cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
lppm@stikeskendal.ac.id
Editorial Address
Jl. Laut No. 31A Kendal Jawa Tengah 51311
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
ISSN : 20890834     EISSN : 25498134     DOI : https://doi.org/10.32583/pskm
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles 1,175 Documents
Potensi Bahaya dan Penilaian Resiko di Sektor Produksi Lemari Aluminium Ade Yusuf Fatahillah; Muslikha Nourma Rhomadhoni
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.276 KB)

Abstract

Pada Tahun 2019, Pada sektor informal saat ini menyerap tenaga kerja sebesar 55,71 % sedangkan pada sektor formal presentase menyerap tenaga kerja sebesar 44,28 % dari jumlah total populasi pekerja sebesar 126,51 juta penduduk Indonesia. Dengan jumlah presentase populasi pekerja pada sektor informal yang lebih banyak dari sektor formal ini dapat disimpulkan bahwa peluang akan adanya ketidaktahuan tentang kekesadaran akan pentingnya budaya K3 pada masing-masing sektor industri saat ini. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya dan menilai resiko aktivitas pada sektor produksi lemari aluminimum. Hasil identifikasi bahaya pada sektor produksi lemari aluminium adalah proses pembuatan tiang kerangka lemari, proses pembuatan ambang (penyangga horizontal) lemari, proses pemotongan kaca lemari, proses pembuatan pintu lemari, proses perakitan lemari terdapat potensi bahaya seperti permukaan lantai tidak rata, residu potongan aluminium, permukaan aluminium yang tajam dan tidak rata, mobilisasi bahan aluminium pada area kerja, mesin gerinda yang dapat melukai anggota tubuh, hasil potongan aluminium yang tidak rata, roll meter yang menyebabkan ruas jari terjepit, mesin bor yang dapat melukai anggota tubuh, menunduk dan jongkok dalam waktu yang lama sehingga dapat menyebabkan saraf terjepit, nyeri, kesemutan serta MSDs, tang rivet yang dapat menyebabkan ruas jari-jari terjepit, Glass cutter yang dapat melukai ruas jari, mobilisasi bahan kaca yang dapat menyebabkan terkilir, serpihan kaca yang dapat melukai kaki dan tangan. Dengan penilaian resioko bervariasi, mulai rendah, sedang dan tinggi.
Systematic Review: Determinan Peran Keluarga terhadap Keikutsertaan Vaksin Covid-19 Tri Yuniarti; Isnani Nurhayati; Daryanto Daryanto; Mustain Mustain; Aris Widiyanto; Livana PH; Shella Miranda Juandrina; Joko Tri Atmojo
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.257 KB)

Abstract

Covid-19 ditetapkan oleh Indonesia sebagai kejadian bencana berupa pandemi. Segala upaya yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus covid-19, seperti pembatasan sosial, pemberlakuan isolasi di berbagai wilayah di Indonesia, dan lain sebagainya. Selain itu upaya lain yang dilakukan pemerintah yaitu pemberian vaksin COVID-19 yang merupakan bentuk pencegahan agar terjadinya keparahan, mengurangi penyebaran dan menurunkan angka kesakitan dan kematian. Pemberian vaksin COVID-19 juga membutuhkan peran dukungan dari anggota keluarga. Tujuan untuk menganalisis faktor-faktor mana saja yang mempengaruhi peran keluarga terhadap keikutsertaan vaksinasi COVID-1. Penelitian ini menggunakan sistematik review mengkaji secara kritis pada jurnal kesehatan yang berkualitas, yang telah disaring dengan kriterian inklusi serta menggunakan beberapa data base Pubmed, Science Direct dan Google Scholar. Terdapat 318 jurnal sesuai kata kunci yang disaring menjadi 6 jurnal sesuai tema dan dianalisis yang mengkaji apa saja faktor-faktor peran keluarga yang dapat mempengaruhi keikutsertaan vaksinasi COVID-19. Manfaat dan hambatan yang paling berpengaruh signifikan terhadap keikutsertaan vaksin covid-19. Selain itu persepsi kerentanan, keparahan, dan peran keluarga juga berpengaruh terhadap keikutsertaan vaksin covid-19.
Mengukur Unstimulated and Stimulated PH and Saliva Flow Rate Pada Wanita Hamil yang Mengkonsumsi Sirih Pinang Christina Ngadilah; Ardent Titu Eki
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.35 KB)

