cover
Contact Name
Muhammad Luthfi Hamzah
Contact Email
muhammadluthfihamzah@gmail.com
Phone
+6282386056915
Journal Mail Official
ceej.yrpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amanah, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
ISSN : 27159868     EISSN : 27159752     DOI : -
CEEJ is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community service. The scope and focus of this journal covers Human development, education and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of Wisdom and Rural Areas, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs, Development of environmental technology, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony. The CEEJ Journal is published twice a year, every January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,167 Documents
The Effect Of Cassava Flour Substitution On The Physical Properties And Sensory Quality Of Apang Coe Shakila Rafa; Cucu Cahyana; Mutiara Dahlia
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11732

Abstract

Apang Coe is a traditional steamed cake from Manado, North Sulawesi, whose characteristic expansion and surface cracks depend on the behavior of its flour matrix. This study evaluated the effects of substituting cassava flour for 20%, 30%, and 40% of the total flour premix on physical properties and sensory quality. The experiment was conducted at the Pastry and Bakery Laboratory at Universitas Negeri Jakarta from August 2025 to July 2026. Expansion and relative cracking were measured in triplicate and analyzed by one-way analysis of variance; Duncan's test was used to follow up on significant results. Sensory quality was assessed by 45 semi-trained panelists (15 independent panelists per treatment) using eight five-point attribute scales, and the data were analyzed as individual scores with a tie-corrected Kruskal–Wallis test. Mean expansion increased from 89.93% at 20% substitution to 101.67% at 30% and 119.73% at 40%. The effect was significant (F(2,6)=6.07; p=0.036); the 40% treatment differed from the 20% treatment, with the 30% treatment intermediate. Relative cracking did not differ (p=0.770). None of the sensory attributes—surface cracking, color, brown-sugar aroma, cassava aroma, softness, pore structure, sweetness, or cassava taste—differed significantly (p=0.197–0.757). The 20% formulation is proposed as a practical, balanced formula because it retains the characteristic color, aroma, and pores, and a low cassava note. However, it was not statistically superior in overall sensory quality.
Analisis Spasial Intensitas Kasus Hipertensi untuk Identifikasi Wilayah Prioritas Intervensi Kesehatan di Kabupaten Probolinggo Berbasis QGIS Dian Kartika Sari; Iwan Abdi Suandana; Malinda Capri Nurul Satya; Mochammad Choirur Roziqin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11735

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena prevalensinya terus meningkat. Hipertensi didefinisikan sebagai kondisi tekanan darah ≥140/90 mmHg yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal. Distribusi kasus hipertensi yang tidak merata antarwilayah menuntut adanya pendekatan analisis spasial untuk mengidentifikasi wilayah dengan intensitas kasus tinggi sebagai dasar penentuan prioritas intervensi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intensitas spasial kasus hipertensi dan mengidentifikasi wilayah prioritas intervensi kesehatan di Kabupaten Probolinggo berbasis aplikasi QGIS. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data penelitian berupa data sekunder jumlah kasus hipertensi per kecamatan tahun 2023 yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo serta data batas administrasi wilayah dalam format shapefile. Analisis dilakukan melalui tahapan data cleaning, join attribute, perhitungan Indeks Intensitas Kasus Hipertensi (IIKH) menggunakan normalisasi Min–Max, klasifikasi intensitas kasus dengan metode Natural Breaks (Jenks), dan visualisasi peta tematik. Hasil penelitian menunjukkan nilai Indeks Intensitas Kasus Hipertensi tertinggi terletak di Kecamatan Tongas (IIKH=1) dan Kecamatan Sukapura terendah (IIKH=0). Sebanyak 2 kecamatan termasuk kategori sangat tinggi, yaitu Tongas dan Leces, serta 3 kecamatan berada pada kategori tinggi, yaitu Gending, Sumberasih, dan Banyuanyar. Analisis spasial berbasis QGIS efektif untuk memetakan intensitas kasus hipertensi dan mendukung penentuan prioritas intervensi kesehatan berbasis wilayah secara objektif.
Edukasi Menabung Bagi Anak Sekolah Minggu Jemaat GKI EL-Elyon Kotaraja, Kota Jayapura Elsyan Rienette Marlissa; Herlina Irianti Mulyono; Nickanor Kaladius Reumi Wonatorey; Westim Ratang; Nur Asmarani; Gregorius Adista Enrico Astawa; Ferdinant Martinus Djawa; Ulfah Rizky Muslimin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11744

