cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) SEBAGAI UPAYA PREVENTIF KERUSAKAN HISTOPATOLOGI PANKREAS TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINDUKSI ALOKSAN Yesi Nurmalasari; Rakhmi Rafie; Devita Febriani Putri; Vivi Diah Permatasari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i1.1570

Abstract

Banyak fakor yang dapat menyebabkan kerusakan sel beta pankreas salah satu nya yaitu zat diabetogenik, zat diabetogenik yang dapat bersifat toksik adalah senyawa aloksan. Tanaman kelor memiliki kandungan antioksidan antara lain seperti asam askorbat, flavonoid, fenolat dan karotenoid yang berfungsi sebagai pelindung tubuh dari kerusakan sel-sel yang dapat diakibat radikal bebas. untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) sebagai upaya preventif terhadap kerusakan histopatologi pankreas tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar jantan yang diinduksi aloksan. menggunakan metode eksperimental murni post test with control group design. Sampel yang digunakan sebanyak 30 ekor tikus jantan dibagi menjadi 5 kelompok. Hasil penelitian uji Kruskal-Wallis terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan terhadap kerusakan histopatologi pankreas (p
HUBUNGAN SISTEM PEMBUANGAN LIMBAH RUMAH TANGGA DAN KONTRUKSI SUMUR GALI DENGAN SYARAT FISIK AIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SALO TAHUN 2020 Rinancy, Hariet; Puteri, Ade Dita
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i1.1490

Abstract

According to data from WHO ((World Health Organization) every person in developed countries needs between 60-120 liters of water per day. According to Permenkes No. 416 / MENKES / PER / IX / 1990 water used for daily purposes is of the highest quality. Dug wells meet health requirements including in Indonesia. Dug wells provide water from a layer of soil that is relatively close to the surface of the soil. Therefore, dug wells are easily contaminated through seepage. The aim of this study was to determine the relationship between household sewage systems and construction. dug wells with physical water requirements in the working area of the Salo Health Center in 2020. The design used in this study is descriptive analytic with a cross sectional approach. Random sampling is 91 houses, and the data analysis used is univariate t and bivariate. The results of the bivariate analysis show that there is a significant relationship between the household waste disposal system and the physical requirements of water in the work area of the Salo Health Center in 2020 with a p value of 0.003, there is a significant relationship between dug well construction and the physical requirements of water in the work area of the Salo Health Center in 2015 with the p. value 0.001. The community should always monitor and improve the physical conditions that allow it to be fixed so that the infiltration of waste water does not enter the dug wells and the quality of dug well water is maintained.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa olifera) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) GALUR WISTAR JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN SEBAGAI UPAYA PREVENTIF HIPERGLIKEMIA Yesi Nurmalasari; Rakhmi Rafie; Devita Febriani Putri; Salma Aulia Rahma
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i1.1595

Abstract

Latar Belakang : Kelainan pada glukosa darah dibagi menjadi dua yaitu hiperglikemia dan hipoglikemia. Hiperglikemia terjadi karena asupan karbohidrat dan glukosa yang berlebihan. Hiperglikemia bisa mengakibatkan terjadinya peningkatan radikal bebas dalam sel dan pada jumlah yang berlebihan dapat bersifat toksik. Daun kelor sebagai sumber antioksidan alami yang baik dapat membantu dalam sekresi insulin dan flavonoid yang berfungsi sebagai penurun agen pengoksida sebelum agen tersebut merusak tubuh. Tujuan : Mengetahui efek pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oliera) terhadap glukosa darahpada tikus putih (Rattus novergicus) galur wistar jantan. Metode : Penelitian eksperimental murni pre and post test with control group design. Sampel yang digunakan sebanyak 25 ekor tikus jantan dibagi menjadi 5 kelompok. Hasil : Nilai rerata ± SD GDP sebelum, dan setelah perlakuan pada KM (126 ± SD 3,536) dan (124,6 ± SD 8,473), KN (121,6 ± SD 7,127) dan (149 ± SD 14,900), KP (122 ± SD 3,536) dan (108,4 ± SD 9,529), P1 (123,8 ± SD 4,658) dan (120,2 ± SD 5,404), P2 (122,6 ± SD 3,362) dan (99,2 ± SD 6,099). Uji Paired T-test menunjukkan peningkatan kadar glukosa darah yang bermakna (p
DETERMINAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI WILAYAH KABUPATEN MUARA ENIM Faradillah Dillah; Misnaniarti Misna; Rizma Adlia Syakurah Rizma; Ella Amalia Ella
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i1.1245

