cover
Contact Name
Putranto Manalu
Contact Email
putrantomanalu@unprimdn.ac.id
Phone
+6261453 2820
Journal Mail Official
jpms@unprimdn.ac.id
Editorial Address
Jl. Belanga No.1 Simp. Jl. Ayahanda, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Prima Medika Sains
ISSN : 26863502     EISSN : 27146707     DOI : https://doi.org/10.34012/jpms
Core Subject : Health,
Jurnal Prima Medika Sains adalah jurnal ilmiah di bidang kesehatan dan kedokteran yang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Diterbitkan oleh Universitas Prima Indonesia yang secara teknis dikelola Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia. Berisi tulisan hasil penelitian lapangan atau laboratorium maupun studi pustaka di bidang kesehatan dan kedokteran.
Articles 154 Documents
Kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet Fe di Poli Kebidanan RSU Mitra Medika Medan Nurdin, Mona; Aritonang, Evawany Yunita; Anto, Anto
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 1 No. 1 (2019): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tablet Fe adalah suatu suplemen penambah darah yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil guna mencegah terjadinya anemia selama kehamilan. Berdasarkan catatan kunjungan ibu hamil di RSU Mitra Medika Medan dari bulan Januari sampai Desember 2017 terdapat sebanyak 862 kunjungan. Ibu yang berkunjung ke Poli Kebidanan pada umumnya mengalami anemia (27%), padahal petugas di Puskesmas dan rumah sakit selalu memberikan tablet Fe pada ibu hamil yang berkunjung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengosumsi tablet Fe di Poli Kebidanan RSU Mitra Medika Medan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik, dengan pendekatan cross-sectional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 123 orang dan yang diambil sebagai sampel penelitian dengan teknik accidental sampling sebanyak 62 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang memiliki hubungan terhadap kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet Fe di Poli Kebidanan RSU Mitra Medika Medan yaitu pengetahuan, dukungan suami, penyuluhan Fe, ketersediaan Fe, kepercayaan, dan sikap. Dari analisis regresi logistik diperoleh kesimpulan bahwa penyuluhan (p=0,021) merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan ibu mengonsumsi tablet Fe.
Pengaruh lama kerja dan pelatihan terhadap pelaksanaan inisiasi menyusui dini di RSU Royal Prima Medan Gontana, Tiffany; Nasution, Sri Lestari Ramadhani
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 1 No. 1 (2019): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bidan sebagai salah satu petugas kesehatan mempunyai waktu yang banyak untuk berinteraksi dengan pasien bersalin. Dengan adanya upaya kesehatan ibu bersalin maka peran tenaga kesehatan sangatlah penting, karena bidan biasa memberikan keyakinan dan kepercayaan kepada ibu bersalin serta menuntun pelaksanaan IMD sesaat setelah bayi lahir. Kesalahan yang sering dilakukan adalah bayi yang baru lahir sudah dibungkus dengan kain sebelum diletakkan di dada ibunya dan kesalahan lain adalah bayi bukannya menyusu tetapi disusui. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lama kerja dan pelatihan terhadap pelaksanaan inisiasi menyusui dini. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan sampel penelitian berjumlah 30 orang bidan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara lama kerja dan pelatihan dengan pelaksanaan inisiasi menyusui dini dengan p-value sebesar 0.013 dan 0,008. Hasil uji regresi memperlihatkan bahwa bidan dengan mengikuti pelatihan akan meningkatkan melaksanakan inisiasi menyusui dini sebesar 11.1 kali dibandingkan dengan bidan yang tidak mengikuti pelatihan. Sedangkan bidan dengan lama kerja yang lebih lama akan meningkatkan pelaksanaan inisiasi menyusui dini sebesar 9 kali dibandingkan dengan bidan dengan masa kerja yang singkat.
Determinan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Peulimbang Kabupaten Bireuen Nurnahayati, Cut; Nasution, Zuraidah; Anto, Anto
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 1 No. 1 (2019): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa balita merupakan masa yang tergolong rawan dalam pertumbuhan dan perkembangan karena pada masa ini anak mudah sakit dan mudah mengalami kekurangan gizi. Survei awal yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Peulimbang Kabupaten Bireuen dengan melakukan pengukuran antropometri terhadap 20 balita, ditemukan 13 balita yang mengalami gizi kurang dan 7 balita lainnya memiliki status gizi baik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan penerapan prinsip sadar gizi pada tatanan rumah tangga terhadap status gizi balita. Jenis penelitian ini merupakan survei analitik dengan rancangan cross-sectional study. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Peulimbang Kabupaten Bireuen dengan sampel sebanyak 50 orang ibu yang memiliki balita. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa adapun faktor-faktor yang berpengaruh terhadap status gizi balita adalah pengetahuan (p=0,020), dukungan keluarga (p=0,012),dan sosial ekonomi (p=0,000).
Penerapan gizi seimbang pada balita di Desa Sisumut Kabupaten Labuhan Batu Selatan Hajar, Hasnan; Badiran, Badiran; Asriwati, Asriwati
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 1 No. 1 (2019): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan pedoman gizi seimbang pada tatanan rumah tangga merupakan salah satu intervensi yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan kesehatan khususnya dan pembangunan masyarakat pada umumnya. Hasil survei awal yang dilakukan di Desa Sisumut Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhan Batu Selatan, dengan melakukan penimbangan terhadap 20 orang balita diketahui bahwa ada 11 orang balita dengan timbangan balita yang berada di Bawah Garis Merah (BGM), ini menandakan bahwa balita tersebut memiliki status gizi kurang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap penerapan gizi seimbang pada balita. Jenis penelitian ini merupakan survei analitik dengan rancangan cross-sectional study. Penelitian dilakukan di desa Sisumut Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhan Batu Selatan. dengan menggunakan teknik total sampling yaitu sebanyak 50 orang ibu yang memiliki balita. Untuk menganalisis data tersebut digunakan uji regresi logistik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa status gizi berhubungan dengan pengetahuan (p=0,020), sikap (p=0,012), pantangan makanan (p=0,000) dan penyuluhan petugas kesehatan (p=0,000). Variabel yang paling berpengaruh setelah dilakukan uji regresi adalah variabel pantangan makanan dengan nilai p=0,003, dan nilai OR = 25,711 (95% CI = 2,980-221-865).
Gambaran soil transmitted helminths (STH) pada siswa SD Mutia, Liza
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v2i1.848