Abstract

Pengabdian ini berjudul Edukasi menabung bagi Anak Sekolah Minggu pada Jemaat GKI El-Elyon Kotaraja-Kota Jayapura,  menurut UU BI No, 10 Tahun 1998 yang dimaksud dengan tabungan (saving) adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu, sedangkan tujuan dari menabung adalah mengumpulkan dana dari masyarakat guna membiayai pembangunan dan menanamkan kebiasaan menabung dikalangan masyarakat. Tabungan yang ditawarkan di bank disediakan untuk memenuhi pelayanan masyarakat dalam penyimpanan uang dalam bentuk tabungan maupun dalam bentuk penyediaan dana bagi masyarakat penting di sampaikan pada anak-anak sekolah minggu Jemaat GKI El-Elyon Kotaraja-Kota Jayapura. Kegiatan menabung di Bank, maka pemilik rekening tabungan atau masyarakat dapat menikmati banyak manfaat yang akan dirasakan saat awal menabung dan di masa yang akan datang. Kegiatan menabung memang sering dirasakan sulit untuk dilakukan oleh sebagian orang,  padahal jika kita mengetahui manfaat menabung ini adalah; 1. Untuk belajar hidup hemat, akan membuat seseorang menyisakan uangnya/pendapatannya sehingga menghindari jajan-jajan yang kurang berguna.Uang tersebut sudah dialokasikan untuk menabung. 2. Ketersediaan uang disaat mendesak maka uang tabungan ini bisa dipergunakan untuk mengantisipasi keadaan mendadak yang bisa saja datang tiba-tiba, dan 3 mengajarkan anak-anak untuk tidak berhutang, karena dengan menabung kita mempunyai ketersediaan dana, dan pada saat dibutuhkan tidak perlu mengalami kesulitan karena ada uang/dana yang dapat membiayai kesulitan yang di hadapi pada saat yang tidak terduga. Adapun tujuan kegiatan pengabdian adalah meningkatkan pemahaman pengetahuan  Tabungan (Saving) dan pentingnya menabung dalam kegiatan anak-anak Sekolah Minggu pada Jemaat GKI El-Elyon Kotaraja-Kota Jayapura. Hasil kegiatan pengabdian ini nantinya diharapkan; dapat memberikaan pengetahuan dan pemahaman pentingnya menabung dalam kegiatan anak-anak Sekolah Minggu pada Jemaat Gereja GKI El-Elyon Kotaraja-Kota Jayapura sehngga dapat belajar hidup hemat, ada ketersediaan uang disaat mendesak dan 3 mengajarkan anak-anak untuk tidak berhutang, karena dengan menabung kita mempunyai ketersediaan uang, dan pada saat dibutuhkan tidak perlu mengalami kesulitan karena ada uang yang dapat membiayai kesulitan yang di hadapi pada saat yang tidak terduga pada kegiatan setiap hari, baik untuk kegiatan konsumsi, produksi dan pertukaran (distribusi).
The Effect Of Kimpul Taro Flour (Xanthosoma Sagittifolium) Substitution On The Physical And Sensory Quality Of Onde-Onde Dinda Fitria Bintang; Cucu Cahyana; Guspri Devi Artanti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11751

