cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 2,344 Documents
Analisis Hubungan Antara Harga Pupuk Dan Pendapatan Petani Jagung Di Deli Serdang Mariana Eva Yanti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara harga pupuk dengan pendapatan petani jagung di Kabupaten Deli Serdang. Latar belakang penelitian ini adalah adanya fluktuasi harga pupuk yang diduga berpengaruh terhadap biaya produksi dan tingkat pendapatan petani jagung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan kuesioner kepada 40 orang petani jagung di beberapa kecamatan sentra produksi jagung di Deli Serdang. Variabel independen (X) dalam penelitian ini adalah harga pupuk, sedangkan variabel dependen (Y) adalah pendapatan petani jagung. Analisis data dilakukan menggunakan analisis korelasi Pearson dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara harga pupuk dan pendapatan petani jagung, dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0,68 dan nilai signifikansi 0,000 0,05. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 22.300.000 – 1.200X, yang berarti setiap kenaikan harga pupuk sebesar Rp1.000/kg akan menurunkan pendapatan petani jagung sebesar Rp1.200.000 per hektar. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,46, menunjukkan bahwa 46% variasi pendapatan petani dipengaruhi oleh harga pupuk. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kenaikan harga pupuk memberikan dampak yang nyata terhadap penurunan pendapatan petani jagung di Kabupaten Deli Serdang. Pemerintah diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pupuk dan memperkuat kebijakan subsidi agar kesejahteraan petani tetap terjaga.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kesepian (Lonlinnes) Pada Lansia Di Puskesmas Deli Tua Tahun 2025 Adi Arianto; Daniel Suranta Ginting; Akhmad Fatikhus Solikh
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12809

Abstract

Orang lanjut usia mengalami banyak masalah, baik fisik maupun psikologis. Masalah psikologis yang paling umum adalah kesepian, yaitu merasa dikucilkan dari lingkungan sosial mereka. Kesepian yang berkelanjutan berdampak pada masalah kesehatan. Orang lanjut usia membutuhkan dukungan keluarga untuk mengatasi masalah kesepian mereka. Namun, tidak semua orang lanjut usia menerima dukungan keluarga meskipun mereka tinggal bersama keluarga mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan tingkat kesepian di kalangan lansia di Pusat Kesehatan Masyarakat Derli Tua. Saya menggunakan metode penelitian lintas sektoral dengan pendekatan korelasi di mana saya meneliti hubungan antara dukungan keluarga dan tingkat kesepian (Lonlinners) di kalangan lansia di Pusat Kesehatan Masyarakat Derli Tua. Penelitian korelasi bertujuan untuk menentukan hubungan antara dua variabel atau lebih menggunakan korelasi lintas sektoral dengan merangkum berbagai hasil penelitian secara kuantitatif. Hasil penelitian saya menunjukkan bahwa terdapat 29 responden (58%) yang mengalami kesepian, sedangkan 21 responden (42%) tidak kesepian dalam hal tingkat kesepian di usia lanjut mereka. Sementara itu, mayoritas responden, yaitu 27 orang (54%) menunjukkan dukungan keluarga dalam kategori negatif, sedangkan 23 responden (46%) mencatat dukungan keluarga dalam kategori positif. (Ayusi, 2021). Diharapkan para lansia ini akan terus meningkatkan aktivitas mereka dengan berinteraksi satu sama lain, bertukar ide dengan keluarga mereka untuk meningkatkan dukungan keluarga sehingga para lansia ini tidak mengalami kesepian
Analisis Kelengkapan Sarana Dan Prasarana Laboratorium Dalam Praktikum Biologi SMA Emilia Emilia; Nurmi Nurmi; Muliana Muliana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13734

