cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
HUBUNGAN JUMLAH KONSUMSI BISKUIT PMT-P DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN PADA BALITA GIZI KURANG USIA 12-24 BULAN Besti Verawati; Nopri Yanto; Cira Octa Weydia Nova
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2453

Abstract

Balita adalah anak usia dibawah lima tahun yang ditandai dengan proses pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi sangat pesat. Pada masa ini, balita memerlukan zat-zat gizi yang jumlahnya lebih banyak dan berkualitas namun balita mudah menderita kelainan gizi dan rawan penyakit karena kekurangan makanan yang dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan jumlah konsumsi biscuit PMT-P dengan kenaikan berat badan pada balita gizi kurang usia 12-24 bulan. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Penelitian dilakukan di puskesmas rawat inap muara fajar pada Bulan Mei-Agustus 2020 dengan jumalah sampel 52 balita. Teknik pengumpulan data wawancara dengan ibu menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariate dengan uji Chi Square. Hasil analisa univariat menunjukkan sebanyak 29 balita (55,8%) naik berat badan dan 29 balita (55,8%) sesuai jumlah dalam mengkonsumsi biskuit PMT-P. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah pemberian biskuit PMT-P dengan kenaikan berat badan balita gizi kurang dengan P value < 0.05. jumlah pemberian PMT-P yang sesuai dapat menaikkan berat badan pada balita gizi kurang.  Kata kunci: Balita gizi kurang, jumlah pemberian biskuit, kenaikan berat badan balita 
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI KESELAMATAN PADA PEKERJA DI LAPANGAN PRODUKSI MINYAK DAN GAS PT XYZ Gunawan _; Indri Hapsari Susilowati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.1772

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat tingkat efektifitas komunikasi keselamatan yang telah dilakukan selama ini pada sebuah lapangan produksi minyak dan gas PT XYZ di wilayah Kalimantan. Sebanyak 479 pekerja telah mengikuti survey secara online. Empat kriteria dengan score rata-rata untuk penilaian efektitifitas komunikasi meliputi keterbukaan dan objektif mendapat score 8.3, informasi terkini dan relevan 8.2, kemudahan dipahami 8.2 serta umpan balik positif dengan score 8.0. Sehingga diperoleh nilai rata-rata keseluruhan kriteria efektifitas komunikasi sebesar 8.175 maka dapat dikategorikan sebagai “efektif”. Faktor hambatan komunikasi yang berpotensi ada di lokasi kerja meliputi tingkat pendidikan, pengalaman kerja, status pekerja dan jabatan. Analisis pearson correlation dilakukan untuk melihat hubungan antara faktor hambatan komunikasi dengan kriteria komunikasi efektif. Ditemukan adanya hubungan antara faktor hambatan (noise) komunikasi dengan nilai signifikansi P
GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PROTOKOL KESEHATAN DAN KEPATUHAN MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KELURAHAN LANGGINI Rinda Fithriyana; Alini Alini
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2478

Abstract

COVID-19 is a disease that currently affects the entire population of the world. Preventive efforts in the health protocols implemented by the community in breaking the chain of transmission of COVID 19 during the new normal period are by getting used to wearing masks, washing hands with soap (handsanitanizer), maintaining distance (social distancing), staying away from crowds and avoiding traveling outside the area. especially areas that have been declared as red zones. But in reality, they are not very obedient in implementing government appeals and instructions regarding health protocols in handling COVID 19. This study aims to describe the public's knowledge about health protocols and compliance with health protocols during the Covid-19 pandemic in Langgini Village. The design used in this research is descriptive analysis. The population in this study was the entire community in Langgini Village, Bangkinang Health Center Working Area, Kampar Regency with a total adult population of 3,885 people. The sampling technique used is simple random sampling with a total sample of 97 people. The data collection tool uses a questionnaire. Based on the results of the study, it is known that most of the respondents have good knowledge about health protocols, as many as 68 respondents (70.1%), most of the respondents comply with health protocols, as many as 59 respondents (58.8%). It is hoped that the health program manager will increase the provision of information regarding the importance of complying with health protocols to reduce the spread of COVID 19.
EFFECTS OF NOMOPHOBIA AND MOBILE PHONE USE WITH EYE STRAIN IN UNIVERSITY STUDENTS Firman Firdauz Saputra; Zufra Inayah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2581

