cover
Contact Name
Adam Nugraha Wiradhana
Contact Email
adam@stiabinabanuabjm.ac.id
Phone
+628115111335
Journal Mail Official
publikasi@stiabinabanuabjm.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No.17 Banjarmasin 70249
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
ISSN : -     EISSN : 25809695     DOI : -
Core Subject : Social,
Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang Ilmu Administrasi.
Articles 199 Documents
Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Kebersihan Dan Keindahan Lingkungan Dikelurahan Sungai Malang Kecamatan Amuntai Tengah Herry Febriadi
Administraus Vol. 3 No. 3 (2019): Vol 3 No 3 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.607 KB)

Abstract

Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara adalah salah satu faktor untuk melaksankan tujuan yang ingin dicapai dalam suatu pembangunan. Namun Pelaksanaan itu belum optimal karena masih banyak ditemukan sampah seperti halnya di sungai, pinggir jalan dan ditempat-tempat lainnya. Berdasarkan hal di atas, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan Impelementasi Peraturan Daerah di Kelurahan Sei Malang dan juga untuk menggambarkan faktor-faktor dan upaya apa saja yang mempengaruhi Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Hulu Sugngai Utara Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Keindahan Lingkungan di Kecamatan Amuntai Tengah . Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data menggunakan 12 orang responden. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik meliputi reduksi data, penyajian data dan verivikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian yang telah dilaksanakan ialah pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten HSU Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Keindahan Lingkungan di Kecamatan Amuntai Tengah pada Kelurahan Sungai Malang belum optimal yaitu dalam hal ukuran dan tujuan kebijakan serta sumber daya manusia baik sumber daya manusia maupun sumber daya non manusia. Disamping itu faktor-faktor yang mempengaruhi Implementasi Perda HSU Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Keindahan Lingkungan di Kecamatan Amuntai Tengah yaitu kurangnya kesadaran masyarakat, rendahnya pendidikan pada masyarakat dan prasarana kurang memadai. Upaya yang dapat dilakukan yaitu meningkatkan sumberdaya manusia, mengadakan sosialisasi serta menambah sarana dan prasarana. Untuk melaksankan Peraturan Daerah Kabupaten HSU Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Keindahan Lingkungan di Kecamatan Amuntai tengah maka disarankan kepada Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup agar melaksanakan Peraturan Daerah sesuai dengan ketentuannya. Serta melaksanakan sosialisasi kepada organisasi yang ada di Dikelurahan dan membuat spanduk atau tulisan-tulisan mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan di limgkungan. Serta menjalankan sanksi yang sudah ditetapkan. Dalam konteks ini juga diharapkan kepada camat nya untuk menyelenggarakan adanya kegiatan pelaksanaan kebersihan di setiap kelurahan dan desa . Selanjutnya Kepada masyarakat agar memahami serta ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan untuk kenyamanan bersama demi terciptanya lingkungan yang bersih, indah dan sehat
Penerapan Revolusi Mental Dalam Meningkatkan Kinerja Anggota Polres Hulu Sungai Selatan Binsar Marpaung; Singgih Priono
Administraus Vol. 4 No. 1 (2020): Vol 4 No 1 (2020): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.518 KB)

