cover
Contact Name
Muhammad Luthfi Hamzah
Contact Email
muhammadluthfihamzah@gmail.com
Phone
+6282386056915
Journal Mail Official
ceej.yrpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amanah, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
ISSN : 27159868     EISSN : 27159752     DOI : -
CEEJ is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community service. The scope and focus of this journal covers Human development, education and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of Wisdom and Rural Areas, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs, Development of environmental technology, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony. The CEEJ Journal is published twice a year, every January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,692 Documents
Analisis Manajemen Strategi Terhadap Fundraising Berbasis Media Sosial Pada Baitul Maal Kurir  Langit Indonesia Di Kabupaten Barru Naheri Naheri; Andi Bahris; Nurfadhilah Nurfadhilah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11453

Abstract

Pemanfaatan media sosial sebagai sarana fundraising menjadi salah satu strategi penting bagi lembaga filantropi Islam dalam meningkatkan penghimpunan dana dan memperluas jangkauan donatur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen strategi fundraising berbasis media sosial pada Baitul Maal Kurir Langit Indonesia Kabupaten Barru yang meliputi formulasi strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan pengelola fundraising dan admin media sosial, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi strategi fundraising dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan program, karakteristik donatur, isu sosial-keagamaan, dan fungsi masing-masing platform media sosial. Implementasi strategi dilakukan melalui pembuatan konten, kampanye digital, publikasi program, interaksi dengan audiens, monitoring donasi, dan pelaporan penyaluran dana. Adapun evaluasi strategi dilakukan dengan mengukur pertumbuhan audiens, tingkat keterlibatan, jumlah klik tautan donasi, pertambahan donatur baru, serta capaian penghimpunan dana. Pemanfaatan Instagram, Facebook, TikTok, dan WhatsApp terbukti membantu memperluas jangkauan informasi serta meningkatkan kepercayaan donatur. Namun demikian, fundraising berbasis media sosial masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia digital, konsistensi produksi konten, perubahan algoritma media sosial, dan rendahnya konversi audiens menjadi donatur.
Pengaruh Islamic Social Reporting, Kepemilikan Institusional, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Subsektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar di ISSI Periode 2022-2025 Zola Frandika; Elyanti Rosmanidar; Khairiyani Khairiyani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Islamic Social Reporting, kepemilikan institusional, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2022–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari annual report, dan sustainability report. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 17 perusahaan, dengan total 68 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan aplikasi EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Islamic Social Reporting dan kepemilikan institusional berpengaruh signifikan negatif terhadap nilai perusahaan, sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, Islamic Social Reporting, kepemilikan institusional, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di ISSI periode 2022–2025.
Pengaruh Kedisiplinan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Prajurit dalam Mendukung Kesiapan Alutsista Pesawat Udara di Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut Juanda Tahun 2026 Afiya Krysna Bashyari; Neuneung Ratna Hayati
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11465

Abstract

Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) Pesawat Udara Puspenerbal Juanda merupakan satuan teknis strategis yang bertugas menjaga kesiapan operasional Alutsista pesawat udara TNI Angkatan Laut. Fenomena empiris menunjukkan masih tingginya persentase keterlambatan penyelesaian pemeliharaan berdasarkan indikator Tanggal Duga Selesai (TDS) dalam kurun waktu 2020–2025, yang mengindikasikan belum optimalnya kinerja prajurit dalam mendukung kesiapan Alutsista. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedisiplinan dan motivasi kerja terhadap kinerja prajurit di Fasharkan Pesud Puspenerbal Juanda. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-verifikatif. Populasi penelitian adalah seluruh prajurit di lingkungan Fasharkan Pesud Puspenerbal Juanda yang berjumlah 167 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara daring menggunakan Google Form dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 30. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat kedisiplinan prajurit berada pada kategori sangat baik, motivasi kerja berada pada kategori sangat baik, dan kinerja prajurit berada pada kategori sangat baik. Hasil uji hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa kedisiplinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja prajurit dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja prajurit. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,682 menunjukkan bahwa kedua variabel secara bersama-sama mampu menjelaskan 68,2% variasi kinerja prajurit, sedangkan sisanya 31,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kedisiplinan dan motivasi kerja secara sinergis akan berdampak nyata pada peningkatan kinerja prajurit dan kesiapan Alutsista pesawat udara di Fasharkan Pesud Puspenerbal Juanda.
Pengaruh Learning Organization dan Iklim Keselamatan Terhadap Pelaporan Insiden dengan Work Engagement sebagai Variabel Mediasi pada Profesional Pemberi Asuhan di RSUD Ciracas Muhammad Hanif Rahim; Rina Anindita; Duta Liana
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11466

