cover
Contact Name
Muhammad Luthfi Hamzah
Contact Email
muhammadluthfihamzah@gmail.com
Phone
+6282386056915
Journal Mail Official
ceej.yrpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amanah, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
ISSN : 27159868     EISSN : 27159752     DOI : -
CEEJ is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community service. The scope and focus of this journal covers Human development, education and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of Wisdom and Rural Areas, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs, Development of environmental technology, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony. The CEEJ Journal is published twice a year, every January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,692 Documents
Implementasi Human Resource Operations Berbasis Artificial Intelligence pada Perusahaan Swasta di Kota Bekasi: Analisis Efisiensi dan Kesiapan Sumber Daya Manusia Redy Adhi Saputra; Frengki Panagian
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11505

Abstract

Aktivitas operasional Human Resource (HR) di era digital mengalami pergeseran paradigma dari fungsi administratif konvensional menuju otomatisasi berbasis Artificial Intelligence (AI). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak implementasi AI dalam HR Operations terhadap efisiensi organisasi dan menganalisis tingkat kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor perusahaan swasta di Kota Bekasi. Pendekatan penelitian menggunakan metode campuran (mixed-methods) dengan desain sekuensial eksplanatori. Data kuantitatif diperoleh dari kuesioner berbasis Technology Readiness Index (TRI 2.0) terhadap 184 karyawan, sementara data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 8 HR Manager di kawasan industri Kota Bekasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan AI (seperti Applicant Tracking System, AI-Chatbots, dan Predictive Analytics) meningkatkan efisiensi waktu pemrosesan administrasi HR sebesar 42,7% dan menekan biaya operasional rekrutmen hingga 35%. Namun, hasil TRI menunjukkan polarisasi kesiapan: dimensi Optimism dan Innovativeness tinggi pada segmen karyawan usia produktif muda, sedangkan dimensi Discomfort dan Insecurity signifikan pada tenaga kerja senior. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya model jembatan digital (digital bridging model) melalui upskilling terstruktur guna meminimalisir resistensi dan mengoptimalkan return on investment (ROI) teknologi di tingkat korporasi. 
Antara Efisiensi Dan Resiliensi: Kinerja Anggaran Pelatihan Menghadapi Dinamika Kebijakan Intan Puspitasari
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11512

Abstract

Penelitian ini menganalisis kinerja anggaran pelatihan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah III Jakarta dalam menghadapi dinamika kebijakan periode 2021-2025. Tujuan penelitian adalah menganalisis kinerja anggaran dari aspek efisiensi dan akurasi perencanaan, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi anggaran, mengevaluasi tantangan implementasi, serta merumuskan rekomendasi kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan desain studi kasus, mengolah data primer dari sistem iemon.pu.go.id dan data sekunder dari laporan kinerja serta dokumen pendukung melalui analisis selisih dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata realisasi anggaran mencapai 96,51% dengan peningkatan efektivitas biaya signifikan, namun dihadapkan pada instabilitas alokasi (pagu turun 89% dalam tiga tahun), sisa anggaran persisten rata-rata Rp326,6 juta per tahun, dan fenomena disconnected efficiency di mana peningkatan output tidak berkorelasi dengan realisasi anggaran akibat kontribusi pelatihan kerjasama. Dinamika kebijakan refocusing, perubahan metode pembelajaran mendadak, dan perubahan nomenklatur organisasi menjadi faktor utama fluktuasi. Penelitian menyimpulkan bahwa kinerja anggaran secara administratif telah baik namun menghadapi tantangan fundamental dalam akurasi perencanaan dan adaptasi kebijakan. Rekomendasi dirumuskan dalam tiga pilar: stabilisasi dan akurasi perencanaan melalui performance-based budgeting, peningkatan responsivitas dan evaluasi berdampak, serta adaptasi strategis pasca perubahan nomenklatur organisasi sebagai kontribusi bagi penguatan tata kelola pengembangan kompetensi ASN dalam mendukung pencapaian target pembangunan infrastruktur nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Peran Faktor Fundamental Dalam Memengaruhi Return Saham Perusahaan Dimoderasi Oleh Karakteristik Perusahaan Kezia Theresi Rattu; Frisky Jeremy Kasingku
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i6.11532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor fundamental, yakni Return on Asset (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), Earning per Share (EPS) terhadap return saham perusahaan food and beverage di BEI periode 2021-2024, dengan karakteristik perusahaan, yang dalam hal ini adalah ukuran perusahaan dan tipe saham yang digunakan sebagai variable moderasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari situs resmi BEI. Analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model Pooled Ordinary Least Square (OLS) melalui alat statistik Eviews 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa ROA dan EPS memiliki pengaruh signifikan terhadap return saham, sedangkan DER memiliki pengaruh yang negatif. Ukuran perusahaan menunjukkan pengaruhnya terhadap hubungan antara faktor fundamental dan return saham, sementara hal berbeda pada tipe saham yang tidak memberikan efek moderasi yang signifikan.
Analisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan  Budaya Organisasi Terhadap Minat Tetap Bekerja Besse Faradiba; Ida Ilmiah; Sugeng Karyadi; Roy Setiawan; Ahmad Faizal Al-Attas
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i6.11541

