cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Pengaruh Jumlah Silika Gel Dan Lama Proses Refluks Pada Daur Ulang Alkohol Sisa Pembuatan Pektin Dari Kulit Buah Jeruk Peras Nuh, Mhd; Danil, Mahyu; Barus, Wan Bahroni Jiwar; Miranti, Miranti; Fajar, Mhd Imam
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9837

Abstract

Alkohol komersial diperoleh dari destilasi yang hanya menghasilkan 95% etanol karena etanol dan air dapat membentuk azeotrop yang mendidih pada temperatur 78,1°C, sedangkan kemurnian etanol sebagai bahan bakar harus 99%. Teknik pemisahan alkohol yang biasa digunakan adalah destilasi, pervaporasi dengan membran dan adsorpsi. Beberapa metoda destilasi yang telah dikembangkan adalah destilasi azeotrop, destilasi reaktif dan destilasi ekstraktif. Pada dasarnya prinsip ketiga metoda destilasi tersebut sama, yaitu menggunakan entrainer atau zat pemisah. Adsorben merupakan bahan berpori yang digunakan untuk menyerap komponen dari campuran yang akan dipisahkan. Berdasarkan sifatnya terhadap air, adsorben dibagi menjadi 2, yaitu adsorben hidrofob dan hidrofil. Zeolit alam dan silika gel merupakan adsorben hidrofil karena mempunyai kemampuan menyerap air. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Pertanian UISU. Model  rancangan  yang digunakan  pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL)  faktorial yang  terdiri  atas  dua faktor  utama yaitu : Faktor  I: Jumlah Adsorben (A) terdiri atas 4 taraf perlakuan yaitu : A1 = 10%, A2 = 20%, A3 = 30% dan A4 = 40%. Faktor II : Lama Proses Refluks (T) yang terdiri atas 4 taraf yaitu : T1 = 20 menit, T2 = 40 menit, T3 = 60 menit dan T4 = 80 menit. Parameter yang diamati terdiri dari kadar alkohol, volume alkohol dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah adsorben berpengaruh berbeda sangat nyata (P0.01) terhadap kadar alkohol dan volume alkohol, namun berpengaruh tidak nyata (P0.05) terhadap pH. Lama proses refluks berpengaruh berbeda sangat nyata (P0.01) terhadap kadar alkohol dan volume alkohol, namun berpengaruh tidak nyata (P0.05) terhadap pH. Interaksi perlakuan berpengaruh berbeda sangat nyata (P0.01) terhadap kadar alkohol namun berpengaruh tidak nyata (P0.05) terhadap volume alkohol dan pH
Analisis Perilaku Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Apriani, Fitri; Satria, Orita; Damayanti, Siti; Harwalis, Harwalis; Fera, Dian
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8552

Abstract

Stunting tidak hanya menjadi masalah terganggunya pertumbuhan fisik saja, namun juga menyebabkan balita mudah sakit, selain itu juga terdapat gangguan pada perkembangan otak dan kecerdasan serta terganggunya tumbuh kembang sehingga stunting menjadi ancaman besar terhadap kualitas hidup. sumber daya manusia. Perilaku KADARZI merupakan perilaku keluarga yang sadar akan gizi, dengan kata lain keluarga yang selalu mempraktikkan perilaku gizi yang dilihat dari 5 indikator yaitu: menimbang berat badan secara teratur, memberikan ASI eksklusif, mengkonsumsi makanan yang bervariasi, menggunakan garam beryodium dan mengonsumsi suplemen nutrisi sesuai anjuran.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Hasil: Hasil uji Chi-Square pada tabel menunjukkan bahwa 52 responden (32,9%) berperilaku Kardashian dengan kejadian stunting normal dan 55 (34,8%) responden tidak berperilaku Kardashian dan Chi-Square. Uji ini diperoleh nilai signifikan yaitu p-value 0,032 0,05 maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada hubungan antara perilaku KADARZI dengan kejadian stunting pada balita. Kesimpulan: Perilaku keluarga yang sadar akan gizi yang baik merupakan kunci pencegahan stunting pada balita. Penerapan lima indikator keluarga sadar gizi antara lain menimbang berat badan secara teratur, memberikan ASI eksklusif, mengonsumsi makanan yang bervariasi, menggunakan garam beryodium, dan anjuran asupan suplemen gizi dapat mengurangi hambatan pertumbuhan pada bayi dan mengatasi masalah stunting pada balita.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Sifilis Pada Pasien Di Klinik VCT (Voluntary Counseling And Testing) Dan IMS (Infeksi Menular Seksual) Veteran Medan Setiawati, Irka; Saragih, Melva; Handayani, Dewi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9465

