cover
Contact Name
Anggi
Contact Email
anggi.restyana@unik-kediri.ac.id
Phone
+6285655000039
Journal Mail Official
jalapa@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kadiri Jl Selomangleng No. 1 Pojok, Mojoroto, Kota Kediri
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 27212254     EISSN : 27162826     DOI : 10.30737/jafi
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia merupakan jurnal original yang diterbitkan program studi farmasi dalam berbagai bidang kefarmasian yang bertujuan untuk selalu memberikan inovasi penelitian-penelitian. Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia teregistrasi oleh LIPI dan terbit setiap 6 Bulan pada Bulan Juni dan Desember. Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia lahir pada tanggal 14 November 2019. dengan sistem jurnal terbuka. Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia menerima naskah berbahasa inggris maupun Indonesia dengan abstrak dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris). Kami membuka luas pada berbagai bidang seperti Teknologi Farmasi, Farmakologi dan Toksikologi, Biologi Farmasi, Imunologi, Bakteriologi, Pengobatan Bahan Alam, Farmasi Klinis, Komunitas dan Sosial Farmasi.
Articles 82 Documents
EVALUASI RASIONALITAS TERAPI PADA PASIEN OSTEOARTRITIS DI RSUD GAMBIRAN KOTA KEDIRI Ilmi, Tsamrotul; Pertama Sari, Tiara; Probosiwi, Neni; Laili, Nur Fahma
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI). Volume 5, No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v5i1.5084

Abstract

PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) adalah penyakit peradangan pada paru-paru yang berkembang dalam waktu lama dan jangka panjang, ditandai dengan hambatan aliran udara dalam saluran pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasionalitas pemakaian obat dan hasil terapi pada pasien PPOK rawat jalan di RSUD X, Kraksaan pada bulan Februari-Maret 2023. Jenis penelitian observasional bersifat analisis deskriptif. Pengumpulan data secara prospektif dengan menggunakan rekam medis dan kuisioner COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease) Assesment Test (CAT) untuk mengukur hasil terapi.. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dan didapatkan sampel sejumlah 55 pasien. Hasil penelitian didapatkan bahwa pasien PPOK terbanyak adalah laki-laki 72,7% dan berusia 56-65 tahun 50,9%. Terapi obat yang digunakan yaitu seretide diskus inhalasi sebesar 19,25%, kapsul racikan (salbutamol, aminofilin, metil prenisolon, cetirizine) sebesar 11,8%, dan N-acetylcystein sebesar 4,69%. Berdasarkan evaluasi pemakaian obat meliputi tepat indikasi 100%, tepat obat 65,45%, tepat dosis 100%, tepat cara pemberian 100%, dan tepat interval waktu pemberian 100%. Penilaian rasionalitas pemakaian obat berdasarkan rata-rata kriteria 5 tepat adalah sebesar 93,09%.  Hasil terapi pada pasien menunjukkan hasil efektif 67,3%, cukup efektif 27,3%, dan tidak efektif 5,5%.PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) adalah penyakit peradangan pada paru-paru yang berkembang dalam waktu lama dan jangka panjang, ditandai dengan hambatan aliran udara dalam saluran pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasionalitas pemakaian obat dan hasil terapi pada pasien PPOK rawat jalan di RSUD X, Kraksaan pada bulan Februari-Maret 2023. Jenis penelitian observasional bersifat analisis deskriptif. Pengumpulan data secara prospektif dengan menggunakan rekam medis dan kuisioner COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease) Assesment Test (CAT) untuk mengukur hasil terapi.. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dan didapatkan sampel sejumlah 55 pasien. Hasil penelitian didapatkan bahwa pasien PPOK terbanyak adalah laki-laki 72,7% dan berusia 56-65 tahun 50,9%. Terapi obat yang digunakan yaitu seretide diskus inhalasi sebesar 19,25%, kapsul racikan (salbutamol, aminofilin, metil prenisolon, cetirizine) sebesar 11,8%, dan N-acetylcystein sebesar 4,69%. Berdasarkan evaluasi pemakaian obat meliputi tepat indikasi 100%, tepat obat 65,45%, tepat dosis 100%, tepat cara pemberian 100%, dan tepat interval waktu pemberian 100%. Penilaian rasionalitas pemakaian obat berdasarkan rata-rata kriteria 5 tepat adalah sebesar 93,09%.  Hasil terapi pada pasien menunjukkan hasil efektif 67,3%, cukup efektif 27,3%, dan tidak efektif 5,5%.
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Dagusibu Obat (Dapatkan, Gunakan, Simpan Dan Buang) Di Desa Kedung Bendo Kelurahan Tambakboyo Kota Ngawi Andini, Amin Suryaandini
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI). Volume 5, No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v5i1.5085

