cover
Contact Name
Marsha Savira Agatha Putri
Contact Email
marshasavira@unisla.ac.id
Phone
+6285748804233
Journal Mail Official
j_enviscience@unisla.ac.id
Editorial Address
Jalan Veteran No 53 A Lamongan 62211
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal EnviScience (Environment Science)
ISSN : 25979612     EISSN : 27150046     DOI : https://doi.org/10.30736
Jurnal EnviScience is devoted to the rapid publication of research in environmental health, acting as a link between the diverse research communities and practitioners in environmental health. Published articles encompass original research papers, technical notes and review articles.
Articles 129 Documents
Penilaian Dampak Lingkungan Waste Water Treatment Plant (WWTP) pada PLTGU Menggunakan Pendekatan Life Cycle Assesment (LCA) Mufidah, Shafa'ul; Restu Hikmah Ayu Murti
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 8 No. 1 (2024): Environmental pollution on Human Health and Environment, Management Technology
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v8i1.706

Abstract

PT. PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gresik adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik dengan distribusi wilayah Jawa – Bali, hasil dari proses pembangkitan listrik itu menghasilkan air limbah dengan rata rata sebesar 171,38 m3 perharinya. Life Cycle Assesment (LCA) adalah metode untuk menganalisis beban lingkungan di semua tahapan dalam siklus hidup dari produk dimulai dari ekstraksi sumber daya, proses produksi, produk itu sendiri, dan konsumsi produk sampai produk itu dibuang. Penelitian ini akan berfokus pada instalasi pengolahan air limbah di PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gresik yang mengolah dari berbagai macam sumber air limbah diantaranya air limbah blow down tank, air limbah sampling rack, air limbah pit drain, air limbah laboratorium dan air limbah regenerasi resin dengan tujuan untuk menyesuaikan parameter baku mutunya sebelum disalurkan ke badan air yang sesuai dengan Peraturan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014.  Pada penelitian ini, penilaian dampak lingkungan dilakukan pada WWTP PT. PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gresik untuk mengetahui dampak lingkungan yang dihasilkan menggunakan software openLCA. Analisis dampak dilakukan dengan metode Impact 2002+ dengan hasil analisis didapatkan tiga dampak terbesar pada WWTP yaitu non renewable energy, aquatic ecotoxity dan ionizing radiation dan pada unit proses sludge enrichment tank dan sludge storage memiliki dampak terendah dalam analisa yang dilakukan.
Uji Kadar E. coli dan Coliform pada Sampel Air Bersih Menggunakan Metode Membran Filter Putri, Santi Amanda Tiara; Elvania, Nindy Callista
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v8i2.739

Abstract

Air bersih adalah salah satu kebutuhan primer bagi manusia dan merupakan kekayaan alam yang mempunyai fungsi sangat penting. Air bersih yang terkontaminasi dapat menyebabkan penyakit diare setiap tahunnya, karena hal tersebut perlu adanya pengawasan secara menyeluruh terhadap sarana air bersih untuk memperbaiki kualitas air bersih dan mencegah pencemaran air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengujian mikrobiologi air bersih dengan metode membran filter dan mengidentifikasi koloni bakteri E. coli dan coliform pada media CCA (Chromocult Coliform Agar). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Ex Post Facto dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 1 sampel air bersih yang terbukti terkontaminasi bakteri coliform yaitu sampel 0099/SAB/24. Ditunjukkan dengan adanya bintik berwarna ungu pada kertas membran dan 3 sampel air bersih yang memenuhi syarat. Hal ini dengan tidak ditemukannya E. coli dan coliform pada sampel air bersih 0067/SAB/24, 0118/SAB/24 dan 0124/SAB/24 sudah memenuhi persyaratan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2023. Berdasarkan metode Membran Filter dengan media CCA (Chromocult Coliform Agar) didapatkan hasil bahwa sampel air bersih yang terkontaminasi ditunjukkan dengan adanya bintik-bintik biru untuk bakteri E. coli dan bintik-bintik ungu untuk bakteri coliform pada kertas membran filter dan menurut persyaratan mikrobiologi, air bersih yang memenuhi syarat kesehatan harus mempunyai total coliform sebanyak 0 CFU/100 ml air.  
Uji Kadar E. coli dan Coliform Pada Sampel Air Minum Menggunakan Metode Membran Filter di Labkesda Bojonegoro Amalia, Isna Nur; Anggara, Oktavianus Cahya
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v8i2.748

