cover
Contact Name
Usman
Contact Email
usman_health@yahoo.co.id
Phone
+6285335204999
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Jenderal Ahmad Yani Km. 6, Kota Parepare Sulawesi Selatan 91112
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan
ISSN : 26145073     EISSN : 26143151     DOI : https://doi.org/10.31850/makes
Jurnal Ilmiah Manusia dan kesehatan merupakan jurnal ilmiah menyajikan hasil penelitian, laporan kasus, makalah ilmiah atau kajian analitis-kritis di bidang manusia dan kesehatan dan artikel dalam bentuk ulasan. Jurnal ini diterbitkan setahun tiga kali: Januari, Mei, dan September.
Articles 422 Documents
Hubungan Efek Samping Kemoterapi Terhadap Kepuasan Seksual Pasien Kanker Payudara Yang Menjalani Kemoterapi Di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara Tahun 2024 Shafanida, Vinny; Rizka, Adi; Iskandar Putri, Baluqia
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i3.3616

Abstract

Kanker payudara adalah penyakit ganas yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkendali pada payudara, dan kemoterapi adalah pengobatan yang umum dilakukan, tetapi menimbulkan efek samping yang mempengaruhi fungsi dan kepuasan seksual. Seksualitas masih menjadi topik tabu di Indonesia sehingga banyak pasien yang ragu mendiskusikan hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efek samping kemoterapi pada fungsi seksual dan kepuasan seksual pasien kanker payudara di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara. Metode yang digunakan adalah studi analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 38 pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi antara November 2024 hingga Januari 2025, dengan pengambilan sampel secara total purposive sampling. Penelitian menggunakan kuesioner FSFI dan SSS-W versi Indonesia. Data dianalisis menggunakan uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 22 responden (57,9%) memiliki kepuasan seksual yang tinggi, dengan 4 (10,5%) memiliki fungsi seksual yang baik dan 18 (47,4%) mengalami disfungsi seksual. Sedangkan 16 responden (42,1%) memiliki kepuasan seksual rendah, terdiri dari 2 (5,3%) dengan fungsi seksual yang baik dan 14 (36,8%) mengalami disfungsi seksual. Simpulan dari hasil uji Fisher Exact menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara efek samping kemoterapi dan kepuasan seksual (p = 1,000 > 0,05).
Hubungan Kejadian Preeklampsia Dengan Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Dan Asfiksia Neonatorum Di RSIA Abby Kota Lhokseumawe Lubis, Putri Nabilah; Maulina, Meutia; Mardiati, Mardiati
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i3.3618

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu penyakit yang mengakibatkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) meningkat. Salah satu faktor terjadinya BBLR dan Asfiksia Neonatorum adalah preeklampsia. Preeklampsia merupakan suatu sindrom kehamilan dengan tekanan darah ≥140/90 mmHg setelah usia kehamilan 20 minggu dengan adanya proteinuria atau tidak tetapi terdapat disfungsi beberapa organ. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kejadian preeklampsia dengan kejadian berat badan lahir rendah dan asfiksia neonatorum di RSIA Abby Kota Lhokseumawe. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 113 ibu hamil preeklampsia menggunakan teknik total sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-square untuk melihat apakah terdapat hubungan antara preeklampsia dengan BBLR dan Asfiksia Neonatorum. Dari hasil penelitian ini didapatkan Mayoritas ibu preeklampsia berada pada derajat berat (73,2%) dengan karakteristik usia rerata 29 tahun dan kehamilan multigravida. Bayi yang dilahirkan adalah didominasi BBLR (63,4%) dan asfiksia neonatorum (66,2%) serta hubungan antara preeklampsia dengan BBLR dengan nilai p = 0,005 (p<0,05) dan hubungan antara preeklampsia dengan asfiksia neonatorum dengan nilai p = 0,031 (p<0,05). Hal ini membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara preeklampsia ibu hamil dengan BBLR dan asfiksia neonatorum pada bayi yang dilahirkan.
Gambaran Pengetahuan Dan Perilaku Perawatan Kaki Pada Pasien DM Tipe 2 Di RSUD Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara Fetia, Mila; Debbyousha, Maulina; Nadira, Cut Sidrah
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i3.3641