Abstract

Jumlah penderita infeksi cacingan pada anak SD cukup tinggi, hal ini dapat disebabkan karena sanitasi di lingkungan sekolah maupun rumah tidak terjaga dengan baik. Salah satu di antaranya adalah penyakit cacingan yang ditularkan melalui tanah (Soil Transmitted Helminths/STH)) seperti askariasis, trichuriasis, strongiloidiasis dan infeksi cacing tambang. Kurangnya sarana air bersih, sempitnya lahan tempat tinggal keluarga, kebiasaan makan dengan tangan yang tidak dicuci terlebih dahulu dapat menyebabkan terjadinya infeksi STH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat infeksi kecacingan yang terjadi pada siswa SD NEGERI 060837 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sampel sebanyak 132 feses yang diambil dari siswa/i SD NEGERI 060837 Kel. Silalas Kec.Medan Petisah Medan. Pemeriksaan telur cacing menggunakan metode modifikasi kato-katz pemeriksaan sampel tinja dilakukan di Laboratorium Parasitologi di Jurusan Teknologi Laboratorium Medik Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Medan, dari hasil pemeriksaaan menunjukkan bahwa siswa SD NEGERI 060837 Medan yang terinfeksi Soil Transmitted Helminths sebanyak 37 orang (28 %) dengan rincian infeksi yaitu Ascaris lmbricoides sebanyak 28 orang (75,7%), Trichuris trichiura sebanyak 9 orang (24,3%), dan tidak ditemukan Hookworm.
Uji efektivitas antibakteri ekstrak etanol kulit jeruk manis (Citrus Sinensis) terhadap bakteri Vibrio Cholerae Manalu, Cici Valentina; Mutia, Maya Sari
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v2i1.864