Abstract

Air minum merupakan air yang dikonsumsi langsung oleh  manusia melalui proses pengolahan atau tahapan proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan. Pada saat ini air menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian yang seksama. Pemenuhan kebutuhan air minum sangat tergantung pada faktor cakupan layanan air minum dan kondisi sanitasi pada masyarakat, baik pedesaan atau perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengujian mikrobiologi air bersih dengan metode membran filter dan mengidentifikasi koloni bakteri E. coli dan coliform pada media CCA (chromocult coliform agar). Hasil penelitian yang diuji terdapat 2 sampel positif coliform yaitu sampel 0056/DAM/24 dengan jumlah 5/100 ml dan 0089/DAM/24 dengan jumlah 33/100 ml. Pada kedua sampel positif menunjukkan adanya bintik berwarna ungu pada kertas membran. Sampel air minum ini tidak memenuhi persyaratan mikrobiologi air minum pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492 Tahun 2010. Dalam persyaratan mikrobiologi, air minum yang memenuhi syarat kesehatan harus mempunyai total coliform yang berjumlah 0/100 ml air.
Analisis Kualitas Buangan Limbah Cair Domestik (klinik) PPSDM Migas Cepu Hesti Asriva; Agustina, Laily; Reiza Mahendra Kusuma
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v8i2.755

Abstract

Limbah adalah zat buangan yang dihasilkan dari aktivitas makhluk hidup, seperti proses produksi baik industri maupun domestik. Berdasarkan wujud atau bentuk fisiknya, limbah dibedakan menjadi 2 yaitu limbah padat dan limbah cair. Limbah cair domestik (klinik) adalah sisa hasil buangan atau semua air buangan termasuk tinja yang berasal dari kegiatan rumah sakit/klinik. Limbah cair domestik (klinik) perlu melewati beberapa tahap pengolahan agar sesuai dengan baku mutu dan tidak merusak lingkungan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengolahan limbah cair domestik (klinik) di PPSDM Migas Cepu dalam memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 68 Tahun 2016. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental di Laboratorium, dilakukan dengan pengumpulan data, pengambilan contoh di Unit Klinik PPSDM Migas Cepu dan analisis di Laboratorium Lindungan Lingkungan PPSDM Migas Cepu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5 dari 6 parameter limbah cair domestik (klinik) yang diuji telah memenuhi baku mutu, yaitu pH, COD, amonia, minyak dan lemak, dan TSS, sedangkan parameter yang belum memenuhi baku mutu adalah BOD5. Hal ini menunjukkan bahwa pengolahan limbah cair domestik (klinik) di PPSDM Migas Cepu cukup efektif dalam menekan pencemaran, namun perlu dilakukan perbaikan untuk mencapai kepatuhan terhadap standar baku mutu BOD5 dalam meningkatkan kualitas air limbah dan dapat melindungi lingkungan.
Evaluasi Sistem Saluran Drainase dengan Software HEC-RAS (Studi Kasus Jalan Raya Mayjen Sungkono, Surabaya) Ifanda, Nathanael; Rosariawarri, Firra
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v8i2.759

