cover
Contact Name
Agik Nur Efendi
Contact Email
ghancaran@iainmadura.ac.id
Phone
+6285732475307
Journal Mail Official
ghancaran@iainmadura.ac.id
Editorial Address
State Islamic Institute of Madura Jl. Raya Panglegur km. 04 Pamekasan East Java. Phone. (0324)333187 fax 322551
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 27148955     EISSN : 27159132     DOI : DOI 10.19105/ghancaran
Jurnal ini menerima kontribusi dalam bidang linguistik, sastra dan pengajaran dari berbagai perspektif, misalnya: pengajaran dan pembelajaran bahasa pertama, kedua, dan asing; bahasa dan sastra dalam pendidikan; perencanaan bahasa, pengujian bahasa; desain dan pengembangan kurikulum; multibahasa dan pendidikan multibahasa; analisis wacana; sastra dan pengajaran; bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA); dan penerbitan dan budaya.
Articles 463 Documents
EKSPRESI KULTURAL MASYARAKAT MADURA DALAM CERPEN SKETSA SEBILAH CELURIT KARYA SUHAIRI Naimah, Navilatun; Mubayyamah, Mubayyamah; Efendi, Agik Nur
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v2i2.3925

Abstract

Sastra merupakan karya yang bersifat imajinatif atau khayalan. Cerpen termasuk salah satu karya kategori sastra. Meski bersifat imajinatif, pembuatan cerpen banyak mengadopsi dari apa yang terlihat dalam kehidupan masyarakat dengan pengembangan alur yang dibuat oleh penulis. Tak heran apabila terdapat karya yang menceritakan tentang ekspresi kebudayaan masyarakat yang berkembang pada masa itu. Cerpen yang berjudul Sketsa Sebilah Celurit karya Suhairi merupakan salah satu karya yang menceritakan tentang kebudayaan masyarakat Madura. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap ekspresi kultural Madura melalui pandangan antropologi sastra dalam cerpen tersebut. Penelitian ini termasuk dalam pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelian menunjukkan bahwa ekspresi kultural dalam cerpen Sketsa Sebilah Celurit memiliki pranata yang dekat dengan kehidupan kemanusiaan Madura, seperti  penggunaan peralatan, sistem agama, pencaharian masyarakat Madura.
Tindak Tutur Masyarakat di Desa Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan Verawati, Fifin; Mulyadi, Mulyadi
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v1i1.2984

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tindak tutur dalam kegiatan masyarakat di lingkungan keluarga  yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Terdapat dua permasalahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini, yaitu: pertama, bagaimana jenis tindak tutur di lingkungan keluarga masyarakat Desa Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan; kedua, bagaimanakah wujud tindak tutur di lingkungan keluarga masyarakat Desa Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis fenomenologis. Sumber data diperoleh melalui metode simak libat bebas cakap, wawancara tak terstruktur dan dokumentasi atau teknik lanjutan rekam dan catat. Informannya adalah masyarakat di lingkungan keluarga Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan pada bulan Desember 2018 s.d Januari 2019. Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan melalui perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, jenis tindak tutur yang terjadi dalam kegiatan masyarakat di lingkungan keluarga ini berjenis tindak tutur yang ditemukan meliputi, tindak tutur lokusi, tindak tutur ilokusi (dengan subjenis  asertif atau representatif, komisif, direktif, ekspresif, dan deklaratif), dan tindak tutur perlokusi. Kedua, wujud tindak tutur yang terjadi dalam kegiatan masyarakat di lingkungan keluarga ditemukan dengan meliputi: jenis tindak tutur lokusi, yaitu pernyataan, perintah, dan pertanyaan.
PENERAPAN COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII DI MTS SUNAN KALIJAGA LARANGAN LUAR PAMEKASAN Subhan, Moh; Ghofur, Abd.
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v1i2.2894