Abstract

Retensi karyawan merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi organisasi dalam lingkungan bisnis modern. Persaingan yang semakin ketat, perkembangan teknologi yang pesat, dan perubahan ekspektasi tenaga kerja menuntut organisasi tidak hanya mampu menarik karyawan berkualitas, tetapi juga mempertahankan mereka dalam jangka panjang. Tingginya tingkat perpindahan karyawan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti meningkatnya biaya rekrutmen dan pelatihan, hilangnya pengetahuan organisasi, menurunnya produktivitas, serta terganggunya kinerja perusahaan secara keseluruhan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi minat tetap bekerja karyawan menjadi sangat penting dalam pengelolaan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap minat tetap bekerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan dari 100 orang karyawan sektor jasa menggunakan kuesioner yang disusun berdasarkan skala Likert lima poin. Variabel independen yang digunakan adalah gaya kepemimpinan dan budaya organisasi, sedangkan variabel dependen adalah minat tetap bekerja. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat tetap bekerja karyawan. Pemimpin yang mampu memberikan arahan yang jelas, dukungan, motivasi, dan kesempatan partisipasi kepada karyawan terbukti dapat meningkatkan loyalitas serta komitmen terhadap organisasi. Selain itu, budaya organisasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan yang lebih kuat terhadap minat tetap bekerja. Budaya yang ditandai oleh kerja sama, kepercayaan, inovasi, dan nilai-nilai bersama mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sehingga memperkuat keterikatan karyawan dengan organisasi. Temuan penelitian ini mendukung teori pertukaran sosial yang menjelaskan bahwa karyawan cenderung membalas perlakuan positif organisasi melalui peningkatan komitmen dan loyalitas. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam pengembangan literatur manajemen sumber daya manusia sekaligus memberikan implikasi praktis bagi organisasi dalam merancang strategi retensi karyawan yang lebih efektif.
Manajemen Risiko Dan Krisis Dalam Industri Hospitality Dan Pariwisata: Tinjauan Pustaka Sistematis Berbasis Protokol PRISMA Periode 2020–2025 Rizky Ferari Oktavian; Sri Astuti Pratminingsih; Hasti Pramesti Kusnara; Siti Wulansari; Ignatius Oki Dewa Brata
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i6.11556

Abstract

Industri hospitality dan pariwisata (H&T) merupakan salah satu sektor yang paling rentan terhadap krisis multidimensi, sebagaimana ditegaskan oleh disrupsi pandemi COVID-19 yang menurunkan kedatangan wisatawan global hingga 74% dan menimbulkan kerugian sekitar USD 4,5 triliun. Penelitian ini bertujuan memetakan secara sistematis perkembangan, kerangka teoretis, tipologi risiko, serta strategi mitigasi dan resiliensi dalam riset manajemen risiko dan krisis di sektor H&T pada periode 2020–2025, sekaligus merumuskan implikasinya bagi pariwisata Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA 2020 melalui penelusuran enam basis data (Scopus, ScienceDirect, Emerald, DOAJ, Garuda, dan penelusuran manual). Dari 1.347 rekaman teridentifikasi, sebanyak 42 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis melalui sintesis naratif-tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi tujuh klaster tematik, dengan dominasi kajian krisis pandemi (COVID-19) dan resiliensi organisasi. Empat kerangka konseptual paling berpengaruh adalah ISO 31000:2018, siklus krisis Fink (1986), model lima fase Mitroff (1994), dan kerangka 4R Ritchie dan Jiang (2019). Temuan utama menunjukkan adanya pergeseran paradigma dari pemulihan reaktif (recovery) menuju ketangguhan proaktif (resilience) berbasis kapabilitas dinamis. Penelitian ini menyimpulkan sebuah model integratif temporal tiga tahap (pra-krisis, saat krisis, pasca-krisis) yang memadukan keempat kerangka tersebut sebagai panduan strategis bagi pengelola H&T, khususnya dalam konteks Indonesia yang sarat dengan risiko bencana alam, keamanan, dan biologis.
A Cyclical Model of Development Programs for Operational Excellence and Sustainable Value: A Case Study of PT DA Setia Permana
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11563

