cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Menggunakan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Materi Sistem Gerak Zahra, Latifa; Dewi, Asih Fitriana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8600

Abstract

Penelitian  dilaksanakan berdasarkan  permasalahan yaitu hasil belajar yang rendah di tempat penelitian. Hasil belajar rendah karena variasi metode pembelajaran yang kurang beragam. Ditambah lagi, ada banyak gaya belajar yang berbeda. Hasil pra survey menunjukkan bahwa 75% siswa memiliki gaya belajar visual, 10,8% memiliki gaya belajar auditori, dan 14,2% memiliki gaya belajar kinestetik. Tujuan penelitian  adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar materi sistem gerak. Jenis penelitian yakni penelitian tindakan kelas. Penelitian berlokasi di SMA Negeri 1 Kibang Lampung Timur, dimana 28 siswa kelas XI Mipa 3 terlibat. Hasil observasi dan tes adalah sumber data penelitian. Metode analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis data tersebut. Indikator keberhasilan studi ini sebesar 80%. Dalam siklus pertama menunjukan hasil belajar siswa meningkat sebesar 57,14%, dan dalam siklus kedua, persentase siswa yang lulus mencapai 100%. Peningkatan sebesar 42,8% dari siklus pertama ke siklus kedua. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi menggunakan model Problem Based Learning pada materi sistem gerak dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengaruh Ekstrak Daun Samarinda (Carissa carandas Linn) Terhadap Histopatologi Hepar Tikus Putih (Rattus norvegicus L) Hiperkolesterolemia Lestari, Sri Murni Ayu; Febriani, Husnarika; Rahmadina, Rahmadina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8179

Abstract

Hiperkolesterolemia  adalah gangguan metabolisme yang disebabkan oleh peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Samarinda (Carissa carandas Linn) merupakan tanaman herbal yang sering dimanfaatkan masyarakat sebagai obat tradisional karena memiliki senyawa aktif flavonoid yang berguna sebagai antioksidan dalam menetralkan dan melindungi jaringan dari kerusakan akibat radikal bebas serta mampu mengatasi kerusakan sel akibat pengingkatan kadar kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun samarinda terhadap histopatologi hepar tikus putih hiperkolesterolemia. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan menggunakan tikus sebagai hewan coba yang dibagi menjadi 6 kelompok dengan 4 ulangan yaitu: kontrol normal, kontrol negatif, kontrol simvastatin, P1 : 750 mg/kg BB, P2 : 1000 mg/kg BB dan P3 : 1.250 mg/kg BB. Pembuatan preparat histologi hepar tikus menggunakan metode paraffin dengan pewarnaan hematoksilin-eosisn (HE). Analisis data menggunakan ANOVA one-way dan uji Duncan. Hasil data skoring histopatologi berupa  kerusakan sel hepar pada SPSS 23 didapatkan adanya perbedaan yang signifikan (P 0,05). Kesimpulan dari penilitian ini yaitu ekstrak daun samarinda (Carissa carandas Linn) berpengaruh dalam perbaikan histopatologi hepar tikus putih (Rattus norvegicus L).
Resiko Nyeri Pinggang Bawah pada Wanita Pekerja Kerang Hijau di Wilayah Kerja Puskesmas, Kamal Muara Penjaringan, Jakarta Utara Nurdahlia, Nurdahlia; K, Eska Riyanti; Rosidawati, Rosidawati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9807

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang dialami oleh pekerja adalah keluhan nyeri pinggang bawah. Low Back Pain (NBB) atau nyeri punggung bawah merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang paling sering terjadi dan menyebabkan penurunan produktivitas kerja serta disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian nyeri pinggang bawah pada wanita pekerja pengupas kerang hijau di wilayah perkotaan Kamal Muara Penjaringan Jakarta Utara. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 80 orang dengan teknik pengumpulan data melalui simple random sampling. Analisis data menggunakan uji Kai-square (Chi-Square). Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor yang berhubungan dengan kejadian NPB seperti usia memiliki OR = 4,168, p = 0,041; masa kerja memiliki OR = 5,432, p = 0,004; waktu kerja per hari memiliki OR = 4,075, p = 0,044; Posisi kerja memiliki OR= 6,003, p= 0,014 terhadap kejadian nyeri punggung bawah. Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian nyeri punggung bawah (NPB) dengan variabel usia, tahun kerja, lama kerja per hari dan posisi kerja
Pengaruh Pemberian Alelopati Ekstrak Daun Mangga Kweni (Mangifera orodata Griff) Terhadap Pertumbuhan Gulma Teki (Cyperus rotundus) Farida, Aida; Febrianto, Eka Bobby; Nurliana, Nurliana; Hasibuan, Henry Budi; Tohir, Kurnainy; Ghani, Bambang Abdul
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.9219

