cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
lppm@stikeskendal.ac.id
Editorial Address
Jl. Laut No. 31A Kendal Jawa Tengah 51311
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
ISSN : 20890834     EISSN : 25498134     DOI : https://doi.org/10.32583/pskm
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles 1,175 Documents
Kegiatan Rapid Test Antibodi Massal di Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020 Rizki Nur Azizah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.498

Abstract

Terhitung per tanggal 15 Mei 2020, kasus COVID-19 di di Jawa Tengah mencapai 1.115 kasus dengan 83 kematian, dan di Kabupaten Kebumen mencapai 29 kasus dengan 2 kematian. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kebumen mengadakan program rapid test antibodi massal secara gratis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hasil reaktif rapid test antibodi massal untuk skrining awal COVID-19 di Kabupaten Kebumen dengan hasil RT-PCR. Periode data yang dianalisis adalah data pasien reaktif rapid test antibodi yang dilakukan di pasar tradisional dan swalayan sejak tanggal 16 Mei hingga 10 Juni 2020 di 31 titik yang tersebar di 26 kecamatan di Kabupaten Kebumen. Hasil rapid test antibodi massal terdapat 194 orang reaktif yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan RT-PCR agar dapat dikonfirmasi positif COVID-19 atau tidak. Hasil pemeriksaan RT-PCR menunjukkan bahwa terdapat dua orang yang dikonfirmasi positif COVID-19. Tabulasi silang rapid test antibodi massal dengan RT-PCR menggunakan software Epi Info 7 menunjukkan hasil bahwa nilai sensitivitas dan spesifisitas rapid test antibodi massal masing-masing sebesar 28,57% dan 98,57%, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemeriksaan rapid test antibodi kurang efektif untuk alat skrining COVID-19 karena hasil sensitivitas rapid test antibodi yang rendah, sehingga terdapat kemungkinan false negative lebih banyak pada alat skrining ini.
Hubungan antara Teman Sebaya dan Kecederungan Anoreksia Nervosa pada Remaja Surabaya Kholifatul Mardiah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.599 KB)

Abstract

Setiap remaja pasti mengalami perubahan dalam pertumbuhan dan perkembangan, namun remaja berisiko mengalami masalah kesehatan seperti gangguan makan. Adapun diagnosa gangguan makan yang memiliki resiko mortalitas yang tinggi dibanding bulimia nervosa adalah anoreksia nervosa. karakteristik remaja yang cenderung bergantung pada teman sebaya, berisiko dalam perubahan perilaku, apabila berupa tekanan dari teman sebaya dapat berisiko pada perilaku makan menyimpang. Maka, pada penelitian berikut bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecenderungan anoreksia nervosa dan teman sebaya pada remaja Surabaya. adapun metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dan obsevasional deskriptif, menggunakan metode cross-sectional.  Populasi penelitian merupakan siswa kelas 10 – 12 salah satu SMA Negeri di Surabaya Barat, dan dari teknik simple random sampling didapatkan 286 sampel penelitian. Pengumpulan data secara daring, menggunakan google form dianalisis univariat dan bivariate. Berdasarkan hasil uji spearman, diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan terarah antara kecenderungan anoreksia nervosa dan teman sebaya. berdasarkan hasil penelitian, diperlukan deteksi dini yang lebih massif sebagai langkah pencegahan terjadinya anoreksia nervosa.
Formulasi, Kandungan Gizi, Aktivitas Antioksidan, dan Daya Terima Jelly Rr (Rumput Laut dan Rosella) pada Anak Usia Sekolah Asep Jalaludin Saleh; Ai Kustiani; Radella Hervidea
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.540

Abstract

Anak usia sekolah berada dimasa pertumbuhan dan perkembangan yang memiliki aktivitas tinggi sehingga membutuhkan konsumsi pangan yang mengandung gizi seimbang. Salah satu bahan pangan yang dapat dimanfaatkan dan berlimpah di Provinsi Lampung adalah rumput laut Gracillaria sp. dan bunga rosella (Hibiscus sabdariffa)  yang berpotensi sebagai sumber antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas sehingga imunitas tubuh meningkat  dan dapat terhindar dari patogen yang dapat mengganggu aktivitas, pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis formulasi, kandungan gizi, aktivitas antioksidan dan daya terima jelly RR (Rumput laut dan Rosella) pada anak usia sekolah.  Penelitian dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu pembuatan produk yang terdiri dari pengeringan bunga rosella, rumput laut, formulasi dan pembuatan jellly RR, uji organoleptik, analisis proksimat dan analisis kandungan antioksidan. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni sampai September 2022.  Berdasarkan uji organoleptik didapatkan hasil F3 merupakan formulasi dengan nilai penerimaan secara keseluruhnnya tertinggi 4.73 (p-value <0,05). Uji lanjut dilakukan analisis proksimat pada Jelly F3 didapatkan hasil kandungan air 79.20 %, abu 0.46% ,protein 1.35% dan karbohidrat 18.64%  (p-value <0,05), kandungan lemak 0.32 % dan serat kasar 0.98% (p-value >0,05). Aktivitas antioksidan pada F3 menunjukan hasil nilai IC50 7870.97 µG/mL (p-value <0,05).
Uji Perbandingan Efektifitas Daun Senduduk (Melastoma Malabathrium L) dengan Betadin terhadap Waktu Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih Dewi Woro; Radella Hervidea
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.541