Abstract

This study aims to (1) find out the application of mental revolution in terms of attitude, character, temperament and character in improving the performance of South Hulu Sungai Police Resort. (2) identify the obstacles in the application of mental revolutions to improve. (3) find out solutions that can overcome obstacles in the application. The design of this study is based on a survey approach which is descriptive qualitative in nature. Data collected through interviews, observation and documentation. The analysis used in this study is qualitative. The results showed that (1) The application of a mental revolution in improving the performance of South Hulu Sungai Police Resort members was carried out optimally. Based on the results of the study showed that the existence of the application of the mental revolution seen a good attitude in accordance with what is expected by the police institution. For the application of the mental revolution seen from the nature carried out as part of Polri's tasks to be able to improve discipline so as to provide the best service to the community. To manage organizational member behavior and temperament that develops with a change in culture (mental revolution). Judging from the character in improving the performance of the South Hulu Sungai Police Resort to show the figure of the South Hulu Sungai Polress Member who is more empathetic to the community. This research is not fully said that the performance results can increase its members in a professional manner because there are still deficiencies that need to be addressed, especially regarding the elements of increasing member discipline owned, the number of work support facilities owned are still for operational purposes as well as service work targets that must be provided to local community community through the effectiveness of cooperation in accordance with management in the South Hulu Sungai Police Resort. (2) Constraints caused by lack of quality education and training, lack of inherent supervision and the need for welfare have not been fully provided properly. (3) solutions carried out by (1) improving the quality of education and training of members (2) carrying out supervision and (3) increasing welfare to members. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui penerapan revolusi mental di lihat dari sikap, sifat, temperamen dan watak dalam meningkatkan kinerja Anggota Polres Hulu Sungai Selatan. (2) mengidentifikasi yang menjadi kendala dan. (3) mengetahui solusi yang dapat mengatasi kendala. Rancangan penelitian ini berdasarkan pendekatan kualitatif yang sifat penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan adalah semua Kasat di Polres dan key informan dalam penelitian ini adalah Kepala Bagian Sumda (Sumber Daya) dan Bagian Bina Mitra dan Bagian administrasi Polres Hulu Sungai Selatan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Penerapan revolusi mental dalam meningkatkan kinerja Anggota Polres Hulu Sungai Selatan telah dilaksanakan secara optimal. Penerapan revolusi mental dilihat sikap yang baik sesuai dengan yang diharapkan oleh lembaga kepolisian. Dilihat dari sifat yang dilaksanakan sebagai bagian tugas Polri untuk lebih dapat meningkatkan kedisiplinan. Temperamen yang berkembang dengan perubahan kultur (revolusi mental). Dilihat dari watak dalam meningkatkan kinerja anggota Polres Hulu Sungai Selatan untuk menampilkan sosok lebih berempati kepada masyarakat. Penelitian ini tidak sepenuhnya dikatakan bahwa hasil kinerja dapat meningkatkan anggotanya secara profesional karenanya masih terdapat kekurangan yang perlu dibenahi terutama menyangkut unsur-unsur peningkatan disiplin anggota yang dimiliki, jumlah sarana pendukung kerja yang dimiliki masih untuk keperluan secara operasional serta sasaran kerja pelayanan yang harus diberikan kepada masyarakat. (2) Kendala disebabkan oleh kurangnya kualitas pendidikan dan pelatihan, kurangnya pengawasan melekat serta kebutuhan akan kesejahteraan belum sepenuhnya diberikan dengan baik. (3) solusi yang dilakukan dengan (1) peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan anggota (2) melakukan pelaksanaan pengawasan serta (3) peningkatan kesejahateran kepada anggota.
Pengaruh Sarana Kerja Dan Kemampuan Terhadap Kinerja Aparatur Kelurahan Landasan Ulin Selatan Kota Banjarbaru Sofyan Hadi; Akhmad Abdurrahman
Administraus Vol. 3 No. 3 (2019): Vol 3 No 3 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.762 KB)

