cover
Contact Name
Putranto Manalu
Contact Email
putrantomanalu@unprimdn.ac.id
Phone
+6261453 2820
Journal Mail Official
jpms@unprimdn.ac.id
Editorial Address
Jl. Belanga No.1 Simp. Jl. Ayahanda, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Prima Medika Sains
ISSN : 26863502     EISSN : 27146707     DOI : https://doi.org/10.34012/jpms
Core Subject : Health,
Jurnal Prima Medika Sains adalah jurnal ilmiah di bidang kesehatan dan kedokteran yang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Diterbitkan oleh Universitas Prima Indonesia yang secara teknis dikelola Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia. Berisi tulisan hasil penelitian lapangan atau laboratorium maupun studi pustaka di bidang kesehatan dan kedokteran.
Articles 154 Documents
Hubungan indeks massa tubuh dengan rasio TG/HDL pada pasien diabetes mellitus tipe 2 Lumbantobing, Andrico Napolin; Suandy, Suandy; Lubis, Ilham Akbar
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i1.2283

Abstract

Gambaran dislipidemia pada DM tipe 2 yang paling sering ditemukan adalah peningkatan kadar TG dan penurunan kadar HDL. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan indeks massa tubuh dengan rasio TG/HDL pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh rekam medis pasien diabetes melitus yang tercatat dalam rekam medis RS Royal Prima dari April sampai Mei 2021. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Jumlah sampel yang terlibat sebanyak 100 orang. Data diperoleh dari rekam medis pasien diabetes mellitus. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia paling banyak terkena diabetes melitus tipe II yang paling tinggi pada mortalitas usia 40-60 tahun berjumlah 51 orang. Sementara distribusi proporsi pasien diabetes melitus tipe II berdasarkan jenis kelamin yang paling banyak adalah laki-laki yaitu 64 orang. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa usia tidak berhubungan dengan indeks massa tubuh (0,517). Demikian juga dengan hasil uji pada jenis kelamin, disimpulkan bahwa jenis kelamin juga tidak berhubungan dengan indeks massa tubuh (0,683). Sedangkan kadar rasio TG/HDL paling tinggi adalah 3,6-4,5 dengan jumlah total 44, sementara nilai rasio TG/HDL paling rendah adalah 1,1-2,5 dengan jumlah total 5.
Indeks massa tubuh dan kadar HbA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2 Suandy, Suandy; Lumbantobing, Andrico Napolin; Rohen, Rohen; Chairul, Muhammad; Dewani, Yunita; Tarigan, Setia Budi
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i1.2287

Abstract

Penyakit diabetes mellitus tipe 2 (DM tipe 2) berdampak negatif pada kualitas hidup sekaligus meningkatkan morbiditas dan mortalitas. HbA1 (hemoglobin terglikasi) digunakan untuk mendiagnosis diabetes mellitus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara nilai IMT dan HbA1c pada pasien DM tipe 2. Studi ini mengambil pendekatan cross-sectional dan bersifat observasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan IMT dengan Kadar HbA1c yang paling banyak mempengaruhi diabetes mellitus adalah 18,5-24,9 yaitu 53 orang, sedangkan yang paling rendah yaitu ≥25 dengan jumlah 22 orang. Terdapat korelasi yang tidak signifikan antara Hba1c dengan IMT (p=0,987).
Infeksi penyakit kulit pada anak dan determinannya Silalahi, Marlinang Isabella; Sibagariang, Eva Ellya; Henrista, Nanda; Sormin, Delores Elisabeth; Kurniawan, Evan; Wilsen, Wilsen
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i1.2373

Abstract

Penyakit kulit merupakan salah satu jenis penyakit yang sering ditemukan pada anak akibat kurang memperhatikan kebersihan diri dan sanitasi lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis determinan infeksi penyakit kulit pada anak. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 62 orang. Data diuji secara statistik dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara personal hygiene (0,000) dan sanitasi lingkungan (0,000) dengan kejadian infeksi penyakit kulit pada anak, Disarankan agar memperhatikan personal hygiene anak terutama dalam hal mencuci tangan dengan sabun dengan baik dan benar dan mengganti pakaian setelah mandi. Promosi kesehatan terutama yang berkaitan dengan masalah penyakit penyakit kulit infeksi perlu ditingkatkan agar masyarakat lebih peduli dengan risiko infeksi penyakit kulit.
Pengaruh variasi pemberian dosis aloksan terhadap angka kadar gula darah hewan coba Dachi, Virent Nifadila O.; Rayyan, Teuku Arif; Utami, Sherlinda Putri; Mutia, Rena; Akbar, Khainir; Lumbantobing, Christina J.R Esmaralda; Kunardi, Sidharta; Jansen, Jansen; Djuang, Michelle Hendriani
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i1.2460