Abstract

Luka merupakan kejadian yang sering kita jumpai dalam sehari-hari. Luka merupakan kerusakan pada kulit disertai dengan hilangnya kontuinitas jaringan epitel dengan adanya kerusakan pada jaringan yang disebabkan oleh luka sayatan, luka operasi dan lainya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk  mengetahui  efektifitas  daun  senduduk (Melastoma malabathirum L) yang di tumbuk terhadap luka sayat pada tikus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, total sampling yang digunakan sebanyak 24 tikus putih kemudian akan dibagi menjadi 4 (empat) kelompok; kelompok tanpa perlakuan, kelompok betadine, kelompok yang diberi daun senduduk 10 gr dan kelompok yang diberi daun senduduk 15 gr. Pada Penelitian ini data akan dianalisis dengan menggunakan uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney. Berdasarkan rerata waktu penyembuhan luka Tanpa Perlakuan= 11,89  P1= 10.59, P2=9.89 dan P3= 8.49. Hasil Analisis data yang didapatkan hasilnya signifikan (P<0,05) antara kelompok tanpa perlakuan dengan kelompok yang siberi betadine, kelompok tanpa diberi perlakuan dengan kelompok 10 gr yang di beri dayn senduduk, kelompok tanpa perlakuan dengan kelompok yang diberi daun senduduk 15 gr, kelompok yang di beri betadine dengan yang diberi daun senduduk 15 gr. Kesimpulan yang di dapatkan ada perbedaan lama hari penyembuhan anatara kelompok yang diberi daun senduduk dengan kelompok yang tanpa perlakuan. Kelompok yang di beri daun senduduk 10 gr waktu penyembuhan lebih cepat dibandingkan dengan kelompok TP, P1 dan P2.
Faktor Risiko Kejadian Infeksi Virus Hepatitis B pada Ibu Hamil Sukmawati Sukmawati; Endang Budiarti; Nur Sefa Arief Hermawan; Aila Karyus; Kodrat Pramudho
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.501 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan pengidap hepatitis B nomor 2. Sekitar 23 juta penduduk Indonesia telah terinfeksi hepatitis B dan 2 juta orang terinfeksi hepatitis C. Pada populasi tersebut, penyebaran utama melalui jalur penurunan dari ibu ke anak, dan infeksi biasanya berkembang pada saat bayi lahir atau balita (Alamudi dkk, 2017). Tujuan penelitian ini adalah untuk Faktor Resiko Kejadian Infeksi Virus Hepatitis B Pada Ibu Hamil Di Kota Bandar Lampung Tahun 2021. Desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan case control , sampel penelitian 64 responden, teknik pengambilan sampel random sampling. Metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menggunakan uji chi-square didapat P-value 0,001 < 0,005 maka dapat dikatakan ada hubungan signifikan antara Riwayat Transfusi dengan Hepatitis B. didapat P-value 0,000 < 0,005 maka dapat dikatakan ada hubungan signifikan antara Riwayat Keluarga dengan Hepatitis B. P-value 0,000 < 0,005 maka dapat dikatakan ada hubungan signifikan antara penggunaan sikat gigi dengan Hepatitis B. P-value 0,000 < 0,005 maka dapat dikatakan ada hubungan signifikan antara ANC dengan Hepatitis B. P-value 0,000 < 0,005 maka dapat dikatakan ada hubungan signifikan antara alat cukur dengan Hepatitis B. variabel yang paling dominan dan paling tinggi pada variabel penggunaan sikat gigi secara bersamaan dengan OR 33.272 sedangkan variabel terendah yaitu kunjungan ANC dengan nilai OR 16.021. Pentingnya melakukan upaya pengendalian angka kejadian hepatitis B pada ibu hamil melalui skrining secara menyeluruh dan vaksinasi HBV secara rutin bagi ibu hamil.
Penerapan Protokol Kesehatan di Era New Normal pada Pedagang Pasar Tradisional Kota Kupang Albina B. Telan; Enni Rodida Sinaga; Karolus Ngambut
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.677 KB)