Abstract

Sarana kerja merupakan fasilitas yang berguna untuk memperlancar dan memberikan kemudahan dalam melakukan suatu pekerjaan yang dilakukan dalam memberikan layanan kepada mesyarakat. Dalam setiap proses kegiatan perkantoran, suatu unit kerja harus menyediakan dan sarana kerja yang lengkap dan menunjang kegiatan operasional. Peningkatan produktivitas dapat ditunjang dengan adanya penyediaan fasilitas kerja yang dapat membantu dan memotivasi pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan kantor dengan baik. Penggunaan sarana kerja yang efektif dan efisien akan mampu mempermudah pelaksanaan pekerjaan pegawai, sehingga kinerja atau produktivitas satuan unit kerja akan dapat terwujut. Kinerja apartur pada satuan unit kerja dapat dilihat dari cara kerja atau prosedur kerja para pegawai tersebut dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat sebagai pengguna layanan karena didukung oleh adanya fasilitas kerja yang lengkap dan kemampuan masing-masing individu. Teknik pengambilan sampel yang digunakan merupakan penelitian populasi sehingga keseluruhan polasi dijadikan sebagai subjek peneltian yaitu sebesar 15 pegawai. Dengan demikian teknik pengambilan sampel adalah total sampling, metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Untuk analisa data melalui uji statistik korelasi dan regresi ganda dengan menggunakan program SPSS, sehingga dapat diketahui pengaruh sarana kerja dan kemampuan terhadap kinerja aparatur Kelurahan. Adapun hasilnya adalah sebagai berikut : (1). Terdapat pengaruh secara simultan antara variabel sarana kerja dan kemampuan terhadap kinerja Kelurahan Landasan Ulin Selatan Kota Banjarbaru. Dan (2). Terdapat pengaruh secara parsial antara variabel sarana kerja dan kemampuan terhadap kinerja Kelurahan Landasan Ulin Selatan Kota Banjarbaru, selain itu hasil analisis korelasi dari output regresi yang mengkorelasi pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap Kinerja Aparatur (Y) Kelurahan Landasan Ulin Selatan Kota Banjarbaru diperoleh nilai R2 = 0,678 menunjukkan bahwa secara simultan variabel-variabel Sarana Kerja (X1), dan Kemampuan (X2) mampu menjelaskan pengaruhnya terhadap variabel Kinerja Aparatur (Y) Kelurahan Landasan Ulin Selatan Kota Banjarbaru sebesar 67,80%. Sedangkan sisanya sebesar 32,2%, dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel bebas lain di luar persamaan model penelitian ini. Untuk nilai R sebesar 0,815 dapat diinterpretasikan bahwa korelasi antara variabel fokus pada sarana kerja dan kemampuan (X) terhadap Kinerja Aparatur (Y) Kelurahan Landasan Ulin Selatan Kota Banjarbaru adalah kuat
Pengaruh Budaya Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan Hadi Saputra; Misransyah Akos
Administraus Vol. 4 No. 2 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.439 KB) | DOI: 10.56662/administraus.v4i2.96

Abstract

The Effect of Work Culture and Job Satisfaction on Employee Productivity in the Regional Office of the Ministry of Religion, South Kalimantan Province, under the Supervision of Mr.Misransyah Akos as supervisor I and Sayuti Enggok as supervisor II. The purpose of this study was to determine the effect of work culture and job satisfaction on employee work productivity at the Regional Office of the Ministry of Religion, South Kalimantan Province. This study uses the Descriptive Analysis smethod with simple regression analysis techniques and multiple regression analysis. The study population was the State Civil Administration of Regional Office of the Ministry of Religion of South Kalimantan Province as many as 131 people with a total sample of 100 people. He results of this study indicate : (1). There is a significant influence work culture to employee productivity. This is based on the SPSS calculation results, the Sig.t number is obtained in the statistical coefficient table is 0,000 <0.05 which mean hypothesis accepted that work culture has a significant effect to employee productivity. (2). There is a significant influence between job satisfaction to employee productivity. This is based on the SPSS calculation results, the Sig.t number is obtained in the statistical coefficient table. the calculated Sig.t number is 0,000 <0.05 so that the second hypothesis proposed that job satisfaction has a significant effect and accepted. Pengaruh Budaya Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Pada Kanwi Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan di bawah bimbingan Misransyah Akos, sebagai pembimbing I dan Sayuti Enggok sebagai pembimbing II. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya kerja dan kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja pegawai pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Analisis dengan teknik analisis regresi sederhana dan analisis regresi berganda. Populasi penelitian adalah Aparatur Sipil Negara Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 131 orang dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukan ; Ada pengaruh yang signifikan budaya kerja terhadap produktivitas kerja pegwai. Hal ini didasarkan pada hasil perhitungan SPSS, didapat angka Sig.t hitung pada tabel coefisien statistik. Angka sig.t hitung sebesar 0,000<0.05 yang berarti hipotesis diterima bahwa budaya kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai. Ada pengaruh yang signifikan antara kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja. Hal ini didasarkan pada hasil perhitungan SPSS, didapat angka Sig.t hitung pada tabel coefisien statistik. Angka Sig.t hitung sebesar 0,000<0.05 sehingga hipotesis kedua yang diusulkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh signifikan diterima.
Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil Uin Antasari Banjarmasin R Raimah; I Irawanto
Administraus Vol. 4 No. 1 (2020): Vol 4 No 1 (2020): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.99 KB)