Abstract

Diabetes merupakan penyakit long-term yang dapat terjadi ketika kadar gula dalam darah tinggi sehingga tidak dapat memproduksi zat insulin secara cukup atau insulin tidak dapat bekerja secara efektif. Diperkirakan akan meningkat di tahun 2030 menjadi 552 juta jiwa jika tidak mendapatkan penanganan yang baik. Aloksan merupakan penyebab sel-β pankreas mengalami nekrosis juga sering dipakai sebagai bahan eksperimental dalam topik diabetes dengan kasus yang bervariasi pada hewan seperti tikus, mencit, dan anjing. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dan merangkum studi-studi terdahulu mengenai pengaruh variasi pemberian dosis aloksan terhadap angka kadar gula darah hewan coba.
Tingkat pendidikan ibu hamil dan keteraturan pemeriksaan ANC Wijaya, Johanna Fransiska; Tanamal, Claudia; Arif, Julio; Syahputri, Febrianti
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i2.2960

Abstract

Kehamilan merupakan kondisi terdapat janin pada tubuh seorang perempuan. Selama kehamilan, perempuan memiliki risiko besar terkena gangguan atau komplikasi yang mungkin ditimbulkan saat kehamilan. Oleh karena itu, selama kehamilan ibu yang sedang hamil perlu untuk melakukan kunjungan pemeriksaan Antenatal Care pada pusat layanan kesehatan. Antenatal Care adalah pemeriksaan kepada ibu hamil yang mencakup pemantauan terhadap janin, mendeteksi gangguan atau kelainan selama kehamilan, serta mempersiapkan fisik dan psikologis ibu hamil dalam melakukan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan ibu hamil dengan keteraturan pemeriksaan Antenatal Care di Puskesmas Helvetia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional study dan analisa data dengan menggunakan uji Chi Square. Sampel yang diambil pada penelitian ini sebanyak 83 ibu hamil. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, mayoritas tingkat pendidikan ibu hamil pada penelitian ini adalah tingkat pendidikan SMA dengan presentase sebesar 57,8%. Sebesar 60,2% dari total sampel teratur dalam melakukan kunjungan pemeriksaan Antenatal Care. Dari hasil uji statistik yang dilakukan, didapatkan nilai P atau p value 0,028 yang lebih kecil dari nilai uji signifikan 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu hamil dengan keteraturan pemeriksaan Antenatal Care.
Hubungan status kesehatan berdasarkan WOMAC dengan tingkat kecemasan berdasarkan HAM-A pada pasien osteoarthritis Steven, Steven; Herlina, Yani; Djuang, Michelle H.
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i2.3100

Abstract

Osteoarthritis (OA) adalah penyakit reumatik degeneratif yang bersifat kronik. Faktor resiko Osteoarthritis terdiri atas jenis kelamin, usia lansia, berat badan. Dampak penyakit OA dapat menyebabkan nyeri dan disabilitas. Kecemasan sangat berkaitan dengan OA yang dapat memperburuk kondisi kesehatan mental, OA menyebabkan kerusakan sendi yang mengakibatkan keterbatasan dalam aktivitas sehari-hari dan keterbatasan interaksi sosial sehingga menimbulkan beban ekonomi. Terapi pengobatan OA bertujuan untuk mengurangi nyeri, saat ini belum memiliki terapi definitif yang menyembuhkan. Dampak dari kecemasan dan depresi ini, mengakibatkan peningkatan dalam kunjungan dokter, perawatan kesehatan, obat-obatan, dan peningkatan postsurgical pain. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan status kesehatan dengan tingkat kecemasan yang dialami pasien Osteoarthritis di RS Royal Prima. Metode: menggunakan penelitian kuantitatif dengan design cross sectional dan total sampel sebanyak 80 pasien Osteoarthritis. Pengambilan sampel dengan consecutive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner Western Ontario and McMaster Universities Arthritis Index (WOMAC) dan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HAM-A). Hasil: Analisis data menggunakan Uji chi-square dan memiliki hubungan signifikan antara status Kesehatan berdasarkan WOMAC dengan Tingkat Kecemasan berdasarkan HAM-A pada pasien Osteoarthritis (p value 0,001<0,05). Kesimpulan: terdapat hubungan status kesehatan dengan tingkat kecemasan pada pasien Osteoarthritis di RS Royal Prima. Mayoritas responden (60%) mengalami skor WOMAC sedang dan (63,8%) mengalami tingkat kecemasan ringan.
Neural Proloterapi Edlin, Edlin; Wirawan, Nur Surya
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i2.3162

Abstract

Terapi nyeri dengan injeksi regeneratif merupakan terapi yang mulai berkembang dengan pesat dalam kurun waktu ini. Ilmu pengetahuan dasar dan penelitian klinis terbaru menunjukkan kalau injeksi larutan dekstrosa dapat mengurangi rasa sakit, meningkatkan fungsi keseluruhan dan mengembalikan fungsi jaringan ikat yang rusak kembali menjadi normal. Walaupun mekanisme aksi dekstrosa belum dipahami dengan baik pada tingkat sel, uji klinis telah melaporkan efek klinis positif dibandingkan dengan kontrol injeksi buta. Salah satu teknik regenerasi aktif injeksi yang mulai dilirik para peneliti adalah neural proloterapi (NP). Berbagai penelitian dan laporan kasus mulai bermunculan dan menunjukkan bahwa NP dapat dilakukan baik sebagai penanganan alternatif maupun penanganan utama dalam berbagai kasus penyakit dan berbagai kondisi yang disertai nyeri kronik. Keuntungan utama pendekatan teknik NP selain memerlukan biaya yang murah, tingkat keamanan yang tinggi dan kemudahan teknik juga dapat dipertimbangkan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi penyelesaian skripsi mahasiswa kedokteran Akbar, Surya; Rizdanti, Sabilla; Putri, Yolanda Karina
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i2.3225