Abstract

Meningkatnya fitur dan fungsi smartphone menyebabkan timbulnya efek negatif seperti nomophobia serta beberapa efek negatif terusan salah satunya kelelahan mata. Populasi yang rentan efek dari smartphone adalah remaja dikarenakan penggunaan yang intens. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penggunaan handphone dan nomophobia terhadap kelelahan mata pada mahasiswa. Populasi penelitian adalah mahasiswa STIKES Insan Unggul Surabaya. Sampel dipilih menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 64 orang. Analisis dilakukan menggunakan uji regresi logistik sederhana dan berganda. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar checklist. Hasil analisis multivariable yang dilakukan menunjukkan bahwa, durasi penggunaan handphone (0,03; aPR 4,95), nomophobia (0,04; aPR 4,52), gejala menggunakan handphone sebelum tidur (0,03; aPR 12,5), menggunakan handphone >30 kali sehari (0,03 ; aPR 35,6) berhubungan dengan kejadian kelelahan mata pada mahasiswa. Perlu dilakukan tindakan preventif untuk mengurangi dan mencegah timbulnya nomophobia pada mahasiswa sebelum menimbulkan masalah kesehatan lanjutan.
ANALISIS TINGKAT RISIKO KEBAKARAN WILAYAH JAKARTA UTARA, PROVINSI DKI JAKARTA Sekarsari Kartika Putri; Fatma Lestari; Miranda Surya Wardhany
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2372

Abstract

Provinsi DKI Jakarta sebagai Ibukota Negara mengalami peningkatan jumlah penduduk mencapai 10,562 juta jiwa pada tahun 2021 dan wilayah Jakarta Utara memiliki tingkat kepadatan penduduk 11.272 jiwa/km2. Tidak hanya pemukiman penduduk yang semakin padat, Jakarta Utara berkembang dengan adanya Kawasan Berikat Nusantara Cilincing serta terdapat kawasan wisata, pergudangan maupun perbelanjaan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat risiko kebakaran dan membuat pemetaan wilayah Jakarta Utara agar dapat dilakukan upaya perbaikan dan pencegahan kejadian kebakaran. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Cross Sectional dengan pendekatan non probabilistic sampling/stratified sampling. Pengambilan data secara online kuisioner serta pelaksanaan diskusi melalui Focus Group Discussion bersama Dinas Pemadam Kebakaran Suku Dinas Jakarta Utara. Kuisioner terdiri dari 3 elemen dan 22 variabel yang mencakup identifikasi potensi bahaya, vulnerability serta manajemen proteksi kebakaran untuk selanjutnya dilakukan analisis menggunakan univariate, spider map dan dipetakan pada wilayah Jakarta Utara. Hasil penelitian menunjukkan tingkat risiko kebakaran wilayah Jakarta Utara adalah Sedang dengan nilai sebesar 58,56%. Peningkatan yang dapat dilakukan pada upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Jakarta Utara adalah perlu dilakukan sosialisasi terkait penggunaan material bangunan yang tidak mudah terbakar serta adanya peningkatan fungsi dan pemastian pemeliharaan dari hidran kota yang dimiliki agar dapat digunakan secara efektif untuk mendukung upaya pemadaman kebakaran di wilayah Jakarta Utara. Selain itu perlu dilakukan perancangan sistem deteksi kebakaran pada rumah penduduk agar dapat diketahui dan ditangani dengan cepat oleh Dinas Pemadam Kebakaran Suku Dinas Jakarta Utara
Teledentistry pada Pelayanan Gigi dan Mulut dimasa Pandemi COVID-19 Tahun 2020-2021 : A Systematic Review Amelia Fauzia Rachim; Adik Wibowo; Yundri Martiraz
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2330