Abstract

This study aims to learn how to apply Government Regulation Number 53 of 2010 concerning Discipline of Civil Servants and to find out what are the negotiations in implementing this regulation to Educational Personnel at Antasari State Islamic University, Banjarmasin. The type of this research is a descriptive study with a qualitative research and the techniques of collecting data are interviews, observation, and documentation with consists of three activities data analysis techniques as a whole, namely data reduction, data presentation, and gathering conclusions. To check the validity of the data, we use triangulation techniques. The results showed that the implementation of Government Regulation Number 53 of 2010 concerning Discipline of Civil Servants at UIN Antasari Banjarmasin had gone and been communicated well through socialization, but the socialization through banners has not reached all units of work. In addition, the top-level leaders and all units already have a high consistency attitude in upholding the discipline of civil servants, but in implementing regulation derives from the direct superior's personal and subordinate / staff personnel themselves still became an obstacle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, dan untuk mengetahui apa saja yang menjadi kendala dalam mengimplementasikan Peraturan ini pada tenaga kependidikan di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan Teknik analisis data terdiri dari tiga alur kegiatan secara bersamaan, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Untuk mengecek keabsahan data dengan teknik trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil di UIN Antasari Banjarmasin sudah berjalan dan dikomunikasikan dengan baik melalui sosialisasi, hanya saja sosialisasi lewat banner belum menjangkau seluruh unit kerja. Pimpinan tingkat atas maupun unit-unit sudah mempunyai sikap konsistensi yang tinggi dalam menegakkan disiplin PNS, namun kendala dalam mengimplementasikan peraturan tersebut adalah berasal dari personal atasan langsung dan personal bawahan/staf itu sendiri.
Pengaruh Motivasi Dan Kepemimpinan Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Lembaga Permasyarakatan Kota Banjarbaru Aditya Jatari; Anhar Yani
Administraus Vol. 4 No. 1 (2020): Vol 4 No 1 (2020): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.151 KB)

Abstract

This study aims to test and empirically prove partially the significant influence of motivation on the Discipline of Employees at the Banjarbaru City Penitentiary. Significance of Leadership Effect on Employee Discipline of Banjarbaru City Penitentiary. And the simultaneous influence of the significance of Motivation and Leadership on the Employee Discipline of the Banjarbaru City Penitentiary. The population in this study were all Banjarbaru City Penitentiary Employees as many as 132 people. Sampling in this study using Slovin calculation techniques, so that the sample in this study 99 employees of the Banjarbaru City Penitentiary. Data analysis techniques using Multiple Linear Regression to determine partially and simultaneously the influence of motivational variables and leadership variables on the work discipline of the Banjarbaru City Penitentiary. The results of this study indicate that (1) there is a significant influence of motivation on the work discipline of Banjarbaru City Penitentiary employees partially; (2) there is a significant influence of leadership on the work discipline of Banjarbaru City Penitentiary employees partially; (3) and there is a significant influence of motivation and leadership on the work discipline of Banjarbaru City Penitentiary employees simultaneously. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan secara empiris secara parsial pengaruh signifikansi Motivasi terhadap Disiplin Kerja Pegawai Lembaga Permasyarakatan Kota Banjarbaru. Pengaruh signifikansi Kepemimpinan Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Lembaga Permasyarakatan Kota Banjarbaru. Dan secara simultan pengaruh signifikansi Motivasi dan Kepemimpinan terhadap Disiplin Kerja Pegawai Lembaga Permasyarakatan Kota Banjarbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kota Banjarbaru sebanyak 132 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik perhitungan Slovin, sehingga yang menjadi sampel dalam penelitian ini 99 orang Pegawai Lembaga Permasyarakatan Kota Banjarbaru. Tehnik analisis data dengan menggunakan dengan Regresi Linier Berganda untuk mengetahui secara parsial dan secara simultan pengaruh variabel motivasi dan varaibel kepemimpinan terhadap disiplin kerja Lembaga Pemasyarakatan Kota Banjarbaru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh signifikan Motivasi terhadap kedisiplinan kerja pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kota Banjarbaru secara parsial; (2) terdapat pengaruh signifikan kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kota Banjarbaru secara parsial; (3) dan terdapat pengaruh signifikan motivasi dan kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kota Banjarbaru secara simultan.
Pelaksanaan Sistem Pengelolaan Penilaian Angka Kredit Dosen Kopertais Wilayah Xi Kalimantan A Arbani; Muhammad Akbar
Administraus Vol. 3 No. 3 (2019): Vol 3 No 3 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.441 KB)