Abstract

Skripsi merupakan tugas akhir yang harus diselesaikan oleh mahasiswa di akhir program studi. Beberapa faktor dipercaya dapat mempengaruhi penyelesaian skripsi tepat waktu oleh mahasiswa yaitu motivasi intrinsik, stres, kecemasan, adversity quotient, dan Self-Directed Learning (SDL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor-faktor tersebut dalam penyelesaian skripsi tepat waktu. Desain cross sectional digunakan untuk mencapai tujuan penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi di Tahun Ajaran 2020-2021 yang berjumlah 156 orang. Penelitian ini menggunakan total sampling/sampling jenuh. Namun hanya 110 orang responden yang mengembalikan kuesioner (respon rate 70,51%). Sebanyak 110 orang mahasiswa kedokteran dilibatkan untuk mengisi kuesioner Intrinsic Motivation Inventory (IMI), kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10), kuesioner kecemasan, kuesioner adversity quotient, dan kuesioner SDL. Hasil pengukuran dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji korelasi Somers’d. Hasil penelitian diperoleh mayoritas mahasiswa memiliki motivasi intrinsik sedang (62,7%), tingkat stres berat (85,5%), tingkat kecemasan berat (85,5%), tingkat adversity quotient moderately (50,9%), dan tingkat SDL tinggi (79,1%). Analisis korelasi didapatkan hanya variabel stres yang berhubungan secara signifikan dengan menyelesaikan skripsi tepat waktu (r= -0,320, p=0,001). Kesimpulan yang dapat ditarik adalah stres mempengaruhi penyelesaian skripsi tepat waktu oleh mahasiswa. Penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi mekanisme stres dalam memberikan dampak positif terhadap mahasiswa perlu untuk dilakukan.
Uji daya hambat infusum kulit buah jengkol (Pithecellobium jiringa) terhadap pertumbuhan Candida albicans Situmeang, Suryani M F; Setiyawati, Dewi; Suparni, Suparni
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i2.3232

Abstract

Kulit buah jengkol (Pithecellobium jiringa) termasuk limbah di pasar tradisional dan mengandung senyawa flavonoid, saponin dan tannin. Senyawa tanin merupakan senyawa metabolit sekunder pada tumbuhan yang bersifat sebagai antimikroba. Pemanfaatan rebusan kulit buah jengkol bagi masyarakat berupa rebusan kulit jengkol merupakan suatu yang sangat mudah dilakukan mengingat proses yang sangat sederhana dan hanya menggunakan limbah kulit buah jengkol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rebusan kulit buah jengkol dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans. Penelitian dilakukan pada awal Mei hingga September 2022 di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan TLM Poltekes Kemenkess Medan. Sampel penelitian adalah kulit jengkollyang diperoleh dari Pasar MTC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infusum kulit jengkol mempunyai kekuatan sedang untuk menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans dengan membentuk zona hambat 9,0 mm pada konsentrasi 100%.
Gambaran profil lemak darah pasien medical check-up di Laboratorium Klinik Prodia Medan Ningsih, Sri Widia; Agustinawati, Agustinawati; Pratiwi, Dian; Panduwati, Digna Renny
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 4 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v4i2.3240

Abstract

Dislipidemia merupakan abnormalitas metabolisme lemak darah berupa peningkatan kadar kolesterol total, kolesterol LDL dan trigliserida serta penurunan kolesterol HDL. Dislipidemia dapat menyebabkan terjadinya penyakit serebrovaskular dan kardiovaskular. Kurangnya tingkat kesadaran dan rendahnya kemampuan hidup sehat dapat meningkatkan terjadinya dislipidemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran profil lemak darah pasien medical check-up di Laboratorium Klinik Prodia Medan S. Parman periode September 2022. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Pasien terbanyak berusia 55-64 tahun (204 pasien) dengan hasil pemeriksaan yaitu kadar kolesterol total normal (39 pria, 52 wanita), kadar tinggi (12 pria, 33 wanita). Kolesterol HDL kadar normal (36 pria, 78 wanita), kadar tinggi (6 pria, 34 wanita). Kolesterol LDL optimal (10 pria, 8 wanita), kadar tinggi (15 pria, 35 wanita). Trigliserida normal (46 pria, 93 wanita), kadar tinggi (12 pria, 18 wanita).

Page 5 of 16 | Total Record : 154