Abstract

Pelayanan kesehatan gigi dimasa pandemi menjadi hal yang diperhatikan karena rentannya tenaga medis maupun pasien yang tertular pada saat perawatan yang menghasilkan aerosol, oleh karena itu peran telemedicine menjadi alternatif yang di sarankan ditengah pandemi yang sedang terjadi saat ini, pasien dapat berkonsultasi tanpa harus bertatap muka dengan dokter gigi dan perencanaan perawatan lanjutan dapat lakukan dengan perjanjian lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan teledentistry efektif dan menjadi alternatif terbaik dalam konsultasi masalah kesehatan gigi dan mulut. Metode penelitian dilakukan dengan Sistematik Review dengan pencarian data base melalui scopus, sciencedirect, proquest, dan pubmed yang dibatasi dari tahun 2020-2021 yang berkaitan dengan teledentistry dimasa pandemi.Setalah dilakukan penyaringan dan dilakukan kritial appraisal di dapat 7 artikel yang di telaah. Hasil didapatkan bahwa penggunaan teledentistry memberikan keefektifitasan dalam mendapatkan diagnosa, kemudahan dalam pengaplikasian, penghematan biaya, serta disisi dokter gigi didapatkan bahwa teledentistry sangat membantu di tengah pandemi pada proses konsultasi dan penjadwalan waktu yang tepat untuk dilakukan perawatan
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA AKHIR S1 KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS PAHLAWAN TUANKU TAMBUSAI TAHUN 2021 Zurrahmi Z.R; Sri Hardianti; Fitria Meiriza Syahasti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2092

Abstract

Sleep is a basic need for everyone. In conditions of rest and sleep, the body performs a recovery process to restore the body's stamina to be in optimal condition. The impact of lack of sleep causes a person to have difficulty concentrating, fatigue, headaches, feeling unwell, lazy, decreased memory, confusion, and has an impact on the ability to make decisions. The purpose of this study was to analyze the relationship between stress levels and sleep quality in the final undergraduate students of Public Health at Pahlawan Tuanku Tambusai University in 2021. This type of research was a descriptive correlation study with a Cross Sectional design. This research was conducted in July 2021.2020 with a sample of 60 final undergraduate students in Public Health, Tuanku Tambusai University, obtained using a total sampling technique. Data collection techniques using a questionnaire. Analysis of the data used is univariate analysis and bivariate analysis with Chi Square test. The results showed that there was a significant relationship between stress levels and sleep quality in final students with p value = 0.003. By conducting this research, researchers expect students to prevent stress that can affect sleep quality.
STIGMA MASYARAKAT TERHADAP PENYINTAS COVID-19 DI KECAMATAN DUREN SAWIT, JAKARTA TIMUR Risa Laras Wati; Ella Nurlaella Hadi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2503

Abstract

Wabah COVID-19 yang belum berakhir mengakibatkan berbagai informasi yang tersedia saat ini ditanggapi dengan beragam respon, sehingga berkembang berbagai stigma publik. Disinformasi mengakibatkan kewaspadaan, kecemasan, dan ketakutan berlebihan yang tidak diimbangi dengan empati dan simpati terhadap korban. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis stigma masyarakat terhadap penyintas COVID-19 di Kecamatan Duren Sawit. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam kepada penyintas COVID-19, keluarganya dan masyarakat yang merupakan tetangga dari penyintas. Terjadi stigma negatif yang diberikan oleh masyarakat baik kepada penyintas maupun keluarga penyintas COVID-19 di Kecamatan Duren Sawit. Untuk itu, diperlukan peranan pemerintah, praktisi kesehatan, dan tokoh masyarakat dalam memberikan edukasi terkait COVID-19 agar masyarakat tetap mendukung dan tidak memberi stigma negatif kepada penyintas.
IMPLEMENTASI PENILAIAN RISIKO KESEHATAN TERKAIT PAJANAN BTX DI LABORATORIUM PENGUJIAN MIGAS PT. SCI Ryan Rachmawan; Mila Tejamaya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.1942