Abstract

This study aims: (1) to find out and explore the management system of credit score assessments for increasing lecturers' functional positions in the Kopertais Region XI Kalimantan environment; (2) describe the factors that influence the management of the credit score for lecturers' functional positions; (3) outline the solutions made to obstacles in the management process of assessing functional position credit numbers for lecturers at Kopertais Region XI Kalimantan. This study used a qualitative descriptive approach with the research locus of Kopertais Region XI Kalimantan. The source of the data is the leadership and staff of Kopertais Region XI Kalimantan who are responsible and in charge of the assessment of lecturer credit numbers, as well as the assigned Assessment Team. Data collection is done by observation, in-depth interviews, and documentary studies. The validity of the data is tested through a process of credibility, dependability, and confirmation. Data analysis using the Miles & Huberman model carried out during the process of data collection and research takes place through three stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion or verification. The results of this study indicate that: (1) The process of managing the credit score assessment of Kopertais lecturers in Region XI Kalimantan consists of three stages, namely the pre-assessment stage (according to the Standard Operating Procedure), the assessment stage (by the Assessment Team), and post-assessment stages (filing for Determination of Decree of Decision by administrative staff); (2) Some factors or constraints that affect the assessment management process: often late in the proposal, incomplete proposal file, lack of staff processing assessment, lack of work facilities and infrastructure owned, lack of understanding of lecturers on functional positions, etc.; (3) Efforts to overcome: increase staff administration of credit score assessment processes (contract workers), strengthening procedures and division of labor (job description and SOP), and conducting workshops or technical guidance for the proposed functional positions of lecturers. Conclusion: Management of lecturers' credit score assessment on Kopertais Region XI Kalimantan area has been going well, the main obstacle is still the availability and competency of the human resources involved in it. Suggestion: it is necessary to add and increase the competence of administrative and socialization staff and on going technical guidance for the appointment of lecturer functional positions. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui dan mengeksplorasi sistem pengelolaan penilaian angka kredit untuk kenaikan jabatan fungsional dosen di lingkungan Kopertais Wilayah XI Kalimantan; (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan penilaian angka kredit jabatan fungsional dosen; (3) menguraikan solusi yang dilakukan terhadap hambatan dalam proses pengelolaan penilaian angka kredit jabatan fungsional dosen Kopertais Wilayah XI Kalimantan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan lokus penelitian Kopertais Wilayah XI Kalimantan. Sumber data adalah pimpinan dan staf Kopertais Wilayah XI Kalimantan yang bertanggungjawab dan membidangi urusan penilaian angka kredit dosen, serta Tim Penilai yang telah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumenter. Keabsahan data diuji melalui proses kredibilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman yang dilakukan selama proses pengumpulan data dan penelitian berlangsung melalui tiga tahapan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Proses pengelolaan penilaian angka kredit dosen Kopertais Wilayah XI Kalimantan terdiri dari tiga tahapan, yakni tahapan pra penilaian (sesuai Standar Operasional Prosedur), tahapan penilaian (oleh Tim Penilai), dan tahapan pasca penilaian (pemberkasan untuk penetapan Surat Keputusan penilaian oleh staf administrasi); (2) Beberapa faktor atau kendala yang mempengaruhi proses pengelolaan penilaian: sering terlambatnya usulan, kurang lengkapnya berkas usulan, kurangnya jumlah staf yang memproses penilaian, kurangnya sarana dan prasarana kerja yang dimiliki, kurangnya pemahaman dosen terhadap jabatan fungsional, dan lain-lain; (3) Upaya mengatasi: menambah staf administasi pemeroses penilaian angka kredit (tenaga kontrak), penguatan tatacara dan pembagian kerja (job description dan SOP), dan pelaksanaan workshop atau bimbingan teknis untuk pengusulan jabatan fungsional dosen. Kesimpulan: Pengelolaan penilaian angka kredit dosen pada Kopertais Wilyah XI Kalimantan sudah berjalan dengan baik, kendala utama masih pada ketersediaan dan kompetensi sumber daya manusia yang terkait di dalamnya. Saran: perlu penambahan dan peningkatan kompetensi tenaga adminsitrasi, sarana dan prasarana, dan pelatihan penyusunan angka kredit serta sosialisasi yang berkelanjutan untuk pengusulan jabatan fungsional dosen.
Pemberdayaan Lembaga Desa Dalam Pembangunan Sufrastruktur Di Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala Mutia Rahmah
Administraus Vol. 4 No. 2 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.71 KB) | DOI: 10.56662/administraus.v4i2.97