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah sekelompok penyakit metabolik kronis dengan karakteristik hiperglikemia yang disebabkan oleh defek sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Salah satu komplikasi kronis dari diabetes melitus adalah kaki diabetik dengan faktor risikonya yaitu iskemik, neuropati, dan infeksi. Upaya pencegahan primer pada pengelolaan kaki diabetik merupakan salah satu strategi yang paling efektif untuk mencegah luka kaki secara dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien diabetes melitus terhadap faktor risiko terjadinya kaki diabetik dan mengetahui perilaku perawatan kaki pada pasien diabetes melitus tipe 2. Metode penelitian ini adalah desktiptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 91 pasien DM Tipe 2 di Poliklinik Penyakit Dalam dengan teknik Consecutive Sampling. Penelitian ini menggunakan kuisioner pengetahuan yang dikembangkan Harry Ilham Bastanta dan kuisioner Nottingham Assesment of Fungtional Footcare (NAAF) sebagai alat pengumpulat data. Hasil penelitian diperoleh mayoritas penderita diabetes berjenis kelamin wanita (57,1%), usia 55-64 tahun (37,4%), Ibu rumah tangga (40,7%), pendidikan SD (45,1%), lama menderita DM < 5 tahun (61,5%) dan ulkus grade 0 (83,5%) berdasarkan klasifikasi wagner. Gambaran karakteristik tingkat pengetahuan pasien diabetes melitus terhadap faktor risiko terjadinya kaki diabetik termasuk kedalam kategori cukup baik (46,2%) dan sebagian besar responden memiliki perilaku perawatan kaki yang buruk (75,8%). Pengetahuan dan perilaku perawatan kaki yang buruk dapat terjadi karena kurangnya informasi terkait faktor risiko terjadinya kaki diabetik dan penatalaksanaannya. Pemberian edukasi terkait komplikasi diabetes melitus dan perawatan kaki penting dilakukan pada pasien DM untuk meningkatkan pemahaman mengenai komplikasi diabetes melitus salah satunya yaitu kaki diabetik dan untuk meningkatkan pemahaman mengenai perawatan kaki yang tepat untuk mencegah terjadinya kaki diabetik.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Terhadap Penanganan Kejang Demam Anak Nurmanda, Raudhatul; Sri Rahayu, Mulyati; Fitriany, Julia
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i3.3658

Abstract

Kejang demam (KD) merupakan salah satu kegawatdaruratan yang sering terjadi pada anak dan memerlukan penanganan yang cepat serta tepat. Pengetahuan dan sikap ibu sangat memengaruhi kualitas penanganan KD. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap upaya penanganan KD pada anak di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara. Metode: Jenis Penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 orang ibu yang memiliki anak dengan riwayat KD, yang dipilih dengan teknik quota sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38,0% ibu memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, 60,0% memiliki sikap negatif, dan 38,0% memiliki upaya penanganan yang cukup. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan (p = 0,003) dan sikap ibu (p = 0,000) terhadap upaya penanganan KD pada anak. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap ibu berhubungan terhadap upaya penanganan KD pada anak. Upaya edukasi dan pendampingan berkelanjutan dibutuhkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menangani KD secara tepat dan efektif.
Hubungan Profil Lipid Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara Humaira, Siti; Nadira, Cut Sidrah; Debbyousha, Maulina
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i3.3659

Abstract

Hipertensi merupakan masalah global. Data dari Dinas Kesehatan Aceh tahun 2018, hipertensi di Kota Lhokseumawe berada pada peringkat ke-4 dari 23 Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh, sementara pravelensi dislipidemia di Aceh mencapai 50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan profil lipid dengan tekanan darah pada pasien hipertensi rawat inap di RSUCM periode Januari 2023-Desember 2023. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji spearman. Hasil penelitian ini pada 51 pasien hipertensi, didapatkan nilai rata-rata tekanan darah sistol 165,25 mmHg dan tekanan darah diastol 96,22 mmHg. Rata-rata profil lipid kolestrol total 204,37 mg/dL, HDL 41,06 mg/dL, trigliserida 146,80 mg/dL. Dari hasil uji korelasi didapatkan kolestrol total dengan tekanan darah sistol diketahui bahwa nilai p value <0,05 dan koefisien korelasi (r) 0,368, didapatkan LDL dengan tekanan darah sistol nilai p value <0,05 dan nilai (r) 0,313, sementara tekanan darah diastol dengan kolestrol total dan LDL diperoleh nilai p value >0,05 yang artinya tidak memiliki hubungan. Hasil uji korelasi HDL dan trigliserida dengan tekanan darah sistol dan diastol diperoleh p value >0,05. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kadar kolestrol total dan LDL dengan tekanan darah sistol, artinya setiap peningkatan kadar kolestrol total dan LDL akan diikuti dengan peningkatan tekanan darah sistol.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Terhadap Perawatan Metode Kanguru (PMK) Pada Bayi BBLR Di Rumah Sakit Kota Lhokseumawe Yuliana, Yuliana; Mauliza, Mauliza; Fonna, Tischa Rahayu
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i3.3662