Abstract

Sifilis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi Treponema pallidum yaitu perjalanan penyakitnya sangat kronis, dalam perjalanannya dapat meyerang semua organ rubuh, dapat menyerupai macam-macam penyakit, mempunyai masa laten, dapat kambuh kembali (rekuren) dan dapat ditularkan dari ibu kejaninnya sehingga menimbulkan kelainan congenital. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara sifilis dengan umur, jenis kelamin, pendidikan, status pernikahan, penggunaan kondom serta pengetahuan. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan adalah case control. Bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian sifilis di klinik VCT dan IMS Veteran Medan . Sampel penelitian adalah 40 responden sifilis, dan 40 responden tidak sifilis, pengambilan sampel dilakukan dengan cara Accidental Sampling. Instrument penelitian ini adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukan (p 0.05) artinya tidak ada hubungan antara sifilis dengan umur (p = 0.112) jenis kelamin (p = 0.592) tingkatan pendidikan (p = 0.302) status pernikahan (p = 0.317) penggunaan kondom (P = 0.260 ) serta pengetahuan (p = 0.592). Rata-rata umur penderita sifilis 26-60 tahun, berjenis kelamin laki-laki, tinggkatan pendidikan SMA, blum menikah, penggunaan kodom tidak serta pengetahuan baik. Disarankan pada responden memiliki satu patner pasangan seksual, tidak melakukan seks bebas, mengunakan kondom yang benar saat melakukan hubungan seksual
Pemberdayaan Masyarakat : Upaya Meningkatkan Harmoni Komunitas Melalui Kegiatan Ceramah Dan Sosialisasi Moderasi Beragama Di Desa Gunung Bandung Hardiansyah, Dadang; Nabila, Anisa Putri; Yolanda, Desri; Dinda, Dinda; Manalu, Mutiara; Saleh, Syarbaini
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9934