Abstract

This research is describing the empowerment of village institution in the construction of superstructure. The problem formulation in this research are how the empowerment of village institution as well as the strengthening of human resource at th empowerment of village institution in the construction of superstructure at Rantau Badauh Sub-district of Barito Kuala District. This research used Juliannor Fatahillah, S.STP as the chief of Rantau Badauh Sub-district as the key informan and the informan are all of people who involve during research interraction. The focus of research are to know why the village institution at Rantau Badauh Sub-district is not encouraged maximally by government, is there any village that involve their institution in construction process, and the importance of role the village institution in construction process. Data collected are interview and documentary. Where analysis technique using descriptive qualitative. To get validity of data using Focus Group Discussion (FGD) at two village in Rantau Badauh Sub-disctrict such as Danda Jaya Village and Sungai Bamban Village. The result of this research show that the the process of empowerment village institution on the construction of superstructure at Rantau Badauh Sub-district Barito Kuala District goes according to the applicable rules and regulations, but there are differences on construction implementation at each village. The village intitution is not involved maxsimally on construction of superstructure. And the strengthening of human resource on construction of superstructure carried out at least one time every year with various activities. Penelitian ini menggambarkan tentang pemberdayaan lembaga desa dalam pembangunan suprastruktur. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pemberdayaan lembaga desa dalam pembangunan suprastruktur di Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala, bagaimana keterlibatan lembaga desa dalam siklus pembangunan suprastruktur di Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala, dan bagaimana penguatan sumber daya manusia pada pemberdayaan lembaga desa dalam pembangunan suprastruktur di Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala. Key Informan dalam penelitian ini adalah Bapak Juliannor Fatahillah, S.STP selaku Camat Rantau Badauh dan informan pada penelitian ini adalah semua yang terlibat dalam penelitian. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui mengapa lembaga desa di Kecamatan Rantau Badauh belum diprioritaskan oleh pemerintah, apakah ada desa yang telah melibatkan lembaga desanya dalam proses pembangunan, dan pentingnya peranan lembaga desa dalam proses pembangunan. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara dan dokumen. Teknik analisis data adalah deskriptif kualitatif. Untuk keabsahan data menggunakan Fokus Group Discussion (FGD) pada dua desa di Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala yaitu Desa Danda Jaya dn Desa Sungai Bamban. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses pemberdayaan lembaga desa dalam pembangunan suprastruktur di Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala berjalan sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku, hanya saja ada beberapa perbedaan dalam pelaksanaan pembangunan pada masing-masing desa. Lembaga desa belum dilibatkan secara maksimal dalam pembangunan suprastruktur. Dan penguatan lembaga desa dilaksanakan paling sedikit satu kali dalam setahun dengan kegiatan yang berbeda-beda.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Dilihat Dari Aspek Tangibles Terhadap Kepuasan Masyarakat Pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bintang Ara Kabupaten Tabalong Wahyu Subadi
Administraus Vol. 4 No. 1 (2020): Vol 4 No 1 (2020): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.484 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada pengaruh dan seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan dilihat dari aspek tangibles (X) terhadap kepuasan masyarakat (Y) pada KUA Kecamatan Bintang Ara Kabupaten Tabalong. Penelitian menggunakan metode kuantitatif yaitu untuk menguji teori - teori tertentu dengan cara meneliti hubungan antar variabel. Populasi 80 masyarakat pengguna jasa di kantor urusan agama (KUA) Kecamatan Bintang Ara data tahun 2018 diambil dari teori Arikunto (2006 : 231) apabila subjeknya kurang dari 100, lebih baik diambil semua tetapi jika jumlah subjeknya besar, dapat diambil antara 10-15% atau 20-25%. Menggunakan teknik simple random sampling yaitu teknik yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi, sehingga dengan teknik ini akan memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh antara variabel kualitas pelayanan (X) terhadap kepuasan masyarakat (Y) di KUA Bintang Ara diperoleh nilai estimasi sebesar 0,017 dengan CR sebesar 52.49* dan besarnya pengaruh kualitas pelayanan (X) terhadap kepuasan masyarakat (Y) dapat dilihat dari nilai AFIT = 0,567 artinya kualitas pelayanan (X) mempengaruhi kepuasan masyarakat (Y) di KUA Bintang Ara Kabupaten Tabalong dan sisanya 43,3% di pengaruhi oleh faktor lain diluar dari indikator.
Pengaruh Kompetensi, Disiplin Kerja, Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan M. Iwan Fauzi; Muhammad Akbar
Administraus Vol. 4 No. 1 (2020): Vol 4 No 1 (2020): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.963 KB)