Abstract

This study investigated the effect of substituting kimpul taro flour (Xanthosoma sagittifolium) for other flours on the physical and sensory quality of onde-onde, as a local food diversification strategy. An experimental method was applied using 10%, 20%, and 30% kimpul taro flour substitution for glutinous rice flour. A non-substituted formulation was used as the control in the physical quality tests. Physical quality was evaluated by measuring surface oil retention and changes in oil volume after frying, with three replications, and the data were analyzed using analysis of variance at the 5% significance level. Sensory quality was evaluated by 45 semi-trained panelists, with 15 panelists assigned to each treatment, covering color, kimpul taro aroma, sweetness, kimpul taro taste, texture, and overall appearance. Sensory data were analyzed using the Kruskal-Wallis test. The results showed that 10-30% substitution did not significantly affect surface oil retention or changes in oil volume. None of the sensory attributes differed significantly because all calculated chi-square values were lower than the critical value. Descriptively, the 10% treatment produced mean scores of 4.7 for color, 4.5 for sweetness, and 4.4 for texture, and most closely resembled the standard product. Substitution up to 30% remained acceptable in sensory terms, although higher substitution levels tended to reduce color brightness and chewiness. Kimpul taro flour can therefore be used as a partial substitute in onde-onde, with the 10% level recommended as the most stable formulation based on the combined physical and sensory results.
Microbiological Quality Testing Of Beverages Based On The Most Probable Number (MPN) Method Putri Rabiah Al Adawiah; Sri Wahyuni; Nurwilda Kaswi; Indra Permata A Salim
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11752

Abstract

Uji Most Probable Number (MPN) merupakan salah satu metode mikrobiologi yang digunakan untuk mengestimasi jumlah bakteri koliform sebagai indicator kualitas sanitasi dan kemanan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pencemaran bakteri Coliform fekal dan Coliform non fekal pada minuman pinggir jalan di kota Makassar dengan menggunakan metode MPN melalui tahap uji penduga, uji penegas dan uji pelengkap Sampel diinokulasikan ke dalam media Lactose Broth (LB) dan Brilliant Green Lactose Bile Broth (BGLB), kemudian diinkubasi sesuai standar metode pengujian. Hasil pengamatan menunjukkan terbentuknya gas pada beberapa tabung uji penduga, namun pada tahap konfirmasi koliform fekal tidak ditemukan pertumbuhan bakteri yang mengindikasikan keberadaan koliform fekal. Nilai MPN yang diperoleh menunjukkan bahwa sampel tergolong non fekal atau negatif terhadap kontaminasi bakteri koliform fekal. Hasil ini mengindikasikan bahwa sampel memiliki kualitas mikrobiologis yang baik berdasarkan parameter koliform fekal, meskipun tetap diperlukan pengujian parameter mikrobiologi lainnya untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kualitas sampel. Penelitian ini menegaskan bahwa metode MPN efektif digunakan sebagai metode skrining dalam evaluasi kualitas air dan deteksi dini kontaminasi mikrobiologis.
Pengaruh Sistem Akuntansi Akrual, Pengawasan Keuangan Daerah, Dan Transparasi, Terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan Daerah Dengan Pemanfaatan Teknologi Informasi Sebagai Variabel Moderasi Tegar Wahyu Pratama; Triyono Triyono
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11760

