cover
Contact Name
Anggi
Contact Email
anggi.restyana@unik-kediri.ac.id
Phone
+6285655000039
Journal Mail Official
jalapa@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Kadiri Jl Selomangleng No. 1 Pojok, Mojoroto, Kota Kediri
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 27212254     EISSN : 27162826     DOI : 10.30737/jafi
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia merupakan jurnal original yang diterbitkan program studi farmasi dalam berbagai bidang kefarmasian yang bertujuan untuk selalu memberikan inovasi penelitian-penelitian. Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia teregistrasi oleh LIPI dan terbit setiap 6 Bulan pada Bulan Juni dan Desember. Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia lahir pada tanggal 14 November 2019. dengan sistem jurnal terbuka. Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia menerima naskah berbahasa inggris maupun Indonesia dengan abstrak dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris). Kami membuka luas pada berbagai bidang seperti Teknologi Farmasi, Farmakologi dan Toksikologi, Biologi Farmasi, Imunologi, Bakteriologi, Pengobatan Bahan Alam, Farmasi Klinis, Komunitas dan Sosial Farmasi.
Articles 82 Documents
Profil dan Efektivitas Terapi pada Pasien Glaukoma Rawat Jalan di RSUD Daha Husada Kediri: Profile and Effectiveness of Therapy in Outpatient Glaucoma at Daha Husada Hospital, Kediri Ilmi , Tsamrotul; Laili, Nur Fahma; Probosiwi , Neni; Sukmawati, Datin An Nisa; Yuniar, Arlita Wulan; Ate, Chrispianus Christian
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 6 No. 1 (2024): Volume 6, No.1, Desember 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v6i1.6240

Abstract

Glaukoma adalah penyakit berupa gangguan pada mata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil dan efektivitas penggunaan obat glaukoma pada pasien rawat jalan di RSUD Daha Husada, Kediri tahun 2022. Metode penelitian observasional dengan menggunakan studi cross-sectional, pengumpulan data secara retrospektif, melibatkan 108 pasien sebagai sampel. Analisis data terhadap efektivitas penggunaan obat glaukoma, menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian didapatkan data terbanyak adalah laki-laki 64 orang (59.3%) dan usia 46-55 tahun sebanyak 43 orang (39.8%). Profil pengobatan didapatkan 3 golongan obat terbanyak yaitu beta bloker sebanyak 68 (35.60%), analog prostalgandin sebanyak 54 (28.27%) dan diuretik sebanyak 23 (12.04%). Terdapat 3 jenis obat yang paling banyak diberikan yaitu timolol sebanyak 60 (31.41%), latanoprost 54 (28.27%), acetazolamide 23 (12.04%). Penggunaan terapi obat anti glaukoma yang paling banyak digunakan yaitu obat tunggal sebanyak 63 (58.3%). Sebanyak 91 pasien (84.3%) memiliki efektivitas terapi terkontrol dan 17 pasien (15.7%) memiliki efektivitas terapi tidak terkontrol. Analisis uji wilcoxon signed rank test  menunjukkan pengunaan obat anti glaukoma, efektif dalam menurunkan TIO pada pasien  dengan nilai p value 0.000 < 0.005.
Formulasi dan Uji Stabilitas Sunscreen Bedak Padat dari Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus roseus L.): Formulation and Stability Testing of Compact Powder Sunscreen with Ethanol Extract of Tapak Dara (Catharanthus roseus L.) Leaves Inayatin, Laila Ulfi; Albari, Akhmad; Zuhriyah, Ainu; Qoriati, Yani
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 6 No. 1 (2024): Volume 6, No.1, Desember 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v6i1.6387