Abstract

Dagusibu Drug (Get, Use, Save and Waste ) is a survey program in realizing the level of public knowledge in the Drug Awareness Family Movement (GKSO). The purpose of this research is to increase public knowledge about Dagusibu Obat. This type of research is a quantitative descriptive type with a survey or questionnaire method. The sample in this study were the people of Kedung Bendo Village Rt 01, 02, 03 Rw 09 Tambakboyo Village, Ngawi City with a total of 96 respondents. The results of the study were obtained from 96 respondents regarding knowledge about Dagusibu about getting medicine with a very understanding percentage (85%) and (65%) in the understanding category, using drugs with a very understanding percentage (87%), 65% in the understanding category, ( 40%) in the category of not understanding and 26.6% in the category of not really understanding. Save drugs with a percentage (73.5%) in the category of very understanding, (63.5%) in the category of understanding, (45%) in the category of not understanding and 26.5% in the category of not really understanding. Dispose of drugs with a percentage (30%) falling into the category of not understanding and (23%) falling into the category of very uncomprehending.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL UNTUK PENGOBATAN SENDIRI DI MASYARAKAT DESA RANDUSARI KECAMATAN SLOGOHIMO KOTA WONOGIRI Antika Asmara Putri
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI). Volume 5, No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obat Tradisional merupakan bahan ataupun racikan bahan yang berbentuk bahan tanaman, bahan hewan, bahan mineral, sediaan galenik ataupun kombinasi dari bahan-bahan tersebut, yang secara tradisional sudah digunakan sebagai penyembuhan bersumber pada pengalaman. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan penggunaan obat tradisional untuk pengobatan sendiri di masyarakat Desa Randusari, Kecamatan Slogohimo, Kota Wonogiri. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif observatif menggunakan tata cara survey dengan kuesioner sebanyak 256 responden. Tata cara survey merupakan metode yang digunakan untuk memperoleh informasi dari tempat tertentu yang alamiah (bukan buatan), pengumpulan data dilakukan dengan mengedarkan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan definisi obat tradisional sebesar 83%, definisi swamedikasi 76%, pemahaman obat tradisional 93%, penggunaan obat tradisional 78%, pemahaman cara mendapatkan obat tradisional 88% dan pengetahuan responden tentang obat tradisional 83%.
Pengembangan Metode Analisis Andrografolid pada Obat Tradisional Mengunakan Metode HPLC-PDA Rohana, Evieta; Azizah, Fadia Nur; Saraswati, Indah
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI). Volume 5, No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Andrografolid merupakan senyawa golongan diterpenoid yang banyak ditemukan pada tanaman sambiloto. Tanaman ini banyak digunakan sebagai bahan utama sediaan obat tradisional di Indonesia, sehingga perlu dilakukan analisis kadar senyawa yang terkandung di dalamnya, terutama andrografolid. Analisis andrografolid dengan menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) masih belum banyak dilakukan dan perlu pengembangan lebih lanjut. Penggunaan HPLC dengan detektor Photodiode Array (PDA) mampu menghasilkan analisis yang sensitive dan akurat untuk menganalisis kadar andrografolid dalam sediaan obat herbal. Kondisi optimum yang didapatkan untuk analisis andrografolid menggunakan KCKT detector PDA adalah fase gerak isokratik metanol air (55:45) dengan laju alir 1 ml/menit, panjang gelombang 226 nm dan volume injeksi 20 µL. Pada kondisi tersebut puncak andrografolid muncul pada menit ke 5. Hasil validasi metode analisis tersebut menunjukkan nilai presisi intraday %RSD 1,6 dan interday 0,02, nilai  rekoveri  95,03%; LOD dan LOQ 5,95 ppm dan 18,04 ppm.
Analisis Interaksi Obat Yang Potensial Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Dengan Penyakit Penyerta Di Rs. X Kota Kediri : Analysis Of Potential Drug Interaction In Chronic Kidney Failure Patients With Comorbidities at X Hospital Kediri City Probosiwi, Neni; Nur Fama Laili; Tsamrotul Ilmi; Arifani Sisiwidiasari
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI). Volume 5, No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v5i1.5181