Abstract

Laboratorium merupakan tempat kerja untuk melakukan percobaan atau eksperimen uji dimana bekerja di tempat tersebut membutuhkan perilaku kehati-hatian dalam menggunakan peralatan dan bahan. Salah satu jenis bahan kimia yang terdapat di laboratorium adalah pelarut organik yang memiliki fungsi sebagai pelarut bahan kimia lainnya. Potensi risiko kanker payudara pada pekerja wanita di laboratorium pada studi kohort ini adalah paparan pelarut organik. Pelarut organik yang sering digunakan di laboratorium adalah benzene, toluene dan xylene (BTX). Dengan adanya pajanan bahan kimia BTX di tempat kerja dan risiko kesehatan yang ditimbulkan, maka perlu dilakukan penilaian tingkat risiko pajanan bahan kimia terhadap kesehatan pekerja di laboratorium melalui inhalasi secara kuantitatif dengan menggunakan metode CHRA DOSH Malaysia tahun 2018. Penelitian dimulai dengan pengambilan sampel inhalasi dan udara di lingkungan kerja. Data hasil sampling diolah untuk mengetahui Tingkat Bahaya (Hazard Rating), Tingkat Pajanan (Exposure Rating), dan Tingkat Risiko (Risk Rating) secara kualitatif dan kuantitatif. Tingkat risiko pajanan melalui inhalasi secara kualitatif diperoleh nilai tingkat risiko pajanan (RR) benzene, toluene dan xylene secara bertutut-turut RR= 20, 12, dan 8. Tingkat risiko pajanan melalui inhalasi untuk benzene memiliki risiko tinggi sedangkan toluene dan xylene memiliki risiko moderat. Tingkat risiko pajanan melalui inhalasi secara kuantitatif dengan metode CHRA. nilai tingkat risiko pajanan (RR) benzene, toluene dan xylene secara kuantitatif secara berturut-turut adalah RR= 5, 3, dan 2. Berdasarkan metode kuantitatif, nilai tingkat risiko pajanan melalui inhalasi untuk benzene memiliki risiko moderat sedangkan toluene dan xylene memiliki risiko rendah terhadap pekerja di laboratorium pengujian migas PT SCI
DETERMINAN PENERAPAN HIGIENE SANITASI MAKANAN PADA PEDAGANG ANGKRINGAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Dyah Suryani; Arihni Arihatal Jannah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2156

Abstract

The Covid-19 pandemic is still not over, although there is no valid data but there are allegations that this virus has the potential to transmit through food and food packaging. Angkringan is a place to sell snack food, so it is important angkringan traders apply hygiene food sanitation to prevent this possibility. The factors that drive such actions are education, knowledge, attitudes, infrastructure facilities, training, income and working life. The purpose of this study is to find out the relationship between education, knowledge, attitudes, infrastructure facilities, training, income, working life with the application of food sanitation hygiene to angkringan traders during the Covid-19 pandemic in Kelurahan Warungboto , Umbulharjo, Yogyakarta. Quantitative research uses analytical observational methods with cross sectional design. The number of samples as many as 35 traders angkringan with the technique of totaly sampling. Data analysis using fisher's exact CI test of 95% (α = 0.05). There is a knowledge level relationship with the application of food sanitary hygiene (p-value=0.007). There is a knowledge level relationship with the application of hygiene to food sanitation (p-value = 0.000). There is no attitude relationship with the application of hygiene sanitation of food (p-value = 0.155). There is a relationship between infrastructure facilities and the application of hygiene sanitation of food (p-value = 0.006). There is no training relationship with the application of hygiene sanitation of food (p-value = 1,000). There is no income relationship with the application of food sanitary hygiene (p-value = 0.151). There is a working relationship with the application of hygiene sanitation of food (p-value = 0.003). There is a relationship of education, knowledge, infrastructure and working period with the application of hygiene sanitation of food to angkringan traders. There is no relationship between attitude, participation in training and income with the application of hygiene sanitation of food to angkringan traders.

Page 12 of 216 | Total Record : 2155