cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 2,344 Documents
Indikasi Perilaku Breeding Elang Brontok (Nisaetus cirrhatus) Di Pusat Konservasi Elang Kamojang Rahmat Taufiq Mustahiq Akbar; Fadiya Muafa Hamzah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8029

Abstract

Eagle is one of the animals that can be used as an indicator of environmental health because it has a high level of sensitivity to the environment. The loss of the eagle population in nature will cause ecosystem changes due to disruption of food webs. The Brontok Eagle (Nisaetus cirrhatus) is a type of eagle which according to the IUCN is classified as the least concern category, its existence in nature is not easy to find due to poaching and habitat destruction. Kamojang Eagle Conservation Center (PKEK) is a conservation organization whose function is to rehabilitate the eagles that have been kept. This research was conducted to find out indications of the breeding behavior of bald eagles in PKEK and to find out the differences in the breeding behavior of bald eagles in PKEK and eagles in nature. The method used is scan sampling with 5 minute intervals combined with the ad-libitum method. Based on the observations, the following proportions were obtained, 65% standing alone, 24% perched together, 8% flying and 3% making sounds. Based on these data, indications of breeding behavior have been observed, but it has not yet become the dominant behavior. The indications of observed breeding behavior were perched together. There is a difference in mating behavior between the Brontok eagles in PKEK and the eagles in nature, that is, they do not observe the behavior of flying together. Keywords: Breeding, Brontok eagle, Conservation
Health Risk Analysis For Rubber Plantation Workers With Complaints Carpal Tunnel Syndrome (CTS) In Gunung Manaon I Village, Portibi District Viktor Edyward Marbun; Emmi Ilma Sari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11511

Abstract

Perkebunan karet merupakan salah satu sektor perkebunan yang memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Pada tahun 2021, luas areal perkebunan karet Indonesia menduduki peringkat pertama dunia dengan luas areal mencapai 3.776.485 hektare. Salah satu kondisi kesehatan yang sering terjadi pada pekerja pertanian khususnya petani karet adalah Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko, kondisi ergonomi, pengetahuan, dan gejala awal CTS pada pekerja petani karet di Desa Gunung Manaon 1 Kecamatan Portibi. Desain penelitian ini menggunakan jenis analisis observasional dengan pendekatan cross sectional. Cross sectional merupakan penelitian yang variabel bebas dan variabel terikatnya dinilai hanya satu kali dalam satu waktu. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh petani karet di Desa Gunung Manaon 1 Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara. Berdasarkan data yang diperoleh, maka jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 150 orang petani karet. Dari hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai p = 0,005 (p0,05) dan nilai OR (95% CI) sebesar 12,513 (1,506-103,969). Oleh karena itu dari hasil uji tersebut dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan potensi kejadian carpal tunnel syndrome pada pekerjaan petani karet di Desa Gunung Manaon 1 Kecamatan Portibi. Diharapkan kepada petani agar melakukan olahraga tangan pada pagi hari dengan cara meregangkan pergelangan tangan dengan cara mengepalkan tangan, menekuk pergelangan tangan ke bawah dan ke atas. Serta disarankan kepada petani yang memiliki keluhan CTS pada malam hari pada tangan berupa nyeri, kesemutan, dan kebas dapat meluruskan pergelangan tangan agar saat tidur pergelangan tangan tidak tertekuk
Pengaruh Pemberian MSG Dan Media Tanam Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frustescens L.) Sukanti Sukanti; Rahmadina Rahmadina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7392