Abstract

Daun Tapak Dara mengandung berbagai senyawa fitokimia yang berperan sebagai antioksidan. Kandungan senyawa aktif ekstrak etanol daun tapak dara dapat membantu mencegah berbagai penyakit yang salah satunya disebabkan oleh paparan sinar UV. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memformulasikan ekstrak etanol daun tapak dara sebagai sediaan bedak padat tabir surya dan mengevaluasi stabilitas fisiknya. Metode yang dipakai yaitu secara kuantitatif menggunakan eksperimen true experimental. Ekstraksi daun tapak dara dilakukan menggunakan etanol 96%. Ekstrak yang dihasilkan ada empat sediaan, yaitu F0 (0%), F1 (0,4%), F2 (0,8%), dan F3 (1,6%). Uji stabilitas fisik dilakukan melalui cycling test dan uji fotostabilitas, dengan pengamatan terhadap perubahan bau, warna, bentuk, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun tapak dara bisa diaplikasikan sebagai bedak padat tabir surya dengan nilai absorpsi sinar UV yang semakin tinggi berbanding lurus dengan nilai konsentrasi ekstrak etanol daun tapak dara. Hasil stabilitas fisik menunjukkan hasil yang konsisten, di mana sediaan tidak mengalami perubahan bau, warna, dan bentuk selama pengujian cycling test termasuk pH.
Uji Mutu Fisik dan Penerimaan Volunteer Lotion Repelent  Kombinasi Minyak Atsiri Bunga Kenanga dan Serai Wangi: Physical Quality Testing and Volunteer Acceptance of Repellent Lotion Combining Essential Oils of Ylang-Ylang and Lemongrass Pitaloka, Ria Indah Kusuma; Februyani, Nawafilla
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 6 No. 1 (2024): Volume 6, No.1, Desember 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v6i1.6428

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan banyak ditemukan di daerah tropis. Penggunaan insektisida kimia dalam pengendalian vektor sering menimbulkan dampak negatif, seperti resistensi nyamuk dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif alami yang aman, seperti lotion berbahan minyak atsiri serai wangi dan bunga kenanga. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lotion sebagai penangkal nyamuk serta menguji kualitas fisik dan penerimaan masyarakat. Uji meliputi organoleptis, daya sebar, daya lekat, pH, dan penerimaan volunteer. Hasil menunjukkan lotion memiliki karakteristik fisik yang baik, daya sebar 6-9 cm, daya lekat 6-13 detik, dan pH 6 yang aman untuk kulit. Tingkat penerimaan masyarakat mencapai 67,75%. Kesimpulannya, lotion berbahan alami ini berpotensi menjadi solusi efektif dan ramah lingkungan dalam pengendalian nyamuk penyebab DBD.Tulis abstrak dalam bahasa Indonesia di sini.
Aktivitas Antioksidan, Fenolik Total dan Flavonoid Ekstrak Etanol Cangkang Kerang Simping dan Cangkang Telur: Antioxidant Activity, Total Phenolic and Flavonoids of Ethanol Extracts of Scallop Shells and Egg Shells Ngibad, Khoirul; Muadifah, Afidatul; Sukmawati, Datin An Nisa
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 6 No. 1 (2024): Volume 6, No.1, Desember 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v6i1.6389

Abstract

Cangkang kerang simping dan cangkang telur yang sering dianggap limbah berpotensi sebagai sumber antioksidan alami, mendukung kesehatan dan pengurangan limbah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi aktivitas antioksidan, kadar fenolik, dan flavonoid dalam ekstrak etanol cangkang kerang simping dan cangkang telur. Ekstraksi dilakukan dengan merendam serbuk cangkang dalam etanol dan memekatkannya menggunakan rotary evaporator. Aktivitas antioksidan diukur dengan metode DPPH, sementara kadar flavonoid dan fenolik dianalisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan kuersetin dan asam galat sebagai standar. Cangkang telur memiliki kandungan flavonoid dan fenolik yang lebih tinggi dibandingkan cangkang kerang, yang mendukung potensinya sebagai sumber antioksidan yang lebih efektif. Cangkang kerang simping dan cangkang telur memiliki potensi sebagai sumber antioksidan alami, dengan cangkang telur menunjukkan efektivitas lebih tinggi karena kandungan flavonoid dan fenoliknya yang lebih tinggi. Temuan ini membuka peluang pemanfaatan cangkang kerang dan telur dalam produk nutraseutikal dan makanan fungsional untuk kesehatan
Analisis Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Swamedikasi Obat Analgesik di Apotek Sumber Urip Jaya: Analysis of Knowledge Level and Self-Medication Behavior of Analgesic Drugs at Sumber Urip Jaya Pharmacy, Kediri Probosiwi , Neni; Ilmi , Tsamrotul; Laili, Nur Fahma; saristiana, yuneka; Sukmawati, Datin An Nisa
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 6 No. 1 (2024): Volume 6, No.1, Desember 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v6i1.6487