Abstract

The intense competition in the commercial property sector places human capital at the centre of sustaining asset value. Yet development programs often fail to address the real challenges faced by technical employees. This study examines the operational decline of the Estate Management (EM) division at PT DA, a 51-hectare premium business district in Jakarta, whose Key Performance Indicator (KPI) fell to 89.43 in 2024. Analysis revealed a Training Relevance Gap of approximately 45%—technical staff rated functional training importance at 90.91% while satisfaction with its relevance stood at only 45.45%. Applying a mixed-methods case study with a design thinking diagnostic framework, the study diagnosed root causes through Ishikawa Root Cause Analysis, the Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI), and longitudinal training data (2022–2024). Findings expose a Volume vs. Value Paradox driven by a dominant Hierarchy culture, collapsing technical training to 15% of topics in 2023. The study prototyped a Bloom's Taxonomy-calibrated Competency Dictionary, a role-differentiated Training Needs Analysis (TNA) Matrix with 70:20:10 delivery indicators, and a Kirkpatrick Level 3 Behavioral Audit Protocol, synthesized into the Cyclical Feedback Model—a closed-loop system that permanently aligns L&D investment with frontline operational execution.
Tari Sikonbal I Putu Ryan Arya Saputra
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i6.11578

Abstract

Sikonbal merupakan sebuah karya tari yang terinspirasi oleh fenomena perjudian bola adil. Proses penciptaan karya ini menggunakan metode Panca Stithi Ngawi Sani, melibatkan lima tahapan, yaitu inspirasi (ngawirasa), eksplorasi (ngawacak), konsepsi (ngarencana), eksekusi (ngawangun), dan penyelesaian (ngebah/maedeng). Dalam pertunjukan, karya tari ini diinterpretasikan oleh tujuh penari putra dengan durasi sekitar 12 menit. Tema yang diangkat dalam Sikonbal adalah kehidupan sosial. Pilihan tata busana sederhana, seperti celana hitam yang dimodifikasi dan baju dengan aksesori karet hitam, memberikan nuansa yang sesuai dengan tema yang diusung. Musik yang mengiringi karya ini diproduksi menggunakan Logic Pro, sebuah stasiun kerja audio digital (DAW). Dalam konteks Sikonbal, bola adil dianggap bukan hanya sebagai objek mati, melainkan entitas yang memiliki kekuasaan yang diimplementasikan kedalam respon spontan tubuh penjudi terhadap pergerakan bola adil menciptakan visual yang dinamis, memperkuat peran bola adil sebagai simbol kekuasaan. Melalui karya tari kontemporer Sikonbal, pencipta berharap menyampaikan pesan kesadaran kepada generasi muda agar dapat menghindari praktik perjudian, dengan menggambarkan kehidupan sosial dan dinamika interaksi antara pemain dan bola adil, karya ini diharapkan mampu memberikan pandangan baru dan memotivasi penonton untuk menjauhkan diri dari perilaku perjudian yang merugikan.
My Way Komang Jana Arta Suputra
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i6.11585