Abstract

Pembangunan kota dan tata kelola infrastruktur perkotaan memberikan dampak besar terhadap siklus hidrologi, yang mempengaruhi kondisi sistem saluran drainase di suatu wilayah. Pembangunan kawasan pemukiman dan industri meningkatkan risiko genangan air dan banjir akibat luapan sungai dan sistem drainase yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting sistem drainase di Jalan Raya Mayjend Sungkono, Surabaya, menggunakan perangkat lunak HEC-RAS. Metode penelitian meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, analisis hidrologi dan hidrolika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar saluran drainase di Jalan Raya Mayjend Sungkono berada dalam kondisi kurang baik, dengan banyaknya endapan, sampah, dan utilitas yang mengganggu aliran air. Simulasi dengan HEC-RAS menunjukkan bahwa saluran drainase yang ada tidak mampu menampung debit air yang tinggi, terutama saat periode hujan intens. Berdasarkan hal tersebut, rekomendasi perbaikan meliputi pembersihan saluran, perbaikan struktur saluran, dan peningkatan kapasitas saluran untuk mengurangi risiko banjir dan meningkatkan keberlanjutan lingkungan perkotaan. Penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan dan evaluasi sistem drainase yang efektif dalam mengelola risiko hidrologi di daerah perkotaan.
Status Mutu Kualitas Air Sungai Kaliotik Saat Musim Kemarau dengan Metode Storet Akhmad Syaifuddin Haqi; Aniriani, Gading Wilda; Muhammad Hanif; Nur Lathifah Syakbanah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v8i2.761

Abstract

Tingginya aktivitas pemukiman dan kegiatan pasar disekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Kaliotik akan menimbulkan permasalahan pencemaran lingkungan. Metode storet digunakan karena dapat membantu menganalisis sumber pencemaran air sungai dari 3 lokasi pengambilan sampel air (stasiun 1 mewakili pemukiman, stasiun 2 mewakili kawasan industri (pasar ikan) dan stasiun 3 mewakili sektor pertanian), dimana lokasi-lokasi tersebut mewakili kegiatan masyarakat disekitar DAS. Status mutu air dibagi menjadi empat kriteria, yaitu memenuhi baku mutu, tercemar ringan, tercemar sedang, dan tercemar berat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas air Sungai Kaliotik menggunakan metode storet. Metode penelitian ini menggunakan metode storet yang mengacu pada KepmenLHK No. 115 Tahun 2003. Penghitungan merode storet menggunakan data komposit dari stasiun 1, 2, dan 3. Analisis penelitian ini menggunakan deskritif kuantitatif, dengan observasi lapangan dan analisis hasil laboratorium. Parameter yang diuji meliputi suhu, TSS, TDS, kekeruhan, pH, DO, COD, BOD, nitrat, amoniak, fosfat. Pengambilan sampel pada musim kemarau memiliki akurasi yang lebih baik dari pada musim hujan, karena polutan tidak terdipersi oleh air hujan. Penentuan status mutu air Sungai Kaliotik menggunakan metode storet pada semua parameter, dengan jumlah semua skor adalah -144. Artinya Sungai Kaliotik mempunyai status mutu yang buruk untuk peruntukkan golongan C (PP20/1990).  
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengelolaan Limbah B3 di Ruang Hemodialisis RSUD dr Soetomo Surabaya Mahardani, Prastika; Tiwi Yuniastuti; Yusup Saktiawan
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v8i2.770

