cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Analisis Perbandingan Organ Reproduksi Pada Burung Puyuh (Conturnix conturnix) Betina Umur 4 Bulan Dengan Umur 9 Bulan Hardiansyah, Dadang; Nasution, Nurhafizah; Lubis, Salwa Yurinanda; Wahyuni, Mira
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8501

Abstract

Burung puyuh adalah burung yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Burung puyuh merupakan burung yang tidak dapat terbang, memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil dan berkaki pendek. Burung puyuh sering dibudidayakan karena mampu menghasilkan telur yang banyak serta dagingnya dapat dikonsumsi. Telur pada burung memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi, protein yang terkandung didalamnya dapat melebihi protein yang terkandung pada telur ayam, telur itik, telur angsa maupun telur mentog. Burung puyuh jenis Coturnix coturnix japonica betina masak kelamin dimulai pada usia 42 hari atau sekitar usia enam minggu. Produksi telur yang berbeda pada usia 4 bulan dan 9 bulan sangat berkaitan erat dengan keadaan organ reproduksi pada burung puyuh. Sebagaimana organ reproduksi berfungsi dalam pembentukan putih telur, membran kerabang serta kerabang telur. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan organ reproduksi burung puyuh betina umur 4 bulan dengan umur 9 bulan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 7 desember 2023 pukul 8.30 – 10.00 wib di laboratorium pendidikan biologi UIN Sumatera Utara dengan menggunakan Metode quasi-eksperimen, yaitu perbandingan antara kelompok-kelompok dilakukan tanpa penerapan randomisasi penuh. Dan dengan adanya penelitian ini semoga dapat menjadi bahan kajian atau penmbah wawasan mengenai Perkembangan organ reproduksi Burung puyuh
Hubungan Kebiasaan Merokok dan Mengkonsumsi Kopi Dengan Kejadian Hipertensi pada Laki-Laki Usia Produktif di Desa Tuntungan Ningrum, Nurlian Augustin; Ubaidi, Muhammad Aldian; Syahfitri, Fazira Rahma; Rahayu, Cica
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9891

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi medis dimana tekanan darah terhadap dinding arteri meningkat secara konsisten. Hipertensi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, termasuk penyakit jantung, stroke, gagal ginjal dan kehilangan penglihatan. World Health Organizationmelaporkan pada tahun 2023 jumlah penderita hipertensi dewasa mencapai dua kali lipat selama tiga dekade terakhir. Penyebab hipertensi seringkali tidak diketahui, namun beberapa faktor dapat menyebabkan hipertensi diantaranya kebiasaan merokok dan mengkonsumsi kopi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dan mengkonsumsi kopi dengan kejadian hipertensi pada laki-laki usia produktif di Desa Tuntungan. Penelitian ini menggunakan metode Cross-sectional, dengan tekanan darah responden sebagai variable dependend serta perilaku merokok dan minum kopi sebagai variable independen. Sampel yang diambil dari 100 pria dalam rentang usia produktif 20-45 tahun menggunakan sampel praktis, yaitu pendekatan non-probabilitas. Hasil uji Chi-square menunjukkan nilai p sebesar 0,002 atau p0,05, yang menunjukkan adanya korelasi yang kuat antara konsumsi kopi dengan kebiasaan merokok pada laki-laki di Desa Tuntungan. Analisis bivariate dengan memasukkan variable resiko menghasilkan nilai OR sebesar 3,857. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan resiko hipertensi sebanyak 3,8 kali lipat yang berhubungan dengan kebiasaan merokok dan konsumsi kopi.
Indikasi Perilaku Breeding Elang Brontok (Nisaetus cirrhatus) Di Pusat Konservasi Elang Kamojang Akbar, Rahmat Taufiq Mustahiq; Hamzah, Fadiya Muafa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8029