Abstract

Kegiatan praktikum merupakan salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam mata pelajaran IPA yaitu Biologi. Melalui praktikum, siswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung sehingga mampu meningkatkan motivasi dan rasa ingin tahu mereka. Praktikum juga membantu siswa mengembangkan pemahaman terhadap konsep-konsep materi yang telah diajarkan di kelas.Ruang laboratorium difasilitasi dengan berbagai alat dan bahan praktikum yang menunjang aktivitas percobaan. Dengan adanya laboratorium yang memadai, kegiatan praktikum dapat berlangsung secara aman, efektif, dan sesuai tujuan pembelajaran. . SMA Negeri 1 Bone, ketersediaan alat praktikum tergolong sangat lengkap, sehingga mendukung kegiatan laboratorium dengan baik. Namun, bahan praktikum yang tersedia hanya sebagian, terutama bahan yang paling dibutuhkan untuk praktikum rutin. Penelitian yang diselenggarakan di SMA Negeri 3 Bone menunjukkan bahwa fasilitas praktikum, baik peralatan maupun bahan-bahannya sangat lengkap, sehingga sekolah ini memiliki sarana laboratorium yang memadai untuk mendukung seluruh kegiatan praktikum dengan optimal. Dari hasil pengumpulan dan analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa hasil keseluruhan jumlah rata-rata presentase yang paling tertinggi yaitu yang pertama SMA Negeri 3 Bone dengan rata-rata 94,35% dikatan sangat baik, kedua SMA Negeri 13 Bone diperoleh rata-rata 91,97% dikatakan sangat baik, ketiga SMA Negeri 1 Bone diperoleh rata-rata 84,26% dikatakan baik, keempat SMA Negeri 7 Bone diperoleh rata-rata 83,37% dikatakan baik dan kelima yaitu SMA Negeri 9 Bone diperoleh rata-rata 34,19% kurang
Keanekaragaman Spesies Ordo Odonata Di Kawasan T Garden Little Bali Untuk Pembuatan Buku Monograf Wasihatul Afrah; Sularno Sularno; Pandu Prabowo Warsodirejo
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11994

Abstract

Capung Berperan sebagai serangga predator organisme lain khususnya serangga hama, baik dalam bentuk nimfa maupun dewasa. Capung juga dapat dijadikan sebagai indikator pencemaran lingkungan (bioindikator) capung memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan habitat.Capung hanya hidup di habitat yang spesifik, khsusnnya pada habitat air bersih dari residu yang berbahaya sehingga keberadaannya dijadikan sebagai indicator bagi lingkungan yang bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah spesies dari ordo Odonata yang ada dikawasan T Garden Little Bali.Hasil dari penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku Monograf yang berisikan tentang spesies ordo Odonata di Kawasan T Garden Little Bali. Penelitian ini merupakan penelitian ekploratif. Pengumpulan data dimuali dari bulan April hingga juli 2024 di Kawasan T Garden Little Bali. Pengambilan sampel menggunakan deksriftif eksploratif. Titik pengambilan sampel menggunakan 2 titik lokasi yaitu lapangan/Semak dan perairan sawah. Capung ditangkap menggunakan insecta net. Data yang diperoleh dianalisis keanekaragamannya dengan indeks keanekaragaman Shannon-wiener.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman spesies adalah H’1,33 tergolong sedang. Spesies yang ditemukan berjumlah 5 spesies dari famili Lubilullidae yakni : Pantala flavecens, Crocothemis servilia, Orthetrum sabina, Neorothemis fluctuans, Orthetrum testaceum. Spesies yang paling banyak ditemukan adalah spesies Pantala flavencens dengan jumlah 27 individu
Kelimpahan dan Keanekaragaman Fitoplankton Di Danau Siombak Marelan Medan Muhammad Fariz; Puji Prastowo; Abdul Hakim Daulae
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.12968

Abstract

The organisms that are most affected when pollutants enter the water are phytoplankton, because they can respond quickly to environmental changes and float passively in the water column. Phytoplankton contain chlorophyll, which they use for photosynthesis, so they are also referred to as plant plankton. In addition, phytoplankton play an important role as primary producers and oxygen generators, serving as the main food source for aquatic organisms, particularly zooplankton. The presence of phytoplankton is an indicator of whether a body of water is fertile, and it is also used to determine phytoplankton density in a given area. The phytoplankton community is influenced by physical and chemical factors of the water. A lower level of phytoplankton diversity indicates a higher level of pollution and ecosystem degradation. One of the main causes of aquatic ecosystem damage is water pollution due to accumulated waste.This study aims to analyze species composition, diversity levels, abundance, and the relationship between environmental conditions and phytoplankton abundance in Lake Siombak, Marelan, Medan. Sampling was conducted at five stations representing different activities and water characteristics. Phytoplankton identification was carried out using a Sedgwick Rafter Cell, while the measured physical-chemical parameters included temperature, transparency, pH, DO, and BOD. Data were analyzed using the Shannon–Wiener Index and one-way ANOVA to determine differences in abundance among stations.The results showed that four phytoplankton divisions were found, consisting of a total of 21 species, dominated by Bacillariophyta and Chlorophyta. The phytoplankton diversity level was classified as very good, with an average H’ value of 2.406 and a total value of 2.623, indicating a stable community. Phytoplankton abundance reached an average of 8,608 cells/L, falling into the lightly polluted oligotrophic category. The water quality parameters indicated lightly polluted conditions, with a temperature of 22.38°C, transparency of 26 cm, pH of 6.612, DO of 5.428 mg/L, and BOD of 9.482 mg/L. The ANOVA test showed a significance value of 0.418 (p 0.05), indicating no significant difference in phytoplankton abundance among stations, which reflects relatively homogeneous environmental conditions. Overall, Lake Siombak has a stable phytoplankton community structure, but the waters are in a lightly polluted state, indicating the need for further management to maintain the lake’s ecosystem quality.
PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN TANGGAP DARURAT KEBAKARAN MELALUI PELATIHAN DAN SIMULASI PENGGUNAAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) BAGI GURU DAN SISWA DI SMA NEGERI 15 MEDAN Ira Risnawati; Viktor Edyward Marbun; Angga Nugraha Sanjaya; Johannes Sembiring; Rizqi Nanda Putri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13997