Abstract

Tingginya kasus tuberkulosis (TB) di Kabupaten Muara Enim mendorong pemerintah dan tenaga kesehatan melalui puskesmas di wilayah tersebut melakukan program penanggulangan TB. Program tersebut ditargetkan mampu menanggulangi permasalahan TB di tahun 2050. Untuk itu, penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi determinan keberhasilan pengobatan pasien tuberkolosis di wilayah Kabupaten Muara Enim dilihat dari sisi input, proses, dan output. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang melibatkan 44 informan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui focus group discussion, in-depth interview, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis secara kualitatif menggunakan model analisis data tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi input, proses identifikasi penderita belum dapat dilakukan secara optimal dikarenakan keterbatasan fasilitas dan sumberdaya manusia. Dari sisi proses, pelaksanaan penanggulangan TB sudah melibatkan berbagai pihak dan kolaborasi antara pemerintah dan swasta namun masih terdapat beberapa kendala dalam hal komunikasi. Selain itu, proses pengendalian resiko juga masih mengalami kendala karena ketidakpatuhan pasien dalam melakukan pengobatan. Sedangkan dari sisi output, yakni Success Rate (SR) masing-masing Puskesmas yang telah dicapai tahun 2019 menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan bervariasi mulai dari 33% sampai dengan 100%. Perbedaan letak geografis, SDM dan jumlah penduduk menjadi faktor yang mempengaruhi SR dari program penaggulangan TB di Muara Enim. Dari temuan-temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa masih terdapat berbagai kendala yang dihadapi oleh pemerintah dan tenaga kesehatan dilihat dari tiga determinan yang menjadi tolak ukur keberhasilan pengobatan pasien tuberkulosis di Muara Enim. Kata kunci: Muara Enim, puskesmas, SITB, tingkat keberhasilan, tuberkulosis
Perilaku Remaja Dalam Pemanfaatan Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) Di Puskesmas Jumpandang Baru Santi Santi; Cheristina Cheristina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v4i2.1038

Abstract

The Youth Care Health Care Program (PKPR) is a health service to adolescents through special treatment tailored to the desires, tastes and needs of adolescents.This research aims to find out the behavior of adolescents in the utilization of PKPR program on predisposition factor,supporting factors and driving factors. This study uses qualitative design with phenomenological approach. Data collection with focus group discussion (FGD) and indepth interview. FGD is performed on thirteen students who are a target school of Public center. In-depth interviews were conducted on seven ordinary informants, namely community youth who utilize services in health centers, four key informants namely counselors, peer escorts, field officers and PKPR program holders. The results of this study show that the behavior of adolescents in the utilization of PKPR program is not maximal, there are several factors that affect visits to the public center low and less maximal utilization of PKPR. The potential factors related to knowledge have not been thorough, the teenager is not fully aware of the service pkpr in public center so have not utilized the service. Supporting factors related to health care facilities are adequate but need to be effective especially in schools, the driving factors related to the support of health workers have not fully embraced adolescents as a whole. This research can be concluded that health officials further enhance socialization to all adolescents in order to know the importance of utilizing the program and providing support by embracing the youth as a whole, so that the PKPR program in new Jumpandang Public Center can run optimally.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BAYI USIA 6-12 BULAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Nur Afrinis; Besti Verawati; Any Tri Hendarini
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i1.1601