Abstract

Gulma dapat berkompetisi dengan tanaman pokok dalam memperoleh air, unsur hara, cahaya, maupun CO2. Selain itu, gulma dapat berperan sebagai tanaman inang bagi hama dan penyakit. Berdasarkan hal ini maka di lakukan penelitian respon pertumbuhan gulma teki (Cyperus rotundus) akibat pemberian alelopati ekstrak daun mangga kweni (Mangifera Odorata Griff). Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui konsentrasi, jenis daun mangga kwenis, dan kombinasi terbaik dalam menekan pertumbuhan gulma teki (Cyperus rotundus). Penelitian dilakukan di lahan penelitian kampus Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIPAP) Medan. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor, yaitu faktor pertama adalah konsentrasi bioherbisida yang terdiri dari K0(0%), K1(20%), K2(40%), dan K3 (60%), faktor kedua adalah jenis daun mangga kweni (Mangifera odorata Griff) yang terdiri dari S1(daun segar) dan S2(daun kering), dengan menggunakan 3 ulangan . Parameter yang diamati adalah tinggi gulma(cm), panjang akar(cm), berat basah(gr) dan berat kering(gr). Pengujian parameter disusun pada daftar sidik ragam dan dilakukan uji Beda Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf 5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut, bahwa pada perlakuan konsentrasi 60% yang terbaik untuk menekan pertumbuhan gulma teki (Cyperus rotundus). Jenis daun mangga kweni (Mangifera odorata Griff) terbaik dalam menekan pertumbuhan gulma adalah jenis daun kering. Kombinasi terbaik dalam menekan pertumbuhan gulma adalah dengan konsentrasi 60% alelopati ekstrak daun mangga kweni kering
Pengaruh Pemberian Pupuk PhotosyntheticBacteria (PSB) Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) Varietas Yuvita F1 Dewi, Tiara; Rahmadina, Rahmadina; Idami, Zahratul
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8636

Abstract

Indonesia memiliki berbagai varietas terong, baik varietas unggul yang dikembangkan oleh produsen benih maupun lokal oleh petani. Salah satu varietas unggul yaitu Solanum melongena L. Var. Yuvita Fl dengan keunggulan tahan akan serangan hama dan penyakit. Terong ungu dalam berbuah tergantung interaksi tumbuh pada tanaman maupun lingkungan. Terdapat beberapa kendala dalam pertumbuhan dan produksi terong ungu yaitu faktor biotik yang disebabkan oleh serangan hama dan patogen serta abiotik yang disebabkan oleh suhu, lingkungan dan perubahan iklim. Salah satu bentuk pemeliharaan adalah dengan memberikan pupuk photosynthetic bacteria (PSB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk photosynthetic bacteria (PSB) terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman Terong ungu Hibrida F1 dan konsentrasi yang efektif bagi pertumbuhan tanaman terong. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berupa eksperimen. Pengambilan data menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial, yaitu konsentrasi (P0 : Kontrol, P1 : Pemberian PSB 5 ml/1 liter air, P2 : Pemberian PSB 10 ml/1 liter air, P3 : Pemberian PSB 15 ml/1 liter air, P4 : Pemberian PSB 20 ml/1 liter air). Berdasarkan Hasil penelitian, Pemberian pupuk photosynthetic bacteria (PSB) memiliki pengaruh berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, indeks luas daun, kadar klorofil, jumlah bunga dan laju pertumbuhan relatif. Konsentrasi yang efektif dalam meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, indeks luas daun, jumlah bunga dan laju pertumbuhan relatif adalah P2. Namun kadar klorofil konsentrasi paling baik adalah P4
ETHNOPHARMACOGNOSIS STUDY OF PLANTS AS BONE FRACTURE MEDICINE IN FENUN VILLAGE, SOUTH AMANATUN SUB-DISTRICT, SOUTH TIMOR TENGAN DISTRICT Tefa, Siprianus; Nau, Getrudis Wilhelmina; Seran, Lukas
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9896