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian MSG dan penggunaan media tanam terhadap pertumbuhan cabai rawit. Rancangan penelitian dilaksanakan menggunakan metode percobaan yang dilakukan di dalam polybag dalam rancangan lingkungan menggunakan RAK (Rancangan Acak Kelompok) dengan 2 perlakuan dan 3 ulangan.- Faktor yang pertama yaitu dengan media tanam: M0:Tanah + Pasir dengan perbandingan 2:1 M1: Tanah + sekam dengan perbandingan 2:1 M2: Tanah + Pasir + sekam dengan perbandingan 2:1:1- Faktor yang kedua dengan menambahkan MSG takaran dosis yaitu: P1: 0 gr MSG P3: 4 gr MSG P2: 2 gr MSG P4: 6 gr MSG. Adapun parameter yang digunakan yaitu mengukur tinggi tanaman, jumlah cabang, indeks luas daun laju pertumbuhan relatif dan sarapan hara. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah penggunaan media tanam dan pemberian MSG berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman dengan taraf terbaik M1: tanah dan sekam.Pemberian MSG dengan takaran (P2 = 2 gram) memberikan pengaruh sangat nyata pada 2 MST dengan rerata 10,75 cm, dan pada 4 MST dengan rerata 23,96 cm dan pada parameter jumlah cabang dengan taraf terbaik yaitu M1: tanah dan sekam, pemberian MSG pada 2 MST dengan takaran (P4 = 6 gram) memberikan pengaruh sangat nyata dengan rerata 2,44 cabang, dan pada 4 MST dengan takaran (P2 = 2 gram) memberikan pengaruh sangat nyata dengan rerata 5,77 cabang.  Artinya, penggunaan media tanam dan pemberian MSG berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.).
The Relationship Between Pregnancy Of Young Mothers And The Emotional Development Of Children Aged 3-5 Years In Working Area Of Gunung Tinggi Community Health Center At 2024 Chainy Rhamawan; Hildayani Karo Karo; Sri Yunita Perangin-angin; Chandra Juita Pasaribu
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10661

Abstract

Dari Hasil Prevalensi ada gangguan emosional dan perilaku pada anak usia prasekolah cukup tinggi yaitu 34,10% . Salah satu faktor masalah perkembangan emosi anak yaitu usia ibu ketika hamil. Penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui hubungan kehamilan di usia muda dengan perkembangan emosi anak usia 3-5 tahun. Penelitian ini menggunakan desain historical cohort. Subyek penelitian yaitu semua ibu hamil yang hamil tahun 2023 – 2024 di wilayah kerja puskesmas gunung tinggi. Sampel penelitian ini berjumlah 74 repsonden. Variabel Independen yaitu perkembangan emosi anak diukur menggunkan kuesioner SDQ. Variabel dependen yaitu pada usia ibu diukur menggunakan kuesioner. Variabel luar yaitu jumlah anak, jenis kelamin, pendidikan ibu ayah, pola asuh, dan pendapatan diukur menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan yaitu chi square dan multipel regresi logistik. Hasil menunjukan bahwa terdapat hubungan kehamilan di usia muda dengan perkembangan emosi anak usia 3-5 tahun. Anak usia 3-5 tahun yang lahir dari ibu yang hamil di usiamu dan mempunyai peluang 80 % mengalami gangguan perkembangan emosi disbanding ibu usia dewasa. Saran agar remaja, keluarga, dan tenaga kesehatan memperhatikan usia ketika hamil supaya dapat menghindari gangguan emosi anak usia 3-5 tahun dengan membuat program hamil di usai 20- 35 tahun
Implementasi Pembelajaran Biologi Berbasis Lingkungan Materi Ekosistem Dan Dampaknya Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII Di Smp Negeri 1 Bambel Teri Yani; Humairoh Humairoh; Dela Devina; Laida Fitri Rizki Nanta P; Rahman Bulan; Muhammad Yasir; Makmur Hartono; Fitri Handayani; Isnaini Isnaini; Ladipin Ladipin
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran biologi berbasis lingkungan serta dampaknya terhadap hasil belajar siswa pada materi ekosistem di SMP Negeri 1 Bambel. Penelitian menggunakan metode Pre-Experimental dengan rancangan One-Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas VII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Perlakuan dilakukan melalui pembelajaran berbasis lingkungan dengan kegiatan menanam tumbuhan berbunga sebagai media pembelajaran ekosistem. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene's Test, serta paired sample t-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 44,00 pada pretest menjadi 78,67 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 34,67 poin. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari implementasi pembelajaran biologi berbasis lingkungan terhadap hasil belajar siswa. Pembelajaran melalui kegiatan menanam tumbuhan berbunga memberikan pengalaman belajar yang kontekstual sehingga membantu siswa memahami konsep ekosistem secara lebih nyata, meningkatkan keterlibatan dalam pembelajaran, serta memperkuat kemampuan mengidentifikasi hubungan antara komponen biotik dan abiotik. Dengan demikian, pembelajaran biologi berbasis lingkungan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka pada materi ekosistem
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DI SMP NEGERI 3 WAINGAPU Irmalia Lunga Nani; Anita Tamu Ina; Audrey Louise Makatita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7383