Abstract

The condition of the Covid-19 pandemic can cause changes in social conditions and affect the nutritional status of infants. The research objective was to analyze the relationship between maternal knowledge, occupation and history of exclusive breastfeeding with the nutritional status of infants aged 6-12 months during the Covid 19 pandemic. This study was a quantitative study with a cross-sectional design. The research sample was 62 mothers who had infants aged 6-12 months with total sampling technique. The research was conducted from January to March in Pulau Tinggi village, the working area of Puskesmas Kampar. The tools used are scales, and questionnaires. Data analysis used univariate and bivariate analysis with the chi square test. The results showed that as many as 45 mothers (72.58%) lacked knowledge of mothers, 49 mothers (79.03%) did not work, 33 babies (53.23%) were given exclusive breastfeeding, and as many as 41 babies (66.1%) ) abnormal nutritional status. Meanwhile, bivariate analysis showed a relationship between maternal knowledge (p-value = 0.001) and history of exclusive breastfeeding (p-value = 0.000), with the nutritional status of the baby. There is no relationship between maternal occupation and infant nutritional status (p-value = 0.058.) There was a significant relationship between maternal knowledge and history of exclusive breastfeeding with infant nutritional status and there is no relationship between maternal occupation and maternal nutritional status. It was recommended that health workers provide counseling to mothers to increase knowledge about balanced nutrition in infants. Keywords : maternal knowledge, history of exclusive breastfeeding, occupation, nutritional status of infants ABSTRAK Kondisi Pandemi covid-19 dapat menyebabkan terjadinya perubahan kondisi sosial dan mempengaruhi status gizi bayi. PTujuan penelitian untuk menganalisis hubungan faktor pengetahuan ibu, pekerjaan dan riwayat pemberian ASI ekskusif dengan status gizi bayi usia 6-12 bulan pada masa pandemi covid 19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah 62 ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan dengan teknik total sampling. Penelitian dilakukan pada Januari- Maret di desa Pulau Tinggi wilayah kerja Puskesmas Kampar. Alat yang digunakan timbangan, dan kuesioner. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 45 ibu (72,58%) pengetahuan ibu kurang, 49 ibu (79,03%) tidak bekerja, sebanyak 33 bayi (53,23%) diberikan ASI ekslusif, dan sebanyak 41 bayi (66,1%) status gizinya tidak normal. Sedangkan analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan pengetahuan ibu (p-value=0.001) dan riwayat pemberian ASI eksklusif (p-value=0.000), dengan status gizi bayi. Tidak terdapat hubungan antara pekerjaan ibu dengan sttaus gizi bayi (p-value=0.058.) Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan riwayat pemberian ASI eksklusif dengan status gizi bayi dan tidak ada hubungan antara pekerjaan ibu dengan status gizi ibu. Disarankan kepda petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan kepada ibu untuk meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang pada bayi.
PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TERHADAP PENERAPAN GIZI SEIMBANG SELAMA MASA NEW NORMAL COVID-19 DI MA DDI ALLIRITENGAE MAROS Asmi Ranti; St. Masithah; Suherman Suherman; Icha Dian Nurcahyani; Kurnia Yusuf
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i1.1521

Abstract

Adolescence is an age that is vulnerable to nutrition because of its rapid growth and it takes enough energy to perform a variety of physical activities. In the new normal of Covid-19, it is very important for us to have to improve the immune system which is the body's defense force to fight bacteria, viruses, and disease-causing organisms that we may touch, consume and breathe every day. The purpose of this study is to find out if there is an influence of adolescent knowledge and attitudes on the application of balanced nutrition during the New Normal period of COVID-19 at MA DDI Alliritengae Maros. This type of research is Ex post Facto with quantitative approach, a sample of 65 students selected from a population of 183 students using the formula Sloving. The variables in this study are knowledge and nutritional attitudes balanced with data collection tools using questionnaires or questionnaires with multiple linear regression analysis. The results showed that there is an influence of nutritional knowledge on the application of balanced nutrition judging by the results (p
HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN DAN KERAWANAN PANGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI MASA PENDEMI COVID 19 Besti Verawati; Nopri Yanto; Nur Afrinis
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i1.1586