Abstract

Toleransi antar umat beragama mempunyai arti sikap lapang dada seseorang untuk menghormati dan membiarkan pemeluk agama untuk melaksanakan ibadah menurut ajaran dan ketentuan agama masing-masing yang diyakini, tanpa ada yang mengganggu atau memaksakan baik dari orang lain maupun dari keluarganya sekalipun. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan lebih lanjut harmoni komunitas melalui cara ceramah dan sosialisasi moderasi beragama. Metode penelitian lapangan dengan pendekatan kolaboratif yang merupakan pendekatan pemberdayaan berbasis partisipasi komunitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa program moderasi beragama berhasil memberikan dampak positif bagi warga Desa Gunung Bandung. Masyarakat tidak hanya mendapatkan pengetahuan agama yang lebih mendalam, tetapi juga diingatkan untuk terus hidup dalam harmoni, menghargai perbedaan, dan bersikap moderat dalam menjalani kehidupan beragama.
Perbandingan Hasil Belajar Biologi Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dan Tipe Make A Match Pada Materi Pokok Ekosistem di MAN Dolok Masihul Sari, Puspita; Febriani, Husnarika; Khairuna, Khairuna
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar biologi siswa ketika diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dan Make a Match di kelas X MAN Dolok Masihul. Populasi siswa kelas X MAN Dolok Masihul. Ada dua kelompok sampel yaitu siswa kelas X MIPA1 (eksperimen) dan kelas X MIPA2 (kontrol). Teknik atau cara yang di pakai untuk menarik serta menyatukan data yaitu pengamatan dan ujian (tes) tertulis. Teknik analisis memakai uji hipotesis. Penelitian merangkum hasil diantaranya adanya perbandingan hasil nilai belajar biologi murid yang memakai model STAD dan MAM pada topik utama ekosistem di MAN Serdang Bedagai dilihat dari hasil belajar menggunakan tipe STAD diperoleh sebesar 75 dengan persentase 13%, sedangkan untuk Make A Match hasil yang diperoleh sebesar 68,83 dengan persentase 5,83%. Terdapat perbandingan hasil belajar biologi siswa yang menggunakan model STAD dan model MAM pada pokok bahasan ekosistem di MAN Serdang Bedagai dilihat dari hasil uji hipotesis thitung = 1,867 dan ttabel = 1,672 yang artinya thitung    ttabel sehingga Ho nya ditolak sedangkan untuk Ha diterima. This research aims to determine students' biology learning outcomes when the Student Teams Achievement Division (STAD) and Make a Match type cooperative learning models are applied in class X MAN Dolok Masihul. Population of class X MAN Dolok Stillul students. There are two sample groups, namely students of class X MIPA1 (experiment) and class X MIPA2 (control). The techniques or methods used to collect and combine data are observation and written tests. The analysis technique uses hypothesis testing. The research summarizes the results, including a comparison of the results of students' biology learning scores using the STAD and MAM models on the main topic of ecosystems at MAN Serdang Bedagai, seen from the results of learning using the STAD type which was obtained at 75 with a percentage of 13%, while for Make A Match the results obtained were 68 .83 with a percentage of 5.83%. There is a comparison of the biology learning outcomes of students who use the STAD model and the MAM model on the subject of ecosystems at MAN Serdang Bedagai seen from the results of the hypothesis test tcount = 1.867 and ttable = 1.672, which means tcount ttable so that Ho is rejected while Ha is accepted.
Sistematik Review Manfaat Lesson Study Berdasarkan Publikasi Situs Proquest (2019-2023) Sebagai Alternatif Strategi Pembelajaran di Indonesia Hardianti, Bq Dina; Listantia, Nora; Pomeistia, Meilyuda; Purnawati, Ala
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9618

Abstract

Penelitian tentang lesson study sudah banyak dilakukan, namun penelitian yang terpublish secara internasional dan terindeks scopus  dari penulis di Indonesia masih minim. Tujuan penelitian ini sebagai bahan untuk mereviuw penelitian-penelitian lesson study yang terpublish di jurnal internasional sebagai altenatif strategi pembelajaran di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode pustaka yang menggunakan sumber dari scopus dengan batasan publikasi dari tahun 2018 hingga 2022 pada situs ProQuest, hasil penelurusan dengan kata kunci lesson study yang ditulis pada kolom title words sebagai kata kunci. Ditemukan 20 publikasi dalam ProQuest selama 2019-2023 yang membahas tentang lesson study. Artikel publikasi tentang lesson study selama 2019-2022 lebih banyak diteliti pada tahun 2020 (sebanyak 5 publikasi) berdasarkan hasil analisis data melalui Prouest dan dicek kembali rank jurnal melalui scimago, dan akan terlihat rank atau peringkat jurnal tersebut. Pemilihan jurnal yang digunakan sebagai sampel adalah yang memiliki rank quartil. Hasil riset analisis menunjukkan bahwa  penelitian lesson study kurun waktu lima tahun (2018-2022) lebih banyak membahas tentang proses pembelajaran dengan lesson study baik itu berupa tantangan, manfaat yang secara spesifik membahas tentang implikasinya sebagai alternatif strategi pembelajaran bagi siswa belum banyak diteliti. Sedangkan bagi guru atau partisipan lesson study dapat meningkatkan rasa percaya diri guru dalam mengajar secara professional
IMPLEMENTASI ECO-ENZYME BERBASIS KULIT BUAH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS AIR SUMUR Lespita, Jeni Dhea; Daulay, Abdul Halim
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7614