Abstract

Rumah sakit merupakan badan lembaga yang memberikan jasa pelayanan kesehatan dan juga lembaga pendidikan bagi tenaga kesehatan dan penelitian. Rumah sakit diharuskan melakukan manajemen pengelolaan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan limbah B3 di ruang Hemodialisis RSUD Dr Soetomo di Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 10 orang cleaning service yang diambil menggunakan metode total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dan lembar observasi. Analisis hasil penelitian menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menggunakan uji Chi-square menunjukkan bahwa terdapat pengaruh faktor internal dalam pengelolaan limbah B3 yaitu variabel perilaku, diperoleh hasil p-value sebesar 0,027. Perilaku responden yang baik akan berpengaruh terhadap keberhasilan pengelolaan limbah B3 karena dinilai responden memahami betul cara penanganan dan standar pelayanan operasional yang baik tentang pengelolaan limbah B3. Dan hasil analisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test, menunjukakan bahwa terdapat pengaruh faktor eksternal dalam pengelolaan limbah B3 yaitu variabel sarana dan prasarana diperoleh hasil p-value sebesar 0,033. Penyediaan sarana dan prasarana yang lengkap sesuai dengan Permen LHK No 56/2015, sehingga sarana prasarana dengan kondisi yang baik sangat mempengaruhi dalam pengelolaan limbah B3 karena dapat meningkatkan kegiatan pengelolaan tersebut, sehingga limbah B3 yang dihasilkan dari hasil pelayanan dapat terkelola dengan baik.
Pengaruh Kondisi Fisik Sumur Bor Terhadap Kualitas Fisika Air Bersih di Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang Maudu'ah, Siti
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v8i2.776

Abstract

Sumur merupakan sumber utama penyediaan air bersih bagi penduduk, baik di perkotaan maupun dipedesaan. Sumur bor adalah jenis sumur yang dibuat dengan menggunakan mesin bor untuk mengakses air yang terdapat di dalam lapisan bawah tanah. Sumur bor digunakan untuk memperoleh pasokan air bersih, terutama di daerah yang sulit mendapatkan air permukaan atau air tanah dangkal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kondisi fisik sumur bor terhadap parameter fisik air bersih di Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang. Desain penelitian menggunakan metode analitik kuantitatif. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Hasil penelitian dari sampel sumur bor. Sumur Bor Baru Gedung Utama dengan resiko tinggi sebanyak 4 (57,7%) tidak memenuhi syarat dan 3 (42,9%) memenuhi syarat, Sumur Bor lama Gedung Utama dengan resiko tinggi (sebanyak 4 (57,7%) tidak memenuhi syarat dan 3 (42,9%) memenuhi syarat,  Sumur Bor Gedung infeksius  resiko sedang sebanyak  sebanyak 3 (42,9%) tidak memenuhi syarat dan 4 (57,1%) memenuhi syarat, sumur bor gedung laundry resiko rendah sebanyak sebanyak 2 (28,6%) tidak memenuhi syarat dan 5 (71,4%) memenuhi syarat memenuhi syarat  kondisi fisik sumur bor. Hasil analisis statistik dengan T-test menunjukkan nilai F sebesar 49,000 dengan nilai signifikan sebesar 0,006 < 0,05. Bagi rumah sakit agar menjaga kualitas air bersih parameter fisik dengan menutup bak penampung agar tidak berpotensi terjadi pencemaran, melakukan pengurasan pada bak penampung secara rutin, membersihkan lumut atau karat pada bak penampung secara berkala dan pemberian desinfektan pada bak penampung.
Analisis Keefektivitasan Penggunaan Alat Pelindung Telinga Terhadap Pekerja di Power Plant PPSDM Migas Cepu Andini Ratna Sari; Elvania, Nindy Callista; Martono
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v8i2.779