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di sekolah SMP Negeri 3 Waingapu menunjukan bahwa pada mata pelajaran IPA pembelajaran yang dilakukan sudah menggunakan beberapa model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa seperti problem based learning, dan jigsaw.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa di SMP Negeri 3 Waingapu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan media video animasi. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian yang dilakukan di kelas dengan siklus spiral. Adapun tahapan penelitian : persiapan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMP Negeri 3 Waingapu yang terdaftar pada tahun ajaran 2022/2023. Teknik dan instrumen pengambilan data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu N-gain menggunakan EXCEL. Hasil penelitian dapat dilihat dari perbandingan nilai rata-rata setiap siklus pada pra siklus 42,25 (pretest),  56,45 (posttest) dengan N-gain 0,26 kategori rendah, dan nilai rata-rata pada pra siklus sebesar 51, pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh 58,38 (pretest), 78,70 (posttest) dengan N-gain 0,50 kategori sedang dan nilai rata-rata 84 selanjutnya pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh 74,18 (pretest), 95,16 (posttest) dan nilai rata-rata pada siklus II sebesar 91. Hasil tersebut dapat dikatakan meningkat. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan media video animasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII-B di SMP Negeri 3 Waingapu
Evaluasi Aktivitas Sitotoksik Dan Indeks Selektivitas Daun Afrika (Vernonia amygdalina) Terhadap Model Sel Kanker Kolon Secara In Vitro Ichwan Alamsyah Lubis; Ramadhan Bestari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8125

Abstract

Kanker kolon merupakan jenis kanker yang memiliki tingkat insidensi tertinggi ketiga pada pria dan kedua pada wanita. Pengobatan terhadap kanker ini  salah satunya adalah kemoterapi. Beberapa jenis obat kemoterapi telah mengalami resistensi, sehingga penting untuk pengembangan obat baru atau pendamping obat yang telah ada. Daun afrika (Vernonia amygdalina) memiliki aktivitas sebagai antikanker, namun selektivitas ekstrak ini terhadap sel kanker masih perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mencari nilai indeks selektivitas (IS) dari ekstrak etil asetat daun afrika (EEADA) melalui perbandingan nilai half maximal inhibitory concentration (IC50) dari hasil uji aktivitas sitotoksik dengan metode Microculture Tetrazolium Technique (MTT). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen in vitro dengan menggunakan metode posttest only control group design. Metode penelitian dimulai dari pembuatan simplisia, pembuatan EEADA menggunakan metode maserasi, uji sitotoksisitas EEADA pada sel Vero dan WiDr menggunakan uji MTT, serta penentuan IS dari EEADA. EEADA mempunyai nilai IC50 sebesar 9,07, menunjukkan  aktivitas sitotoksik yang sangat kuat terhadap sel WiDr, namun tidak selektif hanya terhadap sel kanker (IS3).
Analisis Produksi Minuman Melalui Fermentasi Bakteri Asam Laktat Berbahan Dasar Ubi Jalar Wisnu Amri Kuntoyo; Misril Fuadi; Abdul Manan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produksi minuman melalui fermentasi bakteri asam laktat berbahan dasar ubi jalar. Ubi jalar, yang kaya akan karbohidrat dan kandungan gizi lainnya, digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan minuman fermentasi yang bernilai tambah. Proses fermentasi dilakukan menggunakan bakteri asam laktat (Lactobacillus sp. atau Streptococcus thermophilus) dengan suhu inkubasi antara 30-37°C selama 24-48 jam. Penelitian ini mencakup analisis perubahan pH, kelikatan, dan karakteristik sensori (rasa, aroma, kemasaman, dan warna) pada minuman yang difermentasi dan dibandingkan dengan minuman non-fermentasi sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses fermentasi menghasilkan penurunan pH yang signifikan, yang mengindikasikan peningkatan kemasaman pada minuman. Selain itu, kelikatan minuman fermentasi juga lebih tinggi dibandingkan dengan minuman non-fermentasi. Uji sensori menunjukkan bahwa minuman fermentasi memiliki rasa yang lebih asam dan aroma yang lebih khas, sesuai dengan karakteristik produk fermentasi. Analisis statistik menggunakan uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam pH, kelikatan, dan kualitas sensori antara perlakuan fermentasi dan kontrol. Penelitian ini memberikan bukti bahwa fermentasi bakteri asam laktat pada ubi jalar dapat menghasilkan minuman dengan karakteristik yang unik dan memiliki potensi sebagai produk pangan fungsional. Minuman ini dapat menjadi alternatif produk sehat yang mengandung probiotik, berpotensi diterima oleh pasar sebagai minuman berbasis ubi jalar yang bernilai gizi tinggi
Efektivitas Video Edukasi ASI Ekslusif Terhadap Pengetahuan Ibu Siti Damayanti; Fitri Apriani; Orita Satria; Nurromsyah Nasution; Rosita Rosita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8535