Abstract

Eagle is one of the animals that can be used as an indicator of environmental health because it has a high level of sensitivity to the environment. The loss of the eagle population in nature will cause ecosystem changes due to disruption of food webs. The Brontok Eagle (Nisaetus cirrhatus) is a type of eagle which according to the IUCN is classified as the least concern category, its existence in nature is not easy to find due to poaching and habitat destruction. Kamojang Eagle Conservation Center (PKEK) is a conservation organization whose function is to rehabilitate the eagles that have been kept. This research was conducted to find out indications of the breeding behavior of bald eagles in PKEK and to find out the differences in the breeding behavior of bald eagles in PKEK and eagles in nature. The method used is scan sampling with 5 minute intervals combined with the ad-libitum method. Based on the observations, the following proportions were obtained, 65% standing alone, 24% perched together, 8% flying and 3% making sounds. Based on these data, indications of breeding behavior have been observed, but it has not yet become the dominant behavior. The indications of observed breeding behavior were perched together. There is a difference in mating behavior between the Brontok eagles in PKEK and the eagles in nature, that is, they do not observe the behavior of flying together. Keywords: Breeding, Brontok eagle, Conservation
Teknologi Sediment Microbial Fuel Cell Sebagai Energi Alternatif yang Berkelanjutan Saputro, Fajar Agus; Maulana, Muhamad Riyan; Risnawati, Imbuk; Kurniawati, Heny
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9447

Abstract

Ketergantungan akan penggunaan energi konvensional/fosil semakin meningkat selama setengah abad terakhir sehingga menyebabkan krisis energi dan peningkatan emisi CO2. Sebagai alternatif energi, salah satu yang paling prospektif adalah Microbial Fuel Cell (MFC). Lautan Indonesia menyimpan potensi besar akan kandungan bahan organik pada sedimen laut yang dapat dijadikan sebagai sumber Sediment Microbial Fuel Cell(SMFC). Teknologi SMFC dalam skala besar saat ini masih sulit diterapkan karena studi mengenai pengenalan SMFC, strategi optimasi, dan pembuatan prototype masih sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai prinsip kerja SMFC, faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan SMFC, dan strategi optimasinya. SMFC melibatkan mikroorganisme yang terdapat pada sedimen laut untuk mendegradasi bahan organik sehingga menghasilkan listrik. Eksplorasi lokasi sedimen perlu dilakukan untuk mendapatkan kualitas sedimen yang kaya akan bahan organik dan mikroorganisme. Pemilihan material elektroda juga perlu dipertimbangkan karena dapat mempengaruhi penempelan mikroba dan kemampuan mentransfer elektron. Modifikasi elektroda biasanya dilakukan untuk meningkatkan performa pembangkitan listrik. Kondisi operasi seperti suhu, kadar oksigen, dan pH dapat mempengaruhi kehidupan mikroba sedimen sehingga kondisi optimal perlu ditentukan. Scale-upSMFC memang memiliki banyak tantangan karena teknologi ini cukup baru. Akan tetapi, bila prinsip SMFC bisa dikuasai dengan baik dan setiap parameter dioptimasi, maka peluang keberhasilan scale-up SMFC semakin meningkat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam penerapan SMFC dalam skala besar.
TINJAUAN ETIKA DAN SOSIAL TENTANG PENERAPAN TEKNOLOGI KLONING PADA MANUSIA Nawawi, Sulton; Ansyar, Rayandra
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8556

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) berkembang seiring berjalannya waktu, hal ini tidak dapat dihindari. Salah satu bentuk perkembangan IPTEK adalah munculnya inovasi di bidang bioteknologi. Bioteknologi mempelajari pemanfaatan makhluk hidup, seperti bakteri, virus, dan fungi untuk menghasilkan barang atau jasa yang bisa digunakan oleh manusia. Salah satu penerapan bioteknologi modern yaitu kloning. Secara biolomolekul kloning adalah kreasi suatu organisme yang merupakan salinan genetik dari organisme pendahulu. Penerapan kloning pada manusia sampai saat ini masih menuai pro dan kontra. Pro dan kontra tersebut muncul di kalangan ilmuwan, umat beragama, dan ahli etika. Mereka yang pro berpendapat karena merupakan kemajuan teknologi dan tujuan dari pada kloning dibolehkan seperti pencegahan penyakit dan mempertahankan kesehatan. Sedangkan yang kontra berpendapat penerapan kloning menunjukkan kurangnya penghormatan manusia terhadap mahkluk hidup. Manusia diciptakan dari Tuhan dan kloning hendak mengotori hal tersebut, selain ini sampai saat ini percobaan teknologi kloning belum berhasil seratus persen, dapat dibayangkan jika penelitian itu dilakukan terhadap seorang perempuan, berapa kali mereka harus melahirkan anak-anak yang tidak normal akibat kesalahan prosedur.
Optimalisasi Kreativitas Siswa dalam Pembelajaran IPA melalui Penerapan Tugas Komik Qadariah, Nosi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9414