Abstract

Pelaporan insiden keselamatan pasien merupakan elemen vital dalam peningkatan mutu rumah sakit, namun pelaporannya di RSUD Ciracas belum menjadi kesadaran dan praktik intrinsik internal RS. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh learning organization dan iklim keselamatan terhadap perilaku pelaporan insiden, dengan work engagement sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional, penelitian ini melibatkan 105 Profesional Pemberi Asuhan (PPA) sebagai responden. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa learning organization dan iklim keselamatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap work engagement. Selanjutnya, work engagement terbukti meningkatkan perilaku pelaporan insiden secara signifikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa work engagement berhasil memediasi hubungan antara learning organization dan iklim keselamatan terhadap kesadaran pelaporan insiden. Variabel dalam penelitian ini mampu menjelaskan 77,3% variasi dalam perilaku pelaporan insiden. Dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan pelaporan insiden, manajemen RSUD Ciracas tidak hanya perlu memperbaiki sistem, tetapi juga wajib membangun budaya pembelajaran dan iklim keselamatan yang kondusif untuk meningkatkan keterikatan kerja (work engagement).
Pengelolaan Taman Wisata Alam Buluh Cina Yang Berkelanjutan Di Kabupaten Kampar Provinsi Riau Herlina Herlina; Ridwan Manda Putra; Defri Yoza
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i6.11469

Abstract

Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina merupakan kawasan konservasi yang memiliki potensi ekologis dan wisata alam yang tinggi, namun masih menghadapi berbagai permasalahan yang mempengaruhi keberlanjutan pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis status keberlanjutan pengelolaan TWA Buluh Cina serta mengidentifikasi atribut yang paling berpengaruh terhadap keberlanjutan kawasan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 90 responden yang terdiri atas masyarakat sekitar kawasan dan pemangku kepentingan. Analisis dilakukan menggunakan metode Multidimensional Scaling (MDS) melalui pendekatan Rapid Appraisal for Natural Tourism Park (Rap-NTP) berdasarkan lima dimensi, yaitu ekologi, ekonomi, sosial budaya, teknologi dan infrastruktur, serta hukum dan kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks keberlanjutan dimensi ekologi sebesar 54,84, ekonomi 10,38, sosial budaya 45,12, teknologi dan infrastruktur 58,26, serta hukum dan kelembagaan 64,43. Secara multidimensi, nilai indeks keberlanjutan pengelolaan TWA Buluh Cina sebesar 45,01 termasuk kategori kurang berkelanjutan. Atribut sensitif yang paling mempengaruhi keberlanjutan kawasan meliputi potensi ekonomi objek wisata, pola kehidupan masyarakat, jumlah personel pengamanan kawasan, penutupan lahan berhutan, keterlibatan masyarakat, ketersediaan jaringan komunikasi dan internet, spesies flora dan fauna langka, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap hukum, aktivitas pembukaan lahan untuk perkebunan, sarana perlindungan kawasan, pemberdayaan masyarakat, teknologi digital untuk promosi wisata, dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Strategi pengelolaan diarahkan pada revitalisasi potensi wisata, peningkatan pemberdayaan masyarakat, penguatan perlindungan kawasan, pemulihan ekosistem, serta optimalisasi promosi wisata berbasis digital untuk meningkatkan keberlanjutan pengelolaan kawasan.
Pengaruh Harga Produk, Perilaku Konsumen Dan Kepercayaan Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Mobil Honda Di Kota Medan (Studi Kasus Pada Masyarakat Medan Petisah) Wilson Wilson; Vincent Colin; Michael Michael; Mangasi Butar Butar; Robinhut Gultom
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i6.11471