Abstract

Masyarakat  Desa Fenun, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan masih mengandalkan tumbuh-tumbuhan untuk mengobati patah tulang karena tidak mampu untuk melakukan pengobatan di rumah sakit dan pengobatan dengan mengandalkan tumbuh-tumbuhan sudah dilakukan sejak zaman dahulu hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang digunakan sebagai obat patah tulang, organ atau bagian tumbuhan yang digunakan, cara pengolahan dan penggunaanya, lama waktu yang dibutuhkan dan frekuensi pengobatan serta jenis-jenis tumbuhan yang dibudidayakan dan yang tidak dibudidayakan oleh masyarakat Desa Fenun, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengan Selatan. Penelitian ini menggunakan motode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara semi-terstruktur. Lokasi penelitian yaitu di Desa Fenun, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan dan penelitian ini dilakukan pada bulan april 2023. Hasil penelitian studi etnofarmakognosis tumbuhan sebagai obat patah tulang di Desa Fenun, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan terdapat 10 jenis tumbuhan yaitu krokot (Portulaca oleracea L.), paliasa (Kleinhovia hospita L.), pandan duri (Pandanus urophyllus Hance.), bayaman (Asystasia gengetica L.), benalu (Loranthus europaeu L.), kemiri (Aleurites moluccana L.), kunyit (Curcuma domestica Val.), maja/dila (Aegle marmelos L. Correa), johar (Cassia siamea L.) dan jagung kuning (Zea mays L.).
IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TELUR CACING PARASIT PADA FESES SAPI DI DESA KLAMBIR V KECAMATAN HAMPARAN PERAK KABUPATEN DELI SERDANG PROVINSI SUMATERA UTARA Nasution, Putri Aminah; Febriani, Husnarika; Syukriah, Syukriah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7338

Abstract

ABSTRAKSalah satu penyebab  penyakit bagi peternak adalah  yang diakibatkan oleh telur cacing parasit. Telur cacing menyerang jaringan lambung ternak sapi dan cacing dapat juga tumbuh pada jaringan lain misalnya paru-paru, hati, otak dan limpa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menegetahui berbagai macam jenis-jenis telur cacing parasit, tingkat serangan telur cacing parasit, tingkat prevalensi, tingkat intensitas parasit pada feses sapi di Desa Klambir V Kecamatan Hamparan Perak kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Sampel feses sapi yang digunakan berjumlah 80 sampel. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dan feses yang diambil sebanyak ± 10 gram setiap ekor sapi. Metode identifikasi dengan menggunakan metode sedimentasi dan Mc Master. Menghitung analisis data menggunakan rumus prevalensi dan intensitas serangan parasit. Hasil penelitian jenis telur cacing yang ditemukan Haemonchus contortus, Echinostoma sp., Paramphistomum sp. Fasciola sp. Tingkat serangan parasit telur cacing  yang paling tinggi dilihat pada telur cacing parasit Paramphistomum sp. sebanyak 1.207 butir/gram memiliki kategori ringan. Tingkat prevalensi pada pola ekstensif Haemonchus contortus 30%, Echinostoma sp. 15%, Paramphistomum sp. 100%, Fasciola sp. 100% sedangkan pada pola Pemeliharaan intensif yaitu Haemochus contortus 22,5%, Echinostoma sp. 7,5%, Paramphistomum sp. 100% dan Fasciola sp. 100%. Tingkat intensitas serangan telur cacing tertinggi terdapat pada Paramphistomum sp. yaitu sebesar 30,17 kategori sedang, sedangkan nilai terendah telur cacing Echinostoma sp. yaitu 1,3 dengan kategori sedang. Kesimpulannya adalah Sapi yang dipelihara secara pola ekstensif memiliki resiko serangan parasit yang lebih tinggi dibandingkan secara pola intensif. Kata kunci : Sapi, Feses, Telur cacing parasit
Kebijakan Pemberdayaan UKM Wisata Kuliner Di Desa Sigara Gara Kabupaten Deli Serdang Rukmini, Rukmini; Wibowo, Muhammad Rizaldy; Harahap, NurAin; Azahra, Nova
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9575