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu bencana yang dapat terjadi kapan saja dan menimbulkan kerugian material maupun korban jiwa apabila tidak ditangani dengan baik. Lingkungan sekolah memiliki potensi risiko kebakaran yang berasal dari instalasi listrik, laboratorium, kantin, maupun aktivitas pembelajaran yang melibatkan penggunaan peralatan elektronik. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan warga sekolah dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran dapat meningkatkan risiko terjadinya korban dan kerugian yang lebih besar. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kesiapsiagaan melalui pelatihan dan simulasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan guru serta siswa SMA Negeri 15 Medan dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran melalui pelatihan dan simulasi penggunaan APAR. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan simulasi tanggap darurat kebakaran. Peserta kegiatan terdiri atas guru dan siswa yang diberikan materi mengenai teori dasar kebakaran, klasifikasi kebakaran, jenis-jenis APAR, prosedur penggunaan APAR, serta langkah-langkah evakuasi saat terjadi kebakaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai bahaya kebakaran dan prosedur penggunaan APAR. Peserta mampu mempraktikkan teknik penggunaan APAR dengan metode PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep) secara benar. Simulasi tanggap darurat juga meningkatkan kemampuan koordinasi dan respons peserta dalam menghadapi situasi kebakaran. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terciptanya budaya keselamatan dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah.
Falsafah Dalam Budaya Minang Dan Implementasinya Terhadap Kepemimpinan Di Indonesia Muhammad Azhari; Indah Rizka Apriliani; Fauziyah Harahap; Ashar Hasairin
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12203