Abstract

Industri otomotif berperan strategis dalam mendukung aktivitas mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian nasional. Di tengah persaingan merek kendaraan yang semakin intens di Indonesia, Honda dikenal sebagai produsen yang memiliki reputasi baik dari sisi mutu dan teknologi. Namun demikian, posisi Honda saat ini berada pada urutan ketiga pangsa pasar, masih berada di bawah Toyota dan Daihatsu. Penurunan minat konsumen dalam mengambil keputusan pembelian mobil Honda dipengaruhi oleh sejumlah faktor utama, antara lain tingkat harga yang dianggap kurang bersaing, kecenderungan perilaku konsumen yang mengikuti merek dengan popularitas tinggi, serta berkurangnya tingkat kepercayaan konsumen terhadap aspek layanan purna jual, ketersediaan suku cadang, dan nilai jual kembali kendaraan. Situasi tersebut menegaskan pentingnya bagi Honda untuk memperkuat strategi pemasaran, meningkatkan inovasi produk, serta membangun hubungan yang lebih baik dengan konsumen guna meningkatkan daya saing dan mendorong keputusan pembelian di pasar otomotif nasional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di Kecamatan Medan Petisah yang memiliki mobil, dengan jumlah populasi yang tidak diketahui secara pasti. Oleh karena itu, penentuan sampel dilakukan menggunakan rumus Lemeshow dengan teknik purposive sampling melalui pendekatan accidental sampling, sehingga diperoleh jumlah responden sebanyak 96 orang. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner serta data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, laporan, dan dokumen resmi. Seluruh data tersebut kemudian diolah dalam bentuk numerik untuk dianalisis menggunakan metode statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor harga, perilaku konsumen, dan kepercayaan konsumen, baik secara individual maupun secara bersama-sama, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian mobil Honda oleh masyarakat Medan Petisah.
Pengaruh Audit Tenure, Ukuran Perusahaan, Komite Audit, Dan Kinerja Keuangan Terhadap Kualitas Audit Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanandan Minuman Di Bursa Efek Indonesia Jessica Silvana; Ayu Andari; Lina Kurniati
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i6.11473

Abstract

Subsektor makanan dan minuman memiliki peran strategis dalam sektor manufaktur Indonesia karena kontribusinya yang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto, ketahanannya dalam menghadapi kondisi krisis, serta tingginya minat investor di Bursa Efek Indonesia. Dalam konteks meningkatnya kebutuhan akan transparansi, kualitas audit menjadi elemen penting untuk menjamin keandalan laporan keuangan dan menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan. Kualitas audit dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain audit tenure yang berpotensi melemahkan independensi auditor apabila berlangsung terlalu lama, ukuran perusahaan yang umumnya berkaitan dengan pengendalian internal dan tata kelola yang lebih kuat, peran komite audit dalam mengawasi proses pelaporan keuangan, serta kinerja keuangan yang belum tentu mencerminkan kualitas audit akibat kemungkinan praktik manajemen laba. Penelitian ini menggunakan populasi sebanyak 228 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Melalui teknik purposive sampling, diperoleh 93 perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai sampel dengan periode pengamatan tiga tahun, sehingga total observasi yang dianalisis berjumlah 279. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara individual audit tenure dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, sedangkan komite audit dan kinerja keuangan memiliki pengaruh signifikan. Namun, secara bersama-sama keempat variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, yang menegaskan bahwa kombinasi faktor-faktor tersebut tetap berperan penting dalam menentukan kualitas audit perusahaan.
Pengaruh Hope, Self-Efficacy, dan Resilience Terhadap Safety Behavior melalui Work Engagement pada Industri Manufaktur Yunni Nidiya; Charly Hongdiyanto; Hastuti Naibaho
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11474

