cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
PENGGUNAAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN KULIAH DARING TERHADAP SIKAP MENTAL MAHASISWA DAN DOSEN DI ERA COVID-19 Lili Amaliah; Arie Ardiyanti Rufaedah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2575

Abstract

Awal virus corona ditemukan ketika ada penduduk kota Wuhan Cina terjangkit.Penyakit disebabkan oleh virus SARS-CoV-2, sebelumnya orang beranggapan gejala yang dialami sebagai flu biasa, sampai WHO mendeklarasikan pandemi COVID-19. Virus corona covid-19 turut serta mempengaruhi dunia pendidikan dimana proses belajar mengajar yang biasanya dilakukan secara tatap muka di ruang kelas akibat pendemi virus corona covid 19 proses belajar mengajar harus dilakukan melalui pembelajaran jarak jauh.Hasil dari penelitian ditemukan hubungan yang erat antara perkuliahan online dengan sikap mental dari para mahasiswa peserta perkuliahan. Hal ini bisa dilihat dari data hasil pengolahan dan analisannya menunjukkan sekitar 60.5 % mahasiswa dan dosen siap berdaptasi dengan perkuliahan online walaupun ada yang merasa kesulitan dalam penggunaan aplikasi yang dipakai sebanyak diangka 32.5 % tapi sekitar 47.5 % siap beradaptasi. Hal ini bisa diatasi melalui pelatihan yang cepat dalam penggunaan teknologi pendukung serta operasionalisasi aplikasi tersebut. Perkuliahan online yang dilakukan para dosen disertai dengan pemberian tugas yang banyak dalam kondisi merebaknya wabah COVID-19, dan kebijakan pemerintahan anjuran stay at home serta working from home.
EFFECTIVENESS OF CHEWING MARSHMALLOW CONTAINING BETEL CHEW ON SALIVARY Streptococcus mutans IN 12 YEARS OLD CHILDREN OF SMPN 29 PALEMBANG Meidi Tri Yudha; Misnaniarti Misnaniarti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2239

Abstract

Marshmallow is a favored type of soft candy among children and adults. Betel chew added to marshmallow was reported containing antibacterial substances. The aim of this study was to determine the effect of chewing marshmallow containing betel chew on salivary S. mutans in 12 years old children. This experimental research was done with pretest and posttest control group design involving 30 subjects with DMFT range 3-5. Subjects were divided into group 1 (marshmallow containing betel chew) and group 2 (plain marshmallow). Saliva was collected before and after chewed marshmallow containing betel chew and plain marshmallow. Streptococcus mutans colonies were evaluated with colony counter. Data were analysed using pair T-test & independent T-tests. Paired-t test showed that the number of S. mutans colonies was significantly reduced after chewed marshmallow containing betel chew p=0,00 (p
DIFFERENCES IN BODY WEIGHT AND INFECTION ON INFANTS 0-6 MONTHS FEEDED FORMULA AND EXCLUSIVE BREAST MILK Roslina wati; Novi anti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2490

Abstract

Adequate breast milk not only supports healthy growth, but also cognitive development and long-term health of the baby. It is recommended that babies should be exclusively breastfed for the first 6 months to get optimal growth, development and health. Infants who were exclusively breastfed had normal weight overall, and none were overweight (obese) or even malnourished. So that breast milk is the main, best and first natural food for babies given without additional food at least until the age of 4 months and if possible until the age of 6 months. Breast milk is proven to protect children against various infectious diseases such as diarrhea, ARI and others. The purpose of this study was to analyze differences in body weight and incidence of infection in infants 0-6 months who were given formula milk and exclusive breastfeeding in the Nibong Health Center Work Area, North Aceh Regency in 2021.Type of observational analytic research with cross-sectional study design. The research stages are: 1) Preliminary Survey 2) Data collection using questionnaires, 3) Data Processing and Analysis. The trial subjects of this study were parents who had babies aged 0-6 months as many as 126 people, 63 babies 0-6 months who were given exclusive breastfeeding and 63 babies 0-6 months who were given formula milk. Data were analyzed using bivariate analysis using independent T-test.The results of the study were that there was a difference in the weight of infants 0-6 months fed formula and breast milk (p=0.047), there was a difference in the incidence of diarrhea in infants 0-6 months fed formula and breast milk (p=0.00) and there was a difference in the incidence ARI for infants 0-6 months who were given formula milk and breast milk (p=0.04). Mandatory output in the form of an accredited national journal. The technology readiness level of this research is 2.
KARAKTERISTIK PERAWAT PELAKSANA TERHADAP KEWASPADAAN STANDAR DIRUMAH SAKIT UMUM DR. ZUBIR MAHMUD ACEH TIMUR Nurul ibrahim; Nadia Rahmi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.1829