Abstract

Bayi BBLR akan mengalami kerentanan hidup dikarenakan perubahan fisiologis dan biokimia yang dialami saat perpindahan intra uterin ke ekstra uterin, oleh karena itu perlunya dilakukan tindakan yang tepat dalam menangani hal tersebut salah satunya dengan penerapan Perawatan Metode Kanguru (PMK). Penerapan metode kanguru ini dapat membantu untuk menstabilkan suhu sehingga mencegah hipotermi yang sering terjadi pada bayi BBLR. Oleh karena itu ibu yang memiliki bayi BBLR diharapkan dapat memiliki pengetahuan mengenai perawatan metode kanguru ini. Tingkat pengetahuan ibu tersebut dapat dipengaruhi oleh banyak hal baik itu usia, tingkat pendidikan, maupun pekerjaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu terhadap Perawatan Metode Kanguru (PMK) pada bayi BBLR di rumah sakit Kota Lhokseumawe. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan responden berjumlah 90 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengetahuan responden berada dalam kategori cukup sebanyak 35 orang (38,9%), dan paling sedikit adalah kategori baik berjumlah 23 orang (25,6%). Mayoritas responden berasal dari kelompok usia 20-35 tahun, pendidikan terakhir berupa pendidikan menengah, status pekerjaan tidak bekerja, dan berat bayi lahir BBLR (1500-2500 gram). Kesimpulan dari penelitian ini adalah gambaran tingkat pengetahuan ibu terhadap Perawatan Metode Kanguru (PMK) pada bayi BBLR di rumah sakit Kota Lhokseumawe belum memiliki pengetahuan yang baik tentang perawatan metode kanguru.
Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pengobatan Bronkopneumonia Anak Dengan Pendekatan Metode Gyssens Di RSUD Cut Meutia Aceh Utara Amanda Helsah, Raissa; Mardiati, Mardiati; Rahayu Fonna, Tischa
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i3.3663

Abstract

Bronkopneumonia adalah radang paru-paru pada bagian lobularis yang disebabkan oleh berbagai spesies mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur dan benda asing. Hal ini menyebabkan bronkopneumonia menjadi infeksi tunggal terbesar kematian pada anak-anak di seluruh dunia. Terapi pengobatan yang umumnya digunakan untuk mengatasi penyakit bronkopneumonia adalah dengan pemberian antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat menyebabkan pengobatan kurang efektif, tingkat keamanan obat menurun, meningkatnya resistensi, dan mahalnya biaya pengobatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan rasionalitas penggunaan antibiotik pada pengobatan bronkopneumonia anak dengan pendekatan metode Gyssens di ruang rawat inap RSUD Cut Meutia Aceh Utara tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif kemudian dianalisis menggunakan diagram alur metode Gyssens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik meliputi sefotaksim (71,3%), seftriakson (15%), meropenem (11,3%), kombinasi sefotaksim dan gentamisin (2,5%). Berdasarkan penilaian kualitas penggunaan antibiotik dengan metode Gyssens diperoleh hasil bahwa terdapat antibiotik yang diresepkan termasuk dalam kategori III B (3,8%), kategori IV A (11,3%), dan kategori 0 (85%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan antibiotik pada pasien bronkopneumonia anak di ruang rawat inap RSUD Cut Meutia Aceh Utara tahun 2022 beberapa diantaranya masih belum rasional.
Evaluasi Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis Pada Pasien Tuberkulosis Dewasa Di Puskesmas Kota Lhokseumawe Tahun 2022 Uljannah, Annisa; Yuziani, Yuziani; Herlina, Nina
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i3.3664