Abstract

Eco-enzyme yang dihasilkan dari limbah kulit buah pisang, nanas, sawo, dan jeruk dimanfaatkan untuk mentreatment air sumur dengan tujuan meningkatkan kualitas airnya serta mengetahui volume dan waktu treatment eco-enzyme yang paling optimum agar dihasilkan air bersih sesuai dengan standar Permenkes RI No. 32 Tahun 2017. Lokasi penelitian uji sampel diambil dari salah satu sumur bor yang berada di Kawasan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Terdapat 4 jenis sampel yang diuji dalam penelitian ini yaitu, sampel A (10 ml/24 jam), sampel B (10 ml/48 jam), sampel C (15 ml/24 jam), dan sampel D (15 ml/48 jam). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dihasilkan dari Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Sumatera Utara. Disimpulkan bahwa kualitas sampel air sumur (air baku) sebelum dilakukan treatment dengan eco-enzyme merupakan sampel air yang tergolong tidak layak, hal ini dibuktikan dengan tidak terpenuhinya sejumlah parameter pada Permenkes RI No. 32 Tahun 2017. Setelah dilakukan treatment dengan eco-enzyme, kualitas air sumur pada sampel A, B, dan C telah memenuhi standar Permenkes RI No. 32 Tahun 2017 sedangkan sampel D belum memenuhi hanya pada parameter zat organik KMnO4. Volume eco-enzyme dan waktu treatment yang paling optimum adalah pada penambahan 10 ml dan rentang waktu 24 jam (sampel A).
Pengaruh Aplikasi Zat Pengatur Tumbuh Giberelin Dan Limbah Padat (Decanter solid) Pabrik Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Febrianto, Eka Bobby; Arfianti, Dina; Djaingsastro, Aulia Juanda; Zaini, Muhammad
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8957

Abstract

Pengaruh aplikasi zat pengatur tumbuh giberelin dan limbah padat (decanter solid) pabrik kelapa sawit terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq). Waktu penelitian dimulai pada bulan Januari 2020 hingga Juli 2020.Penelitian ini dilakukan selama 5 bulan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah zat pengatur tumbuh Giberelin yang terdiri dari 3 taraf yaitu : G0 (kontrol), G1 ( 5cc/polibag/minggu), G2 (10 cc/polibag/minggu). Faktor ke 2 adalah pengaplikasian decanter solid yang tediri dari 3 taraf yaitu : S0 (kontrol), S1 (240 g/polibag), S2 (340 g/polibag). Data hasil penelitian dianalisis dengan Beeda Nyata Terkecil (BNT) pada jenjang nyata 5%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan Giberelin 5 cc dapat meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman, lingkar batang, jumlah daun, berat basah dan berat kering bibit kelapa sawit. Pemberian limbah padat (decanter solid) pabrik klapa sawit dengan dosis 340 g dapat meningkatan pertumbuhan bibit kelpa sawit diantaranya pertumbuhan tinggi tanaman, lingkar batang, jumlah daun, berat basah dan berat kering
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Katak Porang (Amorphophallus muelleri Blume) Terhadap Bakteri Propionibacterium acne Dan Staphylococcus epidermis Sapitri, Alfi; Marbun, Eva Diansari; Maimunah, Siti; Ginting, Mandike; Arisetya, Dian; Utama, Rezza Fikrih
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9704