Abstract

Keselamatan Kerja diartikan sebagai keselamatan yang berkaitan dengan alat kerja, mesin, proses, pengelolaan tempat kerja, lingkungannya serta sistem melakukan pekerjaan. Kebisingan merupakan salah satu faktor bahaya fisik yang sering di jumpai di lingkungan kerja. Kebisingan memberi pengaruh negatif pada sistem tubuh baik secara fisiologis maupun psikologis. Alat pelindung diri (APD) merupakan pengendalian risiko terakhir untuk melindungi tenaga kerja dari bahaya keselamatan dan kesehatan kerja. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui tingkat kebisingan di lingkungan kerja, dan kefektifivitas penggunaan alat pelindung telinga terhadap pekerja di power plant PPSDM Migas Cepu. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei dengan melakukan pembagian kuisioner dan survei pengukuran kebisingan dengan alat sound level meter. Hasil analisis hasil survei menunjukkan, Hampir semua pekerja dengan prosentase 91% dari hasil survey kuisoner,  menyadari akan pentingnya penggunaan alat pelindung telinga saat berada di area power plant. Hasil pengukuran kebisingan di power plant ruang genset II, pada Genset 8 menghasilkan  103,70 dB yang menunjukkan tingkat kebisingannya melebihi  nilai ambang batas yaitu 85 dBA selama 8 jam pemaparan setiap hari nya.Sehingga penggunaan alat pelindung telinga evektif mengurangi kebisingan.
Evaluasi Pengelolaan Sampah pada Bank Sampah Induk Kalpataru Kabupaten Lumajang dalam Mendukung Ekonomi Sirkular Mardius , Yosian Sistra; Irfany Rupiwardani; Yusup Saktiawan
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v8i2.780

Abstract

Bertambahnya jumlah penduduk berdampak secara langsung terhadap jumlah timbulan sampah. Pola konsumsi masyarakat yang instan turut mempengaruhi komposisi dan karakteristik sampah. Salah satu bentuk solusi dan upaya pengurangan sampah dengan menerapkan prinsip 3R (reduce, reuse, dan recycle) sebagai sarana edukasi, perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah, dan pelaksanaan ekonomi sirkular, yang dikelola oleh masyarakat, badan usaha, dan/atau pemerintah daerah. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pengelolaan sampah pada bank sampah induk kalpataru kabupaten lumajang dalam mendukung ekonomi sirkular. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini juga dapat memberikan konteks dan nuansa yang lebih kaya bagi peneliti. Dalam penelitian kualitatif, hal-hal yang sulit diungkapkan dalam angka dapat ditemukan dan dieksplorasi melalui analisis teks, observasi, dan wawancara mendalam. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Logical Frameworks (kerangka kerja logis). Berdasarkan hasil observasi  di bank sampah induk Kalpataru, pengelolaan sampah di bank sampah mendapatkan skor 70%, kategori kurang. Sementara fasilitas di bank sampah induk Kalpataru mendapatkan skor 63%, kategori kurang. Hasil observasi terhadap tata kelola bank sampah induk Kalpataru mendapatkan skor 44%,kategori sangat kurang. Diperlukan evaluasi dan pelaporan tertulis dan lengkap untuk mengetahui kinerja bank sampah secara keseluruhan untuk meningkatkan pengelolaan sampah pada bank sampah induk Kalpataru .

Page 11 of 13 | Total Record : 129


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 02 (2025): Environmental Health and Sanitation Issues Vol. 9 No. 1 (2025): The Environment In Global Health Governance:An Analysis of Environment-Related Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public Vol. 8 No. 1 (2024): Environmental pollution on Human Health and Environment, Management Technology Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 1 (2023): Reviewing Environmental Qualities that Enhance the Human Health Quality Vol. 7 No. 1 (2023) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol 6, No 1 (2022): "Environmental Health, Technology and Its Applications" Vol. 6 No. 1 (2022) Vol. 5 No. 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developm Vol 5, No 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developme Vol 5, No 1 (2021): Public Health, Food and Environmental Sectors Supporting Global Health Quality Vol. 5 No. 1 (2021) Vol. 4 No. 2 (2020): Environmental measurement to asure the global health quality Vol 4, No 2 (2020): Environmental measurement to asure the global health quality Vol. 4 No. 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainabl Vol 4, No 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainable Vol. 3 No. 2 (2019): Environmental issue as a priority to assure global health quality Vol. 3 No. 1 (2019) Vol. 2 No. 2 (2018) Vol 2, No 1 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 1 (2017): Increasing Environment Health Quality as our First Step to Fight Climate Change More Issue