Abstract

Analysis saliva pada wanita hamil yang mengkonsumsi sirih pinang akan menjadi hal yang penting untuk mengevaluasi kondisi saliva . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur unstimulated saliva flow rate dan pH serta stimulated saliva flow rate dan pH pada wanita hamil yang makan sirih pinang di Kabupaten Kupng Nusa Tenggara Timur. Metode , responden 102 wanita hamil yang makan sirih pinang berasal dari 4 desa di 4 kecamatan.. Sampel saliva dikoleksi antara jam 9 – 12 pagi unstimulated saliva dan stimulated saliva. Setelah dikoleksi air ludahnya maka diukur SFR nya dalam ml/10 menit dan PH nya menggunakan saliva check buffer Kit, GC Corporation, Tokyo ,Japan). Berbasis pada perubahan warna pada indicator kertas strip.Stimulated Saliva diukur dengan cara yang sama setelah mengkonsumsi sirih pinang.. Hasil sebanyak 102 wanita hamil yang makan sirih pinang berpartisipasi dalam penelitian ini. Dilihat dari kelompok umur yang paling banyak adalah berturut turut 21-30 tahun sebanyak 43%,lalu >30 tahun sebanyak 38.7% dan sebanyak 18.3% umur < 20 tahun. Frekuensi yang mengkonsumsi sirih pinang lebih dari 4 kali sehari 43%, 3-4 kali sehari 39.8% dan 1-2 kali sehari 17.2%. sedangkan menyangkut lamanya seseorang makan sirih pinang selama ini sebanyak 55.% antara 11-20 tahun, 1-10 tahun 37.6% dan lebih dari 20 tahun 6.5%. rata rata unstimulated saliva flow rate 8.283/10 menit (p<0.001) dan stimulated saliva flow rate 17.969/10 menit (p<0.001). rata rata unstimulated pH saliva 6.635 (p<0.001) dan rata rata stimulated pH saliva 9.291 (p<0.001).
The Number of CD4+ T Cells on HIV/AIDS Patients who Have Received ARV Therapy Adrianus Olawuan; Ni Ketut Yuliana Sari; Novian Agni Yudaswara; Neny Foekh; Arista Day Atajama
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.518 KB)

Abstract

Human immunodeficiency virus (HIV) is an infection that attacks the body’s immune system, specifically the white blood cells called Lymphocytes CD4+ T cells. Antiretroviral therapy is the main treatment used in the management of HIV / AIDS. Antiretroviral therapy proved able to suppress viral replication and increase the number of CD4 T-cells so as to suppress the progression of the disease. CD4+ T cell counts is an important indicator to determining the level of immunity of the human body, maintaining the number of CD4+ T cells in normal limits to defend themselves from complications related to HIV/AIDS in particular to prevent opportunistic infections. The number of CD4+ T cells will determine when people living with HIV should begin antiretroviral therapy. To determine the immune status and disease progression in a person infected with HIV, a CD4+ T cell count is performed. Without antiretroviral (ARV) therapy, most people living with HIV/AIDS (PLWHA) will become progressively immunodeficient, which is characterized by a decrease in the number of CD4+ T cells, then progresses to AIDS and can end in death. The purpose of this study was to describe the number of CD4+ T cells in HIV/AIDS patients who had received ARV therapy at Prof. Hospital. Dr. W.Z. Johannes Kupang. Descriptive observational analysed data from medical record of HIV/AIDS patients with antiretroviral therapy. A Total 100 patients who were eligible included in the study had both a CD4 lymphocyte CD4+ T cell count during 2020-2021. The average difference before and after therapy using Test with p-value 0.000 (p-value <0.05) indicates that there is a significant difference between the number of Lymphocytes CD4+ T cells counts before and after therapy.
Hemoglobin Levels in Pulmonary Tuberculosis Patients who Consuming Anti-Tuberculosis Medicine Supriati Wila Djami; Agustina W Djuma; Marni Tangkelangi
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.187 KB)

Abstract

Tuberculosis (TB) is a lung infection characterized by pulmonary infiltrates and the formation of caseous granulomas, fibrosis, and cavities. TB is the second leading cause of death from infectious diseases worldwide, after the human immunodeficiency virus (HIV). To reduce the death rate due to TB, the government carried out the Find Drugs Until Heal program with examinations for 6-9 months to kill the Mycobacterium tuberculosis bacteria with anti-tuberculosis drugs, namely Isoniazid, Rifampicin, Ethambutanol, Streptomycin, and Pyrazinamide. Anti Tuberculosis Drugs can cause fever, nausea and hematological reactions such as anemia, agranulocytosis, eosinophilia and thrombocytopenia. The research method used is descriptive using a cross sectional approach, namely to find out the description of hemoglobin levels in Tuberculosis patients who consume Anti Tuberculosis Drugs. 60%, in the productive age of 31-50 years with a percentage of 67% and occurs in patients with two months of treatment, namely initial or intensive treatment with a percentage of 87%.
Kasus Campak pada Kasus Campak yang Divaksinasi Menurut Provinsi di Indonesia Tahun 2018-2020 Hamriyana Hamzah; Lucia Yovita Hendrati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.487

