mempunyai tradisi dikotomi ini lebih dari seribu tahun yang lalu. Tetapi dikotomi tersebut tidak menimbulkan masalah terlalu banyak dalam sistem pendidikan Islam. Ilmu adalah bagian dari agama, maka mencarinya menjadi wajib hukumnya karena tanpa ilmu kita tidak dapat menyingkap alam semesta yang merupakan tanda kebesaran Allah SWT. Ayat-ayat dalam al-Qur’an dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian: ayat-ayat Naqliyah yang menjadi cikal bakal kajian keIslaman dan ayat-ayat Qawniyah yang memprovokasi hadirnya sajian tentang sains dan teknologi.
Peranan Hadis dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Peradaban Herlinawati
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 2 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v2i2.21

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban menuntut adanya rambu-rambu yang menjadi landasannya. Hadis sebagai sumber ajaran Islam yang ke dua setelah al-Qur’an, memperkenalkan prinsip-prinsip atau rambu-rambu yang menjadi dasar perilaku berbudaya, selain itu juga memuat tentang teori ilmu pengetahuan dan peradaban. Oleh karenanya, selain al-Qur’an, hadis bisa dijadikan landasan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban. Hadis bisa menghantarkan manusia dari pemahaman yang dangkal dan primitif menuju pemahaman yang luas dan mendalam mengenai alam dan kehidupan, yang dikenal dengan istilah al-fiqh al-hadlari (fiqh peradaban). Selain itu juga memuat ajaran tentang al-wa’yu al-hadlari (kesadaran peradaban). Bercermin dari kejayaan masa lalu. Ilmu pengetahuan dan peradaban akan berkembang pesat apabila umat Islam memperhatikan Sunnatullah serta memelihara hukum sebab akibat.

Page 2 of 10 | Total Record : 94