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Sistem Akuntansi Akrual, Pengawasan Keuangan Daerah, dan Transparansi terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan Daerah dengan Pemanfaatan Teknologi Informasi sebagai variabel moderasi pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengujian hipotesis. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 120 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari 30 OPD, yang terdiri atas kepala OPD, kepala bagian keuangan, bendahara, dan akuntansi. Seluruh variabel diukur menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Akuntansi Akrual dan Pengawasan Keuangan Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan Daerah, sedangkan Transparansi tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, Pemanfaatan Teknologi Informasi tidak mampu memoderasi hubungan antara Sistem Akuntansi Akrual, Pengawasan Keuangan Daerah, maupun Transparansi terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan Daerah.
Edukasi Kepemimpinan Dan Manajemen Tim Bagi Pelaku Usaha Lokal Sofyan Abas; Vera Herlina Mustari; Dody Yanuar Suryowibowo; Klemens Mere
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan manajemen tim pada pelaku usaha lokal melalui program edukasi yang terstruktur. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang berdampak pada kinerja tim serta keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, dan evaluasi menggunakan pretest dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait gaya kepemimpinan, strategi komunikasi, serta koordinasi tim. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengelola konflik, membangun kerja sama, dan meningkatkan produktivitas tim. Program ini berhasil memperkuat kapasitas kepemimpinan pelaku usaha sehingga mampu meningkatkan kinerja organisasi dan daya saing usaha secara berkelanjutan.
Edukasi Perencanaan Keuangan Berkelanjutan Bagi Generasi Muda Di Era Ekonomi Digital Delfian Zaman; Sarni Handayani; Sisti Nurjanah; I Kadek Wira Dharma Prayana
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan generasi muda melalui edukasi perencanaan keuangan berkelanjutan di era ekonomi digital. Permasalahan utama adalah rendahnya kesadaran dan perilaku perencanaan keuangan akibat pola konsumsi digital. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, dan evaluasi menggunakan pretest dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait perencanaan keuangan, investasi, dan pengelolaan keuangan digital. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran terhadap pengambilan keputusan keuangan yang berkelanjutan.
Optimalisasi Pencatatan Keuangan Sederhana Berbasis Digital Untuk Meningkatkan Kinerja UMKM Ari Purwanti; Eko Wiji Pamungkas; Andi Primafira Bumandava Eka; Heidi Siddiqa
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pencatatan keuangan sederhana berbasis digital pada UMKM guna meningkatkan kinerja usaha. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan pencatatan keuangan serta keterbatasan dalam memanfaatkan teknologi digital. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, dan evaluasi menggunakan pretest dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait pencatatan keuangan, penggunaan aplikasi digital, serta analisis keuangan sederhana. Peserta juga mampu mengelola pemasukan dan pengeluaran secara lebih sistematis serta mengambil keputusan finansial yang lebih tepat. Program ini berhasil meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan UMKM sehingga berdampak pada peningkatan kinerja, keberlanjutan, dan daya saing usaha.
Determinan Kepatuhan Wajib Pajak Pbb-P2 Orang Pribadi Di Kabupaten Kendal: Peran Pengetahuan Pajak, Digitalisasi Layanan Pajak, Media Massa, Norma Subjektif, Dan Kondisi Ekonomi Wirantomo Atmojo; Heri Yanto
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kepatuhan wajib pajak Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) orang pribadi di Kabupaten Kendal melalui peran pengetahuan pajak, digitalisasi layanan pajak, media massa, norma subjektif, dan kondisi ekonomi dalam suatu model struktural. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 150 wajib pajak PBB-P2 orang pribadi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan pajak dan digitalisasi layanan pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Selain itu, kondisi ekonomi berpengaruh positif terhadap media massa, pengetahuan pajak, dan digitalisasi layanan pajak, sedangkan norma subjektif hanya berpengaruh signifikan terhadap media massa. Media massa terbukti meningkatkan pengetahuan pajak dan digitalisasi layanan pajak, sementara pengetahuan pajak juga berpengaruh positif terhadap digitalisasi layanan pajak. Dari sebelas hipotesis yang diuji, sembilan hipotesis diterima dan dua hipotesis ditolak, yaitu pengaruh norma subjektif terhadap pengetahuan pajak serta pengaruh norma subjektif terhadap digitalisasi layanan pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa kepatuhan wajib pajak PBB-P2 tidak hanya dipengaruhi secara langsung oleh pengetahuan pajak dan digitalisasi layanan pajak, tetapi juga dibentuk melalui mekanisme tidak langsung yang melibatkan kondisi ekonomi, media massa, dan norma subjektif. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kepatuhan wajib pajak perlu didukung oleh penguatan literasi perpajakan, optimalisasi sosialisasi melalui media massa, serta pengembangan layanan perpajakan digital yang mudah diakses dan berorientasi pada kebutuhan wajib pajak.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 6 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 5 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 4 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 3 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 2 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 1 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) More Issue