Abstract

Pendahuluan: Kewaspadaan standar adalah kewaspadaan yang utama, dirancang untuk diterapkan secara rutin dalam perawatan seluruh pasien di Rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, baik yang telah didiagnosis, diduga terinfeksi atau kolonisasi. Perawat sebagai para medis disebuah pelayanan kesehatan dirumah sakit sebagai garda terdepan yang berintraksi langsung dengan pasien dan keluarga dalam kurun waktu 24 jam. tujuan penelitian.ujuan dalam penelitia ini adalah untuk melihat karakteristik perawat pelaksana dalam mematuhi kewaspadaan standart. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Penelitian di lakukan di Ruang Rawat inap Rumah Sakit Umum dr. Zubir Mahmud Aceh Timur yang dilakukan pada tanggal 01 s/d 07 Desember 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana sebanyak 116 perawat pelaksana. Berdasarkan kriteria Inklusi yang dibuat oleh peneliti maka perawat pelaksana yang dapat dijadikan sampel sebanyak 33 perawat pelaksana dengan teknik Random Sampling yang bertugas diruangan rawat inap RSU dr. Zubir Mahmud Aceh Timur. Hasil: Berdasarkan penjelasan diatas, maka peneliti dapat menjelaskan bahwa dari 33 perawat pelaksana sebanyak 69,7 % dalam rentang usai produktif dan didominasi dengan jenis kelamin perempuan, sedangkan dari keseluruhan responden terdapat 2 orang perawat yang masih perlu pembinaan dikarena memiliki sikap yang masih belum sesuai dengna kriteria yang diharapkan Simpulan: Dibutuhkan program untuk meningkatkan pengetahuan, perilaku, keterampilan dan komitment perawat dalam menerapkan pencegahan dan pengendalian infeksi dirumah sakit menulis kesimpulan dengan bahasa sendiri yang bertujuan untuk menjawab. Penelitian akan memlakukan penelitian selanjutnya untuk menerapkan Training Of Trainer (TOT) kepada perawat pelaksana dengan didamingi dosenKesimpulan menjawab masalah dan tujuan penelitian. Menggambar kesimpulan, demarkasi luas, dan munculnya teori baru yang mapan lebih bermakna daripada kesimpulan dangkal
KAJIAN SISTEMATIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RISIKO PSIKOSOSIAL PADA TENAGA KESEHATAN SAAT PANDEMI COVID-19 Cheryl Khairunnisa Miyanda; Dadan Erwandi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2180

Abstract

Latar belakang: Pandemi COVID-19 memiliki dampak bagi tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penangggulangan angka kesakitan dan kematian. Hal ini berpengaruh terhadap pola kerja dan tingkat stress sebagai risiko psikososial tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan stres sebagai risiko psikososial pada tenaga kesehatan di masa pandemic COVID-19. Metode: Studi ini menggunakan desain tinjauan sistematis dengan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews & Meta Analyses). Dalam melakukan pencarian informasi dan data menggunakan database yang berasal dari PubMed, proquest, science direct, elsevier dan sage journals. Kata kunci yang digunakan mengolaborasikan associated factors, influencing factors, perceived , stres, mental health, healthcare workers, outbreak, pandemic, COVID-19. Hasil: Faktor yang berhubungan dengan stres pada tenaga kesehatan di masa pandemic diantaranya usia, jenis kelamin, profesi, status pernikahan, pengalaman kerja, dan alat pelindung diri (APD). Kesimpulan: Faktor-faktor tersebut harus dipertimbangkan untuk meminimalisir terjadinya error maupun keluhan psikologis dalam bekerja dalam manajerial stres sebagai risiko psikososial pada tenaga kesehatan di masa pandemi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 PADA MASA ADAPTASI KEBIASAAN BARU Nissa Noor Annashr; Puji Laksmini; Andy Muharry; Teni Supriyani; Rian Arie Gustaman
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2456

Abstract

In October 2020, West Java became the province with the third highest positive confirmed case of COVID-19 in Indonesia, with 33,147 cases with a death of 649. The purpose of this study was to analyze the relationship between knowledge and attitudes with COVID-19 prevention behavior. This research iwa an analytic observational study with a cross sectional study design. The study was conducted in September 2020. The study population was people aged 12 years living in West Java Province. The sample in this study amounted to 2,502 people. The sample was people who are willing to fill out a questionnaire that is distributed online (google form) via whatsapp, instagram and facebook so that the sampling technique includes accidental sampling. The independent variables studied consisted of knowledge and attitudes, while the dependent variable was COVID-19 prevention behavior during (habit of keeping distance, washing hands with soap, using masks). The results of univariate analysis showed that more than half of the respondents had good knowledge (56.8%) and positive attitudes (54.6%). The majority of respondents had good COVID-19 prevention behavior (73.3%). The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationship between knowledge and attitude variables with COVID-19 prevention behavior (p 0.05). The OR value for the knowledge variable is 1.933 (95% CI: 1.616-2.312). Meanwhile, the OR value for the attitude variable is 3.067 (95% CI: 2.523-3.729). This study proves that knowledge and attitudes are significantly related to COVID-19 prevention behavior. 
Analisis prevalensi dan faktor pekerjaan terhadap terjadinya gangguan otot tulang rangka akibat kerja pada pekerja perancah di PT X Dhani Rinaldi Ardiansyah; Baiduri Widanarko
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.1911