Abstract

Selama masa pandemi covid-19 aktivitas di pasar tradisional Kota Kupang masih normal dibuka dari pagi sampai malam. Pantauan di pasar tradisional Kota Kupang tidak diterapkan prokes dengan baik, pedagang tidak menggunakan masker, tidak mencuci tangan saat melakukan transaksi dengan pembeli. Tujuan menganalisis perilaku pedagang pasar dalam menerapkan protokol kesehatan  di era new normal.  Jenis penelitian cros sectional study untuk menganalisis variabel bebas yaitu tingkat pengetahuan dan sikap dan variabel terikat tindakan pedagang dalam penerapan protokol kesehatan. Responden dalam penelitian ini adalah pedagang berjumlah 200 orang, dengan teknik pengambilan secara acak dengan kriteria inklusi pedagang yang bersedia menjadi responden. Data dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian faktor tingkat pengetahuan terhadap sikap nilai p =0,304, pengetahuan terhadap tindakan nilai p=0,675, sikap terhadap tindakan nilai p = 0,966 dalam penerapan protokol kesehatan di era new normal. Simpulan tidak ada hubungan signifikan tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan pedagang pasar dalam penerapan protokol kesehatan. Saran yang diberikan melakukan edukasi kepada masyarakat melalui media dan berkolaborasi dengan pihak pemerintah, tokoh masyarakat, sehingga prokes membudaya.
Gambaran Motivasi Kerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap Zaini Hidayat; Herni Sulastien; Siti Aisyah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.895 KB)

Abstract

Tenaga kesehatan yang memiliki peranan penting dalam pelayanan kesehatan adalah perawat dan merupakan salah satu faktor penentu dalam baik buruknya citra rumah sakit. RSUD Kota Mataram adalah rumah sakit yang berada di ibukota tentu memberikan tekanan yang cukup tinggi terutama bagi perawat, sebagai garda terdepan dalam pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi Gambaran Motivasi Kerja Perawat Pelaksana Di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Mataram Tahun 2022. Sampel penelitian ini berjumlah 30 orang perawat pelaksana diruang rawat inap. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dengan 20 pernyataan tertutup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gambaran Motivasi Kerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Mataram berada dalam kategori baik yakni 24 responden (80). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Gambaran Motivasi Kerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Mataram berada dalam kategori baik. Saran bagi Perawat pelaksana di Instalasi Rawat Inap RSUD Kota Mataram agar selalu menciptakan hubungan yang harmonis dan bekerjasama dengan baik sehingga keadaan lingkungan kerja mendukung dalam pelaksanaan asuhan keperawatan untuk menghasilkan kinerja sesuai tujuan yang diharapkan bersama.
Perilaku Masyarakat dan Spasial Lidia Br Tarigan; Johanis Jusuf Pitreyadi Sadukh
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.132 KB)

Abstract

Filariasis merupakan penyakit menular dan dapat menimbulkan kecacatan seumur hidup. Perilaku masyarakat dan kondisi spasial menjadi faktor dalam pencegahan dan penyebaran filariasis. Tujuan penelitian untuk mengetahui perilaku dan spasial filariasis di Kelurahan Wangkung Kabupaten Mangarai. Penelitian bersifat deskriptif dengan metode survei. Variabel penelitian, perilaku masyarakat tentang filariasis dan spasial filarisis. Sampel penelitian 54 orang. Data diperoleh melalui wawancara dan GIS. Data dianalisis secara deskriptif. Pengetahuan tentang filariasis rendah. Responden tidak mengetahui penyebab filariasis, gejala filariasis dan tidak mengetahui filariasis dapat dicegah dan diobati. Responden memiliki sikap setuju terhadap pencegahan filariasis. Tindakan pencegahan dengan menggunakan kelambu, menggunakan penangkal nyamuk, mengenakan baju berlengan panjang saat keluar rumah malam hari, minum obat pencegah filariasis. Habitat vektor filariasis yaitu sawah, sungai dan rawa-rawa. Penderita yang tinggal pada habitat sawah sebanyak 10 orang, 9 penderita berada pada zona merah dan 1 penderita pada zona hijau. Pada habitat sungai terdapat 5 penderita, berada pada zona hijau. Pada habitat rawa-rawa terdapat 6 penderita, 4 penderita pada zona merah dan 2 penderita pada zona kuning. Perilaku masyarakat tentang filariasis dengan pengetahuan rendah, sikap setuju dan melakukan tindakan pencegahan. Penderita sebahagian besar tinggal di zona merah habitat vektor filariasis.
Prevalensi Fisur Dalam dan Karies pada Siswa Usia 7 Tahun beserta Kebutuhan Perawatannya Emma Krisyudhanti; Ferdinan Fankari; Elisabet Mulia
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.332 KB)