Abstract

Peneltian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketertarikan menggunakan metode pembelajaran yang tidak membosankan dan membuat siswa lebih memahami dalam pembelajaran bahasa Indonesia, diantaranya menggunakan penerapan Cooperative Learning tipe Jigsaw. Berdasarkan hal tersebut, maka ada tiga fokus penelitian, yaitu:pertama, penerapan Cooperative Learning Tipe Jigsaw; kedua, kelebihan dari  penerapan Cooperative learning tipe Jigsaw; dan ketiga, kendala yang dihadapi dari penerapan Cooperative Learning tipe Jigsawpada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VII di MTs Sunan Kalijaga Larangan Luar Pamekasan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan sumber datanya yaitu guru bahasa Indonesia dan siswa. Dalam pengecekan keabsahan data dilakukan melalui perpanjang keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Dengan menggunakan metode ini menunjukkan siswa lebih aktif dan antusias untuk berdiskusi dalam pelajaran.
TELAAH TINGKAT KESULITAN TEKS EKSPOSISI DALAM BUKU SISWA BAHASA INDONESIA: EKSPRESI DIRI DAN AKADEMIK UNTUK SMA/SMK KELAS X KURIKULUM 2013 Risdiawati, Dian
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v2i1.3193

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tingkat kesulitan berdasarkan kompleksitas makna teks eksposisi yang terdapat pada buku siswa Bahasa Indonesia: Ekspresi Diri dan Akademik untuk SMA/SMK kelas X kurikulum 2013. Data berupa teks eksposisi yang bersumber pada buku teks. Data dianalisis dengan desain deskriptif kualitatif. Hasil analisis kompleksitas makna pada teks eksposisi kelas X pada bahan ajar Kurikulum 2013 lebih dominan pada bentuk pengimbuhan. Kata berimbuhan yang paling banyak muncul adalah kata yang mendapatkan imbuhan me-kan. Kata yang digunakan di dalam teks eskposisi mengarah ke tema teks. Teks eksposisi tersebut sesuai dengan tingkat berpikir siswa.
SINEMA PASCANASIONAL: REPRESENTASI INDONESIA DALAM FILM-FILM GARETH EVANS Abrian, Rizky; Sulistiawati, Afwin
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v2i1.3188

Abstract

The emergence of Indonesian films lately is not only initiated by Indonesian directors, but also foreign directors. Gareth Evans who is a director from Wales managed to attract the attention of Indonesian film audiences with his films. The phenomenon of foreign directors who created Indonesian films to become representations in the world of international film is something that needs to be studied further. This research is descriptive qualitative because the data, words and sentences, are analyzed based on meaning relations. In analyzing the data, researchers used representation theory and the theory of postnational film, namely by searching for Indonesian representations of what is contained in the film and identifying the condition of postnational films in Evans's films. From the results of the analysis, it was found that there was a representation of Indonesia in films by Evans. The aspect of representation that appeared consisted of several aspects: aspects of the language of communication used in the film, aspects of settings that were raised as the background, aspects of characters based on the names of characters, backgrounds of figures, and the use of silat as a fighting style. It also found the condition of postnational films in Evans’s films. Key word: films, representations, postnational
PERBEDAAN KETERAMPILAN BERBAHASA PRODUKTIF MAHASISWA DITINJAU DARI MODEL PEMBELAJARAN BRAIN DAN INVESTIGASI KELOMPOK Pitoyo, Andri
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: SEMINAR NASIONAL LALONGET I
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v0i0.3758

Abstract

Coourse learning outcome (CPMK) provide clear direction for the learning process. In addition, it provides a real picture of actions and teaching and learning behavior for univercity students and lecturs.The learning processes and events that are interesting, fun, innovative, and creative will have a positive effec on the echievement of learning objectives. The statement indirectly requires lectures to design and implement intesting learning models. Facts in the fieldshow that there are many learning models applied by lecturers that are not in accordance with the specified learning outcomes. The learning achievement of produktive language skills (KBP) requires univercity students to be able to produce scientific papers are published in the form of academic seminars. This demand has implications for the teacher's obligation to prepare an interesting, effective, and fun learning model. The purpose of this study was to determine the effect of the BRAIN learning model on Productive Language Skills. This research was conducted at the Nusantara PGRI Kediri University in the odd semester of the 2019/2020 academic year with a sample of 62 students. The group was divided into 2 namely experiment and control. The experimental group used the BRAIN model and the control class used the Group Investigation model. The results showed that there were differences in the average language skills of students between the experimental class and the control class. If viewed from the KBP, the experimental class has an average value of 65.29 which is better than the control class of 63.88.
LOAN WORD: PLAYING WITH WORDS AND CONSONANTAL RADICAL THEORY Sarage, Japen
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: SEMINAR NASIONAL LALONGET I
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v0i0.3763