Abstract

Karya tari yang berjudul My Way merupakan sebuah karya tari kontemporer yang mengangkat tentang sisi baik seorang hacker yang selalu dipandang oleh masyarakat adalah dunia yang hitam dan selalu terkesan ingin merusak, mencuri, menerobos, hingga menghancurkan sistem milik orang lain. Pada karya ini mentransformasikan proses peretasan yang dilakukan oleh hacker mulai dari pemindaian jaringan, analisis coding dan uji penetrasi. My Way diambil dari istilah dalam bahasa inggris, yaitu My berarti Aku dan Way berarti Cara. Berdasarkan arti tersebut, My Way berarti sesuatu yang aku lakukan menggunakan cara yang aku miliki. Tarian ini bertemakan kehidupan sosial dan dibawakan secara berkelompok oleh tujuh orang penari yang terdiri dari tiga orang penari laki-laki dan empat orang penari perempuan. Metode yang digunakan yaitu metode penciptaan Alma M. Hawkins yang disadur ke bahasa indonesia oleh Y. Sumandiyo Hadi yaitu eksplorasi, improvisasi dan komposisi. Pada karya ini menggunakan tata busana berwarna hijau, putih dan abu-abu. Tata rias yang digunakan yaitu minimalis dengan tambahan ornamen yang ada kaitannya dengan konsep. Tari My Way menggunakan media aplikasi Musical Instrumen Digital Inteface (MIDI) sebagai musik pengiringnya dengan menggunakan sampel instrumen modern yang bernuansa teknologi dengan durasi 12 menit. Sisi kebaruan dalam karya ini terdapat pada penggunaan teknologi yaitu laser yang dikolaborasikan ke dalam karya tari My Way yang menjadi satu balutan karya yang utuh.
Strategi Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau  Berbasis Komunitas Di Desa Dayeuhkolot Kabupaten Bandung   Buntaram Buntaram; Achmad Saeful Fasa; Sri Aisyah Khairun Nisa
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11594

Abstract

Desa Dayeuhkolot merupakan kawasan permukiman padat di Kabupaten Bandung yang memiliki keterbatasan ruang terbuka hijau dan kerentanan terhadap banjir. Kondisi tersebut menyebabkan pengembangan RTH tidak dapat hanya bergantung pada penyediaan lahan luas atau taman konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan strategi optimalisasi Ruang Terbuka Hijau berbasis komunitas di Desa Dayeuhkolot. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan data sekunder. Analisis dilakukan melalui identifikasi kondisi eksisting RTH, potensi ruang, komunitas dan partisipasi masyarakat, serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RTH eksisting masih terbatas dan cenderung terkonsentrasi pada koridor Sungai Citarum. Potensi RTH privat dapat dikembangkan melalui vertical garden, tabulapot, TOGA, urban farming rumah tangga, dan penghijauan pekarangan. Sementara itu, potensi RTH publik dapat dikembangkan melalui jalur hijau bantaran sungai, pocket park, kebun komunitas, dan RTH adaptif banjir. Optimalisasi RTH perlu dilakukan secara bertahap, adaptif, dan berbasis pada keterlibatan komunitas serta masyarakat.
Pengaruh Konten Marketing (User-Generated Content) Dan Celebrity Endorsement di Tiktok terhadap Minat Beli Gen Z pada Produk Parfum dengan Social Influence sebagai Variabel Mediasi Fuad Syarifudin; Ihwan Susila
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh User-Generated Content (UGC) dan Celebrity Endorsement terhadap Minat Beli produk parfum pada Generasi Z pengguna TikTok, dengan Social Influence sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner online kepada responden Generasi Z yang aktif menggunakan TikTok dan pernah melihat konten terkait parfum. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dan data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Celebrity Endorsement berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli dan Social Influence. Selain itu, Social Influence juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli. Sementara itu, UGC tidak berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli secara langsung, namun memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Social Influence. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa Social Influence mampu memediasi pengaruh Celebrity Endorsement dan UGC terhadap Minat Beli, di mana pada hubungan UGC terhadap Minat Beli terjadi mediasi penuh (full mediation). Temuan ini menunjukkan bahwa dalam konteks pemasaran digital di TikTok, pengaruh sosial memegang peranan penting sebagai mekanisme yang menjembatani paparan konten digital terhadap minat beli konsumen. Oleh karena itu, pelaku bisnis disarankan untuk tidak hanya mengandalkan Celebrity Endorsement, tetapi juga mengoptimalkan strategi

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 6 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 5 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 4 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 3 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 2 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 1 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) More Issue