Abstract

Usia 7 tahun adalah saat dimana gigi molar pertama permanen erupsi namun belum kalsifikasi sempurna dan harus berada dalam rongga mulut seorang anak yang belum memiliki oral self care yang baik, sehingga rentan mengalami karies. Tujuan penelitian untuk menentukan prevalensi fisur dalam, karies serta kebutuhan perawatannya pada siswa usia 7 tahun di SD INPRES Bonen. Penelitian ini adalah studi deskriptif dengan metode survei yang dilakukan di SD INPRES Bonen, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang dengan jumlah siswa usia 7 tahun yang diperiksa giginya sebanyak 35 anak. Untuk mengukur prevalensi fisur dalam , karies , serta kebutuhan perawatannya, digunakan Kartu Gigi Beta Sehat sebagai instrument pendokumentasi kondisi rongga mulut beserta kebutuhan perawatannya. Data yang diperoleh akan dianalisa secara deskriptif. Prevalensi fisur dalam adalah sebesar 3,33%, karies superfisial sebanyak 17,95% karies media 1,79%, karies profunda 3,45%, karies mencapai akar 1,19% dan 1,67% berupa kasus lain, seperti resobsi fisiologis, persistensi serta abses. Kondisi lain yang juga tercatat adalah 4,17% gigi permanen baru erupsi. Jenis kebutuhan perawatan yang diperlukan, terdiri dari 4,17% perawatan remineralisasi, 3,33% penutupan fisur, 9,4% penumpatan, 1,55% pencabutan, serta 4,76% rujukan. Prevalensi fisur dalam adalah sebesar 3,33%, prevalensi karies yang tertinggi adalah karies superfisial, diikuti karies profunda, lalu karies media, kemudian karies mencapai akar. Terdapat juga kasus-kasus lain non karies, seperti resobsi fisiologis dan persistensi. Perawatan yang paling dibutuhkan adalah penumpatan gigi, diikuti dengan tindakan rujukan, terapi remineralisasi, penutupan fisur gigi, serta pencabutan gigi.
Pengaruh Konsumsi Teh Bunga Telang (Clitoria Ternatea) sebagai Alternatif Antioksidan dan Booster Imunitas pada Masa Pandemi Covid-19 Dian Utama Pratiwi Putri; Satria Nandar Baharza
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.571

Abstract

Bunga Telang adalah tanaman herbal di dalam pengobatan tradusional. Semua bagiannya mulai dari akar sampai bunga dipercaya memiliki efek mengobati dan memperkuat kinerja organ. Bunga Telang memiliki kadar polifenol relatif tinggi sehingga potensial memberikan manfaat kesehatan bagi manusia. Manfaat bunga telang sebagai antioksidan, antidiabetes, anti-obesitas, anti-inflamasi, antimikroorganisme, antikanker, hepatoprotektif, dan manfaat fungsional lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi teh bunga telang sebagai alternatif antioksidan dan booster imunitas pada masa pandemi covid-19. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif laboratorik menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikril hidrazil) untuk menguji aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol 80% bunga Telang (Clitoria ternatea L.). Sampel dalam penelitian adalah bunga telang segar yang tumbuh di daerah Kabupaten Pringsewu, Lampung. Bahan-bahan  yang digunakan dalam penelitian ini, selain  Bunga Telang adalah etanol 80%, etanol 96% (Bratacem), pereakis Mayer, peraksi Dragendroff, larutan HCL 1%, serbuk Mg, HCL pekat, HCL 1 N, H2SO4 pekat, FeCl3 10%, NaOH 1 N dan baku DPPH (2,2-difenil-1-pikril hidrazil) (Aldrich). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak Bunga Telang tergolong sebagai senyawa antioksidan kategori kuat, karena nilai IC50 sebesar 0,9958 ppm. Bunga Telang yang yang tumbuh di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung di ekstrak dengan etanol mengandung metabolit sekunder. yaitu: flavonoid, saponin, terpenoid, dan tanin. Bunga Telang (Clitoria ternatea L.)  Responden merasakan rasa segar di tubuh setelah meminum teh telang.

Page 77 of 118 | Total Record : 1175


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025 Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025 Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025 Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2025 Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024 Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024 Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024 Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024 Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023 Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023 Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023 Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp April 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2022 Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 12 No 1 (2022): Supp Januari 2022 Vol 11 No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021 Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021 Vol 11 No 2 (2021): April 2021 Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021 Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021 Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020 Vol 10 No 2 (2020): April 2020 Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 9 No 4 (2019): Oktober Vol 9 No 3 (2019): Juli Vol 9 No 2 (2019): April Vol 9 No 1 (2019): Januari Vol 8 No 2 (2018): Oktober Vol 8 No 1 (2018): April Vol 7 No 2 (2017): Oktober Vol 7 No 1 (2017): April Vol 6 No 2 (2016): Oktober Vol 6 No 1 (2016): April Vol 5 No 2 (2015): Oktober Vol 5 No 1 (2015): April Vol 4 No 2 (2014): Oktober Vol 4 No 1 (2014): April Vol 3 No 2 (2013): Oktober More Issue