Abstract

Gagal ginjal merupakan suatu penyakit fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium di dalam darah atau reproduksi urin. Pasien dengan gagal ginjal terkadang sering diresepkan banyak obat. Banyakknya penggunaan obat-obat tersebut,dapat meningkatkan resiko interaksi obat. Intraksi obat adalah keadaan dimana suatu zat mempengaruhi aktivitas obat,dimana dapat menghasilkan efek meningkat atau menurun atau menghasilkan efek baru yang tidak dihasilkan oleh obat tersebut. Gambaran jenis dan jumlah obat lain yang berinteraksi, serta tingkat keparahan interaksi obat pada pasien gagal ginjal rawat inap di RS X Kota Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental observasional dengan rancangan deskriptif evaluasi  dengan menggunakan sumber data sekunder rekam medis. Teknik pengambilan sampel berdasarkan metode purposive sampling. Sampel yang digunakan sejumlah 117 responden sesuai dengan kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk melihat data persentase interaksi obat secara keseluruhan, persentase obat berdasarkan tingkat keparahan dan persentase berdasarkan mekanisme interaksi. Berdasarkan data demografi di dapatkan Responden yang paling banyak berjenis kelamin perempuan sebesar 67 Responden (57,27%), Usia responden yang paling banyak 46-55 tahun sejumlah 47 responden (40,17%), Responden yang memiliki penyakit penyerta sejumlah 64 responden (54,70%), Responden yang memiliki resep interaksi obat sejumlah 43 responden (36,77%) Terdapat Interaksi obat berdasarkan keparahan yang paling banyak terjadi adalah interaksi Moderate 76 Interaksi (87,35%). Interaksi obat berdasarkan mekanisme Interaksi Farmakodinamik sebanyak 60 Interaksi (68,97%). Jenis-jenis obat yang paling banyak berinteraksi pada resep obat pada pasien GGK adalah 1) Cefixime+Furosemid sebanyak 10 (11.49%), 2) Bisoprol+Furosemid sebanyak 6 (6.89%), 3) Bisoprol+Prorenal sebanyak 5 (5.75%), 4) Atorvastatin+Clopidogrel sebanyak 5 (5.75%), 5) Bic Natrium+Bisoprol sebanyak 5 (5.75%), 6) Furosemid+Lansoprazole sebanyak 4 (4.60%) dan 7) Lansoprazole+Sucralfate sebanyak 4 (4.60%).
Gambaran Karakteristik Pasien Lansia Dengan Hipertensi dai Salah Satu Rumah Sakit Kota Bengkulu Tahun 2023: Characteristics Overview of Elderly Patients with Hypertension in One of The Hospitals In Bengkulu City In 2023 Dhafin, Anis Akhwan; Putri, Elsa Mahardika; Mawarni , Okky Intan; Kusumawati, Leny Witaning
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Populasi pada lansia tiap tahunnya meningkat, lansia merupakan kelompok yang memiliki rentan terhadap penyakit. Penyakit yang paling banyak dialami lansia salah satunya hipertensi. Hipertensi ialah peningkatan tekanan darah sistolik >140 mmHg atau tekanan diastolik >90 mmHg. Penyakit Hipertensi merupakan suatu penyakit yang perlu dikhawatirkan, karena tidak ditemukan adanya tanda dan gejala khusus pada penyakit tersebut, hal ini menyebabkan hipertensi sebagai Silent Killer. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien lansia dengan hipertensi di salah satu rumah sakit kota bengkulu tahun 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan mengambil data sekunder yaitu rekam medis, dan menggunakan perhitungan sampel yaitu total sampling. Hasil: Ditemukan 74 pasien lansia dengan hipertensi yang melakukan pengobatan disalah satu rumah sakit kota bengkulu, mayoritas paling banyak ada di kelompok usia 60-69 tahun dengan jenis kelamin perempuan dan mengalami hipertensi tingkat 2 terbanyak. Sebanyak 65 pasien memiliki penyakit penyerta yang di alami oleh pasien lansia hipertensi ini.
Profil Aktivitas Senyawa Aktif Gigantol dari Anggrek Ekor Tupai (Rhynchostylis retusa) Sebagai alfa-Glukosidase Inhibitor: Profil Aktivitas Senyawa Aktif Gigantol dari Anggrek Ekor Tupai (Rhynchostylis retusa) Sebagai alpha-Glukosidase Inhibitor Winartiana, Winartiana; Muslikh , Faisal Akhmal
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan tanaman anggrek sebagai bahan baku obat tradisional berhubungan dengan adanya senyawa kimia yang dikandungnya. Anggrek Ekor Tupai (Rhynchostylis retusa) adalah spesies anggrek asli Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Filipina. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa aktif dari Anggrek Ekor Tupai (Rhynchostylis retusa) dan mengevaluasi penghambatan alfa-glukosidase dari senyawa murni.  Isolasi ekstrak Anggrek Ekor Tupai (Rhynchostylis retusa) menggunakan metode kromatografi untuk mendapatkan senyawa murni. Senyawa murni yang telah terdeteksi oleh pelat KLT diidentifikasi dengan spektroskopi NMR dan MS untuk mendapatkan nama dan strukturnya. Senyawa aktif yang berhasil diisolasi dari Anggrek Ekor Tupai (Rhynchostylis retusa) adalah gigantol. Gigantol dievaluasi untuk penghambatan alfa-glukosidase. Hasil dari % inhibisi dari ekstrak cair dan gigantol menunjukkan adanya aktivitas penghambatan alfa-glukosidase.  Ekstrak menghambat alfa-glukosidase sebanyak 82.54% dan gigantol sebanyak 73.43%. 
Analisis Vitamin C pada suplemen menggunakan titrasi asam basa: Analysis of vitamin C In Supplements Using Acid-Base Titration Firdaus Rosyida, Firdania; Kholifatannisaul, Aprilia
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vitamin C merupakan vitamin yang dibutuhkan oleh dan berfungsi sebagai antioksidan. Vitamin C juga dapat mengurangi risiko kanker dan mengurangi kerusakan akibat radikal bebas pemicu kanker. Sehingga dilakukanlah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kadar vitamin C pada sampel suplemen dengan menggunakan titrasi asam-basa. Dari hasil penilitian dengan sampel suplemen dari tiga merek didapatkan kadar Vitamin C dan variasi pH, untuk sampel A  didapatkan sebesar 2,6 mg  dengan pH 11; sampel B 4,2 mg; pH 13; sampel C  9,8; pH 12.
Evaluasi Rasionalitas Dan Interaksi Obat Antihipertensi Pasa Pasien Rawat Jalan di RS X Kediri: Evaluation of Rasionality and Interaction of Antihypertension Drugs in Out Patient at X Hosptal Kediri Ilmi, Tsamrotul; Antika, Ayu Rindi; Bin Abd Kadir, Mujtahid; Sukmawati, Datin An Nisa; Laili, Nur Fahma; Probosiwi, Neni
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v5i2.5645

Abstract

Penggunaan antihipertensi seringkali diberikan dalam kombinasi, yang berpotensi penggunan obat tidak rasional dan terjadinya interaksi obat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pola penggunaan obat antihipertensi, ketepatan penggunaannya dan potensi adanya interaksi antar obat pada pasien hipertensi rawat jalan di RS X Kota Kediri tahun 2021. Metode penelitian observasional secara deskriptif dan menggunakan data retrospektif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, didapatkan sampel sebanyak 124 pasien hipertensi, yang di dalamnya terdapat 489 lembar resep. Hasil penelitian menunjukkan pola penggunaan antihipertensi terbanyak merupakan terapi kombinasi (75%) dan monoterapi (25%). Terapi kombinasi yang banyak diberikan yaitu golongan CCB dengan ARB (23,3%) dan CCB dengan ACE-I (15,4%). Terapi monoterapi yang paling banyak diberikan adalah amlodipin (37,50%) dan bisoprolol (18,33%). Hasil evaluasi rasionalitas penggunaan antihipertensi yaitu tepat pasien 77%, tepat indikasi 100%, tepat obat 91% dan tepat dosis 75%. Potensi interaksi antar obat antihipertensi yaitu 70% dari 369 lembar resep dengan obat kombinasi. Potensi interaksi paling banyak adalah interaksi moderate sebesar 60,4% yang didominasi oleh interaksi antara amlodipine dengan bisoprolol (30,7%).
Potensi Antipiretik Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum. L) Pada Mencit Jantan (Mus musculus) dengan Metode Induksi Pepton: Antipyretic Potential of Clove Leaf Extract (Syzygium aromaticum. L) in Male Mice (Mus musculus) using Peptone Induction Method Arum Nata, Sindi; Yuniarto, Prayoga Fery; Kadir , Mujtahid Bin Abd; Sukkmawati, Datin An Nisa; Nuardani, Hanifah Delima
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai penurun demam adalah daun Cengkeh (Syzygium aromaticum. L). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun Cengkeh (Syzygium aromaticum. L) sebagai penurun demam pada mencit jantan (Mus musculus) yang diinduksi pepton 5%. Pengujian aktivitas penurun demam pada penelitian ini dengan cara mencit diinduksi pepton 5% secara subkutan. Terdapat 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif (na-cmc), kelompok kontrol positif (parasetamol), dan kelompok dosis (100, 200, 400mg/kgBB). Pengukuran suhu melalui rektal mencit. Pengukuran suhu rektal dilakukan selama 180 menit dengan interval waktu 30 menit. Data yang diperoleh dari aplikasi SPSS hasil uji one way anova didapatkan nilai sig (0,000) < nilai sig (p) 0,05 dapat dikatakan data memiliki perbedaan rata-rata suhu setiap kelompok. Selanjutnya dilakukan uji lanjutan post hoc LSD diperoleh dosis ekstrak daun Cengkeh yang paling efektif adalah 400mg/kgBB.