Abstract

Tuberkulosis atau TB merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Indonesia adalah negara kedua dengan penderita TB tertinggi di dunia setelah India. Salah satu upaya untuk mengendalikan tuberkulosis adalah dengan pengobatan. Indikator yang digunakan untuk mengevaluasi pengobatan tuberkulosis adalah angka keberhasilan pengobatan (success rate). Angka keberhasilan pengobatan ini menggambarkan kualitas pengobatan tuberkulosis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan obat anti tuberkulosis, mengevaluasi penggunaan obat anti tuberkulosis meliputi tepat obat, tepat dosis, dan lamanya pengobatan serta mengetahui hasil pengobatan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat deskriptif retrospektif dengan responden berjumlah 182 sampel yang diambil dari data rekam medis. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menggambarkan bahwa obat anti tuberkulosis (OAT) yang digunakan adalah OAT kombinasi dosis tetap (KDT) dan ketepatan penggunaan OAT yaitu tepat obat 100%, tepat dosis 99,5%, tepat lamanya pengobatan 90,5 % dan hasil pengobatan didapatkan pasien sembuh sebesar 1,1%, pengobatan lengkap 89,0%, gagal dalam pengobatan 0,5%, meninggal 2,2%, putus berobat 4,4%, dan 2,7% tidak dievaluasi. Kesimpulan dari penelitian ini, pengobatan pasien TB paru dewasa menggunakan OAT di Puskesmas Kota Lhokseumawe sudah tepat obat, tepat dosis dan lamanya pengobatan.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Perawatan Payudara Serta Teknik Menyusui Sebelum Dan Sesudah Penyuluhan Di Puskesmas Muara Satu Siti Khadijah; Albin, Iskandar; Iqbal, Teuku Yudhi
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i3.3665

Abstract

Perawatan payudara saat kehamilan adalah perlakuan yang diberikan pada payudara sebagai persiapan menyusui agar memudahkan bayi dalam menghisap ASI serta mencegah permasalahan selama proses menyusui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap perawatan payudara serta teknik menyusui yang benar sebelum dan sesudah penyuluhan di Puskesmas Muara Satu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen jenis quasi eksperimental kuantitatif terhadap 90 ibu hamil. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik simple random sampling. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengetahuan responden sebelum diberikan penyuluhan mengenai perawatan payudara adalah kategori baik sebanyak 49 orang (54.4%). Pengetahuan sebelum penyuluhan mengenai teknik menyusui adalah kategori baik sebanyak 73 orang (81.1%). Mayoritas responden dengan pengetahuan baik adalah ibu dengan rentang usia 25-35 tahun, berpendidikan menengah (SMA), Ibu yang tidak bekerja dan ibu multipara yang memiliki (2-4 anak). Setelah diberikan penyuluhan mengenai perawatan payudara tingkat pengetahuan responden juga masih dalam kategori baik dan meningkat menjadi 89 orang (98.9%) sedangkan setelah diberikan penyuluhan mengenai teknik menyusui pengetahuan responden juga masih dalam kategori baik dan meningkat menjadi 90 orang (100%). Maka kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan ibu hamil mengenai perawatan payudara dan teknik menyusui sebelum maupun sesudah penyuluhan sudah dalam kategori baik.
Edema Paru pada Preeklamsia Wihandi, Fadira Rinella; Iqbal, Teuku Yudhi
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i3.3677

Abstract

Preeklampsia merupakan kondisi peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg mulai usia 20 minggu yang ditandai dengan proteinuria signifikan (protein dalam urine ≥300 mg/24 jam atau rasio protein/kreatinin urine ≥0,3) atau terdapat disfungsi organ maternal, seperti gangguan hati, ginjal, sistem saraf, hematologi, atau uteroplasenta. Salah satu komplikasi yang mengancam jiwa dari preeklamsia adalah edema paru. Berbagai etiologinya seperti ketidakseimbangan antara tekanan hidrostatik dan onkotik kapiler paru, disfungsi endotel, serta overload cairan. Prevalensinya rendah namun mortalitasnya cukup tinggi. Dalam penatalaksanaanya adalah stabilisasi pasien dengan evaluasi jalan napas, pernapasan serta sirkulasi. Setelah pasien stabil, selanjutnya harus dipertimbangkan metode terminasi kehamilan yang tepat untuk pasien.