Abstract

This research aims to optimize students' creativity in learning Natural Sciences (IPA) through the implementation of comic-based assignments. The background of this study is based on observations at MTs S PPM DINIYYAH PASIA, Agam Regency, West Sumatra, which identified several issues in science learning, such as the lack of learning resources, limited use of gadgets, and low student reading interest. This research employs the Classroom Action Research (CAR) method with the Kemmis and McTaggart model, encompassing the stages of planning, action, observation, and reflection. The results indicate a significant increase in students' creativity scores after the implementation of comic-based assignments, with the average creativity score rising from 61.6 (low category) to 91.02 (very good category). Effective strategies for optimizing the implementation of comic-based assignments include the integration of IPA materials with comics, the use of diverse media, intensive mentoring, student collaboration, regular evaluation and reflection, and rewarding the best works.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Materi Sel Menggunakan Strategi Pembelajaran Praktikum-Presentase-Diskusi yang digunakan untuk Menilai Pemahaman Konsep Siswa Nasution, Irda Wahidah; Nasution, Nurul Hidayah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7151

Abstract

Pemahaman konsep biologi harus diajarkan sejak siswa berada pada sekolah dasar. Siswa-siswa yang berada pada sekolah dasar sedang mengalami periode emas dalam pertumbuhan fisik dan pikiran.  Salah satu variasi pembelajaran yang dapat dilakukan adalah menerapkan metode PPD (Praktikum, metode Presentasi-Diskusi). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan perangkat pembelajaran dari penerapan metode pembelajaran PPD dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-experimental dengan One Group Pretest-Posttest Design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa MA kelas XI tahun akademik 2022/2023. Subjek penelitian dipilih secara acak berjumlah 30 siswa.  Hasil penelitian menunjukkan pengembangan perangkat pembelajaran melalui metode pembelajaran PPD dalam materi sel terbukti berpengaruh dalam meningkatkan penguasaan konsep siswa. Peningkatan penguasaan konsep dapat dilihat dari perubahan tingkat pemahaman siswa dimana diperoleh rata-rata peningkatan penguasaan konsep sebesar 44,18 yang dilihat dari pengetahuan awal (pretest) sebesar 37,12 meningkat setelah diterapkan strategi pembelajaran PPD (posttest) menjadi 83,30. Berdasarkan standar KKM menunjukkan pengembangan perangkat pembelajaran melalui pembelajaran PPD terhadap KKM pada penguasaan konsep berada pada rentang 71-85 yang dinyatakan dalam kategori tinggi
Penggunaan Bahan Alam Kunyit Dan Arang Melalui Kegiatan Mewarnai Untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak RA Bustanul Ulum Zahro, Kholivatus; D.P, Terza Travelancya; Kiromi, Ivonne Hafidlatil
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9058

Abstract

Penelitian ini tujuannya untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia dini melalui kegiatan mewarnai menggunakan bahan alam kunyit dan arang di RA Bustanul Ulum Kecamatan Banyuanyar. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang tujuannya adalah sebagai informasi yang menggambarkan secara mendalam, bukan informasi sebagai angka. Ini karena metodologi subjektif sebagai sistem pemeriksaan yang menghasilkan informasi  berbeda sebagai kata-kata yang disusun atau diungkapkan secara verbal dari individu dan perilaku yang diperhatikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan ( Field research ) bersifat deskriptif. Peneliti akan terjun langsung ke lokasi untuk memberi gambaran dan informasi berkaitan tentang apa yang terjadi dilapangan. Strategi pengumpulan informasi yang digunakan adalah melalui observasi, dokumentasi dan refleksi, sedangkan alat/instrumen pemeriksaan penelitian yakni peneliti itu sendiri. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan mewarnai menggunakan bahan alam kunyit dan arang  di RA Bustanul Ulum dapat meningkatkan kemampuan motoric halus pada anak. Dengan menggunakan media yang bervariatif dapat meningkatkan inisiatif pada anak dalam meningkatkan semangat belajar pada anak usia dini
Efektivitas Ekstrak Daun Kelor Dan Madu Terhadap Peningkatakn Kadar Haemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester III Di Praktik Bidan Hj. Romauli Silalahi Medan Marelan Sari, Indah Dewi; Juliani, Sri; Listiarini, Utary Dwi; Sasmita, Della Aprilla
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9754