Abstract

Stunting merupakan pertumbuhan linear yang lambat, dimana panjang atau tinggi badan yang tidak sesuai dengan usia. Stunting pada balita merupakan salah satu masalah gizi yang disebebkan oleh asupan protein dan ketahanan pangan keluarga. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan asupan protein dan kerawanan pangan dengan kejadian stunting pada balita di masa pandemi. Jenis penelitian kunatitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi yaitu 55 Ibu yang memiliki balita. Penelitian dilakukan pada Oktober 2020- Januari 2021., jumlah sampel 55 balita diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data asupan protein menggunakan kuesioner Food Recall 2 x 24 jam dan pengukuran kerawanan pangan menggunakan kuesioner Food Insecurity and Experience Scale (FIES). serta data status gizi yaitu TB menggunakan microtoice. Data dianalisis menggunakan secara univariat dan bivariate dengan uji Chi-Square. Sebanyak 29 (53%) balita stunting, sebanyak 34 (62%) asupan protein kurang, dan sebanyak 32 (48%) keluarga rawan pangan. Terdapat hubungan yang signifikan (p
EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TATALAKSANA DIARE PADA BALITA DI KOTA PALOPO Musdalifah Musdalifah; Irmayanti A Oka; Marwanty Marwanty
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i1.1281

Abstract

Pengetahuan dan sikap ibu tentang tatalaksana balita diare di tingkat rumah tangga merupakan faktor predisposisi yang direkomendasikan secara global untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian balita karena diare.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan melalui leaflet, audiovisual, diskusi dan demonstrasi terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang tatalaksana balita diare di rumah tangga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan september-oktober 2020 di Kota Palopo dengan menggunakan quasi-experimental design dengan pendekatan pre-test post-test. Sampel sebanyak 120 responden dipilih dengan teknik purposive sampling dengan kriteria memiliki balita dengan riwayat diare sebuan terakhir dan bersedia menjadi responden dan selanjutnya dibagi menjadi empat kelompok perlakuan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang sudah teruji validitas dan reabilitasnya lalu dianalisis dengan menggunakan uji nonparametrik Wilcoxon, Kruskall Wallis dan Mann-Whitney. Ada perbedaan skor pengetahuan dan sikap yang signifikan sebelum dan setelah intervensi tatalaksana diare balita di rumah tangga dengan menggunakan leaflet, audiovisual, diskusi dan demonstrasi (p
ANALISA MANAJEMEN RISIKO K3 DALAM INDUSTRI MANUFAKTUR DI INDONESIA: LITERATURE REVIEW Irfan Muhammad; Indri Hapsari Susilowati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i1.1635

Abstract

Industri manufaktur merupakan industri yang mengolah bahan baku menjadi produk setengah jadi maupun produk jadi. Di dalam proses produksi dan aktifitas pekerjaan dalam industri manufaktur memiliki risiko dari bahaya sehingga berpotensi terjadinya kecelakaan kerja. Di Indonesia industri manufaktur memiliki kontribusi yang tinggi dalam kecelakaan kerja bersamaan dengan konstruksi yaitu sebesar 63,6% tercatat pada tahun 2020. Kecelakaan kerja dapat terjadi salah satunya karena pengelolaan manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan yang tidak dilaksanakan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memberikan gambaran identifikasi bahaya, penilaian risiko dan pengendalian risiko pada industri manufaktur di Indonesia. Metode: Penelitian ini merupakan literature review dimana sumber data diperoleh dari “google scholar” berupa jurnal yang telah di publish. Data penelitian mengenai manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada industri manufaktur di Indonesia dari tahun 2015-2020 dengan keywords identifikasi bahaya, penilaian risiko dan industri manufaktur. Setelah dilakukan proses penyeleksian didapatkan sebanyak 26 jurnal. Dari kajian literatur ini, bahaya yang paling banyak terdentifikasi adalah bahaya fisika seperti terkena mesin press, terkena mesin gerinda, terjepit mesin produksi, dll. Dalam penilaian risiko di peroleh tingkat risiko yang paling banyak muncul yaitu level medium & high. Pada pengendalian risiko yang paling banyak digunakan adalah pada pengendalian administrative seperti pembuatan standar operasional prosedur, memberikan bimbingan dalam operasi, dll. Pada industri manufaktur di Indonesia menggambarkan bahaya yang paling banyak terdentifikasi adalah bahaya fisika, di peroleh tingkat risiko yang banyak muncul yaitu pada level medium & high dan pengendalian risiko yang banyak digunakan adalah pengendalian administratif

Page 8 of 216 | Total Record : 2155