Abstract

Dalam industri pengolahan kaca, keselamatan kerja tidak hanya berbicara tentang perlindungan karyawan, tetapi berbicara juga tentang kelancaran produksi, kualitas produk, efisiensi biaya, dan kemampuan perusahaan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pada lingkungan kerja yang memiliki tingkat risiko tinggi, satu faktor yang menentukan keberhasilan operasional perusahaan salah satunya adalah perilaku keselamatan karyawan. Oleh karena itu, faktor individu dan tingkat keterlibatan karyawan terhadap pekerjaan perlu dipahami untuk mendukung terciptanya perilaku kerja yang aman. Oleh karena itu penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh Hope, Self-efficacy, dan Resilience terhadap Safety Compliance dan Safety Participation melalui Work Engagement pada karyawan PT Prakatama Kreasi Unilindo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 150 karyawan operasional. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hope dan Self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap Work Engagement. Hope juga berpengaruh positif terhadap Safety Compliance, sedangkan Self-Efficacy berpengaruh positif terhadap Safety Compliance dan Safety Participation. Sebaliknya, Resilience tidak menunjukkan pengaruh yang berarti terhadap Work Engagement maupun kedua dimensi perilaku keselamatan kerja. Pada penelitian ini ditemukan juga bahwa Work Engagement berperan dalam menjelaskan hubungan antara Hope dan Self-Efficacy dengan perilaku keselamatan kerja, namun tidak mampu menjelaskan hubungan antara Resilience dan perilaku keselamatan kerja. Penelitian ini mengembangkan model Saleem et al. (2022) dengan memisahkan psychological capital menjadi tiga dimensi, yaitu Hope, Self-Efficacy, dan Resilience, serta membedakan safety behavior menjadi Safety Compliance dan Safety Participation. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pada industri manufaktur berisiko tinggi, perilaku keselamatan kerja lebih dipengaruhi oleh keyakinan terhadap kemampuan diri, kejelasan tujuan kerja, dan keterlibatan karyawan terhadap pekerjaannya dibandingkan kemampuan bertahan dalam menghadapi tekanan kerja.
Peran Pelatihan Dan Displin Kerja Terhadap Kinerja Aparat Sipil Negara (Studi Kasus Pada Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan Dan Pertahanan Provinsi Papua Barat Daya) Benyamin Susim; Vebby Anwar; Andi Irwan; Pahmi Pahmi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan, pada Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan Provinsi Papua Barat Daya. Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya kapasitas teknis pegawai akibat minimnya pelatihan yang relevan serta kurangnya kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas, yang berdampak pada belum optimalnya pencapaian target organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang berjumlah 75 orang, dan teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 5 poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien regresi 0,668, t-hitung 5,367, dan signifikansi 0,000. Disiplin kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien regresi 0,369, t-hitung 2,847, dan signifikansi 0,006. Secara simultan, pelatihan dan disiplin kerja bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F-hitung 19,869 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,356 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 35,6% variasi kinerja pegawai, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelatihan dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan, dengan pelatihan sebagai faktor yang paling dominan. Saran yang diberikan adalah perlunya peningkatan program pelatihan berbasis kebutuhan nyata, penguatan penegakan disiplin kerja secara konsisten, serta integrasi kedua program tersebut dalam strategi pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Pengaruh Tupoksi, Kepemimpin Transformasional Dan Motovasi Terhadap Efektifitas Pelayanan Pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian Dan Perdagangan Papua Barat Daya Albert Nauw; Wa Ode Likewati; Vebby Anwar; Pahmi Pahmi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tupoksi pegawai, kepemimpinan transformasional, dan motivasi kerja terhadap efektivitas pelayanan pada Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Papua Barat Daya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai pada Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Papua Barat Daya, dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan tupoksi pegawai, kepemimpinan transformasional, dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pelayanan dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,679. Secara parsial, tupoksi pegawai tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pelayanan dengan nilai signifikansi 0,826. Sebaliknya, kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pelayanan dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,619. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pelayanan dengan nilai signifikansi 0,002 dan koefisien regresi sebesar 0,527. Variabel yang paling dominan memengaruhi efektivitas pelayanan adalah kepemimpinan transformasional. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas pelayanan publik memerlukan kepemimpinan yang visioner dan inspiratif serta didukung oleh motivasi kerja pegawai yang tinggi. Oleh karena itu, penguatan kapasitas kepemimpinan dan peningkatan motivasi kerja menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 6 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 5 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 4 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 3 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 2 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 1 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) More Issue