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan  pemberdayaan Usaha Mikro Kecil (UKM) pada Desa Sigara gara Kecamatan Patumbak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu dengan menganalisis data serta informasi yang diperoleh dari informan sesuai dengan pokok permasalahan yang diteliti pada beberapa  UKM Kuliner yang berada pada desa tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Fenomenologi yaitu mencoba menjelaskan bagaimana individu atau beberapa individu secara subjektif merasakan suatu pengalaman  dan memberikan makna dari fenomena tersebut. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa kebijakan pemberdayaan UKM wisata kuliner sangat diperlukan dalam menumbuh kembangkan UKM kuliner dengan mengadakan pengarahan, sosialisasi, pembinaan dan pelatihan UKM kuliner  pada desa Sigara gara Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang. Luaran penelitian ini  adalah (1) artikel ilmiah dan (2) publikasi pada jurnal nasional dengan Tingkat Kesiapan Tekhnologi (TKT) level tiga
PENGARUH PAKAN TAMBAHAN AMPAS TAHU DAN TEPUNG KACANG HIJAU (Vigna radiata, L.) TERHADAP MORFOMETRIK DAN BOBOT AYAM BROILER (Gallus domesticus) Aldyan, M Ardhi; Febriani, Husnarika
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8447

Abstract

Limbah industri produksi tahu sudah tidak dimanfaatkan kecuali digunakan sebagai pakan ternak. Masyarakat sering menyebut limbah tahu sebagai ampas tahu. Limbah ini digunakan sebagai pakan ternak karena mengandung lemak dan protein yang tinggi. Selain ampas tahu, tepung kacang hijau juga dimanfaatkan sebagai makan ternak karena mengandung protein tinggi. Tepung kacang hijau merupakan hasil produk setengah jadi kacang hijau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pakan tambahan ampas tahu dan tepung kacang hijau (Vigna radiata) terhadap morfometrik dan bobot ayam broiler (Gallus domesticus). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 20 ayam broiler dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan. P0= 100% pakan komersil. P1= 90% pakan komersil, 5% ampas tahu, dan 5% tepung kacang hijau. P2= 80% pakan komersil, 10% ampas tahu, dan 10% tepung kacang hijau. P3= 70% pakan komersil, 15% ampas tahu, dan 15% tepung kacang hijau. Parameter yang diukur penimbangan bobot dan pengukuran morfometrik yaitu panjang kaki, paha, dada, sayap, dan maksilla. Analisis data menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil yang didapatkan dalam penambahan pakan tambahan ampas tahu dan tepung kacang hijau berpengaruh terhadap morfometrik dengan nilai p=0.000. Hasil yang didapatkan dalam penambahan pakan tambahan ampas tahu dan tepung kacang hijau berpengaruh terhadap bobot badan dengan nilai p=0.000. Pakan yang paling optimal dalam pertumbuhan morfometrik dan bobot badan adalah pada kelompok P2.
Pengaruh Pemberian Jus Nanas (Ananas Comosus) Terhadap Proses Penyembuhan Luka Perineum Ibu Postpartum Di Klinik Sulastri Kab. Deli Serdang Bancin, Ratnawati; Pratiwi, Ceria Dwi; Rosita, Erlia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7823

Abstract

Pada proses persalinan pervaginam hampir 90% wanita mengalami robekan perineum, baik dengan atau tanpa episiotomi. Nanas (Ananas comosus) diketahui mempunyai kandungan fitokimia berupa bromelin yang berfungsi sebagai anti peradangan dan berkhasiat untuk mengurangi rasa sakit dan memperlancar peredaran darah dan berkhasiat untuk proses penyembuhan luka serta juga mengandung pektin, vitamin C. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai lamanya penyembuhan luka perineum ibu postpartum antar kelompok konterol dan kelompok intervensi yang diberikan perlakuan pemberian jus nanas di klinik sulastri kabupaten deli serdang. Metode penelitian ini yaitu menggunakan desain Quasi eksperiment. Populasi dalam penelitian ini ibu postpartum dengan luka perineum, sampel kelompok eksperimen diberikan jus nanas sebanyak 300 gram, yang diminum 2 kali sehari setiap pagi dan sore selama 7 hari 10 orang dan kelopmpok kontrol 10 orang. Sampel diambil secara consecutive sampling dengan kriteria inklusi yang dilaksanakan di klinik sulastri kabupaten deli serdang. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata pada kelompok kontrol 13,85±SD 0,98809 dengan Min-Max (12-15) dan kelompok intervensi 3,75±SD 3.24240 dengan Min-Max (1-9) hari. Ditemukan perbedaan yang bermakna lama hari penyembuhan antara kelompok kontrol dan intervensi dengan (p-value = 0,000). Kesimpulan dari penelian ini ada pengaruh pemberian jus nanas (Ananas comosus) terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum.

Page 81 of 161 | Total Record : 1602