Abstract

Angka penemuan kasus campak di Indonesia tahun 2014-2018 adalah 89.127 suspek campak dengan 22 kematian, hasil laboratorium menunjukkan 19.392 positif campak. Incidence rate cenderung naik mulai 2015-2017, dari 3,2 menjadi 5,6 per 100.000 penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus campak pada kasus campak yang divaksinasi menurut Provinsi di Indonesia tahun 2018-2020. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasinya seluruh kasus campak menurut Provinsi di Indonesia, mengacu pada data Profil Kesehatan Indonesia tahun 2018-2020. Teknik analisis data secara deskriptif menggunakan health mapper versi 4.3.0.0, version 4.03 kemudian diuji korelasi. Distribusi kasus campak menurut provinsi di Indonesia tahun 2018-2020 terdapat 14 provinsi (41,18%) mengalami peningkatan, dan 20 provinsi (58,82%) mengalami penurunan. Sedangkan, distribusi kasus campak yang divaksinasi menurut provinsi di Indonesia tahun 2018-2020 menunjukkan 22 provinsi (64,70%) mengalami peningkatan, dan 12 provinsi (35,30%) mengalami penurunan. Disimpulkan bahwa distribusi kasus campak menurut provinsi di Indonesia tahun 2018-2020 yang mengalami peningkatan kasus campak juga mengalami peningkatan kasus campak yang divaksinasi, serta terdapat hubungan kasus campak dengan kasus campak yang divaksinasi menurut provinsi di Indonesia tahun 2018-2020.
Pengalaman Ibu dalam Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Prima Yoselina; Meri Neherta; Lili Fajria
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.488

Abstract

Pemberian imunisasi adalah salah satu kebutuhan dasar anak dalam pertumbuhan dan perkembangan. Beberapa penelitian menunjukkan pemberian imunisasi dipengaruhi oleh adanya keraguan terhadap imunisasi, penolakan imunisasi dan ketakutan orang tua, keterbatasan akses ke pelayanan kesehatan dan dana yang kurang untuk pelayanan imunisasi. Tujuan penelitian ini untuk menggali pengalaman ibu terhadap pemberian imunisasi dasar lengkap. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan analisis Miles dan Huberman. Jumlah sampel sebanyak 6 ibu yang mempunyai anak umur 12 bulan dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, alat perekam dan catatan lapangan. Penelitian dilakukan pada bulan Juli Tahun 2022 di wilayah kerja Puskesmas Kota Pariaman. Hasil penelitian didapatkan 3 tema yaitu respon terkait pemberian imunisasi, hambatan pemberian imunisasi dan paparan informasi tentang imunisasi. Sikap ibu dalam pemberian imunisasi dasar dipengaruhi bagaimana pandangan ibu dan keluarga terhadap imunisasi dan dukungan keluarga terhadap pemberian imunisasi.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Meditation Healing Exercise terhadap Peningkatan Pengetahuan Penderita Diabetes Mellitus dalam Upaya Menjadi Sehat Mandiri Rahmadaniar Aditya Putri; Nurul Kamariyah; Siti Nur Hasina; Iis Noventi; Nur Azizah AS
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.287 KB)

Abstract

Penderita Diabetes Mellitus memiliki kerentanan mengalami gangguan vaskular sehingga aliran sirkulasi darah tidak lancar, rentan mengalami gangguan ekstremitas kaki yang bermanifestasi menjadi sumbatan pada pembuluh  darah atau gangguan perfusi jaringan perifer,  ulkus  bahkan  amputasi sehingga perlu adanya pendidikan kesehatan dalam upaya pencegahan resiko gangguan perfusi jaringan perifer. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Pendidikan Kesehatan Terapi buerger allen exercise terhadap peningkatan pengetahuan penderita diabetes mellitus dalam upaya menurunkan resiko gangguan perfusi perifer. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis pre-eksperimental tipe one-group pretest-posttest dengan jumlah sampel sebanyak 68 orang yang diambil menggunakan Teknik total sampling. Hasil penelitian ini Tmenunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden pada penelitian ini sebelum diberikan intervensi didapatkan Sebagian besar 51,6% berpengetahuan kurang. Dan setelah diberikan Pendidikan Kesehatan didapatkan Sebagian besar 69,1% berpengetahuan baik. Hasil uji analisis Wilcoxon sign rank test didapatkan nilai p adalah 0,001. Terdapat pengaruh Pendidikan Kesehatan terapi Buerger Allen exercise terhadap peningkatan pengetahuan penderita Diabetes mellitus dalam upaya menurunkan resiko gangguan perfusi jaringan perifer. Pemberian Pendidikan Kesehatan sangat efektif diberikan bagi penderita Diabetes Mellitus terutama berkaitan dengan pencegahan komplikasi.
Upaya Peningkatan QoL pada Pasien Paliatif dengan Penerapan Aplikasi VISCA Fifi Alviana; Candra Rahayu; Endaryati Endaryati; Agusrina Dyah Ariani; Sri Atmini; Yahya Karim
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.495