Abstract

Swamedikasi merupakan tindakan dalam memilih dan menggunakan obat tanpa resep dokter untuk mengatasi masalah kesehatan atau gejala tertentu yang dirasakan. Tujuan penelitian ini untuk analisis tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi obat analgesik di Apotek Sumber Urip Jaya. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 105 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan yang terdiri dari 10 pertanyaan domain kepercayaan swamedikasi, 3 pertanyaan cara mendapatkan obat, 3 pertanyaan cara menggunakan obat, 3 pertanyaan cara penyimpanan obat, dan kuesioner perilaku swamedikasi sebanyak 10 pertanyaan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret – Mei dan dilakukan di Apotek Sumber Urip Jaya. Analisis data menggunakan SPSS versi 16.0 dengan menggunakan uji chisquare. Hasil penelitian menunjukkan  sebagian besar berusia 36-45 tahun, dengan pendidikan terakhir SMA  dan berprofesi sebagai wiraswasta, mayoritas responden pada indikator kepercayaan swamedikasi (91,42%), cara mendapatkan obat (85,71%), cara penyimpanan obat (86,67%). Nilai signifikansi 0,000 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi di apotek Sumber Urip Jaya
Gambaran  Tingkat Pengetahuan Masyarakat Dalam Pengobatan Gastritis Di Dusun Pringgolayan Banguntapan Bantul: Description Of The Level Of Public Knowledge In The Treatment Of Gastritis In Pringgolayan Banguntapan Bantul Chantika, Yustina Esha Maunia; Yulianto , Danang
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, No.2 Juni 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v6i2.6523

Abstract

According to the World Health Organization (WHO) in 2020, the largest gastritis sufferers occurred in Canada as much as 35%, China 31%, France 29.5%, Japan 14.5% while Indonesia reached 40.8%. Patients with gastritis in Indonesia reached 274,396 patients out of 238,452,952 population. The increase in incidence is influenced by a lifestyle that pays less attention to health. The majority of public knowledge about gastritis treatment is still in the poor category. This study aims to determine the description of the level of public knowledge in the treatment of gastritis in Pringgolayan Hamlet Banguntapan Bantul. The research method used descriptive observational with sampling using purposive sampling with a population of 2,931 people and a sample of 100 respondents. The data observed included the level of knowledge in the treatment of gastritis in Pringgolayan Hamlet. The data were then analyzed descriptively with the level of knowledge of good, sufficient, and less. The results of the study on the description of the level of knowledge of the community in the treatment of gastritis showed that the level of knowledge of respondents in the good category 51 respondents (51%), sufficient knowledge 44 respondents (44%), and less knowledge 5 respondents (5%). Based on the research that has been carried out, it can be concluded that the majority of people's knowledge level in the treatment of gastritis is good.
Formulasi dan Evaluasi Lotion Gel Ekstrak Etanol Daun Tapak Dara (Catharanthus roseus L.) Sebagai Tabir Surya: Evaluation of Ethanol Extract Gel Lotion of Tapak Dara Leaves (Catharanthus roseus L.) as a Sunscreen Muna, Nadia Nailul; Bari, Akhmad Al; Basith, Abdul; Qoriati, Yani’
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, No.2 Juni 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v6i2.6524

Abstract

Ultraviolet (UV) radiation exposure can lead to various skin disorders, ranging from irritation to cancer. One preventive measure is the use of natural-based sunscreens, which are considered safer. Tapak dara leaves (Catharanthus roseus L.) contain flavonoids, saponins, and alkaloids with potential UV-protective properties. This study aimed to formulate an ethanol extract gel lotion of tapak dara leaves and evaluate its Sun Protection Factor (SPF). The extract was obtained via maceration and formulated into three concentrations (2%, 3%, and 4%). The formulations were assessed through organoleptic testing, homogeneity, pH, spreadability, adhesiveness, and SPF value using UV-Vis spectrophotometry. All formulations met acceptable physical standards, with SPF values ranging from 9.865 to 12.012. The highest SPF was observed in formula F3 (4%). These results suggest that the tapak dara leaf extract gel lotion has strong potential as an effective herbal sunscreen with maximum protection.
Formulasi Dan Uji Antibakteri Porphyromonas Gingivalis Sediaan Gargarisma Ekstrak Daun Pacar Air (Impatiens Balsamina L.): Formulation And Antibacterial Test Porphyromonas Gingivalis Of Gargarisma Extract Water Henna Leaves (Impatiens Balsamina L. Yuniarto, Prayoga Fery; Sukmawati, Datin An Nisa; Lambert, Maringan; Witaning, Leny; hidayah, lailatul; Virginia, Vivi
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, No.2 Juni 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v6i2.6525