Abstract

Penyakit kolera merupakan penyakit infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae dengan manifestasi klinik berupa diare. V.cholerae dapat menginfeksi manusia melalui rute pencernaan (fecal-oral). Manifestasi klinik berupa penyakit kolera akan timbul apabila jumlah bakteri yang masuk mencapai jumlah tertentu. Indonesia merupakan negara megabiodiversity yang kaya akan tanaman obat, dan sangat potensial untuk dikembangkan, tapi belum dikelola secara maksimal. Tumbuhan jeruk manis merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas antibakteri ekstrak kulit jeruk manis (Citrus sinensis L) terhadap pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae. Jenis penelitian ini adalah eksperimen laboratorik dengan menggunakan difusi cakram dengan rancangan Posttest Only Control Group Design untuk melihat aktivitas ekstrak kulit jeruk manis (Citrus sinensis L) terhadap bakteri Vibrio cholerae. Penelitian dilakukan dengan tahapan sebagai berikut (1) Sterilisasi Alat, (2) Persiapan dan Pembuatan Ekstrak Kulit Jeruk Manis (Citrus Sinensis), (3) Pembuatan Konsentrasi Ekstrak Kulit Jeruk Manis (Citrus Sinensis), (4) Pembuatan Biakan Bakteri (5) Pembuatan Media Biakan, (6) Uji Sensitivitas. Hasil penelitian diperoleh ekstrak etanol kulit jeruk manis memiliki efektivitas terhadap pertumbuhan bakteri Vibrio Cholerae.
EFEK PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN MANGGA ARUMANIS (MANGIFERA INDICA L.) PADA ANTIBIOTIK KLINDAMISIN DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Hartanto, Richard; Khang, Vo Tran Gia; Trinh, Tran Pham Thuc; Novelya, Novelya; Wijaya, Cindy Denhara
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v2i1.955

Abstract

Staphylococcus aureus termasuk bakteri yang cukup sering dijumpai pada mulut, terutama pada kasus abses periodontal di mana perawatannya memerlukan pemakaian antibiotik. Tingginya angka resisten bakteri Staphylococcus aureus terhadap antibiotik menyebabkan banyaknya dicari pengobatan alternatif menggunakan herbal. Melihat efek penambahan ekstrak daun mangga arumanis (Mangifera indica L.) pada antibiotik klindamisin dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Jenis dari penelitian ini adalah eksperimental laboratorium secara in vitro dengan 25 sampel. Konsentrasi ekstrak daun mangga yang digunakan 25%, 50%, 75%, 100% dan kelompok kontrol. Ekstrak dibuat dengan teknik maserasi dan uji daya hambat dengan metode Kirbi bauer. Hasil dianalisis menggunakan statistik ANOVA, lalu dilanjutkan dengan Post Hoc LSD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan ekstrak 50%, 75%, 100% meningkatkan daya hambat terhadap Staphylococcus aureus (p=0,000) dibandingkan kelompok kontrol. Semakin tinggi konsentrasi yang digunakan, maka semakin besar zona hambat yang terbentuk. Sedangkan penambahan ekstrak 25% tidak meningkatkan daya hambat (p=0,618) bila dibandingkan dengan kelompok kontrol. Penambahan ekstrak daun mangga arumanis dengan klindamisin dapat meningkatkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) pada lansia di Puskesmas Darussalam Medan Ginting, Rapael; Hutagalung, Priscilla Grace J; Hartono, Hartono; Manalu, Putranto
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 2 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v2i2.972