Abstract

Spiritual care merupakan elemen penting dalam memberikan perawatan pada pasien paliatif. Kebutuhan spiritual yang tidak terpenuhi akan berakibat terhadap kesehatan, proses penyembuhan dan QOL seorang pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran perawat dalam perawatan paliatif untuk meningkatkan Quality of Life pada pasien paliatif dengan inovasi penerapan spiritual care yaitu VISCA. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan desain quasi experiment, melalui pendekatan pretest and posttest with control   group. Sample yang digunakan sebanyak 64 pasien dengan kategoi 32 pasien intervensi dan 32 pasien kontrol. Pengukuran QOL pada pasien paliative menggunakan questioner yang sudah terstandar oleh WHO yaitu WHOQOL-BREF dan hasil pengukuran QOL akan dilakukan uji statistik menggunakan t-test. Hasil menunjukkan data jenis kelamin menunjukkan bahwa sebagian besar pasien adalah laki – laki yaitu sebanyak 34 pasien (53,1). Sebagian besar pasien memiliki Pendidikan tamat sekolah dasar yaitu 37 pasien (57,8%). Status perkawinan menunjukkan 52 pasien (81, 3 % sudah menikah). Mayoritas pasien beragama islam sebesar 62 pasien (96,9 %). Pada uji beda tidak berpasangan didapatkan pada QoL pre p= 0,022, QoL post p<0,001 dan selisih QoL signifikan p<0,001.
Keterlibatan Pasangan Berhubungan dengan Pemakaian Kontrasepsi Pasca Persalinan Widya Emamarida Ocvita; Maulidiyatun Nafiisah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.496

Abstract

Keluarga Berencana merupakan bentuk program pemerintah untuk menekan AKI yang sasarannya adalah kelompok Unmet Need dan Pasca Persalinan. Cakupan KB Pasca Persalinan di Puskesmas Krian, Kabupaten Sidoarjo masih belum optimal. Keberhasilan dari program tersebut erat kaitannya dengan partisipasi dari ibu dan pasangannya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan antara keterlibatan pasangan dengan pemakaian kontrasepsi pasca persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Krian, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analisis deskriptif menggunakan desain penelitian case-control. Besar sampel pada penelitian ini sebanyak 42 orang diambil secara acak (simple random sampling) dan accidental sampling dengan menggunakan metode online dan offline. Pengumpulan data meliputi informasi identitas responden dan keterlibatan pasangan. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan bantuan perangkat lunak komputer. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan dukungan pemakaian kontrasepsi (p value = 0,035), dukungan saran dan masukan (p value = 0,017), dan persetujuan/keputusan (p value = 0,001) dengan pemakaian kontrasepsi pasca persalinan. Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara keterlibatan pasangan dengan pemakaian kontrasepsi pasca persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Krian Sidoarjo.

Page 76 of 118 | Total Record : 1175


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025 Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025 Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025 Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2025 Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024 Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024 Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024 Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024 Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023 Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023 Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023 Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp April 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2022 Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 12 No 1 (2022): Supp Januari 2022 Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021 Vol 11 No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021 Vol 11 No 2 (2021): April 2021 Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021 Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021 Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020 Vol 10 No 2 (2020): April 2020 Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 9 No 4 (2019): Oktober Vol 9 No 3 (2019): Juli Vol 9 No 2 (2019): April Vol 9 No 1 (2019): Januari Vol 8 No 2 (2018): Oktober Vol 8 No 1 (2018): April Vol 7 No 2 (2017): Oktober Vol 7 No 1 (2017): April Vol 6 No 2 (2016): Oktober Vol 6 No 1 (2016): April Vol 5 No 2 (2015): Oktober Vol 5 No 1 (2015): April Vol 4 No 2 (2014): Oktober Vol 4 No 1 (2014): April Vol 3 No 2 (2013): Oktober More Issue