Abstract

Pola pemberian ASI pada bayi umur 0-5 bulan di Indonesia sebanyak 37,3% ASI Eklusif dan lebih dari 200.000 bayi atau 5% dari populasi bayi di Indonesia saaf itu tidak diberikan ASI sama sekali. Pencapaian pemberian ASI Aksklusif di Aceh 2022 tercatat 66,6%. Kurangnya pemberian ASI Eksklusif  disebabkan beberapa faktor antara lain kurangnya pengetahuan terkait pentingnya ASI sehingga berdampak pada ibu dalam pemberian ASI Eksklusif. Pemberian edukasi melalui video sangat membantu pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif Metode: Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pre and post test without control. Penelitian ini dilakukan kepada 69 orang sampel yang dilaksanakan pada tanggal 06 Juni 2023 s/d 16 Juli 2023. Metode analisa data yang digunakan menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi ASI melalui media video terhadap pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif. Serta hasil uji Wilcoxon didapatkan dengan p-value = 0,000 a= 0.05. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan intervensi video edukasi asi eksklusif yang mengarah kepada keefektifannya terhadap pengetahuan ibu di wilayah kerja uptd puskesmas krueng sabee hal ini dibuktikan dengan hasil nilai Z yaitu -6.535b dan dari nilai p-value = 0,000
Analisis Pendidikan Antikorupsi di Sekolah Dasar Negeri 101765 Bandar Setia dalam Perspektif Kohlberg Nugraha Nasution; Rizki Wahida Arni Malau; Khairunnisa Rangkuti; Siti Nurhayati; Reh Bungana Beru Perangin-angin
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai antikorupsi di Sekolah Dasar Negeri 101765 Bandar Setia dalam perspektif teori perkembangan moral Lawrence Kohlberg. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta observasi dan Focus Group Discussion (FGD). Subjek dalam penelitian ini merupakan para guru, kepala sekolah dan siswa sebanyak 12 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan pendidikan anti korupsi masih dilakukan melalui pendidikan karakter, bukan melalui kurikulum (2) mayoritas siswa masih berada pada tahap pra konvensional, yaitu tahap perkembangan moral yang didasarkan pada kepatuhan terhadap aturan untuk menghindari hukuman atau memperoleh imbalan (3) adanya keterkaitan antara penerapan pendidikan anti korupsi dan perkembangan moral siswa (4) terdapat beberapa faktor pendukung dan penghambat pendidikan anti korupsi. Temuan ini menunjukkan bahwa internalisasi nilai antikorupsi masih terbatas dan belum mencapai tahap kesadaran moral yang lebih tinggi. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan pendidikan karakter antikorupsi melalui pendekatan yang lebih kontekstual dan kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat