cover
Contact Name
Muhammad Luthfi Hamzah
Contact Email
muhammadluthfihamzah@gmail.com
Phone
+6282386056915
Journal Mail Official
ceej.yrpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amanah, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
ISSN : 27159868     EISSN : 27159752     DOI : -
CEEJ is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community service. The scope and focus of this journal covers Human development, education and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of Wisdom and Rural Areas, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs, Development of environmental technology, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony. The CEEJ Journal is published twice a year, every January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,167 Documents
Coping Strategies Of Students Continuing Study While Working: A Qualitative Study From A Human Resource Management Perspective Anitiyo Soelistiyono; Juhanes Juhanes; Muryanto Agus Nuswantoro; Emy Susiatin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11768

Abstract

The increasing number of students continuing their studies while working is an increasingly common phenomenon in higher education. The dual role of student and employee creates various academic and work demands that can potentially lead to stress. From a human resource management perspective, this condition relates to an individual's ability to manage personal resources, balance role demands, and maintain academic and professional performance. This study aims to explore in-depth the coping strategies used by students who continue their studies while working to deal with the pressures of this dual role.This study used a qualitative approach with a phenomenological design. The research subjects consisted of three key informants, three primary informants, and three supporting informants selected through purposive sampling, with the criteria being active students who had been working for at least six months. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using an interactive model that encompasses data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the study's results, students who work while studying are able to manage the demands of their dual roles through adaptive coping strategies, particularly problem-focused coping, which involves time management, prioritization, and effective communication, as well as emotion-focused coping, which manages psychological stress. From a Human Resource Management perspective, these experiences contribute to human capital development by enhancing competencies such as discipline, responsibility, adaptability, communication, and problem-solving. Social support from various parties also contributes to students' success in maintaining a balance between education and work.
Pengaruh Jumlah Komite Audit, Jumlah Rapat Komite Audit, Dan Solvabilitas Terhadap Audit Report Lag Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Pemoderasi Anggoro Akbar Setiyawan; Fauzan Fauzan
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah komite audit, jumlah rapat komite audit, dan solvabilitas terhadap Audit Report Lag dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa annual report dan laporan keuangan perusahaan. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan 27 perusahaan dengan total 135 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak E-Views. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah komite audit dan jumlah rapat komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap Audit Report Lag. Sebaliknya, solvabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Audit Report Lag, yang menunjukkan bahwa peningkatan tingkat utang perusahaan dapat memperpanjang proses audit. Ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh jumlah komite audit dan jumlah rapat komite audit terhadap Audit Report Lag, tetapi mampu memoderasi hubungan antara solvabilitas dan Audit Report Lag. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor kondisi keuangan perusahaan memiliki peran penting dalam menentukan ketepatan waktu penyelesaian laporan audit.
Effect Of Modified Cassava Flour (MOCAF) Substitution On The Physical And Sensory Quality Of Salt Bread Nayla Sabrina; Cucu Cahyana; Sachriani Sachriani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11775

Abstract

Salt bread is a Japanese-style bakery product characterized by a crisp outer crust, a soft crumb, and a savory butter flavor. Its quality depends strongly on the gluten network formed by wheat flour. This study evaluated the effect of modified cassava flour (MOCAF) substitution on the physical and sensory quality of salt bread. A completely randomized experimental design was used with three MOCAF substitution levels (10%, 20%, and 30%) and three replications. Bread volume was measured using the seed displacement method. Sensory quality was first validated by five expert panelists and then evaluated by 45 semi-trained panelists, with 15 evaluations per treatment. The assessed attributes included outer and inner color, MOCAF and butter aroma, MOCAF, butter, and salty taste, pore structure, outer-crust texture, and inner-crumb texture. Physical data were analyzed using one-way ANOVA followed by Duncan’s Multiple Range Test. In contrast, ordinal sensory data were analyzed using the Kruskal–Wallis test and pairwise follow-up testing at α = 0.05. MOCAF substitution significantly affected bread volume (F = 21.35), which decreased from 175.67 cm³ at 10% substitution to 162.00 cm³ at 20% and 127.33 cm³ at 30%. Sensory analysis showed significant differences in MOCAF taste (χ² = 8.00) and pore structure (χ² = 10.24), but no significant differences in color, aroma, butter, and salty taste, or outer and inner texture. The 10% MOCAF formulation most closely retained the expected volume, pore structure, flavor balance, crisp crust, and soft crumb of conventional salt bread. Therefore, 10% MOCAF substitution is recommended as the most appropriate formulation within the tested range.
Implementasi Kebijakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) Dalam Meningkatkan Pelayanan Administrasi Kependudukan Melalui Komunikasi Publik Di Kabupaten Sikka Markus Kristian Retu; Victor Ariestyan Sedu
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11780

Abstract

Pelayanan administrasi kependudukan merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang berperan penting dalam menjamin kepastian hukum dan pemenuhan hak administrasi setiap warga negara. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, pemerintah mengembangkan inovasi pelayanan melalui penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis digital. Laporan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan melalui IKD di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sikka serta mengidentifikasi manfaat dan kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif pada Peneltian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, partisipasi aktif dalam pelayanan administrasi kependudukan, dokumentasi, dan pendampingan kepada masyarakat selama pelaksanaan registrasi serta aktivasi IKD. Roadmap penelitian ini fokus pada tata kelola informasi, komunikasi publik, pelayanan publik, kebijakan pemerintah, serta transformasi digital.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi IKD mampu meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi kependudukan melalui kemudahan akses identitas digital, percepatan proses pelayanan, peningkatan keamanan data, serta efisiensi penyelenggaraan administrasi sesuai dengan penyampaian informasi yang tepat, Komunikatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Namun demikian, implementasi IKD masih menghadapi beberapa kendala, antara lain rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan kepemilikan perangkat telepon pintar yang mendukung aplikasi IKD, serta gangguan jaringan internet yang memengaruhi kelancaran proses registrasi dan aktivasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi, edukasi kepada masyarakat, dan penguatan infrastruktur teknologi informasi agar implementasi IKD dapat berjalan lebih optimal serta mendukung terwujudnya pelayanan administrasi kependudukan yang berkualitas, efektif, dan berbasis digital.
Effectiveness Of Digital Flipbook Media On Buttercream Material In Improving Students’ Knowledge In A Cake Decoration Course Seruni Nitihani; Guspri Devi Artanti; Cucu Cahyana
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11786

Abstract

This study examined the effectiveness of a digital flipbook on buttercream material in improving students’ knowledge in a university Cake Decoration course. A quantitative pre-experimental approach with a one-group pre-test–post-test design was employed. The participants were 70 applied-undergraduate culinary students selected through purposive sampling. The learning medium was a 72-page Heyzine-based flipbook combining text, photographs, process diagrams, navigation features, and embedded video tutorials. Knowledge was measured using 16 valid multiple-choice items derived from an initial pool of 30 questions. Instrument testing produced a reliability coefficient of 0.91. The data were analyzed using descriptive statistics, the Lilliefors normality test, the Wilcoxon signed-rank test, and average normalized gain. Mean scores increased from 74.375 (SD = 17.650) on the pre-test to 86.071 (SD = 7.832) on the post-test. Because both distributions were non-normal, the Wilcoxon test was applied and indicated a significant difference (W = 357; Z = −4.227; p < .001). The average N-Gain was 0.456, which falls within the moderate category. These findings show that the digital flipbook effectively improved students’ knowledge while also reducing score dispersion. The medium is therefore suitable as a flexible, multimodal learning resource for theory and procedure-oriented culinary instruction
Effect Of Composite Flour Ratios (Rice Flour, Tapioca, Cornstarch, And Almond Powder) On The Sensory And Physical Quality Of Scones Naurah Qurratul Islam; Ridawati Ridawati; Mutiara Dahlia
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11787

Abstract

This study analysed the effect of composite flour ratios consisting of white rice flour, tapioca, cornstarch, and almond powder on the sensory and physical quality of scones. Three wheat-free formulations were prepared at ratios of 2:1:1:1, 2:1:1:2, and 2:1:1:3, while a wheat-flour formulation was retained as the physical-quality control. The experimental study involved five expert validators and 45 semi-trained panelists. Sensory attributes included top colour, side colour, aroma, taste, outer texture, and inner texture. Physical quality was evaluated through bake loss and expansion, each measured in three replications. Sensory data were analysed using the Kruskal–Wallis test, while physical data were examined using one-way ANOVA followed by Duncan’s Multiple Range Test when a significant effect was detected. The three composite-flour ratios did not significantly affect any sensory attribute because all calculated Kruskal–Wallis values were below the critical value of 5.991. Nevertheless, the 2:1:1:2 formulation produced the highest descriptive scores for top colour (4.8) and taste (4.1), while maintaining favourable aroma and texture. Composite flour ratio significantly affected bake loss (F = 10.177 > Fcritical = 4.066), with means of 10.39%, 10.26%, and 9.97% for the three treatments, respectively. Expansion did not differ significantly (F = 0.452 < Fcritical = 4.066), with corresponding means of 9.84%, 9.73%, and 9.26%. Overall, the 2:1:1:2 ratio was recommended because it combined the strongest sensory acceptance with acceptable physical performance. The results demonstrate that a balanced composite-flour system can produce acceptable wheat-free scones while increasing the use of alternative flour ingredients.
Hubungan Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Adversitas, Dan Kepercayaan Diri Dengan Hasil Belajar Biologi Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri Di Kabupaten Maros Rifka Annisa; Andi Asmawati Azis; Yusminah Hala
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kecerdasan emosional, kecerdasan adversitas, dan kepercayaan diri dengan hasil belajar Biologi peserta didik kelas XI SMA Negeri di Kabupaten Maros, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto korelasional. Populasi penelitian berjumlah 436 peserta didik kelas XI dari empat SMA Negeri di Kabupaten Maros, dengan sampel sebanyak 209 peserta didik. Teknik cluster random sampling digunakan dalam penentuan lokasi penelitian berdasarkan pembagian wilayah, sedangkan peserta didik pada setiap sekolah terpilih ditentukan secara acak sederhana (simple random sampling) sesuai jumlah sampel yang telah ditetapkan secara proporsional. Data dikumpulkan melalui angket untuk mengukur kecerdasan emosional, kecerdasan adversitas, dan kepercayaan diri serta tes hasil belajar Biologi berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji korelasi serta regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional, kecerdasan adversitas, kepercayaan diri, dan hasil belajar Biologi berada pada kategori tinggi. Secara parsial, kecerdasan emosional (r = 0,545; p < 0,001), kecerdasan adversitas (r = 0,564; p < 0,001), dan kepercayaan diri (r = 0,632; p < 0,001) memiliki hubungan positif dan signifikan dengan hasil belajar Biologi. Secara simultan, ketiga variabel memiliki hubungan yang kuat dan signifikan dengan hasil belajar Biologi (R = 0,767; R² = 0,588; F = 97,663; p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,588 menunjukkan bahwa sebesar 58,8% hasil belajar Biologi dapat dijelaskan secara statistik melalui hubungan dengan kecerdasan emosional, kecerdasan adversitas, dan kepercayaan diri secara bersama-sama, sedangkan 41,2% sisanya berkaitan dengan faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian, kecerdasan emosional, kecerdasan adversitas, dan kepercayaan diri merupakan faktor internal yang berkaitan dengan pencapaian hasil belajar Biologi peserta didik.
Kepemimpinan Transformasional Dan Budaya Organisasi Sebagai Determinan Strategis Kinerja Karyawan Dalam Menghadapi Disrupsi Digital Bima Septian Hafidzayanto; Yusup Arip; Riawan Riawan
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11795

Abstract

Disrupsi digital telah mengubah secara fundamental lanskap persaingan bisnis dan pola kerja organisasi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Perubahan yang berlangsung sangat cepat ini menuntut organisasi untuk memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi, kelincahan strategis, serta kesiapan sumber daya manusia untuk mengadopsi teknologi baru. Fenomena penurunan kinerja karyawan di berbagai sektor akibat ketidaksiapan menghadapi transformasi digital menjadi masalah strategis yang mendesak untuk dipecahkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, serta peran budaya organisasi sebagai variabel yang memperkuat hubungan kepemimpinan transformasional dengan kinerja karyawan di tengah tekanan disrupsi digital. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain penjelasan kausal, dan teknik analisis data berupa Pemodelan Persamaan Struktural Berbasis Varians atau SEM-PLS dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Sampel penelitian melibatkan 247 karyawan dari berbagai sektor industri di wilayah Bandung, Jawa Barat, yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel bertingkat bertujuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,312; p < 0,001), di mana dimensi stimulasi intelektual menjadi indikator paling dominan. Selanjutnya, budaya organisasi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,427; p < 0,001), dengan dimensi adaptasi terhadap perubahan digital sebagai penjelas terkuat. Hasil pengujian efek interaksi menunjukkan bahwa budaya organisasi secara signifikan memperkuat pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan (β = 0,185; p < 0,05). Temuan ini mengonfirmasi bahwa dalam menghadapi disrupsi digital, kepemimpinan transformasional saja tidak cukup tanpa didukung oleh budaya organisasi yang terbuka terhadap perubahan, berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan, dan berani mengadopsi inovasi teknologi. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya model kinerja karyawan dengan mengintegrasikan kerangka kerja disrupsi digital sebagai konteks strategis yang memperkuat hubungan variabel penelitian. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan kepada manajemen puncak untuk merancang program pengembangan kepemimpinan yang berfokus pada literasi digital sekaligus membangun budaya organisasi yang adaptif dan berorientasi masa depan.
Mengurai Dinamika Bumkam Pusat Anugerah Melalui Pendampingan Dan Pemetaan Potensi Di Kampung Yuwanain Tarisa Everalda Sainyakit Nanthi; Elia Madatu Tandililing; Kristina Yogi; Vivaldi Virgo Jitmau; Kevin Christian Mansawan; Irianti Wandagau; Dimas Nugroho; Lois Bemey; Mathilda Firdayanti Lelang; Nabila Yulianty Simanjorang; Gian Giovania
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11813

Abstract

Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) Pusat Anugerah di Kampung Yuwanain, Distrik Arso, Kabupaten Keerom masih berada pada tahap perintisan dan menghadapi permasalahan dalam tata kelola kelembagaan, administrasi keuangan, kepastian aset usaha, pembagian tugas pengurus, dan pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata Tematik ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan kelembagaan dan operasional, memetakan potensi ekonomi lokal, serta memberikan pendampingan awal bagi pengembangan usaha BUMKam. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, diskusi lintas pemangku kepentingan, dan dokumentasi. Pihak yang dilibatkan meliputi pemerintah kampung, pengurus BUMKam, petani, pengelola Sanggar Tari Taruna Jaya, serta masyarakat yang mengetahui aktivitas ekonomi kampung. Intervensi mencakup pemetaan potensi usaha, penyusunan rancangan awal Business Model Canvas, edukasi pemasaran digital, dan pelatihan pencatatan keuangan menggunakan aplikasi SIAPIK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya ketidakkonsistenan informasi mengenai lahan dan aset produktif, belum tertibnya dokumentasi transaksi, perangkapan tugas pengurus, terbatasnya jangkauan pemasaran, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi pertanian, peternakan, perikanan, seni budaya, wisata olahraga, dan produk olahan rumah tangga. Kegiatan menghasilkan peta masalah kelembagaan dan potensi ekonomi yang lebih terstruktur, alternatif arah pengembangan usaha, serta kerangka awal untuk memperkuat perencanaan, transparansi, pemasaran, dan pencatatan keuangan. Keberlanjutan program memerlukan inventarisasi dan penegasan status aset, penyusunan dokumen kerja sama, pembagian tugas yang jelas, pencatatan transaksi secara rutin, validasi model usaha, pendampingan berkala, serta kolaborasi antara pemerintah kampung, pengurus BUMKam, masyarakat, dan perguruan tinggi.
Pelatihan Trik Lulus Psikotes Bagi Siswa SMK Mutiara Azam Fadilla Fadilla; Mohamad Faizal; Sri Powani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11819

Abstract

Psikotes merupakan salah satu instrumen yang banyak digunakan dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi maupun dunia kerja untuk mengukur kemampuan, potensi, minat, dan karakteristik individu. Namun, masih banyak siswa tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang belum memahami bentuk soal, teknik pengerjaan, maupun strategi dalam menghadapi psikotes sehingga berpotensi mengurangi peluang mereka untuk diterima di perguruan tinggi atau memperoleh pekerjaan. Berdasarkan kondisi tersebut, tim dosen dari STEBIS Indo Global Mandiri dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AKUBANK melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan trik lulus psikotes bagi siswa kelas XII SMK Mutiara Azam Kecamatan Gandus, Palembang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri siswa dalam mengerjakan soal psikotes. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi motivasi, pemberian simulasi soal, pelatihan teknik penyelesaian soal psikotes, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Peserta kegiatan berjumlah sembilan orang siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan siswa dalam memahami pola soal psikotes, menerapkan strategi penyelesaian secara efektif, serta memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi proses seleksi akademik maupun rekrutmen kerja. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 6 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 5 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 4 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 3 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 2 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 1 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) More Issue