Abstract

Perancah merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari suatu pekerjaan konstruksi, Pekerjaan perancah berkontribusi pada munculnya faktor risiko gangguan otot tulang rangka akibat kerja (GOTRAK) atau musculoskeletal disorders (MSDs). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor risiko terjadinya gotrak pekerja perancah di PT X. Jenis penelitian adalah potong lintang dengan responden pekerja perancah di PT X sebanyak 157 karyawan dengan analisis data menggunakan metode uji chi square. Responden memberikan informasi karakteristik pekerjaan (menggunakan Rapid Entire Body Assesment atau REBA), keluhan gotrak menggunakan kuesioner Nordic Body Map. Penelitian ini menghasilkan 3 prevalensi keluhan tertinggi pada pekerja yaitu leher 86,4%, bahu 82,7% dan tangan/pergelangan 77,8%. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor risiko terjadinya gotrak pekerja perancah di PT X yaitu jenis pekerjaan OR 8,771 (95% CI 3,934-19,552), Skor REBA OR 2,81 (95% CI 1,39-5,67). Penyesuaian pekerjaan terutama untuk menurunkan skor REBA tinggi pada pekerja dengan cara meminimalkan postur janggal, menyediakan gerobak untuk mengangkut material dan kerekan mekanis.
Hubungan Usia dan Lama Kerja dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Nelayan di Kelurahan Belawan II Saqila Syalsabila Br Silitonga; Tri Niswati Utami
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2194

Abstract

Kehidupan masyarakat pesisir rata-rata memiliki pekerjaan sebagai nelayan. Bekerja sebagai nelayan juga memiliki risiko keluhan low back pain yang tinggi dikarenakan dengan memperpanjang waktu jam kerja pada saat penangkapan ikan. Aktivitas yang berulang-ulang dalam waktu yang lama dapat menyebabkan keluhan low back pain. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan usia dan lama kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah (low back pain) pada nelayan di Kelurahan Belawan II. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain studi cross-sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 70 sampel. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa menolak Ho yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan keluhan nyeri punggung bawah (low back pain) (p=0,004). Pada responden mengalami keluhan low back pain yang memiliki waktu kerja ≥ 8 jam sebanyak 29 orang (41,42%) dengan nilai (p-value = 0,032). Hasil penelitian menunjukkan usia dan lama kerja memiliki hubungan dengan keluhan nyeri punggung bawah (low back pain).
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN EKONOMI TERHADAP PEMBERIAN PENDIDIKAN SEKS PADA USIA DINI Dewi Zolekhah; Liberty Barokah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2473

Abstract

Kasus kekerasan anak belakangan terakhir banyak terjadi di dunia salah satunya yaitu di Indonesia. Kasus kekerasan pada anak usia dini, disebabkan oleh berbagai  faktor pemicu salah satunya adalah kurangnya pendidikan seks pada anak usia dini yang diberikan oleh orang tua. Pemahaman tentang pengetahuan dan ketersediaan keterampilan orang tua sangat diperlukan untuk memulai pendidikan seks pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan ekonomi orang tua terhadap pemberian pendidikan seks pada anak usia dini. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan studi cross sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling. Analisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian nilai p value sebesar 0.000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan pemberian  pendidikan seks pada anak usia dini. Pada variabel ekonomi didapatkan hasil bahwa nilai p value 0.135 > 0,05 sehigga bisa disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat ekonomi dengan perilaku pemberian Pendidikan seks untuk anak.
ANALISIS PENERAPAN KOMUNIKASI DAN PENGETAHUAN TENTANG KEBIJAKAN COVID-19 PADA KARYAWAN PERKANTORAN KEMENTERIAN KESEHATAN Puspita Tri Utami; Meily Kurniawidjaja
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.1977

Abstract

Corona Virus Disease 19 atau dikenal Covid-19 ditetapkan sebagai pandemic dan bencana nasional pada awal Maret 2020. Berkembangnya mutase virus dengan penularannya cepat meningkatkan kasus terkonfirmasi Covid-19. Peningkatan kasus ini juga terjadi di cluster perkantoran termasuk Kementerian Kesehatan. Sebagai regulator permasalahan kesehatan termasuk dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 ternyata perkantoran Kemententerian Kesehatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 meningkat dari peringkat 4 meningkat menjadi peringkat 1 cluster perkantoran di DKI Jakarta padahal tersedia anggaran, kebijakan dan komite K3L (Keselamatan dan Kesehatan kerja serta Lingkungan) dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penerapan komunikasi kebijakan Covid-19 dan Pengetahuan tentang Kebijakan Covid-19 pada karyawan di Perkantoran Kementerian Kesehatan Tahun 2021. Metodologi yang digunakan pada penelitian adalah observational analitik dengan studi potong lintang sebanyak 440 karyawan sejak Januari 2021 hingga Juli 2021. Hasil penelitian menunjukkan jabatan, pendidikan dan pesan berhubungan dengan pengetahuan kebijakan Covid-19. Penerapan komunikasi yang efektif diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan karyawan perkantoran Kementerian Kesehatan tentang kebijakan Covid-19. Kata Kunci: Komunikasi, pengetahuan , kebijakan Covid-19

Page 13 of 216 | Total Record : 2155