Abstract

Penyakit hipertensi dan diabetes melitus termasuk penyakit terbanyak pada kelompok lanjut usia di Indonesia, yaitu sebesar 57,6% pada penyakit hipertensi dan 4,8% pada penyakit diabetes melitus. Dalam upaya pengelolaan penyakit kronis yang cenderung meningkat. BPJS Kesehatan menyelenggarakan program untuk menangani masalah penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus tipe 2 yang bertujuan mendorong peserta penyandang penyakit kronis mencapai kualitas hidup optimal sehingga dapat mencegah timbulnya komplikasi penyakit. Survei awal yang dilakukan peneliti pada bulan Januari tahun 2019 terhadap penderita penyakit kronis di Puskesmas Darussalam menunjukkan bahwa rendahnya kunjungan masyarakat terhadap Program Pengelolaan Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) hal ini disebabkan oleh kurangnya dukungan keluarga dimana beberapa pasien datang berkunjung tanpa ada pendamping/keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan Prolanis pada lansia di Puskesmas Darussalam Medan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi dan diabetes mellitus baik yang mengikuti kegiatan Prolanis maupun tidak mengikuti kegiatan Prolanis di Puskesmas Darussalam dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dan diperoleh besar sampel yaitu sebanyak 92 responden. Data diuji dengan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan antara pengetahuan (0,003) dan dukungan keluarga (0,001) terhadap pemanfaatan Prolanis. Dapat disimpulkan pemanfaatan Prolanis di Puskesmas Darussalam Medan dipengaruhi oleh pengetahuan dan dukungan keluarga responden, sedangkan peran petugas dan kebutuhan akan pelayanan tidak berpengaruh signifikan.
Manajemen sumber daya manusia dengan waktu tunggu pasien di pelayanan farmasi Rumah Sakit X Simanjuntak, Mafe Robbi; Pasaribu, Nancy Desrina; Sibagariang, Eva Ellya
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 2 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v2i2.973

Abstract

Pelayanan farmasi adalah salah satu pelayanan kesehatan yang mendukung proses kegiatan penyembuhan pasien dalam proses pengobatannya yang dapat menjadi indikator mutu pelayanan kesehatan. Berdasarkan survei awal yang dilakukan di Unit Farmasi Rumah Sakit X masih banyak ditemui pasien yang menunggu obat lebih 1 jam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan manajemen sumber daya manusia  dengan waktu tunggu pasien di pelayanan farmasi Rumah Sakit X. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 orang dengan teknik pengambilan random sampling. Hasil penelitian menyimpulkan adanya hubungan kualitas SDM (0,000) dan kepuasan (0,034) dengan waktu tunggu pasien di pelayanan farmasi Rumah Sakit X. Sedangkan  tata letak obat tidak berhubungan dengan waktu tunggu pasien.
Analisis kebijakan hubungan klinik provider BPJS Kesehatan dan Praktek Mandiri Bidan sebagai jejaring Silaen, Mangatas; Tarigan, Normawati; Lubis, Razoki
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v2i1.974

Abstract

Dalam UU No. 1 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan, Bidan Praktik Mandiri harus tergabung dalam jejaring FKTP yang telah ditentukan oleh BPJS Kesehatan. Bidan Praktik Mandiri melakukan pengklaiman ke BPJS Kesehatan melalui FKTP setiap bulannya. Namun dana hasil klaim tersebut dikirimkan langsung ke Bidan Praktik Mandiri, dan setelah itu baru Bidan Praktik Mandiri membagi hasil pengklaiman kepada FKTP. Hasil survei pendahuluan pada Klinik Aviati dan Klinik Azizi menemukan bahwa kedua FKTP tersebut merasa kebijakan tersebut kurang efektif karena sebelumnya hasil klaim akan dibayarkan ke klinik pratama lalu disalurkan ke bidan yang tergabung sebagai jejaring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan hubungan Klinik Provider BPJS Kesehatan dan Praktek Mandiri Bidan sebagai jejaring Klinik Aviati dan Klinik Azizi. Desain studi penelitian ini adalah cross-sectional dengan metode pendekatan secara kualitatif. Sampel penelitian adalah Klinik Aviati dan Klinik Azizi Medan. Hasil penelitian menemukan bahwa prosedur administrasi pengklaiman yang dilakukan Klinik Provider BPJS Kesehatan dilakukan dengan menyiapkan berkas klaim (kwitansi asli bermaterai, formulir pengajuan klaim, rekapitulasi pelayanan, fotokopi identitas BPJS, partograf, bukti pelayanan yang ditandatangani fasilitas kesehatan) dianggap masih cukup rumit, pengajuan pengklaiman BPJS Kesehatan dilakukan oleh Klinik Provider BPJS Kesehatan, namun pencairan dana di berikan kepada Praktek Mandiri Bidan dan pencairan dana hasil pengklaiman membutuhkan watu sangat lama dan tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan No 71 tahun 2013. Peneliti menyarankan supaya kebijakan tata hubungan kerjasama dengan klinik provider dan Praktek Mandiri Bidan terlihat jelas dan adil oleh BPJS Kesehatan.

Page 2 of 16 | Total Record : 154