Abstract

Beberapa tahun belakangan ini, penggunaan obat-obatan herbal yang berasal dari tumbuhan dan rempah meningkat. Tidak hanya di negara berkembang, namun juga dinegara maju salah satunya yaitu tanaman porang. Mengatasi infeksi bakteri diperlukan pencarian senyawa alternatif yang berasal dari bahan alam yang mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri tersebut, tanaman porang memiliki berbagai kandungan senyawa kimia yang berperan sebagai antijamur, antibakteri, zat sitotoksik, imunomodulator, antelmintik (anti cacing), dan hepatoprotektif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol dari katak porang terhadap bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus epidermidis. Serbuk simplisia katak porang dikarakterisasi dan di skrining fitokimia untuk mengetahui kandungan fitokimianya. Serbuk simplisia katak porang diekstraksi secara maserasi dengan menggunakan pelarut etanol, selanjutnya ekstrak etanol dibuat dalam berbagai konsentrasi dan uji aktivitas antibakterinya terhadap bakteri Propionibacterium acne dan dan staphylococcus epidermidis. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan pencandang kertas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa simplisia katak porang memiliki kadar air 6,0867%, kadar sari larut dalam air 29,1161%,  kadar sari larut dalam etanol 9,7002%, kadar abu total 93,5125%, dan kadar abu larut dalam asam 91,9645%. Simplisia katak porang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid dan tanin. Ekstrak etanol katak porang memiliki aktivitas antibakteri pada konsentrasi 1%, 2%, 3%, 4% dan 5%, pada bakteri Propionibacterium acne dengan daerah hambat 6,90 mm; 7,76 mm; 8,66 mm; 9,46 mm; dan 10,16 mm. Pada bakteri Staphylococcus epidermidis 6,76 mm; 7,60 mm; 8,36 mm; 9,03 mm; dan 9,60 mm. Ekstrak etanol dari katak porang memiliki aktivitas antibakteri yang lemah terhadap bakteri Propionibakterium acne dan Staphylococcus epidermidis
Variasi Waktu Dan Sterilisasi Untuk Anggrek Cattelya sp. Sebelum Penanaman In-Vitro Harahap, Fauziyah; Br Bangun, Edmy Febriani; Suriani, Cicik; Edi, Syahmi; Ningsih, Ayu Putri; Nusyirwan, Nusyirwan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8081

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mendapatkan teknik sterilisasi yang terbaik untuk eksplan batang anggrek Cattleya sp. muda. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan YAHDI Perum Pelabuhan Jl. Lambung No. 8 Tanah 600 Medan Marelan. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental laboratorium dalam mencobakan beberapa teknik sterilisasi. Untuk mengetahui teknik sterilisasi yang tepat, penelitian ini menggunakan eksplan lapang anggrek Cattleya Sp. dengan jenis pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dianalisis dan ditabulasi menggunakan parameter penelitian hari terkontaminasi, persentase eksplan yang terkontaminasi, persentase eksplan browning, persentase eksplan yang membengkak, persentase eksplan yang membentuk bakal tunas dan persentase eksplan hidup. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 2 teknik sterilisasi yang optimal dalam sterilisasi eksplan lapang Anggrek Cattleya Sp. yaitu teknik sterilisasi 2 dan 4. Teknik sterilisasi 2 menggunakan zat sterilan deterjen, akuades steril, Tween-20, benomil 50%, agrimicin, NaOCl 15% 10% dan alcohol 70% kemudian teknik sterilisasi 4 dengan zat sterilan Clorox 1,05%, HgCl 0,02% dan akuades steril merupakan teknik sterilisasi yang tersebut. Hal ini ditunjukkan dengan rendahnya tingkat kontaminasi eksplan dan tampaknya spot-spot hijau pada eksplan dimana eksplan akan mengalami pertumbuhan tunas. Faktor-faktor yang menyebabkan kontaminasi pada eksplan Anggrek Cattleya Sp. adalah kurangnya kehati-hatian praktikan pada saat melakukan sterilisasi eksplan lapang, kontaminasi endogenus yang tinggi dan penggunaan zat steril yang kurang tepat

Page 99 of 161 | Total Record : 1602