Abstract

This paper aims at finding out possible ways of relating words in Arabic, English and Indonesian of which their status can be loan words. This kind of study is not possible in the view of historical linguistics since it studies only languages in the same language family. Being a member of language families of Semitic, Indo-European, and Austronesian languages, the three languages are said to be less related. But recent development proposed by Jassem shows that English and Arabic are significantly closely related. The English word rice /rais/ is related to the Arabic word ruzwhere the consonant /r/ is adopted, the vowel /u/ is split into a diphthong /ai/ and the consonant /z/ is weakened into /s/. The same Arabic word is likely adopted into Indonesian beras /bəras/ with two different sound changes i.e. the weakened vowel /u/ into /a/ and the additional sound or syllable /be/ at the beginning. It is a matter of fact that most Indonesian words consist of more than one syllable.The method of analysis in this paper uses Campbell’s theory of sound changes in determining the relationship among Arabic, English and Indonesian words. This method is completed by Jaseem’s theory of Consonantal Radical Theory. Some Arabic, English, and Indonesian words are analyzed by means of Campbell’s theory together with that of Jaseem’s. This paper says nothing about their historical background but provides proofs of word connectedness. This paper may support Jaseem’s theory of Consonantal Radical Theory, which may lead to rethinking of classification of language family
INTERNASIONALISASI BAHASA INDONESIA MELALUI EKSPOSE VISUAL CERITA DAERAH MENGGUNAKAN KOMIK DIGITAL BILINGUAL Umaya, Nazla Maharani
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: SEMINAR NASIONAL LALONGET I
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v0i0.3768

Abstract

This article discusses the use of digital comics as a medium of Indonesian language internationalization. Some things that are part of the study are the analysis of global Indonesian digital comics, the opportunity for space in developing digital comics as a medium of massive communication between language and language users, the use of regional wealth in Indonesia as a bearer of Identity, and visual exposure of regional stories as strategies Internationalization of Indonesian. The method of analysis uses exploratory studies with literature reviews, aimed at exploring digital world space and opportunities for the internationalization of Indonesian through the use of a wealth of language, literature and culture. The benefits of this are providing a basic foothold in supporting further research on the potential of literary and cultural languages in internationalizing Indonesian. The use of digital technology that is becoming popular has become a great opportunity for the development of various strategies. The results of the study in the form of key points as a key application of the strategy of internationalization of Indonesian by utilizing the local wealth of the work of the Indonesian people conceptually.
ANALISIS GAYA BAHASA (MAJAS) DAN MAKNA PADA CERPEN “TOMBAK SANG PENENUN“ KARYA BENNY ARNAS (KAJIAN STILISTIKA) Fadhilah, Umu
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: SEMINAR NASIONAL LALONGET I
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v0i0.3774

Abstract

This research problem was about language style and figure of speech in a short story and analyze about short story meaning of " Tombak sang Penenun by Benny Arnas based on stylists study .  Purpose of this research was  knowing use language figure of speech and types figure of speech that was in the novel.  This research use stylists approach  .This  Research data used descriptive data in the form phrases, words, and sentence based on short story of " Tombak sang Penenun by Benny Arnas . The results of the study found that research prove existence there is three  type group figure of speech contained in short story that is  group figure of speech comparison that includes personification , metaphor , and antonomasiai while group figure of speech affirmation there isn’t in this short story.
GAYA BAHASA PERULANGAN DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Nabilah, Veni Zakiatun; Mulyono, Tri; Anwar, Syamsul
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v2i2.3622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa perulangan dalam novel Orang-Orang Biasa karya Andrea Hirata dan mengetahui implikasi pembelajaran di SMA. Penelitian ini berbentuk deskripsi kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskripsi kualitatif. Sumber data adalah novel Orang-Orang Biasa. Teknik penyediaan data menggunakan teknik pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Data yang diperoleh akan diklasifikasikan, dideskripsikan, dan disajikan menggunakan metode informal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam novel OOB menggunakan beberapa gaya bahasa perulangan. Gaya bahasa perulangan tersebut ada sembilan, yaitu aliterasi, asonansi, antanaklasis, epizeukis, anafora, epistrofa, mesodilopsis, epanalepsis, dan anadilopsis. Gaya bahasa perulangan yang paling dominan dalam novel tersebut adalah anafora. Gaya bahasa perulangan yang digunakan Andrea pada novel OOB bertujuan untuk menambah nilai keindahan dalam novel tersebut dengan cara menekankan kata atau frase yang dianggap penting diulang. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XII semester 1 dengan materi sastra dan pokok bahasan gaya bahasa khususnya gaya bahasa perulangan.

Page 4 of 47 | Total Record : 463