Abstract

Di seluruh dunia, prevalensi anemia sebesar 29,9% terjadi pada wanita usia subur, yaitu lebih dari setengah miliar wanita berusia 15 hingga 49 tahun. Oleh karena itu, mengonsumsi madu dapat mencegah anemia defisiensi besi pada ibu hamil. Pemberian daun kelor dan madu yang mengandung vitamin C dapat membantu ibu hamil menyerap zat besi. Tingginya kandungan vitamin C pada kelor sangat membantu dalam pembuahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun kelor dan madu dalam meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil trimester III di Klinik Bidan Hj. Romauli Silalahi Medan Marelan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan menggunakan desain pretest-posttest. Melakukan studi pada bulan April hingga Juni 2023. Hj. Romauli Silalahi Medan Marelan. Metode pengambilan sampel menggunakan random sampling sehingga sampel berjumlah 15 ibu hamil cukup bulan dan menggunakan uji Wilcoxon.. Hasil pencarian di Sig. (Two-tailed) 0,05, dan terdapat perbedaan peningkatan Hb sebelum menggunakan ekstrak daun kelor dan madu dengan peningkatan Hb setelah menggunakan ekstrak daun kelor dan madu. Pemberian daun kelor dan madu berpengaruh terhadap peningkatan hemoglobin pada ibu hamil trimester III di Rumah Sakit Bidan Hj. Romauli Silalahi Medan Marelan. Seluruh ibu hamil terutama yang menderita anemia sebaiknya mengkonsumsi daun kelor dan madu sebagai alternatif untuk mencegah anemia
UJI MOLEKULER MENGGUNAKAN GEN rbcL PADA TUMBUHAN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban) Syahreza, Daffa Rizki; Tambunan, Efrida Pima Sari; Idami, Zahratul
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8055

Abstract

Uji secara molekuler dilakukan dengan menentukan satu penanda yang tepat untuk menganalisis beberapa kajian dalam bidang molekuler. Uji secara molekuler tumbuhan dilakukan menggunakan penanda gen rbcL (Ribulose-1,5-biphosphate carboxylase/oxygenase large subunit gene). Tumbuhan pegagan (Centella asatica (L.) Urban) merupakan herba yang pada umumnya hidup secara liar di tempat terbuka seperti padang rumput, kebun, tepi jalan, dan tepi parit. Tempat tumbuh pegagan seperti dataran tinggi, dataran rendah, dan pesisir pantai sangat mempengaruhi perubahan dari segi molekuler. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana karakteristik molekuler, keragaman molekuler (keragaman genetik) dan hubungan filogenetik tumbuhan pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) dengan menggunakan gen rbcL. Penelitian ini memiliki tahapan yaitu koleksi sampel, isolasi DNA, amplifikasi DNA dengan gen rbcL, elektroforesis, sekuensing, dan analisis data dengan MEGA 11. Hasil penelitian dari amplifikasi menggunakan gen rbcL pada DNA genom Centella asiatica (L.) Urban yang diteliti menghasilkan panjang amplikon kurang lebih 600 bp. Pada penyatuan sekuens yang konsesus pada sampel mendapatkan sekuens dengan panjang D1 567 bp dan D2 562 bp. Pembentukan pohon filogenetik menggunakan metode Neighbor-Joining dan model perhitungan Kimura-2-Parameter menunjukkan Centella asatica (L.) Urban termasuk dalam kelompok monofiletik. Hasil analisis keragaman molekuler Centella asatica (L.) Urban menunjukkan bahwa pada seluruh sampel yang dikoleksi dari Desa Pantai Labu Pekan Kabupaten Deli Serdang dan Jl. Air Bersih Ujung Kota Medan memiliki keragaman molekuler. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa gen rbcL menghasilkan barcode DNA dapat digunakan sebagai metode untuk mengidentifikasi Centella asatica (L.) Urban secara molekuler dan sangat efisien dalam menentukan hubungan kekerabatan dengan spesies yang lainnya.

Page 97 of 161 | Total Record : 1602