Abstract

Porphyromonas gingivalis is one of the anaerobic gram-negative bacteria that causes dental and oral health problems that will cause periodontal disease, especially chronic periodontitis. Water henna leaf (Impatiens balsamina L) is one of the plants can be used as an antibacterial drug. This study aims to determine the antibacterial activity of the formulation of Gargarisma leaf extract of henna water against Porphyromonas gingivalis bacteria. The method used in the antibacterial activity test is the diffusion method. The ethanol extract of henna leaf ethanol extract was tested, namely organoleptic test, homogeneity test, pH test and viscosity test. Then proceed with data analysis with One Way ANOVA. This study used 3 formulas with different extract concentrations of 10%, 15%, and 20%, positive control (Chlorhexidine Gluconate), and negative control (aquades). The results of the antibacterial activity test of gargarisma preparations obtained that the average inhibition zone at 10% concentration was 10.97 mm, 15% concentration was 12.02 mm, 20% concentration was 13.76 mm, positive control was 17.9 mm, and aquadest negative control did not show any antibacterial activity.
Analisis Hubungan Faktor Perilaku Pengendalian Pasien Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula Darah di Puskesmas Sukorame Kediri: Analysis of the Relationship Between Diabetes Mellitus Patients's Control Behavior Factors With Blood Sugar Levels at Sukorame Public Health Center, Kediri Laili, Nur Fahma; Probosiwi , Neni; Dianati , Syarofina; vitria, Laili; hidayah, lailatul
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, No.2 Juni 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v6i2.6526

Abstract

Diabetes mellitus is characterized by increased blood sugar levels above normal limits (hyperglycemia). Factors that can support a person's risk of developing diabetes mellitus include an unhealthy lifestyle, such as obesity, high body mass index (BMI), lack of physical activity, consumption of foods high in carbohydrates, protein, fat and fiber, and smoking habits. Therefore, the aim of this study was to find out about the relationship between behavioral factors in controlling diabetes mellitus patients and blood sugar levels in diabetes patients at health service facilities. The number of samples was 93 respondents using the Physical Activity Questionnaire (GPAQ) questionnaire, Carbohydrate Consumption Frequency Questionnaire (FFQ), Fiber Consumption Frequency Questionnaire (FFQ), Compliance Questionnaire (MARS) and random blood sugar level results (GDS). The data results show that there is a relationship between behavioral factors for controlling type 2 diabetes mellitus such as physical activity (0.034<0.05), frequency of carbohydrate consumption (0.039<0.05), frequency of fiber consumption (0.028<0.05), medication compliance (0.016<0.05) with blood sugar levels.
Pengaruh Karakteristik Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Terhadap Kepatuhan Minum Obat di RSUD Jaraga Sasameh: The Impact of Characteristic Patient of Diabetes Mellitus Type 2 With Compliance Medication at RSUD Jaraga Sasameh Widyasari, Meylinda; Herowati, Rina; Harsono, Samuel Budi
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, No.2 Juni 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v6i2.6527

Abstract

Indonesia ranks fifth globally with 19.5 million diabetes cases [1]. The prevalence of diabetes mellitus (DM) in South Barito Regency reaches 1.05%, and 1.46% among individuals aged ≥15 years [2]. This study aims to identify patient characteristics that most influence adherence to type 2 DM treatment. Data were collected through validated questionnaires and analyzed using univariate, bivariate (chi-square test), and multivariate (multiple logistic regression) methods. The majority of respondents were aged 30–59 years, had low education levels, worked in the private sector, and 94.4% had comorbidities. Most were taking only one diabetes medication but received ≥4 other medications. The chi-square test results showed a significant relationship between the number and type of diabetes medications with adherence (p<0,05). Multivariate analysis revealed the number of medications received as the most influential factor (exp(B) = 2.519).