Abstract

Penelitian ini menelusuri makna falsafah kepemimpinan dalam budaya Minangkabau dan relevansinya bagi praktik kepemimpinan di Indonesia masa kini. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan dukungan kuantitatif korelasional, melalui wawancara mendalam dan penyebaran angket kepada informan terpilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson untuk melihat hubungan antara tingkat pemahaman terhadap nilai-nilai kepemimpinan adat dan sikap penerapannya dalam konteks nasional. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemahaman responden terhadap nilai-nilai kepemimpinan Minangkabau tergolong sangat tinggi (rata-rata skor 4,87 dari 5), sedangkan nilai korelasi r = 0,97 menunjukkan hubungan positif yang kuat antara kedua variabel tersebut. Temuan ini membuktikan bahwa semakin mendalam pemahaman seseorang terhadap nilai-nilai seperti adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, bajanjang naik batanggo turun, serta duduak samo randah tagak samo tinggi, semakin bijak pula sikap kepemimpinannya. Nilai-nilai falsafah Minangkabau ini terbukti tetap relevan sebagai pedoman moral dan etis untuk membentuk karakter pemimpin yang adil, berintegritas, serta demokratis di Indonesia
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Yang Diajar Dengan Menggunakan Metode SQ3R dan Metode Konvensional Pada Sub Pokok Bahasan Organ Pada Tumbuhan Di Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Lima Puluh Tahun pembelajaran 2025/2026 Zulkifli Qodri Harahap; Sekar Mala Humayra
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Diajar dengan Menggunakan Metode SQ3R dan Metode Konvensioanl pada Sub Pokok Bahasan Organ pada Tumbuhan Di Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Lima Puluh Tahun pembelajaran 2025/2026. Penelitian ini terdiri dari dua kelas dimana kelas pertama berjumlah 40 orang dan kelas kedua 40 orang sehingga total sampel 80 orang. Pada kelas pertama pembelajaran diadakan dengan menggunakan metode SQ3R dan kelas kedua pembelajaran dilakukan dengan menggunakan metode konvensional. Sebelum proses belajar mengajar dimulai, terlebih dahulu dilakukan pre-tes, dan setelah selesai pengajaran dilakukan post-tes. Tes yang diujikan sebanyak 20 soal yang digunakan sebagai alat pengumpul data. Data penelitian diolah untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan dengan menggunakan uji statitik t  dan hasil penelitian telebih dahulu diolah untuk mencari rata-rata (mean) dan Standard Deviasi (SD) nilai.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan metode SQ3R dan metode konvensional. Nilai rata-rata skor pre-tes siswa kelas eksperimen adalah 7,13 dengan Standard Deviasi 2,04. Nilai rata-rata skor post-tes siswa kelas eksperimen adalah 14,90  dengan Standard Deviasi 2.37. Nilai rata-rata skor pre-tes siswa kelas kontrol adalah 7,08 dengan Standard Deviasi 1,99. Nilai rata-rata skor post-tes siswa kelas kontrol adalah 12,95  dengan Standard Deviasi 2.36. Dari hasil perhitungan untuk data post-tes diperoleh thitung 3,74 sedangkan ttabel 1,994. Jadi didapat bahwa thitung ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa ada Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Diajar dengan Menggunakan Metode SQ3R dan Metode Konvensional pada Sub Pokok Bahasan Organ pada Tumbuhan Di Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Lima Puluh Tahun pembelajaran 2025/2026
Optimasi Formulasi Minuman Fungsional Alami Berbasis Nira Aren Dengan Penambahan Ekstrak Serai (Cymbopogon Citratus) Dan Jeruk Kesturi (Citrus Microcarpa) Muhammad Nuh; Aprilawati Sitompul; Muji Paramuji; Mahyu Danil; Wan Baroni JB; Sri Wulandari; Pandu Prabowo Warsodirejo
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.14096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan formulasi minuman fungsional alami berbasis nira aren melalui penambahan ekstrak serai (Cymbopogon citratus) dan jeruk kesturi (Citrus microcarpa), serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap karakteristik fisikokimia dan organoleptik produk. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu penambahan ekstrak jeruk kesturi (0%; 1,5%; 3,0%; dan 4,5%) dan penambahan ekstrak serai (0%; 1,5%; 3,0%; dan 4,5%) dengan dua kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi total asam, pH, Total Soluble Solid (TSS), serta karakteristik organoleptik yang meliputi warna, rasa, dan aroma. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak jeruk kesturi berpengaruh sangat nyata (P
UJI EFEKTIVITAS KOMBINASI SEDIAAN JADI RED GINSENG POWDER DAN METFORMIN TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH MENCIT PUTIH JANTAN (Mus Musculus) YANG DI INDUKSI ALLOXAN Trivena Kezia Barus; Indah Indah; Bayu Herdi AL-Huda
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12512

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Salah satu pendekatan dalam terapi diabetes adalah penggunaan obat antidiabetik oral seperti metformin. Namun, penggunaan jangka panjang metformin dapat menimbulkan efek samping, sehingga mendorong pencarian alternatif terapi tambahan dari bahan alami, salah satunya Red Ginseng Powder (RGP). RGP mengandung ginsenosida yang bersifat hipoglikemik melalui mekanisme peningkatan sensitivitas insulin, penurunan resistensi insulin, serta efek antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi RGP dan metformin dalam menurunkan kadar gula darah pada mencit putih jantan (Mus musculus) yang diinduksi hiperglikemia menggunakan alloxan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Sebanyak 28 ekor mencit dibagi ke dalam tujuh kelompok, yaitu kelompok normal, positif (alloxan tanpa terapi), metformin tunggal (50 mg/kgBB), RGP tunggal (500 mg/kgBB), serta tiga kombinasi RGP 300, 450, dan 600 mg/kgBB + metformin 50 mg/kgBB. Induksi dilakukan dengan injeksi alloxan monohidrat 150 mg/kgBB secara intraperitoneal. Kadar glukosa darah diukur pada hari ke-0, ke-3, ke-6, ke-9, ke-12 dan ke-15. Analisis statistik meliputi uji normalitas, homogenitas, ANOVA satu arah, dan uji lanjut Duncan. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi RGP dan metformin menurunkan kadar gula darah secara signifikan dibandingkan kontrol positif (p