Abstract

The study aims to test and prove empirically the influence of Competence, Work Discipline and Workload on Investigation Performance the investigator of Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan. Population in this study were all the the investigator of Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, which is 116 people and the determination of the sample in this study using the calculation of the Slovin formula, thus the sample in this study were 90 people. The collected data was analyzed by multiple regression analysis. Results of this study indicates that (1) Competence has a significant influence on the Performance of the investigator of Direktorat Reserse Kriminal Umum. (2) Work Discipline has a significant effect on the Performance of the investigator of Direktorat Reserse Kriminal Umum, (3) Workload significantly affects the Performance of the investigator of Direktorat Reserse Kriminal Umum, (4) Competence, Work Discipline, and Workload affect the Performance of the investigator of Direktorat Reserse Kriminal Umum. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan secara empiris pengaruh Kompetensi, Disiplin Kerja dan Beban kerja terhadap KinerjaPenyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatanyaitu sebanyak 116 orang dan Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan perhitungan rumus Slovin, dengan demikian maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 90 orang. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisis Regresi Berganda. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kompetensi memiliki pengaruh signifikan pada KinerjaPenyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum. (2) Disiplin Kerja berpengaruh signifikan terhadap KinerjaPenyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum, (3) Beban Kerja mempengaruhi signifikan terhadap KinerjaPenyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum, (4) Kompetensi, Disiplin Kerja, dan Beban Kerja mempengaruhi KinerjaPenyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Page 6 of 20 | Total Record : 199


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2025): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 3 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 2 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 8 No. 1 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 3 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 2 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 7 No. 1 (2023): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 3 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 2 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 6 No. 1 (2022): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 3 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2021): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 1 (2020): Vol 4 No 1 (2020): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2020): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 3 (2019): Vol 3 No 3 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 2 (2019): Vol 3 No 2 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 3 No. 1 (2019): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 3 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 2 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2018): Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2017): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen More Issue